Resmi Ditutup, Kalsel Expo & BUMDesa Expo 2025 Catat Transaksi Rp14,05 Miliar

BANJARBARU – Gelaran Kalsel Expo dan BUMDesa Expo 2025, resmi ditutup Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, pada Jumat (15/8) malam, di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, di Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Syarifuddin menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, yang telah berkontribusi atas suksesnya penyelenggaraan expo tahun ini.

Sekretaris Daerah Kalsel, Syarifuddin saat menyampaikan sambutan.(foto : KalselMC)

“Expo ini bukan hanya ajang promosi, tetapi juga menjadi ruang sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Selama enam hari, kita semua disuguhkan keberagaman potensi lokal Banua, dari budaya, kuliner, hingga produk unggulan,” ujarnya.

Kalsel Expo dan BUMDesa Expo 2025 diikuti 240 stan peserta yang terdiri dari SKPD, BUMN/BUMD, pelaku UMKM, BUMDes, mitra swasta, serta 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Semua stan terisi penuh, menandakan tingginya antusiasme dan partisipasi.

Selain menampilkan capaian pembangunan provinsi maupun kabupaten/kota pada tahun 2024, expo ini juga menjadi sarana promosi produk lokal, potensi daerah, serta inovasi masyarakat.

“Apresiasi saya sampaikan kepada seluruh panitia, SKPD, UMKM, BUMDes, mitra swasta, dan masyarakat Kalsel yang memeriahkan acara ini. Terutama kepada 13 kabupaten/kota yang memperkenalkan potensi unggulan daerahnya,” katanya.

Syarifuddin berharap, keberhasilan Kalsel Expo & BUMDesa Expo 2025 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Mari kita dorong agar UMKM, BUMDes, dan produk lokal Kalimantan Selatan bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, mengungkapkan, bahwa expo yang berlangsung sejak Minggu (10/8) berhasil mencatat perputaran uang fantastis mencapai Rp14,05 miliar, dengan jumlah pengunjung sekitar 610 ribu orang.

“Alhamdulillah, ini mengalami peningkatan dan merupakan transaksi luar biasa dibanding tahun lalu,” jelasnya.

Ia juga berharap ke depan Kalsel Expo dapat berlangsung lebih lama dan menghadirkan peserta dari provinsi lain.

“Kalau bisa, kita ingin menambah harinya dan mengundang provinsi lain agar semakin meriah. Ini kan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kalsel,” ujarnya.

Expo tahun ini juga dimeriahkan dengan berbagai lomba, seperti Festival Band pelajar dan mahasiswa, lomba memasak makanan khas Banjar antar-SKPD, lomba mewarnai dan melukis, lomba fotografi, hingga lomba kreatif Nusantara.

Selain itu, digelar pula lomba stan terbaik untuk kategori SKPD, kabupaten/kota, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, instansi vertikal, serta organisasi sosial dan profesi.

Penutupan expo ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba dan stan terbaik. Acara ditutup semakin meriah dengan penampilan musisi nasional, Andika Mahesa. (SYA/RIW/RH)

Gubernur Muhidin Resmi Kukuhkan 44 Paskibraka Provinsi Kalsel Tahun 2025

BANJARBARU – Sebanyak 44 pelajar terbaik dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, resmi dikukuhkan menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalsel Tahun 2025.

Pengukuhan dilakukan langsung Gubernur Kalsel, Muhidin, di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, pada Jumat (15/8).

Mereka nantinya akan bertugas pada Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI, yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Minggu (17/8) mendatang.

Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menyampaikan selamat sekaligus harapan besar bagi para anggota Paskibraka.

“Selamat dan sukses saya sampaikan kepada adik-adik yang terpilih. Semoga bisa menjalankan amanah ini dengan baik, serta menjadi teladan bagi generasi muda Banua,” ucapnya.

Muhidin menegaskan, menjadi Paskibraka bukan hanya soal mengibarkan bendera, tetapi juga mengemban tanggung jawab besar sebagai teladan kedisiplinan, semangat kebangsaan, dan persatuan.

Foto bersama usai pengukuhan Paskibraka Provinsi Kalsel 2025

Tahun ini juga menjadi momen istimewa, karena selain HUT ke-80 RI, Kalimantan Selatan turut merayakan Hari Jadi ke-75 provinsi.

“Kepada adik-adik Paskibraka, jaga kehormatan diri, keluarga, dan daerah. Pegang teguh nilai Pancasila, serta jadilah inspirasi bagi teman sebaya,” pesan Gubernur.

Upacara pengukuhan yang berlangsung khidmat ini, juga turut dihadiri dan disaksikan langsung Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, jajaran Forkopimda, kepala SKPD Pemprov Kalsel, hingga para orang tua anggota Paskibraka. (BDR/RIW/RH)

Berbagi Kebahagiaan Milad ke-3, BSI Maslahat Ajak Anak Yatim-Dhuafa di Kalimantan Nonton Bareng

BANJARMASIN – Dalam rangka merayakan milad ke-3, BSI Maslahat menggelar program nonton bareng film “Panggil Aku Ayah” bersama 381 anak yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Banjarmasin.

Nonton bareng yang digelar di Kota Cinema Mall (KCM) Banjarmasin bersama 33 anak yatim-dhuafa. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian BSI Maslahat untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak dari berbagai panti asuhan di Banjarmasin.

Anak-anak yatim pada kegiatan ini berasal dari Banjarmasin, Panti Asuhan Intan Sari, dan Panti Asuhan Sultan Suriansyah. Mereka mendapatkan kesempatan menikmati tayangan film yang sarat pesan moral, sekaligus merasakan suasana kebersamaan yang hangat.

RCEO BSI Kalimantan, Sefudin Suria Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi anak-anak yatim-dhuafa untuk terus semangat demi meraih cita-cita.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga pembelajaran dari pesan-pesan positif yang disampaikan film ‘Panggil Aku Ayah’. Semoga momen ini menjadi motivasi untuk mereka agar terus berusaha dan percaya diri,” ujarnya.

Program nonton bareng ini menjadi salah satu rangkaian perayaan milad ke-3 BSI Maslahat, yang juga telah dilaksanakan di Jakarta, pada 9 Agustus 2025, dan selanjutnya kegiatan akan dilaksanakan di 7 kantor Unit Representative Office (URO) BSI Maslahat di Indonesia. Adapun wilayahnya meliputi Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin dan Makassar.

Harapannya melalui kegiatan ini, BSI Maslahat dapat menghadirkan kebahagiaan dan kemaslahatan bagi masyarakat luas, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa.

Terima kasih kepada para donatur dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranga acara ini. Dukungan yang diberikan tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga menjadi energi positif untuk BSI Maslahat agar terus menebar manfaat dan kebaikan bagi sesama. (RIW/RH)

Puncak Harjad ke-75 Kalsel, Gubernur Muhidin Tegaskan Komitmen Majukan Banua

BANJARBARU – Puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berlangsung semarak di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Kamis (14/8).

Acara dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Menteri Kehutanan Sulaiman Umar Siddiq dan Gubernur Kalsel periode 2016–2024, Sahbirin Noor.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, Muhidin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan. Muhidin berharap momentum ini dapat memperkuat kekompakan antara pemerintah dan masyarakat untuk memantapkan arah pembangunan Banua.

“Masa-masa kita untuk membangun terbentang luas. Di depan kita banyak potensi dan peluang untuk kemajuan Kalsel,” ujarnya.

Pemprov Kalsel bertekad menjadikan Kalsel sebagai gerbang logistik Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hal itu meliputi ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Muhidin memaparkan berbagai capaian Kalsel selama beberapa tahun terakhir, di antaranya surplus beras selama lebih dari satu dekade, nihil desa tertinggal, rendahnya angka pengangguran, meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan pertumbuhan positif di berbagai sektor ekonomi.

“Semua hal itu sudah kita rasakan saat ini. Ketersediaan beras selalu surplus, tidak ada lagi desa tertinggal, dan ekonomi kita tumbuh di berbagai sektor,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Muhidin mengajak seluruh pihak menghayati tema Harjad Kalsel ke-75, “Bagawi Tuntung, Banua Bauntung, Rakyat Himung”, yang merefleksikan filosofi pembangunan berbasis budaya lokal dan gotong royong.

“Tularkan semangat kerja sama. Rangkul semua dimensi dalam berpemerintahan dan bermasyarakat,” pesannya.

Sebagai bagian dari perayaan, Gubernur Muhidin bersama Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman dan Sekretaris Daerah Syarifuddin meresmikan Pusat Layanan Kemasan Kalsel serta meluncurkan Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor.

Gubernur Kalsel (tengah) meresmikan Pusat Layanan Kemasan Kalsel.

Acara juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada pemerintah daerah, BUMDes, organisasi, dan individu berprestasi di berbagai bidang. (SYA/RIW/RH)

Museum Lambung Mangkurat Kenalkan Wayang Banjar Melalui Kegiatan Belajar Bersama

Banjarbaru – Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan kembali menyelenggarakan Kegiatan Belajar Bersama untuk kedua kalinya di tahun 2025.

Acara yang digelar di Auditorium Museum pada Rabu (13/8) ini mengangkat tema “Wayang sebagai Warisan Budaya Indonesia” serta diikuti puluhan pelajar dari SMA dan SMK di kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Kepala Museum Lambung Mangkurat, Muhammad Taufik Akbar, mengatakan wayang merupakan salah satu seni pertunjukan tradisional yang memiliki nilai historis dan filosofis tinggi.

Taufik Akbar menyebut, wayang bukan hanya hiburan, tetapi juga media pendidikan yang sarat pesan moral, sosial, dan spiritual.

“Wayang adalah salah satu bentuk seni tradisional yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia sejak tahun 2003. Wayang bukan sekadar hiburan, tetapi sarana pendidikan moral, sosial, bahkan spiritual yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat sejak dahulu,” ujarnya.

Suasana belajar bersama Wayang Kulit Banjar di Museum Lambung Mangkurat

Melalui kegiatan ini, Taufik Akbar menjelaskan, museum berupaya memperkenalkan kesenian wayang secara lebih mendalam kepada generasi muda. Di mana dalam penerapannya, peserta diajak untuk melihat langsung ragam koleksi wayang di museum sekaligus mempelajari nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

“Museum bukan sekadar tempat menyimpan benda bersejarah, melainkan ruang belajar yang hidup. Di sinilah warisan budaya bangsa dipelajari, dipahami, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” jelasnya.

Taufik Akbar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, serta mengajak para pelajar untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh.

“Kalian yang hadir hari ini adalah pewaris kebudayaan masa depan,” pungkasnya.(SYA/RIW/RH)

DPRD dan Gubernur Kalsel, Tandatangani KUA-PPAS 2026, di Momentum Hari Jadi Ke-75

BANJARMASIN – DPRD Kalimantan Selatan, menggelar Rapat Paripurna Istimewa, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel, bertempat di Ruang Rapat Paripurna H. Masyah Addrian Gedung DPRD Kalsel, Rabu (13/8).

Rapat Paripurna Istimewa ini, menjadi saksi penting penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026, serta Nota Kesepakatan pelaksanaan kegiatan tahun jamak.

Gubernur Kalsel didampingi Wagub Kalsel

Penandatanganan dilakukan Gubernur Kalsel, Muhidin, bersama Pimpinan DPRD Kalsel, disaksikan para anggota dewan, kepala daerah, dan tamu undangan.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menyampaikan, bahwa kesepakatan ini merupakan wujud sinergi eksekutif dan legislatif, dalam merumuskan arah pembangunan yang berpihak pada rakyat.
Oleh karena itu, menjadi landasan perencanaan anggaran daerah tahun depan.

“Kesepakatan ini mampu mengakselerasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya

Ketua DPRD Kalsel, memimpin Rapat Paripurna Istimewa

Supian HK berharap, rapur tahun ini dengan tema Bagawi Tuntung Banua Bauntung Rakyat Himung, pihaknya dapat terus bersinergi dan berkomitmen untuk bersama-sama memajukan Kalimantan Selatan.

“Mari bersama-sama mewujudkan pembangunan yang berkah bagi seluruh lapisan masyarakat,” harapnya

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin menyampaikan, pihaknya akan terus bergandengan untuk menjadikan Kalimantan Selatan lebih maju, terdepan dengan bekerja bersama dan merangkul semua.

Tema yang diusung pada peringatan tahun 2025 ini sejalan dengan visi Kalsel Bekerja: Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera.

“Tema tersebut menggambarkan tekad bersama untuk membangun banua yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ungkapnya

Gubernur Kalsel turut menyampaikan apresiasi kepada DPRD Provinsi, atas sinergi dalam penyusunan dan pengawasan kebijakan daerah.

Ia juga berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi bagi kemajuan banua, serta memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendahulu yang meletakkan pondasi kuat pembangunan daerah.

“Selamat Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel. Mari kita bersama-sama menjaga amanah ini untuk masa depan banua yang lebih baik,” tutupnya.

Rapat Paripurna Istimewa ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel yang dilaksanakan secara khidmat, sarat makna, dan dihadiri para pejabat serta tokoh masyarakat. (ADV-NHF/RIW/RH)

Gelar Donor Darah di Kalsel Expo 2025, Bank Kalsel Ajak Masyarakat dan Insan Pers Peduli Pemenuhan Stok Darah Banua

BANJARBARU – Dalam rangka memeriahkan gelaran Kalsel Expo 2025 sekaligus menyambut Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan, Bank Kalsel bersama Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, menyelenggarakan kegiatan donor darah di seremoni pembukaan Kalsel Expo 2025, Kawasan Perkantoran Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Minggu (10/8).

Dirut Bank Kalsel berfoto bersama di depan lokasi donor darah

Kegiatan ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari insan pers, pejabat SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel, hingga pengunjung umum. Bank Kalsel menargetkan 250 kantong darah dari kegiatan ini, yang dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) KalimantanSelatan.

Ketua Pelaksana Donor Darah Bank Kalsel, Nordin mengungkapkan, bahwa meskipun cuaca hujan memengaruhi jumlah pendonor, kegiatan tetap mendapat antusiasme yang baik.

“Syukur Alhamdulillah, jumlah yang bisa kita terima hari ini mencapai sekitar 53 pendonor atau 35 persen dari target. Semangat kami adalah agar masyarakat semakin sadar dan antusias mendonorkan darah, baik dalam event seperti ini maupun secara mandiri di waktu lain,” ujarnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Farhanie, menyampaikan apresiasinya, terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

“Kita lihat antusiasme pendonor luar biasa. Tujuannya tentu untuk menyiapkan kantong kantong darah serta membantu stok darah di PMI Kalsel demi ketersediaan darah yang cukup,” jelasnya.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel sebagai wujud nyata komitmen terhadap kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan.

“Bank Kalsel tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam aksi kemanusiaan, salah satunya melalui kegiatan donor darah. Kami berharap inisiatif ini bisa berkontribusi bagi kesehatan dan keselamatan warga Banua,” pungkasnya. (ADV-RIW/RH)

Bank Kalsel Salurkan Santunan untuk 980 Penerima di Kalimantan Selatan

BANJARBARU – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan dan sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat, Bank Kalsel menyalurkan santunan kepada 980 penerima, yang terdiri dari anak-anak panti asuhan, anak-anak tahfidz, dan kaum masjid.

Santunan ini akan disalurkan melalui seluruh cabang Bank Kalsel yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).

Penyerahan secara simbolis dilaksanakan pada pembukaan Kalsel Expo 2025 di Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, pada Minggu (10/8).

Santunan diserahkan langsung Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, disaksikan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin.

Fachrudin menyampaikan, bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam menghadirkan kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat Banua.

“Kami berharap santunan ini dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak panti asuhan, anak-anak tahfidz, serta membantu kebutuhan operasional kaum masjid. Melalui program ini, kami ingin menguatkan semangat berbagi dan kepedulian sosial yang selaras dengan visi Bank Kalsel sebagai bank pembangunan daerah yang tumbuh bersama masyarakat,” ujar Fachrudin. (ADV-RIW/RH)

Bank Kalsel Hadir di Kalsel Expo 2025, Sajikan Beragam Layanan dan Promo Menarik

BANJARBARU – Dalam rangka menyemarakkan Kalsel Expo 2025 yang digelar pada 10–15 Agustus 2025 di Komplek Perkantoran Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Bank Kalsel menghadirkan pengalaman booth yang atraktif, edukatif, dan penuh kejutan menarik bagi pengunjung.

Salah satu daya tarik utama booth Bank Kalsel adalah program aktivasi Mobile Banking AKSEL, yang langsung memberikan 100 souvenir eksklusif kepada pengunjung pertama yang mendaftar. Program ini menjadi bagian dari kampanye Bank Kalsel untuk mendorong penggunaan layanan digital yang cepat, mudah, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Firmansyah mengatakan momentum Kalsel Expo dimanfaatkan untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan di daerah.

“Kami ingin pengunjung tidak hanya mengenal produk Bank Kalsel, tetapi juga langsung merasakan kemudahan transaksi digital lewat AKSEL. Kehadiran kami juga dirancang untuk memberikan pengalaman menyenangkan, terutama bagi generasi muda”, ujar Firmansyah.

Tahun ini, Bank Kalsel menggandeng pelaku kuliner kopi lokal untuk menghadirkan suasana booth yang lebih hidup. Sebagai bagian dari rangkaian acara, pada puncak perayaan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain itu, akan ada promo spesial bagi masyarakat yang berbelanja menggunakan QRIS Bank Kalsel di mitra kuliner yang tersedia.

Selain itu, booth Bank Kalsel juga menyajikan berbagai gimmick, games ringan, hingga konsultasi layanan perbankan. Pengunjung juga akan mendapatkan informasi terbaru mengenai produk/layanan unggulan baik funding maupun lending.

Firmansyah juga mengajak seluruh pengunjung untuk memanfaatkan kesempatan ini.

“Kami mengundang masyarakat datang ke booth Bank Kalsel, nikmati layanan perbankan, raih promo menarik, dan mari bersama kita dukung produk lokal kebanggaan daerah,” pungkasnya. (ADV-RIW/RH)

Resmi Dibuka, BUMDesa Expo dan Kalsel Expo 2025 Kolaborasi Majukan Banua

BANJARBARU – Agenda tahunan yang selalu diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel), yakni Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Expo 2025, resmi dibuka Gubernur Muhidin, Minggu (10/7). Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 hari, dari tanggal 10-15 Agustus 2025 di kawasan Perkantoran Gubernur di Banjarbaru.

BUMDesa Expo 2025, Menampilkan berbagai stand unggulan dari seluruh BUMDesa binaan Kabupaten/Kota.

Salah satu usaha BUMDesa binaan Pemkab Tapin, yakni Pertashop hasil kerjasama dengan PT Pertamina

Dengan dibukanya Bumdesa Expo 2025 ini, Gubernur Muhidin mengharapkan, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menjadi kolaborasi pemerintah dan masyarakat, jejaring bagi pelaku usaha, dan sebagai wadah menunjukan inovasi dan daya saing dari berbagai produk unggulan Kalimantan Selatan.

“BUMDesa ini merupakan rangkaian dari Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan, yang puncaknya akan dilaksanakan pada 14 Agustus 2025 mendatang,” ungkap Muhidin.

Sementara itu, Sekda Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin menyampaikan, pelaksanaan BUMDesa Expo 2025, bersamaan dengan Kalsel Expo 2025, dengan tempat pelaksanaan yang sama pula. Hal ini baru pertama kali dilaksanakan, berkat arahan dari Gubernur Muhidin.

“BUMDesa Expo dan Kalsel Expo sangat ada keterkaitan untuk memperkenalkan produk – produk desa kepada masyarakat,” ungkap Syarifuddin.

BUMDesa Expo 2025, juga diharapkan dapat membawa nama pemerintah kabupaten hingga ke tingkat nasional, dengan produk – produk olahan pada setiap BUMDesa.

“Apalagi BUMDesa berkolaborasi bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalsel, akan dapat menjembatani produk usaha BUMDesa hingga tingkat nasional,” lanjut Syarifuddin.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Faried Fakhmansyah menyampaikan, sesuai arahan Gubernur Muhidin, bahwa penyelenggaraan BUMDesa Expo dan Kalsel Expo tahun 2025 disatukan, agar sinergi dua event tersebut dapat semakin memperluas jaringan pasar dan juga jaringan usaha yang ada pada BUMDesa dan Kalsel Expo.

“Para pelaku UMKM di dua event ini akan berkolaborasi untuk meningkatkan perekonomian di Banua,” ungkap Faried.

BUMDesa Expo akan dapat meningkatkan ekonomi desa, yang juga berdampak dengan meningkatnya ekonomi kecamatan, kabupaten, provinsi hingga Indonesia.

“Harapan kita semua bahwa BUMDesa Expo dan Kalsel Expo dapat terus berlanjut di tahun – tahun selanjutnya, dan kedepannya harus lebih baik lagi,” tutup Faried. (MRF/RIW/RH)

Exit mobile version