Webinar Literasi Digital Kabupaten Barito Kuala; Masyarakat Indonesia Makin Cakap Digital

BARITO KUALA – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar dengan tema “Masyarakat Indonesia Makin Cakap Digital” di Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (30/10/2021) pukul 10.00 Wita.

Acara dibuka oleh Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani dan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan B Sc ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dalam diskusi ini dipandu oleh moderator Septi D Ajeng yang menghadirkan narasumber pertama yakni, Dr Roflikatul Karimah dengan materi tentang “Mengenal Lebih Jauh tentang UU ITE Terkait Perlindungan Data Pribadi”.

Mengapa data pribadi perlu perlindungan?

Ia memaparkan, data pribadi perlu perlindungan karena mencakup nama, e-mail, nomor telepon dan data yang sangat berharga, kalau data tersebut bocor akan menyebabkan tindak kriminal yang mengakibatkan kerugian, adanya penipuan online. pencemaran nama baik, serta hak kendali atas data pribadi.

“Cara melindungi data pribadi bisa dilakukan dengan cara mengganti kata sandi secara berkala, menggunakan perangkat lunak yang legal, menghindari penggunaan komeksi internet di sembarang tempat, pastikan

Narasumber kedua, Drs H Rusmin yang membahas materi tentang “Tips dan Trik Aman Berinteraksi Digital”

“Perilaku dipengaruhi oleh adat, sikap, emosi, nilai, etika, kekuasaan, persuasi, genetik,” ujarnya

Tips aman bertransaksi digital, yakni;

1.Hindari wifi publik
2.Mengganti password secara rutin
3.Mengunduh aplikasi yang terpercaya
4.Mengaktifkan notifikasi untuk memantau adanya transaksi

Narasumber ketiga yaitu Khusmul Prasetyo yang sekaligus Key Opinion Leader dalam acara ini menjelaskan materi tentang “Kecakapan Digital”

Apa sih komunitas akademik itu?

“Sebuah komunitas yang terdiri dari siswa yang ingin membantu dan memberi manfaat bagi sesama. Tujuannya untuk memberi dukungan kepada satu sama lain,” pungkasnya

Terakhir, narasumber Gusti Fredy Abdillah yang meyampaikan materi tentang “Belajar Digital dengan Mudah, Aman, dan Murah”

“Perubahan pola hidup masyarakat Indonesia di masa pandemi covid-19 yang cenderung lebih banyak mengandalkan internet ternyata turut berimbas pada kenaikan jumlah upaya serangan secara digital,” tuturnya

“Tips aman bermedia digital, lakukan logout setelah login, lindungi perangkat, lindungi identitas pribadi, hati-hati terhadap penipuan digital, hati-hati terhadap jejak digital, perhatian keamanan anak,” pungkasnya. (RILIS)

Webinar Literasi Tanah Laut; Produktif di Masa Pandemi dengan Literasi Digital

TANAH LAUT – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar bertema ‘Produktif di Masa Pandemi dengan Literasi Digital.’ Sabtu (30/10/2021) pukul 10.00 WITA. Acara dibuka Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Samuel Abrijani Pangerapan dan Bupati Tanah Laut Sukamta, juga Rektor Uniska Abdul Malik, dengan menghadirkan pembicara berkompeten.

Dalam diskusi ini dipandu moderator Aulia Mawardhika yang menghadirkan narasumber pertama Idzani Muttaqin yang memaparkan materi tentang ‘Peranan Cyber Ethic Dalam Menciptakan Rasa Aman, Nyaman dan Toleransi Dalam Dunia Virtual’.

Idzani menuturkan, jumlah pengguna internet Indonesia terus meningkat, mencapai 202,6 juta hingga Januari 2021. Mengalami kenaikan 15,5 persen atau lebih dari 27 juta orang dibandingkan data tahun 2020.

Kata dia, pentingnya etika di dunia virtual meliputi berbagai hal yakni:
1. Adanya kemajemukan para pengguna internet.
2. Komunikasi di media internet mengandalkan teks semata.
3. Di media internet content tidak hanya langsung tertuju pada kepada pengguna yang diinginkan.
4. Media internet tidak terlepas dengan dunia nyata.
5. Pentingnya pemahaman hak dan kewajiban para pengguna internet.
6. Pengguna internet memiliki budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.
7. Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia anonym.
8. Berbagai macam fasilitas dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak tidak etis.

Adapun, beberapa cyber ethic adalah sopan dalam berkata-kata, tidak memberikan info yang belum valid, tidak menggunakan kata-kata yang mengandung sara, tidak memberikan data privasi, hindari perselisihan, hati-hati dalam penggunaan huruf kapital, dan memberi maaf ketika orang lain melakukan kesalahan.

“Etika versi The Internet Engineering Task Force (IETF) ialah, mengikuti aturan yang ada pada kehidupan sehari-hari ketika sedang online dan hormatilah orang yang saat itu sedang berinteraksi,” ucapnya.

Narasumber kedua Siti Erlina dengan materi tentang ‘Aman Berbelanja Online’.

“Kelebihan saat kita berbelanja secara langsung adalah kita bisa lebih menjamin kondisi barang yang dibeli secara pasti, dan barang tersebut langsung berada di tangan kita setelah selesai dibayar. Berbeda halnya dengan kita ketika belanja online,” ucapnya.

Erlina menjelaskan, tips berbelanja online ialah, lakukan riset terlebih dahulu terhadap toko penjual barang yang akan dibeli dan pastikan status toko adalah aktif atau tidak, lamanya umur toko, hingga testimoni lebih banyak positif atau negatif.

“Pastikan kita belanja di situs atau toko online yang terpercaya. Situs yang aman terdapat simbol gembok di pojok kiri atas sebelum alamat situs, atau alamat situs yang dimulai dengan https://,” tuturnya.

Kemudian, setelah memastikan penjual bisa dipercaya, cek ulasan produk yang ingin kamu beli dari pengguna lain yang sudah membelinya terlebih dahulu.

Pilih tokoh yang direkomendasikan, baca deskripsi produk, cek harga, cermati syarat dan ketentuan, hindari transfer langsung, simpan bukti pembayaran, pilih metode Cash On Demand (COD), pastikan keamanan perangkat dan cek paket dan hilangkan jejak digital.

Narasumber ketiga Marsha Risdasari dengan materi tentang ‘Gerakan Nasional Literasi Digital 2021’.

“Menurut UNESCO pengertian digital skills secara luas adalah bagaimana kita bisa menggunakan perangkat digital, aplikasi komunikasi dan jaringan untuk mengakses dan mengelola informasi,” tuturnya.

Keuntungan memiliki digital skills yakni, dapat menghemat waktu, menghemat biaya, bisa tetap terinformasi, belajar lebih cepat, tetap terhubung antar satu sama lain, bisa dapat pekerjaan di bidangnya dan bisa menginfluence dunia.

Adapun, tips membuat konten dalam sosial media ialah, membuat konten yang original, mengetahui situasi terkini, memanfaatkan fitur yang ada di dalam media tersebut, membuat foto dan video yang lebih menarik, memiliki target market audiens, memikirkan desain atau tampilan dari sosial media, copywriting yang unik! singkat padat dan jelas.

Terakhir narasumber Junaidy dengan materi tentang ‘Memahami Multikulturalisme Dalam Ruang Digital’.

Junaidy mengatakan, sebagai warga negara Indonesia dan juga sebagai warga negara digital dimana secara sosiologis dan antropologis yang membawa budaya kita secara personal di dalam dunia digital, sebagai warga negara yang meliputi hak dan kewajiban digitalnya berdasarkan pada nilai Pancasila dan isinya.

“Masyarakat digital adalah realitas hidup di abad 21 dimana manusia dalam berbagai sektor kehidupan nya terpaut dengan ITC dan teknologi digital,” ucapnya.

Sektor pertama dari kecakapan dalam budaya digital adalah bagaimana setiap individu menyadari bahwa ketika memasuki era digital secara otomatis dirinya telah menjadi warga negara digital.

Dalam konteks keindonesiaan sebagai warga negara digital tiap individu memiliki tanggung jawab yang meliputi hak dan kewajiban untuk melakukan seluruh aktivitas bermedia digitalnya berlandaskan pada nilai-nilai kebangsaan yakni Pancasila dan bhineka tunggal Ika. (RILIS)

Paman Birin Terima Penghargaan Bumandhala Emas 2021

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalsel kembali meraih  penghargaan nasional. Kali ini Pemprov Kalsel melalui Bappeda (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah) meraih Bhumandala Award 2021, dari Badan Informasi Geospasial RI

Penghargaan ini diterima langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor,  di salah satu hotel berbintang di Jakarta pada Jumat (29/10) malam. Piagam dan piala  Bumandhala Award 2021 diserahkan Kepala Badan Informasi Geospasial RI, Prof Muh Aris Marfa’i.

Istemewanya, pada Anugerah Bumandhala Award 2021 ini, Pemprov Kalsel mendapat  Piala Emas. Sebelumnya pada tahun 2020, di penghargaan yang sama, Pemprov Kalsel meraih Piala Perunggu.

Selain Kalsel, daerah yang berhasil meraih Inovasi Terbaik (Piala Emas) adalah Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Kota Banjarmasin.

Penghargaan Bhumandala, penghargaan di bidang Inovasi pemanfaatan informasi Geospasial, merupakan bentuk apresiasi Badan Informasi Geospasial kepada Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang telah mengembangkan inovasi pemanfaatan informasi geospasial dalam tata kelola pemerintahannya sehingga berdampak pada produktivitas efektivitas kinerja.

Usai menerima penghargaan, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor  mengucapkan terima kasih kepada Badan Informasi Geospasial atas diberikannya penghargaan Bhumandala Award ini.

“Tentu kita bersyukur dan berharap dengan raihan penghargaan itu dapat meningkatkan kinerja Pemprov Kalsel dalam rangka pembangunan dan pelayanan publik,” kata Paman Birin.

Pemerintah Provinsi Kalsel terus berupaya meningkatkan kinerja pelayanan publik, terutama di bidang pemanfaatan geospasial.

Ia juga mengungkapkan terima kasih kepada satuan kerja perangkat daerah yang telah mengharumkan daerah.

Kepala Badan Informasi Geospasial
RI, Prof Muh Aris Marfa’i. mengucapkan selamat kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas Inovasi “Sistem Informasi Pertanian Beririgasi (SITARI)” yang dikembangkan oleh Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan.

Inovasi itu telah berhasil meraih Inovasi Terbaik (Piala Emas) bersama dengan Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Kota Banjarmasin.

Program nasional ketahanan pangan perlu mendapat dukungan data dan informasi geospasial yang baik. Integrasi antara lokasi lahan pertanian dan jaringan irigasi yang dibuat oleh Kalsel dalam SITARI mampu memfasilitasi kebutuhan integrasi informasi tersebut.

WebGIS SITARI dibangun secara internal menggunakan kapasitas lembaga dan SDM yang dimiliki. Sistem ini memiliki berbagai fungsi analisis spasial yang baik dan terbukti mampu menyajikan informasi yang dibutuhkan.

SITARI diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi sistem yang terintegrasi secara luas. Aplikasi ini dapat diintegrasikan dengan geoportal Provinsi Kalsel,  memanfaatkan data di geoportal dan sekaligus memperkaya data yang ada di geoportal.

Menteri PPN/ Bappenas melalui Deputi Bidang Pengembangan Regional Rudy Soepriadi Prawiradinata mengucapkan selamat kepada daerah penerima penghargaan. 

Rudy mengatakan prestasi nasional itu diraih tidak lepas dari komitmen kepala daerah untuk mendorong setiap inovasi yang dikaryakan perangkat daerah atau masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira mengatakan pada penilaian tahun 2020 lalu Kalsel masuk tiga besar.

Portal informasi Geospasial adalah pemetaan sebuah wilayah yang dilengkapi dengan data potensi-potensi alam dan keunggulan komparatif yang dimiliki daerah tersebut.

Kalsel merupakan salah satu provinsi yang mendapat fasilitasi pembangunan simpul jaringan Geospasial melalui program lumbung.

“Perangkat keras dan perangkat lunak dari kegiatan tersebut masih digunakan dan berjalan dengan baik,” kata Fajar.

Hal ini menunjukkan perhatian Pemprov Kalsel terhadap kegiatan penyelenggaraan IG (informasi Geospasial) dan pemanfaatan yang terus berlanjut.

“Kalsel  menyediakan berbagai tema peta di geoportal. Sistem untuk akses peta yang tersedia baik dan dapat digunakan untuk pemantauan penggunaannya. Pemprov Kalsel juga mengembangkan aplikasi-aplikasi berbasis IG.

Kalsel  menyediakan berbagai tema peta di geoportal. Sistem untuk akses peta yang tersedia baik dan dapat digunakan untuk pemantauan penggunaannya. Pemprov Kalsel juga mengembangkan aplikasi-aplikasi berbasis IG untuk berbagai keperluan,” terang Fajar. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Ajak Teladani Akhlak Rasulullah SAW Demi Pembangunan Yang Lebih Baik

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Fathurrahman menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Jum’at (29/10) malam.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Fathurrahman, Gubernur Kalsel menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang menyemarakkan Peringatan Maulid Nabi SAW di berbagai tempat dan daerah di Kalsel.

“Dengan Peringatan Maulid ini, semoga kehidupan kita di Kalsel bertambah agamis, bertambah berkah serta memantapkan kecintaan kita kepada junjungan kita Rasulullah  SAW,” harapnya.

Lebih lanjut, menurut Gubernur, Banua Kalsel tidak hanya dibangun dengan keberhasilan pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, rumah sakit dan lain-lain, tetapi juga membangun mental spiritual. Bahkan pembangunan mental spiritual khususnya pemahaman ajaran agama sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad SAW karena pembangunan itu sendiri digerakkan oleh manusia.

“Jika manusianya berakhlak baik maka akan baik pula pembangunannya,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Gubernur, akhlakul karimah harus terbentuk dalam diri  masing-masing dengan meneladani Nabi Muhammad SAW.

“Mudah-mudahan Peringatan Maulid ini lebih menyadarkan kita untuk memperbaiki akhlak sebagaimana yang dijalankan oleh Nabi SAW, ” harapnya.

Untuk diketahui, acara Peringatan Maulid Nabi SAW yang diselenggarakan Badan Pengelolaan Masjid Raya Sabilal Muhtadin ini dihadiri diantarany para Masyayikh, Habaib dan Ulama, Guru Muhammad Rasyid, Perwakilan Kanwil Kemenag Kalsel, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah. (NRH/RDM/RH)

Lolos Seleksi ASN Tahun Ini, PPPK Wajib Ikuti Latsar

BANJARBARU – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang lolos dalam seleksi tahun ini bakal diikutsertakan ke tahap lanjutan yakni wajib mengikuti Latsar.

Meski begitu, Latihan dasar yang akan dijalankan oleh pihak penyelenggara dipastikan sangat jauh berbeda dengan penerapan pendidikan untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Bahkan, Pemprov telah menunjuk BPSDMD Kalsel sebagai pihak penyelenggara dalam kegiatan latihan dasar (latsar) tersebut.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDMD Kalsel, Ahmad Bagiawan mengatakan, sebagai bentuk pemantapan perannya Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kalsel. Setidaknya, ini menjadi ajang untuk lebih mengedapankan kualitas serta melanjutkan visi misi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang unggul.

“Menurut Juknisnya memang PPPK nanti akan mengikuti Latsar,” ungkapnya kepada Abdi Persada FM, Jumat (29/10) siang.

Ia memaparkan, masa pelaksanaan latihan dasar (latsar) yang dikhususkan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) itu dipastikan tidak berlangsung lama. Bahkan, waktunya pun lebih dipersingkat lagi dibandingkan CPNS.

“Biar pun statusnya sebagai ASN. Tetapi, latsarnya hanya sebentar saja tidak seperti yang dijalankan oleh calon PNS lainnya,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Paman Birin, Gubernur Pembawa Semangat

BANJARBARU – Selama menjadi Gubernur Kalimantan Selatan sejak periode pertama pada 2015 lalu, Sahbirin Noor dinilai sangat mampu membuat pegawai negeri sipil (PNS) bersemangat dalam bekerja sebagai abdi negara.

Diungkapkan Syarifah Norhani yang baru saja menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya untuk masa bakti 30 tahun, sejak kepemimpinan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sejak periode pertama hingga periode kedua ini sangatlah mampu membangkitkan semangat dalam bekerja.

Syarifah Norhani saat menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya untuk masa bakti 30 tahun

“Sebagai PNS, kami sangat berterimakasih kepada pemerintahan saat ini (Gubernur Sahbirin Noor) yang sangat mendukung atas segala kegiatan yang dilaksanakan, sehingga menimbulkan rasa semangat dalam bekerja,” ungkapnya, Jumat (29/10), melalui sambungan telepon.

Respon baik dan cepat, tambah Syarifah, juga sangat terasa ditunjukkan oleh Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel Sahbirin Noor).

“Ketika apa saja kegiatan yang ingin dilaksanakan, asalkan terkait dengan kepentingan masyarakat pasti diberikan dukungan oleh beliau,” ujarnya.

Syarifah Norhani yang merupakan Kepala Bidang Informasi Publik dan Statistik pada Diskominfo Kalsel ini menyebut, dengan diraihnya Satyalancana Karya Satya ini, menjadi pengingat akan tugas dan kewajiban sebagai seorang birokrat. Sehingga dirinya memastikan untuk terus bekerja secara giat hingga masa pensiun.

“Meski sudah 30 tahun sebagai PNS, namun berinovasi dan berkarya dipastikan tidak akan berhenti sesuai dengan amanah dari Paman Birin,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Publikasi dan Pemberitaan pada Biro Administrasi Pimpinan, Bambang Dedi Mulyadi, menyebut melalui penghargaan Satyalancana Karya Satya untuk masa bakti 10 tahun yang ia terima ini, maka ia memastikan untuk bekerja lebih baik lagi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

“Sesuai arahan Paman Birin, kami harus lebih baik lagi (dalam mengabdi) karena ini merupakan sebuah kepercayaan yang diberikan,” sebutnya.

Seperti diketahui, Satyalancana Karya Satya adalah tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada para Pegawai Negeri Sipil yang telah melaksanakan tugasnya dengan menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan, serta telah bekerja terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Adapun untuk Pemprov Kalsel, pada Rabu (27/10) kemarin, penghargaan Satyalancana Karya Satya untuk masa bakti 10, 20 dan 30 tahun di disematkan oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor kepada 30 PNS secara simbolis di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel dari total 1.450 PNS. Yang mana 1.420 lainnya mengikuti melalui daring sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan COVID-19. (ASC/RDM/RH)

Webinar Literasi Digital Banjarmasin; Masuki Era Digital Bersama Literasi Yang Tepat

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin menggelar Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital “Memasuki Era Digital bersama Literasi yang Tepat “ secara virtual, Jumát (29/10/2021) sore.

Keynote Speech yang disampaikan oleh Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina, di pandu moderator Amal Bastian, Key Opinion Leader Farras Ardiana dengan narasumber Dr. Moj. Shofiytul Huda, M.F. Ketua NU Care, Hj. Masriah, S.Pd Waka Kesiswaan SMKS Isfi Banjarmasin, dan Shodiehin, S.Pd Guru SMKS Isfi Banjarmasin.

Perilaku  bersosial media di Indonesia sudah diatur dalam Undang-undang  No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau sering disebut Undang-undang ITE. Beberapa hal yang diatur di antaranya mengenai pencemaran nama baik, penghinaan SARA, dan perdagangan elektronik.

Media sosial kini hadir dapat digunakan dalam berbagai hal, mulai dari hal-hal yang baik hingga hal-hal yang buruk. Seiring dengan pesatnya perkembangan internet dan media sosial, meningkat pula munculnya kejahatan siber.

Waka Kesiswaan SMKS Isfi Banjarmasin Hj. Masriah, S.Pd menjelaskan kejahatan di media sosial dapat dihindari dengan cara menggunakan internet dan media sosial sesuai dengan porsi dan kebutuhannya.

“  Penggunaan internet tanpa kontrol bisa memungkinkan hal-hal yang tidak diinginkan atau bahkan hal buruk bisa terjadi, maka hendaknya kita apabila menggunakan media sosial itu jaga sikap dan etika kita ” ungkapnya.

Sikap dan etika perlu ditunjukkan dengan cara menghargai pendapat orang lain yang berupa postingan, gambar, dll. Bahasa sopan dan santun terhadap lawan bicara juga diterapkan agar tidak menyinggung perasaan lawan bicara di internet atau di media sosial.

Manfaatkan internet dan sosial media semaksimal mungkin untuk kebaikan, banyak hal-hal positif yang bisa dilakukan, seperti : memamerkan skill, kemampuan, kreatifitas bahkan bisa digunakan untuk media pemasaran.

“ Penggunaan internet dan media sosial ini tidak dapat dipungkiri bahwa sangatlah dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, maka bijaklah dalam menggunakannya.” tutupnya.

Media sosial dapat memberikan pengaruh besar bagi kehidupan kita, baik pengaruh baik maupun pengaruh buruk, maka tentukanlah apa yang menjadi tujuanmu dalam bermedia sosial. (RILIS)

JPO, Ikon Baru Kota Banjarbaru Tahun 2022

BANJARBARU – Pemerintah kota (Pemko) Banjarbaru berencana membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dua titik wilayah di kota Idaman ini pada tahun 2022.

JPO ini nantinya akan di bangun di wilayah yang memiliki kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi yaitu di Jalan A Yani KM 34 tepatnya di samping SPBU Coco kelurahan Loktabat Utara dan di Landasan Ulin tepatnya di depan pondok pesantren Al-Falah Putera.

“Meliat kepadatan lalu lintas di kota Banjarbaru terutama di jalan Ahmad Yani dan titik rawan lain serta banyak warga penyeberang jalan, maka untuk kelancaran lalu lintas dan keselamatan penyeberang jalan, Pemko berencana akan membangun JPO,” ucap Wali kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin pada Jumat (29/10).

Sementara itu Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kota Banjarbaru, M Adi Maulana mengatakan meskipun Dana Insentif Daerah (DID) sudah di keluarkan, pemko Banjarbaru masih menunggu perijinan dari Balai Jalan Nasional.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR kota Banjarbaru, M Adi Maulana

“Karena melintasi jalan Nasional maka secara aturan, pembangunan maupun pemanfataan jalan yang menjadi ruas jalan milik Nasional kita harus meminta ijin kepada mereka (Balai Jalan Nasional),” jelas Adi.

Menurut Adi, secara prinsip pembangunan JPO diperbolehkan oleh Balai Jalan Nasional. Namun harus memenuhi beberapa persyaratan yaitu salah satunya tidak adanya unsur komersil.

“Tidak boleh ada program semacam CSR (Corporate Social Responsibility) ataupun memakai dana dari swasta dengan perjanjian diperbolehkan memasang iklan justru malah sangat dilarang,” jelasnya lagi.

Meski begitu lanjut Adi, JPO nantinya tetap akan di bangun sebagus dan seindah mungkin. Karena selain untuk keselamatan penyeberang jalan, juga sebagai ikon yang baru untuk kota Banjarbaru.

“Jika sudah mendapatkan ijin, harapan kami bulan Maret tahun 2022 pembangunan JPO sudah mulai dapat dikerjakan, sehingga dapat diperkirakan pada bulan Oktober 2022 pembangunannya sudah selesai,” tutup Adi. (TR21-01/RDM/RH)

Paman Birin Buka Kejuaraan Karate Piala Ketua KONI Banjarmasin

BANJARMASIN – Kejuaraan Karate Piala Ketua KONI Kota Banjarmasin resmi digelar, usai dibuka resmi oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

Gubernur Kalsel menerima cindera mata karikatur dari panitia

Pelaksanaan kejuaraan tersebut di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Hasanuddin Banjarmasin, Jumat (29/10).

Dalam sambutannya Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan tentunya, memberikan apresiasi kepada pengurus FORKI Banjarmasin, yang telah menyelenggarakan pertandingan Karate Se-Kalimantan ini.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan selalu pengurus FORKI Kalsel mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada pengurus FORKI Banjarmasin atas terselenggaranya acara ini,” ucapnya.

Paman Birin berpesan, dalam pertandingan karate ini, hendaknya para atlet dan juri untuk dapat menjaga sportifitas dan kejujuran dalam pertandingan.

“Kami berharap pada kejuaraan karate piala Ketua KONI Kota Banjarmasin ini dapat menemukan atlet atlet karate yang hebat di provinsi ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Paman Birin meminta pada kejuaraan karate ini, untuk terus menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.

“Pada pelaksanaan kejuaraan saat ini, tentu akan berbeda dengan kejuaraan sebelumnya. Mengingat, pada saat ini masih pandemi COVID-19 ini, meski status PPKM telah melandai di Provinsi Kalimantan Selatan,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut Paman Birin, pihaknya meminta kepada seluruh peserta pertandingan karate ini, agar tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.

“Kami berharap, seluruh peserta karate ini telah divaksin, serta dilakukan swab antigen, sehingga kejuaraan ini terbebas dari paparan COVID-19,” ucap Paman Birin. (SRI/RDM/RH)

Pelajari Kegiatan Dewan, DPRD Gunung Mas Kalteng Sambangi DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali mempelajari kegiatan kedewanan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (29/10).

Rombongan wakil rakyat Kabupaten Gunung Mas tersebut diterima oleh Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Suripno Sumas bersama Kabag Persidangan, Hukum, AKD dan Layanan Aspirasi Sektretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini.

Pada kesempatan itu, Suripno Sumas menyampaikan beberapa kegiatan kedewanan, diantaranya yang baru pada Tahun 2021 berupa penyebarluasan dan sosialisasi Peraturan Daerah (sosper).

“Awalnya Sosper sekali dalam sebulan, tapi sejak Oktober 2021 dua kali dalam sebulan,” katanya.

Menurut Suripno, tujuan Sosper tersebut sebagai kewajiban moril bagi anggota Dewan untuk menyebarluaskan Perda yang merupakan produk legislatif bersama pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel.

Selain itu, agar masyarakat Kalsel secara luas mengetahui, dan pada gilirannya turut berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan Perda tersebut, ujar wakil rakyat asal daerah pemilihan Kota Banjarmasin tersebut.

“Kemudian yang terbaru pada Oktober ini, kami melaksanakan sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, agar agar keadaan kita tetap kondusif, baik secara daerah maupun nasional,” ucapnya.

Sementara Kabag Persidangan Hukum AKD dan Layanan Aspirasi Setwan Kalsel, M. Jaini menambahkan, tentang proses pembuatan Perda, baik dari eksekutif/Pemprov maupun inisiatif Dewan setempat.

“Kini DPRD Kalsel mulai melakukan pembahasan Raperda Provinsi Kalsel Tahun 2022 yang penyampaian Nota Keuangan/RAPBD tersebut oleh Gubernur Sahbirin Noor pada rapat paripurna Dewan kemarin (28/10),” katanya.

Sedangkan masalah-masalah lain terkait rencana kerja (Renja) Dewan, lanjut Jaini, mungkin tidak jauh berbeda dengan daerah lain atau tergantung situasi dan kondisi setempat. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version