DPRD Kalsel Setujui Raperda APBD 2024 Jadi Perda

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, Mariana di ruang rapat paripurna DPRD Kalsel, Kamis (16/11).

Dalam paripurna tersebut, DPRD Kalsel menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 menjadi Perda.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

Sebelum pengambilan keputusan, terlebih dahulu laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel dibacakan oleh Sahrujani, disampaikan bahwa berdasarkan hasil proses pembahasan yang telah dilaksanakan antara Banggar DPRD Kalsel bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kalsel, disepakati beberapa hal yaitu pendapatan yang disampaikan ke DPRD dalam Rancangan APBD 2024 adalah sebesar Rp. 10.048.712.396.360,00.

“Dalam prosesnya terdapat perubahan/penyesuaian dan telah disampaikan dalam rapat banggar yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 1 November 2023 dengan materi pembahasan pada kelompok pendapatan daerah oleh TAPD bahwa pendapatan dialokasikan dalam APBD 2024 tersebut terjadi kenaikan pendapatan daerah jika dibandingkan dengan anggaran pendapatan daerah yang dialokasikan pada rancangan APBD Tahun 2024 yaitu sebesar Rp 125.529.438.934,00. Kenaikan tersebut adalah pada objek pendapatan transfer pemerintah pusat,” jelas Sahrujani.

Pendapatan transfer pemerintah pusat terjadi penyesuaian dengan terbitnya surat dari Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan R.I. NOMOR : s-128/pk/2023 tentang penyampaian rincian alokasi transfer ke daerah tahun anggaran 2024, Dalam dokumen Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2024 pendapatan transfer pemerintah pusat dianggarkan sebesar Rp 5.495.647.593.739,00. Proyeksi pendapatan transfer pemerintah pusat tersebut dilakukan penyesuaian menjadi Rp 5.622.632.081.673,00.

“Jadi total pendapatan dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2024 adalah sebesar Rp10.174.241.835.294,00,” tegasnya.

Sementara, total belanja daerah yang disampaikan ke DPRD, dalam proses pembahasannya terjadi perubahan/penyesuaian belanja yaitu Sebesar Rp. 10.425.538.793.053,00. Adapun belanja yang dimaksud meliputi Belanja Operasi, Belanja Modal dan Belanja Tidak Terduga serta Belanja Transfer, yang mana terdapat defisit anggaran sebesar Rp. 251.296.957.759,00.

“Dengan postur APBD seperti ini diharapkan mampu dalam merealisasikan peningkatan pencapaian pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” harapnya.

Sahrujani menambahkan untuk penerimaan pembiayaan sebesar Rp 308.911.465.430,00, yang merupakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran Sebelumnya (SiLPA) dan pencairan dana cadangan, serta pengeluaran pembiayaan sebesar Rp. 57.488.500.000,00 untuk penyertaan modal daerah. (NRH/RDM/RH)

Hajatan Nasional POMNAS ke XVIII di Kalsel, Resmi Digelar

BANJARMASIN – Menteri Pemuda dan Olahraga RI Dito Ariotedjo bersama Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, membuka secara resmi Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) ke XVIII Tahun 2023 di Kalimantan Selatan (Kalsel), di Halaman Perkantoran Gubernur Kalsel, di Banjarbaru, Rabu malam (15/11).

Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo mengatakan, Kemenpora mengapresiasi terselenggarannya POMNas XVIII ini di Kalsel.

“Terselenggaranya kegiatan ini semua berkat dukungan penuh Guberbur Kalsel Sahbirin Noor/dan seluruh masyarkat Kalimantan Selatan,” ungkap Menpora.

Ia juga mengapresiasi Rektor Universita Lambung Mangkurat (ULM) Kalsel, yang telah bekerja keras sehingga terselengaranya kegiatan mahasiswa tanah air ini.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentu merasa bangga, telah dipercaya sebagai tuan rumah POMNAS ke 18 Tahun 2023 di Kalsel.

“Sebuah kebanggaan yang luar biasa Kalsel diberi kesempatan menjadi penyelenggara kegiatan olahraga antar mahasiswa se tanah air ini,” ungkap Gubernur.

Gubernur berharap, seluruh kontingen dapat merasa nyaman dan betah di Kalsel. Pemerintah Kalsel berusaha sebaik mungkin memberikan pelayanan yang terbaik. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Persiapkan Lawatan Sejarah

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, tengah mempersiapkan Lawatan Sejarah di Kabupaten Tanah Laut.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, melalui sambungan telepon, pada Rabu (15/11) mengatakan, dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan peserta didik, tentang sejarah di Kalimantan Selatan, pihaknya tengah mempersiapkan Lawatan Sejarah, oleh Seksi Sejarah dan Tradisi, yang akan digelar mulai tanggal 20 – 22 November 2023, untuk tempatnya ke beberapa lokasi, salah satunya ke Bukit Timah Kabupaten Tanah Laut Kalsel.

“Berdasarkan sejarah Bukit Timah, pada masa perjuangan, sebagai wilayah merebut Batakan dan sekitar, yang masih dikuasai Belanda pasca kemerdekaan,” ucapnya

Disampaikan Raudati, dengan diperkenalkan beragam tempat peninggalan sejarah yang ada di Kalimantan Selatan, khususnya ke Kabupaten Tanah Laut, dapat menambah khasanah pembelajaran, untuk menjadikan pelajaran sejarah bermanfaat, bermakna, kreatif, dan inspiratif.

“Kami berharap, lawatan sejarah menjadi edukasi,” katanya

Raudati menambahkan, setelah ke Kabupaten Tanah Laut, nanti akan direncanakan ke Kabupaten dan Kota lainnya, untuk semakin melestarikan pengetahuan sejarah di seluruh Kalimantan Selatan. Dimana, generasi muda akan mengetahui sejarah, tidak hanya sekedar disampaikan oleh guru yang bersangkutan, tetapi dapat melihat langsung tempatnya.

“Metode pembelajaran dapat dimulai dari hal-hal disekitar, agar lebih mudah dipahami ,” tutupnya (NHF/RDM/RH)

Peringati HUT Korps Brimob Polri ke-78, Ini Harapan Kapolda Kalsel

BANJARBARU – Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar upacara dan syukuran HUT Korps Brimob Polri ke-78, di markas komando (mako) Brimob Polda Kalsel, Kamis (16/11).

Kapolda Kalsel Andi Rian Ryacudu Djajadi (tengah) saat menyerahkan potongan tumpeng kepada anggota Sat Brimob Polda Kalsel paling senior

Peringatan HUT diawali apel yang dipimpin langsung Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi, sekaligus membacakan sambutan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi, saat menyampaikan sambutan pada peringatan HUT Korps Brimob Polri ke-78

Dalam apel tersebut, Kapolda dan juga Wakapolda Kalsel mendapat anugerah warga kehormatan Korps Brimob Polri.

Penyematan pin anugerah warga kehormatan Korps Brimob Polri ini dilakukan oleh Komandan Satbrimob Polda Kalsel, Kombes Pol Muhajir.

“Semoga di usia ke-78 ini, Brimob Polri semakin eksis sebagai pasukan elite Polri yang profesional tangguh dan dapat diandalkan dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban,” ujar Kapolda.

Kapolda menyampaikan apresiasinya kepada personel Brimob Polri se-Tanah Air, tak terkecuali Polda Kalsel.

“Terima kasih atas dharmabaktinya dalam menjaga kondusifitas di Banua kita tercinta ini. Jadilah Korps Brimob sejati yang senantiasa dirindukan kehadiran dan dharmabaktinya,” tutur Jenderal polisi bintang dua itu.

Tak kalah penting, Kapolda juga mengingatkan kepada seluruh anggota kepolisan khususnya Korps Brimob, terkait banyaknya harapan dan tugas yang masih menjadi tanggungjawab yang diamanatkan oleh bangsa dan negara.

“Tentu dalam kesempatan memperingati HUT Korps Brimob Polri, kita berharap tetap selalu siap dan solid menghadapi setiap tantangan, termasuk tugas yang diberikan oleh bangsa dan negara,” jelasnya.

Peringatan HUT Brimob Polri ke-78 di Mako Brimob Polda Kalsel diikuti unsur Forkopimda Kalsel, serta seluruh pejabat utama hingga kapolres di Kalsel.

Adapun dalam syukuran peringatan juga dilakukan pemotongan tumpeng oleh Kapolda bersama Wakapolda Kalsel, dan diserahkan kepada personel Brimob Polda Kalsel yang paling senior dan juga yang termuda. (SYA/RDM/RH)

Penopang Pangan Indonesia, Mentan Amran Dongkrak Produksi di Kalsel Dengan Optimasi Lahan Rawa

TANAH LAUT – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman tancap gas mengoptimasi lahan rawa, menjadi persawahan produktif guna mengamankan serta meningkatkan produksi pangan khusus beras nasional.

Mentan didampingi plt Bupati Tala saat meninjau irigasi di lahan rawa

Usai kunjungan ke Sumatera Selatan yang memiliki potensi lahan rawa yang luas, lelaki yang juga Ketua Ikatan Alumni Universitas Hasanudin (IKA UNHAS) ini langsung berangkat ke Kalimantan Selatan sebagai daerah yang tak kalah juga akan potensi lahannya.

Menurut Mentan, Kalimantan Selatan adalah penopang pangan Indonesia sehingga Kementerian Pertanian akan merancang Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Sulawesi Selatan menjadi penopang pangan nasional.

“Kementan akan mengoptimalkan lahan rawa di Kalimantan Selatan seluas 200 ribu hektar, minimal 150 ribu hektar,” ujar Amran saat meninjau lahan rawa tadah hujan di desa Padang Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (16/11).

Mentan didampingi plt Bupati Tala saat meninjau irigasi di lahan rawa

Amran menyebutkan, potensi lahan rawa di Kalimantan Selatan seluas 200 ribu hektar itu jika dikelola dengan optimal, dapat menghasilkan beras sebesar 1 juta ton.

Oleh karena itu, upaya yang dilakukan dalam optimasi lahan rawa yakni melalui rehabilitasi dan selebihnya dibangun menjadi lahan sawah.

“Indeks pertanaman lahan sawah rawa di sini 1 kali setahun, kita akan naikan menjadi 2 kali. Maka kita akan membangun tanggul sepanjang sungai, agar tersedia air dan tidak terjadi banjir,” tambahnya.

Amran optimis dapat membangun dan mengoptimalkan lahan rawa di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Tanah Laut. Sebab, Program Serasi (Selamatkan Lahan Rawa Sejahterakan Petani) berjalan baik. Bahkan penyaluran pupuk di Kabupaten Tanah Laut pun terbaik, yakni tidak ada satu pun petani yang mengeluh pupuk karena sudah menerapkan KTP untuk menebus mendapatkan pupuk subsidi.

Selain itu, benih padi yang digunakan pada lahan rawa ini yakni bibit unggul, sesuai keinginan petani bukan pemerintah pusat.

“Dulu kami dengar ada bantuan benih yang ditolak petani, kami minta Dirjen itu distop. Karena petani yang tanam, banyak petani yang tidak mau tanam benih bantuan karena produksinya rendah. Sekarang benih yang diminta petani di seluruh Indonesia itu yang kami siapkan,” tutur Amran.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Ali Jamil menambahkan, dalam mengelola lahan rawa, tata kelola air yang efisien dan perbaikan infrastruktur irigasi menjadi krusial.

Petani-petani di Tanah Laut ini tidak hanya mengubah lahan rawa tadah hujan menjadi ladang yang produktif, tetapi juga dengan gigih menciptakan jaringan saluran drainase yang menjaga tanah tetap subur.

“Sebelum program Serasi pada 2019, lokasi Kabupaten Tanah Laut ini mengalami kendala yang menghambat pertanaman. Dengan adanya program Serasi, manajemen air ditingkatkan, memungkinkan pertanaman pada musim hujan, yang sebelumnya sulit karena risiko banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Bupati Tanah Laut, Syamsir Rahman mengatakan, program optimasi lahan rawa yang dilakukan Mentan Amran sangat bagus karena dibutuhkan pemerintah daerah dan petani. Pasalnya, tanggul dan saluran irigasi yang rusak dapat diperbaiki kembali sehingga lahan sawah dapat ditanami kembali dan yang satu kali tanam dapat menjadi dua kali tanam setahun.

“Dulu program Serasi di sini berhasil, tanggul bagus pengairan bagus namun setelah adanya banjir selama 10 hari yang sangat besar, petani saat itu sudah down. Tanggul semua rusak, ini sudah ada saluran saluran di sana, tapi keputus sama banjir. Kami senang dengan Pak Menteri hadir membawa program optimasi lahan rawa sehingga tanggul yang rusak bisa diperbaiki dan pertanaman padi bisa 2 kali setahun,” tutupnya. (KEMENTAN-RIW/RDM/RH)

Pastikan Keamanan Pemilu 2024, Kapolres Banjarbaru Sambangi Gudang Logistik KPU

BANJARBARU – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusumah melaksanakan pengecekan langsung ke gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru, Rabu (15/11) pagi. Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan keamanan logistik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan mendatang.

Kedatangan Kapolres Banjarbaru ini didampingi oleh Wakapolres Banjarbaru Kompol Winda Adhiningrum, jajaran PJU dan disambut oleh Petugas Keamanan dari Polres Banjarbaru dan juga Anggota KPU.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres fokus untuk memastikan keamanan logistik yang akan dipergunakan dalam proses Pemilu.

“Kami sangat mengutamakan keamanan logistik Pemilu di wilayah kita. Ini merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan pelaksanaan Pemilu berjalan lancar dan aman,” ujar AKBP Dody Harza Kusumah.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres Banjarbaru meninjau langsung kondisi gudang logistik. Kapolres juga melihat secara langsung berbagai macam logistik Pemilu 2024 yang sudah mulai masuk ke gudang, seperti bilik suara, segel plastik / kabel ties, segel pemilu, tinta, dan lain-lain.

“Saya ingin memastikan bahwa gudang logistik ini bebas dari potensi kerawanan keamanan. Kita harus bekerja sama untuk menjaga integritas dan keamanan dalam pelaksanaan Pemilu,” tambahnya.

Selama pengecekan, Kapolres juga berinteraksi langsung dengan petugas KPU yang bertanggung jawab atas gudang logistik. Dia memastikan bahwa prosedur keamanan dan penyimpanan logistik Pemilu sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kapolres Banjarbaru pun mengapresiasi langkah KPU Kota Banjarbaru yang sudah mempersiapkan logistik Pemilu 2024 dengan baik. Kapolres juga berkomitmen untuk memberikan pengamanan secara maksimal terhadap logistik Pemilu 2024.

“Kami akan memberikan pengamanan secara maksimal terhadap logistik Pemilu 2024. Kami akan bersinergi dengan KPU Kota Banjarbaru untuk menjaga keamanan dan keutuhan logistik Pemilu 2024,” katanya.

Pengecekan gudang logistik ini juga dianggap sebagai langkah preventif untuk menghindari potensi masalah yang dapat muncul selama proses distribusi logistik. Kapolres Banjarbaru menegaskan bahwa keamanan logistik menjadi prioritas utama demi terciptanya Pemilu yang aman, damai dan kondusif.

Dengan berakhirnya pengecekan gudang logistik KPU Banjarbaru, AKBP Dody Harza Kusumah menegaskan kesiapan pihak Kepolisian dalam mendukung pelaksanaan Pemilu yang aman dan tertib di wilayah hukumnya. Pihaknya berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan semua pihak terkait guna menjamin keberhasilan dan integritas Pemilu 2024 di Kota Banjarbaru. (POLRES.BJB-RDM/RH)

Exit mobile version