1.183 Peserta Didik Lulus Pendidikan Kesetaraan, Pj. Wali Kota Banjarbaru Apresiasi Semangat Belajar

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru bersama Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), menggelar kegiatan Pengukuhan dan Pelepasan Pendidikan Kesetaraan Non Formal Program Paket A, B, dan C Kota Banjarbaru Tahun Ajaran 2024-2025, di Aula Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Selasa (10/6).

Pj. Walikota Banjarbaru, Subhan Nor Yaumil, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta didik, yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan kesetaraan, serta penghargaan kepada para tenaga pendidik yang telah berkontribusi dalam mendukung pendidikan.

Pj. Walikota Banjarbaru, Subhan Nor Yaumil saat memberikan sambutan

“Semoga keberhasilan saudara-saudara ini mampu menjadi inspirasi bagi yang lain. Teruslah belajar dan tingkatkan minat membaca, karena dengan membaca kita dapat memahami dan mengetahui berbagai hal,” ungkap Subhan.

Pj. Walikota, Subhan Nor Yaumil saat memberikan penghargaan kepada peserta didik

Ia juga berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, atau masuk ke dunia kerja dengan bekal keterampilan dan wawasan yang telah diperoleh.

“Kembangkanlah wawasan, keilmuan, dan keterampilan. Saya juga menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para tenaga pendidik yang telah berperan aktif menghidupkan kelompok-kelompok belajar di Kota Banjarbaru,” lanjutnya.

Subhan menegaskan bahwa lulusan pendidikan kesetaraan memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari pembangunan daerah.

Pada kesempatan tersebut, tercatat sebanyak 1.183 peserta didik dinyatakan lulus, yang terdiri dari 157 lulusan Paket A, 462 lulusan Paket B, dan 564 lulusan Paket C. (BDR/RIW/RH)

DPRD Banjarmasin Terima Rancangan Perubahan KUA dan PPAS TA 2025

BANJARMASIN – Kalangan legislatif sepakat menerima rancangan perubahan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2025, pada Rapat Paripurna di DPRD Banjarmasin, Selasa (10/6).

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, saat memimpin rapat paripurna (ditengah)

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Muhammad Isnaini mengatakan, seluruh fraksi menyetujui rancangan perubahan KUA-PPAS tahun 2025 untuk dibahas ke tingkat selanjutnya oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menjadi peraturan daerah (Perda).

“Pembahasan nanti akan menyelaraskan visi dan misi Banjarmasin maju sejahtera periode kepemimpinan Yamin-Ananda,” ucapnya

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin menyampaikan, rancangan APBD perubahan 2025 untuk pendapatan sebesar Rp2,3 triliun dan untuk belanja daerah sebesar Rp2,4 triliun. Sedangkan, untuk rancangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp720 miliar.

“Rancangan APBD perubahan 2025 ini menjadi dasar untuk keberlanjutan pembangunan yang dirancang pada Rencana Pembangunan Daerah Jangka Menengah (RPJMD) 2025-2029,” ungkapnya.

Pada Paripurna juga digelar penyampaikan Pertanggungjawaban APBD 2024, Raperda RPJMD 2025 – 2029, dan penetapan Raperda fasilitas penyelenggaraan mediasi serta reklame.

Anggota Fraksi PAN DPRD Banjarmasin Syarifah Sakinah, saat membacakan pemandangan umum

Rapat tersebut, dipimpin Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, didampingi Wakil Ketua Mathari, Muhammad Isnaini dan Sekretaris Dewan Banjarmasin Iwan Ristianto. Turut hadir Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, Wakil Walikota Banjarmasin Ananda, kalangan legislatif dan eksekutif, bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RIW/RH)

Tingkatkan Pembinaan IKM Sektor Perikanan, Dislutkan Kalsel Fokus Pembuatan Produk Albumin

BANJARBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan, terus meningkatkan pembinaan kepada pelaku usaha menengah kecil di bidang produk perikanan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono, melalui Kasi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dislutkan Kalsel Martiah Akhdianti, belum lama tadi.

“Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, memiliki peranan khususnya bidang budidaya pengolahan dan pemasaran, sebagai pembina pelaku usaha kecil menengah di bidang perikanan,” ungkap Martiah.

Kasi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dislutkan Kalsel Martiah Akhdianti

Karena itu, lanjutnya, pada tahun 2025 ini Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan terus meningkatkan pembinaan bagi pelaku usaha tersebut.

“Dalam pembinaan pelaku usaha produk perikanan, untuk di kabupaten dan kota dibawah Unit Pengolahan Ikan Skala Kecil, sedangkan pada tingkat provinsi dilakukan Petugas Pembina Mutu,” jelas Martiah.

Dalam kesempatan ini, Martiah juga mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2026 mendatang, melakukan pembinaan terhadap pengolahan produk albumin di Banua.

“Pada pembuatan produk albumin di Provinsi Kalimantan Selatan, nantinya akan difokuskan pada satu tempat di kawasan Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Mengingat, lanjut Martiah, di tempat tersebut banyak menghasilkan bahan baku albumin, yakni ikan Haruan atau Gabus.

“Meskipun saat ini beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Selatan, juga sudah memproduksi albumin,” ucapnya.

Pembinaan tersebut dilakukan langsung oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan bersama pihak terkait lainnya. (SRI/RIW/RH)

Exit mobile version