Penampilan Lintas Generasi Meriahkan Pekan Budaya Banua 2024

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi Kalimantan Selatan, Bidang Kebudayaan memeriahkan Pekan Budaya Banua 2024 dengan menampilkan berbagai kesenian dan kebudayaan lintas generasi, sejak tanggal 21 – 25 Oktober kegiatan dipusatkan di Lapangan Murdjani, kota Banjabaru.

Peserta didik menonton film buatan Banua, di Ruang Sinema Kebudayaan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammadun melalui Kabid Kebudayaan, Raudati Hildayati, dalam rilisnya pada Kamis (24/10) mengatakan, penampilan pada kegiatan ini melibatkan dari berbagai generasi mulai dari anak – anak hingga dewasa. Dimana, bertujuan untuk memberikan ruang keberagaman ekspresi budaya, mendorong interaksi memperkuat kebudayaan yang inklusif. Berbagai penampilan ditampilkan diantaranya Wastra Banua, Tari Tradisional, Madihin dan Kuntau, Pentas Seni Siswa, Harmoni Jalur Rempah, Kuriding, Tari Mangariau, Tari Sasangu Diri, Madihin, JEF, Parase Teater Nusantara, Tari Dayak, Tari Balumu, Gelar Seni Budaya, serta Maulid Habsyi.

“Pagelaran diikuti mulai siswa – siswi dari Sekolah, para Seniman dari berbagai cabang seni, seperti Seni Tari, Drama,Musik hingga Seni Rupa,” ucapnya

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel Raudati Hildayati, saat bermain tradisional Balogo

Disampaikan Raudati, pihaknya memeriahkan dengan membuka Ruang Sinema Kebudayaan guna memperkenalkan berbagai film buatan Banua sendiri, mengangkat cerita diantaranya sejarah perang banjar, bahkan untuk pemain drama diperankan para seniman Kalsel. Terkait filmnya ada lima diantaranya Gasim Kaminting Pidakan, Sasirangan Terakhir, Gasim Kulawarga Panting, Pangeran Antasari, dan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

“Kami berharap, pemutaran film ini masyarakat dapat mengenal sejarah dan kebudayaan melalui audio visual,” pinta Helda

Lebih lanjut Raudati menambahkan, pihaknya telah sukses menggelar lomba Permainan Tradisional tingkat Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan, yang diikuti gabungan SMA dan SMK di 13 Kabupaten/Kota. Dimana, sebagai bentuk implementasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk melestarikan diantaranya lomba Balogo, Egrang, Bagasing, dan Terompah. Dimana ini merupakan sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI.

“Setelah lomba ini, para peserta didik akan terus melestarikan permainan tradisional di sekolah masing – masing, agar tidak hilang peninggalan nenek moyang di Banua,” tutupnya.

Untuk diketahui, Lomba Balogo juara pertama dari Kabupaten Batola, kemudian Lomba Bagasing juara pertama Kabupaten Balangan, Lomba Egrang juara pertama Kabupaten Kotabaru, dan Lomba Terompah juara pertama dari Kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Dispora Kalsel Berangkatkan 106 Atlet Pelajar ke PRA POPNAS 2024 di Solo

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, siap memberangkatkan sebanyak 106 atlet ke Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra Popnas) Tahun 2024 di Solo.

Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalsel Heru Susmianto menjelaskan, pihaknya baru saja selesai melaksanakan rapat bersama dengan cabang olahraga yang mengikuti ajang Pra Popnas Tahun 2024 di Solo, yang digelar pada Bulan Nopember mendatang.

Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto

“Kami baru saja melaksanakan rapat untuk persiapan keberangkatan ke Pra POPNAS di Solo,” ungkap Heru, kepada sejumlah wartawan, Kamis (24/10).

Untuk kesiapan tersebut, akan ada sebanyak 106 orang atlet yang akan diberangkatkan pada ajang tersebut.

“Sehingga Kontingen Kalsel diperkuat atlet 106 orang terdiri dari 68 putra dan 38 putri, pelatih 18 orang, serta ofisial 15 orang,” ucap Heru.

Heru mengatakan, ada delapan cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pra Popnas Tahun 2024 di Solo, yaitu Sepakbola, bola voli, sepak takraw, bola basket, pencak silat, tenis lapangan, bulu tangkis, serta tinju.

Dalam kesempatan tersebut, Heru mengharapkan, keikutsertaan pada Pra POPNAS di Solo ini, dapat meloloskan sebanyak banyak atlet Kalsel ke ajang selanjutnya yaitu POPNAS.

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan menargetkan pada Pelaksanaan Pra Popnas Tahun 2024 di Solo, capaian prestasi atlet Kalsel dapat mempertahankan posisi ketiga.

Atau sama dengan prestasi yang ditorehkan pada pelaksanaan Pra Popnas Tahun 2022 di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Bagi atlet yang berhasil meraih medali tentunya akan mengikuti POPNAS Tahun 2025 di Aceh dan Sumatera Utara, jika tidak ada perubahan tempat pelaksanaan,” ucap Heru. (SRI/RDM/RH)

Masuk Peralihan ke Musim Penghujan, Ilham Gelar Sosialisasi Perda Penanggulangan Bencana

BANJARMASIN – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Ilham Noor menggelar Sosialisasi Perda (Sosper) Kalsel Nomor 6 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Kalsel, Kamis (24/10).

Ilham mengatakan sosialisasi terkait perda ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pihak terkait tentang ketentuan hukum dalam penanggulangan bencana di wilayah Kalsel.

Perubahan tersebut dilakukan untuk memperbarui aturan dan menyesuaikan dengan kebutuhan serta tantangan baru dalam mitigasi bencana, terutama mengingat potensi bencana alam seperti banjir, longsor, dan kebakaran hutan yang kerap terjadi di Kalsel.

Ilham mengatakan, Perda yang disosialisasikan kepada para peserta dinilai relevan dengan kondisi saat ini di Kalsel yang memasuki musim peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan atau sering disebut Pancaroba.

“Saat ini yang paling kita khawatirkan adalah bencana kebakaran dan kebanjiran,” ucapnya.

Sehingga, lanjut Ilham, Perda ini sangat penting disosialisasikan ataupun dibahas kepada masyarakat tentang peran pemerintah daerah, masyarakat, serta lembaga terkait dalam upaya pencegahan, mitigasi, penanganan darurat, dan rehabilitasi pasca-bencana.

Ilham juga berharap dengan sosialisasi ini, masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan untuk membantu mengurangi risiko bencana, terutama banjir yang sering terjadi di wilayah Kalsel.

“Dengan kesadaran dan tindakan preventif dari masyarakat, bencana yang sering terjadi di Kalsel seperti banjir dapat lebih mudah diatasi,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

Tingkatkan Literasi, Dispersip Kalsel Hadirkan Penulis Nasional J.S Khairen

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan literasi masyarakat Banua, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel kembali menghadirkan salah satu Penulis Nasional, Jombang Santani Khairen atau yang dikenal dengan J.S Khairen.

Suasana Meet And Great Bersama Penulis, J.S Khairen di aula Dispersip Kalsel

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina mengatakan lenghargaan penulis buku islami terbaik kategori remaja oleh IKAPI dan Best Writer of The Year yang diraih oleh penulis asal Kota Padang tersebut menjadi salah satu alasan Dispersip Kalsel mengundangnya untuk mengisi acara Jumpa Penulis di aula Dispersip Kalsel, Kamis (24/10).

“Selain karena dua penghargaan tersebut, J.S Khairen ini juga salah satu penulis muda yang terkenal di kalangan remaja di Kalsel, sehingga kamipun mengundangnya,” katanya.

Adethia berharap kedatangan J.S Khairen ini bisa membantu Dispersip Kalsel untuk menumbuhkan rasa cinta kepada buku dan perpustakaan sehingga semakin banyak generasi muda yang berkunjung ke perpustakaan.

“Melalui kegiatan ini kita ingin mengajak generasi muda di Kalsel untuk rajin membaca minimal dalam satu bulan ada dua buku yang dibaca satu buku fiksi dan satu buku non fiksi,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Penulis Buku “Dompet Ayah Sepatu Ibu”, J.S Khairen. Ia menyebutkan dengan rajin membaca buku, para generasi muda tersebut telah menanamkan banyak pengetahuan untuk dirinya.

“Untuk di Kalsel sendiri menurut saya sudah sangat bagus, buktinya hari ini banyak generasi muda yang datang pada kegiatan ini,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, J.S Khairen juga turut mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh para komunitas baca di Kalsel yang telah menyediakan buku bacaan secara gratis di tempat-tempat publik.

“Mereka bisa mengumpulkan 100 orang ditaman untuk baca buku, ini sangat bagus dan menandakan bahwa minat baca di Kalsel tinggi, hanya saja akses untuk bahan bacaannya yang masih kurang,” terangnya.

J.S Khairen berharap Dispersip Kalsel bisa terus konsisten mengadakan kegiatan serupa, sehingga minat baca dan literasi masyatakat Kalsel terus meningkat.

Pada kegiatan Meet Ans Greet ini, pada peserta berkesempatan mendapatkan tandatangan langsung yang dibubuhkan pada buku karya JS Khairen yang mereka punya. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dorong Peningkatan SDM Melalui Pelatihan Kejuruan di BLK

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai pelatihan kejuruan yang dilaksanakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan kembali menyelenggarakan Pelatihan Tahap 5 yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2024.

Kepala BLK Provinsi Kalimantan Selatan, Sayyid M. Yusfiansyah Al Azhmatkhan, menyebutkan bahwa pelatihan ini menjadi wadah penting bagi masyarakat Kalimantan Selatan untuk meningkatkan daya saing dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Ini merupakan langkah awal Pemprov Kalsel, terutama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dalam meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia di daerah,” ujarnya, Kamis (24/10).

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Diklat, Muhammad Zainal Abidin mengatakan pada pelatihan tahap ini, tersedia empat kejuruan yaitu pengoperasian mesin bubut, teknik las, desain grafis muda dan teknisi audio video yang diikuti oleh 64 peserta.

“Pelatihan dimulai sejak pertengahan Oktober 2024 dan berlangsung selama satu bulan. Para peserta mendapatkan pembelajaran teori dan praktik dari instruktur berpengalaman dan profesional di BLK,” jelasnya.

Zainal juga menambahkan, setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan mengikuti program magang selama dua bulan di perusahaan yang telah bekerja sama dengan BLK.

“Diharapkan para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar keterampilan yang mereka peroleh bisa dimaksimalkan,” tutupnya.

Untuk diketahui, Pelatihan Tahap 5 ini merupakan pelatihan terakhir yang dijadwalkan oleh BLK Provinsi Kalsel tahun ini dengan menggunakan APBN atau APBD. Selanjutnya, pelatihan baru akan dibuka kembali pada tahun 2025 mendatang. (BDR/RDM/RH)

Gelar Debat Publik Perdana, KPU Kalsel Siap Evaluasi Debat Cagub Cawagub Berikutnya

BANJARMASIN – KPU Provinsi Kalimantan Selatan sukses menggelar debat publik perdana, Cagub dan Cawagub Kalsel pada Rabu (23/10) malam di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin. Acara yang berlangsung kurang lebih 150 menit tersebut, langsung menjadi perbincangan di kalangan masyarakat, yang menyaksikan langsung debat melalui kanal YouTube KPU Provinsi, serta sejumlah media televisi lokal dan nasional.

Ketua KPU Kalsel menerima pertanyaan dari para panelis

Debat yang mengangkat tema, Pelayanan Inovatif dan Akselerasi Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Selatan ini, dihadiri langsung sejumlah tamu, termasuk Ketua Komisi II DPR RI, Rifky Nizami Karsayuda, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, serta jajaran komisioner KPU Provinsi dan Bawaslu Provinsi Kalsel.

Ketua KPU Kalsel bersama sejumlah tamu VVIP

Kepada wartawan usai acara, Ketua KPU Provinsi Kalsel, Andi Tenri Sompa mengaku senang, bahwa debat publik perdana ini berlangsung lancar, aman dan tepat waktu.

“Kita juga sudah mengevaluasi sejumlah hal yang nanti akan kita perbaiki pada debat publik kedua mendatang,” ujarnya.

Diantaranya, terkait tata letak kursi pendukung serta tamu undangan, MC serta pertanyaan yang akan diajukan pada debat kedua nanti.

“Terkait waktu menjawab bagi paslon sudah sesuai dengan ketentuan, bahwa paslon tidak perlu menambahkan jawaban meski masih memiliki waktu tersisa,” tambahnya.

Lebih lanjut Andi Tenri Sompa memastikan, debat publik Cagub dan Cawagub Provinsi Kalsel tahun 2024, hanya akan berlangsung dua kali. Yakni pada Rabu (23/10) dan pada Sabtu (23/11) mendatang.

“Sesuai PKPU, debat publik dapat dilakukan maksimal sebanyak 3 kali. Tapi kedua paslon sepakat untuk melaksanakan dua kali saja,” tutupnya.

Debat publik perdana Cagub dan Cawagub Provinsi Kalimantan, menghadirkan kedua paslon, yakni Muhiddin – Hasnuryadi Sulaiman dan Raudatul Jannah – Akhmad Rozanie Himawan, bersama parpol pengusung serta masing – masing pendukungnya. Pada 30 menit pertama, masing – masing paslon menyampaikan visi dan misinya kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan debat berdasarkan pertanyaan yang diundi. (RIW/RDM/RH)

Hasil Pra Rakorprov, KONI Kalsel Sepakat Porprov Dilaksanakan Tahun 2025

BANJARMASIN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Pra Rapat Koordinasi Provinsi (Rakorprov), dan mencapai kesepakatan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel dilaksanakan di tahun 2025 mendatang. Meski sebelumnya adanya rencana pelaksanaan di tahun 2026.

Pra Rakorprov ini dilaksanakan di Gelanggang Remaja Olahraga (GOR) Hasanuddin HM, Rabu (23/10).

Pra Rakorprov ini dipimpin Wakil Ketua Umum Peningkatan Prestasi KONI Kalsel Gusti Perdana Kusuma.

“Pada Pra Rakerprov ini membahas waktu, tempat, cabor yang dipertandingkan pada Porprov Kalsel mendatang,” ungkapnya.

Pada Pra Rakerprov ini, lanjutnya, untuk Pelaksanaan Porprov Kalsel terbanyak diajukan pada Tahun 2025 mendatang, dilaksanakan.

“Sehingga disepakati untuk Porprov Kalsel dilaksanakan di Tahun 2025,” ungkap Gusti Perdana.

Untuk tempat pelaksanaan, tambahnya, hanya satu daerah yang mengajukan diri, yakni Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Kesiapan tersebut, diakui langsung oleh Sekretaris Umum KONI Tala Aries Trisnantri.

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Tala Aries Trisnantri

“KONI Kabupaten Tanah Laut sudah siap melaksanakan kegiatan pelaksanaan Porprov Kalsel,” ucapnya.

Bahkan, lanjut Aries, Pemerintah Kabupaten Tala sudah menganggarkan untuk pelaksanaan Porprov pada Tahun 2025 mendatang.

“Selain sudah siap anggaran, begitu juga untuk kesiapan tempat pertandingan,” ucap Aries.

Dukungan terhadap pelaksanaan Porprov di Tahun 2024 juga disampaikan Plh Ketua KONI Kotabaru Zulkipli AR.

Plh Ketua KONI Kotabaru Zulkipli AR

Menurutnya, Pemerintah Kotabaru telah menganggarkan untuk keikutsertaan pada pelaksanaan Porprov Kalsel di Tahun 2025 tersebut.

“Sehingga kami mendukung pelaksanaan Porprov Kalsel dilaksanakan di Tahun 2025 mendatang,” ucapnya.

Apabila diundur pelaksanaan di tahun 2026 pihaknya menolak rencana tersebut. Karena sudah dianggarkan di tahun 2025 tersebut. (SRI/RDM/RH)

DPRD Provinsi Kalsel Berharap Mutu Pendidikan di Kalsel Semakin Meningkat

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan agar mutu pendidikan di Kalsel semakin meningkat di tahun 2025.

Harapan itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, usai memimpin rapat kerja Komisi IV DPRD Kalsel bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Rabu (23/10), dengan agenda pembahasan program kerja tahun 2025.

“Singkatnya kami ingin mengetahui apakah program-program prioritas yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, termasuk juga anggarannya, kita tentunya ingin melihat apakah sudah pas atau belum,” katanya.

Dari rapat kerja tersebut, Jihan juga menemukan sebuah fakta bahwa posisi Angka Harapan Lama Sekolah (AHLS) dan Angka Rata-Rata Lama Sekolah (ARLS) tahun 2023 Kalsel di regional Kalsel sangat memprihatinkan. Untuk itu, ia berharap agar hal tersebut mendapatkan perhatian serius dari Pemprov Kalsel.

“AHLS kita di Regional Kalsel berada di posisi 3 dengan angka 12,86, sedangkan ARLS berada di posisi empat dengan angka 8,55. Tentu kita berharap ke depannya hal-hal semacam ini harus mendapatkan perhatian,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Lewat Rombong Barakah, Bank Kalsel Buka Jalan Sukses Bagi UMKM Pra Sejahtera

BANJARMASIN – Bank Kalsel terus menunjukkan komitmen nya mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kalimantan Selatan. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel, kembali menyerahkan bantuan berupa 3 (tiga) Rombong Barakah kepada pelaku UMKM di wilayah Banjarmasin.

Bantuan ini diserahkan langsung Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin secara bergantian kepada 3 (tiga) penerima Rombong Barakah. Yaitu Wahyu Pazeri (Usaha Minuman Es), Andi Chandra (Usaha Onde – Onde), Normawati (Usaha Minuman Capcin). Adapun acara penyerahan berlangsung di Basement Kantor Pusat Bank Kalsel pada Senin (21/10) . Penyerahan bantuan didampingi Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi dan Kepala Cabang Utama Banjarmasin, Suriadi, serta Kepala Bagian Corporate Communication and Customer Care, Nindri Yuwani.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan, bahwa pemberian rombong gratis ini didasarkan pada hasil tinjauan lokasi dan tempat tinggal penerima yang termasuk dalam kategori 8 asnaf. Dimana, dana tersebut bersumber dari 2,5 persen gaji pegawai Bank Kalsel yang dipotong setiap bulannya serta donasi masyarakat yang dikumpulkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel.

“Kami berharap kedepannya bantuan Rombong Barakah ini dapat membawa keberkahan bagi para pelaku UMKM di Kalimantan Selatan, sehingga dagangan mereka laris manis dan berdampak untuk meningkatkan perekonomian di Kalimantan Selatan. Dalam hal ini juga, saya mengajak masyarakat Kalimantan Selatan untuk terus mendoakan agar bisnis Bank Kalsel semakin sukses, sehingga kami dapat terus memberikan keberkahan bagi Banua,” ucap Fachrudin.

Sementara itu, perwakilan pelaku UMKM penerima rombong barakah, Normawati yang merupakan penjual minuman, mengucapkan terima kasih kepada Bank Kalsel melalui UPZ Bank Kalsel atas rombong baru yang diterimanya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bank Kalsel melalui UPZ Bank Kalsel atas bantuan Rombong Barakah ini. Sebelumnya, saya hanya berjualan dengan peralatan yang bisa dikatakan tidak layak pakai dan Alhamdulillah dengan adanya rombong baru ini, saya bisa lebih mudah menjajakan produk dan menarik lebih banyak pelanggan. Semoga usaha saya semakin berkembang dan bisa ikut berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus berusaha dan memberikan yang terbaik, serta Bank Kalsel semakin maju dan berjaya,” pungkas Normawati. (ADV-RIW/RDM/RH)

Targetkan Nilai Sangat Baik, BKD Kalsel Terus Tingkatkan Sistem Merit Manajemen ASN

BANJARBARU – Dalam upaya memperkuat pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan terus mengoptimalkan peningkatan penerapan Sistem Merit Manajemen ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel. Sistem ini diterapkan untuk memastikan pengelolaan ASN yang adil berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah melalui Kasubbid Promosi, Ahmad Nur Ardi, menjelaskan bahwa penerapan sistem merit juga bertujuan untuk memberikan keadilan kepada seluruh ASN melalui kebijakan manajemen yang diterapkan secara adil, wajar, dan terukur.

Kasubbid Promosi, BKD Kalsel, Ahmad Nur Ardi saat diwawancara

“Keadilan yang dimaksud yakni penghargaan kepada ASN yang berkinerja baik. Ini juga menjadi dasar rekrutmen ASN yang berkompeten dalam penempatan suatu jabatan serta menjamin jenjang karir dari ASN,” ucap Ardi, Senin (21/10).

Pada tahun 2023, penerapan sistem merit di lingkungan Pemprov Kalsel dinilai cukup baik oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan skor 279 poin. Penilaian tersebut didasarkan pada delapan aspek, yaitu perencanaan kebutuhan, pengadaan ASN, pengembangan karir, mutasi dan promosi, manajemen kinerja, penggajian dan penghargaan, disiplin, pelayanan, serta sistem informasi.

“Tahun ini, kami diminta oleh Bapak Sekda untuk meningkatkan nilai sistem merit minimal hingga 325 poin (ambang bawah) agar bisa meraih kategori sangat baik,” lanjutnya.

BKD Kalsel sudah melakukan berbagai langkah, termasuk pengumpulan dokumen terkait penilaian sistem merit dan perbaikan pada beberapa aspek yang dianggap masih kurang. Salah satu fokus utama adalah aspek pengembangan karir, khususnya penerapan manajemen talenta dan rencana suksesi yang memiliki bobot penilaian cukup besar yakni 30 persen dari aspek lain.

“Kami sudah melakukan kaji tiru ke BKD Provinsi Jawa Barat yang dianggap sebagai salah satu instansi terbaik dalam penerapan manajemen talenta di Indonesia. Diharapkan hasil dari kaji tiru ini menjadi langkah awal dalam mengimplementasikan penerapan manajemen talenta di Pemprov Kalsel,” ungkapnya.

Selain itu, peningkatan juga akan difokuskan pada aspek mutasi dan promosi, serta manajemen kinerja yang masih perlu diperbaiki. Ardi menyebut bahwa upaya perbaikan ini diharapkan bisa membawa perubahan positif bagi penerapan sistem merit di lingkungan Pemprov Kalsel.

“Aspek lainnya, berdasarkan penilaian tahun lalu, Alhamdulillah sudah maksimal,” tambah Ardi.

Sementara itu, BKD Kalsel masih menunggu pengumuman terkait penilaian sistem merit Tahun 2024, sembari terus mempersiapkan segala dokumen pendukung mengingat Perubahan regulasi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Perpres Nomor 91 Tahun 2024, Perpres Nomor 92 Tahun 2024, dan Surat Edaran Menpan RB Nomor 4 Tahun 2024 terkait mengalihkan tugas dan fungsi KASN ke Kementerian PAN-RB dan BKN. Dengan demikian, penilaian sistem merit tahun ini kemungkinan besar akan dilakukan oleh BKN, bukan lagi oleh KASN.

“Kami sudah menyiapkan dokumen penilaian sistem merit dan tetap optimis bahwa nilai penilaian tahun ini bisa meningkat dari tahun sebelumnya, semoga bisa mencapai kategori sangat baik,” tutup Ardi. (BDR/RDM/RH)

Exit mobile version