5.007 Peserta Ikuti Tes Kompetensi PPPK Tahap I Pemprov Kalsel 2024

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menyelenggarakan seleksi tes kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ditahap I tahun 2024. Tes ini dilaksanakan selama empat hari, dari 5-8 Desember 2024, yang diikuti 5.007 peserta.

Peserta seleksi mengikuti tes kompetensi PPPK Pemprov Kalsel tahap I

Seleksi ini bertujuan untuk mengisi 1.493 formasi yang terbagi dalam 1.000 formasi guru, 175 formasi tenaga kesehatan, dan 318 formasi administrasi. Materi ujian meliputi kompetensi manajerial, sosial kultural, wawancara, dan kompetensi teknis sesuai dengan jabatan yang dilamar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan, Dinansyah, menyampaikan apresiasinya atas antusias peserta serta kepada para pegawai non-ASN yang selama ini telah berkontribusi bagi pemerintahan.

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah (Tengah)

“Dengan bergabung sebagai PPPK melalui tes ini, akan meningkatkan kinerja yang telah dilakukan selama ini sekaligus memperoleh kepastian status sebagai ASN. Namun, menjadi ASN adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang menuntut integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam melayani masyarakat,” ujar Dinansyah, Minggu (8/12).

Ia menambahkan pelaksanaan tes ini dilakukan secara transparan dan berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk memastikan integritas dan objektivitas penilaian.

Dari total 5.007 peserta, sebanyak 4.989 peserta mengikuti ujian di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, sementara sisanya memilih titik lokasi ujian di Gedung Institut Agama Hindu Tampung Penyang Palangkaraya dan Kantor Regional V BKN Jakarta.

“Bagi peserta yang lolos seleksi nantinya diharapkan dapat menjalankan tugas dengan profesional serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah Kalsel,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian BKD Kalsel, Mashudi, menyampaikan bahwa peserta yang tidak lolos seleksi PPPK Tahap I Pemprov Kalsel memiliki peluang untuk diangkat menjadi PPPK paruh waktu. Namun, keputusan ini masih bergantung pada regulasi baru yang sedang dirumuskan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) serta kemampuan keuangan daerah.

“Masyarakat, khususnya tenaga honorer, diharapkan untuk tetap bersabar menunggu informasi resmi. Sosialisasi lebih lanjut akan disampaikan setelah regulasi dari KemenPAN RB diterbitkan,” katanya.

Mashudi juga mengajak kepada para pegawai honorer Pemprov Kalsel yang belum sempat mendaftar seleksi PPPK di tahap pertama untuk mengikuti pada tahap kedua yang berlangsung dari 17 November – 31 Desember 2024 mendatang.

“Persiapan dan pastikan antara lain telah bekerja minimal 2 (dua) tahun secara terus menerus di lingkungan Pemprov.Kalsel dan berbagai dokumen lengkap sesuai format yang diminta, agar proses seleksi berjalan lancar tanpa kendala administratif,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Coffee Morning Bersama Pejabat Pemprov, Muhidin : Mari Membangun Kalsel Besama Diniatkan Ibadah

BANJARBARU – Plt Gubernur Kalsel, Muhidin, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi, Roy Rizali Anwar, memimpin pertemuan atau coffee morning bersama pejabat lingkup Pemprov Kalsel di Aula Kebun Raya Banua, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalsel pada Senin (9/12).

Coffee morning yang dihadiri para Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan pejabat eselon III ini, berlangsung penuh keakraban.

Di awal coffee morning, Muhidin terlebih dulu mengenalkan diri, keluarga dan menceritakan karier politiknya, mulai sebagai anggota DPRD Tapin, DPRD Provinsi dan dilanjutkan kesuksesan menjadi Walikota Banjarmasin, sebagai Wakil Gubernur Kalsel satu periode disambung Plt Gubernur Kalsel saat ini.

Muhidin juga menyampaikan komitmennya untuk kerja bersama dan profesional dalam menjalankan tugas masing-masing.

“Apapun yang kita hadapi, kita pikirkan bersama,” ujarnya.

Muhidin juga mengajak semua bersama-sama membangun Kalimantan Selatan dan bersinergi antar SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

“Ayo membangun Kalimantan Selatan bersama-sama diniatkan untuk ibadah,” pesan Muhidin.

Pada kesempatan itu, Muhidin mengingatkan tak ada istilah ‘kuning – biru’ dan semua pejabat maupun ASN lingkup Pemprov Kalsel ini, bersikap netral dalam bertindak dan semua mengutamakan kerja bersama.

Perkenalan dan cerita Muhidin pun menjadi makin terjalin rasa keakraban, apalagi disertai joke-joke lucu dari pengalamannya sejak waktu kecil, masa sekolah hingga sebagai pejabat.

Muhidin juga menegaskan, tidak ada rasa dendam dalam dirinya kepada siapapun dalam hal adanya perbedaan sikap atau dukungan, pada saat pencalonan gubernur dan wakil gubernur pilkada serentak lalu.

Pada kesempatan itu, Muhidin juga menyinggung masalah tenaga honorer atau kontrak di masing – masing instansi, dengan diperkenankannya menambah tenaga jika memang sangat diperlukan, dengan catatan, memilih orang-orang yang berkompeten di bidangnya dan dilakukan pengawasan disiplin kerja.

“Jangan sampai ada yang tidak masuk (absen, red) ke kantor, tapi terima gaji,” ujar Muhidin.

Terkait gaji honorer, Muhidin juga akan meningkatkan kenaikan menjadi Rp3,3 juta yang akan diusulkan pada anggaran perubahan 2025 mendatang, yang disesuaikan dengann Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Permudah Penagihan Tunggakan PKB, UPPD Samsat Batulicin Gunakan Aplikasi Si Suanang

BANJARBARU – Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Batulicin mencetuskan inovasi yang mempermudah penagihan kepada penunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Sosialisasi apliasi Si Suanang kepada RT dan tokoh masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu

Inovasi tersebut berupa aplikasi Si Suanang atau Sistem Supporting Penagihan Tunggakan, dan sudah digunakan di UPPD Samsat Batulicin sejak 3 bulan terakhir.

Kepala UPPD Samsat Batulicin Indra Abdillah, melalui Kepala Seksi PKB-BBNKB Hariyadi, menjelaskan keunggulan penggunaan aplikasi tersebut diantaranya untuk memangkas penggunaan kertas dalam mendata para penunggak PKB.

Kepala Seksi PKB-BBNKB Samsat Batulicin Hariyadi (kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan

“Data penunggak pajak sudah ada di aplikasi itu. Petugas hanya cukup mendatangi langsung ke alamat penunggak sesuai data yang tertera di aplikasi,” jelasnya, saat ditemui di Banjarbaru, belum lama tadi.

Aplikasi yang bisa digunakan di ponsel pintar itu, lanjut Hariyadi, juga telah digunakan oleh sejumlah RT dan tokoh masyarakat, yang secara langsung diberdayakan oleh UPPD Samsat Batulicin untuk melakukan penagihan kepada wajib pajak (wp).

“InsyaAllah tahun depan kita rencanakan seluruh RT dan tokoh masyarakat di Tanah Bumbu bisa bekerjasama dengan kita,” ungkapnya.

Selain data penunggak, aplikasi yang langsung terhubung ke Badan Pendapatan Daerah Kalsel itu, pun memiliki tabel laporan terkait hasil penagihan, sehingga akan lebih memudahkan keputusan terkait biaya ataupun pencabutan status menunggak.

“Misalnya kendaraan yang menunggak itu sudah hilang, ditarik oleh pihak pembiayaan atau rusak berat. Semua laporan langsung tersampaikan ke Bapenda Kalsel untuk perubahan status maupun biaya tunggakan,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)

Kelompok Tani di Tapin, Berhasil Kembangkan Bibit Jahe Merah

BANJARBARU – Jahe merah merupakan salah satu tanaman obat yang kaya akan manfaat. Salah satu manfaat jahe merah adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Di Banua Kalimantan Selatan, perkembangan jenis tanaman jenis hortikultura ini masih tergolong jarang dikembang biakkan dikarenakan kebutuhannya masih dinilai minim dibandingkan jenis hortikultura lainnya. Namun hal ini tidak menjadi salah satu faktor kendala bagi para petani di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, yang berhasil mengembangkan bibit jahe merah.

Plh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, melalui Kabid Hortikultura, Amir Sahlan mengungkapkan, keberhasilan pengembangbiakkan tanaman jenis obat – obat an ini, merupakan hasil kerja keras kelompok tani di Kabupaten Tapin, yang dapat menjadi pemasok bibit jahe merah, ke setiap daerah di Kalimantan Selatan.

Kabid Hortikultura, Amir Sahlan

“Hal ini mendapat apresiasi serius, dikarenakan keberhasilan ini akan menjadi tolak ukur, untuk mengembangkan bibit tanaman obat lainnya,” ungkap Amir, Senin (9/12).

Pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap kelompok tani, sehingga para petani dapat terus berinovasi, seperti berhasilnya mengembangkan bibit jahe merah. Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, juga Memfokuskan perkembangan Tanaman obat – obat an di Daerah Kabupaten Tapin.

“Selain perkembangan varietas padi yang ada di Kalimantan Selatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel juga berfokus pada perkembangan tanaman obat – obatan, salah satunya tanaman jahe, yang digemari masyarakat banua. Dengan mengembangkan tanaman ini, diharapkan dapat mengurangi ekspor tanaman obat, di banua,” lanjut Amir.

Amir menambahkan, terpilihnya daerah kabupaten tapin sebagai tempat pengembangan tanaman obat, dikarenakan daerah ini memiliki lahan luas serta subur, namun tidak menutup kemungkinan daerah lain juga dijadikan sebagai tempat pengembangan tanaman obat, dan tidak berfokus pada satu Kabupaten saja. (MRF/RDM/RH)

Masyarakat Kalsel Diajak Perkuat Keluarga Dengan Nilai-Nilai Pancasila

BANJARMASIN – Masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan diajak memperkuat keluarga mereka sebagai unit terkecil dengan nilai-nilai Ideologi Pancasila. Hal itu seperti yang dilakukan Anggota DPRD Kalsel, Bambang Yanto Permono ketika melaksanakan sosialisasi revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai ideologi Pancasila kepada puluhan warga di Banjarmasin, Sabtu (7/12).

Menurut Bambang Yanto, apabila setiap keluarga di Kalsel mengamalkan nilai-nilai Ideologi Pancasila dalam kehidupan rumah tangga maka diharapkan tidak ada lagi permasalahan kekerasan dalam rumah tangga, tawuran antar pelajar dan persoalan lainnya. Mengingat, nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila dapat dijadikan teladan atau acuan untuk dapat menjalankan hidup yang tertata, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun kehidupan bernegara.

“Dalam sosialisasi ini, lingkup kita untuk yang paling kecil yaitu rumah tangga. Dalam artian, kita jelaskan, apabila setiap rumah tangga mengamalkan Pancasila dari sila 1 sampai 5, insya Allah hal itu akan meningkat ke RT, RW, kelurahan, kecamatan bahkan sampai ke kota madya. Begitu juga selanjutnya, insya Allah tidak ada perkelahian di rumah tangga, perkelahian pelajar dan lain-lain. Kita yakin apabila ini terlaksana dengan baik, maka menuju Indonesia Emas Tahun 2045 akan semakin sejahtera,” terangnya.

Sementara itu, Pensiunan PNS, Hesly Junianto memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan Anggota DPRD Kalsel. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini sangat positif karena lebih memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat tentang pengamalan nilai-nilai Pancasila,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, tampak para peserta sosialisasi antusias mengikuti penjelasan dan sesi tanya jawab terkait nilai-nilai Ideologi Pancasila. (NRH/RDM/RH)

Polda Kalsel Inginkan Peringatan HUT Polairud Jadi Momen Peningkatan Kinerja

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kalimantan Selatan berharap, Peringatan HUT Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) menjadi momen peningkatan kinerja profesional.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan, Polda Kalsel saat ini memperingati HUT Polairud ke 74.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan

“Kedepannya Polairud Polda Kalsel dapat lebih berjaya, profesional, dalam melaksanakan undang undang no 2 tentang kepolisian negara Republik Indonesia,” ungkap Kapolda, usai Syukuran HUT Polairud Polda Kalsel ke 74, di Banjarmasin, Senin (9/12).

Kapolda mengatakan, Polairud Polda Kalsel selama ini juga turut menjaga situasi Kamtibmas di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Polairud Polda Kalsel bertugas menjaga ketertiban diperairan, Kalimantan Selatan, dari kejahatan perompakan di laut, pencurian sumber daya laut, serta lainnya,” ujarnya.

Meski kekuatan personil Polairud masih dibawah jumlahnya, dibandingkan dengan yang lainnya di Institusi Kepolisian.

“Namun Polda Kalsel terus memberdayakan sumber daya di Polairud, agar dapat terus memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya yang tinggal dikawasan pesisir,” ucap Kapolda.

Sementara itu Gubernur Kalsel Muhidin diwakili Kabid Pelayaran Dishub Kalsel Agung Rahmadi menyampaikan, atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan selamat HUT Polairud Polda Kalsel.

“Diharapkan kedepannya terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dalam menjalankan keamanan diperairan di Banua,” ujarnya.

Sedangkan, Dir Polairud Polda Kalsel Kombes Andi Adnan Syafruddin mengatakan, sesuai tema HUT ke 74, salah satu tugas pokok Polairud adalah menjaga situasi kamtibmas yang kondusif diwilayah perairan.

“Tentunya kita akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk bersama-sama menjaga sumber daya kelautan. Tentunya yang di kedepankan adalah tindakan preventif dan preemtif, bilamana hal itu kurang optimal baru akan dilakukan tindakan represif,” ucap Dir Polairud.

Pada Peringatan HUT Polairud Polda Kalsel tahun ini menyerahkan penghargaan kepada Polres terbaik dalam penanganan keamanan di perairan, pemberian hadiah umroh kepada petugas Polairud, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Sukses Gelar Jambore Pokdarwis di Banjarbaru

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, sukses mnggelar Jambore Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tahun 2024, yang digelar selama dua hari, 7-8 Desember 2024.

Suasana Jambore Pokdarwis Kalsel 2024

Kepada wartawan Plt Gubernur Kalsel Muhidin diwakili Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin usai membuka kegiatan pada Sabtu (7/12) mengatakan, kegiatan ini mengangkat tema “Kalsel Menuju Pariwisata Hijau Berkelas Dunia”, bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan membina Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Selain juga, mempererat tali silaturahmi pengelola Pokdarwis menyelaraskan program dalam memajukan sektor pariwisata di Kalimantan Selatan.

Kepala Dispar Kalsel didampingi Kasi Pemberdayaan Masyarakat, saat memberikan komentarnya

“Kegiatan dipusatkan di Amanah Borneo Park kota Banjarbaru,” ucapnya

Disampaikan Syarifuddin, ada tiga hal utama bagi pengelola sektor pariwisata di Banua, untuk mengembangkan kepariwisataan, pertama pengembangan yang dilakukan memberikan dampak positif kepada masyarakat, kedua menjaga kelestarian lingkungan dan ketiga mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam mempromosikan pariwisata secara luas.

“Pokdarwis memiliki peranan garda terdepan dalam mewujudkan pengembangan pariwisata di seluruh Kabupaten dan Kota,” jelasnya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, Jambore Pokdarwis Kalsel 2024 ini telah menghadirkan Narasumber dari Perwakilan Kementrian Pariwisata RI, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan serta Wakil Gerakan Ekonomi Kreatif, diikuti 700 orang Kelompok Sadar Wisata di seluruh Kabupaten dan Kota.

“Event tahunan ini sebagai wadah untuk belajar, bertukar pikiran, pengalaman dan memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pariwisata di Banua,” tutup Pj Bupati Tapin.

Untuk diketahui, Jambore Pokdarwis Kalsel 2024 dibuka secara resmi Plt Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, diwakili Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Muhammad Syarifuddin, didampingi Kabid, Kasi dan jajaran Dispar Kalsel. Dihadiri sejumlah SKPD dilingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kabupaten kota. (NHF/RDM/RH)

Pisah Sambut Kapolda Kalsel, Muhidin Ajak Sukseskan Program Swasembada Pangan

BANJARMASIN – Plt. Gubernur Kalsel, Muhidin menghadiri pisah sambut Kapolda Kalsel dari Irjen Pol Winarto kepada Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, dan perkenalan Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi, pada Sabtu (7/12/) malam di Banjarmasin.

Selain dihadiri Muhidin, pisah sambut juga dihadiri pimpinan Forkopimda lainnya, seperti Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Komandan Lanud Syamsudin Noor, Kol Pnb Sri Raharjo, Komandan Lanal Banjarmasin, Kol Laut Didik Kusyanto, Kepala Kejaksaan Tinggal Kalsel, Rina Virawati, Kepala BIN, Nurullah.

Plt Gubernur Kalsel saat hadir pada malam pisah sambut Kapolda Kalsel

Hadir pula Kepala BNNP Kalsel Wisnu Andayana, Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri, Wakil Gubernur Kalsel terpilih Pilkada Serentak 2024 Hasnuryadi Sulaiman dan Sekdaprov Kalsel m, Roy Rizali Anwar.

Muhidin atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalsel menyampaikan terima kasih kepada Irjen Pol Winarto, atas pengabdiannya di Kalsel, menjaga situasi yang kondusif. Kedepannya, tetap diharapkan sinergitas kerjasama Pemprov dan Polda, terutama dalam mendukung dan mensukseskan program Presiden Prabowo Subianto, khususnya program pencapaian swasembada pangan.

“Mudah mudahan kita bisa saling bertukar pikiran untuk menanggulangi masalah di Kalimantan Selatan,” ujar Muhidin.

Adapun Wakapolda Kalsel, dalam sambutan perkenalannya, meminta arahan dan bimbingan, dan jika ada kesalahan agar ditegur saja.

“Kritik dan saran kami perlukan untuk memajukan provinsi Kalimantan Selatan ini,” ujar Golkar Pangarso yang sebelumnya menjabat Wakapolda Kalimantan Utara ini.

Adapun Irjen Pol Winarto yang mendapat tugas baru sebagai Perwira Tinggi (Pati) Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri (penugasan pada BIN) menyampaikan selamat kepada Kapolda dan terima kasih atas pendampingannya selama menjabat Wakapolda Kalsel.

“Saya juga terima kasih kepada Forkopimda yang selama ini support kami,” ujarnya.

Selanjutnya, dilakukan penyerahan cendemata oleh Kapolda Kalsel Rosyanto Yudha kepada Irjenpol Winarto, disusul dari Wakapolda, Golkar Pangarso Rahardjo dan perwakilan para istri pejabat di Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin, dan Polres se Kalsel.

Cendemata juga diserahkan Plt Gubernur Kalsel, Muhidin dan Sekdaprov, Roy Rizali Anwar. Cenderamata sekaligus piagam penghargaan juga diberikan Ketua DPRD Kalsel, kemudian cenderamata dari Kabinda Kalsel, Kajati Kalsel, Komandan Korem 10/Antasari, Komandan Lanal Banjarmasin, Komandan Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru, dan Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin.

Prosesi pisah sambut juga menayangkan selayang pandang sosok Kapolda Kalsel yang baru, Irjen Pol Rusyanto Yudha Hermawan.

Rusyanto Yudha Hermawan yang beberapa kali berdinas di Kalsel ini, hingga menjabat Kapolda, merasa banyak mendapat berkah dari Allah SWT, salah satunya dikaruniai dua orang anak lagi.

Kemudian dikatakan, kearifan lokal masyarakat Kalsel ternyata sangat luar biasa. Kondisi ini ujarnya, peluang baginya dalam mengelola Kamtibmas di Kalsel yang dikenal bermasyarakat religius ini.

Namun diingatkan, ada pekerjaan rumah atau PR bersama yang harus ditanggulangi yakni makin meningkat peredaran narkoba yang ditandai kian banyaknya barang bukti dari hasil tangkapan jajaran Polda.

“Mohon saya bisa diterima di jajaran Forkopimda Kalsel,” ujarnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version