Dukung SPBE di Banua, Dispersip Kalsel Gelar Sosialisasi dan Bimtek Pemantapan Aplikasi SRIKANDI

BANJARBARU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan (Dispersip Kalsel) menggelar sosialisasi kebijakan penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) serta Bimtek pemantapan operator SRIKANDI SKPD di lingkup Pemprov Kalsel.

Suasana sosialisasi dan bimtek pemantapan aplikasi SRIKANDI di salah satu hotel berbintang kota Banjarbaru

Kegiatan berpusat di salah satu hotel kota Banjarbaru, pada 21 hingga 22 November 2022, dengan diikuti oleh kurang lebih 200 ASN lingkup Pemprov Kalsel.

Foto bersama jajaran Dispersip Kalsel serta narasumber, bersama ratusan ASN Pemprov Kalsel yang menjadi peserta sosialisasi dan bimtek aplikasi SRIKANDI

Dalam sambutannya, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan, aplikasi SRIKANDI mampu merekam setiap informasi, baik yang terekam secara analog maupun digital. Sehingga menurutnya, pemantapan aplikasi ini perlu dilakukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan transparan.

“Acara sosialisasi dan bimtek ini penting agar seluruh SKPD di Pemprov Kalsel, mulai dari pejabat hingga staf mampu menherti dan memahami aplikasi SRIKANDI, serta agar sesegera mungkin untuk mengimplementasikan dan memanfaatkannya,” ucapnya.

Aplikasi SRIKANDI sendiri telah diluncurkan menjadi aplikasi umum bidang kearsipan pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Nurliani menyebut, dalam aplikasi ini setiap informasi berbasis analog dan digital akan terekam dengan baik, sehingga dapat menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa.

Apalagi diakunya, dengan kemajuan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang kearsipan oleh lembaga negara dan pemerintah daerah, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan arsip dinamis merupakan suatu keharusan.

“Keberadaan SRIKANDI adalah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan transparan melalui pengelolaan arsip yang autentik dan terpercaya,” terangnya.

Sementara itu selaku narasumber, Direktur Kearsipan Wilayah I ANRI, Rudi Anton menyebut pada kegiatan ini dirinya terlebih dahulu ingin menyamakan persepsi tentang pentingnya arsip, baik dalam konteks kearsipan, alat bukti hukum, serta sebagai memori kolektif Kalsel.

“Karena kalau tidak satu pemahaman dengan peserta, maka akan sulit (bagi peserta) untuk mengelola arsip kedepannya, jadi itu yang saya ingin utamakan,” ungkapnya.

Rudi mengaku, dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 95 tahun 2018 tentang SPBE, mewajibkan seluruh lembaga pemerintah pusat maupun daerah harus segera mengimplementasikannya, termasuk dalam bidang kearsipan yang nantinya akan terkoneksi mulai dari Istana Negara hingga ke tingkat Kabupaten/Kota di Indonesia.

“Suka tidak suka kita harus mengikuti Perpres tersebut. Bahkan aplikasi ini juga harus dikuasai dan dipahami pula oleh seluruh pejabat. Mulai dari Gubernur hingga pejabat terendah di Kalsel, karena seluruh disposisi atau perintah itu semua bisa dilakukan melalui aplikasi ini,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

24 ASN Pemprov Terima Logam Mulia Dari Bank Kalsel

BANJARBARU – Sebanyak 24 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mendapatkan undian hadiah logam mulia emas dari Bank Kalsel.

Puluhan ASN tersebut merupakan nasabah pemegang Simpanan Pembangunan Daerah (Simpeda) Kartu Pegawai Elektronik (KPE) Bank Kalsel.

Penyerahan hadiah secara simbolis dilakukan oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya, didampingi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang diwakili Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Syaiful Azhari, usai pelaksanaan apel di halaman Kantor Gubernur, Banjarbaru, Senin (21/11).

Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Kalsel, Syaiful Azhari saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel

Dalam sambutan tertulisnya, Sahbirin berharap momen ini dapag memperkuat sinergitas dan kerjasama antar Bank Kalsel dengan ASN serta jajaran Pemprov Kalsel.

“Sehingga Bank Kalsel dapat terus eksis dan berinovasi, sehingga bisa semakin maju dan kuat, serta dapat kompetitif dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional,” ujarnya.

Disamping itu menurutnya, yang terpenting adalah Bank Kalsel harus terus setia melayani nasabah setia yang sebagian besar merupakan ASN.

“Jangan puas dengan apa yang telah dilakukan selama ini, terlebih di masa sekarang, dimana teknologi terus dikembangkan,” pesannya.

Tak lupa Gubernur memberikan selamat kepada ASN yang telah beruntung mendapatkan undian. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Bank Kalsel yang telah memberikan apresiasi kepada nasabah setianya.

“Semoga apa yang didapatkan dapat memberikan manfaat, saya harap kegiatan ini dapat terus berlanjut,” harapnya.

Untuk diketahui, tabungan Simpeda sudah eksis sejak 30 tahun yang lalu dan merupakan salah satu produk pemersatu Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia, di samping produk-produk dan layanan perbankan Bank Kalsel lainnya.

Pada undian Simpeda KPE kali ini, Bank Kalsel memberikan logam mulia seberat 10 gram kepada masing-masing 7 ASN, serta masing-masing 5 gram logam mulia kepada 17 ASN lainnya. (SYA/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Penyelenggaraan Drag Bike Yang Tembus 460 Peserta

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel memberi apresiasi terhadap pelaksanaan kejuaraan Drag Bike yang memperebutkan piala Gubernur, Paman Birin pada laga final, Minggu (20/11). Tak tanggung-tanggung, lebih dari 460 peserta dari luar dan dalam daerah berhasil unjuk kemampuannya beradu kecepatan di aspal hitam perkantoran pemprov tersebut.

Peserta drag bike melakukan penghitungan klasifikasi kelas sebelum bertanding

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor diwakili Asisten bidang Ekonomi dan Pemerintahan Setdaprov, Syaiful Azhari, menilai, pelaksanaan ini mampu memberikan atmosfer yang baik bagi pecintanya. Termasuk, mewadahi hobi mereka yang pada awalnya dianggap berbau negatif, kini telah menjadi penyelengaraan bergensi.

“Yang jelas kami sangat mengapresiasi penuh atas penyelenggaraan tersebut. Serta juga memberikan wadah kepada mereka ini merupakan suatu motivasi lebih bagi mereka untuk menyalurkan hobi sekaligus mengejar sebagai juara,” ujarnya kepada awak media, usai membuka secara resmi laga final kejuaraan Drag Bike yang diselenggarakan mulai dari 19 – 20 November 2022.

Terlebih, ia berharap, peserta harus tetap menjunjung tinggi sportivitas berlaga. Apalagi, agar bisa meraih prestasi setidaknya diiringi ikhtiar dan doa.

“Tentunya, ini menjadi kebangaan kita semua, karena tak hanya Kalsel hingga empat provinsi lainnya. Tetapi, juga ada dari luar daerah,” ucapnya.

Dihadapan para pecinta motor klub pengasah aspal hitam itu, ada harapan besar yang diinginkan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel atas terselenggaranya kejuaraan Drag Bike Bergerak 2022.

“Mudah-mudahan dengan adanya tempat kejuaraan ini tidak ada lagi balapan liar. Ini yang menjadi harapan besar kami,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel, Firdaus, membeberkan, penyelenggaraan yang memperebutkan piala Paman Birin diketahui tak hanya diikuti regional Kalimantan saja, melainkan ternyata luar daerah sepeti Jawa, juga turut berpartisipasi dalam laga Drag Bike.

“Kami apresiasi dengan adanya dukungan dari Gubernur. Kegiatan ini tak hanya menarik minat dari peserta dari Kalimantan, tetapi, dari luar daerah termasuk dari Klaten. Adanya kejuaraan ini, tentu patut kita apresiasi,” ungkapnya.

Dalam kejuaraan ini, menurutnya, ratusan bikers dari dalam dan luar daerah sebelumnya telah mengikuti seleksi dan tersaring di final. Total keseluruhan Klasifikasi yang ditetapkan panitia dalam penyelenggaraan ada 27 kelas.

“Jadi, untuk penyelenggaraan kejuaraan drag bike dan drag race akan kembali digelar sebagai penutup akhir tahun,” beber Firdaus.

Di lokasi yang sama, Panitia Pelaksana (Panlak) Drag Bike 2022, Juhri, menuturkan, tercatat dari data hasil rekapitulasi keseluruhan peserta berjumlah 460 orang. Angka ini merupakan total partisipasi campuran dari luar dan dalam daerah.

“Karena ada juara umum lokal Kalsel, jadi, untuk peserta di sini masih banyak dari daerah. Tetapi, kami juga memasukkan mereka ke poin open untuk mendapatkan juara umum untuk yang diikuti bikers campuran,” katanya. (RHS/RDM/RH)

Berangkat ke Malang, Kontingen Porwanas PWI Kalsel Dilepas Sandi

BANJARBARU – Atlet PWI Kalsel yang mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) VIII 2022 di Malang, telah berangkat pada Minggu (20/11) pagi.

Keberangkatan mereka dilepas langsung Ketua Kontingen PWI Kalsel, Sandi Fitrian Noor di ruang keberangkatan Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Putra sulung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor ini dengan ramah menyapa seluruh atlet dan memberikan motivasi.

“Selamat bertanding, semoga bisa memberikan yang terbaik,” pesannya.

Menurutnya, keberangkatan para wartawan Kalsel ke Malang, bukan semata mengikuti Porwanas. Tapi juga menjadi ajang promosi wisata di Kalsel.

“Kita punya banyak wisata yang bisa diperkenalkan ke luar daerah. Terutama wisata religi yang menjadi nilai jual Kalsel sebagai daerah religius,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie mengajak para atlet menjunjung tinggi sportivitas selama berlaga di Porwanas.

Karena menurutnya, selain berlomba menjadi yang terbaik, Porwanas merupakan ajang berkumpul dan bersilaturahmi para wartawan.

“Insya Allah nanti peraih medali akan diberi bonus,” ungkapnya.

Porwanas sendiri digelar mulai 21 – 26 November 2022 di Malang Raya, Jawa Timur.

Pada event olahraga empat tahunan ini PWI Kalsel memboyong 120 wartawan. Mereka turun pada cabang olahraga Futsal U40 dan U27, Bulutangkis, Billiar, Tenis Meja, Tenis Lapangan, Bridge, Catur, E-Sport, Atletik, Karya Tulis, dan Fotografi. (PWIKalsel-RIW/RDM/RH)

Gelar Pelatihan, PWI Nilai Profesionalitas Wartawan Sangat Penting

BANJARBARU – Profesionalitas seorang wartawan sangat penting dalam menjalankan tugas sesuai kode etik. Dengan adanya profesionalitas, para wartawan sudah dianggap sebagai pekerja yang berkompeten dibidangnya dalam mencari, mengolah, dan membuat berita.

Hal ini disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel Zainal Helmie, usai menghadiri pelatihan peningkatan wartawan di aula Linggangan, DPRD Kota Banjarbaru. Kamis (17/11) siang.

Zainal menyampaikan, profesionalitas seorang wartawan sangat penting dalam menjalankan tugas sesuai kode etik. Sehingga pelatihan peningkatan kompetensi wartawan sangatlah penting dan bermanfaat. Terutama bagi wartawan dalam melakukan tugasnya.

“Alhamdulillah tidak ada komplain, memang ada sedikit orang mempermasalahkan profesionalitas terkait pemberitaan, seperti salah penyebutan nama, tempat, dan beberapa lainnya,” ungkap Zainal Helmie.

Dilanjutkan Zainal Helmie, pihaknya mengapresiasi para anggota PWI Kota Banjarbaru yang baru dilantik, namun sudah dapat melakukan persiapan uji kompetensi wartawan, melalui kegiatan pelatihan peningkatan wartawan. Sehingga wartawan kota Banjarbaru dan kabupaten Banjar, dapat menjadi profesional dan benar-benar paham, akan tugasnya dalam membuat berita.

“Dengan adanya pelatihan peningkatan wartawan ini, maka profesionalisme dari wartawan yang ada di Kota Banjarbaru dan kabupaten Banjar dapat terus meningkat,” Tutup Zainal Helmie.

Diketahui sebanyak 30 wartawan dari kota Banjarbaru dan kabupaten Banjar, mendapatkan pelatihan peningkatan kompetensi wartawan dengan tujuan peningkatan kemampuan dan profesionalitas dalam kinerja sehari-hari. Pelatihan yang berlangsung pada Kamis – 17 November 2022 tersebut, dibuka Ketua PWI Kota Banjarbaru, Rasyid Ridha. dan menghadirkan Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie sebagai narasumber. (MRF/RIW/RH)

“Gas Bahimat” Kejurnas dan NC Final Round IOF 2022 Resmi Dimulai

BANJAR – Event “Gas Bahimat” Kejuaraan Nasional Indonesia Offroad Federation (Kejurnas IOF) 2022 dan National Championship (NC) Final Round resmi dibuka Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor, di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Jumat (18/11).

Dalam sambutannya Sahbirin menyebut, offroad bukan sekadar olahraga ekstrim saja, melainkan juga aktif dalam beberapa kegiatan sosial seperti gerakan cinta lingkungan. Bahkan diakuinya, dalam kegiatan tertentu banyak komunitas offroad yang turut berperan dalam mempromosikan dan mengembangkan pariwisata di daerah masing-masing.

Di sisi lain lanjut Gubernur, secara psikologi olahraga ini juga sangat baik untuk melatih diri sebagai pejuang untuk mengalahkan setiap rintangan.

“Sebagaimana yang kita ketahui, rute yang dilalui kendaraan offroad adalah jalur sulit yang memerlukan strategi khusus. Untuk itu dibutuhkan ketangkasan, keberanian, kewaspadaan, ketelitian dan juga kesabaran dalam pengendaraannya,” ujarnya.

Menurutnya offroad juga sangat perlu dikembangkan, agar generasi muda yang gemar berolahraga seperti ini mampu menjadi offroader yang berkelas profesional dan bersaing di kancah internasional.

“Maka dari itu saya menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh IOF ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah (Pengda) IOF Kalsel, Haryadi menilai, dengan diikuti pebalap dari seluruh penjuru tanah air, kegiatan ini dapat membantu mendongkrak pariwisata melalui keindahan alam yang disajikan lewat trek yang dilalui.

“Kalsel memiliki banyak tempat yang cocok untuk pecinta offroad. Mulai dari hutan, bukit dan pegunungan eksotik yang belum dijamah. Salah satunya seperti kawasan Kiram yang jadi salah satu lokasi kegiatan ini,” ujarnya.

Event “Gas Bahimat” Kejurnas IOF 2022 dan NC Round Final diselenggarakan mulai 18 hingga 20 November 2022. Selain Kiram, pusat perbelanjaan terbesar di kota Banjarbaru juga dijadikan sebagai lokasi kegiatan.

Dengan seluruh persiapan yang dilakukan oleh panitia dan dukungan penuh dari Pemprov Kalsel tersebut, tentu sangat diapresiasi oleh Ketua Pengurus Pusat IOF, Sam Budigustian.

Bahkan pada seri kejuaraan di tahun-tahun mendatang, Sam mewajibkan tuan rumah menjadikan pusat perbelanjaan sebagai salah satu lokasi untuk kegiatan.

“Di seluruh Indonesia, setiap seri kejuaraan diwajibkan ada prolog trek di sekitar pusat perbelanjaan sebagai daya tarik IOF bagi masyarakat,” imbuhnya. (SYA/RIW/RH)

Pemprov Kalsel Diminta Segera Programkan Rehabilitasi Hutan Mangrove

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan diminta agar segera memprogramkan kegiatan rehabilitasi hutan mangrove. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi kepada wartawan, belum lama tadi.

Wakil rakyat yang akrab dengan sapaan Paman Yani itu khawatir jika tidak segera dilakukan rehabilitasi hutan mangrove atau bakau, bisa berdampak buruk terhadap kawasan permukiman penduduk, terutama yang tinggal di wilayah pesisir seperti Kotabaru, Tanbu, Tanah Laut (Tala), Barito Kuala (Batola) dan Kabupaten Banjar.

“Tapi kalau hutan mangrove itu tidak terjaga atau dibiarkan gundul dikhawatirkan bila terjadi rob (banjir air pasang dalam) bisa menyapu permukiman penduduk,” jelasnya.

Paman Yani menyontohkan, di wilayah Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar, beberapa desa tersapu banjir rob karena keadaan hutan mangrovenya tidak bisa berfungsi sebagai penyangga.

Selain itu, lanjutnya, di Batulicin Tanah Bumbu, air laut sekitar enam kilometer naik ke daratan juga disebabkan hutan mangrove yang minim sehingga tidak mampu membendung arus pasang dalam air laut.

“Oleh karena itu saya minta dalam RAPBD Kalsel 2023 dialokasikan anggaran untuk program rehabilitasi hutan mangrove supaya jangan terlambat atau sampai menimbulkan bencana,” pintanya.

Paman Yani juga meminta rehabilitasi hutan mangrove ini juga secara massif dilakukan pemerintah kabupaten/kota di Kalsel. Bahkan pihak kementerian terkait juga ikut bertanggungjawab terhadap persoalan ini. (NRH/RIW/RH)

Dispar Kalsel Terus Kembangkan Desa Wisata

BANJARMASIN – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, akan terus mengembangkan desa wisata di Banua.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, kepada wartawan baru-baru tadi mengatakan, pihaknya mengapresiasi Desa Wisata Kubah Basirih Kecamatan Banjarmasin Barat, yang sebelumnya berhasil masuk dalam 50 besar Desa Wisata Terbaik di Indonesia, dan kini meraih penghargaan sebagai Juara Harapan 1 Kategori Souvenir pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

“Kami akan berikan di Desa Wisata Kubah Basirih berupa fasilitas pendukung transportasi sungai speed boat sesuai yang mereka usulkan,” ucapnya.

Disampaikan Syarifuddin, pihaknya tetap berkomitmen untuk terus mengembangkan Desa Wisata yang ada di Banua, tidak hanya di Kubah Basirih saja. Selama ini pihaknya juga memberikan bantuan berupa toilet wisata dan tempat sampah untuk menjaga kebersihan di semua destinasi wisata, sesuai usulan dari Pemerintah Kabupaten dan Kota.

“Kalsel ini dinilai memiliki potensi wisata sangat baik, setiap tahun teruslah diperhatikan perbaikan sarana dan prasarananya,” kata mantan Pjs Bupati Kotabaru itu.

Lebih jauh, Syarifuddin menambahkan, selama ini pihaknya terus berupaya mengembangkan pariwisata berbasis Desa Wisata, agar dapat bersaing di tingkat Nasional. Ia berharap pemerintah daerah setempat sebagai pemangku kebijakan dapat memetakan potensi Desa Wisata unggulan untuk dikembangkan, agar dapat mengikuti tahapan persiapan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023 mendatang.

“Pengembangan lebih banyak Desa Wisata berdampak sangat besar, karena dapat semakin meningkatkan kunjungan wisatawan lokal, hingga mancanegara ke Kalsel,” tutup Syarifuddin. (NHF/RIW/RH)

Jembatan Terapung, Ikon Wisata Baru di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini telah melengkapi fasilitas umum Jembatan Terapung, penunjang peningkatan pariwisata susur sungai. Dan, saat ini Walikota Banjarmasin meresmikan Jembatan Terapung Penghubung Siring Maskot Bakantan dengan Kawasan Siring Kampung Ketupat, Jumat (18/11).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina meresmikan Jembatan Terapung

“Saat ini Pemerintah Kota Banjarmasin meresmikan jembatan terapung pertama di Kota Banjarmasin. Sehingga kedepannya dapat dicontoh pada pembangunan lainnya,” ungkap Ibnu.

Pembangunan jembatan terapung ini dalam rangka menunjang pariwisata susur sungai di Kota Banjarmasin.

Peninjauan Jembatan Terapung oleh Walikota Banjarmasin usai diresmikan

Ibnu berharap, kedepannya kawasan siring di Kota Banjarmasin dapat terhubung semuanya, dari Siring Menara Pandang hingga ke kawasan Siring Muara Kelayan.

“Diharapkan seluruh akses dari Siring yang ada di Kota Banjarmasin ini, akan terhubung semuanya,” ucap Ibnu.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjarmasin ini meminta, agar aset fasilitas umum Jembatan Terapung, tidak dicuri atau dirusak.

“Kami meminta agar warga dapat menjaga aset jembatan terapung, begitu juga untuk hasil hasil pembangunan dari Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Ibnu mengatakan, pihaknya melihat kayu Ulin dari Jembatan Terapung tersebut sangat bagus. Oleh karena itu, jangan dicuri atau dirusak.

“Kami melihat kayu Ulin dari Jembatan Terapung ini sangat bagus, hendaknya jangan dicuri atau dirusak,” katanya.

Karena itu, Ibnu mengajak warga untuk menjaga dan merawat secara keseluruhan Jembatan Terapung tersebut.

“Pemerintah Kota Banjarmasin telah memasang CCTV untuk mengawasi aset fasilitas umum tersebut,” ujar Ibnu. (SRI/RIW/RH)

Gencarkan Minat Baca, Dispersip Kalsel Sambangi Sejumlah Sekolah di HSU

HULU SUNGAI UTARA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel terus bergerak menggencarkan promosi minat baca dan literasi kepada masyarakat di Banua.

Dengan membawa pasukan perpustakaan kelilingnya dan ratusan buku bacaan, kali ini jajaran Dispersip Kalsel menyambangi sejumlah sekolahan yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) seperti SD IT dan SMP IT Ihsanul Amal Alabio, Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Al-Ukhuwwah Amuntai, Madrasah Ibtidaiyah Al-Ukhuwwah Amuntai, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 18 HSU, dan Madrasah Tsanawiyah Negeri 8 HSU.

Suasana Antusias Pelajar di HSU dengan kedatangan Mobil Pusling Dispersip Kalsel

Kedatangan perpustakaan keliling Dispersip Kalsel inipun disambut antusias oleh ratusan peserta didik, dan para guru, serta pustakawan dari masing-masing sekolahan.

Kepala Perpustakaan SD IT Ihsanul Amal Alabio, Rahmah dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP IT Ihsanul Amal Alabio, Helda Yanti mengaku senang atas kunjungan perpustakaan keliling Dispersip Kalsel ke sekolah mereka, apalagi ini kunjungan yang pertama ke sekolah mereka.

“Alhamdulillah para murid sangat antusias, banyak sekali buku-buku yang menarik. Kunjungan ini juga mendukung program literasi di sekolahan kami, semoga kunjungan ini bisa dilakukan secara rutin di lain waktu” kata mereka melalui siaran pers Dispersip Kalsel, Jum’at (18/11).

Hal senada juga disampaikan Pustakawan MTs Al-Ukhuwwah Amuntai, Risdawati dan Pustakawan MI Al-Ukhuwwah Amuntai, Sri Eva Hidayani. Menurut mereka kedatangan tim perpustakaan keliling Dispersip Kalsel ini sangat membantu para peserta didik mereka untuk mendapatkan bahan bacaan yang bermutu.

“Kedatangan perpustakaan keliling ini sangat berkesan bagi anak-anak didik kami untuk mendapatkan bahan bacaan yang bagus dan menambah wawasan mereka. Mengingat koleksi buku di perpustakaan kami masih sangat terbatas” tutur dua orang pustakawan tersebut.

Begitu pula yang dirasakan peserta didik dan pustakawan MIN 18 HSU dan MTSN 8 HSU. Supian Sauri, Kepala MIN 18 HSU dan Subhan Noor, Pustakawan MTSN 8 HSU yang berterima kasih atas kesediaan tim perpustakaan keliling Dispersip Kalsel yang berkunjung ke sekolah mereka.

Mereka mengungkapkan kedatangan tim perpustakaan keliling Dispersip Kalsel dengan ratusan buku bacaan ini memotivasi siswa-siswi mereka untuk lebih gemar membaca dan meningkatkan wawasan literasi mereka.

“Alhamdulillah kegiatan ini sangat positif bagi perkembangan minat baca anak-anak kami, semoga kunjungan ini bisa dilakukan secara rutin” pungkasnya. (DISPERSIPKALSEL-NRH/RIW/RH)

Exit mobile version