Kabupaten Tapin Juarai Lomba Balogo

BANJARMASIN – Kabupaten Tapin berhasil memperoleh Juara I, dalam Festival Permainan Tradisional Balogo Tahun 2023, tingkat pelajar. Gelaran ini dilaksanakan sejak 8 Desember, yang dipusatkan di Gedung Sultan Suriansyah, berlokasi Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin.

Suasana Lomba Balogo, di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin

Kepada wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, pada Jumat (8/12) sore mengatakan, Festival Permainan Tradisional Balogo 2023 ini, merupakan salah satu implementasi Pemprov Kalsel, guna melestarikan salah satu permainan tradisional dan sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTb) oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI. Ia berharap, peserta yang mengikuti Lomba ini, tetaplah terus menerus melestarikan di Banua.

“Alhamdulillah Festival Permainan Tradisional Balogo 2023 telah berjalan sukses,” ucapnya

Disampaikan Helda (sapaan akrabnya), untuk tahun berikutnya akan diusahakan menambah permainan tradisional yang dilombakan untuk peserta didik di Banua, agar tidak tergerus oleh zaman, salah satu peninggalan nenek moyang ditengah kecanggihan teknologi.

“Mari kembangkan kreativitas dalam membudayakan olahraga tradisional,” pintanya

Sementara itu, Ketua Tim Juri, Muhammad, menambahkan, para peserta didik yang mengikuti Lomba Balogo ini, mengetahui dan menjalankan teknis permainan, ini artinya sudah terbiasa melestarikan di daerah masing-masing. Ia meminta, setelah gelaran tetap terus dikembangkan melalui ekstra kurikuler di sekolah.

Ketua Tim Juri, Lomba Balogo, Muhammad

“Kami berharap, permainan Balogo ini bisa diajarkan kepada temannya, agar ada regenerasi,” tutupnya

Untuk diketahui, Juara I Festival Permainan Tradisional Balogo Tahun 2023, tingkat pelajar dari SMKN 1 Kabupaten Tapin, dengan nilai 20, disusul Juara II Kabupaten Balangan, nilainya 16, dan Juara III Kabupaten Tanah Bumbu, Harapan I Kota Banjarbaru, Harapan II Kabupaten Tanah Laut dan Harapan III dari Kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Dukung Peningkatan Literasi, Ombudsman Kalsel Hadirkan PBO

BANJARMASIN – Dalam rangka mendukung peningkatan literasi, Ombudsman Perwakilan Kalimantan Selatan menghadirkan Pojok Baca Ombudsman (PBO).

Didampingi Ketua Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman dan disaksikan Kepala Bidang Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, Wildan Akhyar, Ketua Ombudsman Republik Indonesia (RI), Mokhammad Najih meresmikan PBO di Kantor Ombudsman Kalsel Jalan S.Parman, baru-baru tadi.

Suasana Peresmian PBO di kantor Ombudsman Kalsel

Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih menyampaikan kehadiran PBO ini untuk meningkatkan literasi dan pelayanan ke masyarakat. Apalagi di era digital masyarakat lebih cenderung memilih internet untuk membaca dan mengakses informasi. Namun katanya tidak semua bacaan dan informasi di hp atau Internet benar.

“Jadi melalui PBO literasi lebih baik. Semoga dengan diresmikannya PBO yang ke-8 bisa memberikan manfaat dan menular ke Kantor Perwakilan Ombudsman di daerah lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Ombudsman Kalsel Hadi Rahman, mengungkapkan PBO ini mempunyai koleksi buku terbitan Ombudsman, layanan baca di tempat, layanan peminjaman untuk insan Ombudsman ‘Bersama Tingkatkan Literasi Pelayanan Publik.

Bahkan, lanjutnya, dengan ketersediaan PBO memberikan motivasi untuk peningkatan literasi, akuntabilitas dan tanggung jawab terhadap kehadiran Ombudsman di Kalimantan Selatan.

“Jadi, tersedia sumber daya manusia yang akan menjadi Pengelola PBO. Sesuatu strategis dan penting, dalam konteks literasi pelayanan publik serta anti maladministrasi tidak hanya di internal, tetapi juga Pelapor, Terlapor, tamu maupun masyarakat pada umumnya,” tambahnya.

PBO memiliki ruangan minimal 3×3 meter, dimana ruangan berada di posisi strategis atau dekat dengan ruang tunggu pelapor dan mudah diakses. Di samping itu, PBO menyediakan wifi gratis dan akses internet gratis untuk kepentingan layanan bagi masyarakat. Ada juga untuk penyandang disabilitas. (NRH/RDM/RH)

Perdana, RSUD Ulin Banjarmasin Bedah Jantung Anak

BANJARMASIN – RSUD Ulin Banjarmasin bersama RSUP DR Cipto Mangunkusumo bekerjasama melakukan Operasi Bedah Jantung Anak.

Kerjasama tersebut terjalin, pada program Proctorship/Workshop Bedah Jantung Anak bersama RSUP DR Cipto Mangunkusumo di RSUD Ulin Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Dibuka oleh Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin, Jumat (8/12).

Perwakilan Tim Proctorship RSUP DR Cipto Mangunkusumo Prof dr Mulyadi Sp.A (K) menjelaskan, kerjasama yang terjalin dengan RSUD Ulin Banjarmasin ini, karena angka kematian pada bayi dan anak akibat penyakit jantung cukup tinggi di Indonesia.

Perwakilan Tim Proctorship RSUP Mangunkusumo Prof dr Mulyadi

“Kerjasama ini karena angka penderita jantung pada bayi dan anak tinggi di Indonesia,” ucapnya.

Dengan adanya, lanjutnya, kerjasama ini operasi bedah jantung anak bisa dilakukan di RSUD Ulin Banjarmasin. Sehingga pasien anak tidak perlu dirujuk ke Jakarta.

“Selama ini pasien jantung anak, dirujuk ke RSUP Mangunkusumo atau ke RS Jantung Harapan Kita, di Jakarta,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan mengadakan Proctorship dengan rumah sakit di daerah. Sehingga, operasi dapat dilakukan di daerah setempat. Seperti, di RSUD Ulin Banjarmasin ini.

“Pada tahap awal operasi jantung anak ini, RSUD Ulin Banjarmasin dibimbing langsung oleh RSUP Mangunkusumo,” jelasnya.

Kemudian, tambahnya, pada tahap selanjutnya setelah RSUD Ulin Banjarmasin cukup percaya diri. Maka, operasi jantung anak dapat dilakukan di RSUD Ulin Banjarmasin.

“Kami melakukan pemangkuan sampai RSUD Ulin Banjarmasin percaya diri untuk melakukan operasi jantung anak sendiri,” ucapnya.

Sementara itu Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin menjelaskan, kerjasama yang terjalin tentu menguntungkan bagi RSUD Ulin Banjarmasin.

Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin

“RSUD Ulin Banjarmasin merasa beruntung dan bangga atas terpilihnya sebagai salah satu rumah sakit Proctorship untuk operasi jantung anak,” ungkapnya.

Diauddin mengatakan, karena RSUD Ulin Banjarmasin menjadi bagian dari Kementerian Kesehatan pada Program Proctorship Bedah Jantung Anak. Maka, RSUD Ulin Banjarmasin mempersiapkan SDM dan sebagainya untuk menuju kemandirian pada, operasi jantung anak tersebut.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberi dukungan terhadap Program Proctorship ini, bahkan anggaran penunjang disiapkan, untuk operasi jantung anak,” ucap Diauddin.

Untuk operasi jantung anak yang dilaksanakan pada Jumat 8 Desember 2023. Dilakukan terhadap 2 pasien anak berusia 3 tahun. Dengan, jenis kelamin perempuan. (SRI/RDM/RH)

Apresiasi Capaian Samsat Kotabaru, Paman Yani : Perkuat Relasi Melalui Inovasi

KOTABARU – Kolaborasi dan sinergitas yang dibangun oleh Samsat Kotabaru bersama Jasa Raharja, Bank Kalsel dan Polres setempat, berbuah manis terhadap capaian wajib pajak yang saat ini sudah diatas 90 persen dari target tahun 2023.

Berdasarkan data Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Kotabaru, realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai 93 persen. Sedangkan capaian Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) UPPD Samsat Kotabaru sudah 100 persen. Sementara Pajak Air Permukaan (PAP) masih 90 persen.

Suasana diskusi hasil capaian wajib pajak di UPPD Samsat Kotabaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menilai kolaborasi sudah sangat baik. Razia kendaraan bermotor yang dilakukan Polres Kotabaru, menurut Yani Helmi, sangat membantu capaian PKB UPPD Samsat Kotabaru.

Di sisi lain, kolaborasi yang sudah terjalin, menurut Yani Helmi, harus diperlebar ke Pemkab Kotabaru demi mengembangkan potensi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (kanan) saat meninjau hasil capaian wajib pajak UPPD Samsat Kotabaru

“Kita ketahui isi Perda Pajak dan Retribusi yang baru, hasil pungutan wajib pajak 70 persen larinya ke Pemkab. Jangan sampai Pemkab hanya berdiam diri,” kata Yani Helmi, usai memimpin diskusi capaian wajib pajak, di UPPD Samsat Kotabaru, Jumat (8/12).

Selain itu, wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu juga meminta kerjasama bisa diperlebar ke Koperasi dan BUMDes. Tujuannya, agar masyarakat yang belum mempunyai dana membayar wajib pajak bisa mendapat dana talangan.

“Silakan saja berinovasi. Yang penting masyarakat bisa membayar pajak tepat waktu,” tutur Paman Yani.

Dengan kolaborasi tersebut, menurut Paman Yani, tidak menutup kemungkinan target wajib pajak UPPD Samsat Kotabaru akan ditingkatkan tahun mendatang.

“Pelu kita kaji dulu. Bisa kita naikkan targetnya tetapi harus kita lihat dulu kondisi di lapangan seperti apa,” pungkas Paman Yani.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Kotabaru, Indra Husnul Huda, optimis seluruh capaian wajib pajak bisa 100 persen sebelum akhir Desember 2023.

“InsyaAllah bisa tercapai dalam beberapa pekan nanti. Karena hanya tinggal beberapa persen lagi,” kata Indra.

Adapun beberapa kendala dijelaskannya, yakni kondisi geografis Kabupaten Kotabaru yang masih terbilang sulit. Sebab itu, UPPD Samsat Kotabaru gencar menggelar Samsat Keliling, untuk memudahkan masyarakat membayar wajib pajak.

“Terutama di daerah yang cukup jauh. Masyarakat juga sangat terbantu. Mereka hanya meminta jadwal Samsat Keliling ditetapkan dan tidak berubah,” beber Indra.

Di tempat yang sama, Bintara Urusan (Baur) STNK UPPD Samsat Kotabaru, Bripka Wahyu Bagus Pratama, berharap kolaborasi yang terjalin bisa terus berjalan baik dan lebih meningkat.

“Kami dari kepolisian juga siap mendampingi untuk melakukan pungutan PAP ke perusahaan,” katanya.(SYA/RDM/RH)

Harjad ke-58, Paman Birin Apresiasi Kemajuan Pembangunan di Tabalong

TABALONG – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menghadiri Puncak Peringatan HUT ke- 58 Kabupaten Tabalong di kota Tanjung pada Jumat (8/12).

Sebelum sampai di lokasi panggung utama, Paman Birin didaulat memasangkan secara simbolis jaket kepada “Julak Wasi” (Jual Sayur, Ikan dan Sembako Keliling Kawal Inflasi) dilanjutkan pengibaran bendera start menandai pelepasan konvoi.

Gubernur Kalsel saat melepas Julak Wasi saat puncak hari jadi ke-58 Tabalong

“Julak Wasi” digagas Bupati Tabalong Anang Syakhfiani, dalam rangka pengendalian inflasi dan mendukung ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Tabalong.

Sebelum menyampaikan sambutannya, Paman Birin memanggil empat warga Tabalong. Tiga mendapat hadiah umrah (dua pria dan satu wanita), sedangkan satu wanita lainya uang tunai Rp20 juta.

Tidak hanya itu, tiga warga kembali dipanggil dan diseleksi satu orang untuk diberikan hadiah umrah gratis.

Paman Birin menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tabalong dan jajaran serta masyarakatnya, atas kerja kerasnya menjalankan berbagai program dan inovasi seperti Program Gerakan Pembangunan Menuju Masyarakat Sejahtera (Gerbang Emas).

Gubernur saat memberikan sambutan pada puncak hari jadi ke-58 Tabalong

“Saya harap sinergi dan kolaborasi pemerintah kabupaten dengan semua pihak terus terjalin,” ujar Paman Birin.

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani dalam sambutannya mengatakan, salah satu program unggulan pemerintah provinsi adalah menjadikan Kalsel sebagai gerbang atau penyangga IKN. Karenanya, Pemkab Tabalong berupaya mendukung apa yang menjadi kebijakan atau program Pemprov Kalsel.

Anang juga menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-58 ini menjadi momen terakhirnya sebagai Bupati Tabalong.

“Mudah-mudahan Kabupaten Tabalong lebih maju lagi dan kita sama-sama menjadikan Tabalong Terdepan,” ujar Anang sembari meminta maaf jika ada kesalahan yang dilakukannya selama memimpin.

Pada puncak Harjad itu, Paman Birin juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemkab Tabalong pada kategori Kota Sehat Tingkat Provinsi Kalsel, memiliki status desa mandiri terbanyak, Tim Percepatan Penanggulangan Stunting, Kabupaten paling inovatif dalam penanganan stunting, dan penghargaan untuk para siswa berprestasi mulai bidang olahraga renang dan bulutangkis, sains, hingga matematika di tingkat provinsi dan nasional.

Turut hadir menyaksikan proses peringatan HUT yang diawali dengan Tari Manjulang Harakat itu, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, anggota DPR RI, perwakilan Kepala Badan Otoritas IKN, para kepala daerah atau penjabatnya se-Kalsel dan kabupaten jiran atau yang mewakili, ulama dan tokoh masyarakat, Forkopimda Tabalong, dan ahli waris penuntut Kabupaten Tabalong, serta para pimpinan organisasi/BUMD/perusahaan swasta di kota berjuluk “Serambi Depan Kalsel Penyangga IKN” itu.

Acara ditutup dengan penyajian 58 jenis kue khas Tabalong kepada Paman Birin untuk dicicipi bersama Bupati Tabalong, Ketua DPRD Kalsel, dan anggota DPR RI serta DPD RI yang turut serta dalam puncak peringatan. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Bank Kalsel Hadir di MPP Kota Banjarmasin, Berikan Kemudahan Layanan Perbankan

BANJARMASIN – Bank Kalsel dengan tegas memperkuat komitmennya dalam mendekatkan diri dan meningkatkan layanannya kepada masyarakat Banua. Upaya ini mencakup kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin untuk menyediakan layanan Bank Kalsel di Mall Pelayanan Publik (MPP) yang diresmikan pada Kamis (7/12) di Lantai Dasar Kawasan Mitra Plaza, Kota Banjarmasin.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menjelaskan, bahwa kehadiran layanan Bank Kalsel di MPP Kota Banjarmasin ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melaksanakan berbagai transaksi perbankan, termasuk menabung dan melakukan setoran.

Selain itu, fasilitas ini juga memungkinkan pembayaran untuk jasa layanan publik secara efisien, dengan langsung mentransfernya ke rekening Bank Kalsel.

“Kami akan terus berkomitmen untuk memperluas cakupan layanannya, sehingga semakin banyak opsi transaksi perbankan yang dapat dilakukan nasabah Bank Kalsel saat mengunjungi di MPP Kota Banjarmasin,” ujar Fachrudin.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengungkapkan apresiasinya terhadap peresmian MPP, yang menjadi salah satu program prioritas Pemko Banjarmasin.

“Saya mengucapkan terima kasih atas komitmen yang telah dibangun bersama Bank Kalsel. Dengan adanya layanan ini, diharapkan nasabah dapat dengan lebih mudah melakukan kegiatan perbankan secara digital,” pungkas Ibnu.

Sebagai informasi, Keberadaan layanan Bank Kalsel di Mall Pelayanan Publik merupakan perwujudan untuk memberikan kemudahan dan transparansi bagi nasabah dalam menjalankan aktivitas keuangan mereka. (ADV-RIW/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Anugerahi Disdukcapil Kabupaten/Kota Terbaik

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), memberikan anugerah kepada Disdukcapil Kabupaten/Kota yang memiliki capaian terbaik sepanjang tahun 2023.

Foto bersama Kepala Disdukcapil Kalsel Zulkipli (dua kiri) bersama para pemenang Disdukcapil terbaik tahun 2023

Kepala Disdukcapil Kalsel, Zulkipli, mengatakan penganugerahan ini merupakan inisiasi dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. Pasalnya, segala pelayanan administrasi penduduk (adminduk), selama ini merupakan hasil jeri payah dari Disdukcapil Kabupaten/Kota.

“Karena memang selama ini yang bekerja langsung ke masyarakat kan Disdukcapil Kabupaten/Kota. Tidak cukup rasanya kalau kita hanya berterimakasih. Itu sebabnya Gubernur meminta kita untuk mengapresiasi mereka melalui kegiatan ini,” kata Zulkipli, usai kegiatan penganugerahan, di salah satu hotel di Kota Banjarbaru, Kamis (7/12).

Penganugerahan ini merupakan kali pertama digelar oleh Disdukcapil Kalsel. Sedikitnya ada 23 aspek yang menjadi penilaian, diantaranya perekaman, pembuatan akta kelahiran hingga pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) terbanyak.

Zulkipli berharap kegiatan ini mampu mendongkrak semangat Disdukcapil Kabupaten/Kota, untuk lebih meningkatkan capaian kinerja dan layanan kepada masyarakat.

Untuk diketahui, keluar sebagai pemenang penganugerahan Disdukcapil terbaik yakni Kabupaten Tanah Bumbu. Disusul Kota Banjarbaru pada peringkat kedua dan Kabupaten Tapin di peringkat ketiga.

“InsyaAllah akan kita gelar setiap tahun. Kita juga upayakan selanjutnya hadiah bisa lebih besar lagi,” tutup Zulkipli. (SYA/RDM/RH)

Orientasi PPPK Lingkup Pemprov Kalsel Tahun 2023 Resmi Ditutup

BANJARBARU – Masa orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi ditutup oleh Gubernur melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Sulkan, Kamis (7/12).

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Sulkan, saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel

Upacara penutupan berlangsung di Aula BPSDMD Kalsel, di Banjarbaru, serta diikuti oleh seluruh peserta orientasi secara during maupun luring.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, berpesan kepada seluruh peserta untuk mempertahankan serta meningkatkan budaya kerja dan nilai-nilai positif yang didapat selama masa orientasi.

“Berdayakan seluruh potensi dan kemampuan saudara-saudara secara optimal, sehingga kehadiran saudara-saudara memberi manfaat nyata bagi instansi tempat saudara-saudara bertugas,” pesan Gubernur.

Gubernur menilai, di masa sekarang, ASN dituntut untuk berdaya saing tinggi. Sebab itu, seluruh peserta yang telah menjalani orientasi, dituntut terus mengasah diri dan beradaptasi, agar mampu memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Dengan memiliki SDM aparatur yang berkualitas dan menjunjung tinggi nilai-nilai berakhlak, Ia meyakini, peserta dapat memberikan manfaat langsung yang dirasakan oleh masyarakat.

“Tentu hal ini pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tutur Gubernur.

Sementara itu, Plh Kepala BPSDMD Kalsel, Ahmad Bagiawan, mengungkapkan, upacara penutupan diselenggarakan untuk peserta orientasi PPPK angkatan pertama hingga angkatan ke dua puluh tahun 2023.

“Ada kurang lebih 800 orang peserta,” beber Bagiawan.

Seluruh peserta merupakan rekrutmen PPPK tahun 2022, yang mengikuti orientasi selama kurang lebih 14 hari di BPSDMD Kalsel.

“Alhamdulillah semua peserta dinyatakan lulus,” tutup Bagiawan. (SYA/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Festival Permainan Tradisional Balogo

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Bidang Kebudayaan pada Seksi Sejarah dan Tradisi Disdikbud Kalsel, menggelar Festival Permainan Tradisional Balogo, selama tiga hari, mulai 7 – 9 Desember 2023.

Suasana pembukaan Festival Permainan Tradisional Balogo

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Disdikbud Kalsel, diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Raudati Hildayati, pada Kamis (7/12) sore, disela acara mengatakan, permainan Balogo menjadi salah satu permainan tradisional yang sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTb) oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI. Sehingga, pihaknya menyelenggarakan Festival Permainan Tradisional Balogo, guna memperkenalkan dan melestarikan bagi generasi muda.

“Meski zaman sekarang sudah maju dan berkembang, permainan Balogo ini salah satu peninggalan dari nenek moyang,” ucapnya

Disampaikan Raudati, pihaknya terus berkomitmen untuk bergerak mengusung seni menjunjung dan menjaga karya-karya budaya, agar tidak hilang permainan tradisional ini ditengah kecanggihan teknologi. Selain itu, makna Balogo diantaranya, menanamkan nilai-nilai budaya yaitu kejujuran, kerjasama, dan memgedepankan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan persoalan.

“Semoga Festival Balogo ini, dapat memberikan kemajuan kebudayaan di Banua,” pinta Helda (sapaan akrabnya)

Sementara itu, Kepala Seksi Sejarah dan Tradisi Disdikbud Kalsel, Herry Yulianata, menambahkan, Festival Permainan Tradisional Balogo ini diikuti Kabupaten dan Kota, yaitu peserta didik dari SMA/SMK masing-masing tiga orang siswa, didampingi satu guru pendamping. Ia berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat, apresiasi, dan minat dalam upaya pelestarian Kebudayaan di Banua.

Kasi Sejarah dan Tradisi Disdikbud Kalsel, Herry Yulianata, saat memberikan sambutan

“Lomba digelar pada Jumat (8/12), di Halaman Gedung Sultan Suriansyah Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin,” tutupnya

Untuk diketahui, Festival Permainan Tradisional Balogo, dibuka secara resmi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Disdikbud Kalsel, diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Raudati Hildayati, didampingi Kepala Seksi Sejarah dan Tradisi Herry Yulianata, Kepala Seksi Kesenian Sunjaya Adhiarso, dan Dewan Juri, bertempat di salah satu Hotel Berbintang di Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Bapenda Kalsel Buka Gerai di Mal Pelayanan Publik Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin Meluncurkan Soft Opening Mal Pelayanan Publik (MPP), di Mitra Plaza, Kamis (7/12).

Pada MPP tersebut, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalsel membuka Gerai Pelayanan Pembayaran Pajak Tahunan Kendaraan Bermotor.

Plh Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Rusma Khuzairin mengatakan, Bapeda Kalsel melalui Samsat 2 Banjarmasin, telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan pada Mal Pelayanan Publik Kota Banjarmasin.

“Pada tahap awal pelayanan yang diberikan, berupa pembayaran pajak kendaraan bermotor satu tahun,” ungkap Rusma.

Kedepannya, lanjut Rusma, pada gerai yang ada di Mal Pelayanan Publik di Kota Banjarmasin, dapat melayani untuk pembayaran 5 tahunan.

“Untuk layanan pembayaran pajak lima tahunan tersebut, tentunya sarana dan prasarana pemeriksaan fisik perlu disiapkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Banjarmasin 2 Muhammad Mirzalutfillah menjelaskan, pihak bergabung pada Mal Pelayanan Publik milik Pemko Banjarmasin.

“Dengan membuka counter pada Mal Pelayanan Publik Kota Banjarmasin ini, kami mengembangkan tempat pembayaran pajak di wilayah kerja UPPD Samsat Banjarmasin 2, Kecamatan Banjarmasin Tengah,” ujarnya.

Menurut Mirza, kehadiran counter mereka tersebut untuk mendekatkan, UPPD Samsat Banjarmasin 2 dengan masyarakat setempat.

“Kehadiran counter pembayaran UPPD Samsat Banjarmasin 2 di Mal Pelayanan Publik di Kota Banjarmasin ini, Agar masyarakat mudah dalam membayar pajak tahunan kendaraan bermotor mereka,” ucap Mirza.

Sedangkan, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, berdirinya Mal Pelayanan Publik tersebut di Kota Banjarmasin ini, tentunya berkat komitmen bersama antara Pemerintah kota Banjarmasin dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dihadapan Kementerian Menpan-rb.

“Kehadiran Mal Pelayanan Publik itu sendiri, tentunya untuk memberikan kemudahan pelayanan yang cepat kepada masyarakat,” ucap Ibnu.

Ibnu berharap, pada saat peresmian mendatang akan diresmikan langsung oleh MenpanRB. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version