Semangat Pemilu Damai Polda Kalsel Berlanjut, Kali Ini Sasar Desa Batang Kulur Kanan HSS

KANDANGAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menunjukkan komitmen kuat terhadap upaya memperkuat semangat Pemilu Damai dengan melakukan kegiatan Bakti Sosial di Desa Batang Kulur Kanan, Kecamatan Sei Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa (6/2).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, kegiatan Cooling System Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto dibagikan 200 paket sembako dan 50 alat pertanian untuk masyarakat di daerah tersebut.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto

“Kegiatan ini selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu, juga bertujuan menyebarkan pesan perdamaian menjelang Pemilu 2024 mendatang,” ungkapnya.

Selain itu, pembagian bantuan sosial ini menjadi bagian dari upaya Kapolda Kalsel dalam menciptakan suasana Pemilu Damai 2024 yang kondusif menjelang pemungutan suara.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan bahwa Pemilu berjalan dengan damai dan lancar,” ujarnya.

Adam menekankan, pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam menjalani proses demokrasi, terutama menjelang Pemilu.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen kami untuk menjaga kondusifitas dan keamanan selama proses pemilihan umum berlangsung,” katanya.

Selain itu, Kabid Humas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif menjelang, saat, dan setelah pelaksanaan Pemilu.

“Pemilu adalah momentum penting bagi Negara kita. Mari kita jaga suasana damai dan menjunjung tinggi semangat Kebhinekaan,” tambahnya.

Kegiatan Bakti Sosial ini disambut hangat oleh masyarakat setempat. Mereka mengapresiasi langkah Kapolda Kalsel yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memberikan perhatian pada kesejahteraan masyarakat.

Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat semangat kebersamaan dan perdamaian menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.

“Semoga, dengan adanya berbagai inisiatif seperti ini, proses demokrasi di Indonesia dapat berjalan dengan lancar dan damai,” ucap Adam. (POLDA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Bioskop Keliling di Kabupaten Tala

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Bioskop Keliling, guna memperkenalkan film lokal.

Suasana nobar Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, didampingi Kasi Promosi dan Dokumentasi

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya, di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Suharyanti baru-baru tadi mengatakan, mengawali program kegiatan pihaknya menggelar Nonton Bareng Film berjudul Matahari dari Bumi Banjar, yang menceritakan tentang perjalanan hidup Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, selama dua hari pada 5 – 6 Februari 2024, di Kabupaten Tanah Laut.

“Nobar diawali ke SMKN 1, dilanjutkan Pesantren Asy Syuhada dengan peserta didik, dan di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pasar Lawas Lapangan nol kilometer bersama masyarakat sekitar,” ucapnya

suasana nobar di SMKN 1 Kabupaten Tanah Laut

Disampaikan Suharyanti, dengan diputarnya film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini,
menjadi salah satu media edukasi untuk lebih memperkenalkan Datu Kelampaian. Dimana dikenal sebagai ulama kharismatik tidak hanya di Kalimantan Selatan, bahkan Nasional hingga Mancanegara.

“Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini juga dikenal memiliki keahlian Ilmu Astronomi (Ilmu Falak),” jelas Yanti

Sementara itu, Kepala Seksi Promosi dan Dokumentasi, Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Nitta Aulia, menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi antusias dari kalangan peserta didik maupun masyarakat sekitar. Mengingat film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, merupakan produksi dari Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, dengan menampilkan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor beserta jajaran sebagai pemain.

“Film ini diputar memberikan pembelajaran agama membentuk karakter lebih religius,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Akan Gelar Pra Pekan Kreativisia

BANJARMASIN – Dalam rangka mensukseskan gelaran Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (Kreativisia) di Provinsi Kalimantan Selatan mendatang. Maka, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Kemenpora terkait pelaksanaan tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rohkyatin Effendi menjelaskan, rombongan Dispora Kalsel dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Hermansyah.

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rohkyatin Effendi

“Pada kunjungan kerja tersebut, Dispora Kalsel menyampaikan persiapan pelaksanaan Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (Kreativisia) tingkat nasional yang akan dilaksanakan, di Kalsel,” ungkap Rohkyatin, kepada sejumlah wartawan, Selasa (6/2).

Tentunya, lanjut Rohkyatin, pihak kemenpora menyambut baik rencana kegiatan pelaksanaan Pekan Kreativisia di Banua tersebut.

“Salah satu rencana yang disampaikan kepada Kemenpora, Kota Banjarbaru telah ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Kreativisia Tahun 2024 di Kalsel,” ucapnya.

Selain itu, tambah Rohkyatin, disampaikan juga rencana kegiatan lainnya dalam rangka meramaikan pelaksanaan Pekan Kreativisia tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Rohkyatin juga mengungkapkan, adanya rencana Pemprov Kalsel menggelar Pra Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (Kreativisia) pada Maret mendatang.

“Berdasarkan arahan dari Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, yang menghendaki adanya pra pekan Kreativisia tersebut,” jelasnya.

Dengan tujuan, untuk memperkenalkan kepada pemuda di Kalsel bahwa akan ada pelaksanaan Pekan Kreativisia Tahun 2024 di Banua.

Sehingga, para pemuda dapat mengetahui, apa itu Pekan Kreativisia yang akan digelar tersebut.

“Rencananya pra pekan Kreativisia tersebut akan dilaksanakan pada Bulan Maret mendatang,” ucap Rohkyatin. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Tandatangani Kerjasama Penanganan Kanker dengan RSCM

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan turut menghadiri Kick-off Pengampuan Layanan Kanker dan Penandatanganan MoU yang berlangsung di aula Gedung Kiara Lantai 12 RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat, pada Senin (5/2)

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Direktur Utama RSCM, dr. Supriyanto, dengan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr. Diauddin yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel saat menghadiri MoU penanganan kanker dengan RSCM

Selain dengan Pemprov Kalsel, MoU dilakukan dengan RS Ampuan Utama dari Provinsi Lampung, Banten, dan Kalimantan Barat.

Direktur Utama RSCM, dr Supriyanto menyebut, dalam perannya sebagai pengampu regional layanan kanker sesuai keputusan Kementerian Kesehatan, pihaknya bermaksud untuk menggunakan momentum Hari Kanker Se-dunia tahun ini, sebagai titik tolak akselerasi program pengampuan di empat provinsi ampuan RSCM, yaitu Lampung, Banten, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.

Supriyanto mengatakan Februari ini juga akan menjadi bulan pembuka dari seluruh program komprehensif yang akan berjalan penuh setahun ke depan dan seterusnya.

“Kita menyelenggarakan Kick-Off Program Pengampuan Penanggulangan Kanker di jejaring regional RSCM, dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama antara RSCM dan masing-masing 5 RS Ampuan Utama,” terang Supriyatno.

Dalam kegiatan yang dihadiri Dirjen Layanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya itu, juga diisi sosialisasi rangkaian acara WCD oleh Ketua Tim Pengampuan Layanan Kanker RSCM, dr Soehartati G. (BIROADPIM-RIW/ RDM/RH)

Paman Yani Bangkitkan Semangat Persatuan Warga Desa Gunung Besar

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi menggelar sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (5/2).

Suasana Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel di Desa Gunung Besar

Dalam kegiatan itu, wakil rakyat akrab disapa Paman Yani menjelaskan tentang perjuangan bangsa melawan penjajah hampir setengah abad.

“Kita inginkan wawasan kebangsaan, perjuangan di masa lalu hingga mengorbankan nyawa itu menjadi pemicu masyarakat untuk semakin cinta terhadap tanah air,” ujar Paman Yani.

Meskipun kemerdekaan negara ini sudah hampir memasuki usia 79 tahun, menurut Paman Yani, kekayaan alam di Indonesia termasuk Kalsel masih terus dilirik oleh negara asing.

Sebabnya masyarakat Kalsel khususnya Tanah Bumbu, lanjut Paman Yani, harus tetap menjaga apa yang diwariskan oleh nenek moyang.

“Jangan sampai karena uang yang tidak seberapa, kita jadi menjual lahan yang bisa digunakan untuk bercocok tanam dan sebagainya. Termasuk juga adat dan budaya. Semua harus dijaga. Jangan sampai terlena dengan budaya asing,” tegasnya.

Terlebih dengan adanya rencana perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan. Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) VI meliputi Tanah Bumbu dan Kotabaru itu meminta masyarakat Kalsel harus siap dengan segala kemajuan pembangunan yang terjadi.

“Adanya IKN jelas akan berpengaruh. IKN dan Kalsel tidak akan terpisahkan. Pembangunan infrastruktur jelas akan meningkat pesat,” terang Paman Yani.

Disisi lain, IKN akan menyebabkan jumlah penduduk di Kalimantan lebih meningkat karena banyaknya pendatang dari luar pulau. Karena itu, Paman Yani mengimbau masyarakat tetap ramah meskipun ada perbedaan suku, ras dan agama.

“Rawatlah kebersamaan, cintai negeri ini, banua ini. Saya yakin masyarakat Kalsel khususnya Tanah Bumbu dan Kotabaru siap menerima pendatang dengan baik,” pungkas Paman Yani.

Sementara itu, Kepala Desa Gunung Besar Suwito, mengapresiasi kepedulian Paman Yani terhadap wawasan kebangsaan di masyarakat yang semakin pudar akibat kemajuan zaman.

“Melalui kegiatan ini saya rasa masyarakat seperti mendapat pencerahan dengan apa yang disampaikan Paman Yani,” jelasnya. (SYA/RDM/RH)

SLB C Harapkan Para Alumninya Bisa Bersaing di Dunia Kerja

BANJARBARU – Sekolah Luar Biasa (SLB) C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan merencanakan beberapa program pengembangan diri agar para siswa nya bisa mandiri. Hal itu disampaikan Kepala SLB C Negeri Pembina, Rosita Sari saat ditemui di ruang kerjanya akhir pekan tadi.
Rosita menyampaikan pada tahun 2023 kemaren perencanaan program sudah berjalan maksimal namun memang ada beberapa yang perlu kami evaluasi

Kepala SLB C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan, Rosita Sari

“Seperti peningkatan program kemandirian bagi siswa didik, dan juga kemampuan siswa untuk memimpin teman-teman nya sendiri,” katanya, Sabtu (3/2).

SLB C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan

Rosita juga menambahkan untuk menindaklanjuti hal itu, ditahun 2024 SLB C akan merencanakan program pengembangan diri dan akan bekerjasama dengan berbagai pihak.

“Akan menjalin banyak nya kerjasama dengan para dunia luar seperti UMKM, dinas sosial dan lainnnya. Tujuan nya untuk mewadahi dan membekali para siswa agar lebih bisa mandiri ketika sudah membaur ke masyarakat secara keseluruhan,” tambahnya.

Rosita berharap dari program yang sudah direncanakan, bisa berjalan dengan baik agar para alumni dari SLB C dapat bersaing di dunia kerja.

“Melalui program pengembangan diri diharapkan keterampilan siswa bisa ditingkatkan, melalui program yang sudah direncanakan diharapkan juga bisa menjadi batu loncatan ketika mereka sudah berhadapan dengan dunia kerja dan dapat bersaing,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Legislatif Minta DLH Banjarmasin Kerahkan Pasukan Turbo Atasi Eceng Gondok

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, mengerahkan pasukan turbo untuk mengatasi eceng gondok di bawah Jembatan di kota ini.

Permintaan itu disampaikan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, kepada sejumlah wartawan, pada Minggu (4/2).

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali

Matnor menjelaskan, guna menangani berbagai macam sampah di sungai diantaranya eceng gondok dan kayu, Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, hendaklah mengerahkan pasukan Turbo untuk lebih memberikan kinerja maksimal lagi di lapangan, agar tidak semakin banyak menumpuk di bawah Jembatan, salah satunya menghubungkan Kelurahan Pasar Lama dan Kelurahan Seberang Masjid Kecamatan Banjarmasin Tengah.

“Eceng gondok dan kayu ini di sangat mengganggu arus transportasi di sungai,” jelasnya

Disampaikan Matnor, saat ini beberapa kuliner wisata, tidak hanya bisa ditempuh melalui jalur darat, juga menggunakan kelotok yaitu sebuah perahu menggunakan mesin. Sehingga, kalau aliran air sungai dipenuhi eceng gondok dan kayu, otomatis akan menghambat warga, yang ingin berwisata sambil menikmati kuliner di sepanjang sungai tersebut.

“Kuliner yang berada di pinggir sungai dan ramai dikunjungi diantaranya kawasan Benua Anyar Kecamatan Banjarmasin Timur,” ungkapnya

Lebih lanjut Matnor menambahkan, wisata susur sungai merupakan salah satu ikon terkenal di Banjarmasin, maka alat transfortasi yaitu kelotok, tidak boleh terganggu akibat enceng gondok dan kayu, supaya tidak mengecewakan para wisatawan.

“Wisata susur sungai yang ramai dikunjungi seperti Kampung Biru, Pasar Terapung Lok Baintan, Pulau Kembang, dan Kampung Hijau,” tutup Matnor. (NHF/RDM/RH)

Tingkatkan Kualitas Hidup, Wakil Rakyat Kalsel Gencar Sosper Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman

BANJARMASIN – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Isra Ismail gencar melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman di Provinsi Kalsel.

Ia mengundang warga dan tokoh masyarakat di Desa Pingaran Ulu Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar untuk mengikuti kegiatan sosper tersebut, Sabtu (3/2).

Dalam kesempatan itu, Isra mengatakan bahwa kawasan lingkungan permukiman masyarakat perlu mendapat perhatian, seperti jalan lingkungan dan lainnya. Ia berharap ke depannya agar masyarakat pun menjaga lingkungan sekitar supaya tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Suasana Sosper Perumahan dan Kawasan Permukiman oleh Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail

“Alhamdulillah sosialisasi di Desa Pingaran Ulu berjalan lancar dan masyarakat dapat memahami Perda yang disosialisasikan,” katanya melalui Aplikasi WhatsApp, Senin (5/2).

Isra mengungkapkan ada beberapa warga setempat yang mendapatkan bantuan bedah rumah dari Pemprov Kalsel melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalsel dalam hal ini Gubernur Sahbirin Noor atau yang akrab dengan sapaan Paman Birin yang sudah membantu membedah rumah warga kurang mampu di Desa Pingaran Ulu, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar,” jelasnya.

Diharapkan dengan adanya program perbaikan bagi rumah tidak layak huni ini, dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat setempat. (NRH/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Gelar Penyuluhan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Serviks

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin menggelar penyuluhan pencegahan dan deteksi dini kanker serviks, di Poliklinik Kebidanan (Kandungan) RSUD Ulin Banjarmasin, Senin (5/2).

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan serta Konsultan Onkologi RSUD Ulin Setyo Teguh mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Peringatan Kanker Sedunia Tahun 2024.

Dokter Spesialis Kebidanan (Kandungan) RSUD Ulin Banjarmasin Setyo Teguh

“Oleh karena itu, pada penyuluhan ini mengambil tema, kanker serviks,” ungkapnya.

Karena kanker ini, lanjut Setyo Teguh, banyak diderita oleh wanita yang ada di Tanah Air termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dalam peringatan Hari Kanker Sedunia ini, kami mengajak wanita di Provinsi Kalimantan Selatan untuk dapat menjaga kesehatan reproduksi dan mau memeriksa diri secara sejak dini, untuk pencegahan kanker serviks tersebut,” tuturnya.

Menurutnya kanker serviks di dunia ini berada di peringkat ke tiga. Namun di Indonesia berada diurutan pertama.

“Begitu juga untuk di Provinsi Kalimantan Selatan khususnya di Kota Banjarmasin, dimana Rumah Sakit Ulin ini merupakan, rujukan dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur,” ungkapnya lagi.

Menurut Setyo, setiap harinya di dari hampir 80 persen penderita kanker ginekologi ditempat mereka 70 persen merupakan kanker serviks.

“Pada saat pasien kanker serviks datang ketempat mereka, sudah dalam keadaan stadium lanjut. Sehingga kami tidak bisa berbuat apa apa,” jelasnya.

Namun, lanjutnya, apabila kanker serviks dapat ditemukan lebih awal, maka pengobatan dapat dilakukan, dan bisa sembuh. (SRI/RDM/RH)

Pertumbuhan Ekonomi Kalsel 2023 Meningkat 4,84 Persen

BANJARBARU – Ekonomi Kalimantan Selatan tahun 2023 mengalami pertumbuhan sebesar 4,84 persen dibandingkan dengan tahun 2022 (c-to-c). Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 11,18 persen; Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 9,28 persen; dan Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 8,62 persen. Di sisi lain, pertumbuhan lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib; Industri Pengolahan; dan Pertambangan dan Penggalian menjadi lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan paling lambat.

Hal ini disampaikan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan, Martin Wibisono, saat menggelar Press Release, di Aula BPS Provinsi Kalsel, Senin (5/2).

Kepala BPS Kalsel Martin Wibisono

Martin menyampaikan, Struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Selatan menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku tahun 2023 masih didominasi oleh pertambangan dan penggalian yang mencapai 30,82 persen, kemudian disusul pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 11,37 persen, dan industri pengolahan sebesar 10,75 persen, serta perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motorsebesar 9,66 persen. peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Kalimantan Selatan mencapai 62,60 persen.

“Berdasarkan sumber pertumbuhan tahun 2023, sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari lapangan usaha pertambangan dan penggalian sebesar 0,77 persen, transportasi dan pergudangan sebesar 0,73 persen, dan perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 0,57 persen,” ucap Martin.

Ekonomi Kalimantan Selatan triwulan IV-2023 dibanding triwulan IV-2022 (y-on-y) mengalami pertumbuhan sebesar 4,69 persen. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan sebesar 10,68 persen, jasa keuangan dan asuransi sebesar 10,20 persen, dan konstruksi sebesar 8,63 persen. Di sisi lain, pertumbuhan lapangan usaha industri pengolahan menjadi satu-satunya lapangan usaha yang terkontraksi padatriwulan IV-2023.

Struktur PDRB Kalimantan Selatan menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan IV-2023 juga didominasi oleh pertambangan dan penggalian dengan kontribusi sebesar 30,78 persen, industri pengolahan sebesar 10,96 persen, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 9,75 persen; dan pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 9,73 persen. peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Kalimantan Selatan mencapai 61,22 persen.

Berdasarkan sumber pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2023, sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari lapangan usaha pertambangan dan penggalian sebesar 1,62 persen, transportasi dan pergudangan sebesar 0,71 persen, dan konstruksi sebesar 0,69 persen,” lanjut Martin.

Disisi lain, ekonomi Kalimantan Selatan triwulan IV-2023 dibanding triwulan III-2023 (q-to-q) mengalami kontraksi sebesar 0,18 persen. Lapangan usaha yang mengalami kontraksi pada triwulan ini adalah pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 27,01 persen. sementara lapangan usaha lainnya mengalami pertumbuhan positif dengan pengadaan listrik dan gas (9,34 persen), penyediaan akomodasi dan makan minum (8,49 persen); konstuksi (8,45 persen); dan jasa keuangan dan asuransi (8,16 persen) menjadi lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi. berdasarkan sumber pertumbuhan ekonomi triwulan iv-2023, sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari lapangan usaha pertambangan dan penggalian sebesar 1,69 persen, konstruksi sebesar 0,65 persen, dan industri pengolahan sebesar 0,58 persen. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version