Raudatul Jannah Buka Pasar Murah Pertama TP PKK Kalsel Di Kotabaru

Kotabaru – Tim Penggerak PKK Kalimantan Selatan bersama TP PKK Kabupaten Kotabaru menggelar pasar murah di halaman kantor Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kotabaru, Rabu (6/4).

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Raudatul Jannah Sahbirin mengatakan, pihaknya akan selalu berikhtiar dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seperti bakti sosial yang saat ini dilaksanakan.

“Alhamdulillah, setelah 2 tahun karena adanya pandemi COVID-19 kita tidak bisa melaksanakan kegiatan seperti ini. Akhirnya di tahun 2022 inilah baru bisa melaksanakan karena kasus COVID-19 yang sedikit mereda, namun tetap dengan prokes yang ketat karena COVID-19 belum hilang,” ujar Acil Odah, sapaan akrab Istri Gubernur Kalsel ini.

Lebih lanjut, kata Acil Odah, ini merupakan awal dari rangkaian TP PKK Kalsel melaksanakan kegiatan di bulan Ramadhan.

“Ini adalah awalnya TP PKK Kalsel melakukan kegiatan di bulan Ramadhan tahun 2022. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama TP PKK Kabupaten Kotabaru bersama dengan dinas terkait dan stakeholder lainnya. Insya Allah akan dilaksanakan juga di 13 Kabupaten/Kota. Tujunnya agar bisa membantu meringankan beban masyarakat disaat menjelang hari besar yang biasanya bahan pokok bisa melonjak harganya,” jelas Acil Odah.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru, Fatma Idiana Sayed Jafar mengatakan, kegiatan ini khususnya pasar murah dinilai sangat membantu masyarakat Kotabaru.

“Harapannya bisa sering-sering diadakan minimal nanti sekali lagi saat menjelang Idul Fitri, mudah-mudahan bisa terlaksana dan Ibu Ketua TP PKK Kalsel bisa hadir kembali ke sini,” harapnya.

Sementara itu, Camat Pulau Laut Sigam, Slamad Riadi mengucapkan terimakasih kepada Ketua TP PKK Kalsel yang sudah memilih desanya menjadi kunjungan yang pertama.

“Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik dan terimakasih sudah menjadikan Desa Hilir Muara menjadi kunjungan pertama beliau, karena kecamatan Pulau Laut Sigam ini juga kecamatan baru atau baru pemekaran, tentu saja ini menjadi sejarah bagi kecamatan dan masyarakat Pulau Laut Sigam,” ujarnya.

Adapun Rusanto, masyarakat Desa Hilir Muara mengungkapkan rasa syukurnya karena diadakannya pasar murah ini. Sehingga dirinya dan masyarakat Desa Hilir Muara bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Ditambah dengan kegiatan sunatan massal dan pengobatan gratis tentu saja sengat membantu kami masyarakat Desa Hilir Muara,” pungkasnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

PEMKO BANJARMASIN LAKUKAN PENGKAJIAN TERHADAP TARIF PDAM BANDARMASIH

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini melakukan pengkajian, terhadap tarif PDAM Bandarmasih, berdasarkan SK Gubernur Kalsel mengenai tarif atas dan tarif bawah.

Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman mengatakan, untuk kenaikan harga tarif PDAM Bandarmasih masih dalam kajian Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Saat ini Pemko Banjarmasin masih melakukan pengkajian terhadap SK Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, terhadap pemberlakuan tarif atas dan tarif bawah. Yang akan diberlakukan pada tarif PDAM Bandarmasih,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Rabu (6/4).

Menurut Ikhsan, Pemerintah Kota Banjarmasin tidak ada rencana, untuk menaikkan tarif PDAM Bandarmasih tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan pengkajian.

Dalam kesempatan tersebut, Ikhsan juga mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini juga melakukan evaluasi kebocoran air PDAM Bandarmasih.

“Saat ini kami melakukan evaluasi terhadap tingkat kebocoran air PDAM Bandarmasih,” ucapnya.

Mengingat, lanjut Ikhsan, kebocoran tersebut dapat merugikan. Sehingga, Pemerintah Kota Banjarmasin meminta agar kebocoran air dapat ditekan oleh PDAM Bandarmasih.

“Untuk tingkat kebocoran air PDAM Bandarmasih mencapai 30 persen,” ucap Ikhsan. (SRI/RDM/APR)

DPRD BANJARMASIN APRESIASI PASMUR RAMADHAN

BANJARMASIN – Kalangan legislatif mengapresiasi langkah Pemerintah kota, menggelar pasar murah Ramadhan.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah, kepada wartawan pada Rabu (6/4) menjelaskan,
dari hasil rapat pembahasan LKPj tahun 2021 dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Banjarmasin, selama bulan Ramadhan ini menggelar pasar murah digelar sebanyak 17 titik, tersebar di semua Kecamatan.

“Pasmur ini sangat tepat, untuk membantu warga yang memerlukan bahan pokok,” ucapnya

Disampaikan Awan, biasanya dalam menjalani ibadah di bulan puasa, keperluan seperti minyak goreng dan gula pasir, sangatlah prioritas bagi warga, untuk memenuhi keperluan sehari-hari.

“Kita sarankan lebih baik lagi, pasmur Ramadhan digelar di 52 Kelurahan,” katanya

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Banjarmasin Ichrom Muftezar mengatakan, kegiatan pasar murah digelar mulai di Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin Selatan dan di 15 titik lainnya, dengan menjalin kerjasama CSR.

“Satu paket minyak goreng dan gula pasir harganya Rp70 ribu, hanya Rp55 ribu dijual, karena disubsidi Rp 15ribu, ada sebanyak 9.500 paket disediakan,” ungkapnya.

Tezar berharap, kegiatan pasar murah ini, untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama keperluan dua komoditi berupa minyak goreng dan gula pasir.

“Minyak goreng dan gula pasir tidak langka lagi, tapi harga dipasaran masih tinggi,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

Tingkatkan PAD, Pemprov Bakal Sewakan Videotron

BANJARBARU –  Selain untuk mempublikasikan kegiatan pemerintah, videotron milik Pemprov Kalsel akan disewakan kepada pihak swasta.

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar mengungkapkan, kucuran dana dari pusat dari tahun ke tahun semakin berkurang. Dan untuk memaksimalkan pembangunan, menurutnya Pemprov Kalsel perlu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Salah satunya melalui pemanfataan videotron ini,” ungkapnya.

Roy menilai, videotron milik Pemprov ini juga berada pada lokasi strategis, yaitu di tengah kota, halaman kantor SKPD, hingga perempatan jalan.

“Mungkin saja lokasi ini akan sangat berarti bagi pelaku usaha untuk mempromosikan usahanya agar bisa jadi perhatian masyarakat,” terangnya.

Untuk menunjukkan keseriusannya, Roy bahkan meminta instansi terkait untuk segera membuat regulasi atau Perda terkait penyewaan videotron ini.

“Kita perlu Perda tentang pajak dan tarif sewa, agar kedepannya tidak terjadi masalah,” jelasnya.

Tak hanya videotron yang ada, Roy membeberkan, Pemprov Kalsel juga akan menambah jumlah videotron ini, agar PAD Kalsel semakin meningkat.

“Kita sudah minta Diskominfo Kalsel untuk mengkaji titik-titik strategis yang mungkin bisa dikerjasamakan dengan swasta. Dan kita juga minta pemilihan waktu strategis untuk menampilkan informasi strategis atau pengiklanan,” bebernya.

Untun diketahui, SKPD yang sudah memiliki videotron diantaranya Diskominfo, Dispersip, Dinas Pariwisata, Disdikbud, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian, Dinas PPPA, BKD, Badan Penghubung, BPSDMD, Sekretariat DPRD, Inspektorat, dan RSJD Sambang Lihum.(SYA/RDM/APR)

DI UPTD PELABUHAN PERIKANAN BANJARMASIN STOK IKAN MENCUKUPI SELAMA BULAN RAMADHAN

BANJARMASIN – Untuk kebutuhan ikan laut segar di wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya mencukupi. Pasokan ikan tersebut, dari UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nurbani Yusuf mengatakan, untuk ketersediaan stok ikan laut segar mencukupi, selama Bulan Ramadhan ini.

“Selama Ramadhan pasokan ikan laut terpenuhi,” ucap Nurbani.

Menurut Nurbani, stok ikan laut segar yang ada saat ini, dapat memenuhi kebutuhan ikan laut segar untuk wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

“Terpenuhinya ikan laut segar tersebut, dikarenakan saat ini sedang masa tangkap ikan laut segar,” ujarnya.

Jenis ikan laut yang banyak masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, jenis tongkol, peda/kembung, serta lajang.

“Untuk jenis ikan laut segar yang banyak dipasok ke UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, yaitu, jenis ikan tongkol, peda, serta lajang,” ungkapnya.

Ketiga jenis ikan laut segar ini, merupakan jenis ikan yang digemari oleh masyarakat.

“Saat ini untuk kapal nelayan yang masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin ini, hampir setiap hari,” ucap Nurbani. (SRI/RDM/APR)

Sosper Nomor 19/2018, Isra Ismail Ajak Masyarakat Kembangkan Usaha Kerajinan Lokal

Banjarbaru – Masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diajak untuk mengembangkan usaha kerajinan lokal dalam rangka mengembangkan dan menggerakkan sektor ekonomi mereka.

Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel, Isra Ismail ketika melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 19 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi Kalsel Tahun 2018-2038 di hadapan warga Desa Sungai Sipai Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar di salah satu hotel di Banjarbaru, Selasa (5/4).

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan Perda tersebut sebagai dokumen perencanaan yang menjadi acuan dalam pembangunan industri serta pedoman bagi perangkat daerah dan instansi terkait dalam menetapkan dan melaksanakan kebijaksanaan industri dan pedoman bagi pelaku industri dan masyarakat dalam membangun Industri daerah.

“Tujuannya mewujudkan industri daerah yang mandiri, berdaya saing, berkesimbangunan dan berwawasan lingkungan untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan daerah secara merata dan berkeadilan,” jelas Isra.

Sementara itu, lanjut Isra, industri adalah seluruh bentuk kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku dan/atau memanfaatkan sumber daya industri sehingga menghasilkan barang yang mempunyai nilai tambah atau manfaat lebih tinggi. Hal tersebut tentunya dengan mengembangkan industri unggulan atau kearifan lokal yang ada di Kalsel yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan produktif sehingga mempunyai nilai tambah bagi masyarakat.

“Dengan mengolah bahan baku lokal seperti tanaman purun yang tumbuh di air alam bebas yg dapat dimanfaatkan untuk dianyam membuat tas, bakul, tudung sehingga dapat mengembangkan usaha pengrajin Industri dalam rangka menggerakkan sektor ekonomi masyarakat,” terangnya.

Isra menambahkan bentuk lain pengembangan industri lokal misalnya kain sasirangan dan banyak lagi kearifan lokal yang dapat dikembangkan seperti enceng gondok (ilung) dan sebagainya.

Dalam kegiatan sosper kali ini juga menghadirkan Sekretaris Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, Hasan Talaohu sebagai narasumber dan turut hadir tokoh masyarakat Sungai Sipai, Fadiyah. (NRH/RDM/APR)

Sapa Warga Cempaka, Paman Birin Borong Kue dan Makanan Berbuka Puasa

Banjarbaru – Menjelang berbuka puasa, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyapa warga Cempaka, Selasa (5/4) sore.

Paman Birin, sapaan Sahbirin Noor yang kebetulan melintas kawasan Cempaka, secara spontan berhenti tepat di warung-warung warga yang menjajakan jajanan maupun lauk pauk untuk berbuka puasa.

Begitu keluar dari mobil, Paman Birin langsung menuju warung dan membeli aneka makanan. Semua aneka jajanan atau kue dan makanan pun dibeli semua serta langsung diberikan kepada warga sekitar.

Melihat kedatangan Paman Birin, warga pun mendekat dan dilayani oleh pedagang untuk membungkus kue maupun lauk pauk persiapan berbuka puasa.

Paman Birin pun tak segan-segan turut melayani warga dan juga ikut membakarkan ikan hingga masak.

“Alhamdulilah, sore ini bisa menyapa warga Cempaka. Semoga Ramadhan ini, membawa berkah bagi warga yang sedang berjualan dan laris hingga akhir puasa,” kata Paman Birin.

Mendapat kedatangan Paman Birin, Acil Atul salah satu pedagang jajanan/kue berbuka mengaku senang.

“Terimakasih Paman Birin yang memborong semua kue ini dan diberikan kepada warga. Sekali lagi terimakasih,” kata Atul.

Senada dengan Atul, pedagang di warung makan Abwa pun menyampaikan hal serupa. Selain mendapatkan pembeli langsung Paman Birin, mereka juga senang aneka lauk pauknya habis dan dibagikan kepada warga.

“Senang semua diborong Paman Birin. Kami senang, warga yang dapat gratis juga senang,” ujar Ninik, pedagang warung Abwa. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Polda Kalsel Ukir Prestasi, 7 Satker dan Satwil Raih Penghargaan KPPN Banjarmasin

Banjarmasin – Keberhasilan Polda Kalimantan Selatan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara, menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan dari Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Banjarmasin.

Pemberian penghargaan itu berlangsung di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, yang dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, Kepala KPPN Banjarmasin Tri Ananto Putro, Auditor Itwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolres Banjarbaru dan Kapolres Banjar.

“Pada prinsipnya, penghargaan yang diberikan KPPN Banjarmasin hari ini, merupakan salah satu bentuk apresiasi buat Polda Kalsel terlebih selama ini belum pernah ada,” terang Wakapolda Kalsel, Selasa (5/4) siang.

Selain itu, lanjutnya, penghargaan yang diperoleh ini juga menjadi motivasi untuk Satker dan Satwil Polda Kalsel lainnya.

“Paling tidak dengan nilai sangat bagus, yang sudah bagus menjadi sangat bagus, itu yang menjadi perhatian Kita selaku Pimpinan Polri di Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Dengan penghargaan yang ditorehkan ini, Wakapolda berharap upaya untuk mempertahankan capaian predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) di lingkungan Polri selama 8 kali berturut-turut dapat terwujud.

Sementara itu Kepala KPPN Banjarmasin Tri Ananto Putro mengatakan, tahun 2021 merupakan tahun yang luar biasa bagi Polda Kalsel karena atas kinerjanya berhasil meraih penghargaan dengan 7 kategori.

Dari tujuh kategori itu, ada kategori “Kuasa Pengguna Anggaran Terbaik” diberikan KPPN Banjarmasin kepada Polda Kalsel yang merupakan hal luar biasa, dan ini sebagai bentuk fokus perhatian Pimpinan dalam pengelolaan APBN tahun 2021.

Selain itu prestasi yang sangat luar biasa juga didapat dari kategori “Bendahara Pengeluaran” yang menjadi Bendahara terbaik, dan ini akan menjadi pemacu untuk memberikan kinerja yang lebih baik tidak hanya di lingkup Polri namun juga instansi lainnya.

Apresiasi pun diberikan KPPN Banjarmasin atas capaian kategori “Pengelolaan Hibah”, karena dengan hibah yang sangat banyak, Satker dilingkup Polda Kalsel dengan kinerja pencatatan dan pertanggungjawabannya mampu dilaksanakan dengan sangat baik dan luar biasa.

Adapun penerima penghargaan di lingkup Polda Kalsel dari KPPN Banjarmasin tersebut diantaranya :
1) Biro SDM Polda Kalsel (Terbaik Dalam Pengelolaan Hibah Tahun 2021).
2) Bid Dokkes Polda Kalsel (Terbaik I Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Tahun 2021 Satker Pagu Besar)
3) Bid Dokkes Polda Kalsel (Terbaik II Pengelolaan Dokumen Pencarian Anggaran Tahun 2021)
4) Penda I Rizali Hadi – Rumkit Bhayangkara Banjarmasin (Terbaik I Bendahara Pengeluaran Tahun 2021 Satker Pagu Besar)
5) Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K. – Sat Brimob Polda Kalsel (Terbaik I Kuasa Pengguna Anggaran Tahun 2021 Satker Pagu Besar)
6) Polres Banjarbaru (Terbaik II Capaian Output Tahun 2021 Target Output Sedang)
7) Polres banjar (Terbaik II Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2021 Satker Pagu Besar). (POLDAKALSEL-RIW/RDM/APR)

Perda Pajak Daerah Terus Didorong, Yani Helmi Terapkan Sosialisasi Secara Berkelanjutan

TANAH BUMBU – Keberadaan Perda Nomor 05 Tahun 2011 milik Pemerintah Provinsi Kalsel diyakini dapat mendorong secara optimal penerimaan kas daerah agar mampu berkembang dengan baik.

Selain termaktub dalam peraturan resmi itu, pandangan ini juga dikemukakan langsung oleh anggota DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, usai menggelar sosialisasi Perda terkait Pajak Daerah Pemprov Kalsel di Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (4/4) siang.

“Bagaimana masyarakat diatur sedemikian rupa melalui peraturan daerah sehingga ada tata cara membayar pajak yang mana sudah menjadi sebuah kewajiban,” ujarnya.

Selain menjelaskan langkah dan upaya dalam penerimaan di sektor Pajak Kendaraan Bermotor hingga Bea Balik Nama (BBN-KB). Perda itu juga mengatur pendapatan di sektor Pajak Air Permukaan (PAP).

“Ketika bicara Perda, itu tidak hanya pajak daerah, ada juga penerimaan lainnya bekaitan dengan pendapatan kas yang tentu selalu bersama-sama kami kejar. Sehingga, masyarakat dapat memahami dan mengerti apa yang menjadi sebuah kewajibannya,” paparnya Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi.

Politisi Partai Golkar di Komisi II menambahkan, keberadaan Perda itu turut mewujudkan transparansi dalam memudahkan masyarakat yang berhak mendapatkan pelayanan.

“Karena di Komisi II karena Bakeuda Provinsi Kalsel merupakan mitra, saya berkomitmen terus mengawal serta mendorong mereka untuk berkeliling dalam mengedukasi masyarakat terkait Perda tersebut,” ungkapnya.

Agar mampu mendongkrak penerimaan secara berkelanjutan, Yani Helmi mengatakan, salah satunya adalah sosialisasi secara terus menerus ke masyarakat dengan terjun melakukan pendekatan langsung kepada konstituennya.

Peserta yang mengikuti kegiatan Sosper Perda Pajak Daerah oleh anggota Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi

“Ini terus kita digaungkan ke kabupaten/kota termasuk di Tanbu. Selama kegiatan sosialisasi Perda tentu hal tersebut berkaitan jelas dengan pendapatan bagi kas daerah,” papar anggota Komisi II di DPRD Provinsi Kalsel.

Sementara itu, Kasi Pelayanan PKB dan BBN-KB UPPD Samsat Batulicin, Haryadi, mengatakan, agar penerimaan yang tertuang dalam Perda Pajak Daerah Pemprov Kalsel mampu direalisasikan secara optimal langkah kongkritnya tentu memaksimalkan layanan unggulan.

“Salah satu inovasi yang dikembangkan saat ini adalah Samsat Keliling (Samkel) dan diarahkan beberapa daerah istilahnya jemput bola dengan mengoptimalkan dua unit,” bebernya.

Dikonfirmasi dilokasi yang sama, Kasi Pendapatan Lainnya (PL) UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah, menyampaikan, salah satu fasilitas penunjang untuk mendukung kemudahan pelayanan khususnya penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP), perusahaan yang tercatat sebagai wajib pajak hanya tinggal mengoptimalkan penggunaan aplikasi bernama SIPAPAN.

“Saat ini kami masih perlu melakukan sosialisasi kepada tiap-tiap perusahaan di Tanah Bumbu sehingga mereka dapat mengisi data dengan akurat dan benar sesuai apa yang ada di lapangan,” ungkapnya. (RHS/RDM/APR)

PEMKO BANJARMASIN GELAR PASAR MURAH RAMADHAN DI KANTOR KECAMATAN BANJARMASIN BARAT

BANJARMASIN – Naiknya harga bahan pokok sembako di pasaran saat ini, membuat Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan selama Bulan Ramadhan melaksanakan Pasar Murah. Seperti, pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan di halaman Kecamatan Banjarmasin Barat.

Pasar Murah Ramadhan ini dibuka langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Selasa (5/4).

“Dilaksanakannya Pasar Murah Ramadhan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin, merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Menurut Ibnu, tujuan dilaksanakannya Pasar Murah Ramadhan ini, tentu untuk membantu masyarakat di Kecamatan Banjarmasin Barat, untuk mendapatkan harga lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran.

Warga antri membeli minyak goreng

Harga minyak goreng dijual berkisar Rp21.000 yang biasa di pasaran dijual seharga Rp24.000 perliter, gula dijual Rp12.800 sampai Rp13.000 per kilo dipasaran dijual Rp13.500 – Rp14.000 perkilo.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Mutezar mengatakan, alasan dilaksanakan Pasar Murah Ramadhan selama Bulan Ramadhan, dikarenakan harga bahan pokok mengalami kenaikan di pasaran.

Dengan dilaksanakannya Pasar Murah Ramadhan semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk mendapatkan harga distributor.

“Selama Bulan Ramadhan ini, Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin akan menggelar Pasar Murah Ramadhan sebanyak 16 titik, 4 titik dengan sistem Bazar, sedangkan sisanya Pasar Murah Ramadhan biasa,” ucap Tezar. (SRI/RDM/APR)

Exit mobile version