BANJARMASIN – Sempat mengalami penundaan pembangunan Jembatan HKSN Kota Banjarmasin, akhirnya jembatan tersebut, direncanakan diresmikan pada 19 April 2022.
Plt Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Doyo Pudjadi mengatakan, berdasarkan hasil rapat Pemerintah Kota Banjarmasin bersama dengan pihak terkait lainnya. Maka, untuk peresmian Jembatan HKSN akan dilaksanakan pada 19 April 2022.
“Berdasarkan hasil rapat bersama maka rencana peresmian Jembatan HKSN pada 19 April mendatang,” ungkap Doyo, di Balaikota Banjarmasin, Senin (11/4).
Plt Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Doyo Pudjadi
Mengingat, lanjutnya, keberadaan jembatan tersebut sudah ditunggu tunggu oleh masyarakat, untuk dapat digunakan secara penuh.
Doyo mengatakan, peresmian Jembatan HKSN tersebut sempat mengalami penundaan. Seharusnya, dapat dilaksanakan saat ini. Namun, untuk daya tahan jembatan yang saat ini masih dalam masa ujicoba kelayakan. Maka, peresmian Jembatan HKSN diundur hingga tanggal 19 April ini.
“Kami berharap waktu peresmian tersebut tidak mengalami perubahan kembali. Mengingat, saat ini kami telah mempersiapkan segala sesuatunya terkait peresmian Jembatan HKSN tersebut,” jelas Doyo.
Menurut Doyo, rencana waktu peresmian dilakukan sebelum berbuka puasa, sehingga sebelum waktu berbuka puasa, peresmian Jembatan HKSN tersebut telah selesai. (SRI/RDM/APR)
Banjarbaru – Kepala Desa (Kades) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diharapkan turut serta melakukan sosialisasi nilai-nilai Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing.
Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Isra Ismail ketika melaksanakan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di hadapan puluhan Kades di Kabupaten Banjar, Sabtu (9/4).
Pasalnya, menurutnya, maksud dan tujuan sosialisasi itu dalam rangka menumbuhkembangkan pemahaman kepada semua elemen masyarakat terhadap Pancasila sebagai ideologi dan falsafah bangsa Indonesia.
“Dengan tujuan agar terbentuknya kader-kader Pancasilais guna menjaga ideologi Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelasnya.
Oleh karenanya, lanjut Politisi Partai Golkar itu, perlu adanya pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan kepada masyarakat untuk menjaga agar kehidupan berbangsa berjalan dengan baik sesuai keinginan bersama.
“Karena Pancasila sebagai Filsafat Negara dan Ideologi pemersatu bangsa,” tegasnya.
Ditambahkan Isra, wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai jadi diri dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan dan keselamatan bangsa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Selain Kades di Kabupaten Banjar, soswasbang Anggota Komisi III DPRD Kalsel itu juga dihadiri pengurus kecamatan Partai Golkar serta menampilkan nara sumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banjar. (NRH/RDM/APR)
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kalsel, memberikan bantuan alat angkut panen kepada dua kelompok tani di Kota Banjarbaru.
Bantuan berupa kendaraan roda tiga senilai Rp32 juta ini, diserahkan oleh Kepala Dinas TPH Kalsel, Syamsir Rahman, di halaman kantor Dinas TPH Kalsel, Senin (11/4) pagi.
“Karena hasil produksi mereka kemarin juga sangat bagus, jadi Pak Gubernur memberikan bantuan ini sebagai reward,” ucap Syamsir.
Selain itu, bantuan ini diharapkan dapat membantu mempermudah para petani untuk mengangkut lebih banyak hasil panen mereka.
Peruntukannya pun, lanjut Syamsir, tidak semata-mata untuk petani saja. Melainkan dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan.
“Syaratnya, pemberian dari Gubernur ini harus betul-betul dipelihara. Jangan dibiarkan enak dipakai didepan, tapi rusak dibelakang. Kemudian dicuci, dibersihkan, agar bisa bermanfaat,” pesannya.
Syamsir berharap di bulan suci Ramadhan yang masih diselimuti oleh pandemi ini, tidak menyurutkan semangat para petani untuk tetap menjaga ketahanan pangan di provinsi ini.
“Pangan untuk banua, pangan untuk negeri. Petani adalah pahlawan,” tuturnya.
Ditempat sama, petani penerima bantuan, Sagim sangat berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan Gubernur Kalsel melalui Dinas TPH ini.
“Mudah-mudahan bantuan ini akan menambahkan berkah bagi kami,” harapnya.(SYA/RDM/APR)
BANJARBARU – Pembelian terhadap kendaraan baru mulai menunjukkan ke arah yang cukup baik. Terbukti, hal ini mampu terlihat melalui tren penerimaan di triwulan I pada sektor Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).
Kabid Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah Bakeuda Kalsel, Rusma Khazairin, mengakui, kenaikan penerimaan ini memang dipicu adanya tren mobilitas masyarakat terhadap pembelian kendaraan baru mulai mengalami peningkatan.
“Kita lihat dari penerimaan hingga Maret 2022 kemarin total keseluruhan mencapai Rp153 miliar lebih atau sudah tercapai 28,32 persen,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Senin (11/4).
Meski sebelumnya cukup terpukul akibat COVID-19 selama dua tahun terakhir. Namun, dia mengungkapkan, hasil ini telah menunjukkan perkembangan ke arah positif.
“Berharap semoga penerimaan ke bulan berikutnya terus meningkat seiring perekonomian masyarakat berangsur-angsur mulai tumbuh,” ungkapnya.
Disamping itu, dirinya mengungkapkan, Pendapatan BBN-KB pada Januari 2022 mengalami kenaikan sebesar Rp55,2 miliar lebih.
“Berbeda dengan Februari 2022 dengan realisasi sekitar Rp43 miliar lebih, hal ini karena rentang waktu bulannya cukup singkat,” bebernya.
Sedangkan, Rusma menyebutkan, penerimaan pada Maret 2022 kemarin kembali melonjak seiring digencarkannya program vaksinasi dan menurunnya angka kasus COVID-19 di Kalsel.
“Yakni sekitar Rp55 miliar lebih yang tentu menutup penerimaan di triwulan I tahun 2022,” pungkasnya. (RHS/RDM/APR)
Barito Kuala – Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan bersama KPPN Banjarmasin, melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Barito Kuala pada Senin (11/4). Kunjungan ini, dalam rangka penyerahan Penghargaaan Penyaluran Tercepat DAK Fisik tahun 2021 tingkat nasional. Penghargaan diberikan Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan Sulaimansyah, yang mewakili Direktur Jenderal Perbendaharaan kepada Bupati Barito Kuala, Noormiliyani AS. Acara tersebut dihadiri para kepala SKPD di Kabupaten Barito Kuala, bertempat di Aula Bupati Barito Kuala.
Melalui Kep.Dirjen.Perbendaharaan Nomor: KEP-63/PB/2022, Kabupaten Barito Kuala meraih peringkat pertama dalam Penyaluran DAK Fisik Tahun 2021 Kabupaten/Kota tercepat tingkat nasional. Hal ini merupakan apresiasi atas wujud komitmen pimpinan dan jajaran kabupaten Barito Kuala dalam percepatan pembangunan yang dibuktikan dengan percepatan realisasi penyaluran DAK Fisik.
Hal ini tak luput dari koordinasi dan komunikasi yang baik yang telah dilakukan secara internal yaitu dengan SKPD, APIP dan BPKAD. Kemudian secara eksternal, yaitu dengan KPPN dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan. Komitmen yang tinggi dari para pejabat/pegawai pemda dalam merealisasikan penyaluran DAK Fisik yang berdampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi sebagai respon atas dampak COVID-19, dan sebagai upaya untuk meningkatkan layanan dan infrastruktur di daerah.
Kinerja penyaluran DAK Fisik Pemda Kabupaten Barito Kuala pada TA 2021 per 31 Desember 2021 sebesar Rp100,26 miliar atau sebesar 95 persen dari pagu sebesar Rp105,95 miliar. Persentase kinerja penyaluran ini lebih besar dari persentasi penyaluran agregat di Kalimantan Selatan sebesar 92 persen. Hal ini terjadi antara lain karena Pemda telah melakukan optimalisasi DAK Fisik dengan melakukan adendum penambahan nilai kontrak, sesuai ketentuan yang berlaku.
“Penghargaan ini tidak lepas dari sinergi dan kerjasama yang sangat baik antara Pemda Barito Kuala dengan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalsel dan KPPN Banjarmasin dalam mengawal penyaluran DAK Fisik”, ujar Sulaimansyah.
Diharapkan hal ini menjadi pemicu bagi Pemerintah Kabupaten/Kota lainnya di Kalimantan Selatan untuk bisa melakukan percepatan Penyaluran DAK Fisik tahun 2022, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dana tersebut lebih cepat dan pada tahun anggaran berkenaan.
“Semoga sinergi antara Pemda dan Ditjen Perbendaharaan dapat terus terjalin dengan baik, sehingga Pemerintah Kabupaten Batola bisa terus mempertahankan prestasinya,” tutup Sulaimansyah. (HumasDJPbKalsel-RIW/RDM/APR)
Tanah Laut – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah Sahbirin, meninjau kegiatan Vaksinasi Bergerak di Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut yang melayani 1.000 warga sekitar, Sabtu pagi (8/4).
Turut bersama Gubernur Kalsel dari lingkup Pemprov Kalsel, Plt Kadinkes Sukamto, Kepala Kesbangpol, Heriansyah, dan Kepala Dinas Sosial Siti Nuriyani, Plt Karo Kesra Mustajab, Kepala Satpol PP dan Damkar, Zakly Aswan, dan lainnya.
Paman Birin, sapaan Sahbirin Noor mengatakan, kegiatan vaksinasi ini dalam rangka mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota di daerah untuk percepatan capaian 70 persen vaksinasi COVID-19 dosis dua dan tiga (booster).
Dikatakan, Pemprov Kalsel terus mendorong capaian vaksinasi Pemkab Tala, khususnya vaksin lanjutan atau booster, karena capaian dosis pertama dan kedua sudah jauh di atas 70 persen.
“Vaksin yang ketiga memang harus kita kejar bersama, memang butuh waktu,” ujar Paman Birin usai meninjau kegiatan vaksinasi yang menyasar warga pesisir pantai sekitar obyek wisata Tanjung Dewa dan Batakan itu.
Dalam sambutannya, Paman Birin mengatakan, COVID-19 yang terjadi dua tahun terakhir, sudah menyerang mental masyarakat di tanah air, termasuk di Kalsel dan 13 kabupaten kota lainnya.
“COVID-19 ini seperti hantu, membuat kita takut,” ujarnya.
Langkah efektif yang bisa dilakukan untuk pencegahan saran Paman Birin adalah melalui penerapan pola hidup sehat seperti sering mandi atau mencuci tangan pakai sabun, ditambah menggunakan masker dan penerapan protokol kesehatan lainnya.
Paman Birin juga mengingatkan, bagi masyarakat yang sampai sekarang mampu bertahan dari serangan pandemi COVID-19 ini, tetap waspada dan menjaga prokes dalam aktivitas sehari-hari.
Selain itu, ikut program vaksinasi yang digalakkan pemerintah sekarang.
“Vaksin adalah cara untuk mendapatkan kekebalan tubuh,” sebut nya lagi.
Pada kesempatan itu juga, Paman Birin juga menyerahkan bantuan sosial untuk Mushola Al Yarmuk Kayu Bawang Kecamatan Tambang Ulang dan Mushola Fatul Huda Batalang Kecamatan Jorong masing-masing sebesar Rp100 juta.
Selanjutnya, diserahkan bantuan secara simbolis, paket sembako untuk penerima vaksin di tempat itu, dan bantuan makanan pendamping untuk ibu hamil dan balita.
Di awal acara, Bupati Tala, H Sukamta mengatakan, pelaksanaan vaksinasi terus dimaksimalkan, baik di tingkat Forkopimda maupun perusahaan swasta.
Disebutkan, progres pelaksanaan vaksinasi per tanggal 8 April 2022, dari target sasaran masyarakat umum 269.965 jiwa, untuk dosis satu sudah tercapai 93,85 persen, dosis kedua 70,59 persen dan vaksin lanjutan (booster) 8,57 persen.
Sedangkan untuk anak anak dari target 38.063 jiwa, tercapai 74,13 persen dosis satu dan 51,22 persen dosis kedua.
“Tentunya pelayanan vaksinasi ini akan kami terus gencarkan dan kami mohon dukungan dan arahan bapak gubernur agar target vaksinasi dapat terpenuhi,” ujar Sukamta. (BIROADPIM-RIW/RD/MYD)
Tanah Bumbu – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar, hadiri puncak peringatan Hari Jadi ke -19 Kabupaten Tanah Bumbu, pada Jum’at (8/4) sore.
Peringatan kali ini mengangkat tema, Mewujudkan Tanah Bumbu menuju Serambi Madinah dengan Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang Produktif, Cinta Qur’an dan Berakhlak Mulia.
Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar mengatakan, momentum peringatan hari jadi ke-19 ini, harus dimaknai bersama, sebagai energi positif untuk mendorong dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.
Dirinya meyakini, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu telah merasakan berbagai hasil pembangunan yang sudah dicapai hingga saat ini.
Mulai dari pelayanan dasar, seperti kesehatan dan pendidikan, infrastruktur, perekonomian, serta programprogram yang mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
“Namun disaat yang bersamaan, tidak boleh terlena masih banyak aspek yang perlu ditingkatkan”, ujar Sekdaprov.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pun, sangat mendukung berbagai inovasi dan pengembangan daerah yang sesuai dengan potensi daerah itu sendiri, termasuk di Kabupaten Tanah Bumbu.
“Oleh sebab itu, kami mohon doa dan dukungan dari pemerintah dan seluruh warga Kabupaten Tanah Bumbu, agar seluruh cita-cita, harapan dan tujuan kita bersama dapat tercapai,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Tanbu M Zairullah Azhar menginginkan, agar Tanah Bumbu menjadi Serambi Madinah dengan landasan Bersujud.
Zairullah menyampaikan, kekuatan pembangunan daerah adalah dengan membangun dengan menghidupkan nilai nilai religi.
“Peringatan hari jadi yang dilaksanakan bersama-sama hari ini, memiliki makna tersendiri. Baju putih mencerminkan kebersihan dan kesucian, dan celana dibalut sarung merupakan sebuah aurat yang senantiasa kita jaga bersama sama,” katanya.
Dirinya mengungkapkan, terkait rencana pembangunan bendungan Kusan Hulu yang sebentar lagi akan terlaksana. Pembangunan ini menjadi solusi untuk pertumbuhan ekonomi.
Menurut Zairullah, apabila bendungan tersebut direalisasikan, maka masyarakat di Bumi Bersujud bisa bermimpi dan membayangkan Tanah Bumbu mengalami hal luar biasa karena setidaknya ribuan lahan pertanian akan tumbuh subur.
Selain itu, bendungan tersebut juga dapat membangkitkan tenaga listrik berdaya 110 megawatt, yang akan membantu penerangan di Kalsel hingga Ibu Kota Negara Nusantara di Panajam, Kaltim.
Di sisi lain, Zairullah juga akan menaikan gaji ketua RT dan kepala desa di Kabupaten Tanah Bumbu.
Menurutnya, saat ini gaji RT hanya 700 ribu dan akan dinaikan menjadi Rp 1 juta. Kemudian menaikan gaji kepala desa dari 5 juta menjadi 6 juta dengan tunjanganya menjadi 2,5 juta.
Puncak hari jadi diisi dengan persembahan tarian dari anak-anak Istana Anak Yatim Darul Azhar Bersujud, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dzikir, doa bersama, Tausiah dari Ketua MUI Tanbu KH Suhuful Amri hingga buka puasa dan shalat Magrib berjamaah. (BIROADPIM-RIW/RDM/MYD)
Banjarmasin – Ketua Kwartir Daerah Pramuka Kalsel Raudatul Jannah, berbuka puasa bersama pengurus dan anggota di Gedung Pramuka, Jumat (8/4).
Diikuti seluruh pengurus dan anggota Kwarda Pramuka Kalsel, buka puasa yang digagas Raudatul Jannah ini selain untuk menjalin silaturahmi antar anggota, juga bertujuan sebagai upaya salah satu syiar Islam dalam peningkatan iman dan ketakwaan pada Allah SWT.
“Alhamdulilah, hari ini kita bisa berkumpul bersama dan berbuka puasa. Semoga kegiatan ini, semakin menjalin tali silaturahmi, juga bisa meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ungkap istri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor ini.
Pun berbuka puasa bersama, Acil Odah, sapaan akrab Raudatul Jannah ini tetap mengingatkan kepada seluruh anggota dan pengurus untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.
Meski perkembangan penyebaran COVID-19 cenderung menurun, Acil Odah tetap mengingatkan kepada anggota dan pengurus untuk melengkapi vaksin COVID-19 hingga vaksin ketiga (booster).
Pada kesempatan silaturahmi dan berbuka puasa bersama itu, juga disampaikan tausyiah oleh Ustadz Sakrani Muhtar.
Ustadz Sakrani Muhtar menyampaikan kuatamaan bulan Ramadhan yang merupakan bulan penuh berkah dan ampunan, dimana segala pahala dan amal ibadah dilipatgandakan.
Pada bulan Ramadhan ini, tak hanya sekadar ibadah wajib, ibadah sunah yang dilakukan memiliki manfaat yang baik dengan berbagai amalan dan keutamaan.
“Semoga di bulan Ramadhan ini kita bisa menjalani dengan baik serta segala amal ibadah kita diterima Allah SWT,” kata Ustadz Sakrani Muhtar.
Kegiatan berbuka puasa itu juga diisi salat Magrib berjamaah dan diakhir acara semua anggota dan pengurus diberikan paket Ramadhan. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)
Kotabaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mengupayakan capaian vaksinasi COVID-19 dosis kedua dan ketiga, guna meningkatkan kekebalan masyarakat.
Melalui Vaksinasi Bergerak yang dicanangkan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, diharapkan dapat menjangkau seluruh penjuru Banua, termasuk di Kabupaten Kotabaru, Jumat pagi (8/4).
Bertempat di Pasar Ramadhan Limbur Raya Kotabaru, vaksinasi dosis pertama, kedua dan ketiga itu pun langsung diserbu warga.
Selain ingin divaksin agar kekebalan tubuh tercipta, warga juga antusias mendapatkan paket sembako dan takjil untuk berbuka puasa.
Pada Vaksinasi Bergerak di Kotabaru itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar hadir mewakili Gubernur Sahbirin Noor.
Roy yang hadir meninjau pelaksanaan vaksinasi mengatakan, Vaksinasi Bergerak ini merupakan usaha atau ikhtiar bersama untuk mewujudkan kekebalan rakyat Banua dari COVID-19.
Roy mengatakan, dengan gerakan ini pihaknya ingin mendorong dan memotivasi warga untuk melakukan vaksin ini hingga tuntas.
“Target sasaran kita vaksinasi kedua dan ketiga atau booster, Alhamdulillah informasinya vaksinasi kedua di Kotabaru sudah 69 persen, kemudian vaksin ketiga baru 7 persen ini akan terus kita tingkatkan,” kata Roy.
Sehari sebelumnya Vaksinasi Bergerak digelar di kota Banjarmasin dan Batola.
Roy berharap kekebalan kelompok semakin meningkat sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti sedia kala dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru Said Akhmad mendukung Vaksinasi Bergerak, dalam rangka memutus penyebaran COVID-19 hingga pelosok.
“Program yang dicanangkan Paman Birin sangat berperan penting menekan paparan COVID-19 hingga ke pelosok, terima kasih yang telah memberikan perhatian begitu besar kepada masyarakat Kotabaru,” ucapnya.
Disampaikanya, vaksinasi kali ini menargetkan 1.000 orang. Sedangkan untuk capaian vaksinasi pertama mencapai 94 persen, vaksinasi kedua 69 persen dan vaksinasi ketiga atau booster sudah 7 persen.
Salah satu penerima vaksin, Masniah mengucapkan terima kasih karena dapat melakukan vaksinasi. Dirinya mengaku sudah menjalani vaksinasi ketiga atau booster.
Perempuan 35 tahun ini berharap, ekonomi akan semakin pulih seiring meningkatnya kekebalan tubuh.
“Alhamdulilah, ulun sudah divaksin lengkap ketiga dan dapat sembako. Terima kasih Paman Birin,” ungkap Masniah dengan raut wajah gembira. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)
TANAH BUMBU – Anggota DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi memandang bahwa wawasan kebangsaan dan Ideologi Pancasila bisa kembali diaplikasi sebagai pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.
“Tahun 80 – 90an itu masih ada mata pelajarannya Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan sejarah bagaimana Indonesia bisa berdiri yang mana mengamalkannya bersama UUD 1945,” ujarnya usai menggelar Sosialisasi Wawasan kebangsaan dan Ideologi Pancasila, di Kelurahan Gunung Tinggi, Batulicin, Tanah Bumbu, Jumat (8/4) sore.
Bisa diterapkannya ideologi Pancasila serta wawasannya di satuan pendidikan, menurut Wakil Ketua di Komisi II di DPRD Kalsel ini, merupakan bentuk marwah dalam menjaga kearifan lokal yang berdaulat dan bernegara di Indonesia.
“Ini penting, ketika melihat negara luar begitu hebatnya secara pembangunan baik dari politik dan ekonominya, tetapi, jangan sampai terlalu banyak mengadopsi budayanya dan itu tidak saya inginkan,” papar Politisi dari Fraksi Partai Golkar Kalsel.
Wakil Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kalsel itu juga menggambarkan soal kecintaan terhadap negara Indonesia yang tak hanya di dapatkan dari hasil sosialisasi melainkan bangku sekolah juga berperan penting dalam membentuk karakter.
“Karakternya ya kecintaan dalam membela negara kesatuan RI sehingga persatuan pun terjaga dengan baik terutama di Kalsel melalui mata pelajaran Wawasan Kebangsaan dan Ideiologi Pancasila yang dimasukkan secara ekslusif,” bebernya.
Selain itu, dirinya menyebut, kecintaan terhadap negara sudah tergambar sejak zaman penjajahan melalui pejuang kemerdekaan.
“Jadi generasi muda masih punya PR, apa itu, yaitu menjaga kesatuan dan persatuan sebagai bingkai NKRI yang berdaulat, cinta tanah air,” harap Paman Yani (sapaan akrab).
Sehingga, ia berharap, pembelajaran PMP sebagai landasan dan membentuk karakter Pancasila generasi muda yang kuat bisa dihidupkan kembali.
“Inilah yang selalu kita harapkan bersama. Supaya, kaum millenial di Kalimantan Selatan dapat terus memamahi karakter serta nilai-nilai ideologi pancasila sebagai wawasan bernegara,” pungkasnya. (RHS/RDM/APR)