BANJARMASIN – Selama pelaksanaan Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional tahun 2023, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan, memberikan suplai air bersih.
Kepada Abdi Persada FM, Anggota Satpol PP dan Damkar Kalsel, Morteza Zakaria, pada Kamis (13/7) menjelaskan, sejak Senin 10 Juli 2023 hingga hari keempat, untuk mensukseskan Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional tahun 2023, pihaknya turut berpartisipasi dalam bentuk menyuplai air bersih, di beberapa tempat yaitu mandi cuci kakus (MCK).
“Ada sekitar enam hingga tujuh tandon, yang dilakukan pengisian,” ucapnya
Anggota Satpol PP dan Damkar Kalsel, Morteza Zakaria (ditengah)
Disampaikan Morteza, untuk jadwalnya dalam pelaksanaan Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional tahun 2023, selama satu kali dua puluh empat jam, dengan dua shift, yaitu satu shift ada empat anggota, dimulai jam 09.00 WITA.
“Ada dua unit water suplay selama kegiatan dengan kapasitas 5000 liter masing-masing,” ungkapnya
Morteza menambahkan, pihaknya dibantu juga oleh Badan Penanggunggulangan Bencana Daerah dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan. Ia berharap, selama kegiatan dapat berjalan lancar di lapangan.
“Alhamdulillah keperluan air tercukupi,” tutup Almo (sapaan akrabnya)
Untuk diketahui, Kemah Bela Negara, Tingkat Nasional Tahun 2023, berlokasi di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Diikuti sebanyak 1.181 Pramuka Penggalang dari 18 provinsi di Indonesia, sejak 10 – 16 Juli mendatang. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kalsel 2023-2042 menjadi Peraturan Daerah (Perda), bertempat di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kalsel, Kamis (13/7).
Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kalsel dalam laporannya yang dibacakan oleh Anggota Pansus I, Agus Mulia Husin, menyampaikan materi Raperda tentang RTRW Provinsi Kalsel Tahun 2023-2042, salah satunya mengenai pertambangan.
“Pansus I mengharapkan agar memperhatikan usaha pertambangan yang memasuki wilayah jalan nasional agar tidak menimbulkan dampak kerusakan jalan seperti contoh pada KM 171 di Desa Satui Barat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu,” papar Agus Mulia.
Agus juga menekankan bahwa besar harapan Pansus I Raperda ini bisa mendorong pemanfaatan kawasan agar lebih memperhatikan dampak bagi masyarakat. Setelah Raperda ini disetujui, maka ini yang menjadi acuan bagi Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Kalsel, apabila ada Kabupaten/Kota yang melanggar Tata Ruang yang sudah ditetapkan maka akan diproses sesuai dengan Ketentuan dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
“Semoga dengan adanya RTRW yang baru ini dapat tertata dengan baik dan bisa mengatasi masalah yang sudah ada di Provinsi Kalsel,” pungkas Agus.
Sementara, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, mengharapkan Raperda RTRW ini setelah menjadi Perda nanti bisa memberikan kepastian hukum dalam pembangunan yang berkelanjutan, seimbang, merata, dan tentunya terintegrasi di seluruh sektor sehingga mampu menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kalsel.
“Tahap selanjutnya adalah proses evaluasi pemerintah melalui mendagri untuk melakukannya pencermatan guna memastikan tidak ada ketentuan dalam raperda yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, besar harapan kami pemerintah melalui mendagri akan menyampaikan hasil evaluasi dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga raperda tentang RTRW Provinsi Kalsel tahun 2023-2042, dapat segera ditetapkan menjadi perda,” tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Sekda Provinsi Kalsel juga menyampaikan rincian Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2024. Roy Rizali Anwar merincikan pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp10.056.958.165.145, belanja daerah dianggarkan sebesar Rp10.308.381.130.575 penerimaan pembiayaan dianggarkan sebesar Rp308.911.465.430, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya, yang diestimasi sebesar Rp108.911.465.430 dan pencairan dana cadangan sebesar Rp200.000.000.000.
Pencairan dana cadangan ini merupakan hasil pembentukan dana cadangan yang dianggarkan pada apbd tahun anggaran 2022 dan tahun anggaran 2023 untuk pelaksanaan pilkada serentak tahun 2024. Terakhir, pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp57.488.500.000.
Pengeluaran pembiayaan ini merupakan penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah pada Bank Kalsel, yang bertujuan untuk mendukung pengembangan sektor keuangan dan meningkatkan daya saing daerah.
“Melalui dokumen KUA-PPAS APBD 2024, Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. kami sadar bahwa tanggung jawab ini memerlukan kerjasama dan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk rekan-rekan di DPRD,” tutupnya. (DPRD.KALSEL-NRH/RDM/RH)
BANJARBARU – Menteri Agraria Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hadi Tjahjanto, tiba di Kalimantan Selatan pada Kamis (13/7) pagi.
Mendarat di bandara Syamsuddin Noor, Menteri Hadi Tjahjanto disambut langsung Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin di VIP Room.
Unsur Forkopimda Kalsel menyambut kedatangan Menteri Agraria
Saat tiba di VIP Room bandara Syamsuddin Noor, Menteri Hadi Tjahjanto menerima pengalungan bunga selamat datang dari Paman Birin.
Tarian Baksa Kambang menyambut kedatangan Menteri Agraria di bandara Syamsudin Noor
Selain itu, tarian Baksa Kambang, tarian Selamat Datang khas Kalimantan Selatan juga menyambut kedatangan Menteri Hadi Tjahjanto.
“Selamat datang di Kalimantan Selatan Bapak Menteri,” kata Paman Birin.
Tampak dalam penyambutan itu, para pimpinan Forkopimda Kalsel seperti Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanud dan Danlanal.
Kunjungan kerja Menteri Hadi Tjahjanto di Banua pada hari ini, Kamis (13/7) akan menyerahkan program sertifikat gratis kepada masyarakat di Gedung Idham Chalid, Perkantoran Pemprov Kalsel.
Selanjutnya, Menteri Hadi Tjahjanto yang juga Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), melantik Paman Birin sebagai Ketua Umum dan Pengurus FORKI Kalsel Periode 2023-2027 di Gedung Idham Chalid. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Gerak cepat langsung dilakukan Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel, untuk membantu masyarakat yang terkena musibah di kota Banjarmasin. Salah satunya terbaru UPZ Bank Kalsel menyerahkan bantuan uang tunai masing – masing sebesar 2 juta rupiah kepada 20 Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran yang terjadi, Minggu (9/7) dini hari lalu. Tepatnya di jalan Rawasari II/III RT 68 dan 51, kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.
Adapun penyerahan tersebut turut disaksikan Lurah Teluk Dalam, Mukhlis Adha. Akibat kebakaran tersebut rumah petakan 5 pintu dan 7 pintu ludes terbakar. 20 Kepala Keluarga (KK) pun harus mengalami kerugian akibat banyak harta benda mereka yang tidak bisa diselamatkan, amukan api.
Disela penyerahan bantuan pada Rabu (12/7), Sekretaris UPZ Bank Kalsel, Junaidi turut berbela sungkawa atas musibah kebakaran yang terjadi. Dirinya pun berharap, warga yang terkena musibah kebakaran tabah dan tetap semangat dalam melanjutkan kehidupan mereka.
“Semoga bantuan yang kami berikan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang terkena musibah kebakaran,” kata Junaidi.
Dalam kesempatan ini dirinya juga menjelaskan, bantuan yang diberikan kali ini berasal dari zakat yang dikumpulkan pegawai Bank Kalsel, maupun donator yang menyalurkan zakatnya ke UPZ Bank Kalsel.
“Zakat yang dikumpulkan oleh UPZ Bank Kalsel ini kita salurkan kembali kepada 8 golongan orang yang berhak menerima zakat. Termasuk diberikan kepada para korban kebakaran yang terjadi di Rawasari II/III kali ini,” tambah Junaidi.
Sementara itu, Ketua RT 51 Kelurahan Teluk Dalam, Badruddin mengaku senang, dengan terus mengalirnya bantuan kepada warganya yang terkena musibah kebakaran, termasuk dari UPZ Bank Kalsel. Dirinya pun mendoakan semoga Bank Kalsel bisa terus berkembang bisnisnya, agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk dalam bidang ekonomi maupun sosial.
“Terimakasih kepada UPZ Bank Kalsel, bantuan uang tunai ini tentunya akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk keperluan warga yang menjadi korban kebakaran,” tutur Badruddin.
Bagi donatur dan Sahabat Gen-K yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu yang membutuhkan, dapat ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel.
Ada pun untuk rekening Zakat, Infak dan Sedekah di Bank Kalsel Syariah dengan nomor 6500844928 (Zakat) dan 6500846214 (Infak dan sedekah) atas nama Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel.
“Untuk konsultasi dan konfirmasi transfer bisa melalui WA Center UPZ Bank Kalsel dinomor 0811505153,” tukas Junaidi. (ADV-RIW/RDM/RH)
BATOLA – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan monitoring Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Handil Bakti di Kabupaten Barito Kuala, Selasa (11/7).
Suasana Monitoring Komisi II DPRD Kalsel ke UPPD Samsat Handil Bakti
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi yang akrab disapa Paman Yani ini memberikan apresiasi terhadap capaian pendapatan UPPD Samsat Handil Bakti dari program Insentif/Relaksasi atau dikenal “Pemutihan” Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Pasalnya, lanjut Paman Yani, dari hasil kegiatan monitoring ke Samsat UPPD Handil Bakti, pihaknya melihat ada peningkatan pendapatan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan sebelum dilaksanakan kebijakan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor terkait program Pemutihan PKB.
“Program relaksasi PKB ini luar biasa efeknya dimana masyarakat berduyun-duyun datang ke kantor cabang pembantu ini sehingga pendapatan pajak kendaraan meningkat sangat signifikan,” katanya kepada wartawan.
Hal ini menunjukkan program relaksasi PKB dan BBNKB yang berlaku mulai 1 Juli – 9 Desember 2023 sangat membantu dan meringankan masyarakat Kalsel untuk membayar pajak.
Selain itu, Paman Yani juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan UPPD Samsat Kecamatan Handil Bakti, seperti disediakannya minuman teh dan kopi bagi wajib pajak sehingga mereka dapat menikmati minuman sambil menunggu giliran membayar PKB.
“Dari informasi ternyata layanan ini juga ada di kantor utamanya Samsat Marabahan. Saya mengapresiasi hal ini bahwa kantor Samsat tidak hanya melayani warga membayar pajak, tetapi ada juga sentuhan humanis lainnya yang diberikan kepada wajib pajak,” jelasnya.
Paman Yani juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian kepada UPPD Samsat Handil Bakti yang terkendala sarana dan prasarana khususnya layanan Pajak Air Permukaan (PAP).
“Mereka tidak dapat pengadaan mobil yang dianggarkan pada tahun 2022 lalu,” tuturnya.
Lebih lanjut, Paman Yani mengharapkan UPPD Samsat Handil Bakti dapat memiliki tempat yang representatif seperti ruang tunggu dan tempat parkir yang lebih luas sehingga pelayanan terhadap wajib pajak bisa lebih optimal.
“Ternyata wajib pajak di Handil Bakti ini lebih banyak dari Marabahan. Sehingga diharapkan pemerintah bisa memberikan ruang yang representatif bagi wajib pajak di Handil Bakti yang berkisar 2 ribu lebih,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)
BANJAR – Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz dan Ilmu Al-Quran Darussalam Martapura berencana membangun beberapa gedung baru di lahan seluas 1,4 hektare dengan biaya kurang lebih Rp 110 miliar.
Rencana itu ditandai peletakan batu pertama gedung asrama santri oleh Pimpinan Ponpes KH Muhammad Wildan Salman, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan Ketua DPRD Kalsel Supian HK, di lingkungan Ponpes Tahfidz dan Ilmu Al-Quran Darussalam Martapura, Tanjung Rema Martapura, Kabupaten Banjar, Rabu (12/7).
Gubernur Sahbirin berharap pembangunan gedung ini dapat segera terselesaikan demi terlahirnya insan yang bertakwa dan berakhlak mulia dari Ponpes ini.
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat memberikan sambutan
“Pembangunan ini menjadi pondasi dasar untuk mencetak generasi yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Gubernur akrab disapa Paman Birin.
Perkembangan pendidikan berbasis keagamaan khususnya Agama Islam di Kalsel semaking berkembang luas, apalagi jika ditambah beberapa gedung baru dari Ponpes dibawah Yayasan Ponpes Darussalam Martapura ini.
“Ini wujud harapan dan rasa optimis dari Ponpes untuk lebih mengembangkan fasilitas dan sarana prasarana. Masyarakat pasti jadi lebih tertarik untuk mengemban pendidikan Agama Islam disini,” tutur Paman Birin.
Dengan banyaknya generasi muda yang bertakwa dan memiliki pengetahuan Al-Quran, menurut Paman Birin, generasi penerus di Kalsel tidak akan mudah terhasut oleh pengaruh asing yang dapat merusak moral bangsa.
“Tentunya Pemprov Kalsel akan selalu berupaya membantu mendorong tumbuh dan berkembangnya pendidikan yang berlandaskan Islam,” tutupnya.
Ditempat sama, Pimpinan Ponpes Tahfidz dan Ilmu Al-Quran Darussalam Martapura KH Muhammad Wildan Salman berharap pembangunan seluruh gedung berjalan sukses. Sebab menurutnya debgan memperdalam ilmu Al-Quran, dapat memberikan manfaat di dunia dan di akhirat kelak.
“Semoga seluruh pihak yang membantu, khususnya para donatur pembangunan gedung juga diberikan ganjaran pahala yang berlimpah dari Allah,” ujarnya. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banjarmasin, turut berpartisipasi dalam kegiatan Kemah Bela Negara Tingkat Nasional tahun 2023.
Kepada Abdi Persada FM, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda Balai Besar Obat dan Makanan Banjarmasin, Yuyun Purwaningsih, pada Rabu (12/7) mengatakan guna mengenalkan Rintisan Saka POM, ada beberapa sosialisasi dilakukan untuk nantinya diketahui terutama bagi anak-anak yang menjadi peserta Pramuka melalui Kemah Bela Negara di Kalimantan Selatan. Ia berharap, generasi muda mengetahui berbagai jajanan yang diduga mengandung bahan berbahaya seperti boraks, dan formalin
Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda BBOM Banjarmasin, Yuyun Purwaningsih
“Ada tiga Krida dikenalkan yaitu pengujian, pengawasan dan informasi bagi peserta Pramuka dan masyarakat umum,” ucapnya
Disampaikan Yuyun, selama dibuka Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional tahun 2022 sejak Senin 10 Juli 2023 hingga hari ketiga ini, para pengunjung mendatangi stand, banyak mempertanyakan cara memilih makanan dan minuman yang baik, agar aman dikonsumsi. Sehingga, tercipta kesehatan nantinya. Selain itu, ingin mengetahui cara mengurus izin edar baik pangan, dan kosmetik.
“Kami apresiasi baik anak Pramuka dan pengunjung umum sudah datang,” ungkapnya
Salah satu contoh minuman herbal mengandung zat berbahaya
Yuyun menambahkan, dengan adanya pengenalan Rintisan Saka POM dapat meningkatkan pengetahuan pramuka, untuk membantu Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan, dalam rangka memberikan informasi tentang Obat dan Makanan yang benar, baik kepada komunitas maupun secara luas bagi semua lapisan masyarakat.
“Mereka bisa menjadi perpanjangan tangan Pemerintah untuk mengawasi obat dan makanan,” tutupnya
Untuk diketahui, Kemah Bela Negara Tingkat Nasional Tahun 2023 di Kalimantan Selatan, diikuti sebanyak 1181 Pramuka Penggalang dari 18 Provinsi mulai tanggal 10 – 16 Juli 2023 mendatang. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Tim Kesehatan RSUD Ulin Banjarmasin meminta kepada seluruh peserta KBN Tahun 2023 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, untuk tidak telat makan. Agar tidak terkena serangan asam lambung (Maag).
Tim Kesehatan RSUD Ulin Kemah Bela Negara Dokter Linda menjelaskan, untuk Tim Kesehatan RSUD Ulin Banjarmasin pada pelaksanaan Kemah Bela Negara (KBN) Tahun 2023 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan bertugas di kawasan Tahura, serta di Kiram Park.
Tim Kesehatan KBN Tahun 2023 di Kalsel Dokter Linda
“RSUD Ulin Banjarmasin turut berpartisipasi pada pelaksanaan kegiatan Kemah Bela Negara (KBN) Tahun 2023 Tingkat Provinsi Kalsel,” ungkap Dokter Linda, kepada Abdi Persada FM, Rabu (12/7).
Menurut Dokter Linda, peserta KBN kebanyakan mengalami serangan asam lambung, akibat telat mengkonsumsi makanan.
“Kami menemukan peserta yang melakukan telat makan, akibatnya mereka terkena maag,” jelasnya.
Oleh karena itu, lanjut Dokter Linda, pihaknya selalu mengingatkan kepada para peserta untuk tepat makan. Selalu dapat menjaga kesehatan selama berlangsungnya, kegiatan KBN ini.
Selain itu, ditemukan juga peserta yang mengalami hidrasi akibat cuaca panas, yang terjadi saat ini.
Oleh karena itu, lanjut Dokter Linda, pihaknya mengingatkan kepada para peserta Kemah Bela Negara, untuk tepat makan, serta memperbanyak minum air putih.
“Kami menghimbau kepada para peserta untuk selalu tepat makan, dan banyak minum air putih, agar tidak terserang maag serta hidrasi,” ucap Dokter Linda. (SRI/RDM/RH)
TANAH LAUT – Ribuan pohon berjenis bakau yang ditanam di kawasan hutan mangrove, Pantai Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (12/7) siang, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap ekosistem pulau termasuk mencegah terjadinya abrasi.
Suasana kesiapan penanaman pohon bakau dari peserta KBN regu putri
Wakil Ketua Bidang Organisasi Kwarcab Tanah Laut, Abidillah, mengatakan, dengan adanya kegiatan konservasi yang digalakkan seperti gerakan menanam pohon tentu dapat berdampak baik terhadap perbaikan ekosistem.
“Yang jelas akan terselamatkan dari abrasi. Kemudian biota laut bisa berkembang,” ujarnya disela pelaksanaan penanaman pohon di kawasan hutan mangrove, Pantai Takisung, Tanah Laut, Rabu (12/7) siang.
Bersama jajaran Kwarnas, Kwarda dan Kwarcab Gerakan Pramuka bergabung untuk mengikuti penanaman pohon bakau di kawasan hutan mangrove, di Pantai Takisung, Kabupaten Tanah Laut.
Terutama, adanya kegiatan ini mampu mendorong sektor pariwisata khususnya di Pantai Takisung yang mulai digemari masyarakat untuk dikunjungi.
“Melalui gerakan pramuka ini diharapkan dapat mengangkat nilai promosi pariwisatanya termasuk Pantai Takisung dan Pagatan Besar. Semoga bisa meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung,” ungkapnya.
Senada juga disampaikan Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel, Agus Salim. Menurutnya, pelaksanaan ini sangat positif dilaksanakan. Mengingat, konservasi penanaman harus terus dilakukan agar alam dapat terselematkan.
“Ada sekitar 1.500 pohon yang ditanam di lokasi. Kita berharap, dapat memberikan kesan positif terhadap perbaikan ekosistem,” ucapnya.
Penanaman ini juga diselenggarakan dalam rangka kegiatan Kemah Bela Negara (KBN) tingkat nasional 2023. Yang diikuti seluruh peserta dari kontingen kwarda/kwarcab dari berbagai daerah se Indonesia.
“Dibagi menjadi dua kegiatan, Rabu ini putri dan selanjutnya putera,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, panitia pelaksana dari Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel mengajak bersama jajaran Kwartir Nasional (Kwarnas) dan regu putri melakukan penanaman secara serentak di kawasan hutan mangrove Pantai Takisung, Kabupaten Tanah Laut.
Selanjutnya, Kamis (13/7) nanti akan kembali dilakukan penanaman pohon bakau di kawasan hutan mangrove Pantai Takisung, khusus regu putera bersama dengan jajaran Kwarda dan Kwarnas Gerakan Pramuka. (RHS/RDM/RH)
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin, membuka secara resmi Rapat Koordinasi Penyamaan Persepsi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalsel, untuk mewujudkan Kalsel sebagai gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Rabu (12/7).
Gubernur Kalsel bersama Otorita IKN memegang komitmen dukungan gerbang dan mitra IKN dari seluruh Pemda di Kalsel
Pada acara yang diselenggarakan di Gedung Idham Khalid, Banjarbaru ini, berhadir sebagai narasumber, Kepala Otorita IKN, yang diwakili Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan IKN, Thomas Umbu Pati TB.
Dalam sambutannya sebelum membuka acara, Paman Birin menyampaikan, bahwa pemindahan ibu kota negara ke Provinsi Kalimantan Timur merupakan peluang emas bagi Kalsel dan daerah-daerah di Kalimantan, untuk memaksimalkan potensi yang ada.
Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan
“Keberadaan ibu kota negara baru di Kaltim, membuka banyak peluang dan kesempatan baru. Baik bagi Provinsi Kalsel dan juga daerah-daerah di Kalimantan pada umumnya memiliki peluang untuk memaksimalkan potensi daerah yang ada,” sampainya.
Keberadaan Kalsel yang terletak di tengah-tengah Kaltim sebagai IKN dan Kalteng sebagai food estate, memberikan peluang bagi Kalsel untuk menjadi gerbang dan mitra IKN, yang akan menyokong berjalannya dan keberadaan IKN.
Oleh karena itu dalam kesempatan ini juga, Paman Birin mengajak pemerintah kabupaten/kota se-Kalsel untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menjawab tantangan untuk mewujudkan hal tersebut.
Pengembangan dan percepatan pembangunan infrastruktur, pengembangan sektor pariwisata serta sektor-sektor lain yang terkait, menurutnya harus segera dan senantiasa dilakukan, demi terwujudnya Kalsel sebagai gerbang dan mitra IKN.
Dirinya juga berharap, pertemuan ini akan menjadi awal dalam membangun kesepahaman dan kolaborasi antar pihak terkait.
“Saya berharap pertemuan ini akan menjadi titik awal yang berarti dalam membangun kesepahaman dan kolaborasi yang erat antara Badan Otorita IKN, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Kalsel.
Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemprov Kalsel, Gusti Rahmat, dalam laporannya menyampaikan, bahwa pertemuan ini diprakarsai pertemuan Tenaga Ahli Gubernur Kalsel dengan Tenaga Ahli Gubernur Provinsi Kaltim. Dimana kemudian dilanjutkan dengan pertemuan Tim Ahli Gubernur Kalsel dengan Pimpinan Otorita IKN di Jakarta.
“Pada pertemuan waktu itu, disepakati bahwa akan diadakan pertemuan gubernur dengan bupati/walikota se-Kalsel untuk mewujudkan Kalsel sebagai gerbang IKN,” ujarnya.
Pertemuan ini menurutnya dimaksudkan untuk menyamakan persepsi antara pemerintah kabupaten/kota dengan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam upaya Kalsel sebagai gerbang IKN dan mitra IKN dengan memperhatikan beberapa sektor pendukung pada kabupaten/kota.
Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan komitmen Gubernur Kalsel, Kepala Otorita IKN, yang diwakili Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan IKN, serta bupati/walikota se-Kalsel.
Komitmen ini adalah untuk mensukseskan Provinsi Kalsel sebagai gerbang IKN dan mitra IKN dengan memprioritaskan pada sumber daya alam yang melimpah di Kalsel. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)