Persiapan Kirab Merah Putih ke-5 Hampir 100 Persen

BANJARBARU – Persiapan penyelenggaraan Kirab Merah Putih ke-5 Tahun 2024 sudah hampir 100 persen. Kirab yang akan dilaksanakan Sabtu (24/8), itu diperkirakan bakal diikuti oleh 10.000 riders dari berbagai daerah.

Suasana rapat finalisasi persiapan Kirab Merah Putih ke-5 di Aberani Sulaiman Setdaprov Kalsel

Hal itu diketahui dalam rapat finalisasi Kirab Merah Putih ke-5, di Ruang Aberani Sulaiman Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (19/8).

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, memimpin rapat tersebut meminta seluruh setiap masing-masing penanggungjawab bidang bisa memastikan kegiatan berjalan lancar.

“Pastikan persiapan mulai dari jalur start hingga finish berjalan lancar,” tegasnya.

Roy menjelaskan, Kirab tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mulanya jalur Kirab dimulai dari Siring Nol Kilometer Banjarmasin menuju Kiram, namun pada tahun ini jalur lintasnya dari Kodim 1002/Tanah Bumbu menuju Desa Awang Bangkal Kabupaten Banjar.

“Rute yang dilewati yakni dari Makodim 1002/Tanah Bumbu melintasi Desa Mantewe, Desa Kahelaan, Sungai Pinang, Tiwingan Lama, Aranio dan berakhir di Alam Roh 24 Kiram,” jelasnya.

Perubahan jalur itu, lanjut Roy, untuk memastikan jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin bisa dilewati oleh roda dua.

“Sekaligus kita juga akan meresmikan jalan tersebut pada Kirab nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf Hari Santoso, berharap semua pihak yang terlibat bisa melaksanakan tugas dengan maksimal, termasuk peran serta masyarakat dalam mendukung pelaksanaan ini.

“Tinggal bagaimana teknis di lapangan nanti, semoga bisa berjalan sukses dan lancar,” harapnya.

Hari Santoso mengungkapkan, Kirab Merah Putih terbuka untuk masyarakat umum secara gratis. Bahkan kegiatan berupa lintas jalan menggunakan roda dua itu, berhadiah utama 4 tiket Umroh dan 10 unit sepeda motor.

“Silakan bagi masyarakat yang ingin mengikuti Kirab Merah Putih, yang terpenting harus tertib dalam berkendara nanti,” pesannya.

Diketahui Kirab Merah Putih ke-5 akan dirangkai dengan berbagai kegiatan lain seperti peresemian sekolah. Sepanjang rute perjalanan akan ada empat rest area yang dilengkapi snack dan minuman untuk peserta. (SYA/RDM/RH)

Tingkatkan Persaudaraan RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Gelar Berbagai Lomba

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kalsel ke-74, Hari Kemerdekaan RI ke-79 dan HUT RSGM ke-11, RSGM Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan menggelar berbagai macam lomba.

Foto bersama : Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel didampingi Dekan FKG ULM dan pemenang lomba poster

Kepada wartawan, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto, akhir pekan tadi mengatakan, dalam rangka memeriahkan event tersebut, pihaknya menggelar berbagai macam lomba. Di mana, puncaknya pada tanggal 17 Agustus seperti lomba makan kerupuk, memasukkan paku dalam botol, dan kelereng di halaman RSGM Gusti Hasan Aman. Kemudian dilanjutkan di Aula lantai V lomba menyanyi serta fashion show bertemakan “merah putih”.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto

“Lomba ini merupakan event tahunan yang selalu kita gelar,” ucapnya

Disampaikan Teguh, berbagai lomba sendiri telah diikuti seluruh pegawai baik para dokter, ASN maupun tenaga kontrak. Selain itu, untuk umum seperti lomba membuat poster ilmiah, mengangkat tema “Gerakan kebiasaan sehat untuk kesehatan gigi dan mulut” dengan tiga kategori SMA sederajat, Mahasiswa S1 dan Profesi. Ia berharap, dapat semakin mempererat persaudaraan seluruh pegawainya.

“Untuk di media sosial juga digelar lomba cara mencuci tangan dengan benar,” jelasnya

Sementara itu, Juara pertama lomba poster tingkat SMA dari SMA Global Islamic Boarding School, Habibah Tussaniah menambahkan, pihaknya sangat bersyukur bisa memenangkan lomba ini. Terkait isinya tentang penyakit penyebab kerusakan gigi dan mulut. Dengan perlombaan ini, merupakan wadah mengembangkan minat dan bakat di dunia desain dan visual.

“Semoga perlombaan ini bisa terus diadakan, agar para pelajar dapat mengembangkan ilmu terutama di dunia visual,” tutupnya.

Untuk diketahui, puncak kemeriahan juga digelar pemotongan tumpeng, sekaligus pemberitaan hadiah para juara, kegiatan dihadiri Dekan FKG ULM serta seluruh jajaran RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel. (NHF/RDM/RH)

Cek Langsung Jalan Bebas Hambatan Batulicin-Banjarbaru, Paman Birin Pastikan Kesiapan Kirab Merah Putih 2024

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin melakukan pengecekan langsung kondisi jalan bebas hambatan Batulicin – Banjarbaru pada Minggu (18/8) dinihari.

Kondisi jalan by pass yang akan dilintasi peserta Kirab Merah Putih

Pengecekan yang dilakukan Gubernur dua periode ini, untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Kirab Merah Putih ke-5 dalam rangkaian Hari Jadi (Harjad) ke-74 Provinsi Kalsel dan HUT ke-79 Kemedekaan RI Tahun 2024.

Kirab Merah Putih ke-5 Tahun 2024 pada tahun ini, mengambil rute dari Kota Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu menuju Banjarbaru yang akan finish di Alam Roh 24, Kiram Park dan melintasi jalan yang saat ini dalam proses pengerjaan yakni Mantewe Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu menuju kawasan Kiram Park Kabupaten Banjar.

Infrastruktur jalan sepanjang kurang lebih 104 kilometer yang dibangun Pemerintah Provinsi Kalsel di bawah kepemimpinan Gubernur Paman Birin ini, merupakan akses jalan baru dan menjadi alternatif jalan menuju kota Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu. Jarak tempuh kedua kota ini menjadi lebih cepat, antara 2,5 hingga 3 jam perjalanan, yang biasanya ditempuh kurang lebih 6 jam perjalanan dari kota Banjarmasin.

“Alhamdulillah ruas jalan yang akan dilalui rombongan Kirab Merah Putih Insya Allah nanti tanggal 24 Agustus, saat ini pengerjaannya hampir selesai dan sudah bisa dilalui roda 4 maupun roda dua,” ujar Paman Birin dengan rasa senang disela – sela perjalanan ke Batulicin dari Banjarbaru.

Meskipun dapat dilalui dengan lancar, Paman Birin tetap mengingatkan agar yang utama memperhatikan keselamatan saat berada di jalan.

“Tapi bagaimanapun juga yang namanya berkendara, kehati-hatian dan keselamatan tetap yang utama. Terlebih lagi beberapa jembatan dan Box Culvert saat ini masih dalam tahap pengerjaan,“ungkap Paman Birin menambahkan.

Sementara itu, berdasarkan penjelasan teknis dari Kadis PUPR Provinsi Kalsel, Ahmad Solhan,saat ini tengah proses tahap akhir pengerjaan kira-kira hampir 93 persen semua jalan seluruhnya sudah aspal.

“Jalan hampir rampung dan yang tertinggal hanya ada 2 jembatan rangka baja yang perkiraan selesai pada Desember, sama box culvert. Box culvert yang sedang proses pengerjaan tersisa 5 lagi dari total 37 yg di kerjakan,” jelasnya.

Perlu diketahui, Kirab Merah Putih 2024 rencananya akan diikuti sepuluh ribu riders dari berbagai komunitas sepeda motor dalam rangka memeriahkan hari jadi provinsi Kalsel dan HUT RI, sembari mencoba ruas jalan baru Batulicin menuju kawasan Kiram Park. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Kontingen Porwanas Mulai Berdatangan ke Kalsel

BANJARBARU – Kontingen PWI Provinsi yang mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) mulai berdatangan, Senin (19/8). Kedatangan para atlet di Bandara Syamsuddin Noor disambut langsung Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin didampingi Wakil Ketua Bidang Pendidikan Kiki Arianzah beserta panitia Porwanas PWI Kalsel.

Sekretaris PWI Kalsel Toto Fachrudin didampingi Wakil Ketua Bid Pendidikan PWI Kalsel Kiki Arianzah

Kontingen atlet DKI Jakarta merupakan kontingen pertama yang datang. Dilanjutkan dengan kontingen Jawa Timur dan disusul kontingen Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kontingen lainnya yang datang pada Senin (19/8) adalah Kalimantan Timur, Surakarta, Lampung, Bengkulu, Sulteng, Yogyakarta, Aceh, Bali, Jawa Barat, Sulut, Banten, Sumsel, Sumut, Kepulauan Riau, Gorontalo, Sumut, Riau, Kalimantan Utara, Kalbar, Jambi, Jawa Timur, NTT.

“Hari ini puncak kedatangan peserta dari beberapa kontingen provinsi. Semoga mereka berkenan dengan sambutan dari PWI Kalsel,” harap Sekjen PWI Kalsel, Toto Fachrudin.

Ketua Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Jawa Timur, M. Erwin mengaku bersyukur dapat mendarat di Bumi Lambung Mangkurat.

“Alhamdulillah perjalanan lancar. Semoga kita bisa berlaga di Porwanas dengan sehat dan semangat meraih prestasi dan kebersamaan,” kata Erwin.

Hal senada diutarakan Wakil Ketua Siwo PWI Jawa Timur, Reza Riduan. Ia mengaku ini bukan kali pertama menginjakkan kaki di Bumi Lambung Mangkurat. “Ini merupakan kali keempat,” sebutnya.

Riduan optimis, 70 atlet PWI Jatim yang bertanding dapat menyabet juara umum dalam event olahraga tahunan ini. “Cabor unggulan seperti e-sport dan futsal persiapannya sudah sangat maksimal,” ungkapnya.

Sementara Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie juga berharap kemeriahan Porwanas di Kalimantan Selatan bisa dirasakan semua kontingen. “Kami berusaha memberikan pelayanan yang maksimal. Semoga seluruh kontingen berkenan dan merasa senang serta bertanding dengan semangat dan sportif,” ujar Helmie. (PWI.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Pj Sekda Banjarbaru Nurliani, Pimpin Upacara Serenade HUT ke-79 RI

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar upacara penurunan bendera HUT Kemerdekaan ke -79 Republik Indonesia, di lapangan dr Murjani, Sabtu (17/8) sore.

Sebelum penurunan bendera, dilangsungkan upacara serenade yang dipimpin Penjabat (Pj) Sekda Nurliani Dardie didampingi ajudan Muhammad Nor Ikhsan.

“Upacara serenade ini, diisi dengan nyanyian lagu-lagu nasional yang dibawakan paduan suara PGRI Kota Banjarbaru dan penampilan marching band Diva Swara Dharma Banjarbaru,” ungkap Nurliani, usai acara.

Setelah serenade selesai, kegiatan dilanjutkan dengan upacara penurunan bendera Merah Putih.
Penurunan bendera dipimpin inspektur upacara Ketua DPRD Fadliansyah Akbar.

Ketua DPRD Banjarbaru menggantikan Wakil Wali Kota Wartono yang dikabarkan mendadak sakit.
Sekadar diketahui, serenade adalah istilah umum yang merujuk kepada nyanyian atau alunan musik untuk memberikan penghormatan pada sore hari. Biasanya dibawakan oleh banyak orang, bisa dalam bentuk paduan suara, nyanyian tunggal, atau kelompok musik (ensembel, orkes simfoni).

Di Indonesia, serenade kerap kali ditambahkan sebagai bagian dari upacara perayaan hari peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, yang ditampilkan setelah upacara penurunan bendera selesai.
Lagu perjuangan, lagu nasional, dan lagu bertema patriotisme nasionalisme yang dinyanyikan dalam serenade bertujuan untuk mengenang para pahlawan yang telah gugur di medan perang dalam rangka ikut memerdekakan Indonesia. Selain itu juga untuk membangkitkan semangat seluruh generasi dalam rangka mengisi kemerdekaan. (RILIS/RDM/RH)

Abu Yajid Bustami, ASN Penerima Penghargaan SLKS dari Presiden RI

BANJARBARU – Pria berjas abu-abu tua, nampak gagah berdiri di halaman depan Balai Kota Banjarbaru bersama 83 Aparatus Sipil Negara (ASN) lain, menunggu giliran pemasangan tanda penghargaan yang disematkan Wali Kota Banjarbaru, Muhammad Aditya Mufti Ariffin.

Bertepatan peringatan Hari Ulang Tahun kemerdekaan ke-79 RI itu, Sabtu (17/8), pria bernama Abu Yajid Bustami resmi menerima tanda penghargaan Satya Lencana Karya Satya (SLKS) dari Presiden RI Joko Widodo yang disematkan orang nomor satu di jajaran Pemko Banjarbaru tersebut.

Penghargaan SLKS diterima pria kelahiran 11 Juli 1966 yang saat ini aktif menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Banjarbaru (DKP3) setelah 30 tahun mengabdikan diri sebagai ASN di lingkungan pemerintah Kota Banjarbaru maupun di lingkup pemerintah daerah lainnya.

Satya Lencana Karya Satya (SLKS) adalah tanda kehormatan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia kepada ASN yang telah menunjukan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan serta prestasi kerja dalam setiap melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Yajid menceritakan dirinya memulai karirnya menjadi CPNS pada 1 Maret 1987, pengabdian yang panjang itu membuat dirinya semakin matang sebagai seorang ASN, bahkan tidak jarang harus berpindah tugas baik antardaerah maupun instansi saat di lingkup Pemkot Banjarbaru sesuai pencapaian jenjang karier.

Selama bertugas di Dinas Kesehatan Banjarbaru, Yazid ikut andil dalam beberapa bidang pembangunan, seperti menjadi tim perencanaan pembangunan Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru, selain itu juga menjadi salah satu perancang Mall Pelayanan Publik (MPP) dan Gerai Pelayanan Publik (GPP) saat mengabdi di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banjarbaru.

Tidak hanya sampai disitu, pikiran dan inovasinya sebagai seorang konseptor membuat Abu Yazid Bustami juga masuk dalam jajaran konseptor pembangunan 10 buah Puskesmas Banjarbaru sebagai program peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal karena peningkatan jumlah penduduk dan juga perluasan cakupan pelayanan kesehatan.

Sementara, di masa kepemimpinan Wali Kota Muhammad Aditya Mufti Ariffin, Abu Yajid kembali berkiprah dan memberikan andil besar, kali ini terkait pencetus kebijakan dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan serta peternakan yang tentu sangat bermanfaat bagi Kota Idaman di masa mendatang.

Buah pemikiran pertama sebagai Kepala DKP3 Banjarbaru adalah pencetus peraturan daerah yang mengatur tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan telah disahkan DPRD Banjarbaru tahun 2023, dan sudah terealisasi dengan menetapkan lahan seluas 1.500 hektar sebagai lahan pertanian berkelanjutan di Kota Banjarbaru.

Kemudian Perda Penyelenggaraan Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan yang telah disahkan pada tahun 2024 sehingga akan menjadi kenangan bagi sosok Abu Yazid yang tinggal menunggu waktu dua tahun sebelum memasuki masa pensiun sebagai ASN namun siap memberikan yang terbaik bagi Kota Banjarbaru.

“Kesuksesan merupakan hasil dari niat yang kuat dan penuh ketekunan didasari keberanian. Berpikir besar adalah setengah dari keberhasilan namun tetap jalani kehidupan sesuai kemampuan. Terus berkarya dan berkarya hingga akhirnya meraih kebahagiaan. Insya Allah,” tutur abu Yajid menutup ceritanya.

Sementara itu, jumlah ASN lingkup Pemkot Banjarbaru yang menjadi penerima penghargaan SLKS dari Presiden RI Joko Widodo sesuai Surat Keputusan sebanyak 117 orang dengan rincian masa kerja 30 tahun 20 org penerima, masa kerja 20 tahun 12 orang penerima, dan masa kerja 10 tahun sebanyak 85 orang penerima.

“Kami atas nama pemerintah Kota Banjarbaru berterima kasih atas pengabdian, kesetiaan, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan serta prestasi kerja saat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” ujar Wali Kota Aditya usai menyerahkan penghargaan. (RILIS/RDM/RH)

Pastikan Menpora dan Seluruh Kontingen Hadir, Pembukaan Porwanas Diundur

BANJARMASIN – Pembukaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV PWI Kalsel yang rencananya digelar Selasa (20/8), diundur pada hari Kamis (22/8).

Perubahan jadwal pembukaan Porwanas ini diputuskan panitia dari PWI Kalsel setelah mempertimbangkan dengan matang.

“Untuk kemeriahan dan menggaungkan Porwanas, pembukaan yang sedianya hari Selasa diundur pada hari Kamis. Panitia ingin memastikan kehadiran Menpora dan seluruh kontingen PWI Provinsi untuk kemeriahan Porwanas,” ujar Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie yang telah berkoordinasi dan melaporkan perubahan jadwal pembukaan kepada Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Dikatakan Helmie, selain untuk memastikan kehadiran pejabat pusat yang membuka acara Porwanas secara resmi, pihaknya ingin agar seluruh kontingen provinsi bisa ikut menghadiri Porwanas.

Dijelaskannya, untuk jam dan rundown acara pembukaan tidak berubah. Hanya hari dan tanggal pembukaan saja yang diundur.

“Pada hari Selasa tanggal 20 masih ada beberapa kontingen provinsi yang baru datang. Jadi, agar semua kontingen provinsi bisa hadir saat pembukaan, maka jadwal pembukaan diundur hari Kamis tanggal 22,” jelas Helmie.

Ketua Seksi Wartawan Olahraga Wartawan (SIWO) PWI Kalsel, Irwansyah menjelaskan bahwa perubahan waktu pembukaan tidak memengaruhi rundown dan teknis pelaksanaan pertandingan.
“Untuk TM dan jadwal pertandingan tetap sesuai technical handbook (THB). Pertandingan tetap sesuai jadwal, tidak terpengaruh perubahan hari pembukaan. Hanya seremoni pembukaan saja yang bergeser harinya,” ujar Irwan.

Ia berharap seluruh kontingen bisa menyesuaikan jadwal pertandingan dengan perubahan jadwal pembukaan. “Semoga koordinator cabor masing-masing kontingen bisa menyesuaikan waktu pertandingan dengan jadwal pembukaan agar waktunya tidak berbarengan,” katanya. (PWI.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Mentan Resmikan Pabrik Biodiesel B-50, Gubernur Paman Birin Apresiasi PT Jhonlin Agra Raya

TANAH BUMBU – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan Soft Launching Biodiesel B-50 untuk Ketahanan Energi Nasional, pada Minggu (18/8) di Pabrik Biodiesel PT Jhonlin Agro Raya (JAR), Tbk Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Hadir pads soft launching itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin dan owner PT Jhonlin Grup Syamsuddin, Andi Arsyad alias Haji Isam.

Selain itu juga, hadir Dubes Indonesia untuk Singapura, Letjen Safri Syamsudin, Ditjen Planologi Kehutanan KLHK Hanif Faisol Nurofiq, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar, pejabat tinggi Polda Kalsel, Korem 101 Antasari, dan pejabat/undangan lainnya.

Soft Launching Biodiesel B-50 diawali dengan penekanan tombol oleh Mentan Amran didampingi Gubernur Paman Birin, Dubes Safri Syamsudin, Owner PT Jhonlin Grup H. Isam serta pejabat TNI.

Setelah penekanan tombol, tmdilakukan pengisian Bahan Bakar Nabati (BBN), secara simbolis .

Pada kesempatan itu, Mentan Amran menyebut, untuk memastikan peningkatan produksi dan menjamin terpenuhinya kebutuhan minyak sawit dalam negeri dan ekspor, pemerintah bersama swasta berupaya melalui beberapa kegiatan pengembangan kebun sawit untuk energi, khususnya pada kawasan yang sudah terdegradasi, sehingga kebutuhan minyak sawit untuk energi tidak menganggu kebutuhan untuk pangan, industri dalam negeri dan ekspor.

Launching ini ujarnya, dimaknai bahwa Indonesia itu mampu dan bisa semakin kuat sebagai negara yang memiliki ketahanan, kemandirian dan kedaulatan energi terutama yang bersumber dari energi baru terbarukan.

“Kita harus menjaga ketersediaan energi dan akses masyarakat terhadap energi terbarukan dengan harga yang terjangkau, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.

Menurut Amran, energi terbarukan terus diimplementasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak penggunaan B15 di tahun 2015, B20 di tahun 2019, B30 di tahun 2022, hingga B35 saat ini sudah dijalankan sejak tahun 2023.

Ke depan, melalui program prioritas energi nasional yaitu implementasi program biodiesel B50 dan Bioetanol E10, diharapkan penggunaan bahan bakar nabati (biofuel) terus mengalami peningkatan secara nasional, sehingga dapat menekan impor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM).

Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah telah memulai inisiasi pemanfaatan minyak sawit pada program biodiesel sejak tahun 2019, dimana terdapat prototipe pengembangan biodiesel yang terbuat dari 100% minyak kelapa sawit (B100).

Mentan Amran juga menyebut, penggunaan biodiesel ini dapat menghemat devisa negara untuk impor solar yang membebani keuangan negara rata-rata hingga Rp 300-400 triliun per tahun.

Di sisi lain, dengan pemanfaatan minyak sawit untuk B50 ini, sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasar ekspor sawit yang sering menghadapi kampanye negatif serta berbagai persyaratan yang mengganggu ekspor sawit nasional.

Melalui kegiatan soft launching ini akan menjadi catatan sejarah tersendiri sebagai pelopor implementasi B50 di tanah air.

“Ini (Soft Launching Biodiesel B-50,red) adalah sejarah baru bagi Indonesia,” ujar Amran lagi.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada PT Jhonlin Agro Raya yang menginisiasi program Biodiesel B-50 untuk ketahanan energi nasional dalam menindaklanjuti kebijakan dan program pemanfaatan CPO sebagai bahan baku Bahan Bakar Nabati (BBN) yang terbarukan serta menjadikan Kalsel sebagai daerah pertama di Kalimantan, untuk pelaksanaan B-50 ini.

Pemerintah Provinsi ujar Paman Birin, juga sangat menyambut baik, dan mengapresiasi program
pemanfaatan CPO sebagai bahan baku BBN yang terbarukan.

Hal ini sejalan dengan program Pemprov Kalsel untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit melalui Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk penyediaan bahan bakunya berupa Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.

“Selain itu, Banua kita juga telah mendeklarasikan diri sebagai gerbang Ibu Kota Negara (IKN) alah satunya kita harus siap menjadi daerah pendukung dan daerah penyangga. Maka dari itu, berbagai upaya dan inovasi, serta kolaborasi diantara kita semua, harus kita lakukan untuk mengembangkan dan memajukan hilirisasi baik untuk sektor pangan maupun energi,” sebut Paman Birin.

Disebutkan, data statistik perkebunan 2023, tercatat Kalsel memiliki luasan kelapa sawit lebih dari 400 ribu hektar, yang diusahakan 86 perusahaan perkebunan besar swasta atau negara, dan sekitar 24 persen diusahakan rakyat atau lebih dari 107 ribu hektar.

Dalam hal ini, Pemprov Kalsel berkomitmen mendukung dan mendorong peningkatan produktivitas kelapa sawit, dengan PSR pola 1 ataupun PSR pola 2.
Perkembangan PSR pola 1 dari 2019 sampai 2024 lebih dari 5.000 hektar, sedangkan PSR pola 2 tahun 2023 lebih dari 720 hektar.

Diharapkan kebun-kebun sawit yang produktivitas nya di bawah 10 ton per hektar per tahun atau kebun dengan benih sawit palsu dapat mengikuti program PSR ini.

Paman Birin lalu mengajak semua, untuk berkomitmen mendukung program pemanfaatan CPO sebagai bahan baku BBN yang terbarukan melalui B-50 untuk ketahanan energi nasional dan ketahanan pangan. Jika upaya ini berhasil, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani, dan mampu mendongkrak perekonomian Kalsel. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Lestarikan Budaya Banjar, Museum Lambung Mangkurat Kalsel Gelar Lomba Baturai Pantun

BANJARBARU – Dalam rangka mengajak masyarakat untuk turut serta dalam melestarikan budaya Banjar, Museum Lambung Mangkurat Kalsel menggelar lomba Baturai Pantun.

Salah seorang peserta lomba Baturai Pantun, menggunakan kostum unik untuk menambah poin penilaian

Baturai Pantun (Pantun Banjar) sendiri merupakan salah satu warisan budaya Banjar berupa pantun jenaka yang ditulis dan dilisankan dalam Bahasa Banjar.

Lomba yang diikuti puluhan masyarakat umum ini, diselenggarakan di halaman Museum Lambung Mangkurat, di Banjarbaru, Jumat (16/8).

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar mengatakan, selain untuk memeriahkan dua hari besar di bulan ini, lomba Baturai Pantun juga merupakan wujud dukungan museum terhadap kelestarian budaya Banjar.

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar, saat menyampaikan sambutan pada lomba Baturai Pantun

“Kami juga mengajak masyarakat untuk turut serta melestarikan budaya Banjar seperti Baturai Pantun ini,” kata Akbar.

Ia menjelaskan, dasar penilaian pada perlombaan itu diantaranya jumlah pantun yang dibuat dan keahlian dalam melisankan pantun.

“Untuk hadiah totalnya uang tunai jutaan Rupiah,” jelas Akbar.

Selain Baturai Pantun, Museum Lambung Mangkurat Kalsel juga menggelar berbagai lomba adu ketangkasan antar pegawai.

Perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kalsel ke-74 dan HUT RI ke-79 itu, digelar untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan solidaritas antar pegawai museum.

“Memang ada lomba antar pegawai yang kami selenggarakan juga diantaranya bakiak, balogo, balap kelereng, balap karung dan estafet sarung,” pungkas Akbar. (SYA/RDM/RH)

Antisipasi Karhutla, Pemprov Kalsel Gelar Rakoor Karhutla

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, melaksanakan rapat koordinasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2024, yang dilaksanakan di Gedung Idham Chalid, Setdaprov Kalsel pada Jum’at (16/8).

Dalam sambutannya Sahbirin Noor menyampaikan, rakoor ini sangat penting dilaksanakan dalam rangka kesiapan menghadapi bencana karhutla, pada musim kemarau seperti sekarang ini. 0ersiapan sumber daya manusia, peralatan, perlengkapan, posko karhutla, harus dilakukan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (tengah)

“Langkah antisipasi lebih awal sangatlah penting. Meski saat ini karhutla di Banua masih terkendali, karena beberapa waktu lalu hujan masih mengguyur,” ucap Sahbirin Noor.

Ia meyakini dengan mencegah melakun pencegahan dini pada karhutla, maka akan mendapatkan hasil yang lebih baik, apabila tidak melakukan persiapan dengan matang.

“Semampu kita berusaha bersama kekuatan rakyat untuk melakukan pencegahan,” tutup Sahbirin Noor.

Di tempat yang sama, Kepala BPBD Kalsel Raden Suria Fadliansyah menyampaikan, sebagaimana arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, BPBD Kalsel telah siap siaga lebih dini seperti mempersiapkan perlengkan sarana dan prasaran pemadaman api, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk berjibaku dilapangan.

“Sarana dan prasarana kita hingga SDM sudah sangat siap dan terlatih untuk dilapangan,” ucap Suria.

Dari data Pusdalops BPBD Provinsi Kalsel, karhutla sudah mulai terdeteksi muncul, seperti, di Banjarbaru 6 Lahan, Kabupaten Banjar 3 Lahan, HSU, Balangan. Selain tu juga di Batola masing-masing 1 Lahan, dan Tanah Laut 4 lahan yang terbakar. Beberapa daerah telah terdeteksi terdapat titik panas/hotspot pada pertengahan tahun 2024 hingga bulan Agustus yaitu sebanyak 2.205 titik. Dari jumlah tersebut, terbanyak adalah di Kabupaten Balangan yang mencapai 1.166 titik. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version