50 Pemuda di Kalsel Dilatih Kepemimpinan Untuk Songsong Pintu Gerbang IKN

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya menggelar Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Tahun 2023.

Pelatihan dilaksanakan di Kota Banjarmasin. Dibuka Sekretaris Dispora Kalsel Fathul Bahri mewakili
Kepala Dispora Kalsel Hermansyah, baru baru tadi.

Dalam sambutannya disampaikan, pepatihan yang dilaksanakan ini, dalam rangka pengembangan kepemimpinan bagi pemuda yang ada di Provinsi kalimantan selatan.

“Pemerintah terus berupaya meningkatkan peranan pemuda di Banua,” ungkapnya.

Mengingat, pemuda adalah generasi penerus yang memiliki kemampuan potensial, yang dapat diolah menjadi kemampuan aktual, kecerdasan intelektual, emosi, sosial, serta lainnya.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan pembinaan, kepada para pemuda tersebut, agar terus dapat mengembangkan potensinya. Untuk mencapai kesuksesan di masa depannya,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kabid Pengembangan Pemuda Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Anugrah menjelaskan, 50 pemuda di Provinsi Kalimantan Selatan dilatih Kepemimpinan ini, untuk menghadapi Kalimantan Selatan sebagai, pintu gerbang Ibu Negara (IKN).

Plt Kabid Pengembangan Pemuda Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Anugrah

“Pelatihan kepemimpinan untuk pemuda ini, sebagai upaya peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Banua ini,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, lanjutnya, para pemuda yang dilatih berdasarkan arahan dari Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, agar para pemimpin kedepan, untuk siap menghadapi Provinsi Kalimantan Selatan sebagai pintu gerbang IKN.

“Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mulai saat ini mempersiapkan, para pemuda. Agar siap menghadap IKN tersebut,” ucap Anugrah. (ADV-SRI/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Akan Putar Banyak Film di Gedung Teater Perpustakaan Palnam

BANJARMASIN – Setelah sukses menggelar nonton bareng film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan bakal kembali menayangkan beberapa film tambahan.

Suasana Nobar Film “Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari” di gedung teater Perpustakaan Palnam

Hal itu, menurut Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani, dilakukan usai melihat antusias masyarakat yang selalu memenuhi gedung teater, hingga pihaknya kembali menguatkan kerja sama dengan pihak-pihak terkait.

“Tambahan film-film tersebut nantinya merupakan produksi dari TVRI, yang sengaja kita mintakan copynya untuk diputar di studio teater Dispersip Kalsel,” katanya kepada wartawan, Senin (11/9).

Adapun diantara film yang akan diputar seperti Aluh Idut, Hasan Basri, Paket Pesona Indonesia, Cerita Anak Nusantara, dan lain-lain.

“Dalam waktu dekat, kita juga akan lakukan penandatanganan kerja Dispersip Kalsel Akan Putar Banyak Film di Gedung Teater Perpustakaan Palnam

Banjarmasin – Setelah sukses menggelar nonton bareng film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan bakal kembali menayangkan beberapa film tambahan.

Hal itu, menurut Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani, dilakukan usai melihat antusias masyarakat yang selalu memenuhi gedung teater, hingga pihaknya kembali menguatkan kerja sama dengan pihak-pihak terkait.

“Tambahan film-film tersebut nantinya merupakan produksi dari TVRI, yang sengaja kita mintakan copynya untuk diputar di studio teater Dispersip Kalsel,” katanya kepada wartawan, Senin (11/9).

Adapun di antara film yang akan diputar seperti Aluh Idut, Hasan Basri, Paket Pesona Indonesia, Cerita Anak Nusantara, dan lain-lain.

“Dalam waktu dekat, kita juga akan lakukan penandatanganan kerja sama dengan TVRI,” tambah Kadispersip Kalsel yang akrab disapa Bunda Nunung ini.

Bunda Nunung menjelakan pihaknya sengaja menggelar nobar gratis untuk menarik minat masyarakat ke Dispersip Kalsel. Menurutnya, total pendaftar nobar di ruang teater Dispersip Kalsel hingga November 2023 sudah mencapai ribuan.

“Total pendaftar dari Agustus sampai November ada 4.832,” tambahnya.

Bagi warga, kelompok masyarakat, organisasi massa, lembaga pendidikan, dan sejenisnya yang ingin menonton, dipersilakan menghubungi pihak Dispersip Kalsel, di Jalan A. Yani Kilometer 6 Banjarmasin. (NRH/sama dengan TVRI,” tambah Kadispersip Kalsel yang akrab disapa Bunda Nunung ini.

Bunda Nunung menjelakan pihaknya sengaja menggelar nobar gratis untuk menarik minat masyarakat ke Dispersip Kalsel. Menurutnya, total pendaftar nobar di ruang teater Dispersip Kalsel hingga November 2023 sudah mencapai ribuan.

“Total pendaftar dari Agustus sampai November ada 4.832,” tambahnya.

Bagi warga, kelompok masyarakat, organisasi massa, lembaga pendidikan, dan sejenisnya yang ingin menonton, dipersilakan menghubungi pihak Dispersip Kalsel, di Jalan A. Yani Kilometer 6 Banjarmasin. (NRH/RDM/RH)

700 Pesepeda Ramaikan Gowes Explorer Riam Kanan

BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional Tahun 2023 ini, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menggelar, Gowes Sepeda Explorer (Jelajah) Riam Kanan, akhir pekan lalu.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah melalui Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono menjelaskan, digelarnya kegiatan tersebut dalam rangka Memperingati Hari Olahraga ke 40 tahun 2023.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

“Kami tidak menyangka masyarakat antusias mengikuti gowes Riam Kanan tersebut,” ungkap Budiono.

Pada kegiatan ini, diikuti sebanyak 700 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Panitia terpaksa membatasi peserta, agar tidak melebihi dari 700, mengingat untuk menyeberang rute menggunakan perahu,” jelasnya lagi.

Rute yang ditempuh oleh para peserta, dari Bukit Batu ke Pulau Pinus, serta start dan finish di Lapangan Tambela.

Dalam kesempatan tersebut, Budiono juga mengatakan, olahraga bersepeda saat ini menjadi salah satu olahraga yang digemari oleh masyarakat di Banua.

“Untuk olahraga bersepeda ini memiliki banyak pilihan, dari sepeda biasa, sepeda gunung, hingga sepeda lipat,” ucapnya.

Sehingga, lanjut Budiono, olahraga ini disenangi oleh warga di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Melalui olahraga bersepeda ini, maka meningkatkan masyarakat untuk berolahraga,” ujar Budiono.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya, memberikan dukungan terhadap peningkatan olahraga bersepeda tersebut. (SRI/RDM/RH)

Cegah Kekeringan dan Bencana, Pemprov Kalsel Perkuat PAMSIMAS di Pedesaan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel kembali memperkuat pembinaan serta pengawasan dalam menjamin keberlanjutan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) untuk sebelas kabupaten di daerah ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Faried Fakhmansyah, melalui Kabid Pengembangan Kawasan Pedesaan (PKP), Siti Norbayah, mengatakan, program ini sebagai wujud untuk lebih memberikan pelayanan dasar agar terciptanya keberlanjutan kesehatan di masyarakat termasuk penyediaan sanitasi.

Kabid PKP Dinas PMD Kalsel, Siti Norbayah, saat menjelaskan keikutsertaan Dinas PMD dalam keberlanjutan PAMSIMAS untuk desa di 11 kabupaten

“Dinas PMD Kalsel menangani bidang kelembagaannya. Nah, ada kemungkinan nantinya tak hanya dikelola oleh Kelompok Pengelola (KP) SPAM. Akan tetapi, juga bisa dikelola kelembagaan lainnya seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, baru-baru tadi.

Ia menerangkan, program ini memperkuat tugas dan fungsi antara Pemerintah Provinsi Kalsel atau pun induknya ditingkat kabupaten selaku yang memberikan pembinaan dan pengawasan.

“Rencananya 18, 19 dan 20 September 2023 akan mensosialisasikan keberadaan PAMSIMAS dan mengundang ahli dibidang ini bersama dengan apartur desanya,” beber Norbayah.

Program PAMSIMAS, menurut dia, selain menjadi skala prioritas nasional tentu program ini dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat di pedesaan. Termasuk meningkatkan kewaspadaan dalam mitigasi penanggulangan bencana.

“Nah, juga merupakan peran kami di Dinas PMD Kalsel dalam meningkatkan indeks ketahanan lingkungan,” ungkapnya.

Selain itu, kata Norbayah, keberadaan PAMSIMAS sudah sangat tepat dilakukan. Hal ini dalam rangka mengantisipasi terjadinya kekeringan air bersih selama musim kemarau masih berlangsung di Kalsel.

“Sarana prasarana juga jadi program prioritas kami dalam rangka peningkatan fasilitas pedesaan. Makanya PAMSIMAS kita dorong agar keberlanjutannya terus berjalan,” tukasnya. (RHS/RDM/RH)

Pemprov Kalsel : PKN 2023 Dapat Majukan Kebudayaan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel berharap, dengan digelarnya Pekan Kebudayaan Nasional Tahun 2023, dapat memajukan Kebudayaan.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammadun, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, pada akhir pekan tadi mengatakan, pihaknya sangatlah mengapresiasi digelarnya Pekan Kebudayaan Nasional Tahun 2023 ini, sebagai wadah memperkenalkan warisan budaya yang dimiliki oleh Kalimantan Selatan, dan salah satunya pasar terapung. Ia berharap, kegiatan ini suatu bentuk dalam pemajuan kebudayaan.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, saat diwancara awak media

“Kami apresiasi PKN 2023, agar regenerasi turut serta mengetahui melestarikan budaya di Banua sendiri,” ucapnya.

Disampaikan Raudati, saat ini Pasar terapung merupakan salah satu yang tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, dengan demikian baik Pemerintah Provinsi dan kota Banjarmasin, akan terus berupaya untuk mempromosikan berbagai kegiatan di pasar terapung tersebut.

“Pekan Kebudayaan Nasional 2023 ini, telah mempertemukan komunitas lokal dengan seniman dari lintas daerah, dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman,” jelasnya

Sementara itu, Dewan Kurator dari perwakilan Kemendikbudristek RI, Josh Marcy menjelaskan, pihaknya memilih Pasar Terapung Muara Kuin, Pekan Kebudayaan Nasional 2023, dikenal sebagai pasar terapung tradisional tertua dari jejak rekam sejarah di Indonesia, yaitu sejak abad ke-14 lalu. Ia berharap, melalui kegiatan itu dapat menggerakkan kembali potensi berupa warisan budaya berbasis kepariwisataan.

Dewan Kurator dari perwakilan Kemendikbudristek RI, Josh Marcy, saat memberikan komentarnya

“PKN 2023 bukan hanya di Kota Banjarmasin, juga ke 9 lokasi lain untuk kegiatan Laku dalam Ruang Pekan Kebudayaan Nasional 2023 di Indonesia, yaitu Padang Panjang, Solo, Lampung, Bekasi, Samarinda, Jayapura, Timika, dan Makassar,” tutupnya.

Untuk diketahui, Pekan Kebudayaan Nasional 2023, puncak kegiatan Laku Dalam Ruang, bertajuk ‘Batiti Ka Muara’, bertempat di dermaga muara kuin pasar terapung, Kelurahan Alalak Selatan, dihadiri Dewan Kurator, Kasi Kesenian Disdikbud Kalsel, Sunjaya Adhiarso, Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin Zul Faisal, Plh Camat Banjarmasin Utara Edy Nawahyuni, para Seniman, Budayawan, serta warga sekitar. (NHF/RDM/RH)

Lagi, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional, kembali menggelar gerakan pangan murah di halaman Kantor Dinas PKP di Banjarbaru, Jum’at (8/9).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman menyampaikan, gerakan pangan murah digelar selama dua hari mulai 7 – 8 September 2023. Kegiatan gerakan pangan murah tersebut dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman

“Tujuan kegiatan untuk membantu masyarakat Kalsel khususnya di sekitar Banjarbaru untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga relatif murah dibandingkan harga di pasar,” ucap Syamsir.

Pada gerakan pangan murah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel menjual 9 bahan pokok. Seperti beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, daging ayam ras, telur ayam ras, sayuran segar, nugget frozen food dan lainnya.

“Jadi kita jual 9 kebutuhan bahan pokok dengan harga di bawah pasar. Sehingga masyarakat berpenghasilan ke bawah dapat membelinya,” lanjut Syamsir.

Selain itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel juga memberikan diskon kepada masyarakat yang membeli bahan pokok mulai dari diskon seribu hingga lima ribu rupiah pada setiap bahan pokok.

“Jadi harga sudah dibawah pasar. Ditambah lagi dapat diskon langsung dari panitian bagi masyarakat yang berbelanja di sini,” lanjut Syamsir.

Syamsir menambahkan, gerakan pangan murah juga merupakan inisiatif langsung dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, selain membantu masyarakat kurang mampu, juga dapat menurunkan angka inflasi di Kalsel.

“Kegiatan pangan murah ini sebagai salah satu upaya Pemprov dalam menurunkan angka inflasi. Apalagi angka inflasi kalsel sudah di bawah nasional,” ujarnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga dalam waktu dekat akan melakukan jemput bola mengadakan pangan murah di setiap kelurahan, dan akan turun ke kabupaten untuk membatu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok.

“Kita harapkan Pemerintah Kabupaten/kota dapat menyiapkan pangan murah untuk membantu masyarakat,” tutup Syamsir. (MRF/RDM/RH)

Kemarau, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Suplai Air Bersih

BANJARBARU – Menindaklanjuti perintah Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, terkait pembagian air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih dimusim kemarau ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel turun langsung kepada masyarakat, untuk membagikan air bersih disejumlah titik lokasi.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman menyampaikan, air bersih merupakan salah satu kebutuhan masyarakat untuk bertahan hidup. Dimusim kemarau seperti sekarang ini, banyak area sungai dan sumur di kelurahan-kelurahan yang mengalami kekeringan. Oleh karena itu, pembagian air bersih sangat bermanfaat untuk keberlangsungan hidup masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman

“Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan tidak hanya mengurus bidang hortikultura dan pangan, namun juga membagikan air bersih untuk masyarakat,” ungkap Syamsir Rahman saat mengunjungi gerakan pangan murah di Kantornya, Jum’at (8/9).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor memerintahkan, agar tidak ada lagi air mata rakyat yang menetes akibat kekurangan air bersih. Maka kata-kata tersebut sangatlah besar untuk kemakmuran masyarakat Kalsel yang kekurangan air bersih.

“Karena melihat masyarakat yang membutuhkan, maka wajib kita hadir ditengah-tengah masyarakat kalsel,” tutup Syamsir Rahman.

Untuk diketahui, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel telah mensuplai kebutuhan air bersih kesejumlah pelosok Daerah di Kalsel, salah satunya di Kelurahan Bangkal, Kecamatan Takisung, Tanah Laut, dan pelosok Daerah lainnya. (MRF/RDM/RH)

Jalan Alternatif Tercepat Menuju Bandara Segera Dikerjakan

BANJARBARU – Proses pembersihan lahan kini telah berhasil dilakukan, proyek nasional melalui dana Inpres untuk pembangunan jalan alternatif tercepat menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor segera dikerjakan.

Lokasi jalan alternatif baru ini lebih efesien karena langsung bertepatan dipertigaan Bandara Internasional Syamsudin Noor, di Banjarbaru

Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan melalui Kabid Bina Marga, Azan Syariful Muaz, mengungkapkan, meski bakal dikerjakan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XI Kalsel. Tetapi, dipastikan pengelolaanya nanti bakal diserahkan ke Pemprov Kalsel.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Azan S Muaz saat menjelaskan mekanisme proyeksi pembangunan jalan alternatif tercepat menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor, di Banjarbaru.

“Memang statusnya nanti akan jalan provinsi meski pun yang mengerjakan adalah Kementerian PUPR,” ujarnya, baru-baru tadi.

Kendati tak mengetahui kapan tanggal dilaksanakannya proyek ini, dia memastikan, pembangunan itu segera dikerjakan.

“Di lapangan kan sudah dimulainya clearing (pembersihan) lokasi dan selanjutnya akan dilakukan pengerjaan kontruksi,” bebernya.

Jarak tempuh keseluruhan dari jalan tersebut, kata dia, kurang lebih panjangnya sekitar 3 Kilo meter (KM).

“Lebih tepatnya sekitar 3,2 KM dengan konsep dua lajur, empat jalur,” ungkap Azan.

Setelah proses hibah selesai, ia membeberkan, akan dilanjutkan dengan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) sepanjang jalan tercepat menuju bandara tersebut.

“Pemeliharaan memang akan dilakukan Pemprov Kalsel. Untuk PJU nanti akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalsel,” tukasnya. (RHS/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Imbau Ortu Larang Anaknya Berkendara Sendiri ke Sekolah

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mengimbau para orang tua untuk melarang anak-anaknya berkendara sendiri menuju ke sekolah terutama yang masih dibawah umur. Hal itu disampaikan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Muhammad Yamin, pada Jumat (8/9)

Yamin menjelaskan, saat ini pihaknya telah menerima berbagai keluhan dari pengguna roda dua yang menyampaikan secara lisan, masih adanya ditemukan anak-anak dibawah umur, terutama yang duduk dibanguku sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) menggunakan kendaraan sendiri menuju ke sekolah. Ia meminta peran guru sangat penting untuk memberikan pengawasan langsung kepada para peserta didik tersebut.

“Kita ingin orangtua tidak memberikan izin kepada anaknya menggunakan kendaraan sendiri ke sekolah,” pintanya

Disampaikan Yamin, pada dasarnya anak yang masih dibawah umur itu, belum mengetahui tata cara berlalu lintas dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), maka dikhawatirkan akan terjadi tingginya tingkat kecelakaan di Kota ini.

“Peran Disdik Banjarmasin menerbitkan edaran larangan sangatlah tepat,” jelasnya

Lebih lanjut Yamin menambahkan, selain Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan Banjarmasin juga berperan besar untuk memberikan pengawasan di lapangan, yaitu kalau menemukan peserta didik dibawah umum menggunakan kendaraan sendiri, hendaklah diberikan sosialisasi.

“Sebagian anak-anak itu menggunakan sepeda listrik ke sekolah, padahal tidak tepat penggunaannya, hanya sebatas di lingkungan perumahan wajar, dan itupun tetap diawasi oleh orang tua yang bersangkutan,” tutup Yamin. (NHF/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Akan Datangkan Penulis Buku “Mencari Saranjana” ke Perpustakaan Palnam

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali membuat gebrakan, dalam upaya menumbuhkembangkan minat baca masyarakat.

Kali ini, pihaknya akan mendatangkan seorang pemengaruh yang sedang naik daun, yakni Gusti Gina, yang juga merupakan seorang penulis, dengan buku perdananya “Mencari Saranjana Kota Ghaib di Pelosok Kalimantan”.

Kepala Dispersip Kalsel Hj. Nurliani Dardie, mengatakan kedatangan Gusti Gina dalam rangka memperingati Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan.

“Kita akan gelar pada Kamis, 14 September 2023 nanti, di Aula Kantor Dispersip Kalsel Jalan Ahmad Yani Kilometer 6 Banjarmasin,” katanya, dalam rilisnya, Jum’at (8/9).

Kedatangan penulis itu nantinya, sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat dan penulis di Kalsel.

“Selain itu juga, kita ingin Gusti Gina berbagi pengalaman, hingga memotivasi para penulis Banua untuk bersemangat dalam menulis,” tuturnya.

Sementara, penulis buku yang bercerita tentang mencari kota gaib di pelosok Kalimantan, Gusti Gina Madinatul Munawarni mengaku bangga diundang oleh Dispersip Kalsel untuk berbagi ilmu dengan masyarakat di perpustakaan palnam.

“Suatu kebanggaan mendapat apresiasi dan dukungan pemerintah provinsi sebagai penulis,” jelasnya.

Dikatehui, Gusti Gina juga seorang aktor baru dan telah membintangi dua film, salah satunya “Saranjana Kota Ghaib”, yang akan tayang di bioskop.

Bagi warga yang ingin mengikuti acara secara onsite bisa mendaftar melalui isi link : bit.ly/GustiGina. Acara ini juga akan disiarkan langsung melalui Channel Youtube Dispersip Provinsi Kalsel.(DISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)

Exit mobile version