Baru Triwulan II, Pajak Bahan Bakar Sudah Capai 52,66 Persen Dari 1,4 T

BANJARBARU – Dari seluruh komponen pajak daerah, realisasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) merangkak naik secara positif. Bulan pertama triwulan kedua atau akhir April 2023 lalu, angkanya berhasil menyentuh 52,66 persen.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel, Subhan Nor Yaumil, menyebut, penerimaan pajak daerah secara keseluruhan telah tercapai dengan baik. Apalagi realisasi yang dirilis pada Maret 2023 mengalami pergerakan positif.

Kepala Bapenda Kalsel, Subhan Nor Yaumil, saat menjelaskan penerimaan disektor pajak daerah pada triwulan pertama Maret 2023 lalu

“Pendapatan daerah dari total keseluruhan sudah berhasil mencapai Rp1,7 triliun atau sekitar 22,81 persen dengan target Rp7,8 triliun. Nah, untuk sektor pajak daerah kini berada diangka 935 miliar lebih (29,38 persen) dari targetnya Rp3,1 triliun,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, belum lama tadi.

Dari rincian yang dipaparkan, ia membeberkan, pajak daerah terdiri dari Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), Pajak Air Permukaan (PAP), Bagi Hasil Cukai Rokok dan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB).

“Dari target Rp3,1 triliun. Akhir Maret 2023 sudah mencapai hampir 30 persen,” ungkapnya.

Terbaru, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah Bapenda Kalsel, Riandy Hidayat, mengungkapkan, dari komponen sejumlah sektor yang memiliki potensi besar terhadap penerimaan, diketahui sektor BBN-KB juga mulai mengalami pergerakan secara baik.

Kabid Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah Bapenda Kalsel, Riandy Hidayat, saat menyampaikan realisasi pajak daerah termasuk PBB-KB yang masuk di triwulan ke II jelang akhir Juni 2023

“Kalau dilihat dari data, realisasi triwulan pertama atau Maret 2023 mencapai 37,97 persen. Artinya, ada kemajuan yang baik,” bebernya.

Namun, kata dia, ada kabar menggembirakan soal pendapatan disektor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) per April 2023. Yang mana, baru memasuki bulan pertama pada triwulan kedua, realisasinya sudah tercapai 52,66 persen.

“Ini disebabkan tingginya arus mudik dan balik pasca Idul Fitri. Jadi, konsumsi terhadap bahan bakar kendaraan sangat tinggi,” ucapnya.

Dari Rp1,4 triliun, dirinya menyebut, setidaknya setengah dari target yang ditetapkan sudah terpenuhi. Tinggal bagaimana melihat kembali perkembangan selanjutnya atas konsumsi masyarakat Kalsel terhadap penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor (PBB-KB).

“Ini kan juga dipicu atas kenaikan BBM dari pusat. Sehingga, capaian juga menyesuaikan,” papar mantan Kepala UPPD Samsat Rantau tersebut.

Selain itu, tutur Riandy, atas intruksi dari Kepala Bapenda Kalsel tak hanya PBB-KB saja yang digenjot sebagai pendapatan kas daerah. Melainkan, pihaknya juga bakal mendorong penerimaan dari komponen sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Mengingat anggaran pendapatan kas kita ditargetkan di triwulan sebesar 35 persen. Mudah-mudahan semuanya tercapai dan optimalisasinya ke PKB, semoga dengan sisa waktu dua bulan bisa secara intens kita maksimalkan,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Legislator Kalsel Soroti Adanya Gangguan Link Aplikasi Eraterang

BANJARMASIN – Legislator Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyoroti adanya gangguan link aplikasi Eraterang pada Pengadilan Negeri (PN) yang diadakan Mahkamah Agung.

Suasana kunjungan Komisi I DPRD Kalsel ke kantor PN Banjarmasin

Salah satunya dari Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rachmah Norlias. Didampingi Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Siti Nortita Ayu Febria, mereka mendatangi kantor Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin pada Kamis (4/5).

Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rachmah Norlias (kiri) didampingi Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Siti Nortita Ayu Febria

Rachmah menjelaskan kedatangan dirinya untuk mempertanyakan terkait adanya gangguan link pada Aplikasi Eraterang untuk mendaftarkan diri agar mendapatkan surat keterangan bebas pidana pada Pengadilan Negeri yang merupakan salah satu persyaratan bakal calon legislatif.

“Kedatangan kami sehubungan dengan adanya pencalegan yang mensyaratkan surat keterangan bebas pidana dari PN Banjarmasin. Namun, ternyata ada gangguan link pada aplikasi Eraterang. Dari kemarin sampai pagi tadi, kami masih belum bisa membuka aplikasi tersebut,” jelasnya kepada wartawan.

Untuk itu, lanjut Rachmah, ia didampingi anggota dewan lainnya mendatangi kantor PN Banjarmasin untuk mencari solusi terbaik terhadap persoalan tersebut sehingga diharapkan bakal calon legislatif dapat memenuhi persyaratan dan waktu yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kalsel.

“Alhamdulillah dari penjelasan Pak Febrian, bisa dilakukan pembuatan surat keterangan bebas pidana secara manual dan juga kolektif bagi bacaleg dari masing-masing partai politik,” tuturnya.

Sementara, Humas Pengadilan Negeri Banjarmasin, Febrian Ali menjelaskan gangguan link aplikasi Eraterang itu tidak hanya di Banjarmasin, tetapi juga terjadi di seluruh Indonesia.

Sehingga, lanjut Febrian, solusi bagi pengguna layanan yang ingin membuat surat keterangan bebas pidana dan mendaftarkan permohonan atau gugatan, dipersilakan datang langsung ke Pengadilan untuk pembuatan secara manual.

“Untuk menghemat waktu dan mengantisipasi banyaknya pemohon yang datang ke PN, silakan Ketua partai politik mengajukan surat berisi permohonan surat keterangan bebas pidana secara kolektif dengan melampirkan kelengkapan berkas-berkas persyaratan dari masing-masing bacalegnya,” terangnya. (NRH/RDM/RH)

488 PNS Pemprov Kalsel Diambil Sumpahnya

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Pengambilan Sumpah sekaligus penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan PNS kepada 488 PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel, pada Kamis (4/5), bertempat di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel.

Pengambilan sumpah dan penyerahan SK ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Dalam sambutannya Sahbirin Noor mengharapkan, agar PNS yang diambil sumpahnya hari ini mampu menunaikan sumpah atau janjinya.

“Pesan saya kepada seluruh PNS yang diambil sumpahnya hari ini agar mensyukuri karunia menjadi seorang PNS, karena diluar sana banyak yang ingin menjadi PNS, namun belum dapat kesempatan” ucap Sahbirin Noor.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini menambahkan, dirinya berpesan kepada seluruh ASN lingkup Kalsel, agar dapat menjaga marwah dan martabat PNS, dengan tidak terlibat dengan narkoba, tidak terlibat dengan pungli maupun korupsi yang dapat merusak tatanan birokrasi dan menghambat pelayanan publik.

“Tunjukkan loyalitas dan pengabdian, serta kedepankan keikhlasan, kejujuran, dan tanggungjawab dalam melaksanakan tugas pemerintah dan melayani rakyat. Insya Allah segalanya akan berjalan dengan baik jika sumpah dan janji PNS dilaksanakan dengan sungguh-sungguh” tutupnya.

Di tempat yang sama, Kepala BKD Kalsel Dinansyah mengatakan, pengambilan sumpah dan penyerahan SK ini merupakan yang terakhir dilaksanakan, karena dalam dua tahun terkahir tidak ada penerimaan CPNS.

Kepala BKD Kalsel Dinansyah

“Dengan dilaksanakannya pengambilan sumpah hari ini, maka semua PNS yang ada dilingkup Pemerintah Provinsi Kalsel telah diambil sumpahnya, serta CPNS angkatan 2021 juga sdah kami ambil sumpah dan serahkan SK-nya,” tutup Dinansyah. (MRF/RDM/RH)

Forkopimda dan TNI-Polri Kalsel Gelar Olahraga Bersama

BANJARBARU – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan TNI-Polri Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar olahraga bersama, Kamis (4/5) pagi.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor saat memasuki garis finish gowes bersama Forkopimda dan TNI-Polri Kalsel

Kegiatan diawali dengan gowes yang dipimpin Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, bersama pimpinan Forkopimda lainnya dari Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin hingga finish di Pangkalan Udara (Lanud) Syamsudin Noor Banjarbaru.

Komandan Lanud Syamsudin Noor, Vincentius Endy Hadi Putra, mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI AU ke 77.

“Ini juga merupakan tindak lanjut kita terhadap perintah Panglima TNI yang meminta agar TNI lebih mempererat sinergitas dengan Forkopimda dan pemerintah daerah,” ucapnya disela kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Komandan Lanud Syamsudin Noor juga menyerahkan perlengkapan penerbangan kepada Gubernur Kalsel, serta kepada organisasi Forum Komunikasi Putera-Puteri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI) Kalsel.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel yang sekaligus Wakil Ketua Bid.Pelajar & Mahasiswa KB FKPPI Kalsel, Hermansyah, didampingi Bendahara KB FKPPI Kalsel, Novita Zaidi dan Sekretaris HIPWI KB FKPPI Kalsel, Nawang Wijayati, menyampaikan terimakasih kepada Komandan Lanud Syamsudin Noor atas pemberian pelengkapan tersebut.

(ki-ka) Sekretaris HIPWI KB FKPPI Kalsel, Nawang Wijayati, Wakil Ketua Bid.Pelajar & Mahasiswa KB FKPPI Kalsel, Hermansyah, Bendahara KB FKPPI Kalsel, Novita Zaidi

Ia berharap, hal ini dapat memperkuat sinergitas antara TNI AU dengan FKPPI Kalsel.

“Ini merupakan kebanggaan bagi kami para putera dan puteri purnawirawan TNI Polri,” ujarnya.

Selain gowes olahraga yang digelar yakni senam bersama, lomba voli antar anggota TNI-Polri, serta lomba panahan antar pimpinan Forkopimda Kalsel yang dimenangkan oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Kegiatan juga dirangkai dengan pemberian sejumlah door prize kepada peserta. Beberapa peserta yang beruntung, bahkan mendapat hadiah berupa uang tunai dari Gubernur Kalsel.

Adapun jumlah peserta pada kegiatan ini tercatat kurang lebih sebanyak 700 orang. (SYA/RDM/RH)

Gantikan Izzak, Diauddin Kini Jabat Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin melaksanakan serah terima jabatan Direktur dari pejabat sebelumnya Izzak Zulkarnain Akbar kepada Plt Direktur yang baru Diauddin. Serah terima jabatan direktur tersebut berlangsung di Aula Utama Gedung Ulin Tower, Kamis (4/5).

Serah Terima Jabatan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin

Serah terima jabatan ini dilakukan karena Direktur RSUD Ulin Banjarmasin sebelumnya Izzak Zulkarnain Akbar dilantik menjadi pejabat fungsional pendidik klinik.

Dalam sambutannya Izzak Zulkarnain Akbar menyampaikan, ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga ia dapat menjalankan jabatan direktur hingga selesai di RSUD Ulin Banjarmasin.

“Selama bertugas sebagai direktur kami mengucapkan terima kasih, khususnya kepada wakil direktur, yang telah bersama sama menyusun program untuk kemajuan RSUD Ulin Banjarmasin,” ungkap Izzak.

Izzak berpesan, agar penggantinya dapat menjalankan sistem yang sudah berjalan di RSUD Ulin Banjarmasin ini.

“Sistem kerja di RSUD Ulin Banjarmasin sudah berjalan dengan baik, sehingga diharapkan pejabat yang baru dapat melanjutkan kembali,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin mengatakan, ia meminta dukungan semua pihak di RSUD Ulin Banjarmasin, pada saat menjalankan tugas sebagai Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin.

“Tentunya berat tugas yang diberikan ini, namun karena sistem kerja sudah berjalan, maka kami meminta dukungan dari semua pihak yang ada di RSUD Ulin,” ungkap Diauddin.

Sehingga, lanjutnya, pekerjaan yang sudah berjalan selama ini, dapat terus berlangsung seperti biasanya.

“Tentunya kami berharap selama menjabat sebagai Plt Direktur RSUD Ulin kedepannya, kami dapat menjalankan tugas dengan sebaik baiknya,” ujar Diauddin. (SRI/RDM/RH)

Paman Birin : Kalsel Siap Siaga Bencana Karhutla

BANJAR – Dalam rangka menghadapi musim kemarau yang rentan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar apel kesiapsiagaan personil, peralatan, dan perlengkapan penanganan kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla),dan Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2023. di Lapangan Ponpes Darul Hijrah Putra, Cindai Alus Kecamatan Martapura, pada Rabu (3/5) sore. Semua elemen pemerintah dan masyarakat di Kalsel mulai siaga menghadapi bencana kabut asap akibat Karhutla. Hal itu karena sebagian wilayah Kalimantan Selatan akan memasuki musim kemarau pada pertengahan Mei tahun ini.

Saat menjadi pembina apel siaga. Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, sejumlah Negara dan Daerah di Indonesia sekarang ini dihadapkan dengan fenomena alam yang mengakibatkan cuaca panas ekstrem. Pada 1 Mei 2023 termonitor kawasan timur Indonesia diselimuti sinar ultraviolet kategori berbahaya dan ekstrem, yang kemudian meluas hingga wilayah Kalimantan dan Sumatera. Fenomena itu mengharuskan kita mewaspadai secepatnya dan sedini mungkin karhutla.

Gubernur Kalsel saat menjadi pembina apel siaga karhutla

“Musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada pertengahan Mei hingga Agustus dan September, sangat rawan terjadi karhutla, ” ucap gubernur yang akrab disapa Paman Birin.

Paman Birin melanjutkan, berbagai upaya dengan segenap sumber daya yang dimiliki, harus dilakukan, demi meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Sehingga dapat mencegah dan mengendalikan karhutla yang berdampak pada terjadinya bencana kabut asap.

“Bencana kabut asap tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan, tetapi juga dapat mengganggu kelancaran transportasi udara, ” ujarnya.

Disampaikan gubernur pula, kabut asap akibat Karhutla akan mengganggu berbagai aktivitas masyarakat yang berdampak terhadap perekonomian di Kalsel. Dimana menurut data risiko bencana karhutla di Kalsel, wilayah Kalsel dengan risiko bencana karhutla kategori rendah seluas 761.000 hektar (ha), kategori sedang seluas 1,4 juta ha, dan kategori tinggi atau berbahaya seluas 1,1 juta ha. Sebagaimana catatan kejadian karhutla pada 2021, ada kejadian karhutla di 12 kabupaten/kota dari 13 kabupaten/kota di Kalsel.

“Kalsel sekarang ini masih berstatus siaga karhutla. Peningkatan status tergantung kondisi di lapangan berdasarkan hasil pemantauan, ” tutup Paman Birin.

Untuk diketahui, pada apel siaga ini, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, bersama Kapolda Kalsel Irjen Andi Rian Djajadi, turut membuka pintu air saluran irigasi di Cindai Alus untuk disalurkan ke kanal-kanal dan embung di lahan gambut sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru. Air dari saluran irigasi dialirkan untuk menjaga tinggi muka air di lahan gambut dan membasahi lahan-lahan yang rawan terbakar. (MRF/RDM/RH)

Mudik Idul Fitri 2023, Penumpang Bandara Internasional Syamsudin Noor Terhitung Lebih Dari 160 Ribu Orang

BANJARBARU – Sebanyak 168.439 penumpang telah dilayani di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru pada fase mudik Idul Fitri 1444H, tepatnya sejak 14 April hingga 2 Mei 2023.

Menurut General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Dony Subardono melalui Stakeholder Relation Manager Bandara, Ahmad Zulfian Noor, jumlah ini mengalami peningkatan sebesar  14 persen dibanding periode angkutan mudik lebaran tahun 2022.

“Sementara pergerakan pesawat tumbuh 12 persen dengan total 1.414 penerbangan di banding tahun lalu,” ujarnya, Rabu (3/5).

Zuflian menyebut, puncak keberangkatan tertinggi terjadi pada  H -1 lebaran atau  21 April 2023 dengan jumlah sebesar 6.887 penumpang. Sedangkan arus balik terjadi pada H+8 atau 1 Mei 2023 dengan total kedatangan 6.492 Penumpang.

“Selama masa mudik lebaran tahun ini kondisi operasional bandara juga berjalan normal, aman dan terkendali,” bebernya.

Masa mudik lebaran Idul Fitri ini, lanjut Zulfian, juga terjadi penambahan penerbangan tambahan (ekstra flight) sebanyak 256 penerbangan dengan rute Surabaya, Yogyakarta dan Semarang.

“Kenaikan jumlah traffic dan penumpang ini juga tidak lepas dari adanya liburan panjang saat lebaran dan cuti bersama yang dimajukan oleh pemerintah,” tuturnya.

Seperti diketahui, pada masa tersebut pihak bandara juga mendirikan posko mudik angkutan udara dengan bekerjasama dengan berbagai pihak. Diantaranya TNI, Polri, Basarnas, BMKG, serta stakeholder lain.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para petugas yang telah membantu kelancaran posko mudik di Bandara Internasional Syamsudin Noor,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Peringati Hari OTDA dan Hardiknas 2023, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Pendidikan 36 M

BANJARBARU – Pemerintah provinsi Kalimantan Selatan menggelar apel peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) dan Hari Pendidikan Nasional tahun 2023, di halaman kantor Setdaprov di kota Banjarbaru pada Rabu (3/5). Apel gabungan yang dihadiri ribuan ASN lingkup pemerintah provinsi serta unsur pendidik dan anak didik di Kalsel ini, dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin, mengajak seluruh peserta apel untuk menjadikan peringatan Hari OTDA ke-27 ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan

“Mari kita jadikan peringatan Hari OTDA ini, sebagai momentum memperkuat komitmen, koordinasi, sinergi dan kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Menurut Paman Birin, percepatan pembangunan yang ditandai dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah salah satu tanda bahwa OTDA mempunyai dampak positif.

“Peningkatan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemampuan fiskal daerah merupakan bukti bahwa OTDA mempunyai dampak positif,” paparnya.

Sementara untuk peringatan Hardiknas tahun 2023, Paman Birin menyampaikan, bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi dan langkah yang sudah diambil, untuk menerapkan Merdeka Belajar, melalui Kurikulum Merdeka.

“Pada Hardiknas tahun 2023 ini, mari kita semarakkan hari ini dengan semangat untuk meneruskan perwujudan merdeka belajar. Mari bawa Indonesia melompat ke masa depan dengan pendidikan yang memerdekakan,” pesannya.

Pada kesempatan ini, dilakukan penyerahan sejumlah bantuan pendidikan. Yakni pakaian anak sekolah dan perlengkapannya dalam rangka Program Perlindungan dan Jaminan Sosial, bantuan CSR PT Pama Persada Nusantara Distrik BBSO dan Astra Group Kalsel, untuk 100 orang anak yatim piatu senilai Rp27 juta.

Selain itu juga diserahkan bantuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel senilai Rp36 milyar dan penghargaan Guru Jawara I selama dua tahun berturut-turut tingkat nasional.

Gubernur Kalsel saat menyerahkan SK kenaikan pangkat

Pasca apel, Gubernur juga menyempatkan diri menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada 3 kepala SKPD lingkup pemerintah provinsi, dan juga menggelar halal BI halal. Selanjutnya Paman Birin menuju tenda pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Provinsi, untuk memeriahkan peringatan hari OTDA dan Hardiknas tahun 2023. (RIW/RDM/RH)

Disdag Kalsel Pastikan Harga Bapok Kembali Normal

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan memastikan, harga bahan pokok saat ini mengalami penurunan dan kembali normal. Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani, kepada Abdi Persada FM, pada Rabu (3/5) sore.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani, saat meninjau ketersediaan bahan pokok

Birhasani menjelaskan, sebelumnya untuk perkembangan harga bahan pokok di Kalimantan Selatan, sempat mengalami kenaikan akibat tingginya permintaan sejak H-5 menjelang Hari Raya Idul Fitri, seperti daging sapi, ayam ras, berbagai jenis cabe, bawang merah, bawang Bombay dan ikan Gabus.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani

“Sejak H plus 4 lebaran dan hingga kini terus mengalami penurunan, kemudian normal kembali ke harga semula secara berangsur-angsur,” ucapnya

Disampaikan Birhasani, saat ini untuk harga ayam ras, sebelumnya mencapai Rp44.000/kg kini kembali menjadi kisaran Rp. 38.000/kg, cabe merah besar yang sempat mencapai Rp 81.000/kg kini kembali ke harga kisaran Rp45.000- 50.000/kg, cabe rawit hijau yang semula Rp51.000/kg kini hanya Rp45.000/kg, rawit Taji dulunya Rp. 61.000/kg kini menjadi Rp50.000/kg, jenis cabe lainnya juga sudah mengalami penurunan, bahkan ikan gabus (Haruan) yang sempat mencapai Rp78.000/kg kini turun menjadi Rp70.000/kg. Terkait untuk beberapa bahan pokok lain yang belum mengalami penurunan berarti, seperti beras lokal sejenis Unus, Siam, Mutiara. Namun jenis beras lainnya masih dengan harga stabil.

“Untuk daging sapi dan bawang Bombay masih belum terjadi penurunan signifikan, semoga beberapa hari ke depan sudah kembali ke harga sebelum idul Fitri seiring dengan berakhirnya masa libur dan cuti para pekerja,” ungkapnya

Lebih lanjut Birhasani menambahkan, ketersediaan bahan pokok pasca lebaran masih aman, Pemerintah dan pelaku usaha tetap konsisten agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia berharap
kinerja pedagang besar, serta industri akan kembali aktif, demikian pula arus distribusi, angkutan darat, udara dan air kembali beroperasi seperti sebelumnya.

“Kami tetap mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap hemat dan selektif dalam berbelanja sesuai dengan keperluan, mari kita kembali beraktifitas, bekerja guna membangun keluarga dan masyarakat,” tutup Birhasani. (NHF/RDM/RH)

Atasi Tingginya Air di Lahan Pertanian, DPRD Kalsel Dukung Pengembangan Program Padi Apung di Banua

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendukung Pemerintah Provinsi Kalsel mengembangkan program padi apung di Banua.

Hal itu disampaikan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, kepada wartawan, usai rapat dengar pendapat bersama mitra kerja Komisi II DPRD Kalsel, pada Selasa (2/5).

Menurut Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini, cara menanam sistem padi apung ini sebagai salah satunya upaya mengatasi tingginya air di lahan pertanian. Mengingat cuaca ekstrem dan intensitas curah hujan tinggi membuat petani kesulitan membuat masa tanam bahkan terjadi gagal panen.

“Cuaca ekstrem ini berdampak juga ke Kalsel, bahkan sampai di bidang pangan. Sehingga kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama. Terlebih terjadinya inflasi karena harga beras lokal melambung tinggi, akhir-akhir ini. Oleh karena itu, perlu diupayakan suatu metode menanam padi yang tidak terpengaruh kondisi cuaca”, katanya.

Lebih lanjut, Paman Yani mengungkapkan bahwa Kalsel sudah mulai menerapkan program padi apung dengan cara menanam padi diatas permukaan air ini. Sehingga diharapkan ke depannya mampu meningkatkan produksi beras lokal dan menekan angka inflasi di Banua.

“Dari informasi Dinas terkait, masyarakat juga tertarik untuk melaksanakan budidaya padi apung ini di lahan tergenang air”, terangnya.

Paman Yani menambahkan Komisi II DPRD Kalsel juga akan melakukan konsultasi ke Kementerian Pertanian di Jakarta dalam waktu dekat. Dalam kesempatan itu juga, pihaknya akan memperjuangkan bantuan pemerintah pusat agar menggelontorkan dana untuk pelaksanaan program padi apung di seluruh wilayah Kalsel. Mengingat program ini memerlukan biaya yang cukup tinggi di awal masa tanam.

“Saat ini, baru tiga kabupaten yang menerapkan program ini yaitu Batola, Banjar dan Tanah Laut. Padahal, daerah-daerah lain di Banua juga perlu menerapkannya untuk meningkatkan produksi beras lokal,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version