BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke 74 tahun, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalsel menggelar Bakti Sosial.
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto, dalam sambutannya saat pembukaan di SMAN 2 Banjarmasin, pada Senin (22/7) mengatakan, kegiatan bakti sosial ini khususnya bagi kalangan peserta didik, untuk lebih memperkenalkan berbagai pelayanan yang dimiliki oleh milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Promosi ini semakin gencar dilakukan agar generasi muda semakin rutin memeriksakan gigi dan mulutnya.
“Edukasi sejak dini sangat penting tidak hanya dimedia sosial juga bakti sosial,” katanya
Ia menyampaikan, kegiatan ini bertujuan bagi pelajar siswa/siswi yang berminat melanjutkan sekolah baik ke TNI/Polri/Kedinasan, maka sangat penting mempersiapkan dari sekarang kesehatan gigi dan mulutnya. Sehingga, bukan hanya diberikan penyuluhan, tetapi juga tindakan seperti penambalan gigi.
“Pemeriksaan secara berkala akan mengurangi masalah gigi,” jelasnya
Foto bersama : Kabid Pelayanan dan Jajaran RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel
Lebih lanjut Teguh menambahkan, gelaran Bakti Sosial ini dalam rangka memeriahkan Harjad Pemprov ke 74 tahun, HUT Kemerdekaan RI ke 79 tahun dan HUT RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel ke 11 tahun. Adapun rangkaian khusus peserta didik dimulai SMA CMI Kota Banjarbaru pada Jumat 19 Juli, dilanjutkan Senin 22 Juli ke SMAN 2 Banjarmasin, Selasa 23 Juli ke SMAN 1 Banjarmasin, kemudian Rabu 24 Juli ke SMA Banua Boording School Banjarbaru, dan Kamis 25 Juli ke SMAN 7 Banjarmasin.
Salah satu peserta didik dari SMA Plus CMI, diperiksa dokter gigi
“Kegiatan akan dilanjutkan terbuka untuk umum, yakni ke Siring Menara Pandang 28 Juli, kemudian Car Free Day Sabilal Muhtadin 4 Agustus, serta di halaman RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel tanggal 10 Agustus, dalam bentuk Penyuluhan dan Sikat Gigi Massal serta Pembersihan Karang Gigi di Gedung Pelayanan,” tutupnya. (RSGM.KALSEL-NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Taman Budaya dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, perdana menggelar Lomba Mural.
Kepada sejumlah wartawan, Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, disela lomba pada Senin (22/7) mengatakan, guna memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke 74 tahun, pihaknya menggelar Lomba Mural kategori umum sebagai salah satu rangkaiannya. Di mana, akan dilanjutkan berbagai Lomba lain seperti Lomba Promosi dan Vlog Seni Budaya, serta Festival Pawai Budaya dengan mengangkat tema Ragam Pesona Budaya Banjar.
Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, saat diwancara awak media
“Lomba Mural ini baru pertama kali digelar, dengan harapan kesenian ini dapat semakin dikenal oleh masyarakat secara luas,” ucapnya
Disampaikan Suharyanti, Lomba Mural ini, telah diikuti 13 tim dengan jumlah peserta dua dan tiga orang, tersebar dari Kabupaten/ kota. Dengan mengangkat keberagaman seni dan budaya menyesuaikan dengan visi dan misi Taman budaya yaitu pelestarian dan pengembangan seni dan budaya. Di mana, para peserta sudah diberikan tema yang berbeda seperti tentang pagelaran, permainan hingga kesenian tradisional.
“Kegiatan ini juga sekaligus memperindah lingkungan Taman Budaya, karena banyak lukisan – lukisan hasil dari para seniman di Banua,” ungkap Yanti
Sementara itu, salah satu Juri Lomba Mural Rokhyat menambahkan, ada empat indikator penilaian selama perlombaan berlangsung diantaranya pesan yang disampaikan harus sesuai tema, tercipta keindahan, dan hasil orisinil. Mengingat durasi waktu selama lima jam, maka harus memberi kreativitas dan inovasi dari karya sendiri.
Juri Lomba Mural Rokhyat, saat memberikan komentarnya
“Semoga generasi muda dapat mencintai seni Mural di Kalsel,” tutupnya
Lomba Mural ini menghadirkan Dewan Juri yang berkompeten yakni M. Yusran, Rokhyat dan Suwarjiya, kegiatan dipusatkan di lingkungan Taman Budaya Kalsel Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin.
Untuk diketahui, Lomba Mural kategori umum dibuka secara resmi, Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, didampingi Kasi Promosi dan Dokumentasi Nitta Aulia, dan Jajaran Taman Budaya Kalsel, bertempat di Gedung Balairung Sari Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)
BANJARBARU – Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Kalimantan Selatan, digelar di salah satu hotel berbintang kota Banjarbaru, Senin (22/7).
Peringatan ditandai dengan peluncuran Clock Population, atau alat yang digunakan untuk menginformasikan data kependudukan secara real time.
Deputi Advokasi Penggerak Informasi (Adpin) BKKBN RI, Sukaryo Teguh Santoso, mengatakan isu penurunan stunting masih menjadi fokus pemerintah pada peringatan Harganas tahun ini, yang mana secara nasional prevalensinya masih di angka 21,5 persen.
“Makanya kita harus kerja keras menurunkan (prevelensi stunting),” katanya.
Teguh Santoso juga mengingatkan Pemprov Kalsel untuk terus menekan stunting. Mengingat masih ada peningkatan 0,1 persen prevalensi stunting di Kalsel.
Menurutnya, selain terus melakukan dan meningkatkan upaya pencegahan melalui bapak asuh stunting, pendampingan kepada orang beresiko stunting seperti calon pengantin, ibu hamil dan anak usia bawah dua tahun (baduta) juga perlu diperhatikan.
“Penajaman sasaran penting. Siapa yang diintervensi adalah yang beresiko stunting. Pemberian gizi yang bagus jadi solusi peningkatan pertumbuhan anak,” jelasnya.
Sementara itu, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan, Pemprov Kalsel sejauh ini sudah melaksanakan berbagai program untuk pemenuhan gizi masyarakat seperti Germas Cinta Banua.
Program ini berupaya meningkatkan kesadaran, pengetahuan, sikap dan perilaku anak usia sekolah terhadap budaya hidup sehat, sehingga diharapkan dapat tumbuh sebagai pemuda-pemudi usia produktif yang kuat, sehat, dan berdaya saing.
Sekda Kalsel, Roy Rizali Anwar saat menyampaikan sambutan dalam puncak peringatan Harganas ke-31
“Menjawab tantangan yang ada di sektor stunting, Pemprov terus menggalakkan intervensi pencegahan stunting yang dimulai sejak prenatal, masa kehamilan, dan masa 1.000 hari pertama kehidupan. Upaya pencegahan tersebut kami lakukan dengan melibatkan mitra strategis dan kolaborasi lintas sektor,” kata Roy.
Momentum Harganas tahun ini, menurut Roy, perlu dimanfaatkan sebagai daya ungkit dalam pencapaian program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting di indonesia.
Roy juga mengajak jajaran Pemprov maupun Pemkab/Pemko se-Kalsel, untuk mensinergikan langkah dengan BKKBN, dalam rangka menuntaskan permasalahan stunting dan mewujudkan keluarga berkualitas menuju indonesia emas.
“Puncak peringatan Harganas juga menjadi sarana untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, tentang pentingnya pembentukan keluarga yang berkualitas dan dampaknya di masa mendatang,” tutup Roy.
Foto bersama saat puncak peringatan Harganas ke-31 Kalsel, di Banjarbaru
Puncak peringatan Harganas ke-31 Kalsel, dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada Kepala Daerah, Lembaga, Organisasi dan perorangan, yang telah menunjukkan keseriusan dalam mendukung program dari BKKBN.
Pemprov Kalsel sendiri, mendapat penghargaan terbaik 3 Apresiasi KB Pascapersalinan (ASIK KBPP-Bidan) Tingkat Nasional Kategori Profil KBPP. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melaksanakan Sosialisasi Sistem Informasi Industri Nasional (Silinas) dan E-Katalog Bagi Industri Kecil Menengah (IKM) Di Kota Banjarmasin, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Senin (22/7). Acara dibuka oleh Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.
Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor
“Sosialisasi yang dilaksanakan ini merupakan salah satu terobosan yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin,” ungkap Arifin.
Sosialisasi ini, lanjutnya, merupakan suatu kemajuan untuk IKM di Kota Banjarmasin dengan sistem Silinas dan e-katalog, untuk memberikan teknologi kepada para pelaku IKM tersebut.
“Silinas dan E-Katalog ini, agar pemasaran produk IKM dapat lebih meningkatkan lagi kedepannya,” ucap Arifin.
Para pelaku IKM dapat melakukan pemasaran pada Silinas dan e-katalog yang sudah diberlakukan secara nasional saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, pelaku IKM di Kota Banjarmasin dapat melaporkan usaha mereka pada Silinas.
Seperti yang disampaikan, Pranata Komputer pada Seksi Pengolahan Data dan Informasi Industri Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan Niman Nasir, selaku narasumber pada Sosialisasi Silinas dan E-Katalog bagi pelaku IKM di Kota Banjarmasin.
Narasumber dari Disperin Kalsel Niman Nasir
“Saat ini kami menjadi narasumber untuk IKM di Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Sosialisasi Silinas tersebut, agar para pelaku IKM dapat menggunakan sistem tersebut, yang memang disediakan untuk para pelaku IKM tersebut.
“Sehingga, dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para pelaku IKM di Kota Banjarmasin, dapat melakukan peloporan melalui Silinas dua kali dalam setahun,” ujar Niman.
Karena itu Silinas ini diwajibkan untuk disosialisasikan kepada pelaku IKM oleh Pemerintah Daerah yang ada di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)
BALI – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin yang juga Presiden Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Sa’dunia, melantik 39 pengurus Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Provinsi Bali periode 2024-2028 pada Sabtu (20/7) siang.
Paman Birin dan Acil Odah berfoto bersama pengurus KBB Provinsi Bali yang baru dilantik
Bertempat di Sanur Bali, kepengurusan KBB Bali menjadi provinsi ke-18 yang dilantik secara langsung oleh Paman Birin.
Dalam pelantikan itu, Paman Birin didampingi Raudatul Jannah atau Acil Odah, istri yang juga Ketua TP PKK Provinsi Kalsel.
Kehadiran Paman Birin dan Acil Odah pun disambut meriah serta antusias warga Banjar yang ada di Provinsi Bali.
Pada berbagai kesempatan saat kegiatan pelantikan kepengurusan KBB Provinsi Bali, warga Banjar yang hadir selalu berusaha ingin berfoto dengan Paman Birin dan Acil Odah.
Usai melantik kepengurusan KBB Provinsi Bali, Paman Birin tak lupa sampaikan apresiasi kepada pihak Pemerintah Provinsi Bali, atas sambutan dan kerjasamanya sehingga silaturahmi dan pelantikan pengurus KBB di provinsi yang terkenal dengan pariwisatanya ini dapat terlaksana.
“Kami tentunya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Pj Gubernur Bali dan semua pihak atas dukungannya hingga acara hari ini bisa berjalan lancar,” sampai Paman Birin.
Paman Birin juga mengungkapkan, bahwa memang bubuhan Banjar ternyata banyak yang berdomisili di Bali.
“Orang Banjar banyak di Bali. Dan sebenarnya, setelah melaksanakan silaturahmi KBB hampir di seluruh Indonesia, bubuhan Banjar tersebar bukan hanya di Indonesia saja, tapi hingga luar negeri,” sampai Paman Birin.
Ditemui usai acara, Paman Birin mengatakan bahwa kunjungannya kali ini tak lain dalam rangka untuk menjalin silaturahmi sesama warga Banjar di perantauan.
“Alhamdulillah, hari ini kita melantik Pengurus KBB Bali. Hal ini tak lain adalah dalam rangka menjalin silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan. Khususnya sesama warga Banjar yang ada di perantauan,” sampai Paman Birin.
Tak lupa Paman Birin berharap agar masyarakat Banjar selalu menjaga kedamaian dimana pun berada.
“Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Kita selalu berharap dimana pun masyarakat Banjar berada untuk selalu menciptakan suasana yang aman, nyaman dan selalu menjaga kebersamaan,” pesan Paman Birin.
Pada kunjungannya ini, Paman Birin tak henti menerima apresiasi dari perwakilan warga Banjar di Bali.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Bali melalui Kepala Bakesbangpol Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata memberikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Paman Birin di Pulau Dewata.
“Kehadiran beliau patut diapresiasi di tengah kesibukan beliau sebagai Gubernur Kalsel. Ini adalah bentuk perhatian yang luar biasa dari beliau. Kunjungan ini menghidupkan teman-teman pelaku ekonomi di Bali,” sampainya.
Tak lupa dirinya sampaikan harapan agar kedepannya, eksistensi KBB dapat membantu bukan hanya para perantau dari tanah Banjar, tapi seluruh masyarakat Bali.
“Semoga keindahan alam Bali bisa memberikan semangat dan vibrasi positif bagi Paman Birin. Dan harapan kami juga kedepannya, KBB tidak hanya membantu warga Banjar yang ada di Bali, tapi juga warga lainnya di Bali,” ujarnya.
Adapun Ketua Pelaksana, Ahdarun Nadi mengatakan, bahwa Paman Birin adalah Gubernur Kalsel pertama yang datang dan melakukan silaturahmi langsung dengan warga Banjar di Bali.
“Ini menjadi sebuah memori yang tidak bisa kami lupakan. Karena sejak kerukunan warga Banjar di Bali terbentuk di tahun 1967, tidak pernah ada satu gubernur pun yang bersilaturahmi langsung. Paman Birin adalah yang pertama,” sampainya yang kemudian mengundang riuh tepuk tangan seluruh undangan.
Surat Keputusan pelantikan 39 pengurus KBB Provinsi Bali dibacakan Sekretaris KBB Sa’dunia, Taufik Arbain.
Pada kesempatan itu pula, seperti biasa Paman Birin membagikan sejumlah oleh-oleh khas Banjar, seperti kue bingka Gambut, kue lam, rimpi pisang dan iwak karing (ikan asin) hingga kain sasirangan. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)
BALI – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin, menyambut baik pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Kalimantan Selatan, di Denpasar Bali, pada Jum’at (19/7) malam.
Gubernur Kalsel saat menyematkan pin penghargaan kepada salah seorang penerima
Pada rakerda yang mengusung tema “Satukan Pemikiran dan Kekuatan Semangat Mewujudkan DHD 45 Kalimantan Selatan yang Berdayaguna untuk Kemaslahatan Banua” ini, Gubernur Paman Birin yang juga Ketua Umum DHD 45 mengatakan, bahwa kegiatan ini penting sebagai upaya mewariskan semangat juang kepada generasi muda.
Mengingat pengaruh perkembangan dunia yang tidak bisa dihindari, baik positif maupun negatif.
“Nilai-nilai dan semangat kejuangan inilah yang saya tangkap dari alasan eksisnya DHD 45. Bagaimana DHD 45 hadir untuk membentengi pengaruh dari luar, yang bisa menggerus semangat nilai-nilai yang membuat berdirinya negara ini,” sampai Paman Birin.
Paman Birin juga menyampaikan, negeri ini bukan hadiah, tapi adalah hasil perjuangan para pahlawan dan seluruh rakyat serta bangsa Indonesia.
Karena itu ujar Paman Birin, pelaksanaan rakerda ini adalah wujud syukur DHD 45.
“Kemerdekaan Indonesia ini bukan hadiah dari penjajah. Tapi diperebutkan dengan titik keringat, titik darah penghabisan dan bahkan nyawa. Oleh karena itu harus senantiasa bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang diberikan Allah SWT. Rakerda ini adalah wujud syukur DHD 45,“ ujar Paman Birin.
Sementara itu, Ketua Pelaksana rakerda, Syaifuddin dalam laporannya menyampaikan, bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memantapkan sinergitas jalannya organisasi kejuangan di daerah, melanjutkan program yang telah direncanakan.
Selain itu juga memberikan penyegaran kepada penggerak organisasi untuk semakin loyal dan memiliki semangat tinggi dalam meneruskan cita-cita perjuangan para pendahulu.
Peserta rakerda berjumlah 78 orang yang terdiri dari Dewan Harian Nasional (DHN) 45, DHD 45 Kalsel, Dewan Harian Cabang (DHC), tim peninjau DHC, Bakesbangpol serta dukungan tenaga kesehatan.
Syaifuddin juga memuji konsistensi Paman Birin dalam mendengungkan semangat juang.
“Istilah “Bergerak” yang didengungkan oleh Paman Birin sejak awal kepemimpinan beliau, adalah bagian dari nilai-nilai juang Pangeran Antasari,” sampainya.
Pada kegiatan ini juga diserahkan penghargaan untuk jajaran DHD 45 Kalsel.
Penyerahan diawali dengan penyematan pin penghargaan oleh Gubernur Kalsel, Paman Birin yang juga Ketua Umum DHD 45, dan penyerahan piagam oleh Sekretaris Jenderal DHN 45, Ma’sum Amin.
Penerima penghargaan dari DHD 45 Kalsel tersebut adalah Dewan Kehormatan Pangeran Gusti Rusdi Effendi, Ketua Dewan Paripurna, Muhammad Hatta, Zulfadli Gazali (Ketua 1), Pangeran Syah Sam Syarkawi (Ketua 3) dan Sekretaris Umum, Syaifuddin. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalsel bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melaksanakan tes Computer Assisted Test (CAT) bagi calon praja Insitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2024, bertempat di Kantor Regional Wilayah VIII BKN Banjarbaru, Kamis (18/7).
Pengecekan Peserta Seleksi Calon Praja IPDN 2024
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, BKD Provinsi Kalsel, Mashudi mengatakan pada seleksi ini BKD Kalsel mencatatkan sebanyak 610 peserta yang telah lolos seleksi administrasi sehingga peserta dapat melanjutkan ke tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan sistem CAT.
Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, BKD Provinsi Kalsel, Mashudi saat diwawancara
“Pelaksanaan SKD Praja IPDN 2024 akan dilakukan selama 3 hari mulai dari tanggal 18-20 Juli yang di pusatkan di BKN Banjarbaru,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan ketentuan Kemenpan RB nomor 114 tahun 2024 ada tiga nilai ambang batas untuk lolos dari seleksi CAT praja IPDN ini antara lain Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 156, Tes Intelegensia Umum (TIU) 80, dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 65.
“Pada seleksi tahun ini hanya 16 formasi saja yang di setujui Menpan RB dari usulan Kemendagri, dan pada Seleksi Kompetisi Dasar ini nanti hanya 48 peringkat terbaik yang akan kita ambil,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan peserta yang lolos tahapan SKD akan mengikuti tes kesehatan di RS Bhayangkara Polda Kalsel, dan bagi yang lolos tes kesehatan akan dilanjutkan dengan tes kesemaptaan oleh Polda Kalsel di Sekolah Polisi Negara (SPN) di Banjarbaru.
“Setelah semua tahapan selesai dan didapat peserta untuk memenuhi 16 formasi tersebut, nantinya BKD Kalsel akan mengantar ke STPDN Jatinongor, Jawa Barat,” katanya.
Untuk itu, Mashudi menghimbau kepada seluruh peserta calon praja IPDN untuk mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun mental demi menghadapi berbagai proses tahapan seleksi yang akan dilalui.
“Salah satu hal yang sangat ditekankan adalah disiplin dalam mengikuti proses seleksi, termasuk waktu jadwal tes dan menaati aturan yang berlaku,” tutupnya.
Untuk diketahui, informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tahapan seleksi serta yang lainnya para peserta bisa mengunjungi portal website BKD Provinsi Kalsel atau di laman https://spcp.ipdn.ac.id (BDR/RDM/RH)
JAKARTA – Dalam upaya peningkatan pelayanan perbankan di luar Kalsel, Bank Kalsel adakan syukuran relokasi kantor cabang Jakarta yang meliputi Kantor Fungsional Syariah (KFS), Dealing Room, ATM KC Jakarta, pass Jumat (19/7) bertempat di Jalan Panglima Polim Raya No.55 Melawai Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Syukuran relokasi ditandai dengan doa dari Ustadz Nurcholis kemudian dilanjutkan sambutan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar.
Direktur utama Bank Kalsel saat memberikan sambutan
Turut berhadir Anggota DPR RI, Syaiful Bahri; Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalsel, Isharwanto; Kepala Bank Kalsel Cabang Jakarta; dan dari Divisi Sekretaris Perusahaan, Divisi Usaha Syariah, Divisi Jaringan Pelayanan Cabang, Divisi Treasury serta nasabah Bank Kalsel.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar menyampaikan selamat atas relokasi kantor cabang Jakarta dan mudah-mudahan pelayanan bagi nasabah setia Bank Kalsel di Jakarta akan semakin baik dan berkualitas.
“Saya ucapkan selamat dan sukses atas syukuran relokasi kantor Bank Kalsel di Jakarta, momen yang penting dan membanggakan pada hari ini menjadi pesan dan bukti bahwa bank dari banua kita dapat berkespansi hingga ke Jakarta sebagai wilayah bisnis dan perdagangan pertama di Indonesia. Semoga ini menjadi komitmen kuat, untuk mengembangkan pelayanan keuangan yang efisien dan mendekatkan diri kepada masyarakat, sehingga meningkatkan perekonomian di Kalimantan Selatan,” urai Roy.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengucapkan terima kasih kepada nasabah setia Bank Kalsel atas kepercayaannya, sehingga kantor Bank Kalsel cabang Jakarta sudah memasuki 1 tahun.
“Alhamdulillah, syukuran relokasi kantor Bank Kalsel cabang Jakarta pada hari ini telah menyesuaikan dengan bisnis Bank Kalsel yang retail, untuk pertumbuhan laba cabang Jakarta cukup bagus dalam pengembangan UMKM di Kalsel. Selain itu, Bank Kalsel disini ada Layanan Fungsional Syariah dan Dealing Room yang mengelola dana sehingga pertumbuhannnya mencapai 1 triliun, sehingga bisa kembali menjadi pendapatan daerah di Kalimantan Selatan,” pungkas Fachrudin. (ADV-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalsel, terus menjalin koordinasi dengan SKPD terkait.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kalsel Zulkifli, kepada wartawan baru-baru tadi.
Zulkifli menjelaskan, saat ini pihaknya menjalin kerjasama dengan KPU, Bawaslu dan Kemenhumkam, untuk saling bersinergi dalam rangka mewujudkan visi dan misi mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah yang akan digelar tanggal 27 November 2024 mendatang.
“Kita berharap tercipta kelancaran dalam Pilkada serentak nanti,” ucapnya
Ia menyampaikan, untuk jalinan kerjasama dengan KPU Kalsel, pihaknya melakukan perekaman warga binaan yang ada di rutan dan lapas di Kalsel, dalam rangka memaksimalkan pemenuhan data pemilih. Ia berharap, partisipasi pemilih nanti akan tinggi.
“Kesukseskan Pilkada merupakan bentuk mencerminkan demokrasi,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan Deklarasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Damai Tahun 2024, di Kota Banjarbaru, Kamis (18/7). Dihadiri Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Winarto.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto
“Dilaksanakannya kegiatan ini, dalam rangka untuk mempersiapkan keamanan jelang pelaksanaan Pilkada di Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkap Kapolda.
Ia mengatakan, dalam menjaga situasi suasana kondusif di Banua, maka peserta kegiatan ini dari perwakilan suku bangsa yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.
“Kami berharap pelaksanaan Pilkada mendatang, dapat terlaksana dengan menciptakan situasi yang kondusif, tertib, damai dan aman di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Polda Kalsel juga mengajak warga di Provinsi Kalimantan Selatan pada pelaksanaan Pilkada mendatang, dapat mengedepankan kebersamaan dan persaudaraan.
“Jelang pelaksanaan Pilkada Tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan, maka warga di Banua dapat mengedepankan kebersamaan dan persaudaraan, sehingga bisa menciptakan suasana yang aman dan nyaman,” tutur Kapolda.
Mengingat, lanjutnya, pada saat pelaksanaan Pilkada tentunya rawan gesekan yang terjadi ditengah masyarakat.
“Karena itu, Polda Kalsel mengajak seluruh masyarakat Banua, untuk tidak mudah terpecah belah, hanya karena pelaksanaan Pilkada,” ucap Kapolda. (SRI/RDM/RH)