BANJAR – Apel penutupan yang diselenggarakan di Alam Roh 20, Desa Kiram, Kabupaten Banjar, Sabtu (10/12) pagi, menjadi tanda berakhirnya kegiatan kemah akbar Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan TNI-Polri (KB-FKPPI) Kalsel, yang diselenggarakan sejak Kamis 8 Desember 2022.
Gubernur Kalsel sekaligus Ketua Pengurus Daerah (PD) KB-FKPPI Kalsel, Sahbirin Noor mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi seluruh anggota yang datang dari berbagai daerah di Kalsel untuk mengikuti kemah dan apel akbar ini.
“Semoga momentum yang baik ini dapat meningkatkan solidaritas, sinergitas serta komitmen kita semua untuk terus mempertahankan eksistensi FKPPI sebagai sebuah organisasi,” harapnya.
FKPPI Kalsel diharapkannya dapat menjadi mitra pemerintah serta tempat yang nyaman bagi seluruh anggotanya untuk mengembangkan diri dan saling bekerjasama dalam pelaksanaan pembangunan di banua dan negara.
“Ini menjadi tantangan luar biasa untuk mewujudkan dan menyukseskan berbagai agenda pembangunan,” tutur Paman Birin (sapaan akrabnya).
Selain pandemi dan krisis ekonomi yang menyerang berbagai daerah, tantangan lain yang menurutnya harus dihadapi di era globalisasi saat ini diantaranya kesiapan SDM, tantangan dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa serta komitmen menjunjung tinggi ideologi bangsa yaitu Pancasila.
Berbagai tantangan itulah yang diakuinya menjadi tujuan pelaksanaan kemah akbar selama 3 hari ini.
“Ini sebagai wujud konsolidasi organisasi serta sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas SDM di Organisasi FKPPI,” bebernya.
Paman Birin berharap dengan kemah akbar yang telah dijalani. Rasa memiliki organisasi dari seluruh anggota KB-FKPPI semakin kuat.
“Saya harap rasa satu kesatuan, rasa memiliki, gotong royong dan kebersamaan dalam KB-FKPPI semakin kuat,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)
Hari: 10 Desember 2022
Renungan Suci Kemah Akbar FKPPI Kalsel, Paman Birin Ajak Anak Bangsa Pertahankan Tanah Air
BANJAR – Ketua Pengurus Daerah Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (PD KB-FKPPI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor, memimpin renungan suci pada kegiatan kemah akbar FKPPI Kalsel, di Alam Roh 20, Kiram, Kabupaten Banjar, Jumat (9/12) malam.
Gubernur Kalimantan Selatan ini juga menceritakan tentang besarnya pengorbanan para pejuang bangsa ini untuk merebut kemerdekaan dari jajahan bangsa asing.
“Negeri ini bukan hadiah Jepang, bukan hadiah Belanda dan sekutunya, bukan pula hadiah dari bangsa lain. Tapi bangsa ini telah diperjuangkan dengan tetesan air mata, tetesan darah dan bahkan nyawa oleh para pejuang kita,” ucapnya lantang.
Sebagai anak-anak bangsa pejuang, menurutnya, kita memiliki kewajiban untuk mempertahankan tanah air dari gangguan bangsa manapun termasuk bangsa ini sendiri.
Suka tidak suka menurut Paman Birin (sapaan akrabnya) kita sudah merasakan pengaruh asing yang memperlambat negara ini menjadi negara yang besar. Contohnya melalui narkoba yang menyerang generasi muda di penjuru tanah air.
“Tantangan hambatan dan rintangan itu pastilah ada. Oleh karena itu kita harus mengaplikasikan, mempraktekan sumpah KB-FKPPI yang sering kita ucapkan. Bukan hanya dijadikan lipstik dimulut, tetapi kita semua harus bergerak, berjuang untuk misi pembangunan. KB-FKPPI harus menjadi generasi yang mampu menyambung estafet perjuangan,” tegasnya.
Renungan suci ditutup oleh penyalaan api unggun, diiringi oleh lagu Bagimu Negeri yang dinyanyikan oleh seluruh peserta.(SYA/RDM/RH)
Pengurus Cabang KB-FKPPI Kalsel Resmi Dilantik
BANJAR – Ketua Pengurus Daerah Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (PD KB-FKPPI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor mengukuhkan pengurus cabang KB-FKPPI, di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Jumat (9/12).
Puluhan pengurus cabang Kabupaten/Kota se Kalsel itu diberikan waktu selama kurang lebih 3 bulan untuk membentuk keanggotaan di wilayah mereka.
“Semoga para pengurus yang terpilih dan dilantik hari ini, dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, penuh dedikasi dan tanggungjawab,” pesan Sahbirin, yang merupakan Gubernur Kalimantan Selatan.
Menurutnya, menjadi anggota KB-FKPPI merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan. Karena tidak semua orang bisa menjadi anggota organisasi ini.
Meski sebagian dari mereka tidak secara langsung sebagai anggota TNI maupun Polri, namun sebagai anggota keluarga, Sahbirin meminta anggota KB-FKPPI juga dapat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
“Kebanggaan ini, harus kita syukuri dengan baik. Yaitu dengan turut serta berkontribusi dalam menjaga keutuhan NKRI, menjaga pancasila, serta mendukung kesuksesan berbagai agenda pembangunan, baik itu di banua maupun di negara kita,” ujar Paman Birin (sapaan akrabnya).
Ia juga berpesan agar para pengurus cabang yang dilantik dapat membangun sinergitas, kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak khususnya dengan pemerintah daerah dan organisasi lainnya.
“Para pengurus juga dapat menjadikan wadah kebanggaan kita ini, benar-benar menjadi wadah yang nyaman bagi para putra putri purnawirawan dan putra putri TNI/Polri untuk mengembangkan diri, mendukung pengabdian orang tua kita sebagai anggota TNI maupun Polri, serta dapat berkontribusi bagi pembangunan di banua dan negara kita,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

