Kejuaraan Internasional Paralayang 2024 di Kalsel Resmi Dibuka

BANJAR – Kejuaraan Internasional Paralayang Tahun 2024 resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah yang bertempat di Site Take off Paralayang Tahura Sultan Adam Mandiangin, Kabupaten Banjar, Kamis (8/8).

Event yang juga merupakan salah satu rangkaian dari peringatan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalsel ini diikuti oleh 82 atlet yang mempertandingkan lima kelas, yakni ketepatan mendarat putra, ketepatan mendarat putri, ketepatan mendarat beregu, PL 1 nasional, dan PL 1 lokal.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel.

Dalam sambutannya sekaligus membuka Kejuaraan tersebut Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah mengatakan pentingnya kehadiran para atlet dari berbagai negara di dunia sebagai kesempatan emas untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi yang dimiliki Kalimantan Selatan ke kancah internasional.

“Dengan adanya event internasional ini, para atlet paralayang yang datang dari berbagai negara di dunia tentunya menjadi kesempatan kita untuk terus memperkenalkan maupun mempromosikan segala potensi yang dimiliki Banua kita kepada dunia,” katanya.

Pembukaan Kejuaraan Internasional Paralayang 2024 di Kalsel

Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan Kejuaraan Internasional Paralayang 2024.

“Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya, saya sampaikan kepada berbagai pihak yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan kejuaraan internasional ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan harapan besar terhadap berbagai kejuaraan yang digelar di Banua dimana event-event tersebut akan memberikan dampak positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah.

“Dengan adanya event-event seperti ini, kita harapkan wisatawan tertarik untuk datang dan menikmati keindahan serta keragaman budaya Kalimantan Selatan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua pelaksana kejuaraan, Kadispotdirga Lanud SAM, Letkol Sus M Mohtar, menyampaikan bahwa peserta berasal dari Aceh, Bali, Bengkulu, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, Banten, Kalimantan Barat, dan tuan rumah Kalimantan Selatan.

“Kejuaraan ini juga diharapkan dapat menjadi pemicu bagi pengembangan olahraga paralayang di Kalsel dan melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Untuk diketahui, Kejuaraan Internasional Paralayang Tahun 2024 ini merupakan kali kedua setelah sukses digelar pada tahun sebelumnya, dimana tahun ini Pemprov Kalsel bekerjasama dengan Lanud Syamsuddin Noor kembali menggelar kejuaraan tersebut pada 8-11 Agustus 2024, dengan memperebutkan Piala Gubernur Kalsel serta total hadiah sebesar 150 juta rupiah.

Turut hadir pada pembukaan kejuaraan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, Forkominda serta sejumlah Kepala SKPD di lingkup Pemprov Kalsel dan tamu undangan lainnya. (BDR/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Terima Visitasi dan Penilaian Lapangan 50 Besar Desa Wisata ADWI 2024

Tanah Bumbu – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, menerima Visitasi dan Penilaian Lapangan 50 Besar Desa Wisata Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, berlokasi di Desa Wisata Agro Technopark, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (8/8).

Visitasi kali ini dilakukan oleh Direktur Tata Kelola Destinasi, Florida Pardosi, yang disambut oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kalsel, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Wisata Dispar Kalsel, Musrefinah Lediya serta Forkopimda Kabupaten Tanah Bumbu.

Suasana pertemuan di Desa Wisata Agro Technopark, Kab Tanah Bumbu

Direktur Tata Kelola Destinasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Florida Pardosi, dalam Rilisnya mengatakan, Desa Wisata Agro Technopark Kecamatan Karang Intan Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, memiliki daya tarik wisata yang sangat memukau, salah satu daya tarik utamanya adalah bisa melihat lahan perkebunan yang luas dan ditanami berbagai macam buah-buahan.

“Desa Wisata Agro Technopark ini merupakan destinasi pariwisata berkelas dan berdaya saing tinggi,” ucapnya

Direktur Tata Kelola Destinasi, Kemenparekraf RI, didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kalsel, dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Muhammad Syarifuddin menyampaikan, pihaknya sangat senang adanya Visitasi dan Penilaian Lapangan 50 Besar Desa Wisata Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Ia menilai, masuknya nominasi 50 besar dari 6.000 lebih peserta se Indonesia, tentu merupakan suatu kebanggaan di Banua.

“Dengan masuknya nominasi 50 besar menjadi tantangan, agar dapat menang nantinya,” tutup Syarifuddin

Untuk diketahui, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan presentasi menarik mengenai potensi dan keunikan dari Desa Wisata Agro Technopark oleh Ketua Pokdarwis dan Kepala Desa. Penanaman pohon mahoni didampingi oleh Dinas/ Pejabat terkait, kemudian menggunakan kereta wisata mengunjungi beberapa destinasi yang ada di desa tersebut. (DISPAR.KALSEL-NHF/RDM/APR)

Pamer Borneo, Ajang Promosi Perdagangan, Pariwisata dan Investasi Unggulan

Banjarmasin – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kembali menggelar Pamer Borneo Tahun 2024 ini. Tahun ini, Pamor Borneo digelar di pusat perbelanjaan terbesar di Banjarmasin, mulai 10-14 Agustus 2024. Tema yang diangkat tahun ini, adalah Innovative Pathways Driving South Borneo Economic Development with Trade Tourism and Investment.

Saat Bincang Bareng Media (BBM) di Banjarmasin pada Kamis (8/8), Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Fajar Madjardi memaparkan, Pamor Borneo merupakan agenda rutin Bank Indonesia yang sudah digelar sejak 2020 lalu.

“Pamor Borneo telah menjadi agenda tahunan Bank Indonesia untuk meningkatkan daya saing UMKM daerah, mempromosikan pariwisata daerah dan mempercepat implementasi proyek investasi unggulan,” jelasnya di hadapan puluhan jurnalis Kalsel.

Kegiatan ini juga, menurut Fajar, merupakan bagian integral dari strategi pengembangan ekonomi, yang bertujuan meningkatkan kontribusi Kalimantan Selatan, terhadap perekonomian nasional dan global.

Flyer Pamor Borneo tahun 2024

Pamor Borneo 2024, juga untuk mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia Aja (Gernas BBI-BWI) di Kalsel.

“Kami telah menyelenggarakan kurasi produk UMKM unggulan berorientasi ekspor untuk produk kriya, fesyen, dan olahan makanan di an minuman. Dimana akhirnya terdapat 28 potensial untuk mengikuti Pamor Borneo tahun ini”, tambah Fajar.

Selama proses kurasi, menurut Fajar, UMKM unggulan telah diikutsertakan dalan program boot camp berkolaborasi dengan agregator, eksportir, desainer, dan tenaga ahli di tingkat nasional yang memiliki keahlian untuk pasar internasional. Selain itu, dalam rangka mengakselerasi akses pembiayaan dan perluasan pasar ekspor, KPw Kalsel juga telah menyelenggarakan pra business matching penjualan dan pembiayaan bagi UMKM binaan dan mitra.

Dan sisi pariwisata, tambah Fajar, KPw BI Kalsel telah mendukung penyediaan prasarana penunjang atraksi wisata Geopark Meratus, yang merupakan kandidat UNESCO Global Geopark. Berupa pembuatan totem objek wisata, peningkatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan pelatihan kepada pelaku UMKM d kawasan Geopark Meratus.

Sementara dari sisi investasi, pada rangkaian Pamor Borneo kali ini, juga digelar South Borneo Investment Forum (SBIF) yang mengundang sejumlah investor, untuk menanamkan modalnya pada sejumlah sektor potensial.  (RIW/RDM/APR)

UHE 2024 Akan Dibuka 10 Agustus, Trek Balap Dibuat Untuk Manjakan Mata Penonton

BANJAR – Uncle Hard Enduro (UHE) series ke empat tahun 2024 akan digelar mulai 9-11 Agustus nanti, di Kiram, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

UHE 2024 akan memperlombakan beberapa kelas yakni International Pro, National Pro, Local Open, Local Hobby, 40 Up, dan kelas adventure.

Ketua Teknis UHE 2024, Ashadi Aboe, mengatakan persiapan sudah 100 persen. Balap motor trail itu rencananya akan dibuka oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, pada Sabtu (10/8).

Suasana konferensi pers UHE 2024 bersama pebalap kelas internasional, di Kiram, Kami (8/8).

“Kita mulai dari kelas adventure dulu sekitar jam 8:30 pagi, dilanjutkan balap kelas lainnya sampai jam 4 sore,” katanya, saat konferensi pers UHE 2024, di Kiram, Kamis (8/8) sore.

Ashadi mengungkapkan, trek balap (prolog) pada UHE tahun ini akan lebih memanjakan mata penonton, pasalnya seluruh prolog bisa di akses secara dekat.

“Tahun ini prolog kita fokuskan di jalur bawah agar penonton bisa menikmati jalannya pertandingan,” jelasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 22 pebalap dari 12 negara akan terlibat dalam kelas International Pro UHE 2024.

Foto bersama pebalap kelas internasional dan panitia UHE 2024

Dari seluruh peserta di kelas internasional itu, ada beberapa pebalap yang sudah mengikuti UHE series pertama seperti legenda enduro dunia, Graham Jarvis (Inggris) dan Wade Young (Afrika Selatan).

Melalui penerjemah, Wade Young mengaku prolog (trek balap) UHE sangat berkesan baginya. Terlebih saat UHE series pertama tahun 2019.

“Saya ingat saat itu cuaca hujan. Motor yang kami kendarai harus ditarik tali untuk mencapai finish,” katanya.

Seperti pada series sebelumnya, UHE 2024 juga akan menampilkan hiburan musik dari band Kotak dan Aftershine, tepatnya pada Sabtu (10/8) malam.

Masyarakat yang ingin melihat keseruan UHE 2024 tidak perlu kuatir, karena seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan gratis.(SYA/RDM/APR)

Festival Wisata Budaya Internasional Akan Meriahkan Harjad Ke-74 Provinsi Kalsel

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, kembali menggelar Festival Wisata Budaya Internasional 2024

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, diwakili Plh Dispar Kalsel Muhammad Noor, usai ekspos pada Kamis (8/8) mengatakan, Festival Wisata Budaya Internasional 2024 ini dalam rangka menyambut HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi (Harjad) ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan. Ia berharap, dapat semakin meningkatkan kunjungan wisatawan dan memajukan perekonomian di Banua.

Plh Dispar Kalsel didampingi Kasi Promosi Pariwisata dan Kepala Seksi Kerjasama dan Kemitraan Dispar Kalsel

“Festival Wisata Budaya Internasional ini kedua kalinya, setelah sukses digelar tahun 2023 lalu,” ucapnya

Ia menyampaikan, ada lima Negara Delegasi yang akan hadir dalam Festival Wisata Budaya Internasional 2024, yaitu dari Negara Tibet, Prancis, India, Mexico dan Republik Arab Mesir. Kegiatan berlangsung selama enam hari mulai tanggal 12 – 18 Agustus. Di mana, nantinya akan berkunjung ke beberapa Destinasi Wisata dan Kawasan Geopark Meratus, berlokasi di kota Banjarmasin, Banjarbaru serta Kabupaten Banjar.

“Semoga event ini menambah khazanah budaya dan kemajuan kepariwisataan Provinsi Kalsel,” harapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun, melalui Kasi Kesenian Disdikbud Kalsel, Sunjaya Adhiarsho, menyampaikan saran dalam Rapat Ekspos Festival Wisata Budaya Internasional 2024, nantinya lima Negara Delegasi tidak hanya mengunjungi Destinasi Wisata, juga ke Museum baik Museum Wasaka di Banjarmasin maupun Museum Lambung Mangkurat kota Banjarbaru.

Suasana Rapat Ekspos Kegiatan Festival Wisata Budaya Internasional 2024

“Mereka tidak hanya mengenal Adat, Budaya, Kesenian dan Tradisi, juga Sejarah di Kalimantan Selatan, berupa peninggalan benda-benda koleksi di dua Museum tersebut,” tutupnya

Ekspos Kegiatan Festival Wisata Budaya Internasional 2024, dipimpin oleh Plh Dispar Kalsel Muhammad Noor, didampingi Kepala Seksi Promosi Pariwisata, Gusti M Yosalvina Yovani dan Kepala Seksi Kerjasama dan Kemitraan, Abdul Karim Zaidan, serta jajaran Dinas Pariwisata Kalsel.

Untuk diketahui, Rapat Ekspos Kegiatan Festival Wisata Budaya Internasional 2024, dihadiri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, diwakili Bidang Kebudayaan Seksi Kesenian, Pihak Kepolisian Kalsel, perwakilan Dinas Pariwisata Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Event Organizer Jingga dan Mitra Kerja Dinas Pariwisata Kalsel, bertempat disalah satu Hotel Berbintang Banjarmasin. (NHF/RDM/APR)

DPRD Kalsel Gelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalsel

Banjarmasin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalsel pada Kamis (8/8).

Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Syaripuddin dan Mariana.

Dalam suasana yang penuh hikmat, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kalsel, Roy Rizali Anwar mengapresiasi jajaran DPRD Provinsi Kalsel, yang tak pernah berhenti dalam mencurahkan bakti dan pengabdiannya demi kemajuan Banua Kalsel.

Dengan mengangkat tema, “Niat Diganggam, Barakat Dikatam, Kalsel Babussalam”, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini berharap peringatan momen istimewa ini mampu menjadi wahana untuk melakukan refleksi bahwa setiap waktu menjadi sangat berarti apabila semua pihak mampu berbuat sesuatu yang berguna bagi kemajuan masyarakat dan banua Kalsel.

“Harapan kita bersama, bahwa refleksi saat ini akan membawa semangat pembenahan dan perubahan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang,” katanya.

Dalam acara ini pula, dibacakan sejarah singkat Provinsi Kalsel oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, M. Syaripuddin. Dengan dibacakannya sejarah singkat ini diharapkan mampu menambah rasa kecintaan kepada banua tercinta ini.

Selain itu, pimpinan DPRD Provinsi Kalsel memberikan penghargaan atas dedikasinya dalam pemberantasan narkotika di Kalsel, yakni kepada Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalsel.

Turut berhadir dalam kegiatan ini, anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalsel 1, Syamsul Bahri R dari Fraksi Gerindra, dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Gusti Farid Hasan Aman serta seluruh jajaran stakeholde di Provisi Kalsel, baik pemerintah, swasta, maupun segenap elemen masyarakat. (ADV-NRH/RDM/APR)

Ketua Suku Adat Se-Indonesia Kawal Porwanas dan Siap Sambut Kontingen Berbagai Daerah

Banjarmasin – Ikatan Keluarga Antar-Suku Bangsa (Ikasba) Kalsel mengawal dan mendukung penuh gelaran Porwanas XIV Kalimantan Selatan yang akan digelar pada 20-26 Agustus 2024 di Banjarmasin.

Dukungan ini disampaikan oleh Ketua Ikasba Kalimantan Selatan, Aliansyah Mahadi saat mengikuti silaturahmi bersama jajaran pengurus PWI Kalimantan Selatan di Sekretariat PWI Kalsel di Banjarmasin, Kamis (8/8).

Suasana pertemuan di Aula PWI Kalsel Banjarmasin

“Kami sangat mengapresiasi PWI Kalsel melibatkan Ikasba untuk menyukseskan Porwanas,” katanya.

Bahkan, ujarnya, demi kesuksesan pelaksanaan Porwanas yang diikuti ribuan wartawan dari seluruh daerah di Indonesia, Ikasba akan mengerahkan jajarannya untuk turut serta menjamu keluarga besar PWI yang akan datang ke Kalsel.

“Kalsel merupakan miniatur nusantara Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku dan budaya. Kami ingin menjalin silaturahmi bersama saudara-saudara kita yang akan hadir di Porwanas nanti,” ungkapnya.

Ketua PWI Kalsel bersama Ketua Ikasba Kalsel serta Jajaran Pengurus

Dukungan dari Ikasba Kalsel disambut hangat oleh Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie. Menurutnya, peran Ikasba sangat penting untuk kelancaran dan kesuksesan Porwanas.

“Kami ingin Kalsel menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut para Kontingen Porwanas,” tuturnya.

Sebagai simbolis dukungan terhadap kelancaran Porwanas, Ketua PWI Kalsel menyerahkan maskot dan kaos merchandise Porwanas XIV kepada Ketua Ikasba Kalsel.
Dalam kegiatan ini, perwakilan pengurus Ikasba yang hadir diantaranya suku Banjar, Dayak, Betawi, Madura, Jawa, Arab, Tionghoa, Bonabulu, Papua dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan. (PWI.KALSEL-NHF/RDM/APR)

Dislutkan Kalsel Bantu Alat Pendukung Pengamanan Sungai Ke Pokmaswas Udang Lestari Banjarmasin

BANJARMASIN – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, berupa perlengkapan sarana dan prasarana pengawasan untuk Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Perairan Umum Udang Lestari, Sei Jelai, Kota Banjarmasin, Rabu Sore (7/8).

Bantuan diserahkan langsung Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin Yuliansyah, serta Ketua Pokmaswas Udang Lestari Syahrani.

“Bantuan yang kami serahkan berupa perlengkapan pengawasan, seperti, handytalki, teropong, kamera, sepatu boots, serta lainnya,” ungkap Rusdi.

Kadislutkan Kalsel Rusdi Hartono (Tengah)

Bantuan yang diberikan ini menurutnya, sebagai penunjang Pokmaswas dalam menjalankan aksinya melakukan pengawasan terhadap Sungai, dari kejahatan ilegal fishing.

“Sampai saat ini Dislutkan Kalsel masih menerima laporan adanya kejahatan ilegal fishing tersebut,” ucapnya.

Kejahatan ilegal fishing, jelas Rusdi, masih adanya pengambilan ikan di sungai masih menggunakan bahan kimia, disetrum serta lainnya.

“Pokmaswas inilah sebagai ujung tombak di lapangan dari kejahatan ilegal fishing di Provinsi Kalimantan Selatan termasuk di Kota Banjarmasin,” tutur Rusdi lebih lanjut.

Dalam melakukan pengawasan, lanjut Rusdi, pihaknya menghimbau kepada Pokmaswas agar tidak main hakim sendiri. Tetapi, dapat melaporkan kepada pihak berwajib ketika menemukan langsung pelaku kejahatan ilegal fishing tersebut.

“Untuk di Kota Banjarmasin kejahatan ilegal fishing tidak sampai berlanjut ke Pengadilan, hanya ada satu kejadian di Kabupaten Banjar sampai ke Pengadilan dan pelaku ditetapkan menjadi tersangka,” ungkap Rusdi.

Karena itu, pihaknya berharap tidak adalagi tersangka lainnya, cukup di Kabupaten Banjar saja.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat di Banua, agar dapat bersama sama menjaga sungai dari kejahatan ilegal fishing, karena sanksi yang diberikan cukup berat,” ucap Rusdi.

Sementara itu, Ketua Pokmaswas Udang Lestari Syahrani mengucapkan, terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.

“Bantuan yang diberikan ini sangat membantu kami dalam menjaga keamanan sungai dari kejahatan ilegal fishing,” ungkapnya.

Mengingat, lanjut Syahrani, pengambilan ikan dengan cara menggunakan potasium atau potas serta penyetruman sangat merugikan, bagi kelompok tani perikanan di tempat mereka ini.

“Penggunaan potas serta penyetruman tersebut dapat mematikan ikan, bibit ikan lainnya di Sungai, serta dapat merusak lingkungan,” ucap Syahrani. (SRI/RDM/APR)

Exit mobile version