BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengharapkan pembagian bantuan Set Top Box (STP) bagi Rumah Tangga Miskin (RTM) bisa tepat sasaran.
Harapan itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rachmah Norlias kepada wartawan, Selasa (30/8).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengungkapkan dari informasi yang didapatkan saat Komisi I DPRD Kalsel berkunjung ke Direktorat Jenderal Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia pada Jum’at (26/8/2022) disebutkan bahwa Kalsel mendapatkan sekitar 45.133 unit STB untuk tahap pertama yang dibagikan kepada RTM di 13 kabupaten dan kota.
“Pemerintah telah menyiapkan 1 juta unit STB. Sementara penyelenggara multipleksing berkomitmen menyediakan kurang lebih 4 juta unit STB,” katanya.
Menurut Rachmah, hasil kunjungan ke Kementerian Kominfo ini akan menjadi bahan masukan bagi Komisi I DPRD Kalsel untuk melakukan monitoring ke kabupaten/kota di Kalsel.
“Hal ini dapat menjadi bahan kami untuk monitoring ke kabupaten/kota,” tambahnya.
Untuk diketahui, pemerintah telah memberlakukan televisi analog ke digital atau analog switch off (ASO) sejak 30 April 2022. ASO dilakukan secara bertahap dan rencananya akan mencapai 100 persen pada 2 November 2022. (NRH/RDM/RH)
BANJAR – Kurang lebih satu bulan lagi, perhelatan akbar MTQ Nasional ke-29 digelar di Bumi Lambung Mangkurat. Tepatnya pada 10-19 Oktober 2022. Sebagai tuan rumah, tentu tidaklah heran jika Kafilah Kalimantan Selatan, ditargetkan mampu meraih posisi juara umum.
Salah satu anggota Kafilah Kalsel unjuk kebolehan
Target juara umum itu, kembali disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, saat Kafilah Kalsel melakukan try out MTQ Nasional XXIX, di Madrasah Darussalam Tahfidz dan Ilmu Al-Qur’an Martapura, kabupaten Banjar, pada Selasa (30/8).
Gubernur Kalsel saat hadiri try out Kafilah Kalsel
“Menjadi juara umum adalah target yang realistis, melihat kiprah dan prestasi Kafilah Kalsel diberbagai gelaran MTQ tingkat nasional,” ujar Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu.
Paman Birin meyakini, dengan kerja keras, dan persiapan yang matang Kafilah Kalsel dapat meraih prestasi tertinggi pada MTQ Nasional nanti.
“Try out ini juga menjadi ajang uji mental bagi Kafilah Kalsel, untuk dapat bersaing dengan kafilah lainnya dari seluruh Indonesia. Jika ada kekurangan pada saat ujicoba ini, saya harapkan dapat diperbaiki pada pelatihan berikutnya,” harapnya.
Selanjutnya Gubernur berpesan, agar Kafilah Kalsel terus berlatih dengan tekun, dan tetap menjaga kesehatan dan performa terbaik, sehingga dapat tampil maksimal dan memberikan prestasi terbaik bagi Kalsel.
Sementara itu di tempat terpisah, kepada Abdi Persada FM, Sekretaris Umum LPTQ Provinsi Kalsel, Ahmad Bugdadi mengatakan, ajang try out ini menguji konsentrasi para peserta, agar tetap dapat fokus selama pertandingan.
“Tampil di depan ribuan orang, dan dinilai langsung, bukanlah sesuatu yang mudah. Untuk itu perlu kesiapan mental, agar peserta tetap dapat fokus pada hafalan atau bacaan Al Qur’an. Dengan begitu, target prestasi terbaik sesuai harapan Paman Birin, dapat tercapai,” ujar Bugdadi.
LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan sendiri, sejak 25-31 Agustus 2022, melakukan pelatihan terpadu kepada 57 anggota terbaik dari Kafilah Kalimantan Selatan. Pelatihan dilakukan secara intensif di bawah pengawasan pelatih berpengalaman, di salah satu hotel berbintang di kota Banjarbaru.
“Ini adalah pelatihan kedelapan terhitung sejak tahun 2021. Setelah ini akan ada pelatihan lanjutan, dengan 54 orang terbaik, hasil seleksi pada pelatihan kali ini,” tutup Bugdadi. (RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Perkembangan inflasi di beberapa daerah di Indonesia yang secara nasional, Kabupaten Kotabaru, masuk dalam deretan tersebut. Bahkan Indeks Harga Konsumen (IHK) kini berada dikisaran 6,65 persen. Bahkan tercatat mengalami inflasi diatas target 2022.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono, menuturkan, dampak pemicu terjadinya inflasi di daerah itu dikarenakan adanya kenaikan komoditi seperti cabai rawit, bawang merah dan ikan tongkol. Sedangkan penyebab lainnya dipengaruhi oleh angkutan udara dan rokok kretek.
“Ini menjadi perhatian kita semua, kalau dilihat dari Januari – Juli 2022 andil untuk inflasi beberapa daerah di 20 kota se Indonesia memang berasal dari beberapa komoditi kebutuhan pokok dan tarif transportasi udara,” ujarnya dalam penyampaian secara virtual pada kegiatan rakoor nasional singkronisasi program inflasi bersama Menko Marves dan Mendagri, di Command Center Setdaprov Kalsel, Selasa (30/8) siang.
Pemicu lainnya lagi yang menyebabkan inflasi di 20 daerah termasuk Kotabaru, sebut Margo, juga melibatkan kebutuhan pangan, penggunaan energi dan bahan bakar rumah tangga.
“Termasuk premium, minyak goreng, bawang merah, cabai rawit (merah) dan angkutan udara. Artinya apabila tidak mau terjadinya inflasi secara besar-besaran harus dapat mengendalikan lima komoditas yang disebutkan,” ungkapnya.
Sesuai arahan Mendagri Tito Karanvian, secara khusus Pemerintah Provinsi Kalsel tentu turut berkewajiban untuk bisa menekan sekaligus mampu menurunkan inflasi ini. Meski hanya berada didalam satu daerah yakni Kotabaru. Namun, angka tersebut sangat perlu diwaspadai.
Menyikapi itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, mengungkapkan, bakal memasukkan isu inflasi tersebut ke dalam daftar program skala prioritas kepala daerah agar dapat diselesaikan.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira didampingi Kepala Kantor Perwakilan BI Kalsel, Imam Subarkah saat diwawancarai terkait inflasi
“Baik berlaku di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Kalsel,” ucapnya.
Bahkan, lanjutnya, akan mengeluarkan Belanja Tak Terduga (BTT) apabila diperlukan dalam mengentaskan inflasi di Kalsel.
“Penanganannya sama seperti pandemi COVID-19 sebenarnya. Untuk program jangka pendeknya bagi pemda tadi soal cabai merah dan bawang merah, tentu dapat melibatkan TNI/Polri untuk kepentingan masyarakat melalui menanam yang dapat dimulai di pekarangan rumah,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalsel, Imam Subarkah, mengungkapkan, selain Kabupaten Kotabaru, Tabalong serta Kota Banjarmasin ternyata juga tercatat ikut mengalami inflasi.
“Beberapa program tadi dapat mencegah dan menekan angka inflasi. Tentu, kami akan turut mendukung Pemprov Kalsel dalam melakukan pengendalian tersebut,” jelasnya. (RHS/RDM/RH)
BALI – Anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) yang tergabung dalam Panitia Khusus atau Pansus Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan UMKM mengharapkan, Raperda yang mereka bahas kelak menjadi Perda, dapat terlaksana (aplikatif).
Hal itu disampaikan Ketua Pansus Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan UMKM, Noor Fajri kepada wartawan, Senin (29/8).
Menurutnya, agar Raperda tersebut menjadi aplikatif maka Pansus memerlukan banyak masukan sebagai pengayaan materi dalam pembahasannya.
“Sebagai salah satu upaya pengayaan materi untuk kesempurnaan Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan UMKM tersebut, kami melakukan studi komparasi ke Provinsi Bali,” jelasnya.
Dalam studi komparasi ke “Pulau Dewata” tersebut, lanjut Fajri, Pansus bertemu dengan Dinas Koperasi dan UMKM Bali untuk menggali informasi sebanyak mungkin tentang kegiatan mereka sebagai bahan perbandingan dalam membahas Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan UMKM.
“Dengan Perda itu nanti, kita berharap peran koperasi dan UMKM Kalsel lebih meningkat dalam menggerakkan roda perekonomian daerah atau ekonomi kerakyatan kita,” tambahnya.
Kunjungan kerja (Kunker) Pansus Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan UMKM di Kalsel yang dilaksanakan pada 28-30 Agustus 2022 tersebut diikuti Anggota Pansus Raperda tersebut diantaranya Muhammad Yani Helmi, Muhammad Iqbal Yudiannoor, Habib Musa Assegaff dan Aris Gunawan. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Gowes bersama komunitas sepeda wong edan, yang bertujuan untuk memperkenalkan tempat tempat wisata di Banua ini.
Plt Kabid Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Budiono mengatakan, pelaksanaan gowes bersama komunitas sepeda wong edan ini, akan digelar pada Minggu 4 September 2022, di Kiram Park, yang rencananya akan dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.
“Dispora Kalsel kembali menggelar gowes sepeda, namun kali ini bersama dengan komunitas sepeda wong edan,” ungkapnya kepada Abdi Persada FM, Senin (29/8).
Menurut Budiono, pada Gowes Komunitas Wong Edan ini, akan menempuh jalur ekstrem atau sulit. Sehingga, peserta diminta untuk menjaga stamina mereka, serta menggunakan sepeda yang memang, untuk menempuh jalur jalur ekstrem.
“Pada pelaksanaan Gowes Sepeda Wong Edan ini, pihaknya menyediakan door prize untuk para peserta,” ucapnya.
Selain itu, lanjut Budiono, olahraga gowes sepeda digelar untuk memperkenalkan tempat tempat wisata di Kalsel.
“Olahraga bersepeda atau gowes yang dilaksanakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, selain untuk berolahraga tetapi juga memperkenalkan tempat tempat wisata di Provinsi Kalimantan Selatan,” tutur Budiono.
Sehingga, lanjutnya, para peserta gowes dapat menikmati keindahan alam yang dimiliki oleh Provinsi Kalimantan Selatan ini, sambil bersepeda.
Budiono berharap, dengan seringnya dilaksanakan gowes maka pariwisata di provinsi ini, semakin dikenal lagi ke depannya. (SRI/RDM/RH)
BANJARBARU – Harga telur ayam di pasar tradisional Kalimantan Selatan kini kembali merangkak naik dikisaran Rp31.000 – Rp32.000 per kilogramnya. Melonjaknya komoditi tersebut disinyalir mahalnya pakan ternak.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, Fathurrahman mengungkapkan, kenaikan tersebut memang dipicu mahalnya bahan pakan ternak yang saat ini dialami sejumlah peternak.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov Kalsel, Fathurrahman saat menjelaskan soal kenaikan harga telur
“Sebut saja jagung sebagai bahan utama pakan ini dan bahkan kulit padi yang digiling (dedak/gabuk) karena belum musim panen,” ungkapnya kepada Abdi Persada FM, Senin (29/8) siang.
Secara data yang disajikan dari kabupaten/kota di Kalsel, dirinya menuturkan, rata-rata harga komoditi telur ayam ras di pasaran saat ini memang telah berkisar antara Rp29.000 – Rp30.000.
“Tapi yang harganya 26.500 rupiah ada itu di Kotabaru. Tetapi, kalau rata-rata daerah lainnya sudah menyentuh tiga puluh ribuan,” jelasnya.
Meski ketersedian telur dipastikan mencukupi, namun, dibeberkannya, selain pakan yang mempengaruhi kenaikan. Ternyata pemicu lainnya juga disebabkan karena mahalnya obat-obatan serta vitamin bagi ternak ayam.
“Itu juga menyebabkan harga telur ikut mengalami kenaikan,” beber mantan Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kalsel.
Di lokasi berbeda, pedagang telur ayam ras di Banjarbaru, Lia, mengakui adanya kenaikan tersebut. Bahkan, sering mengalami pasang surut kenaikan harga komoditi ini.
“Mau tak mau seperti ini lah keadaan harganya. Kadang naik kadang turun,” ucapnya.
Ia menyebut, saat ini harga telur ayam ras sudah menembus Rp31.000 per kilogramnya. Sedangkan sebelumnya, hanya Rp24.000 – Rp25.000.
“Kami ini hanya menjualkan saja, meski kadang-kadang ada pembeli mengeluhkan soal harga telur ayam ras ini yang katanya mahal ya,” ujarnya sambil melayani pembeli.
Sementara itu, salah satu peternak ayam di Kabupaten Banjar, Andri, mengatakan, untuk satu kilogram pakan ternak ayam petelur premium dapat menembus hingga Rp9.000. Artinya, setiap satu sak pakan ternak seberat 50 Kilogram dapat menyentuh dikisaran Rp450.000.
“Sekarang harga pakannya segitu. Makanya mahal,” ucapnya. (RHS/RDM/RH)
BANJARMASIN – Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalsel menerima Tim Asesor yang melakukan asesmen dalam rangka surveilan ke 2 akreditasi, Senin (29/8).
Kepala Labkesda Kalsel, Riko Ijami menjelaskan ada dua agenda utama dalam pelaksanaan asesmen ini yaitu penambahan pada ruang lingkup sampling ISO/IEC 17025:2017 dan asesmen laboratorium lingkungan.
Suasana Assessment Surveilan ke 2 Akreditasi Labkesda Kalsel
“Penambahan pada ruang lingkup sampling meliputi kompetensi petugas, peralatan yang digunakan, serta proses pengambilan sampling apakah sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan atau belum,” katanya.
Sedangkan asesmen laboratorium lingkungan berkaitan dengan kegiatan sampling pada udara, tanah dan air. Untuk pemeriksaan air ada dua yaitu air permukaan dan air limbah.
Ditambahkan Riko, tim asesor terdiri dari tiga orang yaitu PT Envilab Indonesia Toto Wiradisastra (Kepala Asesor), Balai Besar Pulp dan Kertas, Henggar Hardiani (Asesor) dan Balai Uji Standar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Nurlaila (Asesor).
“Kegiatan yang dilakukan selama dua hari yaitu 29 dan 30 Agustus 2022, tim assesor melakukan pengumpulan data sementara dan keliling laboratorium untuk pengecekan peralatan,” jelasnya.
Hasil asesmen, lanjut Riko, diharapkan tidak ada temuan yang terkategori berat. Sehingga bisa dipenuhi dalam waktu sesingkat-singkatnya karena waktu yang diperlukan untuk perbaikan hasil temuan itu kurang lebih dua bulan.
“Kalau bisa tidak ada temuan. Artinya punya kita sudah sesuai standar, regulasi dan ketentuan yang berlaku. Itu harapannya,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)
JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengusulkan perubahan peruntukan kawasan hutan untuk kepentingan infrastruktur.
Hal ini disampaikan langsung Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, di hadapan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jakarta, akhir pekan lalu.
Gubernur Kalsel saat menemui Menteri LHK
“Pada revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kalsel tahun 2020 – 2035, Pemprov Kalsel mengajukan usulan perubahan peruntukan kawasan hutan untuk kepentingan infrastruktur,” kata Paman Birin.
Menurut Paman Birin, usulan perubahan peruntukan kawasan hutan untuk kepentingan infrastruktur terdiri dari eksisting jalan, eksisting fasum dan fasos, eksisting permukiman, pengembangan wilayah dan sentra energi dan penyangga pangan.
Disampaikan Paman Birin, pentingnya usulan ini untuk percepatan pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan dengan pengembangan infrastruktur eksisting jalan yang berada pada kawasan hutan.
Kemudian, kepentingan investasi, mengingat lokasi Provinsi Kalsel berada pada jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II sehingga dapat dikembangkan sebagai gerbang utama berbasis kemaritiman.
Selain itu, untuk memacu peluang investasi guna pembangunan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga mengedepankan upaya pelestarian dengan menjaga kawasan Geopark Pegunungan Meratus sebagai integral dari pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Menurut Paman Birin, secara umum konsep pengembangan RTRWP Kalsel 2020-2035 meliputi, Mekar putih sebagai Maritim Gate posisinya yang dilewati oleh jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan adanya rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) akan menjadikan wilayah ini berpotensi sebagai pusat kegiatan skala besar yang berbasis kemaritiman.
Kemudian, Kandangan sebagai pusat transit regional. Kandangan berpotensi menjadi titik pusat baru karena daerahnya yang dilewati oleh jalur-jalur pergerakan distribusi barang dan perdagangan regional, serta menjadi titik kumpul tengah wisata sungai dan geopark.
Selanjutnya, Interkonektivitas multi-moda dengan adanya pusat baru di Kandangan-Batulicin, maka Kalimantan akan memiliki ruas jaringan jalan berbentuk kupu- kupu yang akan menyambungkan setiap lokasi kegiatan dan titik kantong-kantong produksi agar saling terhubung dan melewati wilayah barat-selatan-timur Kalimantan Selatan.
Ditambahkannya, Jejaring Destinasi Wisata, dengan memanfaatkan wisata sungai dan geopark sebagai pemicu pengembangan yang terhubungkan dengan destinasi wisata lainnya.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, menyambut baik usulan yang di lakukan Pemprov Kalsel.
Menurutnya, dasar-dasar yang diusulkan Pemprov Kalsel merupakan priotas pembangunan seperti infrastruktur, permukiman dan lainnya.
Dikatakan Siti Nurbaya, pihaknya mendukung dan siap membantu untuk mempercepat pembangunan Kalimantan Selatan.
“Untuk itu, saya minta Pak Dirjen Kehutanan nggak boleh pelit-pelit yang terpenting seimbang antara lingkungannya dan ekonominya, kalau bisa jangan sampai lebih dari satu bulan bisa selesai,” katanya.
Menteri LHK, menilai usulan Pemprov Kalsel tidak sulit untuk dilaksanakan jika dibandingkan dengan daerah lainya.
“Kalsel kesulitannya tidak lebih dari 20 persen, kalau daerah lain bisa mencapai 70 persen,” katanya.
Siti Nurbaya menyebut Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor adalah sahabatnya. Karena telah menggelorakan semangat menanam.
“Bapak gubernur ini sahabat saya. Kenapa? Karena menanam pohonnya banyak banget dan bisa jadi contoh daerah lain,” tutupnya.
Turut hadir pada kegiatan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar, Kepala Dinas Kehutanan Fatimatuzzahra, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Hanifah Dwi Nirwana, Plt Kepala Dinas PUPR Ahmad Solhan serta sejumlah bupati se-Kalimantan Selatan. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
BANJAR – Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) di Kabupaten Banjar mulai mengalami pergerakan positif di Semester II pada Triwulan ketiga. Hal ini juga dipicu pertumbuhan tingkat kesadaran masyarakat terhadap pembayaran pajak kendaraan bermotor mulai meningkat serta diimbangi membaiknya perekonomian daerah.
Kepala UPPD Samsat Martapura, Zulkipli, saat berada di ruang kerjanya, mengakui, bahwa dua sektor tersebut mampu membawa dampak yang baik terhadap tren pendapatan.
Kepala UPPD Samsat Martapura, Zulkifli saat memaparkan tingkat penerimaan WP dan penerimannya
“Alhamdulillah, tingkat terhadap pembayaran pajak di Kabupaten Banjar mulai meningkat. Bahkan, mulai ke arah yang membaik,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Kamis (25/8) siang.
Tercatat dari data penerimaan PKB di Kabupaten Banjar mampu memperoleh kas daerah sebesar Rp51,8 miliar lebih atau sekitar 55,4 persen. Sedangkan, BBN-KB telah menyentuh realisasi Rp39,2 miliar lebih.
“Atau sekitar 61,7 persen (BBN-KB) dengan target tahun 2022 sebesar Rp63,6 miliar. Kalau target PKB mencapai Rp93,5 miliar,” ucapnya.
Terlebih, menurutnya, capaian ini sangat jauh berbeda dibandingkan tahun 2021 lalu. Yang malah turun dibawah angka 50 persen.
“Kondisi ini memang dipicu adanya dampak dari pengaruh pandemi COVID-19,” ungkapnya.
Dengan meningkatnya penerimaan, Zulkipli berharap, perekonomian Kabupaten Banjar dapat mampu tercapai dengan baik, seiring mulai bertumbuhnya kesadaran masyarakat dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan daerah yang didukung dengan pembangunan.
“Semakin tingginya masyarakat yang membayar pajaknya untuk daerah otomatis pembangunan juga akan bagus,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)
BANJARMASIN – Sesuai visi dan misinya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moch Ansari Saleh Banjarmasin terus mengupayakan pengembangan pelayanan unggulan dibidang penyakit saraf, yaitu membuka Stroke Center berkapasitas 10 tempat tidur yang berada di gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) lantai dua.
Direktur RSUD Moch Ansari Saleh Banjarmasin, Among Wibowo mengatakan, layanan baru tersebut memberikan manfaat dan membuka harapan baru untuk pelayanan pasien stroke yang membutuhkan penanganan dan pemantauan khusus.
“Layanan Stroke Center tersebut terintegrasi dengan berbagai bidang keahlian yang mendapat penanganan dokter spesialis saraf, bedah saraf, penyakit dalam, jantung, anestesi dan rehabilitasi medis,” kata Among, belum lama tadi.
Menurut Among, apabila pasien datang ke rumah sakit dengan gejala stroke, maka mendapatkan penanganan di IGD dan selanjutnya bila kondisinya perlu pengawasan khusus dilakukan perawatan di ruang Stroke Center.
“Penyakit stroke menjadi salah satu perhatian pemerintah karena termasuk tiga besar penyakit penyebab kematian terbanyak dan kecacatan terbanyak,” jelasnya.
Among berharap, dengan dibukanya layanan Stroke Center di RSUD Moch Ansari Saleh dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dan tidak perlu dirujuk ke rumah sakit lainnya.
“Mudah-mudahan bisa menekan angka kematian dan kecacatan serta pasien bisa dilayani di RSUD Moch Ansari Saleh secara komprehensif,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)