Gema Maulid 40 Malam, Paman Birin: Bukti Cinta Pada Rasulullah dan Ajarannya

Banjarmasin – Gema Maulid 40 Malam hari ke-14, di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin pada Selasa (17/9) masih dihadiri dengan antusias jemaah dari berbagai kawasan sekitar kota Banjarmasin hingga kabupaten Banjar. Diantaranya dari Sungai Jingah Banjarmasin dan desa Telok Selong kabupaten Banjar. Jemaah juga berasal dari ASN lingkup Pemprov Kalsel. Yakni dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Bappeda, BPKAD, dan Biro Administrasi dan Pembangunan.

Gema Maulid inisiasi Gubernur, Sahbirin Noor atau Paman Birin pada malam ke-14 ini, mendatangkan Grup Maulid Habsyi Al Fata dari Komplek Pandu Banjarmasin. Sedangkan ayat – ayat suci Al-Qur’an dibacakan Qoriah, Nuudjaina. Sementara tausiyah diberikan Ustadz Fikri Haikal, putra dari Tuan Guru (alm) Zainuddin MZ.

Pada malam ke-14 ini, dalam sambutannya, Gubernur yang diwakili Pj Bupati Hulu Sungai Selatan, sekaligus Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalsel, Endri, kembali mengingatkan kaum Muslimin untuk selalu mengingat dan mencintai Rasulullah SAW.

Jemaah perempuan sedang mendengarkan tausiyah pada Gema Maulid 40 Malam hari ke-14

“Gema Maulid 40 Malam yang diinisiasi Paman Birin ini, menjadi salah satu bukti kecintaan kita kepada Rasulullah dan ajarannya,” tegasnya.

Tidak tanggung – tanggung, tahun ini adalah tahun ketiga Paman Birin menginisiasi peringatan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tahun pertama pada 2022, peringatan Maulid berlangsung selama sepekan di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Tahun kedua, 2023, berlangsung selama dua pekan. Dan tahun ketiga pada 2024 ini, peringatan Maulid berlangsung lebih lama, hingga 40 malam.

“Saya mewakili Paman Birin dan Acil Odah selaku tuan rumah, mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaah yang selalu setia hadir setiap malam. Beliau juga meminta maaf apabila ada kekurangan dalam pelayanan,” tutupnya. (RIW/RDM/RZN)

Wisuda STMIK Indonesia Banjarmasin, Paman Birin : SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Kalsel di Era Digital

BANJARMASIN – Dalam era globalisasi dan transformasi digital yang pesat, peran pendidikan menjadi sangat krusial dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing dan berinovasi sehingga pentingnya pendidikan dalam membangun masa depan daerah, khususnya di Kalimantan Selatan. Hal ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah, saat menghadiri Dies Natalis ke-XXXII dan Wisuda ke-XXVIII STMIK Indonesia Banjarmasin yang digelar di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Sabtu (14/9).

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini menyoroti peran vital perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan berkualitas yang siap menghadapi tantangan zaman.

“Provinsi kita yang kaya akan potensi alam dan budaya membutuhkan SDM yang unggul, tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki keterampilan, karakter kuat, serta daya saing tinggi,” ungkap Paman Birin.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel

Ia juga menekankan bahwa pengembangan SDM yang berkualitas merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk masa depan Kalimantan Selatan sehingga pendidikan menjadi kunci dalam mencetak generasi muda yang siap menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat lokal maupun global.

Selain itu, Gubernur memberikan apresiasi kepada STMIK Indonesia Banjarmasin yang telah berperan aktif selama lebih dari tiga dekade dalam menyediakan pendidikan berkualitas, terutama di bidang teknologi informasi. Menurutnya, lulusan dari sektor ini memiliki peran strategis di era digital seperti sekarang.

“Hari ini kalian tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga memulai babak baru dalam hidup kalian. Ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama di kampus harus menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja dan berkontribusi bagi masyarakat,” tuturnya.

Gubernur berharap para lulusan STMIK Indonesia Banjarmasin mampu menjadi inovator dan pemimpin masa depan yang membawa perubahan positif bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Suasana Dies Natalis ke-XXXII dan Wisuda ke-XXVIII STMIK Indonesia Banjarmasin

“Sebagai lulusan di bidang teknologi dan informasi, kalian berada di garis depan dari revolusi industri yang sedang berlangsung,”

Ia juga memberikan penghargaan tinggi kepada para dosen dan seluruh civitas akademika yang telah berkontribusi dalam mencetak generasi penerus bangsa.

“Dedikasi para pengajar sangat penting dalam mendidik dan mempersiapkan para lulusan menjadi SDM unggul. Semoga STMIK Indonesia Banjarmasin terus menjadi pilar penting dalam dunia pendidikan di Kalimantan Selatan,” tutupnya.

Sementara itu, ketua STMIK Indonesia Banjarmasin, Seradi Angkasa dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total 412 mahasiswa aktif, pada wisuda tahun ini STMIK Indonesia Banjarmasin meluluskan 90 mahasiswa dari program studi Sistem Informasi, Teknik Informatika, Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi.

“Semoga lulusan dari kampus ini dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah khususnya Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (BDR/RDM/APR)

Calon Pimpinan DPRD Kalsel 2024-2029 Resmi Diumumkan, Ini Nama-namanya

Banjarmasin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Masa Bakti 2024–2029 secara resmi mengumumkan calon pimpinan dalam Rapat Paripurna yang diselenggarakan di gedung DPRD Kalsel pada Selasa, (17/9).

Rapat paripurna ini menjadi momen penting dalam proses pembentukan kepemimpinan baru DPRD Kalsel yang akan menjalankan tugas legislatif selama lima tahun ke depan.

Pada kesempatan ini, Ketua DPRD Kalsel Sementara, Supian HK selaku pimpinan rapat paripurna, mengumumkan empat nama calon pimpinan DPRD, yang terdiri dari satu calon ketua dan tiga calon wakil ketua.

“Adapun nama-nama yang diusulkan untuk diumumkan ialah Supian HK sebagai calon Ketua DPRD Provinsi Kalsel, serta Kartoyo, Muhammad Alpiya Rakhman dan Desy Oktavia Sari sebagai calon Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel,” ungkapnya.

Nama-nama Calon Pimpinan DPRD Kalsel 2024-2029

Proses pengusulan nama-nama ini merupakan hasil dari mekanisme internal partai politik yang memiliki kursi terbanyak di DPRD Kalsel, di mana Supian HK diusulkan oleh Partai Golkar, sementara Kartoyo diusulkan oleh Partai Nasdem, Muhammad Alpiya Rakhman oleh Partai Gerindra dan Desy Oktavia Sari oleh Partai Amanat Nasional.

Usulan ini mendapatkan persetujuan penuh dari seluruh anggota DPRD yang hadir dalam rapat tersebut, tanpa ada penolakan ataupun interupsi dari anggota Dewan lainnya. Persetujuan ini kemudian diresmikan melalui Keputusan Dewan Nomor 22 Tahun 2024 tentang Persetujuan DPRD Provinsi Kalsel Terhadap Penetapan Usulan Calon Pimpinan DPRD Provinsi Kalsel Masa Jabatan 2024–2029.

Ketua DPRD Kalsel Sementara, Supian HK didampingi Anggota DPRD Kalsel lainnya

Dalam keterangannya, Supian HK menyampaikan bahwa tahapan selanjutnya setelah persetujuan Dewan ini yakni mengajukan usulan tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) melalui Gubernur Kalimantan Selatan. Pengajuan ini merupakan langkah formal yang wajib dilakukan sebelum nama-nama yang telah diusulkan dapat dilantik secara resmi menjadi pimpinan definitif DPRD Kalsel.

Pengumuman ini menjadi titik penting dalam perjalanan pemerintahan Provinsi Kalsel, khususnya dalam bidang legislatif. Dengan terbentuknya pimpinan yang baru, diharapkan DPRD Kalsel dapat menjalankan fungsi pengawasan, anggaran, dan legislasi dengan lebih efektif dan efisien. (NRH/RDM/APR)

Setwan Banjarmasin Gelar Persiapan Jelang Peringatan Harjad Kota

BANJARMASIN – Menjelang Peringatan Hari Jadi Kota ke-498, berbagai persiapan digelar pihak Sekretariat DPRD kota Banjarmasin. Hal itu disampaikan Sekwan Banjarmasin Iwan Ristianto, kepada sejumlah wartawan, Selasa (17/9).

Iwan mengatakan, saat ini untuk pemasangan tenda dan dekorasi sudah mulai dilakukan, guna memperindah di setiap sudut ruangan, dengan kain berwarna warni, menyambut perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang berusia hampir lima abad.

Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto

“Gelaran tahunan ini rutin dilaksanakan untuk memeriahkan Harjad kota seribu sungai,” ucapnya

Disampaikan Iwan, untuk Rapat Paripurna Sidang Istimewa akan digelar pada Sabtu 21 September 2024 mendatang pukul 10.00 Wita, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Sementara Rudy Heriyadi didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Sementara Harry Wijaya, dihadiri Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, beserta kalangan Legislatif dan Eksekutif.

Tampak satu tukang memasang dekorasi, di halaman parkir Gedung DPRD kota Banjarmasin

“Pagi sebelum digelar Rapur Istimewa, biasanya berziarah ke Makam Sultan Suriansyah,” jelasnya

Lebih lanjut Iwan menambahkan, anggaran
Rapat Paripurna Sidang Istimewa ini sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya berkisar 400 juta rupiah, yakni untuk keperluan dekorasi, konsumsi dan lain-lain. Gelaran Ramah Tamah setelah acara dilaksanakan di halaman parkir Gedung DPRD Banjarmasin.

“Kami juga menyediakan panggung untuk penampilan musik panting menyambut tamu,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

Gema Maulid 40 Malam, Momentum Maulid Nabi Motivasi Tingkatkan Kualitas Keimanan

BANJARMASIN – Gema Maulid 40 Malam di Kalimantan Selatan, Merupakan Momentum memotivasi meningkatkan kualitas keimanan.

Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang dibacakan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Kalsel Rahmaddin pada Jumat (13/9) menjelaskan, Gema Maulid 40 Malam 1446 Hijriah hari ke 10 yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, hendaklah dimanfaatkan meningkatkan kualitas iman, dengan mengambil hikmah, kearifan dan mengenang kembali perjalanan hidup, serta keteladanan Nabi Besar Muhammad SAW yang diwariskan kepada umat manusia sepanjang hayat.

“Kita harus mengambil pelajaran dan meneladani sifat mulia yang dimiliki Baginda Rasulullah SAW,” ucapnya

Sementara itu, tausiyah yang disampaikan Tuan Guru Muhammad Yannor meminta, ada empat sifat Nabi Besar Muhammad SAW yang patut diteladani dan diamalkan yakni Sidik orang yang jujur, Amanah dapat dipercaya, Fathonah berarti orang yang cerdas, dan Tablig artinya orang yang menyampaikan. Dimana, dengan diamalkan sehari-hari tentu akan meningkat kualitas keimanan masing-masing.

“Peringatan Maulid bukan sekedar bersilaturahmi tetapi sifat Nabi Besar Muhammad SAW sebagai suri tauladan,” jelasnya

Suasana Gema Maulid 40 Malam pembacaan Sholawat bersama

Lebih lanjut Yannor menambahkan, gelaran
Gema Maulid 40 Malam ada beberapa hikmah yang dapat diambil antara lain, umat Islam diajak memperbanyak shalawat untuk Rasulullah SAW, masyarakat akan semakin memperkuat rasa cinta umat kepada Rasul akhir zaman, dengan memantapkan dalam menjalankan ajaran beliau, serta menjadi momentum lebih meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT.

“Mari hadiri dan meriahkan Gema Maulid yang diselenggarakan oleh umat Islam tidak hanya di Mahligai, Mushalla, Masjid serta lingkungan sekitar,” tutup Yannor

Tausiyah yang disampaikan Tuan Guru Muhammad Yannor

Untuk diketahui, Gema Maulid 40 Malam hari ke 10 diisi dengan bersholawat bersama dari group Jami’ul Musthofa dari Manarap Pal 8 Kabupaten Banjar, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an Qoriah Izka Izzati. Turut hadir, ASN lingkup Pemprov Kalsel diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Inspektorat, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, RSJ Sambang Lihum, dan RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, serta jamaah Kecamatan Banjarmasin Utara, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. (NHF/RDM/RZN)

Gema Maulid 40 Malam Diharapkan Dapat Berikan Syafaat Bagi Warga Banua

BANJARMASIN – Pada malam ke 12 kegiatan Gema Maulid 40 Malam yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor (Paman Birin) diharapkan dapat memberi syafaat bagi masyarakat Banua.

Harapan tersebut disampaikan Paman Birin, melalui sambutan yang dibacakan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kehadiran masyarakat yang telah hadir pada Gema Maulid 40 malam,” ucapnya di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (15/9) malam.

Dilaksanakannya, Gema Maulid 40 malam ini sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan syafaat Baginda Rasulullah kepada masyarakat di Banua,” ujarnya.

Paman Birin mengucapkan maaf apabila terdapat kesalahan dalam pelaksanaan Gema Maulid 40 malam.

Pada pelaksanaan Gema Maulid 40 malam ke 12 ini menghadirkan penceramah Tuan Guru Abuya Arrazi Hasyim, Qori Ma’rifah dan diiringi oleh grup Maulid Habsyi Ihya Ulumuddin dari Martapura.

Kegiatan Gema Maulid 40 Malam turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kalsel Supian HK, sejumlah pejabat dan karyawan SKPD lingkup Pemprov Kalsel, antara lain Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata , BPSDMD, Biro Organisasi, RSUD Ulin Banjarmasin serta masyarakat dari Kota Banjarmasin khusus dikawasan Kuin Cerucuk, Kuin Selatan, serta Belitung. (SRI/RDM/RZN)

Gema Maulid 40 Malam, Paman Birin : Dengan memperbanyak shalawat, hati kita akan terikat kepada Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT

Banjarmasin – Gelaran “Gema Maulid 40 Malam 1446 Hijriah” dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas inisiasi Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, terus berlangsung dengan antusiasme yang tinggi.

Pada malam ke-13 ini, acara kembali dihelat di Gedung Mahligai Pancasila dengan dihadiri ratusan jamaah yang terdiri dari masyarakat dan ASN dari berbagai instansi pemerintahan.

Pada malam istimewa yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal, hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, Muhammad Jaini, menyampaikan sambutan mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, Senin (17/9).

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan tersebut dan apresiasi kepada Sahbirin Noor, yang akrab disapa Paman Birin, atas komitmennya menggelar peringatan Maulid selama 40 malam berturut-turut.

“Kami mengucapkan marhaban ya syahrul rabiul awal, bulan di mana kekasih Allah SWT dilahirkan. Mari kita doakan agar Paman Birin mampu melaksanakan rangkaian Maulid selama 40 malam ini dengan lancar dan penuh berkah,” katanya.

Sementara itu, tausiyah disampaikan Imam Besar Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Tuan Guru H Saifurahman yang mengajak jamaah untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, terutama di bulan kelahirannya. Ia menjelaskan bahwa, memperbanyak shalawat dapat mempererat hubungan spiritual antara umat dengan Sang Pencipta.

“Dengan memperbanyak shalawat, hati kita akan terikat kepada Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT,” terangnya.

Acara ini dihadiri oleh ratusan jamaah, termasuk masyarakat dari Banjarmasin Selatan, serta para ASN dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), dan Sekretariat DPRD Kalsel.

Hadir pula Anggota DPRD Kalsel Dapil III, H. Achmad Maulana yang juga memberikan dukungan penuh terhadap acara ini, serta beberapa pejabat SKPD di lingkup Pemprov Kalsel yakni Kepala Dinas Perdagangan Sulkan, Kepala Biro Organisasi Galuh Tantri Narindra, Wakil Direktur RSUD Ulin Berkatullah, serta Kepala Disnakertrans Kalsel Irfan Sayuti. (NRH/RDM/RZN)

Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Gelar Sosialisasi Regulasi Penyelenggaraan Kelautan dan Perikanan

BANJARMASIN – Pelabuhan Perikanan Banjarmasin menggelar sosialisasi regulasi peraturan terkait penyelenggaraan bidang kelautan dan perikanan, di Balai Pertemuan Nelayan Kantor Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Kamis (12/9).

“Berdasarkan arahan dari Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, sosialisasi ini digelar untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Kepala Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Zaki.

Kepala Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Zaki

Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan para pelaku usaha di bidang perikanan yang beraktivitas di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

“Pada kegiatan sosialisasi ini dihadiri Nahkota, ABK kapal, pelaku usaha di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin. Dengan narasumber Direktur Kepelabuhan Perikanan dari KKP Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Tri Aris Wibowo,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zaki juga menyampaikan, pasokan ikan di pelabuhan Perikanan Banjarmasin dipastikan aman.

“Amannya Pasokan ikan di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, karena lancarnya kapal nelayan yang masuk ke tempat tersebut,” ungkapnya.

Kapal nelayan yang masuk ke tempat mereka, menurutnya berkisar 5 sampai 10 kapal setiap harinya. Dengan membawa Ikan yang dominan yaitu ikan layang dan kembung.

“Lancarnya Pasokan ikan ini, dapat memenuhi kebutuhan warga di Kota Banjarmasin dan sekitarnya,” ucap Zaki. (SRI/RDM/RH)

Antisipasi Sejak Dini Tindak Pidana Korupsi, KPK RI Gelar Pertemuan dengan DPRD Banjarmasin

BANJARMASIN – Pertemuan koordinasi KPK RI dengan para wakil rakyat Banjarmasin, yang dikemas dalam bentuk sosialisasi digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin, Kamis (12/9).

Penandatanganan Fakta Integritas DPRD Banjarmasin

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Satuan Tugas 3.1 Direktorat Koorsub Wilayah III KPK RI Maruli Tua, usai sosialisasi mengatakan, pihaknya bersama Sekretariat DPRD Banjarmasin menggelar koordinasi dan pertemuan dalam rangka pemberantasan korupsi dengan Pimpinan dan DPRD Banjarmasin, agar diimplementasikan nantinya.

“Korupsi tidak hanya merugikan keuangan Negara, dan juga rakyat,” ucapnya

Disampaikan Maruli, ada tiga Fungsi DPRD Banjarmasin yakni legislasi, pengawasan dan anggaran. Sehingga, dengan diberikan sosialisasi ini dapat mencegah tindak pidana dan membentuk budaya tata pemerintahan yang baik serta bersih, khususnya di kota seribu sungai.

“Kami sengaja mengundang istri dan suami para anggota dewan untuk hadir, agar menjadi pengingat anggota dewan jangan sampai berbuat korupsi,” jelasnya

Sementara itu, Ketua DPRD Banjarmasin Sementara Rudy Heriyadi menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi digelarnya kegiatan ini guna meningkatkan wawasan dan pengetahuan, dan berkomitmen untuk memberantas korupsi, menjaga integritas, harga diri serta martabat kehormatan sebagai wakil rakyat.

Ketua DPRD Banjarmasin Sementara Rudy Heriyadi, saat diwancara awak media (ditengah)

“Sosialisasi ini sangat penting sebagai pengingat, dalam menjalankan tugas menjadi anggota dewan yang dipilih rakyat,” tutupnya

Untuk diketahui, Sekretariat DPRD Banjarmasin bersama KPK RI, menggelar koordinasi dan pertemuan dalam rangka pemberantasan korupsi dengan Pimpinan dan DPRD Banjarmasin, diikuti Kalangan Legislatif dan Eksekutif, bertempat di ruang paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Lomba Tarkam Olahraga Tradisional Ramaikan Harjad Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Untuk turut serta meramaikan Hari Jadi Kota Banjarmasin serta menyemarakan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2024, Pemerintah Kota Banjarmasin bekerjasama dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Banjarmasin mengelar lomba Antar Kampung (Tarkam) dengan berbagai perlombaan olahraga tradisional. Acara dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, akhir pekan tadi.

Walikota mengatakan, melalui peringatan Haornas 2024 mengajak masyarakat untuk membiasakan olahraga.

“Jadi mengolahragakan masyarakat, olahraga tidak terbatas bisa formal tapi tradisional juga bisa,” katanya.

Menyemarakan Haornas ini melibatkan berbagai organisasi olahraga seperti Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Banjarmasin dan Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Banjarmasin yang memperlombakan beragam Cabang Olahraga (Cabor) dan Induk Organisasi Olahraga (Inorga).

” Tentunya sebagai pelestarian budaya dan memasyatakat lagi berbagai olahraga tradisional, “jelasnya.

Baginya, banyak cara agar bisa terus berolahraga yang murah.

” Karena olahraga bisa dilakukan dimana saja seperti fasilitas umum terutama ruang terbuka bisa dimanfaatkan warga kota dalam berolahraga, kini juga dibentuk Kampung Bermain yang merupakan wadah untuk melestarikan olahraga tradisional.

“Termasuk area dan venue venue, kegiatan olahraga bisa dimanfaatkan. Jadi semua tempat bisa berolahraga,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Banjarmasin Uzlah menuturkan, di peringatan Haornas ini lomba tradisional yang dilaksanakan diantaranya, gasing, katapel dan hadang.

“Peserta yang mengikuti sebagian berasal dari masyarakat dan sebagian lagi pembibitan di Kampung Bermain,” ucap Uzlah. (ADV/SRI/RDM/RH)

Exit mobile version