RSD Idaman Banjarbaru Luncurkan Layanan Unggulan Thalasemia

BANJARBARU – Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman kota Banjarbaru kini memiliki layanan unggulan untuk para pasien Thalamessia. Layanan Hematologi Onkologi Anak ini diluncurkan dalam acara Hari Thalassemia Sedunia sekaligus peluncuran Layanan Hematologi Onkologi Anak (Thalasemia) RSD Idaman, Rabu (11/5).

Kepada sejumlah wartawan, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah yang didampingi Komandan Yonif 623/BWU Mayor inf Dimas Yamma Putra, Direktur Poltekes Banjarmasin Mahpolah, dan Plt. Direktur RSD Idaman Banjarbaru dr. Danny Indrawardhana menyampaikan pihaknya bersama-sama saling bergandengan agar bisa memenuhi kebutuhan darah untuk pasien Thalasemia.

“Hari ini kami ingin memperlihatkan kepedulian kita kepada kota Banjarbaru bahkan Kalimantan Selatan, bahwa kita peduli terhadap pasien Thalassemia. Dan hari ini kita berkomitmen bekerjasama mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh para pasien Thalasemia. Terutama persoalan kurangnya stok darah untuk mereka,” jelas Said.

Menurutnya, kebutuhan akan darah yang jumlahnya mencapai 120 -160 kantong perbulan ini, tidak bisa diatasi sendiri oleh RSD Idaman Banjarbaru. Ketidakmampuan ini dapat diatasi jika adanya kerjasama seluruh pihak.

“Seluruh komponen di Banjarbaru, baik instansi vertikal, lembaga-lembaga pendidikan, atau komponen masyarakat lainnya, mari kita bekerjasama untuk turut peduli mengatasi persoalan pasien thalasemia ini,” ajaknya.

Hal senada juga disampaikan Plt. Direktur RSD Idaman Banjarbaru dr. Danny Indrawardhana. Menurutnya RSD Idaman merupakan satu dari dua rumah sakit di Kalimantan Selatan yang secara konsen menangani pasien Thalassemia.

“Jika melihat data di RSD Idaman, kebutuhan akan darah untuk pasien ini perminggunya bisa mencapai 30-40 kantong. Dan pasien kita tidak hanya dari Banjarbaru, tapi juga dari luar kota bahkan luar provinsi. Hal inilah kemudian kita tindak lanjuti dengan beberapa kali rapat, bahkan studi banding ke daerah yang memiliki layanan thalasemia, hingga akhirnya kita resmi membuka layanan ini yang ditunjang dengan adanya kita miliki dokter ahli yang menangani penyakit ini,” jelasnya.

Danny berharap, dengan tersedianya layanan Hematologi Onkologi Anak (Thalassemia) yang termasuk dalam layanan unggulan di RSD Idaman Kota Banjarbaru ini, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kami berharap, layanan unggulan yang kami berikan ini dapat dimanfaatkan untuk masyarakat Banjarbaru dan sekitarnya, apabila memiliki masalah dengan gangguan darah seperti Thalasemia ini. Walau sebenarnya tidak hanya thalassemia yang ada dilayanan Hematologi Onkologi Anak ini, tapi juga persoalan Anemia Defisiensi Besi pada anak-pun ada di RSD Idaman ini,” harapnya. (RDM/RH)

Bangunan Tahap II SPAM Regional Banjarbakula Direncanakan Beroperasi Pekan Depan

BANJARBARU – Sejak selesai dibangun pada akhir 2021 lalu, kepemilikan konstruksi bangunan tahap II SPAM regional Banjarbakula masih di tangan Kementerian PUPR. Karena itu, hingga saat ini bangunan berkapasitas 500 liter per detik itu belum dapat dioperasikan.

Menurut Kepala Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula, Muhammad Berty Nasir, melalui Konsultan Individual Pengelolaan Air, Ahmad Suriansyah, belum adanya serah terima dari pihak kepada Pemprov Kalsel akibat jadwal yang cukup padat oleh Kementerian PUPR.

Kendati demikian, Suriansyah mengungkapkan, Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Banjarbakula tahap II tersebut akan beroperasi mulai pekan depan, melalui pengoperasionalan sementara oleh Kementerian PUPR kepada Pemprov Kalsel.

Konsultan Individual BPAM Banjarbakula, Ahmad Suriansyah

Jika tahap II tersebut sudah beroperasi, sebanyak 350 liternya akan didistribusikan ke PDAM Intan Banjar.

“Total distribusi kepada PDAM Intan Banjar nantinya sebesar kurang lebih 600 liter perdetik,” terangnya kepada wartawan, Selasa (10/5).

Tambahan kapasitas sebesar 500 liter per detik ini, membuat total kapasitas yang dapat dihasilkan oleh SPAM Banjarbakula mencapai 750 liter per detik.

Dengan adanya tambahan kapasitas sebesar itu, menurut Suriansyah, maka jumlah Sambungan Rumah (SR) juga dapat meningkat sebanyak 40.000 SR kepada tiga wilayah layanan, yaitu Kabupaten Banjar, Tanah Laut, dan Kota Banjarbaru.

“Jadi, ini dilakukan untuk mengembangkan dan meningkatkan pelayanan masyarakat kita di wilayah Banjarbakula,” jelasnya.

Setelah dilakukan uji coba pada Desember 2021 lalu, Suriansyah mengakui, konstruksi tahap II masih perlu disempurnakan lagi.

“Mungkin sambil beroperasi nanti kita benahi,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Pererat Silaturahmi, Dispar Kalsel Gelar Halal Bi Halal

BANJARMASIN – Guna mempererat tali silaturahmi, pasca libur dan cuti lebaran, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan menggelar halal bi halal, di Aula kantor Dispar Kalsel, Jalan S Parman, Selasa (10/5).

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, momentum ini diikuti seluruh jajaran Dinas Pariwisata dan juga mengundang pejabat Dispar Kalsel yang telah di mutasi atau promosi.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin

“Kita akan terus menjaga hubungan ini, bukan hanya dengan jajaran Dispar, namun pejabat yang mutasi ataupun mendapat promosi,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, memberikan bingkisan sebagai kenang-kenangan bagi pejabat yang mutasi untuk promosi

Disampaikan Syarifuddin, dengan sudah berakhirnya libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 H ini, pihaknya meminta kepada seluruh jajaran Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, untuk terus meningkatkan kinerja dalam rangka memajukan sektor pariwisata di Banua.

“Dengan dipererat tali silaturahmi, dapat memberikan kinerja lebih baik lagi, terutama di sektor pariwisata, agar perekonomian terus bangkit dan berjalan normal sedia kala,” tutur mantan Pjs Bupati Kotabaru.

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalimantan Selatan, saat ini masing-masing Kabupaten dan Kota sudah memberikan rekomendasi perwakilan Putra Putri Pariwisata. Namun masih kurang koutanya, sehingga dibuka audisi untuk umum yang dimulai 9 – 17 Mei 2022 mendatang.

Selain itu, pihaknya mulai mempersiapkan materi dan konsep bagi 20 pasangan Putra Putri Pariwisata Kalsel yang terpilih nanti, diantaranya pembekalan berbagai macam pengetahuan khusus tentang Geopark Meratus, serta mengundang Putri Pariwisata Indonesia, untuk memberikan coaching clinic, terkait pengetahuan kecantikan dan pembentukan karakter.

“Rencananya ada 40 peserta terdiri dari 20 putra, 20 putri untuk mengikuti kompetisi, setelah nanti terpilih 20 pasangan peserta, kita akan adakan karantina terbuka dan tertutup bagi Putra Putri Pariwisata Kalsel,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Di RSUD Ulin Banjarmasin, Tidak Ditemukan Pasien Hepatitis Jenis Baru

BANJARMASIN – Belum ditemukan adanya, pasien hepatitis jenis baru atau tidak dikenali, di RSUD Ulin Banjarmasin.

Demikian disampaikan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar.

“Kabar gembira sampai saat ini tidak ada pasien hepatitis tersebut di RSUD Ulin Banjarmasin,” ungkapnya.

Bahkan, lanjut Izzak, WHO pun belum mengetahui jenis virusnya. Namun, yang pasti penyakit tersebut merupakan penyakit hati yang sering disebut Hepatitis.

Untuk jenis Hepatitis yang ada saat ini Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C, Hepatitis D, serta Hepatitis E.

“Untuk Hepatitis jenis baru tersebut memiliki ciri khas gejala yang sama dengan Hepatitis pada umumnya. Seperti, diare atau gangguan pencernaan, disertai mual, muntah, serta demam,” tutur Izzak lebih lanjut.

Oleh karena itu, masyarakat Kalimantan Selatan tidak perlu panik. Namun, cukup mewaspadai serta mengetahui gejala dari penyakit tersebut.

“Apabila ditemukan gejala tersebut, maka hendaknya segera ke rumah sakit atau tempat layanan kesehatan terdekat. Untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : PPKM Diperpanjang Prokes Jangan Kendor

BANJARMASIN – Kalangan legislatif Banjarmasin mengharapkan, meski dilakukan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), warga kota ini jangan sampai kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.

Harapan itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD kota Banjarmasin Sukrowardhi, kepada wartawan, Senin (9/5), menurutnya dengan adanya kebijakan Pemerintah pusat kembali memutuskan perpanjangan masa PPKM di luar Jawa-Bali selama dua pekan mendatang, warga haruslah tetap disiplin prokes.

“Perpanjangan PPKM di luar Jawa Bali mulai berlaku 10 hingga 24 Mei mendatang,” ucapnya

Sukrowardhi mengatakan, ada beberapa yang terpenting menjadi perhatian dalam masa PPKM, yaitu 3M harus dimaksimalkan dalam kehidupan sehari-hari dari tetap membiasakan mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

“Warga haruslah meningkatkan herd imunity dan mengkonsumsi makanan yang bergizi,” pintanya

Lebih lanjut Politisi Golkar DPRD kota Banjarmasin ini menambahkan, dalam menjalani kehidupan dengan suasana pandemi COVID-19 ini, perilaku prokes sebaiknya menjadi budaya, dan tetap melakukan program vaksinasi tahap pertama, kedua dan melanjutkan vaksin ketiga.

“Kita dukung capaian vaksinasi, agar memenuhi target,” tutup Sukro.

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat resmi melakukan perpanjangan PPKM, di luar Jawa-Bali selama dua pekan mendatang. (NHF/RDM/RH)

DPRD Banjarbaru Apresiasi ATCS Milik Pemko dan Minta Dipasang Dititik Rawan Macet

BANJARBARU – Meski masih ujicoba, pengoperasian Automatic Traffic Control System (ATCS) milik pemerintah kota Banjarbaru yang terintegrasi melalui ruang kontrol di Command Centre Dinas Perhubungan setempat, mendapat apresiasi dari DPRD Banjarbaru. Apresiasi ini disampaikan, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarbaru Napsiani Samandi.

Menurut Napsiani, sistem ATCS seperti ini sangat bagus diterapkan di kota Banjarbaru, mengingat kota Banjarbaru kini merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan yang mobilitas pengendara juga akan semakin padat.

“Kita mengapresiasi langkah pemerintah kota dalam pengaturan lalu lintas. Terlebih bersinergi dengan kepolisian dalam hal menertibkan pengguna jalan agar selalu taat berlalu lintas. Sehingga ATCS ini dipandang perlu bahkan menjadi kebutuhan kota ini dalam hal menjaga keamanan dan kelancaran pengendara,” ucap Napsiani kepada Abdi Persada FM, Senin (9/5).

Dari informasi yang didapatkan pihaknya, menurut Napsiani sudah ada dua titik lokasi yang dipasang ATCS ini, yakni di area lampu lalu lintas atau trafic light di jalan A Yani Km 33 dan trafic light depan Mako Brimob Polda Kalsel. Diharapkannya kedepan ada penambahan titik lokasi lagi.

“Saya kira di bundaran simpang empat Banjarbaru itu juga perlu penempatan ATCS ini, karena kalau kita lihat, setiap akhir pekan, apalagi bila ada hajatan di area sana, kemacetan kerap terjadi, dan tidak ada petugas yang mengaturnya,” pungkasnya. (RDM/RH)

Pengendara di Ruas Jalan Utama Kota Banjarbaru Kini Diawasi ATCS

BANJARBARU – Pengawasan lalu lintas di persimpangan dan ruas jalan utama Kota Banjarbaru melalui Automatic Traffic Control System (ATCS) yang terpusat di Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru dapat dikatakan efektif.

Hal ini terbukti, sejak diujicobakan 6 Mei lalu, sistem ini dapat memonitor pergerakan para pengendara sebagai pengguna jalan. Bukan hanya itu, keberadaan ATCS ini juga dapat dengan cepat mengurai kemacetan.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Ahmad Syarief Nizami menjelaskan, sistem pengendalian lalu lintas ini terintegrasi melalui ruang kontrol di Command Centre Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru.

“Dengan adanya sistem pengendalian lalu lintas ini, semoga dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban serta kelancaran dalam berlalu-lintas di Kota Banjarbaru,” katanya kepada Abdi Persada FM, Senin (9/5).

Selain dapat memonitor dijelaskan Nizam, sistem ini juga dilengkapi dengan pengeras suara yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada pengendara. Dan ATCS ini sendiri, menurut Nizam masih memonitor jalan di dua titik yaitu di trafic light A Yani Km 33 dan trafic light depan Mako Brimob Polda Kalsel. Sementara setiap harinya, akan stanby 5 personel  yang memonitor layar, dari jam 07.00 – 23.00 WITA.

“ATCS ini akan segera diresmikan Wali Kota, kita lagi menyiapkan kelengkapan sarana prasarananya dan kestabilan jaringan, setelah itu baru diresmikan beliau,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ATCS ini merupakan gagasan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin. Yang diharapkan mampu menjadi solusi utama dalam mengurai kondisi kemacetan jalan di kota Banjarbaru yang sekarang telah resmi menjadi ibu kota provinsi Kalimantan Selatan.

Gagasan itu, disampaikan Wali Kota Banjarbaru bersama Kadishub sebelumnya, saat melakukan kunjungan ke Kementerian Perhubungan RI. Dan beruntung, langsung direspon baik oleh Kemenhub, dengan pemberian ATCS ini. Sehingga untuk pendanaan alat dari pusat. Sementara untuk sarana penunjang seperti listrik dan internet dari pemerintah kota Banjarbaru sendiri. (RDM/RH)

DPRD Banjarbaru Masih Terus Bahas Soal Tatib Dewan

BANJARBARU – DPRD Kota Banjarbaru kembali menggelar Rapat Kerja terkait Tata Tertib (tatib) dewan, Senin (9/5), bertempat di Ruang Rapat Baru Lantai 2 Gedung DPRD Banjarbaru.

Kepada Abdi Persada FM, usai memimpin rapat, Wakil Ketua DPRD Banjarbaru Taufik Rachman menyampaikan, peserta rapat kerja ini adalah seluruh anggota dewan, dan sudah terbahas atau terselesaikan 89 pasal dari total 177 pasal yang ada dalam tatib.

“Ini sudah rapat yang kesekian kalinya, dan kami baru menyelesaikan setengahnya,” ucapnya.

Dijelaskan Taufik, jika tahun-tahun sebelumnya hanya dibahas pansus, tahun ini pihaknya melibatkan seluruh anggota dewan.

“Tahun-tahun lalu dibahas oleh pansus, ditahun ini kami sengaja melibatkan semua anggota DPRD. Ini kami lakukan agar semua anggota dewan memahami isi tatib karena akan menjadi acuan semuanya,” jelasnya.

Dalam beberapa kali rapat tatib ini, disampaikan Taufik pula, ada beberapa regulasi yang mengalami penambahan dan ada pula yang dikurangi, namun yang jelas, tujuannya tidak lain agar regulasi DPRD ke depan lebih baik.

Beberapa perubahan dalam regulasi ini menurut Taufik menyesuaikan kondisi saat ini.

“Perubahan itu misalnya, yang saat ini masih dalam pandemi COVID-19, maka bila aturan terdahulu penyelenggaraan rapat dengan tatap muka, maka dalam tatib disesuaikan dengan kondisi sekarang, yakni bisa dilakukan melalui zoom meeting atau daring,” ujarnya.

Diakuinya, rapat kerja terkait tatib ini  sudah dilakukan sejak awal tahun 2022, dan ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.

“Kami memang tidak terburu – buru untuk menyelesaikan karena maindset kami adalah sama – sama belajar, memahami pasal per pasal dari tartib tersebut. Mungkin 2 sampai 3 bulan ini selesai,” pungkasnya. (RDM/RH)

Hari Pertama Pasca Libur Lebaran, Sebagian Besar Pegawai Setwan Kalsel Masuk Kerja

BANJARMASIN – Sebagian besar pegawai Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masuk kerja pada hari pertama pasca libur atau masa cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Sekretaris DPRD (Sekwan) Kalsel, Antung Mas Rozaniansyah menjelaskan pengecekan kehadiran pegawai Setwan tersebut dilakukan saat pelaksanaan apel pagi sebelum memulai kerja.

Sekretaris DPRD Kalsel, A. M. Rozaniansyah

“Berdasarkan daftar hadir 80 persen lebih masuk kerja atau datang ke kantor DPRD Kalsel,” katanya kepada wartawan, di ruang kerjanya, Senin (9/5).

Suasana Hari Pertama Pasca Libur Lebaran Apel Pagi Pegawai Sekretariat DPRD Kalsel

Sedangkan sisanya tidak masuk kantor karena mendampingi unsur Pimpinan dan Anggota DPRD Kalsel yang berjumlah 55 orang melaksanakan sosialisasi peraturan daerah yang dijadwalkan pada 8-10 Mei 2022 dan dilanjutkan kegiatan reses 11-18 Mei 2022.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha (TU) Setwan Kalsel, Riduansyah menambahkan pegawai Setwan yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) kini hanya berjumlah 69 orang dan 125 orang pegawai honorer (tidak termasuk Satpam).

Untuk diketahui, apel pagi pegawai Setwan Kalsel pada hari pertama masuk kerja pascalibur Idul Fitri 1443 H selaku pembina Kabag Persidangan Hukum AKD dan Layanan Aspirasi Muhammad Jaini MAP. Sedangkan Sekwan, A.M. Rozaniansyah mengikuti apel di kantor Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kalsel di Banjarbaru. (NRH/RDM/RH)

Dispora Kalsel Gelar Halal Bihalal di Hari Pertama Masuk Kerja

BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menggelar silaturahmi dalam halal bihalal Idul Fitri, di Kantor Dispora Kalsel, Senin (9/5).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, dilaksanakan kegiatan halal bihalal untuk mempererat silaturahmi antar ASN dilingkup dinas yang ia pimpin.

Kadispora Kalsel Hermansyah

“Dalam acara halal bihalal ini, kami juga meminta kepada seluruh ASN Dispora Kalsel agar dapat meningkatkan kinerja mereka,” ungkap Hermansyah.

Mengingat, saat ini sudah memasuki akhir semester pertama. Sehingga diperlukan capaian kinerja yang maksimal.

Hermansyah mengatakan, pihaknya menargetkan dapat awal Agustus mendatang seluruh rencana kerja Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan dapat tercapai.

Dalam kesempatan tersebut, Hermansyah juga mengatakan dukungan terhadap, lomba perahu tradisional di Sungai Rangas, Kabupaten Banjar yang akan digelar nanti.

“Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan terhadap kegiatan lomba perahu tradisional yang dilaksanakan oleh Kelurahan Sungai Rangas,” ucap Hermansyah.

Mengingat, lanjutnya, Gubernur Sahbirin Noor juga memberikan dukungan terhadap lomba perahu tradisional tersebut.

“Perahu tradisional yang dilombakan nantinya, jenis jukung. Lomba perahu tradisional tersebut, dalam rangka mendukung pelestarian perahu tradisional di Provinsi Kalimantan Selatan ini,” ujar Hermansyah. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version