BPKP : Reklamasi Tambang Batubara Kalsel, Butuh Sinergitas Semua Pihak

BANJARBARU – BPKP akan memberikan rekomendasi strategis untuk memastikan reklamasi tambang batubara di Provinsi Kalimantan Selatan berjalan dengan baik. Hal ini penting karena sektor pertambangan penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Selatan, yaitu sebesar 18,91 persen.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Rudy M. Harahap, ketika melakukan entry meeting bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar, dan para pihak terkait, di Aula Ruang Rapat Aberani Sulaiman Banjarbaru, pada Rabu (27/7).

Entry meeting adalah dalam rangka pengawasan atas pemenuhan kewajiban reklamasi pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Provinsi Kalimantan Selatan.

Rudy menyampaikan, reklamasi menjadi isu strategis terkait lingkungan/lahan yang terganggu dan jaminan reklamasi yang ditempatkan oleh pemegang IUP.

Melalui pendekatan Three Lines of Models (3LoM), Alumnus Auckland University of Technology (AUT) di Selandia Baru ini menjelaskan, reklamasi harus melibatkan governing body, yakni Kepala Daerah, Forkopimda, Sekretaris Daerah.

Selain itu, reklamasi juga melibatkan unsur manajemen, yakni OPD terkait, dan Internal Audit, yakni Inspektur Tambang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Karena itu, perlu sinergi yang kuat untuk memastikan reklamasi oleh para pemegang IUP dilakukan sesuai dengan best mining practice.

”Perizinan IUP, penempatan jaminan reklamasi, dan pelaksanaan reklamasi harus dipenuhi sesuai dengan kaidah. Peralihan kewenangan kepada Kementerian ESDM juga harus segera dituntaskan,” ungkap Rudy.

Roy Rizal Anwar, pada kesempatan tersebut menyambut baik peran BPKP dalam pengawasan atas pemenuhan kewajiban reklamasi tambang ini. Ia juga meminta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta Sekretaris Kabupaten yang memiliki lokasi tambang untuk mendukung kegiatan pengawasan tersebut.

Selanjutnya Rudy berharap, pengawasan BPKP dapat berperan strategis sehingga para pemangku kepentingan well-informed, seluruh pihak berkontribusi berkontribusi menjalankan reklamasi tambang, dan reklamasi tambang memperhatikan sustainability tiga hal, yaitu People, Planet, dan Profit. (BPKPKalsel-RIW/RDM/RH)

Taman Budaya Kalsel Gelar Dialog Teater

BANJARMASIN – Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Dialog Teater di Gedung Balairungsari, Rabu (27/7).

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Suharyanti, mengatakan, untuk semakin meningkatkan pengetahuan dibidang kesenian melalui pertunjukkan Teater, dalam Program Ragam Pesona Budaya Banjar 2022, digelar Dialog Teater, menghadirkan narasumber aktor film dari Yogyakarta, Rukman Rosadi, aktor Bayu Bastari Setyawan, aktor/ sutradara sanggar sesaji Rudi Karno, aktor/ sutradara M Syahriel M Noori, dan aktor Yogyakarta Udik Supriyana.

Kepala UPTD Taman Budaya, Disdikbud Kalsel, Suharyanti

“Kami undang di dialog teater ini perwakilan di 13 Kabupaten dan Kota, masing-masing dua orang,” ucapnya

Suharyanti menjelaskan, setelah Dialog Teater, dilanjutkan Workshop Teater dengan mengangkat tema ‘Membangun Karakter Melalui Proses Kreatif Teater’ selama tiga hari mulai 28 – 30 Juli 2022, bertempat di Gedung Balairungsari. Para peserta diberikan materi dari narasumber yaitu tentang Dramaturgi, Penyutradaraan, Management, Keaktoran dan Naskah.

“Setelah diberikan materi akan digelar praktek, peserta nanti dibagi perkelompok, tahun depan rencananya akan ada lomba teater,” jelas Yanti (sapaan akrabnya)

Sementara itu, salah satu narasumber Dialog Teater, Rukman Rosadi, menambahkan, dalam Dialog Teater ini pihaknya ingin para pelaku seni menggali ide baru, untuk membangun ruang ekspresi, khususnya seni teater, agar semakin termotivasi dalam memberikan karya seni drama yang berkualitas. Ia berpesan bagi seniman lokal, kalau ingin dilirik perfilman Nasional buatlah di sosial media dalam bentuk karya yang dimiliki, karena yang menyaksikan tidak terbatas jumlahnya.

Salah satu narasumber Dialog Teater, Rukman Rosadi

“Manfaatkan promosi di sosmed, bisa saja para produser dapat mengetahui skill yang dimiliki,” tutupnya.

Untuk diketahui, Dialog dan Workshop Teater ini warga dapat menyaksikan melalui akun Youtube Taman Budaya Kalsel. (NHF/RDM/RH)

Cuaca dan Kurangnya Stok, Picu Kenaikan Harga Bawang Merah di Kalsel

BANJARBARU – Kebutuhan bawang merah di Kalsel mencapai 10 ribu ton per tahun. Namun kenyataannya, komoditi ini hanya mampu menopang dibawah target, bahkan tak sampai ribuan ton. Artinya ketersedian stok masih belum mencukupi. Disisi lain, harga yang dijual di pasar tradisional pun ikut meroket.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, Fathurrahman, mengakui, bahwa provinsi ini bukan penghasil bawang merah. Untuk menyiasatinya harus mengambil dari luar daerah.

Kadis Ketahanan Pangan Kalsel Fathurrahman

“Pusat produktivitas bawang merah ini kan ada brebes (Jateng) dan Bima (NTB),” ujarnya kepada Abdi Persada FM, baru-baru tadi.

Soal ketersediaan, diakuinya, juga masih mengalami kekurangan. Hal ini juga dipicu adanya cuaca ekstrim di Jateng dan NTB sehingga produksinya pun terdampak.

“Akibatnya harga di pasar tradisional Kalsel alami kenaikan,” ungkapnya.

Tak hanya di Kalsel, Fathur menyebut, juga terjadi di semua provinsi. Bahkan, akibat ketersediaannya tak mencukupi komoditi bawang merah disana pun turut mengalami lonjakan tinggi.

“Kategorinya merah semuanya khusus untuk komoditi bawang merah,” ungkapnya.

Melalui data dinas ketahanan pangan kabupaten/kota di Kalsel, ia menjabarkan rata-rata telah menyentuh dikisaran harga yang tak biasa yakni diangka Rp75 ribu per kilogram.

“Tentu cuaca ekstrim juga jadi pemicu dan ini tentu jadi masalah,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

KPK RI Ajak Masyarakat Kalsel Miliki Peranan Dalam Berantas Korupsi

BANJARMASIN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapabilitas dan Pemberdayaan Masyarakat Antikorupsi di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (27/7). Dibuka langsung oleh Ketua KPK RI Firli Bahuri didampingi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

Ketua KPK RI Firli Bahuri (Mengenakan Batik)

Firli menyampaikan, digelarnya Bimtek di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan bertajuk Pemberdayaan Budaya Antikorupsi.

“Karena KPK menyadari bahwa upaya upaya yang telah dilakukan, untuk tindakan antikorupsi sudah dilakukan dengan berbagai upaya, yang telah dimaksimalkan baik tindakan maupun pencegahan,” ungkapnya.

Tetapi, lanjutnya, KPK telah menyadari untuk melakukan pemberantasan korupsi tersebut, diperlukan dukungan dari masyarakat.

“Dengan adanya bimtek yang melibatkan masyarakat ini, diharapkan masyarakat menyadari dan melaporkan bahwa ada tindakan korupsi disekitar mereka. Seperti, adanya dugaan korupsi pada anggaran APBD dan lainnya,” ujar Firli.

Sementara itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak membangun Banua yang bersih dari korupsi.

Seperti yang disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor pada saat memberikan sambutan, pada acara yang sama.

“Dalam rangka meningkatkan budaya antikorupsi dengan melibatkan masyarakat, maka kita mengajak masyarakat untuk ‘begarak barataan’ (bergerak semua; red) untuk membangun Banua ‘Nang barasih’ (yang bersih; red) dari korupsi,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut Gubernur, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya mewujudkan reformasi birokrasi, guna membangun budaya birokrasi yang bersih dan bebas dari korupsi.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang transparan disertai masyarakat memiliki pemahaman yang baik terkait sistem, saluran dan cara-cara untuk aktif mengawasi jalannya pemerintahan, sehingga segala upaya pemberantasan korupsi dapat berjalan semakin baik di Banua ini,” ucap Gubernur.

Sedangkan, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi mengatakan, pihaknya saat ini melakukan bimbingan teknis pencegahan tindakan antikorupsi, ke daerah-daerah, salah satunya Provinsi Kalimantan Selatan.

Dengan adanya Bimtek ini, lanjutnya, diharap bisa benar-benar memahami akan pentingnya peran serta masyarakat, agar cita-cita dan tujuan untuk mencegah praktik-praktik korupsi dapat tercapai.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk dapat menyatukan langkah dan gerak dalam memberantas korupsi dan memanfaatkan momentum ini, untuk menguatkan tekad bersama dalam mencegah terjadinya korupsi agar korupsi bisa ditekan seminimal mungkin,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

JPO Banjarbaru Ditargetkan Rampung 28 Desember 2022

BANJARBARU – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Ahmad Yani Km 34, Banjarbaru, ditargetkan rampung pada 28 Desember 2022 sesuai kesepakatan kontraktor dengan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru.

Wali Kota Banjarbaru, Muhammad Aditya Mufti Ariffin (masker putih), saat meninjau proses pembangunan JPO

Saat meninjau lokasi pembangunan JPO, Selasa sore (26/7), Wali Kota Banjarbaru, Muhammad Aditya Mufti Ariffin menilai, proses pembangunan JPO ini terbilang cepat.

Kendati demikian, Aditya meminta proses pengerjaannya jangan sampai membahayakan pengguna jalan yang hilir mudik di lokasi tersebut. Termasuk, siswa sekolah yang lalu lalang di sekitarnya.

“Jangan sampai membahayakan warga, apalagi ini lokasinya berdekatan dengan sekolah,” ucapnya.

Aditya menampik jika pembangunan JPO ini terkesan tergesa-gesa. Menurutnya, orientasi JPO ini tidak diperuntukkan pada saat hari ini saja, melainkan untuk proses jangka panjang.

“Jangan menunggu macet dulu. Jangan menunggu masalah muncul baru kita selesaikan masalahnya. Tetapi bagaimana masalah kedepan itu kita tanggulangi hari ini,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR, Eka Yuliesda, menyebut, jika proses pengerjaan pembangunan melebihi target 180 hari kerja sesuai kesepakatan, maka masih ada program tambahan pengerjaan selama 50 hari.

Kepala Dinas PUPR kota Banjarbaru, Eka Yuliesda Akbari

“Kita kan masih punya tenggat waktu, tetapi akan terus kita usahakan agar bisa rampung sesuai target,” ungkapnya.

Eka mengaku, pihaknya juga akan terus mengawal pembangunan JPO ini secara ketat hingga selesai sesuai dengan Visi Misi Wali Kota Banjarbaru.

“Makanya kita monitor terus ini. Disamping itu juga ada konsultan pengawasnya,” terangnya.

Untuk mempermudah serta memastikan keselamatan warga selama proses pembangunan, Eka mengungkapkan sudah bekerjasama dengan instansi terkait untuk melakukan penutupan jalan.

“Masyarakat harap bersabar dulu, karena ini demi keselamatan juga. Untuk masalah kemacetannya nanti akan kita evaluasi terus bersama Polantas dan Dishub,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

DPRD Kalsel Sambut Baik Kunjungan Sespimti Polri Dikreg ke-31

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyambut baik kunjungan peserta program pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Dikreg ke-31 Tahun Anggaran 2022 di ‘Rumah Banjar’.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, dalam sambutannya ketika membuka acara tersebut, Selasa (26/7).

“Selamat mengikuti rangkaian kegiatan. Semoga nantinya para peserta mendapatkan hasil terbaik dan kemudian meraih karier yang gemilang di kesatuan masing-masing,” katanya.

Supian HK mengaku merasa bangga bisa terlibat dalam proses pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-31 itu. Ia berharap, keterlibatan DPRD dalam proses ini membawa manfaat bagi para peserta.

Sementara, Pimpinan Perwira Pendamping, Brigjen Polisi Yasdan Rivai menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan rangkaian dari proses pendidikan, yakni Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) untuk mempraktikkan ilmu yang mereka dapat saat perkuliahan.

“Ada praktik kerja dalam negeri, ada praktik kerja luar negeri. Nanti para peserta akan membuat risalah kebijakan yang akan ditawarkan kepada pimpinan daerah,” jelasnya.

Kegiatan kunjungan ini diisi dengan diskusi dan tanya jawab guna menggali informasi terkait kebijakan dan permasalahan yang ada sesuai tema yang ada yakni, ‘Strategi Polri Menjaga Stabilitas Kamtibmas dan Mendukung Pemulihan Ekonomi Dalam Rangka Mengawal Pembangunan Nasional’.

Suasana Kunjungan Peserta Sespimti Polri Dikreg ke 31 Tahun 2022 ke DPRD Kalsel

Turut berhadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, Anggota Komisi II DPRD Kalsel Karlie Hanafi Kalianda, dan Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah. (NRH/RDM/RH)

Bank Kalsel Raih Penghargaan Pada Ajang Indonesia Most Admired BUMD Awards 2022

BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali meraih penghargaan membanggakan. Kali ini dalam helatan bertajuk Indonesia Most Admired Bumd Awards 2022, Bank Kalsel memperoleh penghargaan “The Best BUMD In Satisfactory Performance And Service Of The Year” akhir pekan lalu.

Kriteria penilaian penghargaan ini ditentukan berdasarkan Corporate Sustainability, Corporate Awareness, Corporate Image, Corporate Strength, Corporate Innovation, Media Engagement, Kepuasan dan Loyalitas Nasabah dan Inovasi yang ditunjukkan oleh Bank Kalsel disepanjang tahun 2021.

Indonesia Most Admired Bumd Awards 2022 diselenggarakan oleh 7Sky Media dan Majalah IM Indonesia didukung oleh Center for Achievement Development.

Penghargaan ini merupakan apresiasi tertinggi yang diberikan kepada BUMD dan CEO BUMD yang memiliki prestasi/kinerja yang memuaskan serta berkontribusi tinggi dalam pembangunan daerah, berhasil bertahan serta tumbuh dan berkembang dimasa pandemi COVID-19 sehingga bisa memenangkan persaingan di era kompetisi bisnis yang sangat ketat.

Hanawijaya selaku Direktur Utama Bank Kalsel menuturkan rasa syukur bisa kembali mendapatkan apresiasi atas kinerja perusahaan.

“Mewakili manajemen dan seluruh insan Bank Kalsel, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi yang diberikan oleh 7Sky Media kepada Bank Kalsel sebagai The Best BUMD in Satisfactory Performance and Service Of The Year. Semoga penghargaan ini menjadi stimulus perusahaan untuk menciptakan inovasi-inovasi baru, meningkatkan kinerja perusahaan dan semakin memberikan sumbangsih pada perekonomian Indonesia khususnya Kalimantan Selatan,” tutur Hana.

Lebih lanjut, Hanawijaya menegaskan kembali posisi Bank Kalsel sebagai entitas bisnis daerah yang berkomitmen memberikan layanan terbaik sebagaimana taglinenya Setia Melayani, Melaju Bersama.

“Penghargaan ini membuktikan bahwa Bank Kalsel kembali mempertegas komitmen dan dedikasi Bank Kalsel untuk terus meningkatkan prestasi dan selalu memberikan yang terbaik bagi seluruh stakeholder dan shareholder, berkontribusi tinggi dalam pembangunan daerah, sehingga berdampak positif dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional,” pungkas Hana. (ADV-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version