2022, Tambud Kalsel Siapkan Berbagai Pergelaran Seni

BANJARMASIN – Taman Budaya dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, mempersiapkan berbagai pergelaran seni di tahun 2022 ini.

Menurut Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti, kepada Abdi Persada FM di ruang kerjanya, Selasa (18/1) pihaknya mempersiapkan pergelaran dengan menyesuaikan beberapa agenda hari besar Nasional, misalnya pada Maret, bertepatan hari musik Nasional dan hari teater Sedunia, kemudian April karena memasuki bulan suci Ramadhan, maka pergelarannya tetap bernuansa religi.

“Bulan Mei, kita siapkan pameran seni rupa secara Nasional, bekerjasama dengan komunitas pelukis yang tergabung dalam Ikatan Pelukis Kalsel, dan mengundang beberapa pelukis di Indonesia,” ucapnya.

Disampaikan Suharyanti, dalam waktu dekat ini dijadwalkan urun rembuk dengan seniman di tiga belas kabupaten dan kota, baik secara luring maupun daring, untuk mempersiapkan pergelaran selama tahun 2022 ini, yaitu mengangkat karya seni yang belum sempat ditampilkan pada tahun sebelumnya, agar setiap pertunjukkan baik tari, musik dan lain sebagainya, dapat memberikan nuansa seni yang kreatif dan berinovasi, sehingga membuat karya seni, dapat semakin dicintai seluruh kalangan.

“Kita ingin diskusi terlebih dahulu, sebelum digelar pertunjukan seni didaerah mereka masing-masing,” katanya.

Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, untuk keterlibatan dalam pelaksanaan Kalsel Expo dan pameran MTQ tingkat Nasional, pihaknya mempersiapkan pergelaran tari kolosal yang menampilkan 200 penari terdiri kalangan pelajar dan seniman, yang rencananya berlokasi di Kiram, Kabupaten Banjar.

“Pertunjukkan tari kolosal menyesuaikan tema religi, yang dipersiapkan untuk tampil pada Oktober mendatang,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Polres Banjar Bekuk Dua Pelaku Pengedar Sabu, Barbuk Disimpan Dikasur dan Bohlam LED

BANJAR – Jajaran Polres Banjar kembali mengamankan dua pelaku yang diduga sebagai pengedar sabu di wilayah Mataraman, Karang Intan dan Simpang Empat, Banjar. Tak tanggung-tanggung, 16 paket pun menjadi barang bukti dari operasi ini.

Barang Bukti (Barbuk) dalam press conference di Aula Tribrata Polres Banjar

Dalam press conference yang diadakan di Aula Tribrata Polres Banjar, Selasa (19/1), Kapolres Banjar, AKBP Doni Hadi Santoso, mengungkapkan, dari keterangan tersangka, pemasaran dilakukan di tiga wilayah.

“Kemungkinan tersangka sudah sering bertransaksi barang haram ini,” ungkap mantan Kapolres Banjarbaru itu.

Dua tersangka yang berhasil diamankan oleh Polres Banjar

Penangkapan ini dilakukan di Dusun Guntung Buluh, Desa Abirau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Minggu (16/1) lalu oleh jajaran Polsek Karang Intan.

Dikatakannya, kejadian ini saat Polsek Karang Intan, Banjar, berhasil membekuk satu pelaku berinisial HB (45) setelah ketahuan menyimpan 5 paket sabu dengan total berat kotor 20,94 gram yang disimpan dalam dompet berwarna hijau yang ditaruh di dalam kasur miliknya.

Uniknya lagi, Doni memaparkan, salah satu tersangka pengedar narkoba berinisial M (27) menyembunyikan 11 paket sabu lainnya di dalam bohlam LED yang diletakkan di tembok dalam rumah pelaku.

“Totalnya ada 16 paket sabu dengan berat keseluruhan 24,28 gram yang diamankan dari kedua tangan pelaku yang jadi tersangka,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga berhasil menyita uang tunai hasil penjualan sabu sebesar Rp2,2 juta sebagai barang bukti traksaksi dari pelaku.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 junto pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Dengan hukuman diatas 5 tahun kurungan penjara. Yang jelas mereka ini terlepas dari jaringan Lapas Karang Intan,” bebernya.

Sebagai bentuk dukungan dalam membarantas narkotika, Polres Banjar akan mengusut tuntas dan terus mendalami kasus ini.

“Kami masih mendalami asal muasal barbuk berupa sabu yang dijual oleh kedua tersangka,” ucapnya.

Doni berpesan kepada masyarakat Kabupaten Banjar jangan sekali-kali mencoba barang haram ini.

“Kami mengingatkan bagi yang masih mengonsumsi atau pun mencoba-coba agar segera melaporkan diri untuk direhab,” tuntasnya. (RHS/RDM/RH)

Dugaan Oknum Polisi Sebabkan Terduga Kasus Narkoba Meninggal Dunia, Ini Sikap Polda Kalsel

BANJARMASIN – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rikwanto melalui Kabid Humas Kombes Pol Mochamad Rifa’i menggelar jumpa pers, Selasa (18/1) menanggapi laporan pihak keluarga terduga pelaku tindak pidana narkotika, yang di indikasi mengalami kekerasan hingga meninggal dunia oleh oknum Polisi di daerah hukum Polres Banjar beberapa waktu lalu.

Pada jumpa pers yang berlangsung di ruang Press Conference Bid Humas Polda Kalsel ini, Kabid Humas Polda Kalsel menjelaskan, bahwa penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika berinsial S ini terjadi pada 29 Desember 2021 siang. Kemudian 30 Desember 2021, terduga pelaku dinyatakan meninggal dunia.

Ditangkapnya S berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Satuan Resnarkoba Polres Banjar yang mana terduga pelaku ini, terindikasi telah melakukan beberapa kali transaksi narkoba di rumah yang bersangkutan.

Dalam penangkapan itu, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa bong (alat hisap) narkoba jenis Sabu serta 2 senjata tajam jenis pisau.

Saat dilakukan penangkapan, terjadi perlawanan oleh terduga pelaku yang saat itu membawa senjata tajam jenis pisau, yang pada kesempatan sama terduga pelaku juga hendak mengambil barang bukti lainnya yakni pisau yang lebih panjang, hingga terjadilah pergumulan dengan petugas.

Seiring dengan adanya laporan dari pihak keluarga didampingi pengacara kepada pihak Bid Propam Polda Kalsel terkait terjadinya indikasi kekerasan oleh oknum Polisi terhadap terduga pelaku. Bid Propam Polda Kalsel pun bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada personil-personil yang melakukan penggerebekan saat kejadian itu hingga mengakibatkan terduga pelaku meninggal dunia.

“Laporan apapun yang masuk akan direspon oleh Kepolisian termasuk kejadian ini. Bilamana ditemukan indikasi anggota melakukan pelanggaran/kesalahan hingga berujung meninggal dunianya terduga pelaku, maka akan dilakukan tindakan tegas terhadap personil tersebut,” tegas Kabid Humas Polda Kalsel menyampaikan pesan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)

Bertandang ke Korem 101/Antasari, Ini Yang Dilakukan Pangdam VI/Mulawarman

BANJARMASIN – Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Teguh Pudjo Rumekso, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Mulawarman, Dewi Teguh Pudjo Rumekso, melaksanakan kunjungan kerja ke Korem 101/Antasari, Selasa (18/1).

Sebelum kunjungan ke Korem 101/Antasari, Pangdam VI/Mulawarman beserta rombongan, membagi sembako kepada masyarakat disekitar Pasar Terapung Lok Baintan Kabupaten Banjar.

Kedatangan Pangdam VI/Mulawarman di Makorem 101/Antasari, disambut Pejabat Korem 101/Antasari, Para Dandim, Danyonif, dan Persit Jajaran Korem 101/Antasari dengan tarian Radap Rahayu dan prajurit di kiri kanan jalan, dengan meneriakkan yel yel penyemangat, serta disambut penampilan Marching Band TK Kartika V/2-1Banjarmasin.

Suasana saat Pangdam VI/Mulawarman bertandang ke Korem 101/Antasari

Pangdam VI/Mulawarman menyempatkan diri untuk memberikan pengarahan kepada Prajurit Korem 101/Antasari, dengan menyatakan apresiasi terhadap kinerja Danrem 101/Antasari serta jajaran Dandim yang telah mampu mencapai target vaksinasi 77 persen disemua jajaran, dengan semangat Gawi Manuntung Waja Sampai Kaputing, yang berarti sekali memulai pekerjaan, tidak akan berhenti sebelum tuntas.

“Kita semua harus mampu menyesuaikan dengan situasi dan kondisi pandemi saat ini. Seluruh Dansat juga harus mampu mengatasi segala kemungkinan bencana alam di wilayah. Implementasikan perintah harian Kasad dalam melaksanakan tugas, terutama mempertajam kepekaan melaksanakan tindakan pro aktif terhadap segala bentuk ancaman. TNI harus mampu hadir di setiap masalah masyarakat dengan melakukan tindakan preventif atau pencegahan,” ucapnya.

Pangdam VI/Mulawarman pun berpesan agar tidak menyalahgunakan wewenang dalam proses penerimaan prajurit TNI, dan Ibu Persit memiliki peran yang sangat penting sebagai istri dan pendamping prajurit, dan dalam membina rumah tangga.

“Para prajurit harus mampu menciptakan keharmonisan. Jangan sampai orang tua sibuk dengan media sosial, dan utamakan memperhatikan anak, siapkan anak-anak dengan baik untuk mampu menjadi generasi penerus yang membanggakan. Hindari penyalahgunaan media sosial untuk tindakan body shaming, komentar hoax, bermuatan kesusilaan, komentar mengancam, dan pencemaran nama baik yang bisa diancam hukuman pidana,” pungkasnya.

Pengarahan juga diisi dengan tanya jawab Prajurit kepada Pangdam VI/Mulawarman. Pada kunjungan tersebut, Pangdam didampingi Irdam VI/Mulawarman, Danrem 101/Antasari, Asintel Kasdam VI/Mulawarman, Asops Kasdam VI/Mulawarman, Dandeninteldam VI/Mulawarman, Ketua Persit KCK Daerah VI/Mulawarman, dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 101 PD VI/Mulawarman.

Acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan serta penulisan pesan dan kesan Pangdam VI/Mulawarman. Dimana Pangdam menuliskan, ‘Jadilah prajurit teritorial yang selalu hadir dan menjadi solusi bagi kesulitan masyarakat sekitarnya’. Sedangkan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Mulawarman berpesan, ‘Senantiasa mengutamakan keluarga serta ciptakan suasana saling berbagi kebaikan, saling mengasihi, saling menghargai sebagai satu keluarga besar istri prajurit’. (PENREM-RIW/RDM/RH)

Sahbirin Noor Dilantik Sebagai PAW Ketua KORMI Kalsel

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor resmi dilantik sebagai PAW Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Selatan Periode 2018-2023, di Gedung Mahligai Pancasila, Senin Malam (17/1). Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum KORMI Nasional Hayono Isman.

Sahbirin Noor menerima bendera KORMI

“KORMI Nasional percaya dengan dijabatnya KORMI Kalimantan Selatan oleh Gubernur Sahbirin Noor, merupakan suatu yang sudah tepat,” ungkap Ketua Umum KORMI Nasional Hayono Isman, kepada sejumlah wartawan.

Mengingat, Gubernur Sahbirin Noor merupakan pencinta olahraga. Maka diharapkan, KORMI di Kalimantan Selatan dapat berkembang dengan maksimal.

“Dengan dipegang Langsung oleh Gubernur maka diharapkan KORMI Kalsel akan semakin berkembang,” ucapnya.

Sementara itu, PAW Ketua Umum KORMI Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang baru saja dilantik menyatakan, ia siap memajukan olahraga tradisional di provinsi ini.

“Kami siap menjalankan amanah ini dengan sebaik baiknya,” ucap Sahbirin Noor.

Menurut Sahbirin Noor, dengan semakin diminati olahraga tradisional di masyarakat. Maka, akan membawa kegembiraan bagi masyarakat tersebut.

“Mengingat, olahraga tradisional ini identik dengan kegembiraan, dan memberikan nilai sehat, maka masyarakat Kalsel akan semakin bugar,” ujar Sahbirin Noor.

Untuk diketahui, ditempat yang sama, Selasa (18/1), KORMI Kalsel menggelar Rapat Kerja Provinsi Tahun 2022. Saat membuka, Ketua Umum KORMI Nasional Hayono Isman, dalam sambutannya menyampaikan, agar seluruh peserta Rakerprov Kalimantan Selatan ini, dapat memasyarakatkan olahraga tradisional ini.

Maka, lanjutnya, dengan begitu KORMI mendukung program pemerintah untuk Indonesia Bugar mendatang.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula, program kerja KORMI Tahun 2022 ini, yang salah satunya akan dilaksanakannya Pornas . Sehingga, seluruh pengurus KORMI yang ada di 13 Kabupaten dan Kota di Kalimantan Selatan, diminta dapat mendukung pelaksanaan Pornas KORMI mendatang di Sumatera Selatan. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version