DLH Kalsel Gencarkan Gerakan Pilah Sampah Dapat Sembako

BANJARBARU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Selatan, terus menggencarkan gerakan pilah sampah dari rumah, sebagai langkah nyata mengurangi timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir. Aksi pilah sampah yang kali ketiga, pada Selasa (19/8), dilaksanakan di area perkantoran Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Selatan.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Selatan, Fatimatuzzahra.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Selatan, Fatimatuzzahra menyampaikan, pihaknya mengajak masyarakat, agar lebih sadar dalam memisahkan sampah organik dan anorganik sebelum dibuang. Langkah ini dinilai efektif untuk mendukung program ekonomi sirkular, di mana sampah yang sebelumnya tidak bernilai, dapat diolah kembali menjadi produk bermanfaat.

“Kita ingin mengajak masyarakat untuk mengedukasi masyarakat bahwa dari sampah yang ada di sekitarnya itu bisa menjadi sesuatu yang bernilai,” ungkap Fathimatuzzahra.

Selain itu, ungkap Fatimatuzzahra, orogram ini diharapkan mampu menekan angka sampah plastik yang menjadi salah satu penyumbang pencemaran terbesar di wilayah Kalimantan Selatan.

Pada pelaksanaan gerakan pilah sampah dari rumah kali ini, Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Selatan, memberikan hadiah menarik bagi masyarakat yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak. Langkah ini dilakukan untuk mendorong semangat masyarakat dalam memilah serta mengurangi sampah rumah tangga. Sampah organik dan anorganik yang terkumpul nantinya, akan disalurkan ke bank sampah serta pengolahan daur ulang.

“Ada juga voucher untuk pakaian bekas, jadi kami mengumpulkan dari beberapa SKPD yang berkenan untuk menyumbangkan pakaian bekasnya,” tutup Fatimatuzzahra.

Dengan adanya pemberian hadiah ini, pihaknya optimis,  budaya pilah sampah akan semakin mengakar sekaligus membantu menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir. (MRF/RIW/EYN)

Fathul Jannah, Nahkodai Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel

BANJARMASIN – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa Ke-2 Tahun 2025, disalah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Selasa (19/8). Musdalub secara aklamasi, memilih Fathul Jannah Muhidin sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel Periode 2025 – 2030.

Musdalub dibuka Gubernur Kalsel Muhidin, diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Adi Santoso.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas diselenggarakannya Musdalub ke dua ini,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Apalagi Musdalub ini, lanjutnya, mengagendakan pemilihan ketua baru,  pasca mundurnya ketua sebelumnya Hasnuryadi Sulaiman, yang terpilih pada Musdalub pertama lalu. Hasnuryadi secara resmi mengundurkan diri, setelah menjabat sebagai ketua salah satu partai politik.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap, dengan ketua terpilih yang baru, dapat memajukan kepramukaan di Banua,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel Achmadi mengatakan, sidang Musdalub ke dua sepakat, menetapkan Fathul Jannah sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel.

“Ketua TP PKK Provinsi Kalsel ini merupakan calon tunggal, menggantikan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel sebelumnya, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, yang juga terpilih secara aklamasi pada Musdalub 27 Mei 2025 lalu,” jelasnya.

Pelantikan Ketua Kwarda terpilih dijadwalkan dilaksanakan pada peringatan Hari Pramuka 2025 di Kalsel, pada 26 Agustus 2025 di Kabupaten Tabalong mendatang.

Musdalub ke dua Tahun 2025 ini, diikuti perwakilan Kwarcab Pramuka dari 13 Kabupaten/ Kota Se Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RIW/EYN)

Resmi Dikukuhkan, Ketua Komisi I DPRD Kalsel Beri Apresiasi dan Harapan KPID 2025 – 2028

BANJARBARU – Momentum penting bagi dunia penyiaran di Banua berlangsung di Gedung K.H. Idham Chalid, kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel, Banjarbaru, pada Selasa, (19/8) pagi.

Foto : Prosesi Pengukuhan KPID Kalsel

Gubernur Kalsel, Muhidin diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, secara resmi mengukuhkan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Selatan periode 2025–2028 berdasarkan SK Gubernur Nomor 100.3.3.1/0746/KUM/2025 tanggal 12 Agustus 2025 .

Prosesi pengukuhan berjalan khidmat dengan rangkaian acara mulai dari pembacaan SK Gubernur, pengambilan sumpah jabatan, hingga penandatanganan berita acara. Kehadiran berbagai tokoh penting, unsur Forkopimda, pimpinan SKPD, dan lembaga terkait semakin menegaskan dukungan penuh bagi KPID dalam menjalankan amanah besar di bidang penyiaran daerah.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Rais Ruhayat, menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada para komisioner KPID yang baru dilantik. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan merupakan bentuk harapan besar masyarakat agar dunia penyiaran di Kalsel semakin maju, berkualitas, dan bermanfaat.

“Selamat kepada komisioner KPID Kalimantan Selatan yang baru dikukuhkan. Amanah ini tentu bukan hal yang mudah, karena masyarakat menaruh harapan besar kepada KPID untuk menjaga dan meningkatkan kualitas penyiaran di Banua,” ucap politisi muda

Ia optimis, para komisioner yang baru akan mampu menjawab tantangan zaman dengan semangat profesionalitas dan integritas. Dengan amanah ini dijalankan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi profesionalitas dan integritas.

“KPID harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga independensi serta bekerja sesuai tugas dan fungsi yang telah diamanatkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rais Ruhayat menegaskan bahwa keberadaan KPID sangat strategis dalam membentuk ekosistem penyiaran yang sehat, mendidik, dan berdaya saing.

Dengan hadirnya KPID yang solid, Ia berharap akan lahir lebih banyak konten siaran positif yang mencerdaskan masyarakat dan memperkuat identitas budaya Banua.

“Komisi I DPRD Kalsel siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh agar KPID terus berkembang. Dengan kerja sama yang baik, insyaAllah penyiaran di Banua tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pilar penting dalam kemajuan Banua kita tercinta,” pungkasnya

(ADV-NHF/RIW/EYN)

Hadiri Pengukuhan Profesor Baru ULM, Supian HK: Kontribusi untuk Daerah

BANJARBARU – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK berharap, para Profesor yang baru dikukuhkan tidak hanya mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam menjawab tantangan daerah, khususnya di sektor pertanian, pangan, dan lingkungan yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Kalsel.

Foto : Prosesi Pengukuhan Profesor baru ULM

Harapan tersebut diungkapkan Supian HK, selepas menghadiri pengukuhan Profesor di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru, pada Selasa (19/8) pagi.

Pengukuhan dilakukan melalui Rapat Terbuka Senat ULM dengan menghadirkan empat profesor baru. Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Hamdani, M.S. dengan orasi ilmiah “Peran Strategis Sistem Agribisnis dalam Mewujudkan Produksi Pertanian Berkelanjutan dan Petani Sejahtera”.

Kemudian, Prof. Dr. Ir. Bambang Joko Priatmadi, M.P. dengan topik “Pengelolaan Tanah Sulfat Masam pada Lahan Pasang Surut di Kalimantan Selatan dalam Mendukung Swasembada Pangan”.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ika Sumantri, S.Pt., M.Si., M.Sc. dengan orasi ilmiah berjudul “Kontribusi Teknologi Pakan dalam Transformasi Sistem Produksi Ternak Berkelanjutan” serta Prof. Dr. Ir. Mariana, M.P. dengan tema “Peran Jamur dalam Pengelolaan Penyakit Tanaman di Lahan Rawa”.

Supian HK menilai, tema yang diangkat para profesor tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan di Kalsel. Ia menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjawab tantangan ke depan.

“Semoga dengan bertambahnya jumlah guru besar di ULM, kiprah universitas ini semakin kuat sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan rakyat Kalimantan Selatan.” ujar Supian HK.

Acara pengukuhan dipimpin langsung Rektor ULM, Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si., dan berlangsung khidmat. Selain Ketua DPRD Kalsel, acara ini juga dihadiri pimpinan universitas, anggota senat, tokoh akademisi, serta tamu undangan dari berbagai instansi. (ADV-NHF/RIW/EYN)

Peringati HUT Ke-80 RI, DPRD Kalsel Hadiri Penyerahan Remisi 6.780 Warga Binaan Lapas Kelas II B Banjarbaru

BANJARBARU – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Kartoyo bersama Ketua Komisi I Rais Ruhayat, turut mendampingi Gubernur Kalsel Muhidin, beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel, menyerahkan remisi bagi warga binaan di Lapas Kelas IIB Banjarbaru, Minggu (17/8) siang.

Pemberian remisi umum dan remisi dasawarsa ini, ditujukan kepada narapidana serta anak binaan yang memenuhi syarat, sebagai bentuk apresiasi negara atas perilaku baik sekaligus upaya pembinaan yang telah mereka jalani.

Tercatat sebanyak 6.780 warga binaan di Kalsel mendapatkan pengurangan masa hukuman pada momen peringatan kemerdekaan ini.

Wakil Ketua DPRD Kalsel, bersama Ketua Komisi I DPRD Kalsel (ki-ka)

Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo menyampaikan, bahwa remisi diharapkan menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk berbenah diri. Bagi yang mendapatkan remisi, berharap nantinya ketika kembali ke masyarakat, bekal pelatihan yang dijalani di dalam lapas dapat dijadikan pegangan.

“Bagi yang memperoleh remisi tahun ini, semoga tahun depan dapat kembali meraih remisi berkat prestasi yang dicapai,” ujarnya.

Ia juga menyoroti maraknya kasus narkoba di Kalimantan Selatan. Dari total 9.304 warga binaan, 70 persen di antaranya merupakan kasus narkoba. Ini membuktikan bahwa penyebaran narkoba di Kalsel sangat tinggi. Dengan mewakili atas nama DPRD Kalsel meminta aparat penegak hukum, agar lebih tegas dan menyusun roadmap penyelesaian masalah narkoba.

“Saya juga berpesan kepada para orang tua dan masyarakat agar lebih menjaga anak-anak kita,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rais Ruhayat menilai, Lapas Banjarbaru mengalami kelebihan kapasitas yang cukup signifikan dari total 4.328 orang.

Rais juga menambahkan, perlu adanya langkah pencegahan sejak dini agar peredaran narkoba bisa ditekan.

“Ke depan, kita akan lebih sering melakukan sosialisasi mengenai bahaya obat terlarang, supaya generasi muda kita tidak terjerumus,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Kalsel Muhidin secara simbolis menyerahkan remisi kepada 6.780 warga binaan di berbagai lapas se-Kalimantan Selatan. Ia menekankan bahwa remisi bukan hanya pengurangan masa hukuman, tetapi juga motivasi untuk memperbaiki diri.

“Saya berharap warga binaan yang memperoleh remisi dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berbenah diri dan tidak lagi terjerumus pada perbuatan yang merugikan,” ucapnya. (ADV-NHF/RIW/RH)

HUT Ke-80 Kemerdekaan RI, Gubernur Muhidin Ajak Masyarakat Bersatu Mengisi Kemerdekaan

BANJARBARU – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, digelar dengan penuh khidmat, di Lapangan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Banjarbaru, Minggu (17/8) pagi. Gubernur Kalsel Muhidin, memimpin jalannya upacara sebagai inspektur.

Acara ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel, pimpinan instansi vertikal, kepala SKPD, organisasi masyarakat, para veteran, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menambah semarak dan kebersamaan dalam peringatan kemerdekaan tahun ini.

Usai upacara, Gubernur Muhidin menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan.

Gubernur Kalsel saat menjadi inspektur upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI

“Alhamdulillah, cuaca mendung membuat suasana lebih sejuk, dan kita semua diberi kesehatan untuk mengikuti upacara ini,” ucapnya.

Muhidin menilai, momentum kemerdekaan ke-80 ini menjadi saat yang tepat untuk memperkuat persatuan serta meningkatkan kontribusi masyarakat dalam pembangunan Banua.

“Alhamdulillah kita semua lengkap hadir, baik masyarakat, Forkopimda, instansi vertikal, maupun SKPD. Semoga semangat kebersamaan ini terus kita jaga,” katanya.

Menurut Muhidin, mengisi kemerdekaan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan kewajiban seluruh masyarakat.

“Mari kita bersama-sama menjaga semangat perjuangan para pahlawan dengan kerja nyata demi kemajuan Banua,” tegasnya.

Khusus kepada generasi muda, Muhidin berpesan agar tidak pasif, melainkan aktif berkarya dan terus belajar. Menurutnya, peran pemuda sangat besar dalam menentukan arah bangsa ke depan.

“Mudah-mudahan pemuda tetap berkarya, jangan terlalu diam. Kalau dulu para pejuang rela berkorban, sekarang giliran anak-anak muda untuk berkontribusi. Jangan sampai kita dipandang remeh oleh bangsa lain,” tutupnya.(SYA/RIW/RH)

Resmi Ditutup, Kalsel Expo & BUMDesa Expo 2025 Catat Transaksi Rp14,05 Miliar

BANJARBARU – Gelaran Kalsel Expo dan BUMDesa Expo 2025, resmi ditutup Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, pada Jumat (15/8) malam, di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, di Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Syarifuddin menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, yang telah berkontribusi atas suksesnya penyelenggaraan expo tahun ini.

Sekretaris Daerah Kalsel, Syarifuddin saat menyampaikan sambutan.(foto : KalselMC)

“Expo ini bukan hanya ajang promosi, tetapi juga menjadi ruang sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Selama enam hari, kita semua disuguhkan keberagaman potensi lokal Banua, dari budaya, kuliner, hingga produk unggulan,” ujarnya.

Kalsel Expo dan BUMDesa Expo 2025 diikuti 240 stan peserta yang terdiri dari SKPD, BUMN/BUMD, pelaku UMKM, BUMDes, mitra swasta, serta 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Semua stan terisi penuh, menandakan tingginya antusiasme dan partisipasi.

Selain menampilkan capaian pembangunan provinsi maupun kabupaten/kota pada tahun 2024, expo ini juga menjadi sarana promosi produk lokal, potensi daerah, serta inovasi masyarakat.

“Apresiasi saya sampaikan kepada seluruh panitia, SKPD, UMKM, BUMDes, mitra swasta, dan masyarakat Kalsel yang memeriahkan acara ini. Terutama kepada 13 kabupaten/kota yang memperkenalkan potensi unggulan daerahnya,” katanya.

Syarifuddin berharap, keberhasilan Kalsel Expo & BUMDesa Expo 2025 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Mari kita dorong agar UMKM, BUMDes, dan produk lokal Kalimantan Selatan bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, mengungkapkan, bahwa expo yang berlangsung sejak Minggu (10/8) berhasil mencatat perputaran uang fantastis mencapai Rp14,05 miliar, dengan jumlah pengunjung sekitar 610 ribu orang.

“Alhamdulillah, ini mengalami peningkatan dan merupakan transaksi luar biasa dibanding tahun lalu,” jelasnya.

Ia juga berharap ke depan Kalsel Expo dapat berlangsung lebih lama dan menghadirkan peserta dari provinsi lain.

“Kalau bisa, kita ingin menambah harinya dan mengundang provinsi lain agar semakin meriah. Ini kan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kalsel,” ujarnya.

Expo tahun ini juga dimeriahkan dengan berbagai lomba, seperti Festival Band pelajar dan mahasiswa, lomba memasak makanan khas Banjar antar-SKPD, lomba mewarnai dan melukis, lomba fotografi, hingga lomba kreatif Nusantara.

Selain itu, digelar pula lomba stan terbaik untuk kategori SKPD, kabupaten/kota, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, instansi vertikal, serta organisasi sosial dan profesi.

Penutupan expo ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba dan stan terbaik. Acara ditutup semakin meriah dengan penampilan musisi nasional, Andika Mahesa. (SYA/RIW/RH)

Gubernur Muhidin Resmi Kukuhkan 44 Paskibraka Provinsi Kalsel Tahun 2025

BANJARBARU – Sebanyak 44 pelajar terbaik dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, resmi dikukuhkan menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalsel Tahun 2025.

Pengukuhan dilakukan langsung Gubernur Kalsel, Muhidin, di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, pada Jumat (15/8).

Mereka nantinya akan bertugas pada Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI, yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Minggu (17/8) mendatang.

Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menyampaikan selamat sekaligus harapan besar bagi para anggota Paskibraka.

“Selamat dan sukses saya sampaikan kepada adik-adik yang terpilih. Semoga bisa menjalankan amanah ini dengan baik, serta menjadi teladan bagi generasi muda Banua,” ucapnya.

Muhidin menegaskan, menjadi Paskibraka bukan hanya soal mengibarkan bendera, tetapi juga mengemban tanggung jawab besar sebagai teladan kedisiplinan, semangat kebangsaan, dan persatuan.

Foto bersama usai pengukuhan Paskibraka Provinsi Kalsel 2025

Tahun ini juga menjadi momen istimewa, karena selain HUT ke-80 RI, Kalimantan Selatan turut merayakan Hari Jadi ke-75 provinsi.

“Kepada adik-adik Paskibraka, jaga kehormatan diri, keluarga, dan daerah. Pegang teguh nilai Pancasila, serta jadilah inspirasi bagi teman sebaya,” pesan Gubernur.

Upacara pengukuhan yang berlangsung khidmat ini, juga turut dihadiri dan disaksikan langsung Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, jajaran Forkopimda, kepala SKPD Pemprov Kalsel, hingga para orang tua anggota Paskibraka. (BDR/RIW/RH)

Berbagi Kebahagiaan Milad ke-3, BSI Maslahat Ajak Anak Yatim-Dhuafa di Kalimantan Nonton Bareng

BANJARMASIN – Dalam rangka merayakan milad ke-3, BSI Maslahat menggelar program nonton bareng film “Panggil Aku Ayah” bersama 381 anak yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Banjarmasin.

Nonton bareng yang digelar di Kota Cinema Mall (KCM) Banjarmasin bersama 33 anak yatim-dhuafa. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian BSI Maslahat untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak dari berbagai panti asuhan di Banjarmasin.

Anak-anak yatim pada kegiatan ini berasal dari Banjarmasin, Panti Asuhan Intan Sari, dan Panti Asuhan Sultan Suriansyah. Mereka mendapatkan kesempatan menikmati tayangan film yang sarat pesan moral, sekaligus merasakan suasana kebersamaan yang hangat.

RCEO BSI Kalimantan, Sefudin Suria Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi anak-anak yatim-dhuafa untuk terus semangat demi meraih cita-cita.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga pembelajaran dari pesan-pesan positif yang disampaikan film ‘Panggil Aku Ayah’. Semoga momen ini menjadi motivasi untuk mereka agar terus berusaha dan percaya diri,” ujarnya.

Program nonton bareng ini menjadi salah satu rangkaian perayaan milad ke-3 BSI Maslahat, yang juga telah dilaksanakan di Jakarta, pada 9 Agustus 2025, dan selanjutnya kegiatan akan dilaksanakan di 7 kantor Unit Representative Office (URO) BSI Maslahat di Indonesia. Adapun wilayahnya meliputi Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin dan Makassar.

Harapannya melalui kegiatan ini, BSI Maslahat dapat menghadirkan kebahagiaan dan kemaslahatan bagi masyarakat luas, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa.

Terima kasih kepada para donatur dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranga acara ini. Dukungan yang diberikan tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga menjadi energi positif untuk BSI Maslahat agar terus menebar manfaat dan kebaikan bagi sesama. (RIW/RH)

Puncak Harjad ke-75 Kalsel, Gubernur Muhidin Tegaskan Komitmen Majukan Banua

BANJARBARU – Puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berlangsung semarak di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Kamis (14/8).

Acara dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Menteri Kehutanan Sulaiman Umar Siddiq dan Gubernur Kalsel periode 2016–2024, Sahbirin Noor.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, Muhidin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan. Muhidin berharap momentum ini dapat memperkuat kekompakan antara pemerintah dan masyarakat untuk memantapkan arah pembangunan Banua.

“Masa-masa kita untuk membangun terbentang luas. Di depan kita banyak potensi dan peluang untuk kemajuan Kalsel,” ujarnya.

Pemprov Kalsel bertekad menjadikan Kalsel sebagai gerbang logistik Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hal itu meliputi ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Muhidin memaparkan berbagai capaian Kalsel selama beberapa tahun terakhir, di antaranya surplus beras selama lebih dari satu dekade, nihil desa tertinggal, rendahnya angka pengangguran, meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan pertumbuhan positif di berbagai sektor ekonomi.

“Semua hal itu sudah kita rasakan saat ini. Ketersediaan beras selalu surplus, tidak ada lagi desa tertinggal, dan ekonomi kita tumbuh di berbagai sektor,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Muhidin mengajak seluruh pihak menghayati tema Harjad Kalsel ke-75, “Bagawi Tuntung, Banua Bauntung, Rakyat Himung”, yang merefleksikan filosofi pembangunan berbasis budaya lokal dan gotong royong.

“Tularkan semangat kerja sama. Rangkul semua dimensi dalam berpemerintahan dan bermasyarakat,” pesannya.

Sebagai bagian dari perayaan, Gubernur Muhidin bersama Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman dan Sekretaris Daerah Syarifuddin meresmikan Pusat Layanan Kemasan Kalsel serta meluncurkan Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor.

Gubernur Kalsel (tengah) meresmikan Pusat Layanan Kemasan Kalsel.

Acara juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada pemerintah daerah, BUMDes, organisasi, dan individu berprestasi di berbagai bidang. (SYA/RIW/RH)

Exit mobile version