Museum Wasaka Kalsel Akan Gelar Lomba Mengambar Tingkat SD

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, akan menggelar Lomba Menggambar di Museum Waja Sampai Kaputing (Wasaka).

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Raudati Hildayati, dalam sambungan teleponnya pada Selasa (15/5) mengatakan, kegiatan lomba menggambar ini merupakan pertama kali digelar di Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, dengan mengangkat Tema “Terimakasih Pahlawanku”, untuk anak didik kelas 4 dan 5 Sekolah Dasar (SD), jumlah peserta yang diterima nanti ada sebanyak 45 orang.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati

“Pendaftaran lomba gambar ini secara gratis, dibuka mulai Rabu 17 hingga 23 Mei 2023,” ucapnya

Raudati berharap, dengan digelarnya lomba menggambar ini, sebagai sarana untuk menyalurkan kreativitas pelajar dan menanamkan nilai dalam pendidikan karakter bangsa, diantaranya kemandirian dan rasa cinta tanah air, melalui sejarah perjuangan di Museum Wasaka milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Semoga generasi kita, sebagai penerus bangsa, mengenal sejarah sejak dini,” harap Helda (sapaan akrabnya)

Selain itu, Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah menambahkan, lomba menggambar ini diselenggarakan, agar anak didik mendapat edukasi tentang Museum sejarah di Kalimantan Selatan, baik mengenal tokoh serta tempat bersejarah.

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah

“Kami akan digelar lomba di halaman Museum Wasaka berlokasi di Jalan Kampung Kenanga Ulu, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, pada Senin 29 Mei 2023 mendatang,” tutup Arry. (NHF/RDM/RH)

BKKBN Gelar Sosialisasi Cegah Stunting, Sekaligus Kukuhkan BAAS dan KAAS

BANJARBARU – Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, menggelar kegiatan sosialisasi mencegah stunting di Aula Wajracyena Polda, Selasa (16/5). Dalam kegiatan ini, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, disambut langsung Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Kalsel Ramlan, Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah Akbar, serta Kepala DPPPA Provinsi Kalsel Adi Santoso.

Kepala BKKBN saat meninjau sosialisasi stunting di Satbrimob Polda Kalsel

Selain menggelar kegiatan sosialisasi mencegah stunting, BKKBN juga turut mengukuhkan puluhan anggota brimob Polda Kalsel sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dan Kakak Asuh Anak Stunting (KAAS).

Kepada sejumlah wartawan, Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo menyampaikan, dalam mencegah stunting pada anak caranya sangat mudah. Yakni dengan memberi makan protein yang cukup seperti dengan 2 telur. Selain itu, paparan rokok juga bisa berakibat pada meningkatnya risiko stunting pada anak. Terutama berusia balita berumur 25 – 59 bulan.

“Pola pikir para orang tua harus dapat berubah dan sehat,” ungkap Hasto.

Di tempat yang sama, Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Adi Santoso menyampaikan, pada beberapa wilayah di Kalsel, stunting telah mengalami penurunan. Dan ditahun 2024 mendatang diharapkan stunting dapat mencapai angka 14 persen.

Kepala DPPPA Provinsi Kalsel Adi Santoso

“Gubernur Kita Sahbirin Noor (Paman Birin) sangat peduli terhadap penurunan angka stunting di banua,” lanjut Adi.

Menurut Adi, pihaknya mendukung kegiatan BKKBN dalam menurunkan angka stunting melalui konsumsi telur sebanyak 2 butir. Hal ini dikarenakan telur merupakan makanan yang murah meriah sehingga dapat dibeli masyarakat, serta tidak mudah basi dan dapat bertahan lama. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Minta Sambo Berikan Prestasi Terbaik

BANJARMASIN – Perkumpulan Sambo Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov), di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Senin (16/5). Dibuka Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto, mewakili Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah.

Dalam sambutannya Heru menyampaikan, selamat atas digelarnya Rakerprov Persambi Kalsel. Dan, diharapkan pada Raker ini dapat menghasilkan program kerja, dalam rangka peningkatan prestasi atlet atlet mereka.

Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Sumianto

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, Sambo dapat memberikan prestasi terbaik, dengan dapat meloloskan atlet sebanyak banyaknya pada Pra PON mendatang,” ungkap Heru.

Menurut Heru, prestasi yang diberikan diharapkan sesuai dengan anggaran yang telah diberikan melalui dana hibah, yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Persambi Kalsel Muhammad Ricky Fajar mengatakan, pada pelaksanaan Rakerprov, pihaknya membahas mengenai program kerja mereka, serta dalam upaya peningkatan prestasi atlet.

Sekretaris Umum Persambi Kalsel Muhammad Ricky Fajar

“Agenda yang dibahas pada Rakerprov ini, ada tiga bidang yang didiskusikan, yaitu bidang organisasi, bidang prestasi, serta bidang pelatihan pelatih serta wasit,” ungkapnya.

Pembahasan yang dilakukan, lanjutnya, untuk menyingkronkan program kerja antara pengurus provinsi serta daerah.

“Tujuan dari menyamakan kinerja tersebut, untuk mencapai prestasi terbaik pada Pra PON mendatang,” ucap Ricky. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Dua Destinasi Wisata Raih Anugerah Kemenparekraf

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, sangat mengapresiasi dua destinasi wisata, telah meraih penghargaan pada Anugerah Pesona Indonesia (API) oleh Kementerian Pariwisata dan Ekraf RI.

Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, pada Selasa (16/5).

Syarifuddin mengatakan, dua destinasi wisata di Kalimantan Selatan yang meraih Anugerah Pesona Indonesia dari kemenparekraf RI yaitu Gua Limbuhang sebagai destinasi unik yang berlokasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Bukit Lembak Naga sebuah dataran tinggi di Kabupaten Tanah Laut.

“Alhamdulillah dua objek wisata di Banua, meraih Anugerah Pesona Indonesia (API) sebagai 10 nominasi terbaik,” ucapnya

Disampaikan Syarifuddin, dengan diraihnya dua penghargaan ini, menjadi motivasi bagi Dinas Pariwisata di dua kabupaten, untuk membina dan semakin gencar melakukan promosi ke objek wisata unggulan tersebut.

“Kami akan selalu mendorong tidak hanya di 2 kabupaten itu, juga bagi kabupaten dan kota yang lain, untuk mempromosikan dan mengelola objek wisata agar lebih dikenal,” jelasnya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, dengan aktifnya promosi melalui media sosial dan peningkatan pelayanan yang diberikan bagi pengunjung, tentu dapat berdampak menambah tingkat kunjungan wisatawan, tidak hanya warga lokal, juga dari wisatawan domestik dan mancanegara. Sehingga, dapat tercipta roda perekonomian lebih baik lagi, terutama bagi masyarakat sekitar.

“Sekarang ini zaman digitalisasi dengan dimanfaatkan media sosial memiliki pengaruh sangat tinggi untuk tingkat kunjungan,” tutup Syarifuddin. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version