Dukung Revolusi Hijau, Bank Kalsel Menyumbang Fasilitas Wisata di Bukit Batu

BANJAR – Bank Kalsel terus memperkuat komitmennya dalam mendukung gerakan revolusi hijau untuk meningkatkan daya tarik tempat Wlwisata di Kalimantan Selatan khususnya Bukit Batu, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar.

Bank Kalsel melalui program CSR menyerahkan bantuan berupa gazebo dan 4 (empat) tempat sampah pilah. Penyerahan secara simbolis diserahkan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Fathimatuzzahra, dengan disaksikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah serta Sekda Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar pada Selasa (28/11).

Disela kegiatan, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, bahwa bantuan yang diberikan Bank Kalsel, tidak hanya sebagai sumbangan fisik tetapi juga sebagai wujud dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata di Kalsel. Dengan adanya fasilitas baru ini di Wisata Bukit Batu, diharapkan dapat meningkatkan minat kunjungan baik dari wisatawan lokal maupun internasional.

“Kami berkomitmen mendukung program revolusi hijau demi pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Selatan, semakin berkembangnya sektor pariwisata di Kalsel diharapkan turut mendukung pertumbuhan perekonomian di Kalsel, selain dari sumber daya alam,” ungkap Fachrudin.

Sebagai informasi, Bank Kalsel telah aktif melaksanakan berbagai program dalam mendukung semangat revolusi hijau. Salah satunya adalah program penanaman pohon, di mana setiap pembiayaan rumah melalui Bank Kalsel akan diikuti dengan penanaman pohon. Hal ini merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap program revolusi hijau yang diadvokasi Gubernur Kalimantan Selatan. (ADV-RIW/RDM/RH)

Wujudkan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan, Pelindo Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Area Pelabuhan Trisakti

BANJARMASIN – Beragam cara dilakukan pemerintah maupun sektor swasta, untuk mendukung pembangunan ekonomi masyarakat. Salah satunya dengan program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) yang dilaksanakan PT Pelabuhan Indonesia Sub Reg Kalimantan. Berupa penyaluran bantuan hampir sebesar Rp2,8 miliar, kepada masyarakat di area pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Penyerahan simbolis bantuan TJSL Sub Regional Kalimantan kepada masyarakat penerima

Penyaluran program TJSL triwulan ke-3 dan ke-4 tahun 2023 ini, dilakukan pada Selasa (28/11) sore, di kantor PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional 3 Kalimantan. Meliputi bantuan sarana dan prasarana pendidikan, bantuan TIK, bantuan kesehatan pelatihan disabilitas, bantuan sarana dan prasarana umum, bantuan penanaman pohon, bantuan UMKM, bantuan sarana pangan, serta bantuan sarana kebersihan. Seluruhnya diserahkan langsung oleh Sub Regional Head Sub Regional Kalimantan, Sugiono, dan disaksikan Walikota Banjarmasin yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Machli Riyadi, Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Agustinus Maun, Kepala Dinas Sosial Banjarmasin, Kepala Bea Cukai Banjarmasin, Camat Banjarmasin Barat serta seluruh perwakilan penerima bantuan.

Seluruh perwakilan penerima bantuan dan manajemen Sub Regional Pelindo sebagai berfoto usai acara

Bantuan Program TJSL yang telah disalurkan pada tahun 2023 dengan total sejumlah Rp 2.789.326.250 oleh Pelindo Sub Regional Kalimantan, meliputi seluruh pelabuhan cabang yang menjadi bagian wilayah kerjanya. Dimana untuk pelabuhan Banjarmasin sebesar Rp1,16 miliar, pelabuhan Sampit Rp580 juta, pelabuhan Kumai Rp349 juta, pelabuhan Kotabaru Rp307 juta, pelabuhan Batulicin Rp200 juta dan pelabuhan Pulang Pisau Rp183 juta.

Dalam sambutannya, Machli Riyadi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada Pelindo, atas program bantuan TJSL yang telah disalurkan.

‘’Ini sejalan dengan program yang dilakukan pemerintah daerah khususnya dalam hal meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan serta pengembangan perekonomian di bidang UMKM,’’ ujarnya.

Sementara itu, Sugiono Sub Regional Head 3 Kalimantan menambahkan, bahwa manajemen selalu berkomitmen untuk selalu berkolaborasi dengan pemerintah maupun stakeholder, mendampingi keberadaan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang ada di sekitar lingkungan kerjanya.

“Itulah yang kini menjadi pedoman Manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dalam menjalankan roda perusahaan,’’ pungkas Sugiono. (RIW/RDM/RH)

Deklarasi Kampanye Damai, Aditya ingin Pelaksanaan Pemilu di Banjarbaru Fair Play

BANJARBARU – Pemko Banjarbaru melalui Bakesbangpol menggelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2024, di Lapangan Murdjani, Selasa (28/11).

Deklarasi ini digelar untuk menyatukan komitmen kuat dari seluruh jajaran, agar penyelenggaraan pemilu 2024 di Kota Banjarbaru bisa berjalan dengan sukses, aman dan lancar.

Wali Kota Banjarbaru, M. Aditya Mufti Ariffin, usai acara mengatakan, seluruh jajaran harus bisa bersatu dan berkomitmen melaksanakan kampanye secara fair, dan tidak melakukan pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan hal lainnya yang bisa menimbulkan situasi tidak kondusif.

“Semua partai, semua caleg, semua tim sukses capres cawapres, bisa bersatu dalam satu keseragaman dalam satu komitmen kampanye secara fail play, tidak nyogok, pencemaran nama baik, politik uang, dan lain-lain,” katanya.

Lebih lanjut, Aditya ingin, melalui deklarasi ini bisa menjaga kondusifitas, keamanan, rasa nyaman, dan mengutamakan persatuan masyarakat.

Untuk diketahui, Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2024 dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para pimpinan parpol, para ketua tim pemenangan Capres-Cawapres, Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru, Camat se-Kota Banjarbaru, Lurah se-Kota Banjarbaru beserta Ketua Forum RT/RW Kelurahan. (MedCenBJB-RDM

Banjarbaru Raih Penghargaan Nilai Tertinggi se-Kalsel Pengelolaan Arsip 2023

BANJARBARU – Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Banjarbaru meraih penghargaan dengan nilai tertinggi di antara 12 Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Kalsel atas Hasil Pengelolaan Kearsipan Tahun 2023.

Penghargaan itu diserahkan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel, Nurliani Dardie di salah satu hotel di Banjarbaru pada Selasa (28/11).

Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin itu mengucapkan selamat dan sukses kepada para pemenang Apresiasi Kearsipan Tahun 2023 oleh Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel.

“Terima kasih atas upaya dalam meningkatkan indeks dan kualitas kearsipan di Provinsi Kalsel. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi SKPD di Kalsel untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan,” ucapnya.

Dalam hasil pengawasan eksternal yang dilakukan Pemprov Kalsel terhadap lembaga kearsipan daerah pada tahun 2023, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Banjarbaru meraih peringkat pertama dengan nilai 66,04.

Disusul oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar di peringkat kedua dengan perolehan nilai 65,15, dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu meraih peringkat ketiga.

Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin saat dikonfirmasi turut bersyukur atas diraihnya penghargaan tersebut. Ia mengatakan pentingnya pengelolaan arsip yang mengacu pada nilai, standar, prosedur, dan kriteria kearsipan.

“Apalagi arsip menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan dengan cepat, menjadi dokumentasi kekayaan daerah termasuk seni dan budaya. Jadi pengelolaannya harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang tepat,” ucapnya.

Disamping itu, Aditya juga mengungkapkan pengelolaan arsip kekinian harus dilakukan dengan cara-cara baru, khususnya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Salah satunya yang saat ini telah diberlakukan di lingkungan Pemko Banjarbaru yakni melalui aplikasi Srikandi.

“Pengarsiapan di Pemko Banjarbaru saat ini sedang bertransisi lewat penggunaan aplikasi Srikandi. Ini kita terapakan juga di setiap SKPD lain. Karena dengan kemajuan teknolofi pengelolaan arsip dinamis akan lebih terintegrasi, efisien dan efektif,“ tuntasnya. (RILIS-RDM/YS)

Dispersip Kalsel Gelar Sosialisasi Pergub Dan Apresiasi Hasil Pengawasan Kearsipan

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Selatan, menggelar sosialisasi Pergub Kalsel, Nomor 073 Tahun 2023, Jadwal Retensi Arsip dan Sistem klarfikasi Keamanan akses arsip serta Pergub Kalsel Nomor 057 th 2023 tentang kode klarifikasi arsip dilingkungan Pemprov Kalsel. Sekaligus apresiasi hasil pengawasan kearsipan dan penghargaan penerapan aplikasi srikandi bagi SKPD dilingkup Pemprov Kalsel, dan apresiasi hasil pengawasan kearsipan lembaga kearsipan daerah Kabupaten dan Kota se-Kalsel, bertempat di salah satu Hotel Berbintang Kota Banjarbaru, Selasa (28/11).

Kepada wartawan, disela kegiatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan ada tiga SKPD penerima apresiasi implementasi Aplikasi SRIKANDI, yaitu Juara pertama Biro Organisasi Setda Provinsi Kalsel, Juara kedua Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalsel, dan Juara ketiga Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel.

“Kami berharap, seluruh SKPD di lingkup Pemprov Kalsel, dapat menerapkan penggunaan aplikasi SRIKANDI, karena menjadi salah satu penilaian kinerja organisasi di bidang kearsipan,” ucapnya

Disampaikan Nurliani, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh SKPD di seluruh Kabupaten dan Kota untuk mewujudkan tata kelola arsip yang tertib dan baik. Saat ini untuk kabupaten/kota penerima Apresiasi Pengawasan Eksternal yakni, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Banjarbaru, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu.

“Dispersip Provinsi Kalsel sudah melakukan evaluasi dan monitoring, terkait tata kelola kearsipan, Alhamdulillah berjalan dengan baik meski masih ada sedikit kendala,” jelasnya

Sementara itu, Ketua Tim Pembinaan Wilayah Timur 1/Arsiparis Madya Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Prihatni Wuryatmini, menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel yang memberikan apresiasi kepada SKPD atau LKD degan tata kelola arsip dan implementasi Aplikasi SRIKANDI yang baik. Ia menilai, ini menunjukkan keberhasilan pembinaan implementasi Aplikasi SRIKANDI di Provinsi Kalimantan Selatan telah berjalan bagus.

“Provinsi Kalsel menempati peringkat ke tiga besar Nasional dalam implementasi Aplikasi SRIKANDI. Sedangkan untuk pembinaan implementasi Aplikasi SRIKANDI, ada tiga kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan dari ANRI, yakni Kabupaten Tabalong, Tanah Bumbu, dan Kabupaten Banjar,” tutupnya. (NHF/RDM/YS)

Pemprov Kalsel Minta Para Sarjana Di Banua Dapat Membangun Daerah

BANJARMASIN – Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Suparmi mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menghadiri Sidang Terbuka Senat Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bina Banua Banjarmasin, Wisuda Program Sarjans (SI) ke XXXVI, dan Program Magister (S2) ke XIX Tahun 2023, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Selasa (28/11).

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas terlaksananya wisuda sarjana dan pasca sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bina Banua Banjarmasin,” ungkap Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Suparmi.

Semangat perjuangan yang tinggi demi terintegrasinya kualitas ilmu dan keterampilan akhirnya telah membawa para mahasiswa pada titik sekarang, menjadi sarjana.

“Diharapkan para sarjana ini dapat membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk bersama sama membangun Banua ini,” ujar Gubernur.

Untuk itu, lanjutnya, sebagai institusi pendidikan, perguruan tinggi memiliki peran untuk memberikan bimbingan dan tuntunan sesuai dengan kompetensi yang ada.

“Sehingga perkembangan peradaban dapat direspon dengan bijak dan baik sesuai dengan harkat dan martabat kita sebagai bangsa Indonesia,” ujar Gubernur.

Kampus ini, tambahnya, telah memberikan warna dan berkontribusi bagi dunia pendidikan sebagai pendukung suksesnya proses pembangunan, pembaharuan, dan perubahan yang baik di Kalimantan Selatan.

“Saya mengharapkan para alumni dapat membuktikan diri sebagai bentuk tanggung jawab terhadap almamater dan masyarakat bahwa dirinya layak, pantas, dan patut dalam mencapai derajat ilmiah atau insan intelektual, baik secara pribadi maupun sosial,” tuturnya.

Gubernur mengajak, seluruh sarjana baru tersebut untuk bersama bergerak membangun banua ini, melakukan usaha dan memberikan karya terbaik demi masa depan yang cemerlang.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Bina Banua Banjarmasin Zairullah Azhar mengatakan, dalam menghadapi tantangan dunia kerja saat ini, maka para sarjana baru lulusan STIA Bina Banua Banjarmasin dapat menghadapi tantangan tersebut. Dengan bekal ilmu yang didapat selama menempuh pendidikan.

“Pengaruh Revolusi Industri 4.0 ini tidak bisa dibendung lagi, para wisuda saat ini sudah dipersiapkan untuk menghadapi tantangan tersebut,” ucap Zairullah. (SRI/RDM/YS)

Pelatihan Bela Negara Menwa Suryanata Kalsel 2023 Resmi Berakhir

BANJARBARU – Bertempat di Rindam VI/Mulawarman, telah dilaksanakan penutupan pelatihan bela negara, bagi resimen mahasiswa suryanata Kalsel tahun 2023. Penutupan tersebut juga dirangkai dengan kegiatan pembukaan pelatihan Kursus Kader Pelaksana Nasional (SUSKALAKNAS) Rindam VI/Mulawarman Banjarbaru, Selasa (28/11).

Resimen mahasiswa (Menwa) yang telah melaksanakan pelatihan bela negara diharapkan dapat mengamalkan ilmu ilmu yang didapat, untuk kesatuan Negara Indonesia.

Dalam sambutan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang dibacakan Danrindam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Robby Suryadi, disampaikan bahwa Kegiatan pelatihan bela negara bukan hanya sebagai momentum bagi mahasiswa, tetapi menjadi bukti nyata untuk memperkuat dan menjaga kedaulatan negara. Kegiatan pelatihan bela negara sangat penting sebagai sarana pengembangan kapasitas dan kesiapan anggota resimen mahasiswa, untuk membentuk karakter, disiplin, dan keterampilan yang akan menjadi modal berharga bagi para mahasiswa penerus bangsa.

“Mudah-mudahan menwa dapat mengamalkan pembentukan karakter di kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Selaras dengan pelatihan bela negara, pelatihan Kursus Kader Pelaksana Nasional (SUSKALAKNAS), tahun 2023 yang baru saja dilaksanakan, diharapkan dapat membentuk kader kader resimen mahawiswa (MENWA) yang memiliki sikap disiplin, mental, pengetahuan dan keterampilan.

“Pelatihan SUSKALAKNAS bertujuan, untuk membentuk kader kader resimen mahawiswa (MENWA) yang memiliki sikap disiplin, mental, pengetahuan dan keterampilan,” lanjutnya.

Menwa tidak hanya dituntut untuk menambah pengetahuan, skill dan pengalaman. Namun juga untuk membentuk disiplin, keberanian, sikap dan mental. (MRF/RDM

Pameran Temporer ke Empat Tahun 2023, Muslam Kalsel Angkat Tema Muatan Lokal

BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat Kalsel kembali menggelar pameran temporer untuk keempat kalinya tahun 2023. Tema yang diusung tentang pendidikan muatan lokal.

Pameran dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel melalui Kabid Kebudayaan Raudati Hildayati, pada Selasa (28/11). Hadir pada kegiatan ratusan pelajar SMK 3 Banjarmasjn sekaligus para guru pendamping.

“Kami menyambut baik upaya museum menampilkan muatan lokal dalam materi pameran pada hari ini. Semoga mendorong semangat peserta didik untuk terus mencintai dengan seruan ayo belajar muatan lokal di Museum Lambung Mangkurat Kalsel,” seru Hildayati

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kalsel Raudati Hildayati (tengah) saat memotong tali bunga tanda pembukaan pameran

Menurut Hildayati , museum didirikan untuk kepentingan pelestarian sejarah peradaban. Selain itu juga dalam rangka pembinaan serta sebagai sarana pendidikan dan kebudayaan.

“Museum juga merupakan salah satu tempat belajar,” kata Hildayati.

Museum yang erat kaitannya dengan pendidikan generasi muda saat ini adalah muatan lokal. Berdasarkan Permendikbud no 79 Tahun 2014 muatan lokal adalah kajian atau mata pelajaran pada satuan pendidikan yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan dan keunikan lokal.

“Hal ini dimaksudkan agar peserta didik terbentuk pengalamaannya terhadap keunggulan dan kearifan di tempat daerah dia tinggal,” ungkapnya.

Muatan Lokal di Kalsel, lanjut Hildayati, meliputi bahan kajian, bahasa dan sastra Banjar. Ragam kesenian budaya daerah Banjar bisa dilihat langsung melalui koleksi benda budaya yang dimiliki Museum Lambung Mangkurat Kalsel.

“Jadi museum ini bisa  menjadi alternatif peraga dalam proses belajar mengajar di sekolah dalam mata pelajaran muatan lokal,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel Muhammad Taufik Akbar, mengaku bersyukur bisa melaksanakan pameran temporer ke empat tahun 2023.

“Mudah-mudahan apa yang kami tampilkan dalam pameran ini bisa menambah ilmu tentang budaya khususnya muatan lokal bagi pelajar yang datang,” harap Taufik.(SYA)

Waspadai Penyakit di Musim Pancaroba, Ini Tips Direktur RSD Idaman Banjarbaru

BANJARBARU – Potensi hujan dan cuaca ekstrem dalam masa peralihan musim kemarau ke hujan (pancaroba) seperti yang terjadi di wilayah Banjarbaru saat ini, kerap mendatangkan berbagai jenis penyakit. Mulai dari demam berdarah, batu pilek, hingga serangan asma.

Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru, dr. Danny Indrawardhana, memberikan tips untuk terhindar dari berbagai penyakit tersebut. Salah satu yang utama ialah menjaga daya tahan tubuh.

“Pada prinsipnya tentu harus menjaga daya tahan tubuh. Diimbangi juga dengan makanan yang sehat dan kalau perlu mengkonsumsi vitamin,” ucapnya, Selasa (28/11).

Selain itu masyarakat juga diimbau untuk menyediakan waktu istirahat yang cukup serta banyak meminum air putih. Sebab diterangkannya, apabila daya tahan tubuh menurun maka virus atau penyakit akan cepat masuk.

Diakui Danny, untuk di RSD Idaman Banjarbaru sendiri saat ini memang terjadi peningkatan pasien yang mengalami gangguan pernafasan pasca memasuki peralihan musim. Kendati demikian, ia memastikan situasi tersebut masih sangat terkontrol.

“Memang ada peningkatan terkait keluhan pernafasan di Instalasi Gawat Darurat. Namun ini masih terkontrol. Kami juga mengingatkan agar masyarakat yang mengalami gangguan pernafasan segera gunakan masker,” ucapnya.

Lantas, apa yang harus dilakukan apabila sudah mengalami gejala penyakit? Dalam hal ini Danny menyarankan untuk lebih dulu melakukan pengecekan kesehatan di fasilitas Kesehatan terdekat, baik itu puskemas maupun klinik.
Namun ia mengingatkan apabila gejala tersebut semakin parah dan tidak kunjung sembuh, ia menyarakankan untuk segera berobat di RSD Idaman Banjarbaru. Apalagi saat ini RSD Idaman digawangi oleh banyak dokter spesialis yang tentunya sangat kompenten dan profesional.

“Kalau gangguan pernafasan ini sudah semakin parah, tolong jangan dibiarkan. Karena akan berpotensi radang paru. Kami imbau untuk segera melakukan pengobatan,” tuntasnya. (RSDI.BJB-RDM)

Pemprov Kalsel Komitmen Terus Dukung dan Majukan Pendidikan Diniyah Takmiliyah di Banua

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mengapresiasi atas dilaksanakannya musyawarah wilayah ke-3, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Kalimantan Selatan. Forum yang dilaksanakan di Gedung Islamic Center Anang Jazuli Semman, pada Senin (27/11) ini, dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang diwakili Staff Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Setdaprov Kalsel Husnul Khatimah.

Husnul menyampaikan, Diniyah Takmiliyah memiliki peran penting, dalam membentuk karakter dan moral para penerus bangsa. pendidikan agama yang bersumber dari nilai-nilai keagamaan dan kebenaran, adalah pondasi utama dalam membentuk generasi yang berkualitas.

“Dengan dilaksanakannya musyawarah ini, dapat semakin memperkokoh tekad dan semangat, dalam merumuskan langkah-langkah strategis, agar keberadaan DPW FKDT kalsel, semakin maju dan berkembang kedepannya,” ungkap Husnul.

Ia melanjutkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, berkomitmen terus mendukung dan memajukan pendidikan, diniyah takmiliyah yang ada di wilayah Kalimantan Selatan. Program-program pembinaan dan pemberdayaan guru-guru di berbagai lembaga pendidikan agama, harus terus di tingkatkan. Sebab, guru yang berkualitas, akan menjadi kunci keberhasilan dalam mentransfer nilai-nilai agama kepada peserta didik. oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru Diniyah Takmiliyah, akan menjadi prioritas Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pengembangan kurikulum pendidikan Diniyah Takmiliyah menjadi perhatian serius bagi Provinsi Kalsel. kurikulum yang relevan dan responsif terhadap perkembangan zaman akan memberikan daya tarik tersendiri bagi peserta didik,” tutup Husnul. (MRF/RDM/APR)

Exit mobile version