Vaksinasi Bergerak Sasar Pelajar Siswa SMA/SMK di Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalsel terus melakukan Vaksinasi Bergerak dengan menyasar pelajar SMA/SMK di Banjarmasin pada Kamis (14/4).

Kali ini Vaksinasi Bergerak yang digelar di SMAN 1 Banjarmasin dan bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) RI ini pun, antusias diikuti pelajar untuk dapat divaksin dosis kedua  ataupun vaksin lanjutan booster.

Gubernur Kalsel, H.Sahbirin Noor yang didampingi Kepala BIN Daerah Kalsel Brigjen Pol. Dr Heri Armanto S, SH,  Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Kepala Dinas Pendidikan Kalsel Muhammadun serta Kepala Biro Adpim Setdaprov Kalsel Berkatullah, meninjau langsung kegiatan vaksinasi yang tak hanya diikuti siswa SMA Negeri 1 Banjarmasin, SMA Negeri 2 Banjarmasin, dan  SMK Negeri 1  Banjarmasin, namun juga diikuti para guru dan karyawan sekolah, serta orangtua siswa dan masyarakat umum.

Tentu saja, kehadiran Gubernur Kalsel menjadi penyemangat pelajar maupun masyarakat umum yang antri akan divaksin.

Gubernur dalam sambutannya mengingatkan, aktivitas masyarakat saat ini masih dalam bayang-bayang pandemi COVID-19, sehingga harus terikat dengan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Paman Birin, sapaan Sahbirin Noor mengatakan, karena kondisi inilah, vaksinasi menjadi salah satu cara untuk mendapat kekebalan tubuh yang pada gilirannya tercipta kekebalan komunitas.

“Saya ucapkan terima kasih atas peran dunia pendidikan dan BIN di bulan Ramadan dalam upaya vaksinasi untuk mencegah COVID-19”, ujar Paman Birin seraya berharap aktivitas belajar mengajar di sekolah kembali normal seperti biasanya.

Sementara itu, Kepala BIN Daerah Provinsi Kalsel Brigjen Pol Dr Heri Armanto S, SH, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalsel  yang meninjau langsung vaksinasi.

Disebutkan Heri, jumlah peserta vaksinasi yaitu siswa, guru dan orangtua siswa serta masyarakat umum mencapai tercatat 500 orang lebih.

“Tugas BIN tidak saja yang bersifat tertutup, tapi turut dalam program vaksinasi karena juga bagian tugas yang dilakukan dengan bersinergi bersama unsur pemerintah, akademisi, komunitas, pengusaha dan media massa,” katanya.

Kegiiatan Vaksinasi Bergerak merupakan salah satu upaya pemerintah Provinsi Kalsel dalam meningkatkan angka vaksinasi di Kalsel dan para peserta vaksin juga mendapat paket bingkisan. (Biroadpim-RIW/RH)

Kejar Target Vaksin Pelajar, Legislatif Sarankan Pemko Banjarmasin Manfaatkan Momen Libur Sekolah

BANJARMASIN – Kalangan legislatif menyarankan, agar momen Ramadhan dan diliburkannya sekolah, dimanfaatkan pemko Banjarmasin untuk menggenjot capaian vaksinasi dikalangan pelajar usia 6-11 tahun.

Saran itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Tugiatno, kepada wartawan pada Kamis (14/4). Menurutnya, para orangtua dapat memanfaatkan momen jni, untuk membawa anaknya bervaksin. Baik di puskesmas terdekat, atau digelaran vaksin massal. Sehingga target vaksinasi 90 persen dikalangan pelajar dapat tercapai.

“Kita minta masa libur sekolah giat vaksin, dan kalau sudah pertama lanjutkan kedua,” pintanya

Tugiatno meyakinkan bahwa vaksinasi tidak berbahaya, namun justru menambah imun dan memutus mata rantai penularan virus Corona. Ia juga meminta masyarakat, tidak termakan hoax, bahwa efek samping vaksin COVID-19 menyebabkan sakit, hingga meninggal dunia

“Kalau ada komorbid, tentu jangan dipaksa untuk divaksin,” ungkapnya.

Lebih lanjut Tugiatno berharap, protokol kesehatan terutama 3 M, dari wajib memakai masker, membiasakan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan menghindari mobilisasi, terus digencarkan, supaya jangan ada yang lengah lagi di masyarakat.

“Meski angka kasus mulai melandai, prokes jangan kendor, sehingga menyambut hari suci dengan penuh suka cita,” tutup Tugit. (NHF/RIW/RH)

Perdana Digelar, Warga Sungai Andai Serbu Pasar Murah Minyak Goreng Curah

BANJARMASIN – Penjualan minyak goreng bersubsidi di Kota Banjarmasin, digelar pertama kali pada kegiatan Pasar Murah Ramadhan di Kelurahan Sungai Andai. Minyak goreng curah yang dijual sebanyak dua ribu liter.

Minyak goreng curah dijual di Pasar Murah Ramadhan di Kelurahan Sungai Andai

Lurah Sungai Andai Ahmad Dedi Fernadi mengatakan, Pasar Murah Ramadhan di Kelurahan Sungai Andai ini, khusus menjual minyak goreng curah, minyak goreng kemasan, serta gula.

“Khusus penjualan minyak goreng curah, adalah yang pertama kali digelar di Pasar Murah Ramadhan, yakni di Sungai Andal ini,” ungkap Ahmad Dedi.

Menurut Ahmad Dedi, tujuan digelarnya Pasar Murah Ramadhan minyak curah ini, dalam rangka membantu warga Sungai Andai mendapatkan minyak goreng dengan harga murah.

Harga minyak goreng curah yang dijual di pasar Ramadhan, adalah 14 ribu rupiah per liter. Setiap kepala keluarga, hanya mendapatkan jatah sebanyak 5 liter.

Sementara itu, Kepala Bidang Penguatan perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin Rakhman Norrahim mengatakan, Dinas Perdagangan kota Banjarmasin, berencana menggelar pasar murah Ramadhan khusus minyak goreng curah secara berkelanjutan.

“Pasar Murah Ramadhan minyak goreng curah di Kelurahan Sungai Andai, ternyata disambut antusias oleh warga setempat,” ucapnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan menggelar kegiatan serupa di lokasi lain, agar harga murah minyak goreng curah ini / juga dapat dirasakan warga kelurahan lain.

“Dalam waktu dekat, Pasar Murah Ramadhan minyak goreng curah akan dilaksanakan di Kelurahan Pemurus Baru, dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar 14 ribu rupiah per liter,” ujar Rakhman. (SRI/RIW/RH)

Bank Kalsel Luncurkan Program Bakat, Berkomitmen Bekali Insan Banua Menjadi Tenaga Kerja Profesional

BANJARMASIN – Semakin meningkatnya kompleksitas usaha, kompetitifnya persaingan, serta peran digitalisasi yang kian berkembang, menuntut setiap perusahaan untuk mampu mengemas dan membentengi dirinya dengan kualitas yang mumpuni. Hal ini mengacu pada penguatan prinsip dan perencanaan bisnis perusahaan, membentuk struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan perusahaan, optimalisasi sumber daya manusia, business process yang sesuai dengan orientasi customer, mendukung peningkatan brand awareness serta menjaga reputasi perusahaan.

Bank Kalsel sebagai entitas bisnis daerah, menyadari sepenuhnya bahwa teknologi informasi
memegang peranan penting dalam menjaga resiliensi perusahaan untuk mampu beradaptasi
dengan kemajuan zaman. Atas hal ini, Bank Kalsel mereformasi core banking systemnya pada
11 November 2021, yang mana hal ini menjadi titik awal dari Transformasi Digital Bank
Kalsel, dalam rangka menuju Digital Banking.

Seiring hal tersebut, I G.K. Prasetya selaku Direktur Kepatuhan yang membawahi sektor Human
Capital Bank Kalsel menegaskan, peran Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai salah satu penopang
keberhasilan bisnis, sangat penting untuk dimiliki, yang selanjutnya harus dijaga, baik dari
kompetensinya, kesejahteraannya, maupun pengembangan karirnya.

“Bank Kalsel meyakini sepenuhnya, SDM merupakan modal yang sangat vital dalam menunjang
pertumbuhan dan kesuksesan perusahaan secara berkesinambungan. Oleh sebab itu, proses
rekrutmen harus direncanakan, diimplementasikan, dan dievaluasi secara cermat sesuai dengan
kebutuhan perusahaan” terang Prasetya.

Kesadaran akan pentingnya peran SDM tersebut, Bank Kalsel meluncurkan program BAKAT, akronim dari Bank Kalsel Talenta. BAKAT merupakan program pemagangan yang
difasilitasi Bank Kalsel dalam rangka meningkatkan kualitas SDM agar memiliki keterampilan
dan pengalaman di bidang perbankan.

“BAKAT membekali keterampilan dan memberikan pengalaman bagi para pencari kerja dalam
persiapan memasuki dunia kerja, serta upaya untuk membantu meningkatkan kualitas SDM yang
kompeten di bidang perbankan” urai Prasetya.

Untuk kesempatan pertama ini, BAKAT membuka lowongan untuk posisi Teller dengan kualifikasi
usia minimal 18 tahun dan maksimal 24 tahun, terhitung sejak pendaftaran lamaran dimasukkan. Pendidikan yang disyaratkan minimal SMA dengan rata-rata nilai minimal 7.00, jenjang pendidikan
Diploma Satu sampai Strata Satu dengan Indeks Penilaian Kumulatif (IPK) minimal 2.50. Untuk
tinggi badan, bagi Pria minimal 160 cm sedangkan Wanita minimal 155 cm. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani program BAKAT.

“Tentunya para pelamar harus dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani, tidak pernah
terlibat narkoba atau pelanggaran hukum lainnya, berpenampilan menarik dan memiliki
kemampuan komunikasi yang baik. Tidak kalah penting, bersedia ditempatkan di Kantor Cabang
Bank Kalsel yang ditetapkan” tambah Prasetya.

Pendaftaran dibuka secara online dengan periode perekrutan sejak 14 – 17 April 2022, melalui website www.bankkalsel.co.id pada menu Karier.

Adapun proses seleksi yang dilakukan
tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun. Atas hal ini, kepada masyarakat agar berhati-hati atas
adanya modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Kalsel terkait proses rekrutmen. Bank
Kalsel akan melakukan tindakan tegas kepada pihak-pihak yang menggunakan nama Bank Kalsel
untuk tujuan melanggar hukum dan merugikan orang lain.

Para pelamar yang berhasil menempuh semua proses seleksi BAKAT, nantinya akan memeroleh
fasilitas yang menarik. Sebut saja seperti diberikannya uang saku, bantuan pendidikan bagi peserta
yang masih menjalani pendidikan, dikutsertakan dalam pelatihan-pelatihan, memperoleh sertifikat, serta benefit menarik lainnya. Selain itu juga, berkesempatan untuk menjadi bagian dari Insan
Bank Kalsel, dengan catatan yang bersangkutan mampu menunjukkan kinerja terbaiknya
selama menjadi peserta BAKAT.

“Program BAKAT merupakan program yang positif untuk diikuti, mengingat besarnya manfaat dan
benefit yang nantinya diterima selama mengikuti program. Dengan ini, saya mengajak seluruh
Insan Banua untuk segera bergabung bersama Bank Kalsel dalam program BAKAT. Mari raih
pengalaman kerja dan dapatkan kesempatan untuk meningkatkan wawasan, skill dan kompetensi,
sebagai bekal menjadi tenaga kerja yang profesional di Bank Kalsel” pungkas Prasetya. (Adv-RIW/RH)

Terima Audiensi, DPRD Kalsel Dukung Program RSJ Sambang Lihum Terkait Kesehatan Jiwa

BANJARMASIN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Syaripuddin, menyambut hangat kunjungan perwakilan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum di Ruang Rapat Gatriwara Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel, pada Rabu (13/4).

Audiensi yang dilakukan Perwakilan BLUD RSJ Sambang Lihum tersebut, bertujuan meminta dukungan dari DPRD Provinsi Kalsel dalam mewujudkan program RSJ Sambang Lihum terkait kesehatan jiwa, yang secara umum bertujuan untuk menjamin setiap orang dapat hidup sejahtera lahir dan batin, serta memperoleh pelayanan kesehatan dengan penyelenggaraan pembangunan kesehatan.

Dalam hal ini, Politisi PDI-P yang kerap disapa Bang Dhin itu berpendapat, bahwa untuk mencapai tujuan tersebut, perlu dilakukan berbagai upaya kesehatan jiwa dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.

“Dibutuhkan kerja sama lintas sektor, terutama juga Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Koperasi serta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), untuk memberikan pelatihan kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), agar mereka bisa kembali ke keluarganya atau masyarakat sehingga hidupnya bisa bermanfaat,” jelasnya.

Dengan adanya audiensi ini, Bang Dhin mendukung apa yang menjadi inovasi dari RSJ Sambang Lihum, dan ini juga akan menjadi perhatian DPRD Kalsel bersama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. (NRH/RIW/RH)

Seleksi PKN Tingkat II, Polda Kalsel Gelar Verifikasi 13 Komponen Individu

BANJARMASIN – Wakapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si. memimpin pelaksanaan kegiatan Verifikasi Penilaian 13 Komponen Individu Peserta Seleksi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II TA 2022, pada Rabu (13/4).

Berlangsung di Ruang Kerja Wakapolda Kalsel, kegiatan tersebut turut dihadiri Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol M. Arif Sugiarto, S.I.K., M.P.P., dan Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Djaka Suprihanta, S.H, M.Hum.

Wakapolda menerangkan, bahwa pelaksanaan proses Seleksi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) ini, telah menggunakan sistem penilaian 13 komponen individu setiap peserta.

Dimana Penilaian 13 komponen individu menjadi Indikator dan fokus utama yang digunakan, dengan harapan 13 komponen ini dapat diaplikasikan dan memberikan sumbangan pikiran yang bersifat konstektual strategis, dalam menciptakan Polri yang unggul melalui penilaian kompetensi setiap personel secara transparan dan akuntabel.

Ia berharap, dengan penjaringan yang selektif ini dapat menghasilkan pemimpi kompeten dan dapat diandalkan masyarakat serta kesatuan.

“Saya juga berharap kepada seluruh Panitia dan Peserta agar tetap mematuhi protokol kesehatan selama pelaksanaan seleksi guna menekan angka penyebaran COVID-19 di Kalimantan Selatan,” ucap Wakapolda Kalsel. (Bidhumaspoldakalsel-RIW/RH)

Targetkan Selesai Akhir Tahun 2022, Kapolda Kalsel Tinjau Progress Pembangunan Gedung Mako Baru

BANJARBARU – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum., melakukan peninjauan perkembangan lokasi pembangunan Gedung baru Markas Komando (Mako) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Rabu (13/4) siang.

Peninjauan Mako baru yang berlokasi di Komplek Perkantoran Pemprov Kalsel Kota Banjarbaru tersebut bertujuan untuk mengetahui proses pembangunan yang telah dilakukan selama ini.

Pada saat melakukan peninjauan Kapolda Kalsel didampingi Ketua DPRD Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsuddin Noor serta Karo Log Polda Kalsel.

Kapolda, secara langsung juga melakukan pengecekan Progress perkembangan Gedung baru Mako Polda Kalsel yang sedang dalam proses pengerjaan.

“Dikarenakan proses pembangunan Mako baru tersebut terkendala Refocusing penghematan keuangan negara di tahun 2021, maka pengerjaannya baru dilakukan pada tahun 2022 ini dan diharapkan selesai di akhir tahun 2022”, tutup Kapolda. (Bidhumaspoldakalsel-RIW/RH)

Dalam Sehari, Misi Dagang dan Investasi Jatim-Kalsel Bukukan Transaksi Rp131 Miliar

BANJARMASIN – Misi dagang dan investasi Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Kalimantan Selatan mencatatkan transaksi hingga Rp131 miliar, dalam satu hari kegiatan yang digelar disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin, pada Rabu (13/4). Sedangkan dalam jangka panjang, ditargetkan transaksi dapat mencapai sekitar Rp54 trilyun.

Gubernur Jatim (kiri) dan Sekdaprov Kalsel menandatangani perjanjian kerjasama perdagangan dan investasi

Misi Dagang dan Investasi ini, merupakan agenda kerjasama rutin antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Hal ini sesuai pula dengan instruksi Presiden, Joko Widodo.

Foto bersama usai penandatanganan MoU antar SKPD Jatim dan Kalsel

Kerjasama ini, ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian, oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dengan Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar.

Usai acara, kepada wartawan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Indonesia mempunyai market yang sangat besar pada sektor apapun termasuk di Kalimantan Selatan.

“Kerjasama ini bisa mempertemukan antara industri dengan sumber bahan baku subtitusi hingga bisa mengurangi impor bahan baku untuk kebutuhan produk dalam negeri”, ujarnya.

Lebih rinci Khofifah mengatakan, perjanjian kerjasama antar SKPD yang juga dilakukan pada hari yang sama, lebih ditekankan pada alih inovasi. Contohnya antar Dinas Perindustrian kedua provinsi, terkait alih inovasi One Pesantren One Prodouct, yang sudah dijalankan di provinsi Jawa Timur sejak dirinya resmi dilantik. Untuk di wilayah provinsi Kalimantan Selatan, rencananya inovasi ini akan diluncurkan pada Agustus 2022.

“Saya berharap, penandatanganan perjanjian kerjasama ini, dapat mempercepat akselerasi pemulihan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi kedua belah pihak”, tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar mengatakan, kerjasama dengan provinsi Jawa Timur ini, telah terjalin sejak lama, khususnya pada sektor perdagangan.

“Kedekatan wilayah inilah yang menjadikan konektivitas Jatim dan Kalsel cukup potensial dalam menunjang pembangunan ekonomi kedua wilayah”, jelasnya kepada wartawan.

Roy mengatakan, bagi provinsi Kalimantan Selatan, provinsi Jawa Timur memiliki kontribusi besar, sebagai tiga provinsi terbesar dalam penjualan dan pembelian komoditas Kalsel.

Berdasarkan data BPS, penjualan komoditas ke Jawa Timur tahun 2021 mencapai Rp6,4 triliun, sedangkan pembelian dari provinsi Jawa Timur sebesar Rp 5,2 triliun.

“Alhamdulillah berdasarkan laporan yang kami terima, hingga jam 6 sore, transaksi dalam satu hari saja mencapai Rp131 miliar,” katanya.

Sekdaprov berharap, melalui kerjasama ini, ekonomi Kalimantan Selatan dapat bangkit dari keterpurukan, akibat pandemi COVID-19. (RIW/RH)

Berani Buka Warung Sakadup di Pasar Batuah, Siap – Siap Kena Sanksi Denda dan Penutupan Paksa

BANJAR – Larangan berjualan makanan dan minuman di lingkungan Pasar Batuah, Martapura, pada pagi dan siang hari, secara tegas diberlakukan. Bahkan, warung sakadup jadi pantauan utama Perumda Pasar Bauntung Batuah bersama penegak perda.

Dirut Perumda Pasar Bautung Batuah, Rusdiansyah, mengatakan, pihaknya bersama Satpol PP akan terus melakukan pengawasan, agar warung sakadup tak seenaknya beraktivitas di lingkungan pasar yang dikelolanya.

“Larangan ini jelas tertuang dalam Perda Ramadan yang dikeluarkan oleh Pemkab Banjar dan sebelumnya kami juga sudah melakukan sosialisasi ke para pedagang di lokasi Pasar Batuah ini,” ungkapnya, kepada Abdi Persada FM, Kamis (14/4) siang.

Tak ketinggalan, sejumlah titik lokasi Pasar Batuah, Martapura, yang berpusat di Kabupaten Banjar ini, tidak luput dari pantauan aparat Satuan Polisi Pamong Praja.

“Artinya di bulan Ramadan tidak ada aktivitas melayani makan dan minum pada siang hari yang dimaksud membatalkan puasa,” tegasnya lagi.

Merujuk perda Ramadan, apabila kedapatan berjualan atau melayani makan dan minum di lingkungan pasar pada siang hari, maka pihak pengelola dan Satpol PP tidak segan mendapuk sanksi tegas kepada pedagang tersebut.

 “Pemberlakuannya nanti berupa denda atau penutupan secara paksa dari aparat, apabila masih melakukan pelanggaran yang sama,” tegas Dirut Perumda PBB, Rusdiansyah.

Saat ditanya apakah sudah pernah menemukan warung sakadup di lokasi pasar yang dikelolanya itu, dirinya pun secara tegas menjawab, hingga kini belum mendapati.

“Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada,” pungkasnya. (RHS/RIW/RH)

Museum Wasaka Lakukan Konservasi Benda Koleksi Peninggalan Bersejarah

BANJARMASIN – Demi merawat dan menjaga keutuhan seluruh benda peninggalan bersejarah di Museum Perjuangan Rakyat Kalimantan Selatan, Bidang Kebudayaan melalui Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, melakukan konservasi, di halaman Museum Wasaka, yang berlokasi Jalan Kampung Kenanga Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara.

Kabid Kebudayaan, Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, meninjau konservasi

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Raudati Hildayati, setelah melihat kegiatan konservasi pada Rabu (13/4) kepada wartawan menjelaskan, pelaksanaan konservasi dimulai selama empat hari 11 – 14 April 2022. Ada dua tim khusus merawat benda koleksi, dibantu dari beberapa pegawai Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, untuk menyusun di seluruh lemari tersebut.

Kepala Bidang Kebudayaan, Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati

“Satu tim terdiri 5 orang, yang bertugas masing-masing berbeda dari merawat benda koleksi seperti pedang, keris, dan tim lain merawat perabotan seperti kursi, senjata, lencana, dan alat elektronik pada zaman dulu,” ucapnya

Disampaikan Raudati, dalam konservasi ini ada sebanyak 260 buah koleksi baik di museum maupun di dalam gudang, dengan menggunakan dana dari APBN. Ia berharap tingkat kunjungan ke Museum Wasaka dapat semakin meningkat, apalagi direncanakan pada bulan Mei mendatang, akan digelar belajar bersama di Museum, dalam rangka memperingati hari Museum Internasional yang jatuh pada tanggal 18 Mei.

“Dengan belajar bersama di Museum, tentu akan meningkatkan pengetahuan para pelajar khususnya, tentang sejarah perjuangan di Kalsel,” tutup Helda (sapaan akrabnya). (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version