Ratusan Warga Pasar Batuah Datangi Gedung DPRD Banjarmasin

BANJARMASIN – Ratusan warga Pasar Batuah mendatangi gedung Dewan Kota Banjarmasin, Rabu (15/6). Kedatangan mereka menyampaikan aspirasi untuk menunda pembongkaran yang rencananya akan dilakukan, Kamis (16/6).

Ketua Aliansi Kerukunan warga Batuah, Syahrianoor, kepada wartawan mengatakan, pihaknya bersama para warga pasar Batuah mendatangi rumah wakil rakyat meminta untuk menunda pembongkaran, karena masih dalam proses hukum di kawasan tersebut.

Ketua Aliansi Kerukunan warga Batuah, Syahrianoor

“Semoga dengan pertemuan bersama DPRD Banjarmasin akan disetujui Pemko,” ucapnya.

Disampaikan Syahriannoor, sejak adanya rencana revitalisasi kawasan Pasar Batuah, warga terus cemas, sedih dan khawatir, sehingga berharap keluhan ini dapat disikapi secara bijaksana.

“Mereka tidak bisa tidur tenang, bahkan berjualanpun tidak karuan rasa,” jelasnya

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Harry Wijaya menjelaskan, pihaknya menampung aspirasi warga Pasar Batuah dan akan meminta penundaan pembongkaran. Selain itu juga dijadwalkan untuk mengundang SKPD terkait.

Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Harry Wijaya

“Hari ini kita surati pihak Pemko, memohon untuk melakukan penundaan pembongkaran,” tutup Harry.

Dalam penyampaian aspirasi warga Pasar Batuah, lebih banyak didominasi kaum hawa dan sebagian anak-anak, dengan membawa spanduk dan kertas, mereka menyampaikan tuntutan, diantaranya agar tidak digusur kawasan tempat tinggalnya.

Untuk diketahui, sebelumnya ratusan warga menyampaikan aspirasi di Jalan Lambung Mangkurat, depan gedung DPRD kota Banjarmasin, setelah berorasi sekitar 30 menit, Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Harry Wijaya, didampingi Anggota Komisi I Deddy Sophian dan Ketua Komisi II Awan Subarkah, serta Sekretaris Dewan Iwan Ristianto, menemui warga dan mengizinkan sekitar 20 orang perwakilan untuk audiensi, di ruang Rapat Paripurna. (NHF/RDM/RH)

Tingkatkan Prestasi Atlet, Dispora Kalsel Gelar Pelatihan Untuk Pelatih

BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menggelar pelatihan peningkatan dan pengembangan pelatih olahraga, dalam rangka peningkatan prestasi atlet kedepannya.

Peserta pelatihan peningkatan dan pengembangan pelatih olahraga

Pelatihan tersebut dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, disalah satu hotel di Kota Banjarmasin, Selasa Sore (14/6).

Dalam sambutannya Hermansyah mengatakan, dilaksanakannya kegiatan ini, selain mengikuti pelatihan juga sebagai ajang silaturahmi.

“Dengan adanya kegiatan ini maka Dispora Kalsel dapat bertemu dengan para pelatih olahraga,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Hermansyah, pada kegiatan ini pihaknya mendapatkan masukan mengenai perkembangan para atlet di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Sedangkan kegiatan pelatihan dan pengembangan pelatih ini merupakan fokus dari pemerintah. Sehingga, kedepannya menghasilkan prestasi maksimal para atlet di Provinsi Kalimantan Selatan,” tuturnya.

Hermansyah mengatakan, Dispora Kalsel menargetkan dapat meloloskan sebanyak banyaknya atlet Provinsi Kalimantan Selatan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Medan dan Aceh Mendatang.

“Mengingat tahun depan sudah memasuki persiapan Pra Pon mendatang. Sehingga, diperlukan persiapan dimulai saat ini, untuk menghasilkan atlet atlet berprestasi, untuk Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Pihaknya menargetkan, agar Provinsi Kalimantan Selatan dapat meloloskan sebanyak banyaknya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh dan Medan mendatang.

“Karena itu, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan meminta kerjasama dengan Seluruh pelatih serta cabang olahraga yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, agar dapat mencapai target tersebut,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/RH)

SDN Pangambangan 5 Banjarmasin Dukung BIAN

BANJARMASIN – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pangambangan 5 Banjarmasin memberikan dukungan penuh terhadap Program Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), dengan melaksanakan di tempat mereka.

Kepala SDN Pangambangan 5 Banjarmasin Wahyu Ekma Pranatalia

“Kami memberikan dukungan terhadap pelaksanaan BIAN di Kota Banjarmasin, mengingat program ini dari Pemerintah,” ungkap Kepala SDN Pangambangan 5 Banjarmasin Wahyu Ekma Pranatalia, kepada Abdi Persada FM, Rabu (15/6).

Sehingga, lanjut Wahyu, pihaknya mengusahakan agar seluruh siswa dapat mengikuti imunisasi Campak dan Rubella tersebut.

“Tentu kami mengharapkan seluruh orangtua siswa dapat mengikuti, program BIAN di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu mengajak orangtua siswa, agar tidak takut untuk, mengikuti Bulan Imunisasi Anak Nasional Vaksinasi Campak dan Rubbela.

“Kepada seluruh orangtua dilingkup SDN Pangambangan 5 Banjarmasin, agar tidak takut untuk mengikutkan anak mereka pada pelaksanaan BIAN ini,” ucapnya.

Mengingat vaksinasi MR Campak dan Rubbela ini sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan anak anak dari virus MR tersebut.

“Dengan para siswa mengikuti program BIAN tersebut, maka masa depan dari Kesehatan anak anak tersebut, dapat terjaga,” ujarnya. (SRI/RDM/RH)

KPU Banjarmasin Gelar Peluncuran Tahapan Pemilu Serentak 2024

BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum Banjarmasin, menggelar peluncuran tahapan Pemilu serentak 2024 secara daring di seluruh Indonesia.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua KPU Kota Banjarmasin, Rahmiyati Wahdah, Selasa (14/6) malam mengatakan, dengan diluncurkan tahapan Pemilu serentak 2024 ini, maka secara resmi tahapan pemilu dimulai.

Ketua KPU Kota Banjarmasin, Rahmiyati Wahdah

“Sejak hari ini hingga 20 bulan kedepan, menuju pelaksanaan Pemilu tanggal 14 Februari 2024 mendatang,” ucapnya.

Rahmiyati menjelaskan, untuk langkah pemutakhiran data pemilih, masih mempergunakan pemilih berkelanjutan, data sementara ada sebanyak 448.792 pemilih, baik pemilih baru dan pemilih tidak memenuhi syarat.

“Kita akan melakukan pencocokan dan penelitian pada Oktober 2022, setelah nanti diberikan data Dirjen Dukcapil,” jelasnya

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum kota Banjarmasin Muhammad Yasar mengatakan, dengan diluncurkan tahapan pemilu secara serentak, pihaknya akan terus bersinergi untuk bersama-sama dalam rangka mensukseskan pemilihan umum tahun 2024 mendatang.

Ketua Bawaslu kota Banjarmasin, Muhammad Yasar

“Kami terus jalin komunikasi dengan KPU Banjarmasin,” tutup Yasar

Untuk diketahui, peluncuran tahapan Pemilu serentak tahun 2024, diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Kota Banjarmasin, acara berlangsung di Aula KPU Jalan Perdagangan Kecamatan Banjarmasin Utara, dihadiri Komisioner KPU, Wakil Ketua DPRD kota Banjarmasin Muhammad Yamin, Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Yusna Irawan, dan Kepala Satpol PP Banjarmasin Ahmad Muzaiyin, serta seluruh perwakilan partai politik. (NHF/RDM/RH)

DPRD Kalsel Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2021.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

Pengambilan keputusan tersebut dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD Kalsel dipimpin Ketua DPRD Kalsel, Supian HK didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, Karmila dihadiri Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Rabu (15/6).

Dalam pendapat akhirnya, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menyatakan bersyukur dengan adanya keputusan dewan terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 yang telah bisa diselesaikan dengan baik dan demokratis.

Dari hasil pembahasan bersama, lanjut Gubernur, pada prinsipnya DPRD Kalsel menyatakan dapat menyetujui Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 dan diproses lebih lanjut.

“Berdasarkan persetujuan bersama pada hari ini, maka Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 akan segera kami tindaklanjuti sesuai dengan mekanisme prosedur pembentukan produk hukum daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan dan sesegera mungkin, kami akan menyampaikan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk dievaluasi, sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dengan harapan perda tersebut dapat segera ditetapkan dan diimplementasikan,” jelasnya.

Gubernur menyatakan hal ini penting, mengingat Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 dapat menjadi landasan yuridis produk kebijakan daerah, sekaligus memiliki urgensi yang cukup luas untuk mengevaluasi pelaksanaan APBD sebelumnya. Selain itu dapat menjadi poin-poin penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan tahun anggaran berjalan tahun berikutnya.

“Meski konstitusional langkah untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 sudah kami laksanakan, dengan disetujuinya Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 oleh DPRD Kalsel, namun itu bukan berarti akhir dari tugas dan kewajiban kami dalam mempertanggungjawabkan pelaksanaan APBD. Seluruh catatan terkait dengan pelaksanaan APBD, yang disampaikan oleh saudara sekalian di lembaga legislatif, baik dalam bentuk saran, koreksi dan rekomendasi, akan sangat kami perhatikan,” tukasnya.

Gubernur berharap agar sinergi dan kerjasama Pemerintah Provinsi Kalsel dan DPRD Kalsel semakin kuat sesuai dengan koridor kewenangan masing-masing serta sinergi dan kerjasama ini kiranya melahirkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, pelayanan prima dan memberikan pertanggungjawaban yang sebaik-baiknya dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Semoga rancangan perda yang nantinya kita tetapkan menjadi perda akan membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat di banua kita tercinta ini,” harap gubernur.

Dalam rapat paripurna tersebut, pengambilan keputusan bersama itu ditandai dengan penandatanganan dokumen Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kalsel Tahun Anggaran 2021 oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor bersama Ketua DPRD Kalsel Supian HK dan Wakil Ketua DPRD Kalsel Karmila. (NRH/RDM/RH)

Museum Lambung Mangkurat Gelar Pameran Temporer Permainan Tradisional

BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat dibawah binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel, menggelar Pembukaan Pameran Temporer ke-1 Permainan Tradisional dengan mengangkat tema membangun kreativitas dan pendidikan karakter, pada Rabu (15/6). Pada pembukaan pameran temporer, Museum Lambung Mangkurat mengundang perwakilan SMP, SMA, SMK, untuk dapat menceritakan kepada orang-orang terdekat mereka, tentang pameran permainan tradisional yang ada di Museum Lambung Mangkurat.

Terlihat dari pantauan Abdi Persada FM, Museum Lambung Mangkurat memiliki puluhan koleksi permainan tradisonal khas Kalsel yang dipajang untuk memberikan pengetahuan kepada Masyarakat, terlebih kepada para pengunjung Museum.

Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat Suprihanto menyampaikan, pameran temporer kalk ini merupakan yang pertama kali pihaknya laksanakan, tujuannya untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait jenis-jenis permainan temporer, seperti permainan kelayangan, permainan Kalikir, permainan Gasing, permainan basumpit, dan lain sebagainya.

Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat Suprihanto (kiri)

“Untuk memberikan pengetahuan serta pengenalan belasan permainan tradisional yang dimiliki Banua Kalsel, diharapkan pameran ini dapat memperkenalkan kepada masyarakat koleksi benda yang dimiliki Museum Lambung Mangkurat, salah satunya permainan tradisional,”ungkapnya.

Suprihanto menambahkan, dengan diperkenalkannya kembali, permainan tradisional, diharapkan dapat membuat masyarakat Kalsel dapat mengenang permainan-permainan yang dulu pernah mereka mainkan.

“Karena banyak sekali sekarang permainan yang sifatnya Modern, sehingga permainan tradisional akan terkikis, oleh karena itu kami membuat pameran temporer ini,” tutup Suprihanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel Muhammadun melalui Kasi Kesenian Bidang Kebudayaan Disdikbud Provinsi Kalsel Sunjaya menyampaikan, pihaknya mengapresiasi kegiatan Pameran Temporer ke-1 Permainan Tradisional. Pameran ini merupakan salah satu bentuk pelestarian kebudayaan, serta membuat masyarakat dan peserta didik yang datang bisa mengetahui permainan tradisional yang dimiliki Kalsel.

“Museum ini merupakan bagian dalam hal melestarikan kebudayaan,” ungkap Sunjaya.

Dilanjutkan Sunjaya, permainan tradisional Khas Kalsel yakni bagasing, sudah ditetapkan sebagai warisan budaya nasional Khas Kalsel, sehingga diharapkan, kedepannya terdapat permainan khas kalsel yang memiliki ciri khas banua ini, kembali ditetapkan sebagai warisan budaya Kalsel. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Rakor dan Monitoring Pencegahan Korupsi

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel menggelar rapat koordinasi dan monitoring pencegahan korupsi, yang bertempat di ruang rapat aberani sulaiman Setdaprov Kalsel, Rabu (15/6). Rakor dibuka langsung oleh Sekda Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar, dan dihadiri kepala SKPD Lingkup Provinsi Kalsel beserta jajaran.

Dalam sambutannya Roy Rizali menyampaikan, Rakor ini merupakan salah satu pengingat, untuk pencegahan korupsi dibidang pengadaan barang dan jasa terkait optimalisais pendapatan daerah yang menjadi perhatian serius dikarenakan berkurangnya dana dari pemerintah pusat.

“Dalam rangka peningkatan pendapatan Daerah, kami berkerjasama bersama Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kalsel, dan kami memprioritaskan 2 sektor yakni Pendapatan Pajak Air Permukaan (PAP) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB),” ungkap Roy.

Roy menambahkan, pihaknya mengingatkan, kepada seluruh kepala SKPD lingkup Provinsi Kalsel agar menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat menjerumuskan kepada tindak pidana korupsi. hal ini bertujuan untuk membuat Provinsi Kalsel bebas dari Korupsi.

“Kami mengapresiasi langkah-langkah kepala SKPD beserta jajaran yang melakukan upaya pencegahan korupsi di kalsel, dan harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ucap Roy.

Dilanjutkan Roy, Pemerintah Provinsi Kalsel terus berkomitmen melakukan upaya pencegahan korupsi dengan membuat berbagai program, komitmen dalam mencegah korupsi terlebih layanan publik, perijinan, manajemen aset, serta sistem administrasi, sehingga dapat membangun Banua Kalsel menjadi Kalsel maju, makmur, dan sejahtera. (MRF/RDM/RH)

Stok Hewan Kurban di Kalsel Mencukupi

BANJARMASIN – Jelang Idul Adha 1443 Hijriah, untuk stok hewan kurban di Kalimantan Selatan dipastikan mencukupi.

Hal ini dikatakan Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan Rina Savita, dalam program dialog di Abdi Persada FM yang bertajuk Topik Kita Hari Ini (TKHI) edisi Selasa (14/6).

“Saat ini untuk kebutuhan hewan kurban di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 12.066 ekor sapi. Saat ini masih kurang sebanyak 642 ekor sapi,” ungkapnya.

Namun, lanjut Rina, kekurangan tersebut nantinya dapat terpenuhi sampai saat menjelang perayaan Idul Adha mendatang.

“Untuk pasokan hewan kurban sendiri saat ini, didatangkan dari daerah yang bebas virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) seperti daerah NTT, serta Sulawesi,” ucapnya.

Sementara itu, di Kota Banjarmasin saat ini tersedia 250 ekor sapi di Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan.

Seperti yang dikatakan, Kepala UPT RPH DP3K Kota Banjarmasin Agus Siswandi

“Saat ini tempat mereka telah tersedia hewan kurban jenis sapi sebanyak 250 ekor,” jelasnya.

Menurut Agus, pasokan sapi di Kota Banjarmasin berasal dari daerah Bima dan Kupang serta dari dalam daerah Pelaihari dan Batola.

Sedangkan, lanjutnya, tahun lalu pihaknya menyediakan 500 ekor sapi untuk kebutuhan hewan kurban di RPH tersebut.

“Sedangkan untuk penjualan warga bisa langsung mendatangi RPH DP3K Kota Banjarmasin, untuk mendapatkan sapi yang sehat,” ucap Agus. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Akan Pelajari Usulan Bawaslu

BANJARMASIN – Kalangan legislatif akan mempelajari usulan anggaran, dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kota Banjarmasin.

Menurut Ketua DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya, kepada wartawan pada Senin (13/6) sore, dari hasil pertemuan dengan Bawaslu kota Banjarmasin, pihaknya akan mempelajari bersama tim anggaran, terkait usulan anggaran, karena dalam pelaksanaan Pilkada 2024 mendatang, menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Harry Wijaya

“Kita akan koordinasikan dulu dalam waktu dekat ini,” ucapnya

Harry menjelaskan, kalau nanti pelaksanaan Pilkada menjadi tanggungjawab daerah, maka usulan itu akan dibahas melalui rencana kerja anggaran APBD murni 2023 kota Banjarmasin.

“Anggaran yang diusulkan sekitar Rp16,1 miliar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kota Banjarmasin, Muhammad Yasar menyampaikan, dalam pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2024, untuk anggaran mengalami peningkatan, yaitu sekitar Rp16,1 miliar. Sedangkan Pilkada tahun 2019 lalu hanya Rp13 miliar, karena dalam pelaksanaannya masih mendapatkan dana hibah dari Bawaslu Provinsi Kalsel.

Ketua Bawaslu kota Banjarmasin, Muhammad Yasar

“Pelaksanaan pilkada tahun 2024 nanti, tidak mendapatkan lagi dana hibah, otomatis dibebankan kepada daera masing-masing,” jelas Yasar.

Lebih lanjut Yasar menambahkan, keperluan
anggaran itu diantaranya honorarium, kemudian kegiatan Bawaslu Banjarmasin dalam pelaksanaan Pilkada, dan persiapan PSU. Usulan ini sudah sesuai dengan keperluan, karena tahapan Pilkada dimulai Oktober 2023 mendatang.

“Kami konsultasikan dengan DPRD Banjarmasin, mudah-mudahan bisa diakomodir,” tutup Yasar.

Untuk diketahui, dalam pertemuan itu, berlangsung di ruang Ketua DPRD Banjarmasin, didampingi wakilnya Muhammad Yamin, beserta seluruh komisioner dan staf Badan Pengawas Pemilihan Umum kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Tekan Stunting di Tabalong, Wagub Kalsel Ingin Beri Balita Susu Formula

TABALONG – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, menginginkan pemberian tambahan asupan gizi bagi balita berupa susu formula untuk mengatasi stunting.

Susu formula tersebut sebagai tambahan, selain upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah dengan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Suasana kunker Wagub ke Tabalong untuk program penurunan stunting

Hal ini disampaikan Wagub Kalsel Muhidin saat melakukan kunjungan kerja, dalam rangka percepatan penurunan stunting di Pendopo Bupati Tabalong, Selasa (14/6).

“Kami ingin memberikan tambahan susu formula kepada balita, dananya nanti dari CSR perusahaan,” sebut Muhidin.

Menurutnya, susu merupakan nutrisi tambahan yang berguna mendukung kebutuhan vitamin untuk tumbuh kembang anak.

Disampaikannya, susu formula dalam bentuk sachet nantinya akan diberikan di daerah daerah yang prevalensi stunting tinggi.

Menurut Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kalsel itu, pihaknya akan meminta bantuan dari perusahaan di daerah, untuk berkontribusi mempercepat penurunan stunting.

“Kami akan meminta kepada perusahaan, untuk turut berkontribusi, selama ini hanya membantu disekitarnya, nanti kami akan kumpulkan dulu kemudian disalurkan ke wilayah yang tinggi prevalensinya,” sebutnya.

Wagub Kalsel juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Pemkab Tabalong untuk menurunkan stunting.

Sebelumnya, Bupati Tabalong Anang Syakhfiani menyampaikan, kebiijakan dalam intervensi stunting dilakukan dengan gerakan gempur stunting.

Bupati menjelaskan, gerakan gempur stunting
adalah gerakan bersama pemerintah, pihak swasta dan masyarakat untuk melakukan percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Tabalong.

Dengan inovasi tersebut, Kabupaten Tabalong setiap tahun berhasil menurunkan stunting. Sebagaimana data stunting dari tahun 2007 sampai 2021 grafiknya selalu menurun.

Berdasarkan data elektronik – Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat atau E-PPGBM tahun 2021, prevalensi stunting Tabalong adalah 8,88 persen. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version