Peringati HUT ke 72 Humas Polri, Polda Kalsel Tanam Ribuan Pohon Mangrove

BATOLA – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan aksi nyata untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan dengan menanam 1850 pohon mangrove secara serentak. Kegiatan ini digelar dalam rangka perayaan HUT ke-72 Humas Polri dan berpusat di Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Jumat (13/10).

Kegiatan tersebut dipimpin Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i, dengan dihadiri Kasubbid Multimedia Bidang Humas Polda Kalsel beserta personel Bid Humas Polda Kalsel, personel Polres Batola, serta rekan-rekan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI).

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i menyampaikan, gerakan penghijauan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan khususnya di wilayah Kalimantan Selatan yang saat ini terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Pentingnya upaya pelestarian mangrove dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Oleh karena itu, Polda Kalsel mengapresiasi kerjasama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya ini,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan penanaman pohon mangrove ini merupakan wujud komitmen Polda Kalsel dalam mendukung program pelestarian lingkungan, sekaligus merayakan HUT ke-72 Humas Polri.

“Kami berharap aksi ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Kabid Humas.

Penanaman pohon mangrove di Pulau Bakut dan Pulau Curiak diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang dalam menjaga ekosistem laut dan melindungi daerah pantai dari erosi.

“Dengan perayaan HUT Humas Polri yang penuh makna ini, diharapkan semakin banyak pihak yang terinspirasi untuk berkontribusi dalam menjaga alam dan lingkungan hidup,” tuturnya lebih lanjut

Polda Kalsel dalam kesempatan ini menanam sebanyak 1850 bibit pohon mangrove yang tersebar di 13 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan yang menjadi fokus upaya pelestarian ekosistem pesisir.

1850 pohon itu terdiri dari Polda Kalsel 200 Pohon Rambai, Polresta Banjarmasin 100 Pohon, Polres Banjarbaru 100 Pohon, Polres Banjar 100 Pohon, Polres Tapin 100 Pohon, Polres HSS 100 Pohon, Polres HST 100 Pohon, Polres HSU 100 Pohon, Polres Tabalong 100 Pohon, Polres Balangan 200 Pohon, Polres Tala 150 Pohon, Polres Tanbu 150 Pohon, Polres Kotabaru 250 Pohon, dan Polres Batola 100 Pohon. (POLDA-KALSEL/SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Apresiasi Kinerja PT AM Bandarmasih

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mengapresiasi kinerja PT Air Minum Bandarmasih, cepat bergerak untuk mengantisipasi kesulitan air bersih bagi warga di Kota ini

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah, pada Kamis (12/10) mengatakan, biasanya di musim kemarau akan menimbulkan kekeringan dan dikhawatirkan menyebabkan krisis air bersih, karena sumber air baku akan memgalami kekurangan, bahkan menyebabkan air asin masuk ke dalam intake PT Air Minum Bandarmasih

“Kami apresiasi pihak Manajemen, cepat menjalin komunikasi untuk menangani pelayanan air bersih,” ucapnya

Disampaikan Awan, kedepan kalau ada upaya dari PT Air Minum Bandarmasih yang akan menyediakan pelayanan mobil tangki kepada pelanggan, karena tidak mendapatkan air bersih, terutama bagi warga yang bermukim di wilayah pelosok kota, diantaranya Kuin Kacil, sebagian wilayah Mantuil, dan Basirih, pihaknya sangat mendukung penuh langkah tersebut

“Pelayanan mobil tangki ini dimaksudkan para pelanggan tetap mendapatkan air bersih saat musim kemarau,” jelas Awan

Lebih lanjut Awan menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum ada rencana menggelar pertemuan dengan PT Air Minum Bandarmasih, terkait kesiapan perusahaan dalam menjaga ketersediaan air bersih bagi pelanggan di musim kemarau. Namun, jalinan komunikasi secara intens tetap dilakukan, agar suplai air ke pelanggan tetap lancar

“Semoga musim kemarau ini tidak berkepanjangan dan silih berganti dengan musim hujan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Program Pemberian Insentif dan Relaksasi Pajak Masih Berlaku Untuk Biaya Balik Nama Kendaraan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Pendapatan Daerahnya, masih memberlakukan Program Pemberian Insentif dan Relaksasi Pajak, untuk biaya balik nama kendaraan Tahun 2023. Demikian disampaikan Kepala UPPD Samsat Banjarmasin 2 M Mirza Luthfillah.

Kepala UPPD Samsat Banjarmasin 2 M Mirza Luthfillah

“Program tersebut berlaku sampai 9 Desember,” ungkap Mirza, kepada Abdi Persada FM, Jumat (13/10).

Oleh karena itu, lanjut Mirza, pihaknya menghimbau kepada warga yang berada di Kecamatan Banjarmasin Tengah, Banjarmasin Utara, serta Banjarmasin Barat, yang masih menggunakan plat nomor kendaraan luar, untuk memindahkan ke plat DA.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan program yang diberikan tersebut,” ucap Mirza.

Program tersebut, tambahnya, masih berlaku maka dalam pengurusan balik nama tersebut, bebas sanksi administrasi, bebas denda, serta bebas biaya untuk BPN2 Nol Rupiah.

“Ada juga pengurangan sebesar 50 persen untuk pajak pertamanya, untuk biaya balik nama dari luar provinsi ke Provinsi Kalimantan Selatan untuk PKB,” jelasnya lagi.

Dalam kesempatan tersebut, UPPD Samsat Banjarmasin 2 masih menemukan kendaraan bermotor di Kota Banjarmasin, yang masih menggunakan plat nomor kendaraan dari luar provinsi.

“Kendaraan dengan plat nomor luar provinsi tersebut, masih ditemukan di jalan jalan yang ada di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Karena, menggunakan fasilitas yang ada di Kota Banjarmasin, maka hendaknya pemilik mobil tersebut dapat membalik nama ke plat nomor kendaraan DA atau Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dengan semakin banyaknya pengguna plat nomor kendaraan provinsi Kalimantan Selatan, maka pendapatan dari sektor pajak kendaraan semakin meningkat di UPPD Samsat Banjarmasin 2,” ucap Mirza. (SRI/RDM/RH)

Kunjungi Pelabuhan Perikanan Batulicin, Ini Harapan Paman Yani

TANAH BUMBU – Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan ke Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (13/10).

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, disambut langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalsel Rusdi Hartono dan Kepala Pelabuhan Perikanan Batulicin Akhmad Syarwani.

Suasana kunjungan rombongan Komisi II DPRD Kalsel yang dipimpin Wakil Ketua Komisi Muhammad Yani Helmi, di Pelabuhan Perikanan Batulicin, Tanah Bumbu, Jumat (13/10)

“Tujuan kita kesini untuk menyampaikan terkait Penerapan Perda Pendapatan Layanan BLUD Pelabuhan Perikanan Batulicin,” tutur legislator yang akrab disapa Paman Yani.

Selain itu, Paman Yani menyebut kedatangan pihaknya juga untuk meninjau dan membahas tentang masukan-masukan demi kemajuan perkembangan Pelabuhan Perikanan Batulicin khususnya bagi para nelayan.

Salah satu yang menjadi atensi yakni terkait pembangunan pabrik es batu yang sangat diperlukan nelayan guna membantu menjaga kualitas ikan dengan memperlambat proses oksidasi.

“Pabrik ini harus ada, sebab ini menyangkut kualitas ikan yang dijual nelayan nantinya,” imbuh Wakil Rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu.

Sementara itu Kepala DKP Kalsel Rusdi Hartono, menyambut positif saran dan masukan dari Komisi II DPRD Kalsel.

Rusdi mengaku akan segera mengevaluasi masukan-masukan yang diberikan, khususnya terkait permintaan pembangunan pabrik es tersebut.

“Kita juga akan merancang formula untuk lebih menajamkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pelabuhan Perikanan Batulicin. Termasuk juga memperhatikan kesejahteraan nelayan seperti kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) mereka dan lainnya,” ujar Rusdi.

Hal senada disampaikan Kepala Pelabuhan Perikanan Batulicin Akhmad Syarwani, mengaku saran dan masukan yang disampaikan oleh Komisi II DPRD khususnya Paman Yani, semakin memicu semangat untuk lebih mengembangkan pelabuhan yang dipimpinnya.

“Tentunya ini juga demi kesejahteraan nelayan dan juga PAD yang berdampak positif untuk pembangunan Banua kita,” katanya. (SYA/RDM/RH)

Imbas Kenaikan Bahan Bakar, Pendapatan Pajaknya Naik 113 Persen

BANJARBARU – Komponen Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) di Kalimantan Selatan hingga Triwulan ke III, Semester II, tahun 2023 berhasil meraup hampir Rp1,6 triliun. Hasil capaian ini juga telah melampui target dari APBD murni sebesar Rp1,4 triliun atau merangkak naik 113 persen.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel, Subhan Nor Yaumil, melalui Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah, Riandy Hidayat, mengatakan, tingginya konsumsi masyarakat terhadap bahan bakar kendaraan bermotor menjadi alasan kuat adanya kenaikan dari penerimaan ini.

“Memang ini menjadi primadona penerimaan kita saat ini. Tercatat dari realisasi pada September lalu telah mencapai Rp1,5 triliun lebih atau sudah hampir Rp1,6 triliun. Bahkan, ini sudah melampaui target pendapatan,” ujarnya, belum lama tadi.

Dia mengungkapkan, penerimaan tersebut diakui juga mampu menyisihkan dua komponen utama yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan (BBN-KB) yang menjadi pendapatan pokok daerah.

“Tentu juga akan berdampak terhadap rasionalisasi APBD perubahan,” bebernya.

Melihat penerimaan tersebut turut berdampak sangat baik, kata dia, optimis mampu melampaui target pada Triwulan ke IV, Semester II tahun 2023.

” Apalagi sejumlah bahan bakar kendaraan juga telah mengalami kenaikan,” tuturnya.

Dibandingkan bulan sebelumnya, angka 113 persen lebih meningkat dibandingkan Agustus lalu yang hanya terealisasi 80 persen.

“Ini juga dipengaruhi meningkatnya pembelian kendaraan bermotor di berbagai daerah di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Paman Birin Tambah Tenaga Ahli Gubernur, Memperkuat Pemerintahan dan Mempercepat Visi-Misi Kalsel Maju

BANJAR – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin terus bergerak untuk mensejahterakan warga Banua.

Sebagai upaya atau langkah itu, serta untuk memperkuat pemerintahan dan mempercepat pencapaian visi misi Pemprov Kalsel, Paman Birin menambah anggota Tenaga Ahli Gubernur, dari yang semula 7 orang menjadi 18 orang.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis diserahkan Paman Birin kepada Ketua Tim Tenaga Ahli Gubernur, Noor Aidi di Alam Roh 24, Kiram, Kabupaten Banjar pada Kamis (12/10) siang.

Dalam arahannya, Paman Birin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi sejumlah tokoh, yang terdiri dari akademisi, tokoh masyarakat yang telah berkenan membantunya sebagai Tenaga Ahli Gubernur.

Gubernur Kalsel saat menyampaikan penambahan jumlah tenaga ahli

“Ulun sampaikan terima kasih, atas perkenan pian-pian untuk membantu ulun, menyelesaikan tugas sebagai Gubernur Kalsel, membantu ulun berarti membantu rakyat, karena ulun menjadi Gubernur karena dipilih oleh rakyat,” sampainya.

Lebih lanjut Paman Birin menyampaikan, salah satu tujuan utama dalam setiap pemerintahan adalah rakyat yang sejahtera, artinya segala kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi.

Ketua Tim Tenaga Ahli Gubernur saat memberikan komentar

Sementara itu, Ketua Tenaga Ahli Gubernur, Noor Aidi menyampaikan sejumlah capaian maupun keberhasilan kepemimpinan Paman Birin selama ini. Diantaranya adalah dilaksanakannya berbagai even nasional maupun internasional, yang membuat Kalsel dan Paman Birin semakin dikenal di seluruh Indonesia.

Berikut daftar Tenaga Ahli Gubernur yang dibagi dalam tiga (3) tim, yakni, Tim Kebijakan Pembangunan Daerah, terdiri dari Noor Aidi, Taufik, Achmad Maulana, Syamsul Rani, Alim Bachri, Akhmad Fauzi Aseri.

Untuk Tim Pemantapan Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Daerah, yaitu Apriansyah, Samahuddin, Ubaidillah, Akhmad Zakhrani, Mohammad Effendy, Eksan Wasesa.

Selanjutnya Tim Monitoring Evaluasi Pembangunan Daerah, yaitu Syaifudin, Mawardi, Rizal Akbar Sarupi, Wahyuddin, Syahbuddin, Dudung Suryana. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version