Sambut Idul Adha 1443 H, Bank Kalsel Bagikan 8 Ekor Sapi Kurban

BANJARMASIN – Bank Kalsel bagikan delapan hewan kurban, menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

Lima hewan kurban sapi dibagikan di kantor pusat Bank Kalsel di Banjarmasin, dua diserahkan ke DPRD Kalsel dan satu sapi diserahkan kepada salah satu masjid di Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Ketua Panitia Kurban Bank Kalsel, Anang Rifani mengatakan, pemotongan hewan kurban dilaksanakan setelah shalat Idul Adha, pada Minggu (10/7).

“Kantor Pusat Bank Kalsel potong hewan kurban sebanyak 5 ekor sapi,” ujar Anang di kantor Bank Kalsel di Banjarmasin.

Ia mengatakan, daging kurban dibagikan kepada masyarakat sekitar lingkungan kantor pusat Bank Kalsel, pada hari yang sama.

Selain dibagikan kepada masyarakat sekitar, daging juga dibagikan kepada Panti Asuhan dan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) serta karyawan Outsourcing. (ADV-RIW/RDM/RH)

DPW PKB Kalsel Laksanakan Ibadah Kurban Untuk Warga Kurang Mampu di Banjarmasin

BANJARMASIN – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kalimantan Selatan tahun ini, kembali melaksanakan ibadah kurban 2 ekor sapi, di Halaman Kantor DPW PKB Kalsel, Selasa (12/7).

Suasana pemotongan daging kurban

Sekretaris DPW PKB Kalsel Hormansyah mengatakan, pelaksanaan ibadah kurban ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan, oleh pihaknya.

“Ibadah kurban yang kami laksanakan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan DPW PKB Kalsel,” ucapnya.

Menurut Hormansyah, untuk tahun ini ada 2 ekor sapi yang menjadi kurban dalam ibadah kurban tersebut.

“Kami menyebarkan 200 kupon, untuk warga tidak mampu disekitar Kantor DPW PKB Kalsel, untuk mendapatkan daging kurban,” ujarnya.

Sedangkan, lanjut Hormansyah, pada pelaksanaan ibadah kurban di tempat mereka tersebut, untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta menjalin silaturahmi antar anggota dan pengurus DPW PKB Kalsel.

“Ibadah kurban ini dilaksanakan untuk menimbulkan rasa kepedulian dan berbagi dengan warga kurang mampu,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hormansyah juga menyampaikan, bahwa hampir seluruh DPC PKB di Provinsi Kalimantan Selatan juga melaksanakan, kegiatan ibadah kurban, dengan penyembelihan hewan kurban di kantor masing-masing.

“Untuk ibadah kurban ini hampir seluruh DPC PKB di Provinsi Kalsel melaksanakan,” ucap Hormansyah. (SRI/RDM/RH)

Meski Pandemi COVID-19 Belum Berakhir, Pelaksanaan Kurban Tahun Ini Dinilai Berjalan Lancar

BANJARMASIN – Meskipun Pandemi COVID-19 belum berakhir, pelaksanaan ibadah kurban dinilai berjalan lancar. Seperti pelaksanaan ibadah kurban yang dilaksanakan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi yang akrab disapa Paman Yani.

Prosesi Akad dan Serah Terima Alat Sembelih Dari Paman Yani (bertopi) kepada Penyembelih Hewan Kurban (berkopiah)

Pada tahun 2022 ini, dirinya melaksanakan ibadah kurban masing-masing satu ekor sapi di dua lokasi di daerah pemilihannya yakni di Desa Sarang Tiung Kecamatan Pulau Laut Sigam Kabupaten Kotabaru dan Desa Bersujud Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu pada H+3 Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah yang bertepatan dengan Selasa (12/7).

“Kami bersyukur jauh-jauh kami datang dari Banjarmasin ke sini, tentu saja untuk melaksanakan ibadah kurban,” katanya kepada wartawan.

suasana pelaksanaan ibadah kurban oleh Anggota DPRD Kalsel, M. Yani Helmi di Desa Bersujud

Sebelum menyembelih hewan kurban dilakukan prosesi akad dan serah terima alat sembelih dari Paman Yani kepada penyembelih hewan kurban. Dalam prosesi penyembelihan, Anggota DPRD Kalsel dari Fraksi Golkar ini juga menyediakan piduduk berupa beras, gula merah dan kelapa serta menyiramkan air kembang ke sekujur tubuh sapi dengan tujuan agar sapi tenang ketika disembelih.

Paman Yani memberikan apresiasi kepada semua pihak sehingga pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lancar.

“Mudah-mudahan dengan ibadah kurban ini, bisa membawa keberkahan bagi yang melaksanakan kurban,” harapnya.

Sebelumnya, pada Senin (11/7) lalu, Paman Yani juga melaksanakan ibadah kurban di kawasan sekitar kediamannya di Sungai Jingah Banjarmasin dengan menyembelih dua ekor sapi dan ratusan bungkus daging kurbannya dibagi-bagikan kepada masyarakat setempat. (NRH/RDM/MRF)

Satu Jemaah Haji Kalsel Wafat Pada Fase Armuzna

Arab Saudi – Dilansir dari siaran pers Kementerian Agama RI, total jemaah haji Indonesia yang wafat sejak awal keberangkatan pada 4 Juni 2022 hingga Selasa (12/7) berjumlah 41 orang.

Empat belas diantaranya pada fase Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) terdiri atas satu jemaah wafat di KKHI Arafah, enam jemaah wafat di KKHI Makkah, dan tujuh jemaah wafat di KKHI Mina.

Satu diantara 14 jemaah haji yang meninggal dunia pada fase Armuzna tersebut adalah jemaah haji dari Kalsel, yang tergabung dalam kloter 3 embarkasi Banjarmasin.

“Satu jemaah haji Kalsel meninggal dunia, yakni atas nama Maslina Saberan Udin berasal dari Kabupaten Tapin, meninggal pada 11 Juli 2022 di Al Nor Internasional Hospital Makkah,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel Muhammad Tambrin, saat berada di Mina dalam tugas sebagai Pengendali Penyelenggaraan Ibadah Haji di Arab Saudi, Senin (11/7).

Selanjutnya, Tambrin mengajak kepada para jemaah haji yang saat ini masih berada di Mina dan sebagian sudah Kembali ke Makkah, untuk bersama-sama mendoakan Almarhumah semoga Husnul Khotimah.

“Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran, kita doakan semoga Almarhumah mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT,” katanya.

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), hingga hari ke-38 operasional haji di tahun 2015 misalnya, ada 380 jemaah wafat. Sementara pada 2016, ada 149 jemaah wafat. Tiga tahun berikutnya, angka kematian pada angka 274 (2017), 154 (2018), dan 151 (2019).

Jika dibandingkan dengan angka kematian pada hari yang sama untuk lima tahun terakhir, musim haji tahun ini adalah yang paling sedikit. (KANWILKEMENAGKALSEL-RIW/RDM/SYA)

Pajak Restoran di Kabupaten Banjar Mulai Dekati Target Realisasi 2022

BANJAR – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Banjar, menyatakan penerimaan pajak restoran untuk semester I tahun 2022 telah mencapai 64 persen atau sekitar Rp4,5 miliar.

Kepala BPKPAD Banjar, Achmad Dzulyadaini menuturkan, meski tahun lalu pajak restoran hanya tercapai sekitar Rp3,1 miliar dari target Rp6,1 miliar. Namun hal itu cukup beralasan karena diakibatkan imbas dari keterpurukan COVID-19.

“Per tanggal 8 Juli 2022, dari data kami terlihat naik signifikan. Untuk realisasi target sebesar Rp7 miliar,” ungkapnya, baru-baru tadi.

Ia membeberkan, kenaikan itu disusul keberadaan restoran dan bisnis coffe shop yang mulai menjamur di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar.

“Yang jelas meningkat 14 persen di semester pertama tahun 2022, seiring mulai menggeliatnya ekonomi masyarakat karena COVID-19 mulai terlihat agak melandai,” tutur Dzulyadaini.

Selain itu, ia menjelaskan, keberadaan tapping box yang dipasang di seluruh restoran cukup mempengaruhi penerimaan yang tercatat dari triwulan pertama dan kedua 2022.

“Yang cukup berimbas positif itu pada saat ramadan kemarin,” pungkasnya. (RHS/RDM/APR)

Ketua DPRD Kalsel dan Dirut Bank Kalsel Sumbangkan Tiga Ekor Sapi Kurban Untuk Setwan Kalsel

Banjarmasin – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK berkolaborasi dengan Bank Kalsel menyumbangkan sapi kurban yang diserahkan ke lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel. Penyembelihan hewan kurban itu dilaksanakan di halaman belakang kantor DPRD Kalsel, Senin (11/7).

Seluruh karyawan Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel pun menyambut gembira dengan adanya sumbangan tiga ekor sapi kurban ini. Pasalnya, di tahun lalu, jumlah sapi kurban yang disembelih hanya satu ekor.

Ketua DPRD Kalsel Supian HK didampingi Plt Sekwan Kalsel, Muhammad Jaini, mengapresiasi dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Bank Kalsel yang turut serta menyumbangkan dua ekor sapi kurban ke Sekretariat DPRD Kalsel. Ia berharap jumlah sapi yang dikurbankan di tahun berikutnya meningkat.

“Alhamdulillah Idul Adha tahun ini tiga ekor sapi kurban yang disembelih. Semoga di tahun akan datang jumlah hewan qurbannya ditingkatkan lagi, bisa empat ekor atau lima ekor hewan kurban,” harapnya.

Untuk diketahui, daging sapi kurban ini dibagikan kepada pegawai, tenaga keamanan hingga petugas kebersihan yang ada lingkungan Sekretariat DPRD Kalsel, termasuk juga wartawan yang tergabung dalam pressroom Dewan.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPRD Kalsel juga turut menyumbangkan tenaganya untuk memotong sendiri sapi kurbannya. (NRH/RDM/APR)

Laksanakan Kurban, Paman Yani Jaga Kearifan Lokal

Banjarmasin – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel ), Muhammad Yani Helmi berkurban empat ekor sapi yang disebar di sekitar kediamannya serta daerah pemilihannya yaitu Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu.

“Alhamdulillah pada Idul Adha tahun ini, kami melaksanakan ibadah kurban di beberapa tempat. Hari ini (11/7), kita berkurban dua ekor sapi di kawasan Sungai Jingah Banjarmasin. Nanti besok (12/7), kita akan berangkat ke Kecamatan Pulau Laut Sigam Kabupaten Kotabaru dan Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, masing-masing satu ekor sapi kurban,” katanya kepada wartawan, Senin (11/7).

Sebelum penyembelihan, wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini melakukan prosesi akad dan serah terima alat sembelih yang diserahkan dirinya kepada penyembelih hewan kurban. Dalam prosesi penyembelihan, Paman Yani juga menyiram air kembang di sekujur tubuh sapi dengan tujuan agar sapi tenang saat disembelih.

“Kita siapkan juga ‘piduduk’ berupa beras, kelapa muda dan gula merah yang merupakan tradisi khas Banjar,” jelasnya.

Paman Yani menambahkan momentum Idul Adha mengajarkan untuk senantiasa ikhlas berbagi kepada sesama manusia dan diharapkan membawa keberkahan bagi umat.

Untuk diketahui, pada hari pertama Idul Adha, keluarga besar Paman Yani juga menyembelih dua ekor sapi dari sang kakak, Paman Birin. Daging kurban sendiri dibagikan kepada 250 warga sekitar Sungai Jingah dengan berat masing masing setengah kilogram. (NRH/RDM/APR)

Paman Birin Serahkan 2 Sapi Kurban Ke Masjid Sabilal Muhtadin

Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor atau Paman Birin, turut memberikan bantuan hewan kurban berupa dua ekor sapi kepada Badan Pengelola Mesjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.

Penyerahan hewan kurban dilakukan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar kepada Ketua Badan Pengelola Mesjid Raya Sabilal Muhtadin, H Darul Quthni usai salat Idul Adha 1443 Hijriah, pada Minggu (10/7).

“Kita hari ini menyerahkan hewan kurban bantuan bapak gubernur (Paman Birin,red) untuk dibagikan kepada masyarakat,” ujar Roy usai penyerahan.

Sekdaprov Kalsel (dua dari kanan) saat menyerahkan sapi kurban Gubernur

Sementara itu, Ketua Badan Pengelola Mesjid Raya Sabilal Muhtadin, Darul Quthni mengatakan, sumbangan yang diterima pihaknya mencapai 26 ekor sapi yang berasal dari berbagai pihak, antara lain Gubernur Kalsel, Kapolri, Kapolda, perusahaan dan masyarakat.

“Kita siapkan dua ribuan kupon daging kurban yang akan dibagikan. Nanti bisa ditambah lagi,” ujarnya.

Selain di Mesjid Raya Sabilal Muhtadin, sebelumnya Paman Birin juga membagikan sapi kurban ke sejumlah lokasi, seperti di Masjid Al Manar Desa Pulau Sugara Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala.

Lalu diserahkan di Jalan Alalak Berangas Ray 17 RT 3 serta kepada warga di Jalan trans Kalimantan Desa Sungai Lumbah RT 05 sebelum Jembatan Barito. (BIROADPIM-RIW/RDM/SYA)

Idul Adha 2022, Polda Kalsel Kurbankan Puluhan Ekor Hewan Kurban

Banjarmasin – Polda Kalsel menyembelih puluhan ekor hewan kurban di Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, pada Minggu (10/7). Pemotongan hewan kurban berupa sapi dan kambing itu berlangsung di Mess Bintara Remaja Dit Samapta Polda Kalsel, Bina Brata Banjarmasin.

Pemotongan ditandai dengan penyerahan hewan kurban secara simbolis oleh Kapolda Kalsel yang turut dihadiri Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Perwakilan Korem 101/Antasari, Ketua PWI Kalsel, Ketua IJTI Kalsel, Perwakilan Mesjid Jami Banjarmasin, dan Perwakian DPN Dayak Keluarga Borneo.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto mengatakan, selain melakukan pemotongan, Polda Kalsel juga mendistribusikan hewan kurban tersebut ke sejumlah wilayah untuk dibagikan kepada masyarakat.

“Jumlah hewan kurban di Polda Kalsel sebanyak 73 ekor terdiri dari 63 sapi dan 10 kambing,” kata Kapolda Kalsel disela kegiatan penyembelihan hewan kurban.

Prosesi penyembelihan hewan kurban di Polda Kalsel

Dirinya menerangkan, bahwa jumlah hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha kali ini lebih banyak daripada tahun 2021 lalu. Dimana pada Hari Raya Idul Adha tahun lalu, jumlah hewan kurban yang dipotong dan didistribusikan Polda Kalsel ke beberapa wilayah sebanyak 53 ekor.

“Insya Allah setiap tahun hewan kurban yang akan dipotong Polda Kalsel akan selalu bertambah,” ucap Kapolda Kalsel.

Orang nomor satu di Polda Kalsel ini pun berharap dengan kurban ini, dirinya, para Pejabat Utama dan seluruh personel Polda Kalsel dapat mengikuti jejak para Nabi seperti Nabi Ibrahim A.S. dan Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, dengan kurban tersebut pihaknya dapat berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan atau kurang mampu.

Kapolda Kalsel pada kesempatan ini pun menegaskan bahwa Polda Kalsel bersama Forkopimda telah melakukan langkah-langkah antisipasi agar tidak terjadi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, sehingga sapi dan kambing yang dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha tahun ini, sudah dipastikan sehat dan bersih dari PMK serta siap untuk dikurbankan. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/SYA)

Sholat Ied di Masjid Al Karomah Martapura, Paman Birin Juga Serahkan Sapi Kurban Presiden

Banjar – Idul Adha tahun ini, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, melaksanakan shalat Idul Adha di masjid Al Karomah Martapura. Didampingi Ketua DPRD Provinsi Supian HK, dan sejumlah Kepala SKPD lingkup pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu, tiba di masjid Al Karomah sekitar pukul 07.15 WITA pada Minggu (10/7), dan langsung menunaikan shalat Tahiyatul Masjid.

Kemudian bersama ribuan jemaah yang memadati masjid, turut membacakan takbir, tahlil dan tahmid. Tampak hadir dalam shalat Idul Adha itu Bupati Banjar Saidi Mansyur, serta Forkompinda Kabupaten Banjar.

Gubernur Kalsel saat prosesi penyerahan sapi kurban Presiden

Dalam sambutannya sebelum shalat, Gubernur menyampaikan, selamat Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, kepada seluruh masyarakat Kalsel.

“Saya ucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah, semoga kita dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus dapat meningkatkan solidaritas, dan kepedulian kita sebagai umat Islam,” ujarnya.

Momen Idul Adha, menurut Paman Birin, memberikan kesan dan makana bagi kehidupan, yang tercermin dalam ibadah haji dan ibadah kurban.

Ibadah kurban mengandung makna kepedulian, semangat berbagi dan solidaritas kepada sesama.

“Ibadah kurban yang kita laksanakan, banyak mengandung makna serta dimensi kesabaran dan ketabahan, yang hendaknya kita amalkan dalam kehidupan,” sampainya.

Gubernur Kalsel berada di shaf depan shalat Idul Adha

Usai shalat, Paman Birin juga berkesempatan menyerahkan Bantuan Kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia berupa sapi.

Sapi kurban Presiden yang diserahkan Paman Birin, diterima langsung Ketua Nhazir Masjid Al-Karomah Martapura, KH. Hasanuddin Badruddin. Sapi bantuan Presiden tahun ini, berjenis Brahman dengan berat lebih dari 950 kilogram, dibeli dari peternak lokal asal Tanah Bumbu. (RIW/RDM/SYA)

Exit mobile version