Bank Kalsel Rayakan Milad ke-20 Unit Usaha Syariah Dengan Spirit Berbagi

BANJARMASIN – Bank Kalsel Syariah dengan penuh syukur merayakan Milad Unit Usaha Syariah yang ke-20, pada Selasa (13/8). Acara ini dihadiri Direktur Utama, Fachrudin, Komisaris Utama, Hatmansyah, Ketua Dewan Pengawas Syariah, Hafiz Anshary, Anggota Dewan Pengawas Syariah, Darul Qutni, Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi, dan jajaran Kepala Divisi maupun perwakilan serta seluruh Insan Bank Kalsel.

Suasana sholat hajat milad UUS

Diawali dengan shalat Maghrib berjamaah, dilanjutkan dengan shalat Hajat sebagai bentuk rasa syukur dan doa untuk keberkahan dan kesuksesan Bank Kalsel Syariah ke depannya.

Adapun bantuan yang bersumber dari dana zakat karyawan/ti Bank Kalsel yang diserahkan sebesar Rp351.400.000. Penyerahan secara langsung diserahkan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin kepada Pengurus Panti Asuhan Al Amin Banjarmasin, Budari, Perwakilan anak panti asuhan Al Amin Banjarmasin, Rumah Tahfidz Angkatan Muda Cahaya Islam dan Kaum Masjid, bertempat di Kantor Bank Kalsel Cabang Syariah Banjarmasin, di Jalan S. Parman.

Turut mendampingi Komisaris Utama Bank Kalsel, Hatmansyah, Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank Kalsel, Hafiz Ansyari, Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank Kalsel, Darul Qutni.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan syariah yang telah diberikan selama dua dekade ini.

“Unit Usaha Syariah dalam hal ini Bank Kalsel berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sehingga dapat terus melayani masyarakat Kalimantan Selatan dengan lebih baik, berlandaskan prinsip-prinsip syariah dan memberikan kontribusi dalam meningkatkan perekonomian berbasis syariah,” ungkap Fachrudin.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan biaya operasional panti asuhan Al Amin, Budari menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang telah diterima.

“Terima kasih kepada Bank Kalsel Syariah atas kepeduliannya. Bantuan ini akan sangat membantu kami dalam operasional panti nantinya dan kami berharap dengan milad UUS ke-20 kedepannya semakin berkembang dan tetap menjadi mitra yang peduli terhadap kesejahteraan sosial,” pungkas Budari. (ADV-RIW/RDM/RH)

Meriahkan HUT RI ke 79, Labkesda Kalsel Adakan “Give Away” Bagi Pelanggan

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke 79 Republik Indonesia, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan program “Give Away”.

Labkesda Kalsel

Kepala Labkesda Provinsi Kalsel, Eda Varia Rahmi mengatakan program “Give Away” tersebut dilaksanakan selama empat hari yaitu 15-19 Agustus 2024 dengan cara pelanggan yang melakukan pemeriksaan kesehatan di Labkesda Provinsi Kalsel berfoto di spot-spot tema kemerdekaan yang ada di Labkesda Kalsel. Kemudian pelanggan juga harus memfollow akun Instagram Labkesda Prov Kalsel, memposting foto dan tag ke Instagram Labkesda Provinsi Kalsel.

“Tiga foto terbaik atau paling menarik akan mendapatkan hadiah yang diumumkan pada 19 Agustus 2024,” jelasnya, Jum’at (16/8).

Selain itu, lanjut Eda, Labkesda Provinsi Kalsel juga memberikan souvenir menarik untuk 10 orang pelanggan pertama dengan jumlah biaya pemeriksaan minimal Rp100 ribu. Program ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke 74 Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pemberian souvenir menarik ini berlaku selama tiga hari yaitu 14 hingga 16 Agustus 2024,” ungkapnya.

Eda menambahkan program “Give Away” ini sebagai salah satu sarana promosi sehingga masyarakat semakin mengenal Labkesda Provinsi Kalsel dan diharapkan mereka tertarik untuk memeriksakan kesehatan di Labkesda milik Pemprov Kalsel.

“Apalagi Labkesda Kalsel ini sudah terakreditasi nasional sehingga pelayanan pengujian sudah terjamin mutunya,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Dispora Kalsel Siap Berangkatkan Kontingen Kalsel ke PON Medan dan Aceh

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora)nya siap memberangkatkan Kontingen Kalsel ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2024 di Medan dan Aceh.

Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalsel Heru Susmianto mengatakan, untuk persiapan keberangkatan kontingen Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, sudah siap.

“Dispora Kalsel memiliki kewajiban untuk membiayai keberangkatan Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan ke PON tersebut,” ungkap Heru.

Sehingga, lanjutnya, dengan begitu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap memberangkatkan Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan untuk berlaga pada ajang bergensi olahraga di Tanah Air tersebut.

Karena Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah melakukan pembayaran biaya akomodasi, untuk Kontingen Provinsi Kalsel ke PON Tahun 2024 di Medan dan Aceh.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah membayarkan biaya akomodasi, transportasi serta lainnya, untuk keikutsertaan di PON Medan,” ungkap Heru.

Maka dengan begitu, saat ini ID Card keikutsertaan di PON Medan telah dikeluarkan.

“Saat ini tinggal pembayaran secara transfer untuk keikutsertaan pada PON di Aceh. Yang dalam waktu dekat juga terbayarkan semuanya,” ucap Heru.

Dalam sehari atau dua hari mendatang untuk pembayaran di Aceh sudah rampung. (SRI/RDM/RH)

BPKPAD Banjarmasin Luncurkan Program Untuk Warga Taat Bayar Pajak

BANJARMASIN – Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin meluncurkan program baru, untuk mempermudah warga taat membayar pajak.

Program ini diluncurkan oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina didampingi Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, di Kantor BPKPAD Kota Banjarmasin, Kamis (15/8).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Program yang diluncurkan berupa Stimulus Pajak dan Kanal Pembayaran Digital,” ungkap Walikota.

Pemerintah Kota Banjarmasin, lanjutnya, memberikan apresiasi kepada BPKPAD Kota Banjarmasin yang telah meluncurkan program baru untuk mengoptimalkan pendapatan pajak daerah.

“Kami berharap dengan adanya program baru ini, dapat menyadarkan warga bahwa pembayaran pajak itu adalah sebuah kewajiban, untuk membangun Kota Banjarmasin,” tutur Walikota.

Selain itu, dengan taat membayar pajak dapat menyebabkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin mengalami peningkatan

“Saat ini PAD Kota Banjarmasin dari waktu ke waktu semakin meningkat. Sehingga berkontribusi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah,” ujarnya.

Pada Tahun 2023 di angka 31 persen lebih, kemudian di Tahun 2024 mengalami kenaikan menjadi 32 persen lebih dan angka nya semakin meningkat.

“Kami berharap dalam program yang baru dari BPKPAD Kota Banjarmasin dapat meningkatkan PAD Kota Banjarmasin,” ucap Walikota. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Harapkan FWBI Majukan Pariwisata

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, Festival Wisata Budaya Internasional tahun 2024, dapat semakin kepariwisataan di Banua.

Penampilan Negara Delegasi India, kesenian tari khas daerahnya

Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kalsel Husnul Khatimah, pada Kamis (15/8) malam mengatakan, Festival Wisata Budaya Internasional (FWBI) dilaksanakan mulai tanggal 13 – 18 Agustus dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan, maka moment inipun dimanfaatkan sebagai ajang untuk mempromosikan Pariwisata Banua sekaligus pertukaran budaya antar negara.

“Ciri khas yang menjadikan kekuatan Kalsel, adalah kerukunan yang kokoh ditengah kemajemukan masyarakat,” ucapnya

Disampaikan Husnul, dengan kuatnya sistem budaya lokal yang mampu beradaptasi dengan perubahan, meski tidak meninggalkan identitas kultural, tentu selama berada di Kalsel dapat melihat kekayaan yanh ada dengan membentuk pola interaksi masyarakat yang ramah, mewujud dalam bentuk kerajinan, serta karya seni, kuliner.

“Sesuai visi mewujudkan Kalsel yang maju dan terdepan, Pemerintah Provinsi Kalsel sedang gencar menggali potensi-potensi daerah baru, agar tidak ketergantungan terhadap sumber daya alam yang suatu saat pasti akan habis,” ungkapnya

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, Muhammad Noor menjelaskan, pihaknya menggelar Gala Dinner dalam rangka memaksimalkan potensi promosi destinasi wisata dan menjalin kerjasama pariwisata lingkup Kalsel dengan para investor luar negeri. Ia berharap, kunjungan wisatawan mancanegara akan semakin meningkat. Selama ini, untuk destinasi wisata di Kalimantan Selatan memiliki kekayaan alam dan budaya yang layak untuk diekspos.

Plh Kepala Dispar Kalsel, Muhammad Noor, saat diwancara awak media

“FWBI ini diharapkan juga meningkatkan perekonomian kreatif di Banua,” jelasnya

Lebih lanjut Muhammad Noor menambahkan, momen ini, juga dimanfaatkan dengan menggelar City Tour untuk mengenalkan Geopark Meratus kepada para Delegasi dari Negara India, Meksiko dan Tibet. Selain ke destinasi wisata seperti di Kabupaten Banjar Pasar Terapung Lok Baintan, Tahura Sultan Adam di Parahyangan, serta Kampung Purun Banjarbaru, Museum Wasaka dan Museum Lambung Mangkurat Kalsel.

“Para delegasi dapat menikmati berbagai kuliner di Kalsel dan mengunjungi sejumlah obyek wisata yang ada,” tutupnya

Untuk diketahui, diakhir acara Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kalsel Husnul Khatimah, menyerahkan sertifikat dan plakat, kepada para Delegasi dari Negara India, Meksiko dan Tibet, menutup pertemuan masing-masing menampilkan tarian kesenian Negaranya. (NHF/RDM/RH)

Paskibraka Tingkat Provinsi 2024 Resmi Dikukuhkan Gubernur Kalsel

BANJARBARU – Sebanyak 42 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024 resmi dikukuhkan oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Kamis (15/8) sore.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, memberikan selamat kepada anggota Paskibraka 2024

Para anggota Paskibraka yang terdiri dari 21 putra dan 21 putri terbaik di Kalsel ini telah menjalani berbagai tahapan seleksi dan pelatihan intensif selama beberapa bulan. Mereka akan bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih pada upacara peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Gubernur Kalsel, Banjarbaru, pada 17 Agustus 2024.

Foto bersama usai pengukuhan Paskibraka 2024

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menyampaikan apresiasi dan kebanggaan terhadap seluruh anggota Paskibraka Tingkat Provinsi Tahun 2024 yang terpilih.

“Kalian adalah putra-putri terbaik yang telah terpilih melalui proses seleksi dan akan mengemban tugas mulia pada peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia,” ungkapnya.

Gubernur juga tak lupa memberi apresiasi yang sebesar-besarnya kepada tim pembina yang telah bekerja keras dalam membimbing para anggota Paskibraka hingga mencapai tahap ini.

“Kepada para tim seleksi, pelatih, instruktur dan pendamping, terima kasih atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan, sehingga 42 orang Paskibraka dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengemban tugas pada pengibaran dan penurunan bendera merah putih,” ucapnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekedar tugas seremonial tetapi menjadi sebuah tanggung jawab besar.

“Dengan terpilihnya adik-adik sekalian sebagai Paskibraka, artinya adik-adik telah dipercaya untuk menjaga kehormatan bangsa dan negara,” ujarnya.

Gubernur mengingatkan bahwa para anggota Paskibraka Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2024 selalu menjaga kehormatan Paskibraka, baik dalam pelaksanaan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Lebih dari itu, Paskibraka bukan hanya tentang mengibarkan dan menurunkan bendera, tetapi adalah wadah pembentukan karakter bagi para pemuda Indonesia, sekali lagi saya ucapkan selamat kepada pada adik-adik,” tutupnya.

Untuk diketahui, bertindak sebagai pemimpin upacara pada pengukuhan tersebut serta pembawa baki pada pengibaran bendera nantinya ialah Noor Azkya Allima, siswi Kelas 10 dari SMA Banua Kalsel yang juga putri bungsu dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah.

Turut hadir pada upacara pengukuhan, Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah, Forkominda Kalsel, Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, dan para orang tua anggota Paskibraka serta tamu undangan lainnya. (BDR/RDM/RH)

Gelar Sosialisasi Pilkada 2024 di Lok Baintan, Gubernur Kalsel : Gunakan Hak Pilih!

BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalsel kembali menggelar Sosialisasi Pilkada Serentak Tahun 2024.

Sosialisasi dilakukan kepada masyarakat dan pedagang dalam rangka untuk mewujudkan Pilkada yang Aman, Damai dan Gembira ini dilaksanakan di Pasar Terapung Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (15/8).

Foto bersama usai pembukaan Sosialisasi Pilkada di Pasar Terapung Lok Baintan

Dalam sambutannya, sekaligus membuka kegiatan tersebut Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel menyampaikan rasa gembira dapat bertemu dengan masyarakat Lok Baintan yang juga dikenal sebagai lokasi pedagang pasar tradisional yang menggunakan perahu atau jukung.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel

“Kami mengabarkan, bahwa kita tahun ini akan memilih Gubernur, Bupati dan Walikota secara bersamaan,” ucapnya.

Ia juga mengatakan kepada masyarakat bahwa siapapun nantinya yang ditetapkan oleh KPU sebagai calon kepala daerah agar tetap dipilih sesuai hati nurani.

“Perbedaan itu hal biasa, jangan jadikan ini sebagai pemutus persaudaraan, bermusuhan bahkan tidak lagi saling menyapa,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pilkada 2024 yang akan diselenggarakan di Kalsel.

“Jangan tidak memilih, gunakan hak pilih yang menurut kalian bisa melaksanakan amanah serta tanggung jawab, dan yang terpenting kita ramai-ramai datang ke TPS jaga kondisi Banua kita agar tetap aman, tertib dan damai,” tutupnya.

Untuk diketahui, Pada kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalsel, Heriansyah serta hadir sebagai narasumber sosialisasi perwakilan dari KPU dan Bawaslu Provinsi Kalsel serta Kabupaten Banjar. (BDR/RDM/RH)

Dispersip dan ANRI Gelar Bimtek Pendampingan Penerapan Aplikasi Srikandi

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melaksanakan bimbingan teknis pendampingan penerapan aplikasi “Srikandi”.

Bimtek Pendampingan Penerapan Aplikasi Srikandi

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel berbintang selama dua hari, 15-16 Agustus 2024 tersebut diikuti oleh seluruh pengelola SRIKANDI dari Lembaga Kearsipan Daerah di kabupaten/kota se Kalsel.

Dalam sambutannya, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) ditetapkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya diperlukan SPBE.

“Dalam rangka mewujudkan amanat PP tersebut perlu dilakukan pembinaan kearsipan, khususnya implementasi aplikasi Srikandi untuk pemerintah daerah agar berjalan sesuai aturan,” katanya, Kamis (15/8).

Nurliani berharap kegiatan pembinaan kearsipan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi Pemda sehingga dapat mendukung terciptanya tertib arsip dalam upaya penyelenggaraan kearsipan nasional yang efektif, efisien dan sistematis.

“Semoga melalui bimtek ini, dapat mendorong dan memotivasi Pemda tingkat Provinsi serta Kabupaten/Kota di Kalsel untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsipnya melalui pemanfaatan aplikasi Srikandi,” harapnya.

Dengan menerapkan aplikasi Srikandi, lanjut Nurliani, maka pengelolaan kearsipan akan menjadi lebih aman, mudah dan baik. Apapun dokumen yang dibutuhkan akan bisa ditemukan dengan cepat dan dalam kondisi baik, kontrol kinerja perangkat daerah akan terintegrasi dan transparan.

Sementara itu, salah satu narasumber, Ketua Tim Wilayah 1 Direktorat Kearsipan Daerah 1 ANRI, Prihatni Wuryatmini mengatakan, bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi seluruh pencatat surat atau admin SRIKANDI di kabupaten/kota di Kalsel.

“Kita ingin mengembangkan kompetensi seluruh pencatat surat atau admin SRIKANDI baik tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Kalsel” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Prihatni juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalsel yang berhasil mendapatkan penghargaan tiga besar dalam implementasi SRIKANDI se Provinsi wilayah Kearsipan Daerah 1 pada 2023 lalu.

“Harapan kami, tahun ini Pemerintah Provinsi Kalsel juga bisa memperoleh penghargaan yang sama. Begitupula dengan tiga kabupaten yang memperoleh penghargaan serupa yakni Kabupaten Tanah Bumbu, Banjar, dan Tabalong,” tuturnya.

Prihatni juga berharap Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani yang saat ini juga menjabat sebagai Pj Sekda Kota Banjarbaru bisa membawa Kota Idaman tersebut mendapatkan penghargaan serupa dengan tiga kabupaten sebelumnya.

“Kita berharap Pemerintah Kota Banjarbaru bisa meningkatkan penggunaan aplikasi SRIKANDI dalam administrasi pemerintahan, apalagi saat ini Bunda Nunung juga merangkap sebagai Pj Kota Banjarbaru dan diharapkan bisa memberikan motivasi, sehingga Kota Banjarbaru bisa menjadi insipirasi bagi pemerintah kabupaten/kota yang lain,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar Rapur Penyampaian RAPBD 2024

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Tahun 2024.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, setelah Rapat Paripurna pada Kamis (15/8) mengatakan, pihaknya menerima penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2024, untuk dibahas melalui Rapat Badan Anggaran, yakni secara detail dan terperinci. Ia berharap, akan finalisasi sebelum berakhir masa jabatan di bulan September mendatang.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, saat memberikan komentarnya

“Kami akan benar-benar fokus untuk melakukan pembahasan,” ucapnya

Ia menyampaikan, dalam pembahasan RAPBD 2024 ini tidak ada perubahan signifikan dalam plafon anggaran, tetapi ada beberapa pergeseran yang perlu dilakukan untuk menjaga efisiensi. Jangan sampai dalam mempertahankan program, berakibat besar pasak daripada tiang.

“Kegiatan yang dianggap tidak efisien harus dikurangi,” jelasnya

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menambahkan, pihaknya akan siap melakukan pembahasan bersama, untuk mewujudkan efesiensi anggaran, agar tepat sasaran dalam penggunaan dan realisasi nantinya. Ia mengapresiasi masukan dan saran, dari masing-masing delapan Fraksi, untuk pembenahan yang lebih baik ke depannya.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, saat diwancara awak media

“Semoga dengan disetujui APBD Perubahan ini, memprioritaskan pembangunan yang telah direncanakan,” tutupnya

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna Tingkat I Penyampaian RAPBD Tahun 2024, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya didampingi Wakil Ketua Matnor Ali, Tugiatno dan Sekretaris Dewan Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Sekretaris Daerah Banjarmasin Ikhsan Budiman, kalangan Legislatif dan Eksekutif, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Sebanyak 105 Prajurit Tamtama Dilantik Danrem 101/Antasari di Rindam VI/Mulawarman

BANJARBARU – Sebanyak 105 prajurit TNI Angkatan Darat (AD) dilantik dalam Upacara Penutupan Prodi Pendidikan Tamtama Gelombang I TA 2024, di Rindam VI/Mulawarman, Banjarbaru, Kamis (15/8).

Seratus orang lebih perajurit TNI itu sebelumnya telah menjalani pendidikan selama kurang lebih empat bulan, dengan bekal keterampilan dasar keprajuritan untuk menjadi TNI AD.

Pelantikan dilakukan Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ari Aryanto, di Lapangan Kejujuran Rindam VI/Mulawarman, disaksikan sejumlah perwakilan Forkopimda Kalsel.

Danrem 101/Antasari saat memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Tamtama TA 2024

“Selamat dan sukses kepada mantan siswa tahun anggaran 2024 yang saat ini sudah sah menjadi anggota TNI,” kata Ari Aryanto.

Salah seorang prajurit memeluk keluarga yang menyambut kepulangannya dari menjalani pendidikan

Menurut Danrem, pelantikan prajurit adalah peristiwa yang sangat penting sebagai peningkatan strata sosial dari yang biasa menjadi seorang prajurit TNI.

Ilmu pengetahuan dan keterampilan yang mereka dapatkan selama menjalani pendidikan, diharapkannya bisa menjadi bekal dasar untuk mendukung pelaksanaan tugas sebagai Tamtama yang nantinya menjadi pelaksana di satuan dan bisa dibanggakan di lingkungan TNI.

“Semoga mereka semua bisa menjadi tentara kebanggan negara, keluara dan seluruh masyarakat di Indonesia pada umumnya,” harap Danrem.

Setelah mengikuti pendidikan Tamtama, seluruh prajurit tersebut akan kembali melaksanakan pendidikan lanjutan selama dua bulan di kecabangan masing-masing.

Di lokasi yang sama, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan menilai, program pendidikan Tamtama merupakan salah satu impian Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang menginginkan adanya kekuatan lebih dalam mempertahankan kedaulatan negara khususnya Kalsel yang secara langsung berdekatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Mudah-mudahan TNI juga tidak henti menambah angkatan berikutnya dalam rangka kekuatan dan kedaulatan bangsa,” harap Bagiawan. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version