Fasilitasi Calon Naker, Pemprov Kalsel Akan Gelar Job Fair 2024

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalsel kembali akan menyelenggarakan Bursa Kerja (Job Fair) pada tahun 2024 ini sebagai bentuk fasilitasi para pencari kerja di Provinsi Kalsel.

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti melalui Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan Penempatan Produktivitas Tenaga Kerja (P4TK) Disnakertrans Kalsel, Indah Fajarwati mengatakan tahun ini pihaknya akan memfasilitasi ribuan lapangan pekerjaan dari berbagai sektor melalui Job Fair 2024.

Kabid P4TK Disnakertrans Kalsel, Indah Fajarwati

“Pelaksanaannya diperkirakan akan digelar pada pertengahan tahun setelah hari raya Idul Fitri,” ucapnya, baru-baru tadi.

Indah menjelaskan pelaksanaan Job Fair 2024 juga menjadi salah satu langkah strategis Pemprov Kalsel dalam menekan angka pengangguran dan menumbuhkan sektor ketenagakerjaan di Banua.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Penempatan Tenaga Kerja Bidang Pembinaan Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kalsel, Humaidi Sya’ban Salam menambahkan untuk tahun ini pihaknya juga menyediakan lowongan pekerjaan untuk para disabilitas.

“Karena sesuai dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 peran perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1 persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Dukung Jurnalisme Berkualitas, Diskominfo Provinsi Kalsel Gelar Optimalisasi Pers Digital

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel Menggelar Optimalisasi Pers Digital Bagi Komunikasi Pemerintah, di Kantor Badan Penghubung Kalimantan Selatan di Jakarta, Rabu (6/3).

Suasana kegiatan Optimalisasi Pers Digital bagi Komunikasi Pemerintah oleh Diskominfo

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim dalam sambutannya sekaligus membuka acara tersebut mengatakan, kegiatan ini untuk mendukung upaya Kabupaten/Kota sebagai mitra pers dan bagian dari pemerintah yang memiliki tanggungjawab untuk mendukung jurnalisme berkualitas.

Kepala Diskominfo Prov. Kalsel, M. Muslim

“Artinya bagaimana kita dapat menjadi regulator, sekaligus pelaksana jurnalistik yang sesuai dengan nilai-nilai demokrasi Pancasila,” katanya.

Muslim menyampaikan, seiring dengan perkembangan zaman, dunia pers juga tidak luput dari permasalahan maupun tantangan yang dihadapi, seperti digitalisasi dan penyebaran hoaks yang berdampak terhadap bisnis media dan kualitas produk jurnalistik.

“Kita ketahui bersama, lahirnya Perpres Nomor 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas, menjawab sebagian permasalahan media massa di era digital saat ini,” ujarnya.

Muslim berharap Kegiatan ini dapat membantu dalam mengendalikan berita hoaks terutama di media digital.

“Kita juga perlu memperhatikan kredibilitas media massa digital, yang sedang atau akan bekerja sama dengan kita, terutama terkait verifikasi perusahaan pers oleh dewan pers, ini perlu kita pelajari lebih detail lagi,” tutupnya.

Untuk diketahui Kegiatan yang diselenggarakan satu hari tersebut diikuti oleh beberapa perwakilan Diskominfo Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Selatan dengan jumlah peserta sekitar 50 orang, pada kegiatan tersebut juga ditutup dengan pemberian Cinderamata khas Kalsel kepada Ketua Dewan Pers Nasional, Ninik Rahayu sebagai Narasumber. (Diskominfo-BDR/RDM/RH)

Kenalkan Mitigasi Bencana Untuk Pokdarwis, Pemprov Kalsel Gelar Pelatihan

BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Wisata Kabupaten dan Kota, kali ini sasarannya adalah Kelompok Sadar Wisata Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Mugeni, saat membuka pelatihan pada Kamis (7/3) mengatakan, guna menciptakan objek wisata sesuai dengan tujuh unsur Sapta Pesona yakni Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah dan Kenangan, pihaknya kembali menggelar Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Pariwisata Kabupaten/Kota, tetapi khusus kali ini pesertanya Kelompok Sadar Wisata Kabupaten Banjar, dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Mugeni

Setelah sebelumnya berjalan lancar bersama Kabupaten Batola dan Kota Banjarmasin.

“BPBD Kalsel kita gandeng untuk menyampaikan materi tentang mitigasi bencana sejak dini,” ucapnya.

Disampaikan Mugeni, setelah di dua Kabupaten dan Kota, pihaknya merencanakan ke Kabupaten dan Kota lainnya, yang belum diberi pelatihan, agar sama-sama mengetahui mitigasi bencana. Dimana, sangatlah penting diketahui oleh para peserta dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), di seluruh objek wisata.

“Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman, bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Raden Suria Fadliansyah, menambahkan, kegiatan ini sangatlah tepat, untuk memberikan kesadaran bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), tentang pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung diobjek wisata. Hal ini menyesuaikan dengan misi Gubernur Provinsi Kalsel, Sahbirin Noor, dalam rangka menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan bencana. Ia berharap, pengelola objek wisata hendaknya memahami peta rawan bencana dengan mengenali kondisi lingkungan sekitar, terutama berbagai ancaman dengan cara mulai mempersiapkan strategi, mengetahui masalah dan memiliki solusi.

Kepala BPBD Kalsel, Raden Suria Fadliansyah

“Kita tidak hanya memberikan teori, juga praktek langsung, terkait teknik pertolongan pertama kepada korban bencana atau tenggalam, oleh Staf BPBD Provinsi Kalsel,” tutupnya

Untuk diketahui, kegiatan kali ini menghadirkan beberapa Narasumber diantaranya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan, Raden Suria Fadliansyah, Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar, Irwan Jaya, diikuti peserta dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Banjar, bertempat di salah satu Hotel Berbintang di Kabupaten Banjar. (NHF/RDM/RH)

Persentase Keikutsertaan KIA dari Tahun ke Tahun Semakin Meningkat

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui Badan Riset Inovasi Daerah (Brida) Kalsel, kembali menggelar Ajang Kalsel Innovation Award (KIA) 2024, bertempat di Gedung Idham Chalid Perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Kamis (7/3).

Penyelenggaraan Kalsel Innovation Award, merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel, dalam membentuk ekosistem inovasi yang berkelanjutan di banua. sehingga dapat terwujud tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, yang lebih optimal.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor melalui Staf Ahli bidang Hukum dan Politik, Adi Santoso menyampaikan, penyelenggaraan Kalsel Innovation Award merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dalam membentuk ekosistem inovasi yang berkelanjutan di banua. Sehingga dapat terwujud tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih optimal, di tengah tuntutan zaman yang serba cepat dan dinamis.

Staf Ahli bidang Hukum dan Politik (kanan) bersama PLT Kepala BRIDA Kalsel (kiri)

“Inovasi menjadi kunci akselerasi daya saing daerah, dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Adi.

Ia menambahkan, perkembangan inovasi di Kalsel terus memperlihatkan kemajuannya. hal ini ditandai dengan program-program SKPD yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat juga pembangunan lingkungan.

“Kita berharap, progres ini bisa kita terus jaga, bahkan kita dorong untuk menginspirasi kemunculan terobosan baru lainnya,” lanjut Adi.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, di tahun 2024 ini gelaran kalsel innovation award terdiri dari kategori: inovasi tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, dan inovasi masyarakat umum.

Sementara itu, PLT Kepala BRIDA Provinsi Kalsel, Hadi Safitri menyampaikan, Kegiatan Kalsel Innovation Award Tahun 2024, merupakan salah satu komitmen Kalimantan Selatan, dalam meningkatkan penilaian indeks inovasi daerah di banua. berangkat dari Undang – Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Pemerintah nomor 38 tahun 2018, dan juga Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 104 tahun 2018.

“Gelaran Kalsel Innovation Award ini, merupakan apresiasi terhadap semangat dan keberhasilan inovator – inovator daerah, dalam hal ini unsur Pemerintahan yang meliputi seluruh ruang lingkup Satuan Kerja Perangkat Daerah se – Kalsel, baik tingkat Provinsi maupun Kab/Kota,” ungkap Hadi.

Hadi menambahkan, partisipasi ke-ikutsertaan Kalsel Innovation Award terus meningkat setiap tahunnya, menarik jika melihat persentase keikutsertaan peserta Kalsel Innovation Award tahun 2023 yakni sebesar 79%, dan kami berharap gelaran tahun 2024 ini, persentase keikutsertaan seluruh peserta dapat meningkat signifikan secara kualitas dan juga kuantitas agar tercapainya iklim inovasi yang berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

“Gelaran Kalsel Innovation Award tahun 2024 ini, juga akan dilaksanakan dengan metode pengumpulan data inovasi berbasis sistem, agar Kalimantan Selatan memiliki sebuah ekosistem data inovasi yang diharapkan ter-integrasi dari hulu sampai hilir,” tutup Hadi. (MRF/RDM/RH)

Dinsos Kalsel Bagikan 7 Ribu Paket Makanan Siap Saji Untuk Jamaah Haul ke 4 Guru Zuhdi

BANJARMASIN – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan kembali membuka Posko pelayanan dapur umum lapangan bagi Jamaah Haul ke 4 Guru Zuhdi di halaman salah satu perguruan tinggi swasta, Kamis (7/3).

Suasana Pelayanan Dapur Umum Lapangan Dinsos Kalsel

Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi menjelaskan sesuai dengan arahan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, pelayanan dapur umum lapangan ini sebagai salah satu bentuk partisipasi Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinsos agar turut membantu pelaksanaan kegiatan Haul ke 4 Guru Zuhdi.

Kabid Penanganan Bencana Dinsos Kalsel

“Insya Allah mulai sore hingga malam nanti, kita akan memberikan pelayanan dapur umum lapangan sebanyak tujuh ribu paket makanan siap saji yang akan dibagikan kepada jamaah dan relawan yang ikut berpartisipasi, baik itu pengamanan, mengatur lalu lintas dan lain sebagainya dalam rangka kelancaran pelaksanaan Haul,” jelasnya.

Achmadi mengungkapkan total petugas gabungan yang dikerahkan sebanyak 200 orang yang melayani kebutuhan jamaah Haul ke 4 Guru Zuhdi.

“Para petugas berasal dari Taruna Tanggap Bencana (Tagana), Pramuka Peduli Kwarda Kalsel, karyawan/karyawati Dinsos Kalsel, Posko Induk Majta, masyarakat sekitar lokasi dapur umum, karyawan/karyawati STKIP Sabilal Muhtadin, serta relawan lainnya,” terangnya.

Achmadi menambahkan ribuan paket makanan siap saji dengan menu Bumbu Bali Ikan dan Telur ini dibagikan ke beberapa titik lokasi, terutama di jalan utama yaitu Jalan Malkon Temon dan Jalan Mesjid Jami Sungai Jingah.

“Kita bagikan makanan kepada para relawan mulai siang tadi dan sore dibagikan kepada para jamaah,” ungkapnya.

Di samping itu, lanjut Achmadi, Dinsos Kalsel juga menyiapkan Tim Kesehatan beserta mobil ambulans yang siap melayani jamaah haul yang sakit dan darurat. (NRH/RDM/RH)

Pimpin Kick Off Penanaman di RTH KAPET Batulicin, Paman Birin Tanam 4.000 Bibit Jabon

TANAH BUMBU – Menanam pohon adalah hal yang sangat penting, karena setiap batang pohon adalah peduli kita terhadap lingkungan.

Pesan ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, pada kegiatan Penanaman Pohon Serentak Seluruh Indonesia sekaligus Kick Off Penanaman di RTH Kawasan Perindustrian (KAPET) Batulicin, Tanah Bumbu, tahun 2024, pada Kamis (7/3).

Sekdaprov Kalsel mewakili Gubernur Kalsel, melakukan penanaman pohon di KAPET Batulicin pada Kamis (7/3)

Sebanyak 4.000 bibit Jabon ditanam di lahan seluas 5 hektar, pada kegiatan yang juga dihadiri Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq, Bupati Tanah Bumbu M. Zairullah Azhar, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra, para kepala UPT Kementerian LHK, perwakilan KPH lingkup Dishut Kalsel, Pramuka Kwartir Tanah Bumbu, perwakilan perusahaan serta pelajar di Kabupaten Tanah Bumbu. Dimana kegiatan penanaman ini akan terus dilanjutkan hingga seluas 80 kektar di wilayah KAPET Batulicin.

Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementrian Lingkungan Hidup melakukan penanaman pohon didampingi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel

Dalam sambutannya, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) juga menyampaikan, bahwa kegiatan penanaman atau revolusi hijau, adalah upaya mitigasi dan adaptasi dalam mengantisipasi perubahan iklim.

Sementara itu, dalam sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dibacakani Dirjen PKTL, menyampaikan akan pentingnya menanam pohon untuk lingkungan.

“Kita melaksanakan penanaman sebagai upaya untuk memperbaiki lingkungan dengan cara memperbanyak pohon dan untuk memberikan wawasan terhadap masyarakat umum, dan ini adalah langkah positif untuk melindungi lingkungan kita,” ucap Hanif Faisol Nurofiq.

Sedangkan dalam laporannya, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Fathimatuzzahra menyampaikan, bahwa Penanaman Pohon Serentak Seluruh Indonesia sekaligus Kick Off Penanaman di RTH Kawasan Perindustrian (KAPET) Batulicin ini, sekaligus memperingati hari Bakti Rimbawan yang ke 41.

“Mudah-mudahan bisa menjadi pemicu semangat untuk terus menanam,” harapnya.

Fathimatuzzahra juga berharap bahwa apa yang sudah dilaksanakan hari ini bisa dijaga dan dipelihara pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. (DISHUT.KALSEL-RIW/RDM/RH)

Masyarakat Kalsel Diajak Lakukan Pencegahan Daripada Pengobatan Ginjal

BANJARMASIN – Pada Peringatan Hari Ginjal Sedunia Tahun 2024 ini, masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan diajak untuk dapat melakukan pencegahan daripada pengobatan penyakit ginjal.

RSUD Ulin Banjarmasin bersama instalasi hemodialisis memperingati Hari Ginjal Sedunia, diawali dengan upacara bersama dan ditandai pelepasan balon ke udara oleh Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin didampingi Kepala Instalasi Hemodialisis RSUD Ulin Banjarmasin Enita Rachmawati Kurniaatmaja, halaman IPSRS RSUD Ulin Banjarmasin, pada Kamis (7/3).

“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Ginjal Sedunia yang dimulai sejak 4 sampai 7 Maret 2024,” ungkap Diauddin.

Dan, lanjutnya, Peringatan ini bertujuan, untuk mengedukasi masyarakat agar lebih perduli terhadap kesehatan ginjal mereka.

“Diperingatinya Hari Ginjal Sedunia ini karena di RSUD Ulin Banjarmasin terdapat pasien ginjal sebanyak 400 pasien,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Selatan turut memperingati Hari Ginjal Sedunia di RSUD Ulin Banjarmasin.

Dipimpin Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Raudhatul Jannah, dengan memberikan bingkisan kepada pasien ginjal yang tengah menjalani cuci darah, di ruang hemodialisis RSUD Ulin Banjarmasin.

Ketua TP PKK Kalsel Raudhatul Jannah

“Kepada masyarakat di Banua, untuk dapat menjaga kesehatan ginjal mereka. Dengan mengkonsumsi makanan sehat,” ucap Raudhatul Jannah.

Mengingat, lanjutnya, masyarakat di Banua ini memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan tinggi garam, lemak, serta penyedap rasa.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk dapat melakukan pencegahan dari pada mengobati.

“Kami menghimbau agar warga dapat melakukan pencegahan daripada pengobatan,” ucapnya.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Kesehatan Ginjal, di Aula Lt 8 Gedung Ulin Tower. Dengan tujuan, memberikan edukasi kepada masyarakat awam agar mengetahui bahaya dari penyakit ginjal tersebut. (SRI/RDM/RH)

Berbaur dengan Jemaah, Paman Birin Ziarah Makam Datu Kalampayan

BANJAR – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor berziarah ke makam ulama Banua Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan, pada Kamis (7/3) dinihari.

Gubernur Kalsel saat berziarah ke makam Datu Kalampayan pada Kamis (7/3) dinihari

Rutinitas ziarah ke makam wali Allah memang menjadi kebiasaan Gubernur dua periode ini.

Bertolak dari kediaman Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kamis (7/3) dinihari, Paman Birin berserta rombongan menuju ke kubah Datu Kalampayan di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar dengan melewati jalan Syekh Arsyad Al Banjari.

Sesampainya di kubah Datu Kalampayan, Paman Birin pun berbaur dengan para warga dan jemaah ziarah lainnya.

Mengingat mendekati bulan Ramadan, kubah Datu Kalampayan pun selalu ramai dikunjungi para peziarah, baik pagi hingga malam hari.

Didepan Kubah Datu Kalampayan, Paman Birin bersama rombongan turut melakukan pembacaan tahlil dan ditutup dengan doa bersama.

Bagi Paman Birin, Banua bersyukur memiliki ulama kharismatik Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kelampayan dan Guru Sekumpul.

“Alhamdulilah, menjelang Ramadan, ulun berkesempatan ziarah ke Makam Datu Kalampayan. Kita bersyukur, Banua memiliki ulama seperti Datu Kalampayan dan Guru Sekumpul,” kata Paman Birin.

Untuk menuju ke kubah Datu Kalampayan pun, ungkap Paman Birin sekarang lebih mudah. Terlebih lagi, setelah jalan Syekh Arsyad Al Banjari diresmikan dan bisa digunakan.

Dimana, akses jalan itu merupakan jalur akses baru bagi peziarah menuju kubah Datu Kalampayan di Desa Kalampayan Tengah Kecamatan Astambul mulai dari jalan Martapura Lama melewati Desa Sungai Kitano dan Dalam Pagar Ulu di Kecamatan Martapura Timur.

Sebelumnya mayoritas peziarah ke kubah Datu Kalampayan melewati Pasar Astambul di Jalan Ahmad Yani.

Paman Birin mengatakan dengan adanya akses jalan baru menuju makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan, berdampak positif bagi masyarakat sekitar dan para peziarah.

“Akses jalan menuju kubah Datu Kalampayan semakin mudah dan semoga menjadi berkah bagi kita semua,” ungkap Paman Birin. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Tingkatkan Strategi Kehumasan, Setwan Kalsel Tertarik Tiru Podcast Setwan Jatim

Surabaya – Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan studi komparasi ke Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Timur, Senin (4/3).

Rombongan Setwan Kalsel dipimpin Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan, Muhammad Andri Yuzhar diterima oleh Kepala Bidang Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Jatim, Syamsiar Aulia Rahman beserta jajarannya.

Dalam kegiatan tersebut, inovasi strategi kehumasan Setwan Jatim yaitu pengelolaan program podcast yang digagas Pokja Wartawan Indrapura DPRD Jatim menjadi salah satu bahan diskusi.

Kabag Persidangan dan Perundang-Undangan Setwan Jatim, Syamsiar Aulia Rahman mengatakan keberadaan podcast di DPRD Jatim berdampak positif karena yang dibahas isu-isu yang aktual dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa berkomunikasi dengan pihak legislatif saat menjadi narasumber dalam podcast tersebut.

“Karena ada solusi dan langkah yang mungkin akan dilakukan sepenuhnya antara pihak legislatif dan eksekutif terhadap isu-isu aktual yang dibahas,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Aulia, melalui podcast, kerjasama dan sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif bisa berjalan dengan baik dan program-program yang dijalankan oleh Gubernur dapat berjalan lancar.

Hal senada juga disampaikan Ketua Pokja Wartawan Indrapura DPRD Jatim, Riko Afdiono. Ia menambahkan podcast yang difasilitasi Setwan Jatim dari ruangan hingga peralatannya.

Suasana studi komparasi Setwan Kalsel ke Setwan Jatim

“Sedangkan teman-teman wartawan disini yang membuat podcastnya, dari pemilihan tema dan produksinya,” terangnya.

Riko mengungkapkan materi podcast mengangkat isu yang hangat dan tema terbaru kemudian mengundang anggota dewan dan OPD sebagai narasumber.

“Tidak ada anggaran untuk operasional,” katanya.

Sementara, Kabag Persidangan dan Perundang-Undangan Setwan Kalsel, M. Andri Yuzhar mengaku banyak mendapatkan masukan dari pertemuan tersebut, antara lain terkait pengelolaan sosmed yang melibatkan pihak ketiga dan podcast sebagai bagian penunjang tupoksi Setwan Kalsel.

“Insya Allah, hal-hal yang bagus dan baik dari Setwan Jatim akan kita sampaikan kepada pimpinan untuk diimplementasikan di Banua,” ucapnya.

Untuk diketahui, studi komparasi ini juga mengajak 26 wartawan yang tergabung dalam Presroom DPRD Kalsel. (ADV-NRH/RDM/APR)

Tingkatkan Keamanan Informasi SPBE, Diskominfo Kalsel Optimalkan Peran CSIRT

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan dan Pengelolaan Computer Scurity Inciden Response Team (CSIRT) dalam rangka meningkatkan perlindungan keamanan informasi terhadap Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2024, di salah satu Hotel Berbintang di Banjarmasin, Senin (4/3).

Suasana Rakor

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan M. Muslim yang diwakili Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Diskominfo Prov. Kalsel, Sucilianita Akbar dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan tersebut mengatakan berdasarkan laporan Indonesia Security Incident Response Team On Internet Infrastructure / Coordination Center (ID-SIRTII) mencatatkan sampai saat ini ada sebanyak 428.767 serangan siber yang terjadi di Kalimantan Selatan.

Kepala Diskominfo Prov. Kalsel diwakili Kepala Bidang Persandian dan Keamanan, Sucilianita Akbar, saat menyampaikan sambutan

“Dari jumlah tersebut serangan yang paling banyak terjadi adalah deface (mengubah tampilan website) dan juga serangan Malware yang menyasar domain website go.id,” katanya.

Pihaknya mengungkapkan berdasarkan itulah yang mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara menyelenggarakan kegiatan dalam Meningkatkan Perlindungan Keamanan Informasi Terhadap SPBE.

“Kami Berharap dengan diadakannya kegiatan Rakor ini, dapat membuka wawasan kita tentang pentingnya keamanan informasi dan bagaimana langkah-langkah yang harus kita tempuh untuk meningkatkan Keamanan Infromasi dari Sistem Elektronik yang dikelola,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suci menjelaskan sampai saat ini dari 13 kabupaten/kota di Kalsel empat diantaranya telah membentuk tim CSIRT, empat Kabupaten/Kota tersebut yakni Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Kota Banjarbaru.

“Untuk Kabupaten/Kota lainnya akan segera menyusul (pembentukan CSIRT). Insya Allah di tahun 2024 di 13 Kabupaten/Kota di Kalsel tik CSIRT nya akan di launching,” tutupnya.

Untuk diketahui pada kegiatan ini Diskominfo Provinsi Kalsel turut menghadirkan Narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI, Subdit Keamanan Khusus Polda Kalsel, dan Akademisi Universitas Lambung Mangkurat.

Kegiatan Rakor yang diinisiasi oleh Diskominfo Prov. Kalsel ini diikuti sebanyak 80 peserta terdiri dari 12 OPD Pemerintah Provinsi Kalsel (Data Sistem Elektronik dalam kategori Tinggi dan Stategis) secara luring, dan 28 lainnya secara daring, kemudian perwakilan Diskominfo Kabupaten/Kota, perwakilan perguruan tinggi, dan SMK kategori teknologi informasi. (BDR/RDM/RH)

Exit mobile version