Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan, Hadirkan Program Sahabat Inspiratif Dukung Kemandirian Disabilitas Borneo

BANJARMASIN — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Para peserta pelatihan disabilitas berfoto bersama perwakilan PT Pelindo

Pada tahun ini, Pelindo melanjutkan Program Sahabat Inspiratif dengan menggelar pelatihan keterampilan menjahit tas sasirangan, kerajinan manik-manik, serta pemberian bantuan alat bantu disabilitas, dengan total dukungan senilai Rp50.000.000.

Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Disabilitas Borneo pada Senin (25/8) ini, diikuti 20 peserta dengan penuh semangat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, serta instruktur pelatihan dari D’Lamiz.

Program ini merupakan rangkaian berkelanjutan yang telah berjalan sejak tahun 2023 dan 2024, serta terus diperkuat di tahun 2025 dengan harapan menciptakan kemandirian ekonomi bagi para penyandang disabilitas.

Selain pelatihan, Pelindo juga memberikan bantuan berupa 5 kursi roda, 5 tongkat netra, dan 20 pasang sepatu untuk penyandang cerebral palsy. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas sekaligus kualitas hidup para penerima manfaat.

Kehadiran 5 peserta tambahan dari Kampung Wisata Religi Kubah Basirih, yang merupakan desa binaan Pelindo, semakin memperluas dampak positif program ini.

Dalam sambutannya, Diah Sri Hadiati, Supervisor TJSL PT Pelindo (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan, menyampaikan apresiasinya atas semangat para peserta.

“Kami percaya keberlanjutan pelatihan ini sangat penting agar peserta dapat menguasai keterampilan secara optimal dan meningkatkan kemandirian mereka. Selain itu, melalui bantuan alat bantu disabilitas, kami berharap kualitas hidup sahabat-sahabat di Rumah Disabilitas Borneo semakin baik,” ujar Diah.

Ketua Rumah Disabilitas Borneo, Norhidayah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas konsistensi dukungan yang diberikan Pelindo.

“Kami sangat terbantu dengan adanya program Sahabat Inspiratif ini. Para peserta bukan hanya mendapat keterampilan baru, tetapi juga motivasi untuk lebih percaya diri dan mandiri. Bantuan alat bantu yang diberikan pun sangat bermanfaat bagi anggota kami,” ungkapnya.

Program ini juga menghadirkan narasumber Hamdanah dari D’Lamiz yang memberikan pelatihan keterampilan dasar dan lanjutan menjahit tas berbahan kain sasirangan. Kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi para peserta, sekaligus melestarikan kain khas Kalimantan Selatan sebagai identitas budaya lokal.

Dengan keberlanjutan program yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir, Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inisiatif sosial yang berdampak nyata. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, lembaga pelatihan, serta komunitas diharapkan dapat menciptakan ekosistem pemberdayaan yang kuat, sehingga penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat. (Pelindo-RIW/RH)

Gubernur Cup Mini Soccer 2025 Resmi Dibuka, Kalsel Siapkan Bibit Atlit Potensial

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin diwakili Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi, resmi membuka Gubernur Cup Open Turnamen Mini Soccer Tahun 2025, di Lapangan Vim Mini Soccer Banjarmasin, Senin (25/8) sore.

Suasana pembukaan Gubernur Cup Open Turnamen Mini Soccer 2025

Turnamen yang diikuti sebanyak 26 tim se-Kalimantan Selatan ini akan berlangsung selama sepekan, mulai 25 – 31 Agustus 2025.

Plt. Kadispora Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi, mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta, dan berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.

Kadispora Provinsi Kalsel, Fitri Hernadi

Ia juga menyampaikan, bahwa ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, namun juga seleksi untuk menjaring talenta muda potensial.

“Dari setiap tim akan dipantau minimal lima pemain usia 23 tahun. Mereka berpeluang mewakili Kalsel, bahkan bisa memperkuat timnas Indonesia kedepan pada Piala Dunia Mini Soccer di Solo, Jawa Tengah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemain yang terpilih nantinya akan menjalani pembinaan dan pemusatan latihan (TC) agar siap menghadapi kompetisi tingkat dunia.

“Kami berharap dukungan masyarakat Kalsel, semoga ajang ini bisa melahirkan banyak bibit atlet yang membanggakan Banua di masa depan,” tambahnya.

Selain menjadi wadah pencarian bakat, Turnamen Gubernur Cup Mini Soccer 2025 juga menyediakan dana pembinaan terbesar di Kalimantan Selatan bagi tim yang berhasil meraih juara.

“Semoga seluruh peserta dapat menunjukkan permainan terbaiknya dengan menjunjung tinggi sportivitas, sehingga turnamen ini benar-benar menjadi wadah lahirnya atlet-atlet berprestasi yang membanggakan Kalimantan Selatan,” tutupnya. (BDR/RIW/RH)

Kementrian UMKM, Ajak Pemuda Kalsel Jadi Wirausaha Muda

BANJARMASIN – Asisten Deputi Inkubasi dan Digitalisasi Wirausaha Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Irwansyah Putra, mengajak para pemuda di Provinsi Kalimantan Selatan menjadi wirausaha muda.

Asisten Deputi Inkubasi dan Digitalisasi Wirausaha Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Irwansyah Putra

Ajakan ini disampaikan Irwan, saat menjadi narasumber, pada Aksi Perubahan Program Penambahan Minat Kewirausahaan Bagi Pemuda (PERMISA MUDA), di Banjarmasin, belum lama.

“Kementerian UMKM memberikan apresiasi kepada para pemuda yang berhadir, pada kegiatan ini. Mengingat kegiatan diselenggarakan di hari libur, namun tidak menyurutkan minat para pemuda,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Saat ini, lanjut Irwansyah, wirausaha menjadi pilihan dari para pemuda. Karena itu mental mental wirausaha inilah, yang harus ditumbuhkan pada jiwa anak muda Indonesia.

“Peranan Kementerian UMKM serta Pemerintah Daerah sangat penting, agar dapat bersama sama membangun dan meningkatkan minat pemuda dalam berwirausaha,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernadi menyampaikan, sebanyak 150 pemuda dari perwakilan 13 kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Selatan, mengikuti Aksi Perubahan Program Penumbuhan Minat Kewirausahaan Bagi Pemuda (PERMISA MUDA) di Banjarmasin.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendukung Program Kementerian UMKM, dalam mendorong peningkatan minat wirausaha muda di Banua,” ucapnya.

Salah satunya, dengan memberikan pelatihan peningkatan minat wirausaha bagi pemuda, yang diikuti perwalian pemuda dari 13 kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami berharap,pelatihan ini dapat memberikan dampak pada peningkatan minat berwirausaha bagi pemuda di Banua,” ujar Fitri. (SRI/RIW/RH)

Ratusan Burung Berkicau Ikuti Lomba Pra Piala Wali Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Ratusan burung berkicau ikuti Pra Lomba Piala Wali Kota Banjarmasin, di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Minggu (24/8). Lomba dibuka Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin.

Ketua Pelaksana Lomba Burung Berkicau, Jamek menjelaskan, lomba ini merupakan pra menuju Wali Kota Cup yang akan diselenggarakan pada 14 September 2025 mendatang.

Wali Kota Banjarmasin menggantungkan salah satu peserta lomba

“Pra Lomba ini untuk menuju Piala Wali Kota perdana, serta masuk dalam rangkaian hari jadi Kota Banjarmasin Tahun 2025,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Lomba, lanjutnya, diikuti sebanyak 900 burung berkicau, dengan kategori diantaranya, lomba burung Murai Borneo, Cucak Ijo, Konin, Non Gembung, Pleci, serta Kacer.

“Para peserta datang tidak hanya dari Kota Banjarmasin saja, tapi juga dari luar daerah seperti Kalimantan Timur serta Kalimantan Tengah,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin, memberikan dukungan terhadap pelestarian burung berkicau, khususnya burung Murai Batu Borneo, endemik asli Pulau Kalimantan.

“Pemerintah Kota Banjarmasin mengapresiasi, atas digelarnya pra lomba burung berkicau ini, yang bertujuan untuk melestarikan keberadaan burung burung berkicau tersebut,” ungkapnya.

Terutama burung berkicau Murai Batu Borneo, yang menjadi favorit dari peserta pada Pra Lomba Burung Berkicau Piala Wali Kota Banjarmasin, yang digelar di Pendopo Kantor Ketahanan Pangan, Pertanian, serta Perikanan Kota Banjarmasin.

“Burung Murai Borneo ini merupakan endemik Kalimantan dan tidak ada di daerah lain di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan upaya peestarian,” ujar Yamin.

Para pemenang lomba burung berkicau mendapatkan piala, piagam, serta uang pembinaan. (SRI/RIW/RH)

Wakili Kalsel, Ridho dan Raudhah Sukses Raih Gelar Putra Putri Nusantara 2025

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mengapresiasi perwakilan Putra Putri Pariwisata Kalsel, meraih prestasi di tingkat Nasional, sebagai Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025.

Hal itu disampaikan, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Muhammad Syarifuddin, dalam rilisnya Senin (25/8)

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin

Syarifuddin mengatakan, pada ajang bergengsi yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif RI ini, perwakilan Putra Putri Pariwisata Kalimantan Selatan, M. Ridho Maulana dan Raudhah berhasil menorehkan prestasi gemilang, dengan meraih gelar Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi dunia pariwisata Banua. Dengan harapan sebagai duta pariwisata Indonesia, mereka memiliki tanggung jawab besar untuk menjembatani pemerintah, masyarakat dan pelaku industri pariwisata.

“Kami ingin mereka dapat semakin mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan, khususnya di Kalimantan Selatan,” harap Syarifuddin.

Disampaikan Syarifuddin, kontes ini tidak hanya menjadi ajang promosi keindahan dan keunikan Nusantara, tetapi menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata Indonesia hingga luar negeri. Selain itu,
keberhasilan M Ridho Maulana dan Raudhah menjadi hadiah istimewa, di Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan, serta momentum pengakuan Geopark Meratus sebagai situs dunia ke-16 oleh UNESCO pada 2025.

“Berkat usaha bersama dan persiapan yang matang, capaian ini hasil kerja keras dukungan banyak pihak, dan telah berhasil mengharumkan nama Banua,” ungkapnya

Selain M. Ridho Maulana dan Raudhah, perwakilan Kalsel lainnya juga menorehkan prestasi di ajang yang sama. Yakni Wangi Maret Ananda sebagai Best National Costume, sekaligus dinobatkan sebagai Putri Wastra Nusantara 2025, dan M. Ad’han Chalik terpilih Best Fashion Performance. (DISPAR.KALSEL-NHF/RIW/RH)

Pemprov Kalsel Pastikan Harga Bawang Merah dan Minyak Goreng Stabil

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan, harga kebutuhan pokok, khususnya bawang merah dan minyak goreng, dalam kondisi relatif stabil pada akhir Agustus 2025.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, melaui Plt Kepala Seksi Pengendalian Barang Pokok Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Angki Adi Suriani, menyampaikan, bahwa untuk komoditas bawang merah, ketersediaan pasokan dari luar pulau menjadi faktor utama yang mampu menekan potensi lonjakan harga.

“Pasokan bawang merah dari Jawa Tengah dan Jawa Timur kembali masuk dengan lancar, sehingga stok di pasaran aman dan masyarakat lebih mudah mendapatkannya dengan harga yang wajar,” ujar Angki usai menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Command Center Setda Provinsi Kalsel, Senin (25/8).

Menurutnya, rata-rata harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional maupun ritel modern kini berada pada kisaran Rp32.000 hingga Rp36.000 per kilogram. Harga tersebut masih terbilang stabil, jika dibandingkan beberapa waktu lalu, yang sempat menembus di atas Rp40.000 per kilogram.

Selain bawang merah, Pemprov Kalsel juga berhasil menekan harga minyak goreng, baik curah maupun kemasan sederhana, hingga berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari langkah pemerintah daerah yang terus memastikan ketersediaan pasokan minyak goreng di pasaran. Kami rutin berkoordinasi dengan distributor dan pelaku usaha, agar distribusi berjalan lancar hingga ke tingkat pengecer,” tambah Angki.

Ia menjelaskan, stabilitas harga minyak goreng di bawah HET juga dipengaruhi kelancaran pasokan dari produsen di luar daerah serta adanya pengawasan langsung dari tim Dinas Perdagangan, yang secara berkala turun ke pasar tradisional maupun ritel modern.

Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap harga dan ketersediaan stok kebutuhan pokok, guna menjaga stabilitas inflasi daerah sekaligus melindungi daya beli masyarakat. (MRF/RIW/RH)

Tiga Tokoh Kalsel, Terima Penghargaan dari Presiden RI

Tiga tokoh Kalimantan Selatan, yakni, Abdussamad Sulaiman, H Syamsuddin Andi Arsyad (alm) dan Abidin (alm), serta Syamsuddin Andi Arsyad (Haji Isam), menerima anugerah penghargaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8).

Pembacaan Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 73, 74, 75, 76, 78 PK Tahun 2025 tentang pemberian tanda jasa dan kehormatan, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara langsung oleh Presiden kepada para penerima.

Abdussamad Sulaiman menerima penghargaan Bintang Mahaputera Pratama, yang berjasa dalam pertumbuhan ekonomi daerah hingga nasional melalui bisnis sektor pertambangan batu bara dan membuka banyak lapangan pekerjaan di Kalimantan Selatan.

Wagub Kalsel saat menerima penghargaan atas nama ayahanda Sulaiman HB

Penghargaan Bintang Mahaputera Pratama yang diberikan kepada almarhum Abdussamad Sulaiman, disematkan Presiden RI Prabowo Subianto kepada sang anak, yakni Hasnuryadi Sulaiman yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Kalsel, didampingi istri drg. Ellyana Trisya.

Kemudian penghargaan Bintang Mahaputera Pratama juga diberikan kepada almarhum Abidin, yang diterima putrinya Mariana, karena berjasa mengangkat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan dalam sektor batu bara.

Selanjutnya tokoh Kalimantan Selatan yang juga menerima penghargaan Bintang Mahaputera Pratama, adalah pengusaha asal Tanah Bumbu, Samsuddin Andi Arsyad yang juga berjasa di bidang pertambangan batu bara, transportasi dan infrastruktur.

Ditemui terpisah, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, yang telah memberikan penghargaan tersebut kepada mendiang ayahnya, Abdussamad Sulaiman.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan penghargaan yang begitu indah ini kepada Founder Hasnur Group yakni abah kami tercinta Haji Abdussamad Sulaiman bin H Basirun. Penghargaan ini tentunya juga untuk almarhumah mama kami tercinta Hj Nurhayati,” ungkap Hasnuryadi Sulaiman.

Pada kesempatan tersebut, Hasnuryadi Sulaiman mewakili keluarga besar Hasnur Group juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh karyawan dan masyarakat Banua, Kalimantan Selatan.

“Tentunya penghargaan ini juga tak lepas dari jerih payah seluruh karyawan dan masyarakat Kalimantan Selatan yang terus memberikan kepercayaan kepada Hasnur Group hingga tumbuh berkembang saat ini,” ujarnya.

Penghargaan juga diberikan pimpinan kepada lembaga tinggi negara yakni Ketua MPR,nAhmad Muzani, Ketua DPR, Puan Maharani, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, dan Ketua DPD, Sultan Bachtiar Najamudin. Seluruhnya mendapatkan Bintang Republik Indonesia Utama.

Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih juga turut mendapatkan penghargaan Mahaputra. Antara lain Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sosial Syafiullah Yusuf, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala BGN Dadan Hindayana, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar.

Sejumlah tokoh nasional lainnya yang menerima penghargaan yakni Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Wiranto, A.M. Hendropriyono, Marty Natalegawa, Retno Marsudi, Hassan Wirajuda, Juwono Sudarsono, hingga seniman dan budayawan seperti Herlina Christine Natalia Hakim, Taufiq Ismail, Seto Mulyadi, Slamet Rahardjo, Waldjinah, dan pematung Nyoman Nuarta.

Bintang penghargaan juga diberikan kepada ahli waris sejumlah tokoh yang telah wafat, seperti almarhum Rachmawati Soekarnoputri, Fahmi Idris, Hoegeng Iman Santoso, Benyamin Sueb, Mochtar Lubis, Idris Sardi, hingga K.H. Maimun Zubair. (Biroadpim-RIW/RH)

Sampah Jadi Energi, Inovasi Pemprov Kalsel Untuk Banua Bersih Dan Berkelanjutan

BANJARBARU – Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), selama ini kerap menjadi pemandangan yang tak sedap. Namun, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), tidak ingin kondisi itu terus berlarut.

Dengan berbagai inovasi, sampah kini dipandang bukan lagi sekadar masalah, melainkan dapat menjadi peluang dan sumber energi baru bagi masyarakat Banua.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel, Fatimatuzzahra, menyampaikan, bahwa pihaknya tengah mendorong pemanfaatan teknologi pengolahan sampah. Salah satu yang kini dikembangkan adalah penggunaan alat pemilah atau gibrik, di Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R. Dengan teknologi ini, sampah dapat dipilah sejak awal, sehingga lebih mudah dimanfaatkan kembali.

Plt Kepala DlH Kalsel, Fatimatuzzahra

“Untuk sampah organik, hasilnya bisa diolah menjadi kompos dan dimanfaatkan bagi kebutuhan pertanian. Sedangkan sampah anorganik yang bernilai ekonomi dapat disetor ke bank sampah,” ungkap Fatimatuzzahra.

Tidak berhenti sampai di situ, Pemprov Kalsel melalui DLH Kalsel juga menyiapkan langkah yang lebih besar. Sampah anorganik yang selama ini sulit terurai, kini dapat diolah menjadi RDF (Refuse Derived Fuel), bahan bakar alternatif yang berpotensi menggantikan batubara. RDF dinilai lebih ramah lingkungan dan menjadi bagian dari transisi menuju energi bersih.

“Tentu ini menjadi kebanggaan, dimana permasalahan sampah dapat terpecahkan,” lanjut Fatimatuzzahra.

Sebagai tindak lanjut, DLH Kalsel telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan industri. Di antaranya adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa dan PT KOR di Kabupaten Tabalong. Kedua perusahaan tersebut akan menjadi mitra dalam pemanfaatan RDF, sehingga sampah benar-benar dapat dikonversi menjadi energi.

Menurut Fatimatuzzahra, kerja sama ini merupakan langkah penting untuk mengurangi timbunan sampah di TPA sekaligus memberikan manfaat bagi dunia industri.

“Dengan pengolahan sampah menjadi RDF, kita tidak hanya menekan masalah sampah, tapi juga mendukung program energi bersih dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan,” sahut Fatimatuzzahra.

Inovasi ini membuka harapan baru bagi Banua. Sampah yang biasanya hanya dianggap beban, kini bisa memberi nilai tambah. Masyarakat bisa ikut berperan melalui bank sampah, petani dapat memanfaatkan kompos, sementara industri mendapat energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Dengan langkah nyata ini, Pemprov Kalsel berharap Banua bisa menjadi contoh bagaimana sampah diubah menjadi peluang. Sebuah bukti bahwa masalah lingkungan, jika dikelola dengan baik, justru bisa menjadi sumber keberlanjutan bagi generasi mendatang. (MRF/RIW/RH)

Bapemperda DPRD Kalsel Gelar Rapat Harmonisasi Naskah Akademik

BANJARMASIN – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), bersama komisi inisiator Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemrakarsa Raperda, menggelar rapat harmonisasi konsepsi naskah akademik dan naskah rancangan Raperda, Jumat (22/8)

Dalam rapat tersebut, beberapa Raperda yang dibahas antara lain. Raperda tentang Penyelenggaraan Perdagangan (prakarsa Komisi II), Raperda tentang Penyelenggaraan Kesehatan (prakarsa Komisi IV), Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (prakarsa BPKAD), Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Kalsel, kepada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (prakarsa BPKAD).

Ketua Bapemperda DPRD Kalsel saat memimpin rapat

Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Kalsel, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah menyampaikan, bahwa rapat harmonisasi ini penting sebagai forum diskusi bersama terkait penyusunan naskah akademik agar lebih matang sebelum masuk pada proses pembahasan di tingkat selanjutnya.

“Alhamdulillah, hari ini rapat juga dihadiri oleh tim ahli dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) serta Biro Hukum. Hal ini tentu sangat membantu agar dalam pembahasan Raperda tidak ada hal-hal yang tertinggal, termasuk pasal-pasal mengenai sanksi hukum maupun aspek penting lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran tenaga ahli dalam rapat juga berfungsi untuk melakukan kajian lebih mendalam sekaligus menguji naskah akademik yang telah disusun. Dengan demikian, setiap Raperda yang dihasilkan diharapkan benar-benar berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan serta kepentingan masyarakat Kalsel.

“Harapan kita, setiap produk hukum daerah yang dilahirkan betul-betul berkualitas, implementatif, dan bermanfaat bagi masyarakat serta pembangunan Kalimantan Selatan,” tutupnya. (ADV-NHF/RIW/RH)

SDN Pangambangan 5 Banjarmasin, Ajarkan Nilai Kebangsaan Melalui Peringatan HUT ke 80 RI

BANJARMASIN – Dalam rangka menanamkan rasa nasionalisme pada anak didik, maka Sekolah Dasar Negeri Pangambangan 5 Banjarmasin, menggelar jalan santai dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (22/8).

Kepala SDN Pangambangan 5 Banjarmasin, Wahyu Eka Pranatalia mengatakan, peringatan Hari Kemerdekaan ini merupakan kegiatan rutin, yang dilaksanakan setiap tahunnya.

“Dimana jalan santai ini, merupakan puncak dari Peringatan Hari Kemerdekaan RI di tempat mereka,” ucapnya.

Sedangkan, lanjut Wahyu, lomba permainan Kemerdekaan, telah dilaksanakan sebelumnya pada Rabu serta Kamis lalu.

“Pelaksanaan Peringatan Hari Kemerdekaan RI di SDN Pangambangan 5 Banjarmasin ini, merupakan kerjasama antara sekolah serta orangtua siswa, yang didukung penuh seluruh orangtua siswa,” ujarnya.

Sehingga momen HUT Kemerdekaan ini, untuk menumbuhkan rasa nasionalisme serta cinta kebangsaan.

“SDN Pangambangan 5 mengenalkan berbagai lomba pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI,” jelasnya.

Pelaksanaan peringatan Kemerdekaan RI ini, digelar untuk menumbuhkan nilai nilai cinta kebangsaan, bagi anak anak SDN Pangambangan 5 Banjarmasin.

“Sehingga sedari kecil, anak anak sudah ditanamkan rasa nasionalisme melalui berbagai macam lomba, di Hari Kemerdekaan RI ini,” ucapnya.

Diharapkan, ketika anak anak ini tumbuh dewasa dimanapun mereka berada, cinta terhadap Negeri sendiri terus tertanam di hati mereka. (SRI/RIW/RH)

Exit mobile version