Dukung Operasional Koperasi Merah Putih, Dinas Perdagangan Kalsel Suplai Bahan Pokok

BANJAR – Koperasi Merah Putih di Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, resmi beroperasi. Pengoperasian koperasi ini didukung penuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Melalui Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, dukungan berupa suplai bahan – bahan kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau, turut diberikan. Selain itu, Koperasi Koperasi Merah Putih di Desa Indrasari juga turut menjual gas elpiji yang dapat dibeli masyarakat sekitar dengan harga yang terjangkau.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, menyampaikan, bahwa program ini merupakan bagian dari gerakan nasional “Koperasi Merah Putih” yang mulai digaungkan sebagai solusi distribusi logistik di tingkat desa.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan

Desa Indrasari menjadi salah satu desa percontohan operasional koperasi ini.

“Dari sektor perdagangan, kita support langsung kebutuhan bahan pokok untuk koperasi merah putih di Indrasari. Barang-barang seperti telur, gula, minyak goreng, hingga gas LPG sudah kita distribusikan dengan harga stabil,” ucap Gia (sapaan akrab) saat meninjau lokasi sembako Koperasi Merah Putih Indrasari, Senin (21/7).

Adapun barang-barang pokok yang telah didistribusikan ke koperasi tersebut antara lain, telur ayam Rp28.000,00 per kilogram, gula pasir Rp16.500,00 per kilogram, Minyakita Rp15.500,00 per liter (sesuai Harga Eceran Tertinggi), beras premium Rp77.000,00 dan beras SPHP Rp65.500,00 dan Gas LPG 3 kilogram Rp18.500,00 (sesuai HET, khusus untuk anggota koperasi).

Langkah ini dinilai sangat membantu masyarakat, terutama anggota koperasi, dalam memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau dan tetap stabil, meski di tengah fluktuasi pasar.

Gia juga menegaskan bahwa distribusi dilakukan melalui jalur resmi dan terpercaya agar kualitas dan harga tetap terjaga. Ia berharap program ini dapat diperluas ke desa-desa lain untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal melalui koperasi.

“Yang keren lagi, LPG 3 Kg hanya untuk anggota koperasi, dan ini semua sesuai HET. Artinya, koperasi benar-benar hadir membantu warga,” tutup Gia. (MRF/RIW/RH)

Desa Indrasari, Jadi Percontohan Nasional Koperasi Merah Putih Di Kalsel

BANJAR – Koperasi Merah Putih Desa Indrasari Kabupaten Banjar resmi diluncurkan, ditandai dengan pengguntingan untaian bunga secara simbolis, oleh Gubernur Kalsel Muhidin, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, dan Bupati Banjar Saidi Mansyur, di Desa Indrasari Kabupaten Banjar, Senin (21/7).

Peluncuran Koperasi Merah Putih di Kabupaten Banjar ini, dihadiri Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel dan Forkompinda Kabupaten Banjar.

Peluncuran ini juga bersamaan dengan peluncuran serentak secara nasional, 80.000 Koperasi Desa Merah Putih bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto secara virtual. Kalimantan Selatan, menunjuk Koperasi Desa Merah Putih Desa Indrasari, sebagai pilot project percontohan nasional.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Muhidin memaparkan kesiapan beroperasinya Koperasi Merah Putih Indrasari, kepada Presiden Prabowo. Bahwa koperasi tersebut sudah sangat siap untuk beroperasi melayani masyarakat.

Hal itu menurut Gubernur, berkat kolaborasi semua pihak khususnya Forkopimda Kalsel yang turut membantu, sehingga pembentukan Koperasi Merah Putih di Kalsel berjalan dengan baik.

“Kami disini kompak Pak Presiden, ada Forkopimda di sini juga. Yang selalu berkolaborasi untuk menyelesaikan program Koperasi Merah Putih khususnya di Kalsel,” ucap Muhidin.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ungkap Muhidin, menyatakan komitmennya mendukung penuh program pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai kekuatan ekonomi baru di tingkat akar rumput.

Muhidin juga menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat, dan menegaskan bahwa koperasi desa punya peran strategis dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Gubernur juga mengingatkan seluruh pengurus koperasi agar mengelola lembaga ini secara profesional dan akuntabel, serta mendorong anggotanya aktif memanfaatkan koperasi untuk meningkatkan produktivitas ekonomi.

“Koperasi desa sebagai kekuatan strategis ekonomi baru yang tumbuh dari desa dan kelurahan. pembentukan koperasi ini harus dijalankan secara transparan dan akuntabel, serta dikelola profesional oleh pengurusnya,” lanjut Muhidin.

Untuk diketahui, saat ini Kalimantan Selatan telah memiliki lebih dari 2.000 koperasi desa dan kelurahan yang tersebar di 1.871 desa dan 144 kelurahan se Kalimantan Selatan. (MRF/RIW/RH)

Tingkatkan Layanan Nasabah, Bank Kalsel Relokasi Kantor Cabang Pembantu Sultan Adam

BANJARMASIN — Dalam upaya meningkatkan kenyamanan dan pelayanan kepada nasabah, Bank Kalsel merelokasi Kantor Cabang Pembantu (Capem) Sultan Adam ke alamat baru yang lebih strategis dan representatif.

Terhitung mulai 14 Juli 2025, operasional kantor telah sepenuhnya berpindah dari alamat lama di Jalan Pangeran Hidayatullah No. 2 Ruko STIHSA, Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin ke alamat baru Jalan Pangeran Hidayatullah RT.3 No.25, Kelurahan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Firmansyah menyampaikan, relokasi ini merupakan bagian dari komitmen Bank Kalsel, untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan perbankan yang lebih mudah dijangkau, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap relokasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah, khususnya dalam hal aksesibilitas dan kenyamanan layanan. Lokasi baru yang lebih representatif diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar,” ujar Firmansyah.

Seluruh layanan perbankan yang sebelumnya tersedia di lokasi lama kini telah beroperasi penuh di kantor baru tanpa perubahan pada jam layanan. (ADV-RIW/RH)

Gelorakan Olahraga Bersepeda, Dispora Kalsel Dukung Gowes Bersama Komunitas

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel Mendukung Gowes Bareng 2025, bersama Komunikasi Sepeda di Banjarbaru serta Martapura, di Banjarbaru, Minggu (20/7). Gowes bareng dilepas Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernadi.

Dalam sambutannya Fitri menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendukung penuh olahraga gowes, yang dilakukan komunitas sepeda yang ada di Banua. Termasuk di Kota Banjarbaru serta Martapura.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum perayaan 10 Tahun berdirinya komunitas sepeda BMCC,” ungkap Fitri, kepada sejumlah wartawan.

Fitri mengatakan, Dispora Kalsel juga memberikan apresiasi kepada komunitas sepeda tersebut, karena turut berkontribusi besar dalam memasyarakatkan olahraga, khususnya bersepeda, di Kalimantan Selatan.

Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernadi (Kaos Biru)

“Gowes ini merupakan bagian dari agenda rutin yang terus didorong, agar budaya berolahraga tumbuh dan bertahan, tidak hanya saat pandemi, tapi menjadi gaya hidup masyarakat saat ini,” ucap Fitri.

Kegiatan gowes ini, diharapkan mampu menjadi pemicu semangat bagi masyarakat yang belum terbiasa berolahraga.

“Olahraga merupakan bagian dari upaya menjaga tubuh dan jiwa, melalui acara seperti ini, kami ingin mengajak lebih banyak warga untuk aktif dan sehat,” ujar Fitri. (SRI/RIW/RH)

Tingkatkan Tertib Tera, Disperdagin Banjarmasin Gelar Sosialisasi Pengawasan UTTP di SPBU Agen dan Pangkalan LPG

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Ukur Timbang Takar dsn Perlengkapannya (UTTP) SPBU, Agen dan Pangkalan LPG, di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Senin (21/7).

Sosialisasi dibuka Walikota Banjarmasin Muhamad Yamin, diwakili Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Ichroom Muftezar.

Tezar menjelaskan, sosialisasi ini diikuti 50 peserta dari 20 SPBU, 15 agen serta 15 oangkalan LPG.

Kadisperdagin Banjarmasin Ichroom Muftezar didampingi Manager Pertamina Patra Niaga Irfan Utomo

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, dapat menambahkan ketaatan para pelaku usaha, dalam melakukan aktivitas usahanya, di Kota Banjarmasin, dengan tertib ukur,” ungkap Tezar.

Dengan adanya sosialisasi ini, lanjutnya, sebagai bukti Pemerintah Kota Banjarmasin hadir untuk melindungi warga, dari kekurangan pengukuran atau takaran saat pembelian di SPBU atau agen.

Dalam kesempatan tersebut diungkapkan juga, Pemerintah Kota Banjarmasin, masih menunggu arahan lebih lanjut, mengenai pembentukan Sub Pangkalan Gas LPG.

“Untuk Sub Pangkalan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, kami akan melaporkan kepada Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, mengenai aturan Harga Eceran Tertinggi gas LPG tabung tiga kilogram pada Sub Pangkalan tersebut,” tutur Tezar.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melaksanakan rapat bersama pihak terkait dalam penentuan HET di Sub Pangkalan tersebut.

Sementara itu, Manager Pertamina Patra Niaga Sales Area Banjarmasin, Irfan Utomo mengatakan, mengenai pembentukan Sub Pangkalan akan diberitahukan lebih lanjut oleh pihak Pertamina.

“Karena Sub Pangkalan ini masih terbilang baru, maka regulasi baru akan didiskusikan bersama sama antara pemerintah daerah dan Pertamina,” ucap Tezar. (SRI/RIW/RH)

Peringati Hari Puisi Indonesia 2025, Taman Budaya Kalsel Gelar Pagelaran Seni Sastra

BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Puisi Indonesia 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan, melalui UPTD Taman Budaya Kalsel, menggelar pagelaran seni sastra dan dialog seni sastra di Banjarmasin.

Salah satu peserta membaca puisi, dalam dialog seni sastra, di Gedung Balairung Sari

Kepada sejumlah wartawan, usai pembukaan pada Minggu sore (20/7), Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti mengatakan, pagelaran seni sastra ini mengangkat tema “Puisi Menajamkan Kepedulian, Puisi Menghangatkan Kehidupan. Dimana,
kegiatan ini menjadi wadah apresiasi, dan refleksi peran sastra, khususnya puisi untuk membangun kepekaan sosial.

Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, didampingi Sastrawan Banua

“Gelaran ini dalam dialog seni sastra, menghadirkan sastrawan ternama Kalsel seperti Benyamin, Hajriansyah, dan Yadi Muryadi, di Gedung Balairung Sari,” ucapnya

Disampaikan Suharyanti, rangkaian Hari Puisi Indonesia 2025, dilanjutkan pada malam harinya, dengan pergelaran Seni Sastra menampilkan Sastrawan dan beberapa Sanggar. Diantaranya, Sanggar Ar Rumi, Dapur Teater Kalsel, Sanggar Seni Demokrat dan Sanggar Sesaji, di Panggung Rampa.

“Dengan pagelaran ini mendorong sastrawan Banua, mengembangkan bahasa daerah, menjadi karya puisi yang indah,” ucapnya

Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, meskipun merupakan program baru, dengan melibatkan mitra kerja UKM Sanggar Bahana Antasari, namun acaranya berlangsung. Selanjutnya pihaknya akan kembali menggelar kegiatan yang sama tahun mendatang.
Mengingat puisi merupakan salah satu bagian dari kehidupan, yang harus terus dilestarikan.

“Kami berharap para mahasiswa dan mahasiswi yang hadir, bukan cuma menikmati setiap bait puisi, tetapi mencintai seni sastra dan menjadi regenerasi sastrawan muda di Kalsel,” tutup Yanti. (NHF/RIW/RH)

Exit mobile version