Erma Syahriani Resmi Dilantik Jadi PAW Anggota DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat paripurna istimewa pengambilan sumpah/janji Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kalsel Sisa Masa Jabatan 2019-2024 atas nama Erma Syahriani menggantikan Rizky Niraz Anggraini dari Partai Hanura.

Suasana Paripurna istimewa Pengambilan Sumpah/Janji PAW Anggota DPRD Kalsel, Erma Syahriani

Rapat paripurna istimewa ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, Karmila dan diikuti sejumlah Anggota DPRD Kalsel diselenggarakan di ruang rapat paripurna gedung A DPRD Kalsel, Jum’at (10/11) siang.

Turut hadir antara lain Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, sejumlah pejabat lingkup Pemprov Kalsel serta Forkopimda Kalsel.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK mengatakan dengan dilantiknya PAW Anggota DPRD Kalsel Erma Syahriani, maka telah lengkap keanggotaan DPRD Kalsel yang berjumlah 55 orang. Ia berharap semua anggota DPRD Kalsel mampu memperkuat barisan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Alhamdulillah atas kerjasama yang baik selama ini antara Dewan dan Pemprov Kalsel mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah yang dimanfaatkan untuk pembangunan di Banua,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar berharap dengan integritas dan dedikasi yang tinggi, Erma dapat memberikan kontribusi terbaik dan melanjutkan perjuangan mengemban amanah rakyat Kalsel.

Ia juga berharap agar kerjasama dan sinergitas yang selama ini terjalin erat antara Pemprov dan DPRD Kalsel dapat terus ditingkatkan demi masa depan yang lebih baik.

“Selamat atas pelantikan PAW Anggota DPRD Kalsel, Erma Syahriani. Semoga semakin memperkuat DPRD yang selama ini bekerjasama dengan baik. Semoga di sisa masa jabatan ini, kita bisa bekerjasama dan berkoordinasi sehingga tujuan pemerintah bisa berjalan baik dan lancar,” harapnya.

Sedangkan, PAW Anggota DPRD Kalsel , Erma Syahriani menyatakan siap untuk melanjutkan tugas kinerja anggota Dewan terdahulu, khususnya di Komisi I DPRD Kalsel. Ia juga berharap, di sisa masa jabatan ini, dapat menjalin kerjasama dengan anggota dewan lainnya dalam menjalankan tugas dan fungsi anggota dewan.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Allah SWT, Ketua DPRD Kalsel dan pihak-pihak terkait sehingga acara pelantikan ini berjalan dengan baik. Semoga di sisa masa jabatan ini, saya dapat melaksanakan amanah sebagai wakil rakyat,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

Peringati Hari Pahlawan ke 78, Pemprov Kalsel dan Forkopimda Kenang Jasa Para Pahlawan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan ke 78 tahun 2023 yang di laksanakan di halaman Kantor Gubernur di Banjarbaru, Jumat (10/11). Upacara peringatan Hari Pahlawan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang bertindak sebagai Inspektur upacara. Turut hadir pula Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Forkopimda Kalsel, Sekretaris Daerah Kalsel Roy Rizali Anwar, sejumlah Pimpinan SKPD lingkungan Provinsi Kalsel, dan Pimpinan instansi lembaga vertikal.

Dalam momen ini, Gubernur mengharapkan agar para pemuda Banua terus mewarisi semangat para pejuang, khususnya pejuang asal Kalsel, Pangeran Antasari.

“Anak-anak muda sekarang harus mewarisi semangat para pejuang dalam menjalani aktivitas lantaran berkat mereka kita dapat menikmati kehidupan yang layak dan bebas dari penjajah” ucap Sahbirin saat memimpin Apel.

Hari Pahlawan ke-78 ini, diperingati dengan mengusung tema “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”. Tema ini diangkat melalui renungan yang mendalam untuk menjawab ancaman penjajahan modern yang kian nyata.

“Inilah tantangan yang sesungguhnya bagi generasi penerus. Ancaman dan tantangan ini akan kita taklukkan berbekal semangat yang sama seperti dicontohkan para pejuang 10 November 1945,” ucap Sahbirin Noor, saat membacakan amanat Menteri Sosial RI Tri Risma Maharini.

Sahbirin Noor bersyukur, saat ini semangat untuk berantas kebodohan dan perangi kemiskinan dapat dilihat dan dirasakan denyutnya di seluruh pelosok Negeri. Semangat yang membawa menolak kalah dan menyerah pada keadaan, menyatukan dalam upaya mewujudkan kehidupan kebangsaan yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Serta memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Semangat yang berasal dari nilai perjuangan Pahlawan Bangsa di tahun 1945,” tutup Sahbirin Noor.

Apel peringatan hari pahlawan nasional

Untuk diketahui, usai upacara peringatan Hari Pahlawan, Gubernur Kalsel juga turut kembali memberikan paket bantuan secara simbolis kepada perwakilan dari para veteran pejuang.

Usai menggelar apel upacara peringatan Hari Pahlawan ke-78 tahun 2023, rombongan Forkopimda Kalsel, Sekretaris Daerah Kalsel Roy Rizali Anwar, sejumlah Pimpinan SKPD lingkungan Provinsi Kalsel, dan Pimpinan instansi lembaga vertikal lainnya, mengunjungi taman Makam Pahlawan Nasional Bumi Kencana Kota Banjarbaru, untuk melakukan ziarah dan tabur bunga di makam – makam para pahlawan. Ziarah yang dipimpin Danrem 101/antasari, Brigjen TNI Ari Aryanto ini berjalan khidmat, untuk mengenang jasa – jasa para pahlawan.

Ziarah dan tabur bunga di makam pahlawan bumi kencana

Di kesempatan ziarah tersebut, Danrem 101/antasari Brigjen TNI Ari Aryanto menyampaikan, agar para generasi muda di Kalimantan Selatan dapat kembali mengenang dan mencontoh jasa – jasa perjuangan pahlawan.

“Perjuangan generasi muda tidaklah mudah, yakni menghadapi tantangan lingkungan seperti pengaruh negatif narkoba, pergaulan bebas,” ungkapnya.

Ia meyakini, Generasi Muda di Kalimantan Selatan yang terkenal dengan sifat religiusnya, bisa menghadapi segala tantangan dimasa sekarang. Sehingga perjuangan para pahlawan akan diteruskan oleh para generasi muda.

“Kami percaya generasi muda bisa menghadapi tantangan apapun,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Jadi Salah Satu Pilot Project, Kemnaker RI Gelar Sosialisasi Perpres 1/2023 di Kalsel

BANJARMASIN – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia menggelar sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) dan Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing (GNP2DS) yang bertempat di salah satu hotel berbintang, Jum’at (10/11).

Ketua Tim Kerja Persiapam LPN, Prof. Bomer Pasaribu mengatakan kegiatan ini dilaksanakan karena Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi salah satu proyek percontohan (pilot project) pelopor penggerak Perpres Nomor 1 Tahun 2023 oleh Kemnaker RI. Mengingat Provinsi Kalsel dinilai potensial sebagai pemicu pertumbuhan nasional.

“Di luar pulau Jawa, hanya ada tiga daerah pilot project yang dipilih. Yaitu Sumatera Utara, Kalsel, dan Sulawesi Selatan,” katanya.

Bomer menjelaskan bahwa sisa era bonus demografi harus dimaksimalkan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing. Sebab, 10 tahun pertama era bonus demografi tidak mampu dioptimalkan dengan baik.

“Dengan adanya Perpres 1/2023, kita akan mendayagunakan bonus demografi. Pada 2035 diharapkan Indonesia sudah menjadi negara berpendapatan tinggi. Kemudian 2045, sudah sebagai negara sejahtera makmur,” jelasnya.

Menurut Bomer, produktivitas setiap orang harus menciptakan nilai tambah. Baik dalam dunia ekonomi, pendidikan, pelatihan dan vokasi, hingga pemerintahan. Namun, menurutnya, saat ini sudut pandangan kebanyakan orang seolah produktivitas hanya fokus terhadap dunia ekonomi.

“Dunia ekonomi memang sudah pasti, tapi jangan lupakan produktivitas dunia yang lainnya. Bila semua sudah terpenuhi, maka akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalsel, Irfan Sayuti mengaku merasa bangga dan termotivasi dengan adanya penunjukan Kalsel sebagai salah satu proyek percontohan serta berkomitmen untuk mewujudkan tujuan dari Perpres Nomor 1 Tahun 2023 tersebut.

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti membuka acara sosialisasi Perpres 1/2023

“Ada 29 stakeholder yang diundang dalam sosialisasi ini. Tentu semua akan bergerak demi mewujudkan harapan Perpres itu,” katanya.

Irfan juga mengakui, era bonus demografi saat ini seakan tak dimanfaatkan dengan baik. Untuk itu, menurutnya, upaya menggenjot produktivitas dan daya saing akan lebih ditingkatkan.

Suasana Sosialisasi Perpres 1/2023 di Banjarmasin

Dalam sosialisasi tersebut juga menghadirkan narasumber yaitu Ketua Tim Persiapan Kegiatan LPN, Bomer Pasaribu, Anggota Tim Persiapan Kegiatan LPN, Yunani Roaidah, Koordinator Pembinaan Kelembagaan, Promosi dan Kerjasama Peningkatan Produktivitas, Budhi Hidayat Laksana, Anggota Tim Persiapan Kegiatan LPN, Herry Wihasnanto, dan Subkoordinator Kelembagaan, Kris Wahyuni. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Bentuk KWSB di HSS

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel membentuk Kawasan Siaga Bencana (KWSB) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Suasana Penyuluhan KWSB di HSS

Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Bencana Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel, Achmadi, menjelaskan KWSB dibentuk dengan maksud untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman dan risiko bencana dengan cara menyelenggarakan kegiatan pencegahan dan penanggulangan berbasis masyarakat.

“Hal itu melalui pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada di sekitar lingkungan ini,” jelasnya kepada Abdi Persada FM, melalui WhatsApp, Jum’at (10/11).

Menurut Achmadi, KWSB yang terjun ke lokasi bencana dapat memberikan pengurangan risiko bencana lebih diminimalisir, khususnya bencana alam banjir yang terjadi di hulunya dan hilirnya juga merasakan bencana yang sama. Oleh karena itu, lanjutnya, Dinsos Kalsel bekerjasama dengan Dinsos Kabupaten HSS melakukan langkah strategis dengan membentuk KWSB yang terdiri dari kecamatan-kecamatan rawan bencana, khususnya bencana alam banjir yang selalu terjadi di saat musim penghujan.

“Di HSS sendiri dari hasil survei kerawanan bencana tercatat ada sebanyak 11 kecamatan yaitu Loksado, Padang Batung, Kandangan, Simpur, Kalumpang, Sungai Raya, Daha Selatan, Daha Utara, Daha Barat, Angkinang dan Telaga Langsat. Jadi sebelas kecamatan ini rawan bencana, sehingga penanganan bencana dimulai dari hulu hingga ke hilir kabupaten tersebut,” terangnya.

Achmadi mengungkapkan tercatat relawan yang diikutkan dalam pembentukan kawasan siaga ini cukup banyak. Gunanya untuk menekan dan mengurangi resiko terhadap bencana melalui ketahanan bencana berbasis masyarakat.

“Ratusan relawan ini yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemerintahan desa serta selanjutnya tim dari aparat kecamatan,” terangnya.

Achmadi menambahkan pihaknya memberikan pembekalan dan pelatihan (beklat) kepada ratusan relawan tersebut agar mereka memiliki skill (keterampilan) lebih dalam menghadapi dan mencegah bencana serta memiliki respon yang cepat, tanggap dan tepat agar penanganan bencana mampu tertangani dengan baik.

“Kita laksanakan pelatihan penanganan bencana berbasis masyarakat di kawasan siaga bencana tersebut selama tiga hari yaitu 9-11 November 2023,” pungkasnya. (NRH/ RDM/RH)

Exit mobile version