Dukung Program Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Pemprov Kalsel Tandatangani Kesepakatan Cetak Sawah Rakyat

BANJARBARU – Usai dilantik akhir Oktober 2024 lalu, Presiden Prabowo Subianto langsung tancap gas dengan sejumlah program yang menjadi visi dan misinya saat Pilpres lalu. Salah satunya adalah Swasembada Pangan. Untuk mendukung program Swasembada Pangan ini, dicanangkanlah gerakan Cetak Sawah Rakyat di kawasan lumbung pangan nasional.

Gebrakan ini dimulai dari cetak sawah rakyat seluas 1 juta hektar di Merauke Papua Selatan, yang dikunjungi langsung Presiden, Prabowo pada akhir pekan lalu. Selain Papua Selatan, ada 4 provinsi lainnya yang menjadi prioritas program ini. Yakni Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan juga Kalimantan Selatan.

Dalam rangka Cetak Sawah Rakyat di Kalimantan Selatan ini, maka Kementrian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi pada Senin (4/11) sore, di salah satu hotel berbintang di Banjarbaru. Hadir langsung pada rakor ini, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, yang disambut Plh Gubernur Kalsel, Roy Rizali Anwar, dan seluruh jajaran Forkopimda Provinsi, serta kepala daerah dari 13 kabupaten kota.

Dalam sambutannya, Roy mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman yang menunjukkan perhatian besar terhadap pengembangan lahan pertanian di Kalsel. Terbukti, meski dalam kondisi lelah pasca kunjungan kerja ke Papua Selatan, Mentan RI bersedia hadir pada rakor tersebut.

“Kalimantan Selatan diketahui menjadi salah satu kawasan prioritas pengembangan sawah baru. Perluasan ini dilakukan melalui pengolahan lahan-lahan yang tidak produktif, yang merupakan sebuah kehormatan sekaligus peluang besar bagi kami,” ungkapnya.

Menurut Roy, program Cetak Sawah Rakyat sangat penting untuk meningkatkan produksi pangan di Kalsel, sekaligus memberikan peluang kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

Dirinya juga melaporkan bahwa realisasi target optimasi lahan rawa seluas 46.340 hektar telah mencapai 41.829 hektar, sementara target kegiatan pompanisasi seluas 23.433 hektar, bahkan telah melampaui target dengan capaian 27.894 hektar atau 119,03 persen.

Selain itu, progres program cetak sawah di Kalimantan Selatan ditargetkan selama empat tahun dengan luas 500.000 hektar dan memiliki potensi cetak sawah hingga 530.000 hektar.

“Perluasan lahan melalui program Cetak Sawah ini saya yakini akan mendorong peningkatan produksi pertanian di Kalimantan Selatan. Sekali lagi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan siap mendukung pelaksanaan program ini, dan kami juga mengajak seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan untuk berkoordinasi dan menyelaraskan langkah demi suksesnya program ini,” tutup Roy.

Sementara itu, dalam arahannya, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyampaikan, bahwa pemerintah telah meluncurkan program Cetak Sawah untuk mewujudkan swasembada pangan yang berfokus pada daerah strategis, salah satunya Kalimantan Selatan.

Mentan RI saat memberikan arahan saat Rakor Cetak Sawah Rakyat di Banjarbaru

Amran juga menyampaikan bahwa Cetak Sawah baru ini bertujuan untuk mengatasi alih fungsi lahan dan menjaga ketahanan pangan nasional.

“Program Cetak Sawah ini diperlukan untuk mencapai cita-cita kedaulatan pangan Indonesia,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Kalimantan Selatan ditargetkan dapat mencetak 500 ribu hektar sawah baru mulai tahun 2025. Dimana untuk tahap pertama, kedua dan ketiga ditargetkan seluas masing – masing 150 ribu hektar, dan tahap keempat 50 ribu hektar.

Untuk tahap pertama, Cetak Sawah Rakyat akan dimulai di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan target seluas 58.987 hektar, Hulu Sungai Tengah 23.611 hektar, Hulu Sungai Utara target seluas 40.252 hektar, Tanah Laut dengan 36.274 hektar, dan Tapin dengan target seluas 41.995 hektar.

Para kepala daerah berfoto bersama Mentan RI pasca penandatanganan kesepakatan Cetak Sawah Rakyat

Program ini akan melibatkan berbagai kelompok masyarakat, termasuk kelompok tani, lembaga swadaya masyarakat, pesantren, dan kelompok masyarakat lainnya, dengan syarat lahan minimal 5 hektar dan memiliki sumber air. Selain itu, lahan yang diusulkan harus berada di luar kawasan hutan dan tidak dalam status sengketa (clean and clear).

Pada kesempatan rakor ini, Mentan RI juga menyaksikan penandatanganan kesepakatan Cetak Sawah Rakyat oleh kepala daerah dari 13 kabupaten kota. Kesepakatan juga ditandatangani perwakilan Kementrian Pertanian, Plh Gubernur Kalsel, Danrem 101 Antasari, Kapolda, Kajati Kalsel, serta PT Pupuk Indonesia. (RIW/RDM/RH)

KPU Banjarmasin Sortir dan Lipat Surat Suara Pilkada 2024

BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin mulai melakukan Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.

Suasana Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara Pilkada 2024

Hal itu disampaikan, Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah, kepada Abdi Persada FM, melalui sambungan telepon, pada Selasa (5/11) sore.

Ketua KPU Banjarmasin Rusnailah

Rusnailah mengatakan, Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara, mulai dilaksanakan tanggal 4 – 7 November 2024. Jumlah surat suara yang dilipat untuk Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kalsel sebanyak 485.416, ditambah 2,5 persen, begitupun Walikota dan Wakilnya.

“Pelipatan ini sesuai jumlah daftar pemilih tetap (DPT),” ucapnya

Rusnailah menjelaskan, untuk jumlah pekerja terdiri dari unsur masyarakat, relawan dan mahasiswa ada sebanyak 150 orang, yang sebelumnya sudah berpengalaman dalam Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara pada Pilpres (Pemilihan Presiden) dan Pileg (Pemilihan Legislatif) Februari 2024 lalu.

“Para petugas pelipat suara dibagi menjadi beberapa kelompok, setiap jenis surat suara yang dilipat secara bertahap,” jelasnya

Lebih lanjut Rusnailah menambahkan, untuk aturan para petugas ini, dilarang membawa handphone, makan dan minum, karena lokasi pelipatan surat suara harus steril. Selain itu, mereka melakukan sortir terhadap surat suara yang layak dan tidak layak. Jika menemukan akan disisihkan terlebih dahulu, di gudang logistik KPU Banjarmasin.

“Kalau menemukan rusak atau ragu, disilahkan berkonsultasi dengan petugas,” tutupnya

Untuk diketahui, Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara, dipusatkan Gudang Logistik KPU Banjarmasin, berlokasi di Jalan RK Ilir Kelurahan Pekauman Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dukung Peningkatan Wirausaha Pemuda HSS

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, mendukung peningkatan wirausaha muda di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Dukungan tersebut diberikan dengan pelaksanaan Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan bagi pemuda di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Senin (4/11), yang dibuka Plt Kadispora Kalsel Diauddin.

Diauddin menjelaskan, kegiatan pelatihan ini dilaksanakan oleh Bidang Pengembangan Pemuda, yang dilaksanakan setiap tahunnya.

Plt Kadispora Kalsel Diauddin

“Dan, saat ini untuk Pemuda di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, yang mendapatkan pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan Bagi Pemuda,” ungkapnya.

Tujuan dari kegiatan ini untuk peningkatan wirausaha Pemuda di kabupaten tersebut.

“Dengan harapan akan ada peningkatan ekonomi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, khususnya oleh pelaku wirausaha pemuda,” ujar Diauddin.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Anugrah menjelaskan, pelatihan ini diikuti sebanyak 50 pemuda dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

“Peserta ini semuanya memiliki usaha, dan saat ini diberikan pelatihan untuk pengembangan usaha yang telah dimiliki para pemuda tersebut,” ungkap Anugrah.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan, usaha para pemuda tersebut semakin meningkat lagi kedepannya. (SRI/RDM/RH)

PKB Capai 88 Persen, Komisi II DPRD Kalsel Apresiasi Bapenda Kalsel

BANJARMASIN – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (menggelar rapat kerja dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel dalam rangka mengevaluasi capaian program kerja tahun 2024, Senin (4/11).

Rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi dihadiri Kepala Bapenda Kalsel, Subhan Nor Yaumil beserta jajarannya.

Ditemui usai rapat, Kepala Bapenda Kalsel, Subhan Nor Yaumil, menyatakan untuk realisasi pendapatan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) telah mencapai 88 persen, atau sekitar Rp766 miliar, dari target Rp860 miliar. Capaian tersebut dari Januari hingga Oktober 2024.

“Kami optimis target ini akan tercapai hingga akhir Desember 2024,” sebutnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengapresiasi kinerja Bapenda yang dinilai sangat positif.

Menurutnya, capaian pendapatan PKB tersebut mencerminkan antusiasme masyarakat yang semakin meningkat dalam membayar pajak. Ia yakin bahwa target pajak tahun ini dapat tercapai dalam dua bulan ke depan.

Yani Helmi menilai bahwa capaian positif ini tidak lepas dari peran aktif DPRD dalam mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) terkait pajak kepada masyarakat.

Mengingat, ungkapnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya program pemutihan pajak kendaraan bermotor ini. Karena itu, dengan sosialisasi yang lebih intensif diharapkan pemahaman masyarakat semakin meningkat terhadap pemutihan dan diskon pajak.

“Dengan relaksasi ini, masyarakat jadi lebih mudah membayar pajak sekaligus berdampak positif terhadap capaian Bapenda,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

Aktifkan Kembali Suara Murakata, Diskominfo HST Kunjungi LPPL Radio Abdi Persada FM

BANJARBARU – Untuk menggali informasi beroperasinya media radio, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) berkesempatan mengunjungi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abdi Persada FM, Senin (4/11).

Kunjungan yang dilakukan Analis Statistik Ahmad Hakim bersama rekannya ini disambut hangat oleh Ketua Dewan Pengawas Anisah, Direktur LPPL Radio Abdi Persada FM Syarifah Norhani, serta jajaran direksi LPPL Abdi Persada FM.

Kepada Reporter Radio Abdi Persada FM, Analis Statistik Diskominfo Hulu Sungai Tengah, Ahmad Hakim menyampaikan, kunjungan tersebut dalam rangka mempelajari tata kelola siaran radio, sebagai media informasi publik, terutama dalam konteks penyiaran pemerintahan dan masyarakat.

“Karena ditempat kami LPPL Suara Murakata Barabai akan kembali diaktifkan, sehingga kami harus banyak belajar di tempat ini (LPPL Abdi Persada; red)” ungkap Hakim.

Kunjungan Diskominfo HST ke LPPL Radio Abdi Persada

Sementara itu, Direktur LPPL Radio Abdi Persada FM Syarifah Norhani menyampaikan, pihaknya mengapresiasi atas kunjungan yang dilakukan Diskominfo Kabupaten Hulu Sungai Tengah, yang menjadikan LPPL Abdi Persada sebagai referensi untuk memperbaiki pusat informasi.

“Apapun pengetahuan yang ingin dipelajari Diskominfo Hulu Sungai Tengah, baik itu penyiaran, peralatan, maupun program lainnya kami siap memberitahukannya untuk keseragaman LPPL Radio se-Kalimantan Selatan,” ungkap Syarifah.

Pihaknya juga siap untuk mendatangi Diskominfo Hulu Sungai Tengah dalam hal pemahaman lebih lanjut terkait program – program LPPL Radio, dikarenakan pihaknya menyambut baik keseragaman LPPL diseluruh banua ini.

“LPPL Suara Murakata Barabai milik Pemerintah Hulu Sungai Tengah kami harapkan kembali mengudara dengan harapan dapat menyebarkan informasi Pemerintahan kepada masyarakat,” ucap Syarifah.

Menurutnya, radio bukan hanya terkait tentang penyiaran yang hanya memerlukan para penyiar 1 – 2 orang saja. Namun Radio adalah tim yang terdiri dari berbagai bidang, seperti tim pemberitaan, tim penyiaran, hingga tim pemeliharaan.

“Kami juga menyarankan LPPL Suara Murakata Barabai agar ikut organisasi PERSADA ID agar dapat mempermudah perizinan radio,” tutup Syarifah.

Pada kunjungan tersebut, Analis Statistik Ahmad Hakim juga berkesempatan mencoba melakukan siaran di LPPL Abdi Persada, serta mengetahui berbagai tata cara pengelolaan radio milik pemerintah provinsi Kalimantan Selatan ini. (MRF/RDM/RH)

Pentingnya Hak Pilih Penyandang Disabilitas, Bakesbangpol Kalsel Gelar Sosialisasi Pilkada 2024

BANJARBARU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Pilkada Serentak Tahun 2024 kepada Penyandang Disabilitas, bertempat di salah satu hotel di Banjarbaru, Senin (4/11).

Kegiatan sosialisasi yang diikuti 200 orang Penyandang Disabilitas tersebut mengangkat tema “Pentingnya Kesetaraan Hak dan Partisipasi Penyandang Disabilitas Dalam Pilkada Tahun 2024” dan dibuka langsung oleh Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalsel, Heriansyah.

Turut hadir pada kegiatan tersebut sejumlah Narasumber diantaranya, Ketua Pusat Pemilihan Umum Akses Disabilitas (PPUAD) Provinsi Kalsel, Hervita Liana, perwakilan KPU Provinsi Kalsel dan perwakilan Bawaslu Provinsi Kalsel.

Kepala Bakesbangpol Kalsel, Heriansyah mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi, literasi dan informasi untuk masyarakat dalam menyikapi persiapan dan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024, terlebih lagi pada kesempatan tersebut kepada penyandang disabilitas di edukasi soal menyalurkan hak politiknya.

“Kita mengajak kepada masyarakat untuk menyikapi persiapan dan pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2024, sebagaimana hak pilih dalam pemilu bersifat universal dan tidak dapat dikurangi, artinya semua orang memiliki hak pilih tanpa ada diskriminasi,” ujarnya.

Heriansyah menambahkan bahwa sebagai bagian dari warga negara, penyandang disabilitas berhak mendapatkan perlakuan khusus guna memastikan mereka dapat berpartisipasi penuh dalam Pilkada. Perlakuan ini sejalan dengan peraturan yang melindungi hak pemilih dalam memenuhi hak asasi manusia.

“Melalui sosialisasi ini, penyandang disabilitas semoga dapat lebih termotivasi dan mengajak untuk menggunakan hak pilih,” ucapnya.

Foto bersama usai pembukaan Sosialisasi

Lebih lanjut, Heriansyah menjelaskan disabilitas meliputi berbagai kondisi, baik keterbatasan fisik, intelektual, mental, maupun sensorik yang dapat menghambat interaksi sosial dan partisipasi. Oleh karena, Pemprov Kalsel berkomitmen untuk mewujudkan inklusivitas dalam demokrasi, memastikan semua warga negara, termasuk penyandang disabilitas, dapat turut serta dalam Pilkada Serentak 2024 dengan akses yang setara.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memberi motivasi kepada para penyandang disabilitas yang selama ini mungkin enggan atau kesulitan berpartisipasi dalam pemilu. Dengan adanya kunjungan langsung dan interaksi, mereka diharapkan merasa dihargai dan semangat untuk datang ke TPS memberikan suaranya,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Dispora Kalsel Ramaikan Hari Sumpah Pemuda Dengan Gowes Bersama

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan pada tahun ini, memperingati Hari Sumpah Pemuda, dengan Gowes bersama komunitas sepeda, yang digelar akhir pekan tadi.

Plt Kadispora Kalsel menyampaikan, Gowes ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2024 ini.

“Kegiatan gowes bersama ini mengambil tema, Maju Bersama Indonesia Raya,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Sedangkan bersepeda atau gowes, menurutnya dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda ini, adalah cara yang tepat untuk merayakan semangat persatuan dan nasionalisme sekaligus menjaga kebugaran tubuh.

“Melalui gowes ini pihaknya berharap kesadaran akan pentingnya hidup sehat bisa semakin meningkat,” ucapnya.

Selain itu, menurutnya, kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi komunitas komunitas sepeda yang ada di Banua.

“Sehingga, melalui Gowes ini Dispora Kalimantan Selatan dapat memasyarakatkan olahraga di tengah tengah masyarakat,” ujarnya.

Pada Gowes bersama komunitas ini, diikuti ratusan peserta, serta panitia menyediakan puluhan hadiah doorprize. (SRI/RDM/RH)

Jelang Nataru, Pemprov Kalsel Kembali Gelar Pasar Murah

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan Kalsel, kembali menggelar Pasar Murah, dalam rangka menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Senin (4/11).

Suasana Stand Pasar Murah di Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Kalsel

Pasar murah yang digelar oleh Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan Ini dibuka Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Sulkan, diwakili Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disdag Kalsel Sutikno, yang dipusatkan di halaman kantor Disdag Kalsel, berlokasi Jalan S Parman Banjarmasin.

Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disdag Kalsel (ditengah) didampingi Kasi Bapoting, Kasi Sarana dan Distribusi (ki-ka)

Kepada wartawan, di sela kegiatan Sutikno mengatakan, gelaran pasar murah ini merupakan kegiatan tahunan untuk membantu masyarakat dalam upaya mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah daripada di Pasaran. Dimana pihaknya bekerjasama dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Kalimantan Selatan diantaranya Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Dinas Perikanan dan Kelautan Kalsel, Bulog Kalsel, serta puluhan pelaku usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM.

“Ada 50 stand yang berpartisipasi dalam Pasmur 2024 ini,” ucapnya

Disampaikan Sutikno, kegiatan Pasar Murah di halaman kantor Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan merupakan start pertama, dan akan dilanjutkan pada Selasa (5/11) di kantor Kelurahan Pemurus Baru Kecamatan Banjarmasin Selatan, kemudian ke masing-masing Kabupaten dan Kota. Sutikno berharap, masyarakat dapat memanfaatkan untuk membeli keperluan bahan pokok tersebut.

“Gelaran Pasmur akan kita gelar mulai 4 November hingga rencananya 6 Desember 2024 mendatang,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Seksi Pasca Panen Pengolahan dan Pemasaran Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan, Darmadi mengakui, pihaknya selalu turut berpartisipasi dalam kegiatan Pasar Murah Di Banjarmasin. Dengan menjual beras lokal yakni Siam Arjuna dan Mutiara dari Gambut Kabupaten Banjar sebanyak 550 liter, untuk harganya per 3 liter 25 ribu lebih murah daripada di pasaran.

“Semoga dapat terpenuhi keperluan masyarakat, terutama beras lokal sebagai konsumsi pokok utama,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

DPRD Kalsel dan Disnakertrans Bahas Strategi Pengurangan Pengangguran di Tahun 2025

BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan mengadakan rapat kerja bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan bertempat di gedung DPRD Kalsel.

Suasana rapat kerja Komisi IV DPRD Kalsel dan Disnaketrans Kalsel

Rapat kerja yang dipimpin Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Bambang Yanto Permono itu dihadiri Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti beserta jajarannya, baru-baru tadi.

Agenda utama rapat ini membahas rencana program dan kegiatan untuk tahun anggaran 2025, yang bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja dan masyarakat transmigrasi yang produktif, mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.

Dalam pengantarnya, Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Bambang Yanto Permono menyampaikan bahwa Disnakertrans Kalsel adalah instansi Tipe A, yang memiliki tanggung jawab besar dalam menangani urusan pemerintahan di bidang tenaga kerja dan transmigrasi.

Tugas utama dinas ini meliputi pengelolaan tenaga kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan masyarakat transmigrasi, yang semuanya bertujuan untuk mendukung kesejahteraan dan daya saing masyarakat di Kalimantan Selatan.

“Saat ini, tingkat pengangguran di Kalimantan Selatan masih sangat tinggi, mencapai sekitar 80 persen. Hal ini menjadi perhatian serius bagi kami dan merupakan tantangan bagi Disnakertrans untuk segera diatasi,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disnaketrans Kalsel, Irfan Sayuti menjelaskan dalam upaya menekan angka pengangguran, pihaknya akan memaksimalkan peran balai-balai latihan kerja untuk menyelenggarakan pelatihan bagi pencari kerja. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kompetensi mereka agar lebih siap masuk ke dunia kerja.

“Selain itu, inisiatif penyelenggaraan bursa kerja juga akan digalakkan. Bursa kerja ini memberikan kesempatan bagi pencari kerja untuk bertemu langsung dengan perusahaan yang membuka lowongan, sehingga mereka bisa melakukan wawancara dan memperluas jaringan profesional,” jelasnya.

Irfan menambahkan melalui sinergitas antara Disnakertrans dan Komisi IV DPRD Kalsel, maka berbagai program peningkatan kualitas tenaga kerja, penyelenggaraan bursa kerja, dan pelatihan kerja akan terus dikembangkan.

Diharapkan upaya ini dapat menekan angka pengangguran, menciptakan tenaga kerja yang kompeten, dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kalimantan Selatan. (ADV-NRH/RDM/RH)

Permudah Transaksi, Bank Kalsel Luncurkan Penggunaan QRIS Pedagang Pasar Terapung Banjarmasin

BANJARMASIN – Sebagai bentuk komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan, khususnya di Banjarmasin, serta mendukung pemerintah dalam proses transparansi melalui transaksi pembayaran non tunai atau cashless, maka Bank Kalsel bersama Pemerintah Kota Banjarmasin meluncurkan penggunaan QRIS pada Pedagang Pasar Terapung. Peluncuran dilakukan pada Minggu (3/11) di Dermaga Pasar Terapung Jl. Pierre Tendean, Kota Banjarmasin.

Jajaran pemko Banjarmasin dan Bank Kalsel berfoto bersama para Acil Pasar Terapung pasca peluncuran QRIS

Turut berhadir Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina; Sekretaris Daerah kota Banjarmasin sekaligus merangkap Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman; Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Firmansyah; Kepala Divisi Dana dan Digital Banking, Iwan; Kepala Bank Kalsel Cabang Utama, Suriadi; Wakil Kepala Bank Kalsel Cabang Utama, Andy Andryawan dan seluruh Kepala Cabang Pembantu wilayah Banjarmasin.

Kegiatan ini juga disaksikan seluruh acil pasar terapung dan masyarakat yang berkunjung ke Dermaga Pasar Terapung Banjarmasin.

Dalam sambutannya sekaligus meluncurkan penggunaan QRIS Pedagang Pasar Terapung, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengucapkan terima kasih kepada Bank Kalsel atas kerja sama yang sudah terjalin hingga saat ini. Baik dalam dukungan layanan perbankan maupun dalam fasilitas pembiyaan untuk UMKM di Banjarmasin.

“Saya mengapresiasi inisiai yang telah dilakukan Bank Kalsel dalam mempercepat transformasi digital di sektor perdagangan lokal. Sehingga, dapat mendukung perkembangan ekonomi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital yang dinilai lebih praktis dan cepat,” ucap Ibnu.

Sementara itu, Kepala Bank Kalsel Cabang Utama Banjarmasin, Suriadi, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarmasin atas kepercayaannya kepada Bank Kalsel, untuk mensosialisasikan layanan perbankan digital kepada para pedagang lokal khususnya wisata Pasar Terapung Banjarmasin, guna mengatur dan mempermudah keuangan lebih praktis dan aman.

“Dengan adanya QRIS Bank Kalsel pada pedagang Pasar Terapung yang merupakan salah satu tempat wisata Kota Banjarmasin ini, akan memudahkan masyarakat atau pengunjung dalam bertransaksi secara non-tunai atau cashless. Bank Kalsel juga mengucapkan terima kasih kepada nasabah setia Bank Kalsel yang terus mempercayakan kebutuhan dan layanan perbankan kepada kami,” ungkap Suriadi.

Sebagai informasi, Dalam kegiatan ini juga Bank Kalsel bersama Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin melakukan penandatanganan kerja sama tentang layanan perbankan yang dilakukan Kepala Bank Kalsel Cabang Utama Banjarmasin, Suriadi dengan Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman.

Setelah pelaksanaan acara tersebut, Bank Kalsel berbagi hadiah menarik untuk para pedagang pasar terapung yang berani berpantun bersama Bank Kalsel. (ADV-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version