Dispora Kalsel Ramaikan Hari Sumpah Pemuda Dengan Gowes Bersama

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan pada tahun ini, memperingati Hari Sumpah Pemuda, dengan Gowes bersama komunitas sepeda, yang digelar akhir pekan tadi.

Plt Kadispora Kalsel menyampaikan, Gowes ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2024 ini.

“Kegiatan gowes bersama ini mengambil tema, Maju Bersama Indonesia Raya,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Sedangkan bersepeda atau gowes, menurutnya dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda ini, adalah cara yang tepat untuk merayakan semangat persatuan dan nasionalisme sekaligus menjaga kebugaran tubuh.

“Melalui gowes ini pihaknya berharap kesadaran akan pentingnya hidup sehat bisa semakin meningkat,” ucapnya.

Selain itu, menurutnya, kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi komunitas komunitas sepeda yang ada di Banua.

“Sehingga, melalui Gowes ini Dispora Kalimantan Selatan dapat memasyarakatkan olahraga di tengah tengah masyarakat,” ujarnya.

Pada Gowes bersama komunitas ini, diikuti ratusan peserta, serta panitia menyediakan puluhan hadiah doorprize. (SRI/RDM/RH)

Jelang Nataru, Pemprov Kalsel Kembali Gelar Pasar Murah

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan Kalsel, kembali menggelar Pasar Murah, dalam rangka menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Senin (4/11).

Suasana Stand Pasar Murah di Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Kalsel

Pasar murah yang digelar oleh Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan Ini dibuka Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Sulkan, diwakili Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disdag Kalsel Sutikno, yang dipusatkan di halaman kantor Disdag Kalsel, berlokasi Jalan S Parman Banjarmasin.

Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disdag Kalsel (ditengah) didampingi Kasi Bapoting, Kasi Sarana dan Distribusi (ki-ka)

Kepada wartawan, di sela kegiatan Sutikno mengatakan, gelaran pasar murah ini merupakan kegiatan tahunan untuk membantu masyarakat dalam upaya mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah daripada di Pasaran. Dimana pihaknya bekerjasama dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Kalimantan Selatan diantaranya Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Dinas Perikanan dan Kelautan Kalsel, Bulog Kalsel, serta puluhan pelaku usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM.

“Ada 50 stand yang berpartisipasi dalam Pasmur 2024 ini,” ucapnya

Disampaikan Sutikno, kegiatan Pasar Murah di halaman kantor Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan merupakan start pertama, dan akan dilanjutkan pada Selasa (5/11) di kantor Kelurahan Pemurus Baru Kecamatan Banjarmasin Selatan, kemudian ke masing-masing Kabupaten dan Kota. Sutikno berharap, masyarakat dapat memanfaatkan untuk membeli keperluan bahan pokok tersebut.

“Gelaran Pasmur akan kita gelar mulai 4 November hingga rencananya 6 Desember 2024 mendatang,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Seksi Pasca Panen Pengolahan dan Pemasaran Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan, Darmadi mengakui, pihaknya selalu turut berpartisipasi dalam kegiatan Pasar Murah Di Banjarmasin. Dengan menjual beras lokal yakni Siam Arjuna dan Mutiara dari Gambut Kabupaten Banjar sebanyak 550 liter, untuk harganya per 3 liter 25 ribu lebih murah daripada di pasaran.

“Semoga dapat terpenuhi keperluan masyarakat, terutama beras lokal sebagai konsumsi pokok utama,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

DPRD Kalsel dan Disnakertrans Bahas Strategi Pengurangan Pengangguran di Tahun 2025

BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan mengadakan rapat kerja bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan bertempat di gedung DPRD Kalsel.

Suasana rapat kerja Komisi IV DPRD Kalsel dan Disnaketrans Kalsel

Rapat kerja yang dipimpin Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Bambang Yanto Permono itu dihadiri Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti beserta jajarannya, baru-baru tadi.

Agenda utama rapat ini membahas rencana program dan kegiatan untuk tahun anggaran 2025, yang bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja dan masyarakat transmigrasi yang produktif, mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.

Dalam pengantarnya, Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Bambang Yanto Permono menyampaikan bahwa Disnakertrans Kalsel adalah instansi Tipe A, yang memiliki tanggung jawab besar dalam menangani urusan pemerintahan di bidang tenaga kerja dan transmigrasi.

Tugas utama dinas ini meliputi pengelolaan tenaga kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan masyarakat transmigrasi, yang semuanya bertujuan untuk mendukung kesejahteraan dan daya saing masyarakat di Kalimantan Selatan.

“Saat ini, tingkat pengangguran di Kalimantan Selatan masih sangat tinggi, mencapai sekitar 80 persen. Hal ini menjadi perhatian serius bagi kami dan merupakan tantangan bagi Disnakertrans untuk segera diatasi,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disnaketrans Kalsel, Irfan Sayuti menjelaskan dalam upaya menekan angka pengangguran, pihaknya akan memaksimalkan peran balai-balai latihan kerja untuk menyelenggarakan pelatihan bagi pencari kerja. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kompetensi mereka agar lebih siap masuk ke dunia kerja.

“Selain itu, inisiatif penyelenggaraan bursa kerja juga akan digalakkan. Bursa kerja ini memberikan kesempatan bagi pencari kerja untuk bertemu langsung dengan perusahaan yang membuka lowongan, sehingga mereka bisa melakukan wawancara dan memperluas jaringan profesional,” jelasnya.

Irfan menambahkan melalui sinergitas antara Disnakertrans dan Komisi IV DPRD Kalsel, maka berbagai program peningkatan kualitas tenaga kerja, penyelenggaraan bursa kerja, dan pelatihan kerja akan terus dikembangkan.

Diharapkan upaya ini dapat menekan angka pengangguran, menciptakan tenaga kerja yang kompeten, dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kalimantan Selatan. (ADV-NRH/RDM/RH)

Permudah Transaksi, Bank Kalsel Luncurkan Penggunaan QRIS Pedagang Pasar Terapung Banjarmasin

BANJARMASIN – Sebagai bentuk komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan, khususnya di Banjarmasin, serta mendukung pemerintah dalam proses transparansi melalui transaksi pembayaran non tunai atau cashless, maka Bank Kalsel bersama Pemerintah Kota Banjarmasin meluncurkan penggunaan QRIS pada Pedagang Pasar Terapung. Peluncuran dilakukan pada Minggu (3/11) di Dermaga Pasar Terapung Jl. Pierre Tendean, Kota Banjarmasin.

Jajaran pemko Banjarmasin dan Bank Kalsel berfoto bersama para Acil Pasar Terapung pasca peluncuran QRIS

Turut berhadir Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina; Sekretaris Daerah kota Banjarmasin sekaligus merangkap Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman; Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Firmansyah; Kepala Divisi Dana dan Digital Banking, Iwan; Kepala Bank Kalsel Cabang Utama, Suriadi; Wakil Kepala Bank Kalsel Cabang Utama, Andy Andryawan dan seluruh Kepala Cabang Pembantu wilayah Banjarmasin.

Kegiatan ini juga disaksikan seluruh acil pasar terapung dan masyarakat yang berkunjung ke Dermaga Pasar Terapung Banjarmasin.

Dalam sambutannya sekaligus meluncurkan penggunaan QRIS Pedagang Pasar Terapung, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengucapkan terima kasih kepada Bank Kalsel atas kerja sama yang sudah terjalin hingga saat ini. Baik dalam dukungan layanan perbankan maupun dalam fasilitas pembiyaan untuk UMKM di Banjarmasin.

“Saya mengapresiasi inisiai yang telah dilakukan Bank Kalsel dalam mempercepat transformasi digital di sektor perdagangan lokal. Sehingga, dapat mendukung perkembangan ekonomi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital yang dinilai lebih praktis dan cepat,” ucap Ibnu.

Sementara itu, Kepala Bank Kalsel Cabang Utama Banjarmasin, Suriadi, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarmasin atas kepercayaannya kepada Bank Kalsel, untuk mensosialisasikan layanan perbankan digital kepada para pedagang lokal khususnya wisata Pasar Terapung Banjarmasin, guna mengatur dan mempermudah keuangan lebih praktis dan aman.

“Dengan adanya QRIS Bank Kalsel pada pedagang Pasar Terapung yang merupakan salah satu tempat wisata Kota Banjarmasin ini, akan memudahkan masyarakat atau pengunjung dalam bertransaksi secara non-tunai atau cashless. Bank Kalsel juga mengucapkan terima kasih kepada nasabah setia Bank Kalsel yang terus mempercayakan kebutuhan dan layanan perbankan kepada kami,” ungkap Suriadi.

Sebagai informasi, Dalam kegiatan ini juga Bank Kalsel bersama Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin melakukan penandatanganan kerja sama tentang layanan perbankan yang dilakukan Kepala Bank Kalsel Cabang Utama Banjarmasin, Suriadi dengan Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman.

Setelah pelaksanaan acara tersebut, Bank Kalsel berbagi hadiah menarik untuk para pedagang pasar terapung yang berani berpantun bersama Bank Kalsel. (ADV-RIW/RDM/RH)

18 Perawat Asal Banjarmasin Berangkat ke Jepang Untuk Bekerja di RS Nagoya

BANJARMASIN – Keberangkatan tenang medis sebagai delegasi tenaga kerja dan penerima beasiswa Kaikoukai, telah dilepas Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, di aula Kayuh Baimbai, Jumat (1/11) .

“Mereka merupakan perawat yang akan bekerja di beberapa fasilitas rumah sakit yang ada di Nagoya, Jepang,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

Kegiatan ini, lanjut Walikota, merupakan hasil kerjasama dari Pemerintah Kota Banjarmasin yang sudah berjalan dari tahun 2023 lalu.

Pada tahap satu diberangkatkan sebanyak 25 tenaga kerja kesehatan, sedangkan di tahap kedua dan ketiga ini diberangkatkan sebanyak 19 orang.

“Pekerja asal Kota Banjarmasin ini akan diberangkatkan pada 5 November dan 26 November 2024 mendatang. Dengan kontrak kerja selama 5 tahun,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Walikota berpesan agar para tenaga medis yang bekerja di Jepang tersebut, dapat kembali ke Kota Banjarmasin untuk bersama sama membangun kota ini di bidang kesehatan.

“Untuk tenaga medis yang diberangkatkan bekerja di Rumah Sakit Jepang, diharapkan untuk pulang kembali ke Kota Banjarmasin, setelah kontrak kerjanya berakhir,” ucap Wali Kota.

Rumah sakit di Kota Banjarmasin terbuka untuk mereka bekerja seperti di Rumah Sakit Sultan Suriansyah serta lainnya.

Maka, ketika bekerja di Jepang hendaknya para perawat asal Kota Banjarmasin ini dapat bekerja sambil menimba ilmu pengetahuan bagaimana fasilitas kesehatan di rumah sakit di Jepang tersebut.

“Pada saat kembali ke Kota Banjarmasin mereka sudah menjadi pekerja profesional dibidang keperawatan tersebut. Yang bisa diimplementasikan di Kota Banjarmasin mendatang,” ujar Walikota.

Sementara itu, Asisten 1 Bidang Kesra Sekaligus Kordinator Beasiswa Kaikoukai Healthcare Machli Riyadi mengatakan, hendaknya kerjasama program ini dapat terus berjalan.

Meski nantinya pimpinan Kota Banjarmasin mengalami pergantian. Karena program kerja ini sangat memberikan manfaat kepada pemuda yang baru lulus tenaga medis di Kota Banjarmasin.

Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, dr Tabiun Huda, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga kerja (Diskopumker) Kota Banjarmasin, H Isa Ansari, Perwakilan dari Kaikoukai Healthcare Group beserta sejumlah tenaga medis yang akan dilepas ke Jepang. (SRI/RDM/RH)

DPPPA-KB Kalsel Lakukan Penilaian Kualitas Keluarga di 13 Kabupaten/Kota

BANJARBARU – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPPPA-KB) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan program Penilaian Peningkatan Kualitas Keluarga yang menjangkau 13 kabupaten/kota di wilayah provinsi ini.

Penilaian Peningkatan Kualitas Keluarga DPPPA-KB Kalsel di Kab/Kota 2024

Kepala DPPPAKB Provinsi Kalsel Sri Mawarni menyampaikan pentingnya program ini yang bertujuan untuk mewujudkan kesetaraan gender dan pemenuhan hak anak serta mengukur perkembangan kualitas keluarga di Kalsel.

“Kegiatan ini diawali dengan pendataan kondisi sumber daya alam, sarana prasarana, serta situasi setiap keluarga. Dengan data tersebut, kami dapat melakukan intervensi yang tepat, terutama di wilayah-wilayah kelurahan, dengan menggandeng berbagai dinas, instansi, dan organisasi terkait,” ujarnya, Jum’at (1/11).

Ia menambahkan, Penilaian Peningkatan Kualitas Keluarga ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga, mendorong kesetaraan gender, pemenuhan hak anak, serta meningkatkan keterampilan perempuan dalam mengembangkan usaha ekonomi produktif.

“Salah satu yang terpenting adalah upaya untuk meningkatkan kapasitas desa agar mampu mengenali kebutuhan keluarga serta menetapkan solusi untuk setiap permasalahan yang dihadapi,” tambahnya.

Selain itu, penghitungan Indeks Kualitas Keluarga (IKK) juga dianggap penting untuk membantu pemerintah dalam mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi keluarga, guna merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Kegiatan yang juga dilaksanakan bersama TP PKK Provinsi Kalsel ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara lembaga dan masyarakat, sehingga setiap intervensi yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran dan berdampak nyata dalam peningkatan kualitas keluarga di Kalsel.

“Dengan kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat yang berkelanjutan dan mampu menerapkan aksi nyata di lapangan bahkan setelah kegiatan ini berakhir,” pungkasnya. (BDR/RDM/RH)

Hibah Dana BUMDesa Hingga November Sudah Capai 100 Persen

BANJARBARU – Program Hibah Bantuan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dikelola oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah disalurkan ke 21 BUMDes yang tersebar di 11 Kabupaten se Kalsel.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel, Faried Fakhmansyah melalui Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa Indah Novita Purnamasari di Banjarbaru, Jumat (1/11).

Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa Indah Novita Purnamasari

Novi mengatakan, program bantuan hibah BUMDes tahun 2024 telah berhasil direalisasikan secara keseluruhan. Langkah selanjutnya yang dilakukan Dinas PMD Kalsel adalah memonitor perkembangan implementasi bantuan ini, termasuk dampaknya terhadap pengembangan usaha BUMDes.

“Bantuan yang diberikan kepada BUMDes memiliki tujuan jelas yakni meningkatkan pendapatan mereka melalui pengembangan usaha,” ungkap Novi.

Ia menambahkan, tidak hanya sekadar memberikan bantuan, fokus tahun ini adalah pada ketahanan pangan. Melalui dukungan yang diberikan, BUMDes didorong untuk berperan sebagai penyedia pangan di daerahnya, terutama dalam sektor pertanian dan perkebunan. Dengan variasi pendanaan hingga Rp45 juta, tergantung pada rekomendasi kabupaten dan proposal dari BUMDes, hal ini mencerminkan pendekatan yang komprehensif dalam menilai potensi dan kebutuhan setiap badan usaha desa.

“Hal ini tidak hanya memperkuat kemandirian ekonomi desa tetapi juga mendukung ketahanan pangan secara keseluruhan,” tutup Novi. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel dan BP Geopark Meratus Jalin Koordinasi dengan Pemuda Pariwisata

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel bersama Badan Pengelola (BP) Geopark Meratus Kalsel, terus menjalin koordinasi dengan menggelar pelatihan kepada Pemuda Pemudi Pariwisata di Banua.

Kepada wartawan Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, Musrefinah Lediya, baru-baru tadi mengatakan, program pelatihan bagi pemuda dan pemudi tengah difokuskan pada 54 titik rute Geopark Meratus. Dalam rangka menyambut penilaian Geopark Meratus oleh UNESCO Global Geopark (UGG).

“Kami terus jalin koordinasi dan gelar sinkronisasi melalui program pelatihan,” ucapnya

Disampaikan Lediya, rencananya dalam waktu dekat ini akan digelar pelatihan untuk pemuda pemudi Pariwisata, setelah sebelumnya sukses digelar di beberapa Kabupaten dan Kota. Dimana, ini merupakan kelanjutan kegiatan tersebut.

Terkait narasumber nanti rencananya perwakilan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif, dan Badan Pengelola Geopark Meratus, agar Sumber Daya Manusia (SDM) mampu meningkatkan kunjungan ke titik-titik yang menjadi geosite Geopark Meratus.

“Setelah dilatih mereka akan ditempatkan, sesuai dengan tempat tinggalnya masing-masing,” jelas Lediya

Lebih lanjut Lediya menambahkan, dalam pelatihan pihaknya tetap menggandeng penulis lokal, terkait story telling di masing-masing rute tersebut. Berdasarkan arahan dari Badan Pengelola Geopark Meratus, akan dicetak dalam bentuk buku yang menceritakan sejarah dari setiap titik geosite.

“Kami juga menggandeng Kepala Desa, Lurah dan Tokoh Adat setempat,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Bank Kalsel Gelar Undian Simpedes ASN, Total Hadiah 1 M

BANJARMASIN – Bank Kalsel melaksanakan program undian tahunan Simpeda khusus Aparatur Sipil Negara (ASN) periode X tahun 2024, bertempat di lantai 3 kantor pusat Bank Kalsel.

Petugas yang memastikan undian Simpedes ASN sesuai aturan

Total hadiah yang diundi adalah sebesar 1 miliar rupiah untuk 151 pemenang. Dengan rincian hadiah utama sebesar Rp50 juta untuk 1 pemenang, diikuti 40 pemenang dengan hadiah Rp10 juta serta 110 pemenang dengan hadiah Rp5 juta kepada Pemerintah Kabupaten/Kota/Provinsi. Penarikan undian dilakukan terpusat di Kantor Pusat Bank Kalsel di Banjarmasin pada Kamis (31/10), dan juga secara live via youtube Bank Kalsel, yang kemudian penyerahan undian ini secara seremonial bersama Pemerintah Daerah setempat kepada para pemenang.

Adapun penyerahan secara simbolis hadiah pemenang undian untuk per kategori dilakukan Komisaris Bank Kalsel, Rizal Akbar Sarupi kepada Kepala Bank Kalsel Cabang Martapura, Khuzaimi, Kepala OJK Provinsi Kalsel, Agus Maiyo kepada Wakil Kepala Bank Kalsel Cabang Utama, Andy Andryawan, dan Kepala BPKAD Provinsi Kalimantan Selatan, Miftahul Chair kepada Kepala Divisi Dana dan Digital Banking, Iwan. Turut menyaksikan Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah dan Manajemen Intern Bank Indonesia, Gde Agus Dwijaya Kusuma dan Dewan Pengawas Syariah Bank Kalsel, Direktur Operasional, Direktur Kepatuhan serta Direktur Bisnis Bank Kalsel. Selain itu, kegiatan ini juga dilaksanakan secara online via youtube Bank Kalsel.

Sebelum pelaksanaan undian, para saksi dari perwakilan Dinas Sosial, Kepolisian dan Notaris turut memberikan panduan tata tertib pada 25 Oktober 2024, melakukan proses penyegelan laptop atau alat pengundian yang telah didokumentasikan melalui tampilan video sebagai langkah transparansi dalam pelaksanaan kegiatan ini.
Langkah ini sebagai bentuk komitmen Bank Kalsel, untuk menjamin kredibilitas dan integritas pelaksanaan undian bagi para peserta dengan proses yang diawasi secara ketat para pejabat terkait.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, yang diwakili Kepala BPKAD Provinsi Kalimantan Selatan, Miftahul Chair, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bank Kalsel atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Provinsi Kalimantan Selatan.

“Saya mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan mengucapkan terima kasih atas komitmennya dalam memberikan apresiasi kepada para ASN yang telah berkontribusi bagi kemajuan daerah. Semoga kerja sama ini dapat terus terjalin dengan baik dan bisa menginspirasi kalangan ASN dan Masyarakat dalam memanfaatkan layanan perbankan sebagai sarana pengelolaan keuangan yang lebih baik dan aman serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan,” ucap Miftahul.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengungkapkan, bahwa acara ini merupakan bagian dari kegiatan tahunan, yaitu penarikan Undian Berhadiah Tabungan Simpeda ASN untuk periode ke-10 tahun 2024.

Dirut Bank Kalsel saat peluncuran Simpedes ASN

“Program undian ini bertujuan sebagai bentuk apresiasi kami kepada para nasabah ASN yang telah mempercayakan transaksi keuangannya melalui Bank Kalsel. Pada periode sebelumnya, undian ini khusus untuk Tabungan Simpeda KPE. Namun, tahun ini kami memperluas cakupan undian menjadi Tabungan Simpeda ASN, termasuk nasabah berstatus P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Dengan demikian, seluruh ASN yang menerima pembayaran gaji melalui Bank Kalsel memiliki kesempatan yang sama untuk memenangkan hadiah,” ungkap Fachrudin.

Lebih lanjut, Bank Kalsel akan terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang relevan dan bermanfaat, termasuk dalam mendukung inklusi keuangan melalui program tabungan serta layanan digital lainnya.

“Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Daerah dan masyarakat, kami optimis bahwa Bank Kalsel dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesejahteraan dan meningkatkan literasi keuangan di Kalimantan Selatan,” pungkas Fachrudin.

Sebagai informasi, pada momen ini juga Bank Kalsel memperkenalkan tiga video edukatif yang inovatif. Yakni Video “Siskeudesling” adalah upaya Bank Kalsel mendukung pengelolaan keuangan desa yang lebih transparan di seluruh kabupaten di Kalimantan Selatan.

“Kami juga meluncurkan “Kartu Kredit Indonesia” untuk mendukung kegiatan non-tunai di satuan kerja Pemerintah Daerah, serta video “Laku Pandai” atau “Adink” yang memungkinkan masyarakat di seluruh pelosok Kalimantan Selatan untuk mengakses layanan perbankan dengan lebih mudah melalui agen digital,” tutup Fachrudin.

Kedepannya, Bank Kalsel dapat terus memberikan layanan terbaik dan menjadi mitra terpercaya dalam memenuhi kebutuhan keuangan masyarakat Kalimantan Selatan. (ADV-RIW/RDM/RH)

Labkesda Kalsel Kembangkan Tiga Layanan Utama di Tahun 2025

BANJARMASIN – Dalam rangka memenuhi pelayanan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalsel akan mengembangkan tiga layanan utama pada tahun 2025 mendatang.

Petugas Melakukan Pemeriksaan Sampel

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Labkesda Kalsel, Reza Faisar menjelaskan tiga pelayanan utama di tahun 2025 untuk memenuhi pelayanan kesehatan di Kalsel, yaitu layanan pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK), yaitu pemeriksaan wajib yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk mendeteksi kekurangan hormon tiroid bawaan.

Plt Kepala Labkesda Kalsel, Reza Faisar

“Jadi kami akan berupaya untuk melaksanakan pemeriksaan SHK ini di Kalsel sehingga kita satu-satunya di Pulau Kalimantan yang bisa melakukan pemeriksaan ini,” katanya, Jum’at (1/11).

Lebih lanjut, menurut Reza, pihaknya juga berencana untuk bisa melakukan pemeriksaan penyakit Tuberkulosis (TB) karena laboratorium TB yang dimiliki Labkesda Kalsel sudah bagus dan saat ini sedang melakukan proses pembangunan gedung laboratorium Biosafety Level (BSL) 2.

“Jadi rencananya, untuk konfirmasi TB kita tidak perlu lagi mengirim sampel ke Jakarta. Kita cukup melaksanakan di Banjarmasin. Nanti juga akan berdampak, provinsi lain pun tidak perlu mengirim sampel ke Pulau Jawa. Bisa mengirim ke kita di Kalsel,” terangnya.

Kemudian, lanjut Reza, Labkesda Kalsel berencana mengembangkan layanan pemeriksaan HPP DNA untuk mendeteksi penyakit kanker rahim atau serviks.

Dengan adanya tiga layanan prioritas ini, maka ke depan, keberadaan Labkesda Kalsel dapat memberikan manfaat lebih signifikan bagi masyarakat dan dapat berkontribusi optimal untuk peningkatan pendapatan asli daerah yang kemudian dimanfaatkan untuk pembangunan di Banua Kalsel. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version