DP3A KB Kalsel Komitmen Pertahankan Berbagai Prestasi

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3A KB) Provinsi Kalsel menyatakan komitmennya untuk terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah dicapai dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Kepala DP3A KB Provinsi Kalsel, Sri Mawarni menyampaikan bahwa keberhasilan yang telah diraih selama ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi dari seluruh pihak terkait.

Kepala DP3A KB Kalsel, Sri Mawarni

“Kami sangat bangga dengan berbagai penghargaan dan pencapaian yang telah diraih. namun kami tidak akan berhenti di sini, kami akan terus berinovasi dan bekerja keras untuk memastikan kesejahteraan perempuan, anak dan keluarga di Kalimantan Selatan,” ujarnya, Rabu (31/7).

Mawar juga mengatakan beberapa prestasi yang telah diraih oleh DP3A KB Provinsi Kalsel diantaranya, pada tahun 2023 berhasil mempertahankan juara pertama kategori Provinsi yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak berbasis Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pelaporan Perlindungan Anak (SIMEP PA) serta penghargaan sebagai Provinsi Layak Anak oleh KemenPPPA RI.

“Penghargaan provinsi layak anak ini ialah satu-satunya diterima oleh provinsi yang ada di pulau Kalimantan dan untuk penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak di 2024 masih dalam proses evaluasi, kita berharap Kalsel dapat menorehkan prestasi lagi,” katanya.

Lebih lanjut, Mawar menambahkan Kalsel juga meraih penghargaan Dafa Award dengan kategori sebagai Forum Anak Terbaik Wilayah Indonesia Tengah, dan berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak pihaknya terus mengupayakan agar dapat menurunkan angka kekerasan dengan berbagai aspek melalui regulasi, kebijakan, program dan sinergi serta kolaborasi berbagai pihak.

“Sinergitas tidak hanya dari lingkup pusat dan pemerintah daerah saja, tetapi hingga ke tingkat terkecil melalui masyarakat dan keluarga,” ungkapnya.

Mawar berharap dengan komitmen yang kuat dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, Provinsi Kalsel dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan mendukung bagi perempuan, anak serta keluarga.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi dan mendukung program demi wujudkan Kalimantan Selatan yang sejahtera dan ramah anak,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Meriahkan Harjad Kalsel ke – 74, Dinas PKP Kalsel Akan Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan, akan kembali mengadakan gerakan pangan murah, pada 3 Agustus mendatang. Gerakan Pangan Murah tersebut, bertujuan untuk memeriahkan hari jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke – 74.

Hal ini disampaikan, Plh Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Imam Subarkah, melalui Kabid Ketahanan Pangan, Saptono, baru – baru tadi.

Kabid Ketahanan Pangan, Saptono, (kiri)

Saptono menyampaikan, Gerakan Pangan Murah tersebut, bertujuan untuk memeriahkan hari jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke – 74, yang akan dilaksanakan di halaman Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI di Banjarmasin, pada Sabtu 3 Agustus mendatang.

“Salah satu tujuan Gerakan Pangan Murah (GPM) adalah untuk memberikan harga termurah kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dan menekan angka inflasi yang ada di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Saptono menambahkan, Dinas PKP Provinsi Kalsel juga sudah bersurat ke setiap Pemerintah Daerah (Pemda), agar turut serta melaksanakan Gerakan Pangan Murah secara serentak, diwilayah masing – masing.

“Sehingga pelaksanaan GPM akan dirasakan manfaatnya untuk seluruh masyarakat di Kalimantan Selatan,” ucap Saptono.

Pihaknya mengharapkan, dengan adanya Gerakan Pangan Muran ini, inflasi yang masih tinggi di beberapa kabupaten – kota di Kalsel dapat ditekan dan masyarakat di daerah dapat merasakan manfaatnya.

“Inflasi di Kalsel diketahui lebih rendah dibandingkan dengan inflasi nasional sebesar 2,34 persen. Namun, upaya dan antisipasi harus terus dilakukan untuk menekan inflasi melalui GPM ini,” tutup Saptono. (MRF/RDM/RH)

Jabatan Sekdako Resmi Terisi, Aditya : Banyak PR yang Harus Diselesaikan

BANJARBARU – Sepeninggal Said Abdullah yang purna tugas pada 31 Juli 2024, kini jabatan Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru diisi Penjabat yang tertuang dalam SK Gubernur Kalsel Nomor 800.1.33/02/BKD/2024 tentang Penunjukan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru. Ya, nama Nurliani tertung didalamnya yang mengemban tugas sebagai Pj Sekdako Banjarbaru.

Kamis (1/8) oleh Wali Kota Banjarbaru, M. Aditya Mufti Ariffin, Bunda Nunung (sapaan akrabnya) resmi dilantik dan diambil sumpah janjinya sebagai Pj Sekdako Banjarbaru di Aula Gawi Sabarataan Setdako Banjarbaru.

Usai pelantikan Wali Kota Banjarbaru Aditya berpesan agar Pj Sekda dapat bekerja sebaik-baiknya dan penuh dedikasi untuk kota ini.

“Pesan ulun (saya) beliau dapat bekerja sebaik-baiknya, penuh rasa tanggung jawab dan berdedikasi. Banyak tugas yang menunggu. Banyak PR yang harus diselesaikan. Apalagi saat ini tengah masuk pembahasan penganggaran, mengingat sekda sebagai Ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah), jadi tolong beberapa PR segera diselesaikan,” pesan Aditya.

Ia juga berharap, kerjasama dan kekompakan di Pemerintahan Kota Banjarbaru dapat tercipta.

Sementara itu, di tempat yang sama Bunda Nunung menyampaikan segera melakukan konsolidasi internal untuk mengawali tugasnya sebagai Pj. Sekdako Banjarbaru.

“Setelah dilantik hari ini, tentu saja langkah pertama, Bunda harus konsolidasi internal dengan rekan-rekan di sekretariat. Termasuk SKPD terkait. Bagaimana caranya kita fokus melanjutkan pekerjaan yng ditinggalkan sekda sebelumnya,” tegasnya.

Untuk diketahui, Pelantikan Penjabat Sekdako ini disaksikan pula oleh Forkopimda kota Banjarbaru, para Staf Ahli dan para Asisten, serta seluruh kepala SKPD dan Camat se Kota Bnajarbaru, tak ketinggalan Sekdako Banjarbaru yang sebelumnya purna tugas, Said Abdullah. Karena pada moment ini, sekaligus dilakukan serah terima jabatan dari Said Abdullah ke Nurliani. (RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Terus Upayakan Penurunan Stunting

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin Melaksanakan Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting di Kota Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai, Kamis (1/8). Dibuka Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, didampingi Wakil Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hardiyanti.

Arifin mengatakan, kegiatan tersebut untuk melihat dan mengevaluasi kasus stunting di Kota Banjarmasin. Dalam mengejar target Pemerintah Pusat.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

“Pada tahun 2024 ini Pemerintah Kota Banjarmasin ditarget dapat mencapai 14 persen penurunan stunting,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Karena itu, lanjutnya, Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan segala upaya untuk penurunan angka stunting tersebut.

“Pemerintah Kota Banjarmasin meminta dukungan untuk semua pihak, dalam mencapai upaya penurunan stunting,” ujarnya.

Arifin mengatakan, sedangkan untuk capaian angka stunting di Kota Banjarmasin hingga saat ini sudah dikisaran 26 persen.

“Capaian sebesar 26 persen tersebut, membuat Kota Banjarmasin masih harus mengejar capaian sebesar 12 persen lagi, untuk mencapai target penurunan angka stunting sebesar 14 persen,” tutur Arifin.

Untuk mencapai penurunan sebesar 12 persen tersebut, maka pengumpulan data data kasus stunting di Kota Banjarmasin sangat diperlukan.

“Saat ini diperlukan data yang akurat pada kasus penurunan stunting, sehingga hasil nyata upaya dari penurunan stunting di Kota Banjarmasin dapat terlihat serta tercapai,” ucap Arifin. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Sampaikan Rancangan Perubahan KUPA PPAS 2024 Pada Rapat Paripurna Dewan

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK di ruang rapat paripurna gedung A DPRD Kalsel, Kamis (1/8).

Dalam rapat paripurna tersebut, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA), Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2024.

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini menjelaskan akselerasi pembangunan ini akan dilakukan dari segi kuantitas maupun kualitas. Menurutnya, tujuan utamanya adalah untuk mewujudkan visi “Kalsel Maju” dengan tetap berpegang pada koridor peningkatan kesejahteraan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

“Kita tidak ingin ada satu pun warga Kalsel yang tertinggal dalam proses pembangunan ini,” jelasnya.

Paman Birin juga mengungkapkan ada empat fokus pembangunan provinsi Kalsel tahun 2024, antara lain peningkatan sumber daya manusia (SDM) pada sektor pendidikan, kesehatan dasar, kemiskinan dan kesempatan kerja, pemerataan infrastruktur dasar dan konektivitas, struktur perekonomian untuk mendukung pengembangan digitalisasi umkm, serta hilirisasi industri, pertanian, pariwisata menuju investasi ekonomi hijau.
Selain itu, menurut Paman Birin, kebijakan perencanaan belanja daerah diprioritaskan untuk mendanai urusan pemerintahan wajib yang terkait pelayanan dasar. demikian juga digunakan untuk mendanai urusan pemerintahan wajib, yang tidak terkait dengan pelayanan dasar dan urusan pemerintahan pilihan, serta fungsi penunjang urusan pemerintahan.

“Di samping itu, belanja daerah juga harus mendukung target capaian prioritas pembangunan nasional tahun 2024, sesuai dengan kewenangan pemerintah provinsi,” terangnya.

Paman Birin menambahkan struktur/postur APBD yang tertuang dalam rancangan KUPA dan rancangan PPAS Tahun Anggaran 2024, yaitu pendapatan daerah dianggarkan dengan proyeksi sebesar Rp11,469,536,243,704. Untuk belanja daerah dianggarkan sebesar Rp13,126,256,507,020.

“Terjadi defisit anggaran sebesar Rp1,656,720,263,316,” tambahnya.

Kemudian pada posisi penerimaan pembiayaan, dianggarkan sebesar Rp1,762,208,763,316 yaitu pada penggunaan sisa lebih perhitungan anggaran dan pencairan dan cadangan serta pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp105,488,500,000 digunakan untuk pengeluaran pembiayaan penyertaan modal pada BUMD PT Jamkrida. (NRH/RDM/RH)

Tokoh Banua Taufik Effendi Wafat, Gubernur Paman Birin Berduka

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, berduka atas meninggalnya, Muhammad Taufik Effendi, Pemimpin Umum sekaligus owner salah satu koran Banua, di RS Meditra Surabaya pada Rabu (31/7) sekitar pukul 21.10 WIB, pada usia 83 tahun.

Almarhum Taufik Effendie yang merupakan salah satu tokoh Banua ini, lahir pada 29 September 1940, juga dikenal sebagai salah satu tokoh eksponen 66, atau mahasiswa angkatan 66 adalah sosok panutan Banua.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun, atas nama pemerintah provinsi dan masyarakat Kalimantan Selatan, kami turut berbelasungkawa, semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Nya dan husnul khotimah,” ungkap Paman Birin.

Disampaikan Paman Birin, Taufik Effendi adalah sosok panutan bagi dunia pers Banua serta seorang tauladan bagi dunia usaha.

“Semoga almarhum diampuni segala dosa dan diterima seluruh amal ibadahnya, serta kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan dan kekuatan lahir dan batin,” doa Paman Birin.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, almarhum Taufik Effendi dimakamkan di Taman Makam Bahagia Landasan Ulin Banjarbaru. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Sebanyak 80 Lukisan Dipajang Pada Pemeran Bias Borneo 3

BANJARMASIN – Pameran Lukisan Bias Borneo 3 bertajuk “Balantak”, resmi dibuka Taman Budaya Kalimantan Selatan, mulai tanggal 31 Juli – 9 Agustus 2024, Jam 09.00 – 21. 00 WITA bertempat di Gedung Warga Sari Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan, Suharyanti, usai pembukaan pada Rabu (31/7) sore mengatakan, Pameran Lukisan Bias Borneo 3 ini merupakan event tahunan dan menjadi rangkaian dalam menyambut Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke -74 dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke – 79.

Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, Suharyanti, saat diwancara (ditengah)

Saat ini ada 80 lukisan dipamerkan oleh para seniman yang berasal dari 13 kabupaten/kota yang ikut berkontribusi dalam mengenalkan seni lukis, masyakarat dapat melihat secara langsung.

“Kami ingin hasil karya yang dihasilkan oleh para pelukis di Kalsel, dapat terus berkembang serta menjadi daya tarik bagi regenerasi,” ucapnya

Foto bersama : Kepala UPTD Taman Budaya dan IPKS Kalsel

Sementara itu, Kepala Seksi Kesenian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Sunjaya Adhiarsho, menilai, kegiatan ini sebagai wadah para seni lukis, untuk terus berinovasi dalam memajukan hasil karya seniman senior ataupun seniman muda, maka secara tidak langsung menjadi ajang untuk peningkatan indeks kebudayaan di Banua.

“Warga dapat menikmati setiap lukisan yang dipamerkan, apalagi gratis,” jelasnya

Hal senada juga disampaikan, Sekretaris Dewan Kesenian Kalimantan Selatan, Tarmuji. Menurutnya, Pameran Lukisan Bias Borneo 3 ini sangatlah tepat memperkenalkan kepada generasi muda, agar menambah wawasan dan pengetahuan seni lukis di Banua. Selain itu, banyak sekali generasi muda yang ikut berpartisipasi dalam menampilkan karya lukis mereka dengan mengangkat cerita kearifan lokal.

“Ia mengapresiasi, banyaknya kalangan millenial yang datang langsung untuk menyaksikan karya dari para pelukis,” tutupnya

Pembukaan Pameran Lukisan Bias Borneo 3 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, biasa dilakukan pengguntingan pita, tetapi kali ini menampilkan tarian khas dayak oleh salah satu pelukis dari Kabupaten Tabalong.

Untuk diketahui, Taman Budaya dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Pameran Lukisan Bias Borneo 3. Dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD Taman Budaya Suharyanti, didampingi Kasi Promosi dan Dokumentasi Nitta Aulia. Dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, yang diwakili Kasi Kesenian Disdikbud Kalsel Sunjaya Adhiarsho, Ketua IPKS Kalsel, Sekretaris Dewan Kesenian Kalsel, Jajaran Taman Budaya Kalsel, bertempat di halaman Panggung Bakhtiar Sanderta. (NHF/RDM/RH)

Gelora Paman Birin Siap Sambut Peserta Porwanas

BANJARBARU – Gelora Paman Birin dipastikan sudah siap menyambut kehadiran ribuan peserta Pekan Olahraga Wartawan Nasional ( Porwanas ) XIV yang digelar di Banjarmasin pada Agustus 2024 mendatang.

Kesiapan ini diungkapkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) Kalsel, Zainal Helmie saat meninjau Gelora Paman Birin bersama sejumlah pengurus lainnya, Rabu (31/7) pagi.

Ketua PWI Kalsel, didampingi Sekretaris SIWO PWI Kalsel, dan Pengurus PWI Kalsel meninjau Gelora Paman Birin

Menurutnya, Gelora Paman Birin memang sudah disiapkan sebagai tempat pembukaan Porwanas XIV pada 20 Agustus 2024.

” Kalau kita lihat sudah 90 persen tinggal finishing aja lagi,” katanya.

Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, didampingi Sekretaris SIWO PWI Kalsel meninjau Gelora Paman Birin

Dikatakannya, akan ada 3 000 lebih pererta Porwanas yang akan datang ke Kalsel dan mengikuti pembukaan di Gelora Paman Birin ini.

” Kita optimis pada saat hari H nanti tempat ini bisa digunakan, karena hanya tinggal pengaspalan dan penataan tempat parkir saja lagi,” tambah Helmie.

Ia juga mengungkapkan jika nanti Wakil Presiden Terpilih, Gibran Rakabuming Raka hadir, maka Gelora Paman Birin akan digunakan untuk pertandingan eksebisi futsal.

” Beberapa waktu lalu kami sudah mengundang mas Gibran untuk berhadir pada pembukaan Porwanas. Semoga mas Gibran bisa dan menjalani eksebisi gutsal bersama Gubernur Kalsel, Paman Birin,” tuturnya.

Sebagai informasi, kata Helmie hingga saat ini sudah ada 1.600 atlet yang terdaftar sebagai peserta di Porwanas XIV ini. ” Insya Allah 3 000 an jumlahnya nanti jika ditambah dengan pengurus PWI, IKWI dan official tim mereka,” tutupnya. (PWI.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Gibran Dijadwalkan Hadiri Pembukaan Porwanas XIV, Ketum PWI Pusat : Kita Sukseskan Bersama

JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun memberikan apresiasi kepada Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat dan Siwo Kalimantan Selatan yang telah mempersiapkan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV/2024 di Banjarmasin Kalimantan Selatan pada 19-26 Agustus 2024.

“Saudara Agus selaku Ketua Siwo PWI Pusat beserta Pengurus Harian sudah melaporkan persiapan Porwanas Banjarmasin 2024. Semua berjalan sesuai rencana, diperkirakan lebih dari 2.000 peserta akan hadir. Saya selaku Ketua Umum PWI Pusat sangat mengapresiasi kerja keras semua pihak. Ini kerja besar PWI, Siwo dan Pemprov Kalimantan Selatan. Ayo kita sukseskan bersama,” ujar Hendry di dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (30/7).

Porwanas adalah ajang tertinggi silaturahmi dan unjuk prestasi wartawan olahraga dari 38 Siwo PWI Provinsi dan satu Siwo PWI Surakarta. Selain Siwo Provinsi, Porwanas juga diikuti oleh Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Se-Indonesia. Ajang yang berlangsung tiga tahunan ini sebelumnya berlangsung di kota Malang Jawa Timur.

Porwanas XIV Banjarmasin mempertandingkan total 14 cabang olahraga yaitu; atletik, badminton, balogo, biliar, bridge, catur, e-sport, domino, futsal, tenis lapangan, tenis meja, karya jurnalistik, dan dua cabor IKWI : karaoke dan tenis meja.

Ketua Siwo PWI Pusat Agus Susanto menjelaskan seluruh 39 Siwo se-Indonesia menyatakan ikut berpartisipasi dan telah menyerahkan nomor lomba yang akan diikuti hingga panutupan Entry by number pada pertengahan Juli. Tim verifikasi juga hingga saat telah menerima data peserta.

“Hingga Minggu ketiga Juli 2024, tim verifikasi dan keabsahan telah menerima Entry by name sebanyak 31 dari 39 Siwo Se-Indonesia,” ujar Agus.

“Siwo Provinsi yang masih dalam proses mendaftarakan nama pemain adalah Kalimatan Utara, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Sulawesi Barat dan Papua Barat Daya,” tambah Agus.

Pembukaan Porwanas XIV/2024 dijadwalkan akan berlangsung pada Selasa (20/8) di Gedung Olahraga (GOR) Paman Birin kompleks Perkantoran Pemprov Kalsel kota Banjarbaru.

Sebelumnya pada Jumat (26/7) malam jajaran pengurus PWI Kalimantan Selatan secara kompak mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar menyerahkan surat undangan pembukaan Porwanas kepada Wakil Presiden RI terpilih periode 2024-2029 Gibran Rakabuming Raka. Selain menyerahkan undangan, Roy juga menyampaikan salam hormat Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor (yang akrab disapa dengan Paman Birin) yang disambut hangat oleh Gibran.

“Undangan kami terima dan salam untuk Gubernur Kalsel,” timpal Gibran sembari menerima undangan di sela pisah sambut Walikota Surakarta, di Taman Balekambang, Kota Solo.

Selain undangan, Roy juga menyerahkan maskot Porwanas, yakni Kijang Mas kepada Mas Wapres.

“Ini Maskot Porwanas berupa Kijang Mas, yang keberadaanya sudah langka,” kata Roy.

Pertemuan dengan Gibran dijembatani oleh pengurus PWI Surakarta. Tampak mendampingi Sekda, Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie, Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Budiono, Ketua SIWO PWI Kalsel, Irwansyah, Ketua DK PWI Kalsel, Fitrie Anshorullah, Sekretaris PWI Surakarta Asep Abdullah, Bendaharan PWI Surakarta Puspita dan Ketua SIWO PWI Surakarta Ronald Seger Prabowo. (PWI.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Exit mobile version