Pantau Karhutla di Kalsel, BNPB Akan Tambah Heli Water Bombing

BANJARBARU – Puncak musim kemarau yang melanda wilayah Kalimantan Selatan dan banyaknya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan yang melanda banua ini, menjadi perhatian serius dari Pemerintah Pusat, sehingga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, langsung melakukan patroli udara untuk melihat secara langsung kondisi terkini karthula di banua, Kamis (21/9).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto (tengah)

Kepala BNPB yang didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang diwakili Kalak BPBD Provinsi Kalsel Suria Fadliansyah, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian, Danrem 101 Antasari Brigjen TNI Ari Aryanto, menaiki helikopter patroli dari Lanud Syamsudin Noor, menuju daerah daerah rawan karhutla, diantaranya Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Tanah Laut.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, masih ada beberapa titik yang menyala dan itu yang akan menjadi fokus. Untuk itu pihaknya akan menambah heli water bombing dan segera akan melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mencegah meluasnya Karhutla.

“Setelah bencana Karhutla dan kekeringan usai di Daerah lain, maka Heli Water Bombing akan dikirimkan untuk membantu banua Kalsel,” ungkap Letjen TNI Suharyanto

Hingga saat ini, Kalsel diperkuat 6 helikopter untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan, 4 heli water bombing dan heli 2 patroli. Sedangkan status siaga karhutla masih berlaku hingga November mendatang. Ini bisa saja berubah melihat kondisi yang ada di lapangan.

Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mengupayakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dengan membuat hujan buatan dalam mengatasi karhutla di Kalimantan Selatan.

“Kita koordinasi BMKG, namun sepintas terlihat masih ada awan-awan sehingga dimungkinkan dilakukan TMC,” tutup Suharyanto.

Sebelumnya telah dilakukan TMC di Sumatera Selatan dan berhasil terjadi hujan lebat selama dua hari sehingga karhutla bisa padam. Oleh karena itu, lanjutnya, sarana dan prasarana untuk melaksanakan TMC kini sedang digeser dari Sumatera Selatan ke Kalimantan Selatan. (MRF/RDM/RH)

Kado Harjad Banjarmasin ke 497, Gedung Baru DPRD Diresmikan

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mengapresiasi, telah diresmikannya Gedung Baru Dewan, yang berlokasi disamping Gedung Lama, Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Kepada Abdi Persada FM, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, setelah Rapat Paripurna Istimewa, pada Kamis (21/9) mengatakan, dimomen penting ini sebagai Kado Hari Jadi Kota Banjarmasin, telah diresmikan Gedung Baru Dewan, yang sebelumnya telah dilakukan pembangunan selama satu Tahun secara multy years total anggaran sekitar Rp40 miliar. Ia berharap, dapat semakin meningkatkan kinerja seluruh wakil rakyat di kota ini.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Muhammad Yamin, saat diwancara

“Kami apresiasi Gedung ini selesai tepat waktu,” ucapnya

Disampaikan Yamin, setelah diresmikan tidak secepatnya ditempati, paling lambat akhir Tahun 2023, karena menunggu pengadaan untuk sarana dan prasarana lainnya, seperti meubeler melalui APBD Perubahan Tahun 2023. Sehingga, kegiatan baik Rapat Dengar Pendapat dan Pansus, tetap dilaksanakan di Gedung lama DPRD Banjarmasin.

“Ruang Rapat Paripurna masih tetap kita fungsikan,” jelasnya

Lebih lanjut Yamin menambahkan, saat ini Gedung Baru Dewan berkonsep rumah Banjar Gajah Menyusu, didesain rumah adat Banjar bubungan tinggi, untuk lantai satu dibangun basemen atau tempat parkir, lantai dua ruang komisi dan anggota, lantai tiga ruang rapat dan pimpinan.

“Selain itu didukung fasilitas lain seperti mushola dan ruang press room untuk wartawan,” tutupnya

Penandatanganan prasasti, Ketua DPRD Banjarmasin bersama Wali Kota Banjarmasin

Untuk diketahui, peresmian Gedung Baru Dewan, dilakukan Penandatanganan prasasti, dilanjutkan Pengguntingan bunga oleh Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, didampingi Wakil Ketua Muhammad Yamin, Matnor Ali dan Tugiatno, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, Wakil Wali Kota Banjarmasin Arifin Noor, dihadiri Kalangan Legislatif dan Eksekutif, dilanjutkan Ramah Tamah bersama seluruh masyarakat di Kota seribu sungai. (NHF/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Gelar Workshop “Menulis Fiksi Remaja Yang Menyenangkan”

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar workshop “Menulis Fiksi Remaja Yang Menyenangkan” bersama Indah Purnama Sari di aula kantor Dispersip Kalsel, Kamis (21/9).

Kegiatan yang dibuka Kepala Dispersip Kalsel yang diwakili oleh Sekretaris Dispersip Kalsel, Endang Camsudin diikuti ratusan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum, baik yang berada di tempat kegiatan maupun melalui siaran streaming di channel YouTube Dispersip Kalsel.

Sekretaris Dispersip Kalsel, Endang Camsudin mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu upaya pihaknya untuk terus meningkatkan minat baca dan budaya literasi di kalangan masyarakat di Banua.

“Kami tidak akan pernah berhenti untuk melakukan pengembangan budaya literasi meskipun kita ketahui Alhamdulillah indeks literasi di Kalsel sudah diatas rata-rata nasional dan mendapatkan yang terbaik, serta tingkat kegemaran minat baca juga sudah rata-rata nasional,” katanya.

Sementara itu, Penulis Novel dari Kabupaten Banjar, Indah Purnama Sari yang memiliki nama pena, Inkina Oktari menjelaskan kiat-kiat menulis fiksi remaja yang menyenangkan. Menurutnya, banyak inspirasi yang bisa ditangkap dalam kehidupan sehari-hari untuk dituangkan saat menulis fiksi. Selain itu, menulis fiksi juga perlu kemampuan berimajinasi dan banyak membaca yang akan menjadi modal utama menulis, baik untuk memperkaya bahasa maupun kosa kata.

“Jadi buka indera kita selebar-lebarnya untuk menangkap ide, bisa dari kehidupan sehari-hari, seperti aku mengambil topik tentang kehidupan Fangirl, sebenarnya tidak ada yang spesifik, pokoknya tulis tulis baca baca baca,” jelasnya.

Indah juga mengisahkan awal dirinya menulis novel karena dapat tugas dari guru SMA nya untuk membuat cerpen. Kemudian ia posting di aplikasi wattpad yang dibaca sekitar 800 ribu pembaca. Pada tahun 2017, lanjut Indah, ada penerbit yang ingin menerbitkan novelnya dalam bentuk buku, yang terealisasi di tahun 2019.

“Jadi ada satu novel yaitu Fangirl Enemy yang diterbitkan dalam bentuk buku pada tahun 2019. Sementara untuk novel dalam bentuk digital, ada empat cerita yang dihasilkan hingga saat ini,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Mensos RI Tinjau Baksos Operasi Katarak di Martapura

BANJAR – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Tri Rismaharini, meninjau Bakti Sosial Operasi Katarak, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zaleha Martapura, Kabupaten Banjar, Kamis (21/9).

Menteri Sosial Tri Rismaharini (kiri) saat memberi semangat kepada lansia penderita katarak di RSUD Ratu Zaleha Martapura

Peninjauan didampingi Anggota Komisi 8 DPR RI Syaifullah Tamliha, Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Syarifuddin, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Banjar Ikhwansyah.

Bakti sosial ini digelar selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 September 2023, dan merupakan hasil kerjasama Kementerian Sosial dan Yayasan Pundi Amal dan Peduli Kasih (YPP).

“Mudah-mudahan bisa membantu, karena kalau terlambat sudah berat, jadi turut menjadi beban Kementrian Sosial karena kami menangani disabilitas. Ini pun biayanya murni dari YPP, kami tidak mempunyai anggaran untuk itu,” ungkap Risma sapaan akrab Mensos.

Menteri Sosial Tri Rismaharini (putih) saat menyerahkan penghargaan kepada salah seorang dokter yang terlibat pada kegiatan (biru)

Jika dibiarkan, penyakit katarak bisa menyebabkan kebutaan total kepada penderitanya. Sebab itu, Risma mengimbau masyarakat agar tidak takut melakukan operasi jika sudah terkena katarak.

“Operasinya sangat ringan. Bahkan dalam waktu 7 hari sudah bisa beraktifitas normal. Hanya saja selama masa pemulihan, mata pasien tidak boleh terkena air, tidak boleh menundukkan kepala dan tidak boleh mengangkat beban berat,” bebernya.

Sementara itu, Plt Dirut RSUD Ratu Zaleha Martapura Eka Listyrini, menyebut total awal pasien katarak pada kegiatan ini sebanyak 364 orang. Tetapi bertambah hampir 400 orang dari 5 Kabupaten/Kota yakni Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin dan Tanah Laut.

“Khusus Kabupaten Banjar sedikitnya 80 orang, dan yang dioperasi hanya 37 pasien. Kalau penyebab gagalnya beberapa pasien antara lain karena menderita darah tinggi, hipertensi dan sebagainya,” tuturnya.

Dalam kegiatan itu, Mensos menyerahkan bantuan nutrisi berupa susu, madu dan biskuit senilai Rp 500.000 dan biaya transportasi sebesar Rp 150.000.

Selain itu, Risma juga memberikan penghargaan kepada sejumlah dokter yang terlibat dalam pelaksanaan operasi katarak gratis. (SYA/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Kota Seribu Sungai ke 497

BANJARMASIN – Jelang Pelaksanaan Puncak Peringkatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497, dilaksanakan Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin, Kamis (21/9).

Pada Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota Banjarmasin Tahun 2023 ini, dibuka Ketua DPRD Kota Banjarmasin Hari Wijaya, dan terbuka untuk umum.

Dibacakan juga awal sejarah berdirinya Kota Banjarmasin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Yamin.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dalam sambutannya menyampaikan, agar kerjasama antara Pemerintah dan DPRD Kota Banjarmasin ini, agar dapat terus terjalin dengan baik. Seperti, yang telah terjalin selama ini.

“Saat ini masih terdapat beberapa agenda pembangunan yang belum tercapai, namun dengan kebersaman mengawal pembangunan, sehingga dapat terselesaikan nantinya,” ungkap Ibnu.

Salah satunya, lanjut Ibnu, pembangunan besar yang belum terlaksana, Pembangunan Jembatan Pramuka Sungai Gampa. Untuk warga Kota Banjarmasin.

“Kami berharap agenda agenda pembangunan dapat dikawal bersama,” ujar Ibnu.

Ibnu mengatakan, 2024 sampai 2026 pembangunan tersebut dapat selesai, dalam dua tahun anggaran.

“Pada tahun 2024 pembebasan lahan sudah dilaksanakan serta pemancangan tiang pancang sudah dilakukan,” kata Ibnu.

Menjelang, lanjutnya, lima abad usia Kota Banjarmasin ini, agar seluruh hasil pengabdian dan karya yang berharga pimpinan terdahulu. Untuk menjadi pelajaran bagi pemimpin penerus saat ini.

“Pemko Banjarmasin dan DPRD Kota Banjarmasin agar kerjasama yang terjalin dengan baik selama ini, dapat terus dijaga dan pelihara bersama, untuk kemajuan Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu. (ADV/SRI/RDM/RH)

Dies Natalis ke-65 ULM, Paman Birin Dorong Generasi Muda Ambil Peran Seiring Kalsel Gerbang IKN

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin, diwakili Sekretaris Daerah Prov. Kalsel Roy Rizali Anwar, menghadiri acara Dies Natalis ke-65 Universitas Lambung Mangkurat di Auditorium ULM, Banjarbaru, pada Kamis (21/9) pagi.

Sekdaprov Kalsel mewakili Gubernur hadir pada Dies Natalis ke-65 ULM

Dihadiri ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas, acara Dies Natalis ke-65 ULM dengan tema “Bersinergi dan Kolaborasi untuk ULM yang Bermartabat” itu, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan mars Unlam, mars Bergerak dan mengheningkan cipta bagi para pahlawan dan para pendiri Universitas Lambung Mangkurat.

Dalam sambutan tertulisnya, Paman Birin mengungkapkan, di usia ke-65 tahun Universitas Lambung Mangkurat, telah banyak memberikan sumbangsih besar terhadap kemajuan Kalimantan Selatan selama ini.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan mengucapkan selamat ulang tahun ke-65 untuk ULM, dan mengucapkan terima kasih atas sumbangsih besarnya terhadap pembangunan dan kemajuan Kalimantan Selatan hingga bisa seperti sekarang,” ujarnya

Paman Birin juga menyampaikan, bahwa Kalimantan Selatan saat ini memiliki posisi strategis sebagai Gerbang Ibukota Nusantara.

Secara geografis, Kalsel terletak di tengah kedua kawasan, yaitu Kalimantan Timur yang ditetapkan sebagai IKN, dan Kalimantan Tengah yang ditetapkan menjadi food estate.

Untuk itu, Paman Birin berharap kepada generasi muda Banua, khususnya mahasiswa ULM untuk mengambil kesempatan dalam mendorong dan mempertegas posisi Kalimantan Selatan sebagai gerbang IKN, melalui kontribusinya terhadap bidang-bidang pembangunan. Baik itu di sektor pertanian, pendidikan, ekonomi, dan keahlian masing-masing.

Dirinya juga mempertegas, bahwa Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada tahun-tahun mendatang, sehingga pemerintah mencanangkan cita-cita Indonesia emas 2045.

“Tahun 2045 juga merupakan tahun di mana IKN ditargetkan menjadi 10 besar liveable city / kota layak huni. Maka dari itu, sudah menjadi tugas pengajar ULM untuk menyiapkan mahasiswa – mahasiswinya, agar mampu beradaptasi, memiliki mental tangguh dan berdaya saing tinggi, di era yang serba dinamis dan tidak dapat diprediksi ini,” tambahnya lagi.

Sementara itu, Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Ahmad Alim Bachri, saat menyampaikan paparannya mengatakan, hingga saat ini ULM setidaknya sudah memiliki 114 Program Studi, 11 Fakultas, 1 Program Pascasarjana, 37 ribu mahasiswa, 1.400 dosen dan 1.000 karyawan.

“Alhamdulillah, pada usia 65 tahun ini, Civitas Akademika Universitas Lambung Mangkurat secara terus menerus melakukan pembenahan diri dalam rangka memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara, khususnya bagi Banua Kalimantan Selatan yang kita cintai ini,” paparnya.

Menurut Ahmad, saat ini ULM tengah mempersiapkan untuk memiliki pusat penelitian lahan basah dan mangrove yang luasnya 629 hektar di Kabupaten Kotabaru. Diharapkan dengan adanya pusat penelitian ini, nantinya ULM akan mewujudkan dirinya sebagai perguruan tinggi satu-satunya di dunia, yang memiliki pusat penelitian lahan basah dan mangrove terbesar di dunia.

Pada acara tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyerahkan hibah kepada Universitas Lambung Mangkurat sebesar Rp3.344.000.000.

Sekdaprov Kalsel menyerahkan hibah pemprov untuk ULM

Pada acara tersebut juga hadir Keluarga pendiri ULM, Dewan Pengawas BLU ULM, Ketua Alumni ULM, Kapolda, Danrem 101/Antasari dan tokoh-tokoh agama. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Petinggi Kota Banjarmasin Lakukan Ziarah ke Makam Sultan Suriansyah Jelang Peringatan Harjad ke 497

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melaksanakan ziarah ke Makam Sultan Suriansyah Raja Pertama dari Kesultanan Banjar tersebut.

Ziarah dipimipin Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman, Forkopimda Kota Banjarmasin, Pimpinan SKPD dilingkup Kota Banjarmasin, serta seluruh Camat dan Lurah Se Kota Banjarmasin, Kamis (21/9).

“Ziarah ke Makam Raja Banjar ini, dalam rangka menjelang Puncak Peringkatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497,” ungkap Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Selain itu, lanjutnya, ziarah makam ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Banjarmasin, juga tradisi setiap Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin.

“Ziarah makam ini dilaksanakan setiap tahun,” ucap Ibnu.

Ziarah tersebut, sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Banjar Pertama tersebut, karena telah memberikan jasanya dalam membentuk Kota Banjarmasin ini.

“Dengan adanya ziarah makam ini, dapat menggenang jasa beliau, untuk Kota Banjarmasin yang berusia tidak muda lagi, hampir setengah abad lamanya,” ujar Ibnu.

Ibnu berharap, pada Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497, Kota ini semakin berkah, tambah baiman, barasih wan nyaman, serta semakin bermartabat lagi,” ucap Ibnu.

Pada kesempatan tersebut, sebelumnya ziarah makam dilakukan, Walikota Banjarmasin beserta rombongan melakukan susur sungai, serta konvoi untuk menyapa warga Kota Banjarmasin.

“Kami menginginkan seluruh warga Kota Banjarmasin dapat tururserta meramaikan Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497,” ujar Ibnu. (ADV/SRI/RDM/RH)

Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim, Pemprov dan TP PKK Kalsel Bersinergi Serahkan Bantuan RS RTLH

BATOLA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Sosial bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel melakukan penyerahan secara simbolis Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Suasana Penyerahan Rumah Layak Huni, Perabotan Rumah Tangga dan Paket Sembako di Desa Sungai Lumbah Batola

Program ini dilaksanakan di Desa Sungai Lumbah Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala (Batola), pada Rabu (20/9) tersebut sebagai salah satu upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim di Provinsi Kalsel.

Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah menyerahkan secara simbolis Rumah Layak Huni kepada warga penerima manfaat

Penyerahan dilakukan langsung Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah Sahbirin Noor didampingi Pj Bupati Batola, Mujiyat beserta Pj Ketua TP PKK Batola, Suharyanti dan turut hadir Sandi Fitrian Noor, putra Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah atau biasa disapa Acil Odah dalam sambutannya mengatakan program bantuan RS-RTLH ini merupakan keberhasilan dari sinergitas antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota serta seluruh elemen pendukung termasuk TP PKK dalam rangka mensejahterakan masyarakat.

“Alhamdulillah, terimakasih kepada semua pihak yang bersinergi, usaha kita selama ini membuahkan hasil dan di Sungai Lumbah ini bisa dibangun 8 unit, Masya Allah. Tidak hanya rumah, isi dan perabotnya juga ada bahkan sembakonya, ulun sungguh sangat bersyukur, mudah-mudahan berkah dan semoga tidak 8 KPM ini saja, harus ada lagi KPM di Desa Sungai Lumbah ini kedepannya, Aamiin,” katanya.

Acil Odah menambahkan, dengan adanya bantuan RS-RTLH ini diharapkan dapat meningkatkan seluruh aspek dalam kehidupan keluarga KPM.

“Tentu saja harapannya kualitas kehidupan, kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan bisa meningkat, intinya seluruh aspek dikehidupan dari KPM bisa meningkat,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Prov Kalsel Muhammadun, melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kalsel, Gusnanda Effendi mengatakan dibawah kepemimpinan Gubernur Kalsel Paman Birin, Kalsel berhasil menurunkan angka kemiskinan paling signifikan, menduduki nomor 2 paling rendah angka kemiskinannya se Indonesia, setelah Provinsi Bali. Kemudian, di tahun 2023 ini pihaknya memberikan fokus khusus untuk Kabupaten Barito Kuala dengan memberikan tambahan bantuan rumah.

“Disamping yang kita kerjakan di seluruh Kabupaten/Kota, kita juga menambahkan bantuan RS-RTLH di Kab Batola sebanyak 8 buah rumah karena tingkat kemiskinan ekstrim lumayan tinggi,” terangnya.

Gusnanda mengungkapkan bantuan tambahan 8 rumah tersebut juga termasuk dengan peralatan rumah tangga seperti karpet plastik, kasur, rak piring, gorden, sprei, bantal, guling, sapu, serok, bak sampah, ember dan gayung. Sehingga masyarakat yang menempati rumah tersebut sudah benar-benar siap huni.

“Selain pemberian bantuan rumah yang sebelumnya tidak layak huni menjadi layak huni, kita juga diberikan bantuan sembako kepada 22 keluarga di Kab Batola selama satu tahun serta kita berikan Usaha Ekonomi Produktif Perorangan (UEP-P) kepada 10 orang,” tambahnya.

Lanjutnya, Kabupaten lainnya pun sebenarnya turut masuk dalam angka kemiskinan ekstrem seperti Kabupaten Banjar dan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), akan tetapi karena kemampuan anggaran yang terbatas, sehingga Pemprov Kalsel melihat angka yang paling tinggi yaitu Batola.

“Dari hasil rilis kemarin oleh BKKBN, Provinsi Kalsel menempai nomor dua paling rendah tingkat kemiskinan ekstrem setelah Provinsi Bali, akan tetapi kita tidak boleh terlena dan tetap harus memberikan bantuan dalam rangka untuk menambah pendapatan keluarga dan mengurangi pengeluaran,” terangnya.

Sementara itu, Istiyana perwakilan dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengaku senang dan bersyukur keluarganya mendapatkan bantuan dari Pemprov dan TP PKK Kalsel.

“Alhamdulillah, rumah kami sekarang menjadi layak huni, bahkan perabotan rumah tangga hingga sembako kami dibantu, terimakasih Paman Birin, Acil Odah, Dinas Sosial bahkan Bapak Bupati, keluarga kami sangat bersyukur,” tuturnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2023, Provinsi Kalimantan Selatan dari hasil rilis yang disampaikan oleh BKKBN merupakan salah satu Provinsi yang termasuk kemiskinan ekstrimnya masih ada, terutama di Kabupaten Batola. Oleh karenanya, Pemprov Kalsel fokus untuk menurunkan angka kemiskinan dengan berbagai macam pemberian bantuan kepada masyarakat. (NRH/RDM/RH)

Tingkatkan Kolaborasi, Bank Kalsel Tandatangani Kerjasama Dengan BAZNAS Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Demi memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Banua, Bank Kalsel melalui Unit Usaha Syariah (UUS) berkolaborasi dengan sejumlah pihak, salah satunya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarmasin.

Terbaru, dilakukan penandatanganan Kerjasama dengan BAZNAS Kota Banjarmasin. Penandatanganan dilakukan Kepala Bank Kalsel Cabang Syariah Banjarmasin, Yuanita Evayanthi dengan Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin, Riduan Maskur, pada Selasa (19/9) di Banjarmasin.

Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin, Riduan Maskur menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang sudah terjalin selama ini bersama Bank Kalsel.

“Hari ini telah dilakukan penandatanganan kerjasama untuk pengelolaan dana berdasarkan prinsip syariah, payroll gaji pegawai dan jasa perbankan syariah lainnya yang merupakan produk dari Bank Kalsel Syariah, yang dapat dimanfaatkan BAZNAS Kota Banjarmasin,” ucap Riduan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bank Kalsel Cabang Syariah Banjarmasin, Yuanita Evayanthi menyampaikan, penandatanganan kerjasama ini diharapkan bersama-sama mendorong akselerasi positif bagi kedua belah pihak.

“Salah satu keuntungan yang didapat setelah penandatanganan kerjasama pada hari ini yaitu BAZNAS Kota Banjarmasin bisa menggunakan berbagai fasilitas perbankan baik dari segi kemudahan untuk bertransaksi seperti pembayaran dan pembelian hingga kemudahan dalam fasilitas pembiayaan konsumtif,” pungkas Yuanita.

Sebagai Informasi, Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bersama BAZNAS Kota Banjarmasin telah melakukan berbagai kegiatan sosial. Seperti Bedah Rumah dalam membantu rumah yang tidak layak huni serta kolaborasi lainnya baik yang digagas dari BAZNAS Kota Banjarmasin ataupun dari Bank Kalsel, dapat di optimalkan lagi kedepannya. Karena sebagai bank daerah, punya tanggungjawab untuk membantu masyarakat Banua. (ADV-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version