Puluhan Siswa SMK Wikrama 1 Kunjungi Perpus Palnam

BANJARMASIN – Sebanyak 26 peserta didik dan 5 orang guru pendamping Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wikrama 1 Banjarmasin melakukan kunjungan wisata literasi ke Perpustakaan Palnam milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, pada Selasa (7/1).

Suasana Kunjungan SMK Wikrama 1 Banjarmasin ke Perpustakaan Palnam

Kepala Program Jurusan MPLB SMK Wikrama 1, Agus Supriadi mengaku sangat senang dan terkesan dengan fasilitas yang dimiliki oleh perpustakaan palnam serta keramahan para petugas dalam pelayanan.

“Kami sangat senang berkunjung ke Dispersip Kalsel karena memang disini luar biasa dari sarana dan prasarananya,” jelasnya.

Agus menambahkan tidak hanya para guru, bahkan juga peserta didik juga sangat antusias membaca buku-buku dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan palnam.

“Siswa-siswi kami sangat senang ini, apalagi ini baru pertama kali kami datang kesini, mereka sangat antusias dengan kunjungan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani berharap kunjungan ini dapat meningkatkan minat baca dan literasi para siswa di Kalsel. (DispersipKalsel-NRH/RDM/RH)

Biaya Haji 1446 H/2025 M Turun, Ini Penjelasan Kemenag

JAKARTA – Pemerintah dan DPR telah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M dengan rata-rata sebesar Rp89.410.258,79 dengan asumsi kurs 1 USD sebesar Rp16.000 dan 1 SAR sebesar Rp4.266,67. Sehingga BPIH tahun ini turun sebesar Rp4.000.027,21 dibanding BPIH 2024 yang mencapai Rp93.410.286,00.

Penurunan BPIH berdampak pada turunnya Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang harus dibayar jemaah. Jemaah haji 2024 rata-rata membayar Bipih sebesar Rp56.046.171,60. Sementara rata – rata jemaah haji 2025 akan membayar Bipih sebesar
Rp55.431.750,78.

Penggunaan Nilai Manfaat yang dialokasikan dari hasil optimalisasi setoran awal jemaah juga turun. Rata-rata nilai manfaat per jemaah pada 2024 sebesar Rp37.364.114,40. Tahun ini, penggunaan nilai manfaat turun rata-rata per jemaah sebesar Rp33.978.508,01.

“Alhamdulillah pemerintah dan DPR sejak awal memiliki semangat yang sama untuk merumuskan pembiayaan haji yang lebih terjangkau oleh masyarakat,” terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief di Jakarta, Selasa (7/1)

Di saat yang sama, pemerintah dan DPR juga sepakat untuk menjaga dan merumuskan pelayanan yang terbaik untuk jemaah haji Indonesia.

Sebagai wakil Kementeriam Agama dalam Panitia Kerja BPIH, Hilman Latief menjelaskan sejumlah alasan hingga biaya haji bisa diturunkan.

Pertama, pada 2024, Kemenag berhasil melakukan banyak efisiensi hasil dari proses negosiasi dengan penyedia layanan di Arab Saudi. Efisiensi ini berhasil dilakukan terhadap berbagai komponen, baik akomodasi (hotel), konsumsi, maupun biaya layanan di Arafah – Muzdalifah – Mina (Armuzna). Total efisiensi ini mencapai Rp600 Miliar.

“Efisiensi juga bisa dilakukan pada komponen operasional layanan umum dalam negeri dan luar negeri,” sebut Hilman.

Alasan kedua, ⁠dalam Panja BPIH, usulan awal Kemenag dibahas kembali dengan mendasarkan pada realisasi anggaran penyelenggaraan haji 2024.

“Seperti saya sampaikan, efisiensinya cukup signifikan karena keberhasilan dalam proses negosiasi. Jadi usulan biaya haji tahun ini angkanya lebih dekat dengan realisasi haji 2024. Ini nanti akan kita optimalkan dalam proses negosiasi penyediaan layanan tahun ini,” sambungnya.

Lebih lanjut Hilman mengatakan, pihaknya mengapresiasi tim pengadaan Kemenag yang cukup ulet dalam bernegosiasi sehingga langkah melakukan efisiensi bisa dioptimalkan.

Alasan ketiga, lanjut Hilman, penurunan biaya haji tahun ini karena ada pembeliaan sejumlah alat kebutuhan jemaah yang sudah difokuskan pada 2024. Sehingga tahun ini belum perlu membeli lagi.

“Kita optimalkan alat yang ada saat ini, seperti mesin pembaca dokumen travel, alat pendataan bio visa, dan lainnya. Alhamdulillah ini bisa menurunkan biaya haji,” papar Hilman.

Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota jemaah haji. Jumlah ini terdiri atas 201.063 jemaah reguler, 1.572 petugas haji daerah, 685 adalah pembimbing pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 17.680 jemaah haji khusus. (KEMENAG-RIW/RDM/RH)

2025, RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Akan Terus Tingkatkan Pelayanan

BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, tahun 2025 ini akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, bagi masyarakat di seluruh Kabupaten dan Kota.

Kepada wartawan Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto, ditemui di ruang kerjanya, pada Selasa (7/1) menyampaikan, sebagai Rumah Sakit Daerah yang memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, dengan menggunaan teknologi modern, beberapa inovasi akan terus dikembangkan seperti “Sikepo” berguna untuk mengetahui kepuasan pasien, “Rileks” pengingat kontrol gigi pasien dan “M banking pro” yaitu mobil dental keliling penyuluhan kesehatan.

“Kegiatan Bakti Sosial terus kita galakkan, begitupun edukasi ke peserta didik dan penyuluhan bagi lansia tahun 2025 ini,” ucapnya

Teguh menjelaskan, untuk tahun 2024 ada sekitar 45 ribu kunjungan, baik pasien umum, BPJS kesehatan dan Koas. Dimana, satu bulannya berdasarkan data berkisar 3.000 orang lebih, tidak hanya usia produktif, anak-anak dan juga lanjut usia (lansia) yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota.

“Kami apresiasi masyarakat sudah tinggi kesadarannya untuk memeriksa kesehatan gigi dan mulut,” ungkapnya

Lebih lanjut Teguh menambahkan, bentuk pelayanan paling banyak penanganan kasus, seperti Necrosis Pulpa gigi berlubang dengan saraf mati mengakibatkan pembengkakan, Pulpitis Reversible berlubang biasa sederhana, dan Pulpitis Irreversible berlubang terkena saraf gigi, akan tetapi sarafnya masih aktif. Selain juga, kasus lain diantaranya Periodontitis Apikalis Klonis peradangan pada jaringan, Impaksi gigi gagal untuk tumbuh sepenuhnya (menembus) dari gusi, serta Mal Oklusi gigi atas dan bawah yang tidak sejajar.

“Dari semua kasus ini, pasien yang layani tidak hanya usia produktif juga anak-anak,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Momen 5 Rajab, Dinkes Kalsel Layani Ratusan Jemaah Guru Sekumpul

BANJAR – Puluhan posko kesehatan, didirikan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan selama Kegiatan Rutin Malam Senin Guru Sekumpul, tahun 1446 Hijriah atau 2025 Masehi. Posko – posko ini sudah melayani jemaah Guru Sekumpul sejak Sabtu (4/1) hingga Senin (6/1).

Tim Posko Kesehatan 58

Dari puluhan posko kesehatan itu, dua diantaranya dikelola jajaran UPTD Krisis dan Epidemi Kesehatan serta Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Provinsi Kalsel, yakni Posko Kesehatan 72 di dekat Jembatan Kembar, dan Posko Kesehatan 58 di depan Perpustakaan Kabupaten Banjar.

Kepada Abdi Persada FM, pada Selasa (7/1), Kepala BKOM Provinsi Kalsel, Susi Hermina mengatakan, posko kesehatan yang dikelola pihaknya, melayani jemaah Guru Sekumpul selama dua hari berturut-turut dari Sabtu hingga Minggu. Tercatat 300 jemaah datang untuk memeriksakan kesehatan di posko BKOM ini.

“Rata – rata jemaah yang datang didiagnosa mengalami batuk, pilek, maag, jantung, asma dan sesak nafas, serta demam untuk anak – anak. Selain itu hipertensi juga mendominasi penyakit yang dikeluhkan pasien,” ujar Susi.

Dari ratusan jemaah yang datang ke posko kesehatan BKOM Provinsi, menurut Susi, dua diantaranya terpaksa dievakuasi ke rumah sakit terdekat, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kondisi yang sama juga terjadi di Posko Kesehatan 72 yang dikelola UPTD Krisis dan Epidemi Kesehatan. Ratusan jemaah mendatangi posko, hingga Senin (6/1).

“Setidaknya hampir 200 jemaah Guru Sekumpul yang datang ke posko kami, dengan puncaknya pada Minggu, 5 Januari 2025 sebanyak 140 jemaah,” ujar Sulastri, mewakili Posko Kesehatan 72.

Kepada Abdi Persada FM, Sulastri mengatakan, dari ratusan pasien yang datang, 10 diantaranya harus dievakuasi ke RSU Ratu Zaleha Martapura, untuk mendapatkan perawatan medis.

“Sebagian besar pasien diketahui memiliki penyakit hipertensi, dan banyak juga yang mengeluhkan nyeri pada bagian perut serta kelelahan yang berlebihan,” tutup Lastri.

Seluruh jemaah yang harus dirujuk ke rumah sakit terdekat, dipastikan mendapat pelayanan maksimal, sesuai arahan Gubernur, Muhidin. (RIW/RDM/RH)

Layanan Angkutan Umum Banjarbakula Gratis Berakhir 7 Januari

BANJARMASIN – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan menggratiskan, angkutan umum Banjarbakula hingga 7 Januari 2025.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi mengatakan, hal ini berdasarkan arahan dari Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, untuk kelancaran Momen 5 Rajab 1446 Hijriah.

Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

“Layanan gratis tersebut sudah diberikan sejak 1 hingga 7 Januari 2025 ini,” ungkap Fitri.

Menurutnya, untuk saat ini belum ada rencana untuk dilakukan perpanjangan layanan gratis tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Fitri juga mengatakan, terjadi peningkatan penumpang angkutan umum Banjarbakula di Tahun 2024.

“Dari pengguna angkutan pribadi seperti kendaraan roda dua serta empat, semua ke angkutan umum tersebut,” ujarnya.

Dan, tidak hanya pada layanan angkutan umum Banjarbakula, tetapi juga pada BRT.

“Kami berharap pada tahun 2025 ini Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan berharap, semakin meningkat lagi masyarakat yang menggunakan angkutan umum Banjarbakula serta BRT,” ucap Fitri. (SRI/RDM/RH)

Berangkat Umroh, Gubernur Kalsel Muhidin Berpesan Agar Pejabat Pemprov Persiapkan Asesmen

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin didampingi isteri Fathul Jannah, berpamitan untuk berangkat menjalankan ibadah umroh kepada Pimpinan SKPD Kalsel di VIP Room Lanud Sjamsuddin Noor pada Senin (6/1) sore.

Suasana pengantaran umrah Gubernur Kalsel Muhidin di VIP room Syamsuddin Noor

Kedatangan Gubernur Kalsel, Muhidin bersama isteri, Fathul Jannah beserta rombongan disambut hangat Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar; Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Sri Raharjo dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel, Muhammad Tambrin, serta pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Sebanyak 104 orang tim khusus Gubernur yang berangkat umrah. Sebelumnya, 90 orang telah diumrahkan berangkat terlebih dahulu yang kemudian disusul 14 orang pada 8 Januari, akan berangkat dari Jakarta menuju Makkah, Arab Saudi.

“Mudah-mudahan pertemuan ataupun keberangkatan kita membawa keberkahan serta keselamatan kita semua. Kita berangkat umrah pada 8 Januari dari Jakarta,” sampai Gubernur Kalsel, Muhidin.

Gubernur, Muhidin mengucapkan terima kasih atas kehadiran para jajaran unsur Pimpinan SKPD Kalsel menunggu keberangkatannya, Selepas berangkat umrah nanti, Muhidin menyerahkan segala urusan mengenai pembangunan daerah maupun kinerja jajarannya kepada Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar.

“Kalau tidak ada saya, Sekdaprov Kalsel yang menggantikan saya kan. Nanti, Pak Roy yang menilai sendiri gimana baiknya dan perkembangan itu, tentu saja sebagaimana visi kita: bekerja bersama, merangkul semua,” ungkap Muhidin.

Muhidin juga mengingatkan para pejabat Eselon II Pemprov Kalsel yang akan menjalani asesmen pada 13-14 Januari nanti di Dinas Psikologi TNI AU di Jakarta. Setelah melewati itu, pihaknya akan tahu yang terbaik untuk pembangunan daerah.

“Kita tidak ingin juga mengorbankan kepala dinas, jika terbaik akan kita pilih. Tujuannya adalah demi melayani masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar pun menyampaikan bahwa momentum ini sangat berharga bagi keluarga Muhidin beserta rombongan tim khususnya yang akan berangkat umrah. Di kesempatan itu, turut mendoakan agar keselamatan selama perjalanan ibadah umrah dilancarkan dan dimudahkan nantinya.

“Bapak Gubernur, Muhidin, mohon doakan juga buat kami di sini, dan kami harapkan pian kembali dengan selamat,” tutupnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Laksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas 2025

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas untuk Tahun Anggaran 2025, kegiatan berlangsung di halaman kantor Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Senin (6/1) pagi.

Suasana Penandatanganan Kinerja dan Pakta Integritas lingkup Diskominfo Kalsel 2025

Penandatanganan ini dipimpin dan disaksikan langsung oleh Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim dan diikuti seluruh pejabat serta staf di lingkup Diskominfo Kalsel.

Muslim mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja seluruh lini dari pejabat hingga ke staf Diskominfo Kalsel.

“Penandatanganan ini merupakan komitmen bersama, agar capaian yang ingin diraih pada Tahun 2025 dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu kunci utama peningkatan kinerja adalah disiplin, termasuk dalam hal sederhana seperti menghadiri apel pagi. Oleh karena itu, kegiatan penandatanganan yang semula dijadwalkan pukul 09.00 WITA dimajukan saat apel pagi.

“Ini saya lakukan untuk melihat komitmen dan kedisiplinan para pegawai di awal Tahun 2025,” jelasnya.

Muslim berharap, semangat dan capaian kinerja yang telah diraih sepanjang Tahun 2024 dapat menjadi motivasi untuk lebih baik lagi di tahun 2025.

“Saya berharap kita bersama-sama dapat meningkatkan kinerja dan capaian yang sudah kita raih di 2024. Semoga di 2025, semuanya lebih meningkat lagi,” tutupnya. (DISKOMINFOKALSEL-BDR/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Bahas Dokumen Arsip COVID-19

BANJARMASIN – Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kearsipan DPRD Banjarmasin, membahas dokumen arsip COVID-19.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Pansus Raperda Penyelenggara Kearsipan DPRD Banjarmasin Aliansyah, baru-baru tadi mengatakan, penanganan pandemi COVID-19 yang terjadi sejak 2020 – 2023 lalu, sangat penting dijadikan arsip Pemerintah kota, agar dapat diketahui oleh seluruh generasi muda nantinya.

Ketua Pansus Raperda Penyelenggaraan Kearsipan DPRD Banjarmasin Aliansyah, saat diwancara

“Dokumen ini untuk mengetahui berbagai langkah dilakukan dan jumlah korban jiwa,” ucapnya

Disampaikan Aliansyah, saat ini kota seribu sungai sudah berusia 498 tahun, dengan panjangnya proses perjalanan dalam rangka pembangunan, maka setiap dokumen haruslah diarsipkan dengan baik. Pihaknya tidak ingin dokumen-dokumen berharga akan hilang, tetapi dilindungi dengan baik.

“Raperda ini sebagai payung hukum untuk menertibkan arsip-arsip yang belum tertata rapi,” jelas Ali

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banjarmasin Ihsan Al Haq menambahkan, pandemi COVID-19 tidak terjadi setiap tahun, sangat wajar dijadikan arsip. Apalagi kejadian itu telah membuat gempar tidak hanya Banjarmasin juga dunia, maka ini akan menjadi sejarah di kemudian hari.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banjarmasin Ihsan Al Haq, saat memberikan komentarnya

“Dengan tercipta pola kearsipan yang baik dan mudah diakses, sebagai bentuk kekayaan daerah,” tutupnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Kearsipan DPRD Banjarmasin, menggelar rapat selama dua hari pada tanggal 2-3 Januari 2025.

Rapat dipimpin Ketua Pansus Aliansyah didampingi Wakil dan anggota, dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banjarmasin Ihsan Al Haq, dan Kabag Hukum Jefri Fransyah, bertempat di ruang Komisi I DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Hadiri Momen 5 Rajab Guru Sekumpul, Ini Harapan Gubernur Kalsel Muhidin

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin menghadiri Momen 5 Rajab Kegiatan Rutin Malam Senin Guru Sekumpul, pada Minggu (5/1). Gubernur hadir dan berbaur bersama jemaah Guru Sekumpul, di kawasan Posko Singgah 3 Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Jalan Ahmad Yani, Kota Banjarbaru. Gubernur, Muhidin tiba di posko didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Fathul Jannah bersama rombongan.

Kehadiran orang nomor satu di Kalimantan Selatan tersebut, disambut hangat jemaah Guru Sekumpul yang sudah memadati halaman depan kantor Dinas Kehutanan hingga ke jalan raya.

“Selamat datang jemaah haul Abah Guru Sekumpul yang hadir ke sini, baik jemaah dari Kalsel maupun luar daerah. Mudah-mudahan, peringatan haul ke-20 ini membawa berkah bagi kita semua,” ujar Muhidin dalam sambutannya.

Gubernur Muhidin saat menghadiri Momen 5 Rajab Guru Sekumpul dari kantor Dishut Kalsel. (Sumber foto: Biro Adpim Pemprov Kalsel)

Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf, apabila pemerintah daerah kurang memberikan pelayanan selama kegiatan rutin Guru Sekumpul berlangsung.

Dimana diketahui, Pemprov Kalsel telah menyiapkan berbagai keperluan jemaah yang datang. Baik berupa makanan dan minuman, penginapan serta posko kesehatan, untuk membantu jemaah menjalani ibadah dengan nyaman.

“Ada beberapa tempat yang kami monitor, posko – posko yang menyiapkan kebutuhan jemaah seperti di posko 3 ini. Walaupun jauh dari Sekumpul, yang penting kita bisa khusyu beribadah dan mengikuti kegiatan ini,” sampai Muhidin sambil tersenyum.

Untuk membantu jemaah yang tidak dapat mendekat ke lokasi utama Momen 5 Rajab Kegiatan Rutin Malam Senin Guru Sekumpul, Pemerintah Provinsi Kalsel, menurut Muhidin, telah menyiapkan proyektor besar untuk ditonton para jemaah selama kegiatan berlangsung.

“Mudah-mudahan, pian yang datang jauh dari kampung disehatkan badan. Terutama yang dari Balikpapan, Palangkaraya dan bahkan dari Riau serta provinsi lainnya,” harap Muhidin menutup sambutannya.

Pada kesempatan ini, Gubernur secara tulus mengucapkan terimakasih atas kedatangan para jemaah dari berbagai daerah dan para relawan yang turut membantu suksesnya Momen 5 Rajab Kegiatan Rutin Malam Senin Guru Sekumpul, hingga Minggu (5/1) lalu. Sebagai tuan rumah, Gubernur Kalsel turut mendoakan agar semua niat ibadah para jemaah yang hadir langsung maupun tidak, dapat diterima dengan baik, dan dipenuhi keberkahan dalam hidupnya.

“Sekali lagi, saya terimakasih kasih atas kedatangan bubuhan pian sabarataan dan mengharapkan ibadah kita diterima Allah SWT, berkat mehaul Abah Guru Sekumpul di Martapura,” pungkasnya.

Sekitar pukul 19.00 WITA, Gubernur, Muhidin beserta isteri, Fathul Jannah berbaur dengan jemaah di posko singgah dan melangsungkan sholat Magrib berjamaah, kemudian menyaksikan tiap rangkaian kegiatan Momen 5 Rajab melalui layar lebar. (RIW/RDM/RH)

Berdasarkan Data Sinyal Telepon, Momen 5 Rajab Sekumpul 1446 H Tercatat 4,1 Juta

BANJAR – Jamaah Kegiatan Rutin Malam Senin (Momen 5 Rajab) Sekumpul Martapura, terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Mushola Arraudhah Sekumpul dipenuhi jamaah sejak subuh

Jika tahun lalu jamaah diperkirakan berjumlah 3,3 juta jiwa, pada Momen 5 Rajab 1446H jumlahnya meningkat menjadi 4,1 juta jiwa.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Banjar, AKBP Ifan Hariyat, usai puncak peringatan Momen 5 Rajab, di Sekumpul, Martapura, pada Minggu (5/1) malam.

Kapolres mengatakan jumlah tersebut dihitung dari banyaknya sinyal telepon yang masuk ke kawasan Banjarbaru dan Martapura sejak H-1 puncak kegiatan.

Kapolres Banjar AKBP Ifan Hariyat

“Paling meningkat signifikan itu pada Minggu petang, jumlah sinyal telepon yang masuk ke area Martapura meningkat drastis,” katanya.

Melihat kenaikan jumlah jamaah yang terus meningkat, Ifan Hariyat menyebut pihaknya akan mensiasatinya dengan menambah jumlah kantong parkir khususnya di kawasan Banjarbaru dan Martapura.

“Untuk kantong parkir sendiri saat ini sudah ada yang dari Tapin, Batola dan Banjarbaru. Kita akan upayakan menambang jumlah kantong parkir pada kegiatan berikutnya,” jelasnya.

Sepanjang pelaksanaan kegiatan, Ifan Hariyat mengaku tidak ada laporan terkait tindak kejahatan. Hanya saja tidak sedikit jamaah yang terpisah dari rombongan dan keluarga, meski akhirnya bisa kembali bergabung berkat bantuan relawan.

“Kalau jamaah yang meninggal ada satu orang di hari puncak kegiatan. Warga asal Balangan,” ungkapnya.

Kelancaran puncak peringatan Momen 5 Rajab di Sekumpul tidak terlepas dari bantuan petugas dan relawan.

Gubernur Kalsel Muhidin, melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Ahmad Bagiawan, mengaku persiapan yang dilakukan relawan Sekumpul dari tahun ke tahun semakin membaik.

“Tentunya ini sangat patut diapresiasi, karena segala sesuatu yang dibutuhkan jamaah terkait kegiatan di Sekumpul ini bisa dibantu langsung oleh relawan,” ucapnya.

Untuk diketahui dari data Polda Kalsel, relawan Momen 5 Rajab Sekumpul tahun ini tercatat sebanyak 32.000 orang se-Kalsel. Sementara dari pihak TNI-Polri menurunkan sebanyak 1600 personel gabungan.(SYA/RDM/RH)

Exit mobile version