PON 2024, Kalsel Menambah Jumlah Kontingen

BANJARMASIN – Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan melakukan penambahan peserta pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yg akan digelar di Medan dan Aceh.

Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto menjelaskan, penambahan peserta PON dari Kontingen Provinsi kalimantan Selatan tersebut, untuk mekanik.

Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto

“Karena, ada beberapa cabang olahraga (Cabor) yang turut membawa mekanik mereka. Untuk kepentingan atlet tersebut,” ungkap Heru.

Cabor tersebut, lanjutnya, seperti berkuda, paralayang, serta lain.

“Sedangkan untuk penambahan tersebut sebanyak 19 orang,” ucapnya.

Heru mengatakan, sehingga total kontingen Provinsi Kalimantan Selatan yang akan diberangkatkan sebanyak hampir 400 orang.

“Hampir 400 orang yang diberangkatkan pada PON 2024 di Medan dan Aceh,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta kepada seluruh Cabor yang mengikuti PON, untuk mempersiapkan atletnya semaksimal mungkin meraih prestasi terbaik.

“Pelaksanaan PON Tahun 2024 pada Bulan September 2024 mendatang. Sehingga seluruh Cabor diminta untuk mempersiapkan atlet atlet yang lolos PON tersebut, untuk memaksimalkan kemampuannya,” tutur Heru.

Maka dengan begitu diharapkan seluruh cabor yang ikut PON mendatang, dapat memberikan prestasi terbaik mereka, untuk Provinsi kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar Rapur Raperda RPJPD 2025 – 2045

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menggelar Rapat Paripurna, tentang penyampaian tingkat I Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, usai rapat paripurna ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (3/7) mengatakan, dalam rangka mewujudkan pembangunan terarah maju dan terdepan, pihaknya menerima Penyampaian Raperda RPJPD tahun 2025 – 2045, dan masing-masing delapan Fraksi memberikan tanggapan melalui pemandangan umum.

Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, saat diwancara

“Setengah Rapur akan dibentuk Pansus,” ucapnya

Disampaikan Harry, pembahasan RPJPD, harus diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Provinsi (RPJPP) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), karena akan berlangsung hingga 20 tahun akan datang.

“Pembahasan Pansus disepakati oleh Komisi III DPRD kota Banjarmasin dengan deadline finalisasi hingga Agustus mendatang,” jelasnya

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menambahkan, sebagai kota berjuluk Seribu Sungai, dan menjadi penyangga Ibukota Nusantara atau IKN, maka rancangan pembangunan harus tertata lagi. Selain itu, juga menjadi penyangga logistik yakni pusat ekonomi di Kalimantan Selatan.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, memberikan komentarnya

“Kami apresiasi pemandangan umum dari 8 Fraksi dan akan dibentuk Pansus,” tutupnya

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna Tingkat I Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tahun 2025 – 2045, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya didampingi Wakil Ketua Muhammad Yamin, Matnor Ali, Tugiatno dan Sekretaris Dewan Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Sekretaris Daerah Banjarmasin Ikhsan Budiman, kalangan legislatif dan eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Turdes Hari ke-3, Paman Birin Temui Warga dan Memastikan Tak Ada Lagi Desa Tertinggal

TANAH BUMBU – Meskipun sempat diguyur hujan, antusiasme masyarakat Komplek Berkah Hunian Permai (BHP) Sungai Kecil, Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, tidak surut untuk menyambut kedatangan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin, pada Rabu (3/7) pagi.

Gubernur Kalsel saat tiba di desa Gunung Besar Tanbu

Paman Birin beserta rombongan tiba di lokasi acara sekitar pukul 09.30 WITA dan langsung disambut dengan pengalungan bunga diiringi alunan sinoman hadrah oleh Majelis Nurhidayah Tanah Bumbu.

Semangat masyarakat untuk bertemu Paman Birin terlihat jelas dari wajah-wajah ceria dan sorak sorai yang menyambut kedatangan beliau. Keramahan dan kesederhanaan Paman Birin dalam berinteraksi dengan masyarakat semakin menambah kehangatan suasana.

Pada hari ketiga rangkaian Turun ke Desa (Turdes) Menembus Batas ke-10, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi daerah berikutnya yang dikunjungi, setelah sebelumnya mengunjungi Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Kotabaru.

Acara penyambutan tersebut juga dirangkai dengan hari jadi Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

Gubernur Kalsel saat menyerahkan bantuan

Usai melakukan penanaman dan panen bersama kelompok Ketahanan Pangan (Ketapang) Desa Guning Besar, Kabupaten Tanah Bumbu, Paman Birin didampingi Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi atau Paman Yani, membagikan bantuan paket sembako sebanyak 128 paket, bantuan seragam PPL sebanyak 108 pasang, bantuan Jalan Usaha Tani (JUT) 3.500 meter, Bantuan Sarana Produksi (Saprodi) Hortikultura seluas 27 hektar, dengan jumlah bantuan senilai Rp1.994.928.000.

Dilanjutkan pemotongan tumpeng dalam rangka hari jadi ke-17 Desa Gunung Besar, oleh Paman Birin dan diberikan kepada Kepala Desa Gunung Besar.

Dalam Sambutannya Paman Birin menyampaikan rasa terimakasihnya atas sambutan meriah dari masyarakat Desa Gunung Besar.

“Terima kasih atas sambutan yang begitu meriah dari masyarakat Desa Gunung Besar. Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat besar bagi kita semua,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Paman Birin menyampaikan harapannya bahwa kunjungan ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat yang tinggal di pelosok dan belum tersentuh pembangunan.

“Saya ingin melihat secara langsung kondisi masyarakat dan apa yang bisa kita bantu,” ujar Paman Birin.

Sejak dimulainya turdes ini, banyak desa yang telah dikunjungi Paman Birin dan timnya. Beliau berharap bahwa program ini dapat membawa kemajuan dan perbaikan kondisi bagi masyarakat di berbagai pelosok Kalsel.

“Saya ingin memastikan bahwa tidak ada lagi desa tertinggal di Kalsel, semua masyarakat berhak mendapatkan akses yang sama terhadap pembangunan dan kesejahteraan.”

Selain itu, Paman Birin mengungkapkan bahwa Kalsel telah berhasil menuntaskan pengentasan desa tertinggal dua tahun lebih cepat dari target nasional.

“Alhamdulillah, pada tahun 2024 ini, Kalsel sudah tidak memiliki lagi desa tertinggal. Ini merupakan pencapaian luar biasa yang patut kita syukuri,” ujar Paman Birin dalam sambutannya.

Pada tahun 2016, Kalsel masih memiliki 1.438 desa tertinggal. Namun, berkat kerja keras dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, Kalsel berhasil mencapai target nasional pengentasan desa tertinggal yang ditetapkan pada tahun 2026.

“Pencapaian ini menunjukkan komitmen dan tekad yang kuat dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa-desa tertinggal,” kata Paman Birin.

Paman Birin juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini.

“Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah yang telah bekerja keras untuk mewujudkan Kalsel bebas desa tertinggal,” ungkapnya.

Paman Birin berharap dengan tidak adanya lagi desa tertinggal di Kalsel, maka kedepannya seluruh desa di Kalsel dapat terus berkembang dan maju. Ia juga mendorong masyarakat untuk terus bersinergi dan bergotong royong dalam membangun Kalsel yang lebih sejahtera.

Kabar gembira ini disambut antusias oleh masyarakat Kalsel. Banyak yang mengucapkan terima kasih kepada Paman Birin atas kepemimpinannya yang telah membawa Kalsel ke arah yang lebih baik.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kabupaten Tanah Bumbu, M Yamani, Staf Ahli Gubernur, sejumlah Kepala SKPD lingkup Kalsel, Camat Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala Desa Gunung Besar, tokoh adat dan tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Usai acara, Paman Birin beserta rombongan Turdes (Turun ke Desa) melanjutkan perjalanan ke pemberhentian selanjutnya, yaitu Puskesmas Mantewe di Kabupaten Tanah Bumbu. (BIROADPIM-RIW/ RDM/RH)

Puncak Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia, Pemprov Kalsel Tanam 8.000 Bibit Mangrove di Pesisir Tanbu

TANAH BUMBU – Sebanyak 8.000 bibit mangrove, ditanam pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 tingkat provinsi Kalimantan Selatan yang dilaksanakan di Desa Muara Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Selasa (2/7).

Penanaman 800 bibit mangrove

Tak hanya penanaman bibit mangrove, tapi juga dilakukan aksi bersih-bersih pantai yang melibatkan masyarakat setempat.

Penanaman bibit mangrove Rhizhopora mucronata dilakukan di lahan seluas 6 hektar dengan dana CSR dari Bank Kalsel yang diserahkan kepada Kelompok Nelayan “Belanak” dan Kelompok Pemerhati Mangrove “Siporenme Mangrove”.

Di sela-sela kegiatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana menjelaskan bahwa aksi penanaman mangrove dan aksi bersih pantai yang dilakukan ini merupakan salah satu bentuk pemulihan lahan yang berkaitan langsung dengan upaya penyelesaian krisis iklim.

Ia menilai, pemulihan lahan yang terdegradasi sangat penting, karena menjadi ruang hidup manusia, menyediakan makanan, pakaian, dan tempat perlindungan, dan mata pencaharian.

“Untuk ini perlu ditingkatkan ambisi dan investasi dalam upaya pemulihan ingkungan, memberikan momen “terobosan besar” bagi perbaikan lahan sebagai upaya untuk mengatasi banjir, kekeringan, dan dampak kerusakan lahan lainnya,” ujar Hanifah.

Menurut Hanifah, berdasarkan data badan informasi geospasial tahun 2022, lahan kritis yang ada di Kalsel seluas 458.471,74 hektar, yang 76.776,85 hektar di antaranya merupakan lahan mangrov.

Sebagai upaya rehabilitasi lahan mangrove tersebut, lanjut Hanifah, jajarannya telah dilakukan penanaman sebanyak 15.000 batang bibit mangrove sejak tahun 2023 – 2024, dengan luas tanam 8,5 hektar yang berasal dari csr pihak swasta.

“Kebetulan tahun 2023 kita melakukan penanaman di Sungai Bakau di Tanah Laut dan tahun ini dipilih di Tanah Bumbu karena memang kondisi lahan perlu ada intervensi dari provinsi melalui program NEMO (Net zero Emission from the Ocean),” ucap Hanifah.

Sementara itu, usai membuka secara resmi peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024, Ahmad Bagiawan, Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Kalsel mengatakan, mewakili Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, ia mengaku sangat mengapresiasi penanaman mangrov yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel di pesisir pantai Muara Pagatan ini.

“Kami juga mengapresiasi Bank Kalsel yang telah mengucurkan dana CSR-nya untuk pengadaan bibit mangrove,” ucapnya.

Menurutnya, dari segi jumlah, bibit mangrov yang ditanam di pesisir pantai Kalsel pada momen Hari Lingkungan Hidup Se Dunia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun

“Tahun lalu di Tanah Laut jumlahnya 7.000 bibibt yang ditanam, tahun ini di Tanah Bumbu 8.000 bibit,” apresiasinya.

Dijelaskannya, bibit mangrove yang ditanam dapat menjadi warisan positif bagi generasi mendatang, yakni dari sisi ketahanan lingkungan, khususnya di pesisir pantai.

Selain penahan abrasi, rumpun-rumpun mangrove menurutnya dapat menjadi ekosistem baru bagi biota laut, sehingga berpotensi meningkatkan hasil tangkapan nelayan di sekitar.

“Ini sangat baik bagi keberlangsungan lingkungan,” tutupnya. (DLH.KALSEL/MRF/RDM/RH)

Warga dan Anak-Anak Desa Berangas Kotabaru Sukacita Sambut Rombongan Turdes Paman Birin

KOTABARU – Hari ke-2 titik singgah rombongan Turdes 2024 “Menembus Batas Ke-10” Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin di Kabupaten Kotabaru, Selasa (2/7) berikutnya adalah Desa Berangas, tepatnya di halaman Kantor Camat Pulau Laut Timur.

Rombongan Paman Birin bersama asisten, staf ahli dan kepala SKPD serta jajaran Pemprov Kalsel yang menggunakan motor trail ini, disambut antusias warga setempat.

Tiba di lokasi, Paman Birin yang memakai kaos kuning dan peci hitam itu, langsung melakukan penanaman pohon di areal kegiatan.

Selain itu, Paman Birin menyerahkan secara simbolis kepada warga berupa bantuan makanan tambahan, penyerahan bingkisan untuk anak khitanan massal, pembagian paket lumbung sosial, pembagian sembako, pembagian bendera Merah Putih dan penyerahan hibah untuk desa.

Gubernur Kalsel menyerahkan bantuan untuk anak sekolah

Camat Pulau Laut Timur, Laila Naranti Arsana menyampaikan terima kasih atas kehadiran Paman Birin dan rombongan, dengan kegiatan penyerahan bantuan untuk warga setempat.

Laila juga mendoakan Paman Birin dengan program turdes nya, berjalan lancar dan bisa menyerap aspirasi masyarakat selama kegiatan.

Gubernur Kalsel berfoto bersama para penerima bantuan

Sementara, Paman Birin dalam sambutannya, menjelaskan arti, maksud dan tujuan turdes yang dilakukannya setiap tahun selama menjabat sebagai gubernur.

Selain itu, dijelaskan seputar Indonesia Emas 2024, dan apa yang harus disiapkan menyambut momentum itu.

Paman Birin pun memanggil salah satu anak untuk diberikan pertanyaan berkaitan Indonesia Emas ini, sebelum diberikan hadiah uang tunai Rp2 juta karena berhasil menjawab dengan benar.

“Kita harus bersama-sama bahu membahu untuk membangun Indonesia,” ajaknya.

Sebelum meninggalkan lokasi acara, Paman Birin tak lupa menyampaikan terima kasih kepada warga yang menyambutnya dengan gembira dan sukacita. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version