Ops Ketupat Intan 2023, 2.200 Personel Siap Amankan Lebaran di Kalsel

BANJARBARU – Operasi Ketupat Intan 2023 resmi dimulai pada 18 April hingga 1 Mei 2023, agak berlangsung selama 14 hari. Sebanyak 2.200 lebih personel gabungan, dilibatkan pada operasi tahunan untuk pengamanan Idul Fitri serta arus mudik dan balik. Seluruh personel gabungan ini sudah mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat Intan 2023, yang digelar Polda Kalsel di kilometer 21 Landasan Ulin Banjarbaru, pada Senin (17/4) sore. Apel gelar pasukan ini, dipimpin langsung Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi.

Usai apel gelar pasukan, kepada wartawan, Andi Rian menjelaskan, seluruh personel gabungan ini akan ditempatkan di 38 posko, yang didirikan di wilayah Kalsel.

“Mulai dari pos terpadu, pos pelayanan dan juga pos pengamanan. Tugas utama dari operasi ini adalah memastikan kelancaran perayaan Idul Fitri, dan juga arus mudik dan balik. Oleh karena itu, posko didirikan disejumlah lokasi strategis. Terutama di jalur mudik, berdekatan dengan masjid, pusat perbelanjaan dan juga lokasi wisata”, tambahnya.

Lebih lanjut Andi Rian mengimbau pemudik, untuk memastikan keamanan rumah mereka saat ditinggal mudik. Khususnya rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong.

“Sebelum mudik, rumah dapat dititipkan ke Ketua RT setempat atau Babinkamtibmas, untuk memastikan kondisinya aman dan terbebas dari incaran maling”, ujarnya

Selain itu, agar perjalanan mudik berjalan lancar dan aman, pemudik juga diimbau untuk menjaga kondisi tubuh serta kendaraan yang akan digunakan. Terutama mereka yang akan menggunakan kendaraan pribadi pada jalur mudik darat. (RIW/RDM/RH)

Hingga Maret 2023, Realisasi APBN di Kalsel Masih Menunjukkan Kinerja Positif

BANJARMASIN – Sampai dengan 31 Maret 2023, kinerja pendapatan negara mencapai Rp. 5.484, 41 miliar atau 30,97 % dari target, tumbuh lebih tinggi sebesar 71,04 % dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2022, atau meningkat sebesar Rp.2.277,86 miliar.

“Realisasi penerimaan perpajakan per 31 Maret 2023, juga telah mencapai Rp. 4.789 miliar atau 29,77% dari target APBN 2023 sebesar Rp. 16.084 miliar. Realisasi penerimaan pajak tersebut tumbuh sebesar 87, 04% (y-o-y)”, jelas Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel, Sulaimansyah kepada wartawan, usai media briefing realisasi APBN provinsi Kalsel, dikantornya pada Selasa (18/4).

Selanjutnya menurut Sulaimansyah, penerimaan perpajakan sampai dengan Maret 2023 mengalami pertumbuhan yang signifikan disebabkan oleh efek pertumbuhan ekonomi yang semakin baik, didorong penerimaan PPN DN. PPh Badan tumbuh dipengaruhi peningkatan harga komoditas dan pertumbuhan ekonomi yang ekspansif dan penyesuaian tarif PPN 11 persen mulai 1 April 2022.

Sedangkan realisasi penerimaan Kepabeanan dan Cukai telah mencapai Rp.209,96 miliar hingga 31 Maret 2023. Angka tersebut telah mencapai 42,11 % dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 498,50 miliar.

“Secara umum kinerja Penerimaan Kepabeanan dan Cukai mengalami penurunan terutama dari komponen Bea Keluar yang disebabkan oleh harga CPO yang sudah termoderasi dan turunnya volume ekspor komoditas mineral, sedangkan komponen Bea Masuk dan Cukai mengalami kenaikan disebabkan adanya importasi alat berat yang bernilai besar oleh PT. Liebherr Indonesia Perkasa”, tambahnya.

Sementara itu, realisasi pendapatan negara yang berasal dari PNBP di wilayah Kalimantan Selatan mencapai nilai Rp 486,05 miliar atau 43,26 persen dari target. Realisasi PNBP tumbuh 31,24% (yoy), terbesar berasal dari Jasa Transportasi, Komunikasi & Informatika yang didorong mobilitas dan keyakinan masyarakat yang masih cukup kuat. (DJPbKalsel-RIW/RDM/RH)

Bangun Banua Kalsel Kembali Raih TOP BUMD Award 2023

BANJARMASIN – PT Bangun Banua Kalimantan Selatan kembali meraih TOP BUMD Award 2023 kategori Aneka Usaha Bintang 4 serta H Muhammad Bayu Budjang selaku Direktur Utama PT. Bangun Banua juga meraih TOP CEO BUMD 2023.

Penganugerahan penghargaan TOP BUMD Awards 2023 ini digelar di salah satu hotel di Jakarta pada Rabu (5/4).

Suasana Penyerahan Penghargaan TOP BUMD Award 2023

Direktur Utama PT Bangun Banua Kalsel, M Bayu Budjang mengatakan penghargaan tingkat nasional ini untuk kedua kalinya berhasil diraih, dimana sebelumnya PT Bangun Banua Kalsel juga meraih TOP BUMD Awards 2022 untuk katagori BUMD Aneka Usaha Bintang 3 pada April 2022 lalu.

“Bahkan Pak Gubernur kita juga diberi penghargaan top pembina BUMD, karena kemajuan dan prestasi yang diraih PT Bangun Banua ini atas arahan dan petunjuk beliau”, katanya kepada wartawan, Selasa (18/4).

Bayu menjelaskan kemajuan PT Bangun Banua dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, di mana sebelumnya tanpa ada kontribusi menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun sejak 2021 sudah menyumbang Rp1 miliar bagi kas daerah, bahkan terus bertambah.

Terlebih lagi, sektor usaha yang diperbaiki pihaknya dengan serius adalah Hotel Batung Batulis di Banjarmasin dan Banjarbaru, di mana menunjukkan kemajuan yang signifikan, hingga hidup kembali sebagai hotel yang layak dikunjungi.

Bahkan di awal tahun 2023 ini, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel tersebut mengembangkan keagenan LPG (Elpiji) 3 kilogram kerjasama dengan PT Pertamina Retail yang diresmikan pada Maret lalu.

Selain itu, PT Bangun Banua Kalsel juga dilibatkan dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), dimana PT Bangun Banua membeli beras lokal di tingkat petani sehingga diharapkan turut membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Ini bentuk komitmen kita untuk terus berkontribusi demi kepentingan masyarakat di Banua”, tegasnya.

Dalam acara tersebut, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin juga dinobatkan sebagai TOP Pembina BUMD Tahun 2023 pada penganugerahan penghargaan TOP BUMD Awards 2023. (NRH/RDM/RH)

Sopir Angkutan Umum di Kalsel Jalani Tes Narkoba

BANJARMASIN – Seratus orang lebih sopir angkutan umum di Terminal Type B Provinsi Kalimantan Selatan di tes urine.

Pelaksanaan tes urine para sopir angkutan umum tersebut, di pantau langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi, didampingi BNN dan pihak kepolisian, di Terminal Type B Kilometer 6, Kota Banjarmasin, Selasa (18/4).

Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

“Tes urine ini dilaksanakan bagi sopir angkutan umum menjelang Pelaksanaan Mudik Lebaran Idul Fitri Tahun 2023,” ungkap Fitri.

Dan, lanjutnya, berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan saat ini, semua sopir angkutan umum yang mengikuti tes urine narkoba, hasilnya negatif.

“Tentunya, pemeriksaan urine narkoba ini, untuk menghindari adanya sopir yang menggunakan barang terlarang tersebut,” ucapnya.

Dengan tujuan memberikan keselamatan bagi pemudik, agar selamat sampai tujuan.

“Tes urine narkoba ini, selain dilaksanakan di Terminal Type B Kilometer 6 Kota Banjarmasin, juga akan dilaksanakan di Terminal Kilometer 17, Kabupaten Banjar,” ujar Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan paket sembako berbagi dari Paman Birin, untuk para sopir angkutan umum di Terminal Type B Provinsi Kalimantan Selatan.

Fitri mengatakan, paket sembako diserahkan kepada para sopir angkutan umum secara simbolis di Terminal Type B Kilometer 6, Kota Banjarmasin.

“Bantuan ini diberikan karena adanya pelaksanaan mudik gratis, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Oleh karena itu, bantuan paket sembako ini, untuk membantu para sopir angkutan umum yang ada di terminal Type B, yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Diharapkan dengan bantuan ini, dapat membantu para sopir angkutan umum tersebut,” ucap Fitri. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta Pemko Perbaiki Data Warga Miskin Ekstrim

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta Pemerintah Kota, memperbaiki data warga tidak mampu ekstrim di tahun 2023 ini.

Hal itu disampaikan, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, kepada wartawan pada akhir pekan tadi.

Saut mengatakan, dari hasil rapat dengan Dinas Sosial Banjarmasin, baru-baru tadi, berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosia (DPKS)l Banjarmasin, warga tidak mampu ekstrim ada sekitar 5.706 Kepala Keluarga dan sudah mendapatkan SK Wali Kota untuk memperoleh bantuan. Namun data Pemerintah pusat ada sebanyak 8.333 Kepala Keluarga, ini artinya terjadi perselisihan data sekitar 2.700 Kepala Keluarga.

“Kami minta Pemko segera perbaiki data di tahun 2023 ini,” ucapnya

Disampaikan Saut, dalam perbaikan data warga tidak mampu, saat ini ditangani Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional Kalimantan Selatan. Sehingga, Dinas Sosial harus segera menjalin koordinasi dengan BKKBN Kalsel, agar bisa dilakukan pembenahan data tersebut.

“Komunikasi sangat penting untuk mencocokkan data miskin ekstrim antara pusat dan daerah,” jelasnya

Lebih lanjut Saut menambahkan, dengan cepatnya dilakukan perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Banjarmasin, untuk jumlah Kepala Keluarga miskin ekstrim, agar warga yang tidak terdaftar dapat diantisipasi sejak dini.

“Penyebab data selisih harus diketahui dari DTKS Banjarmasin, supaya disandingkan dengan BKKBN Kalsel,” tutup Politisi PDI Perjuangan. (NHF/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Gelar Lomba Video Pendek, Usung Tema Aku, Buku, Perpustakaan dan Literasi

BANJARMASIN – Berbagai upaya gencar dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi (Dispersip) Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menumbuhkan cinta buku, perpustakaan dan juga literasi.

Salah satunya yakni dengan menggelar lomba video pendek dengan total hadiah puluhan juta rupiah.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan lomba ini juga merupakan bagian dari Dispersip Kalsel untuk menumbuhkan minat baca dan kecintaan terhadap perpustakaan.

“Lomba ini mengangkat tema Aku, Buku, Perpustakaan dan Literasi. Untuk pendaftaran gratis, ” katanya kepada wartawan, Selasa (18/4).

Lebih lanjut, Nurliani menjelaskan, peserta dapat mendaftar melalui link pendaftaran bit.ly/FormulirLVP serta mengunggah karya dari 26 April hingga 10 Mei 2023, penjurian pada 11 – 13 Mei 2023 dan pengumuman pada 15 Mei 2023

“Peserta kegiatan masyarakat umum di Kalimantan Selatan, ” tambahnya.

Adapun mekanisme kegiatan sebagai berikut :

  1. Durasi video pendek 3-10 Menit
  2. Durasi sudah termasuk bumper (logo Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, logo Peserta)
  3. Peserta adalah kelompok beranggotakan 5 – 10 orang
  4. Peserta mendaftar melalui form yang sudah disiapkan
  5. Peserta wajib membuat trailer video berdurasi 00.59 detik beserta narasi
  6. Video Pendek berisikan lokasi dan narasi tentang perpustakaan. Narasi menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan diperbolehkan menggunakan bahasa lokal (banjar) dengan ketentuan harus menyertakan subtitle
    Selain itu, ada petunjuk teknis sebagai berikut:
  7. Pembuatan video dengan menggunakan Handphone, DSLR, atau Mirrorless
  8. Format video MP4 Full HD 1080p, aspek ratio 16:9 dan 25fps
  9. Peserta hanya diperbolehkan mengirim satu karyanya Video yang diikutsertakan adalah hasil karya asli peserta, tidak pernah diikutsertakan dalam lomba apapun, dan peserta bertanggung jawab penuh dengan karya yang dikirimkan

Peraturan Lomba

  1. Video Pendek tidak mengandung kata kasar dan SARA yang melanggar norma kesusilaan di tengah masyarakat Banjar
  2. Musik dalam video pendek tidak boleh melanggar hak cipta dankekayaan intelektual
  3. Juri dan panitia tidak bertanggungjawab dengan segala tuntutan hukum atas karya yang dikirimkan
  4. Panitia berhak mendiskualifikasikan karya yang tidak sesuai dengan tema dan ketentuan
  5. Peserta wajib mengikuti Instagram @Perpuspalnam dan @depoarsipprovkalsel me-repost postingan ini
    Narahubung : Husnul Khatimah (0822 5272 2027). (HUMASDISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)
Exit mobile version