BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, melalui LPPL Radio Abdi Persada FM, menggelar pembagian puluhan paket sembako kepada para warga di Desa Tunggul Irang, Kabupaten Banjar, Senin (24/3). Paket sembako hasil kerjasama bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalsel ini, diserahkan oleh Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Muhammad Muslim, yang diwakili Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani.
Kepada Abdi Persada FM, Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani mengungkapkan, bahwa pihaknya mengharapkan pembagian paket sembako ini menjadi agenda berkelanjutan setiap tahunnya, dikarenakan paket ini dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga apa yang bisa dikerja samakan bisa bermanfaat bagi warga tunggul irang, mudahan ini bosa berkelanjutan dna paket ini bisa membahagiakan para penerima,” ungkap Syarifah.
Sementara itu, Pembakal Desa Tunggul Irang, Hifzil Khair menyampaikan, mewakili warga desa, dirinya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan LPPL Abdi Persada FM. Kondisi Desa Tunggul Irang sangatlah riskan terdampak banjir disaat musim penghujan seperti sekarang ini, sehingga bantuan yang diterima dari LPPL Abdi Persada, sangat bermanfaat bagi warga.
“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih, atas bantuan yang didapatkan oleh warga. Semoga ditahun – tahun selanjutnya, LPPL Abdi Persada dapat kembali berbagi,” tutup Khair. (MRF/RDM/RH)
BANJARBARU – Hingga saat ini, Balai Pengawasan Ketenagakerjaan (Wasnaker) Daerah Wilayah II Provinsi Kalimantan Selatan belum menerima laporan atau aduan dari pekerja terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).
Kepala Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Kalsel, Taufiqurrahman, mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perusahaan guna memastikan kewajiban pembayaran THR dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sampai saat ini belum ada aduan yang masuk terkait pembayaran THR. Kami tetap membuka layanan pengaduan bagi pekerja yang mengalami kendala agar hak mereka bisa terpenuhi,” ucap Taufiq, Senin (24/3).
Menurutnya, sesuai dengan surat edaran Gubernur Kalimantan Selatan tahun 2025, perusahaan wajib membayarkan THR kepada pekerja paling lambat tujuh hari sebelum hari raya.
“Jika ada perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban ini, maka akan ditindaklanjuti dengan mediasi dan langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Ia juga mengimbau pekerja untuk tidak ragu melapor jika mengalami kendala terkait pembayaran THR melalui posko pengaduan yang dapat dimanfaatkan oleh para pekerja untuk menyampaikan keluhan mereka.
“Kami berharap seluruh perusahaan khususnya yang berada di Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Wilayah II dapat mematuhi aturan yang ada agar hak pekerja tetap terjaga, dan kami siap membantu apabila ada permasalahan yang muncul,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)
BANJARMASIN – Menjelang H-7 Hari Raya Idul Fitri 1446 H, DPRD Banjarmasin meminta perusahaan di Kota ini, dapat memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pekerja.
Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Neli Listiani, pada akhir pekan tadi mengatakan, dalam rangka memenuhi keperluan pekerja, untuk membeli berbagai keperluan baik diri sendiri maupun keluarganya. Para pengusaha hendaklah membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR), apalagi sekarang sudah memasuki H-7, agar terpenuhi hak dan kewajiban tersebut.
Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Neli Listiani
“THR ini bukan hanya digunakan untuk membeli sembako, tetapi utamanya membayar zakat fitrah,” ucap Neli
Ia meminta, peran Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Banjarmasin, dapat melakukan pengawasan bagi Perusahaan di kota ini secara optimal di lapangan, dan bisa membuka pengaduan layanan di kantornya. Mengingat Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan hak dari pekerja setiap tahun dan menjadi kewajiban perusahaan.
“Dari data sementara yang pihaknya terima beberapa Perusahaan ada yang sudah membayar THR,” jelasnya
Lebih lanjut Neli menambahkan, bagi perusahaan yang tidak membayar Tunjangan Hari Raya (THR) akan mendapat sanksi sesuai aturan, mulai dari teguran, tertulis hingga pembatasan kegiatan usaha, dan penghentian sementara operasional perusahaan.
“Kami berharap, perusahaan tidak menunggu adanya laporan dari pekerja, untuk menunaikan hak dan kewajibannya,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel II, Machfud Arifin, melakukan kunjungan ke Sekretariat Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI) Kalimantan Selatan, Senin (24/3).
Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, menyerap aspirasi serta memberikan dukungan kepada organisasi yang aktif menjaga keamanan dan ketertiban di daerah tersebut.
Suasana Kunjungan Anggota DPR RI, Machfud Arifin ke Sekretariat FKPPI Kalsel
Anggota DPR RI, Machfud Arifin menyatakan organisasi FKPPI Kalsel memiliki peran yang sangat penting dalam turut menjaga stabilitas keamanan di daerah.
“FKPPI Kalsel ini sangat penting karena sudah mendarah daging dalam menjaga keamanan. Tanpa diminta, organisasi ini memiliki jiwa keamanan yang tinggi, serta komitmen untuk tidak menjadi korban atau pelaku kejahatan,” katanya.
Machfud Arifin juga mengingatkan agar FKPPI Kalsel terus berbenah diri untuk menjaga soliditas dalam menjaga keamanan dengan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah, TNI dan berbagai pihak terkait.
“Pesan saya kepada generasi muda FKPPI Kalsel, terus semangat untuk menjaga keamanan dan membangun kebersamaan, sehingga Kalsel bisa menjadi daerah yang lebih kondusif dan maju,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PD KB XVI FKPPI Kalsel, Hermansyah, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap dukungan dari Machfud Arifin agar FKPPI Kalsel tetap eksis dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Hermansyah bersama Ketua Generasi Muda PD KB XVI FKPPI Kalsel, Riki Teguh, menyerahkan cinderamata berupa plakat, rompi FKPPI, dan karikatur kepada Machfud Arifin sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kunjungannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Ketua Dewan Penasehat PD KB XVI FKPPPI Kalsel, Gerilyansyah Basrindu, Wakil Ketua PD KB XVI FKPPPI Kalsel, Hermansyah dan Nafarin, Sekretaris PD KB XVI FKPPPI Kalsel, Zulfadli Gazali, Bendahara PD KB XVI FKPPPI Kalsel, Novi, serta Sayap Organisasi PD KB XVI FKPPPI Kalsel, antara lain, Ketua Generasi Muda PD KB XVI FKPPPI Kalsel, Riki Teguh, Ketua Wanita PD KB XVI FKPPPI Kalsel, Yani Maryani, Sekretaris PD KB XVI FKPPPI Kalsel, Nawang Wijayati, Ketua-ketua Cabang serta jajaran pengurus PD KB XVI FKPPPI Kalsel dan drumband PD KB XVI FKPPPI Kalsel. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin Memperingati Hari Ginjal Sedunia Tahun 2025, di Ruang Pelayanan Instalasi Dialisis RSUD Ulin Banjarmasin, Senin (24/3).
Plt Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Ulin Banjarmasin Agung Ary Wibowo didampingi Kepala Instalasi Dialisis RSUD Ulin Banjarmasin Enita R Kurniaatmaja mengatakan, pada Peringatan Hari Ginjal Sedunia ini, pihaknya mengunjungi dan membagikan bingkisan untuk pasien pasien Instalasi Dialisis RSUD Ulin Banjarmasin.
Plt Wadir Medik dan Keperawatan RSUD Ulin Banjarmasin Agung Ary Wibowo didampingi Kepala Instalasi Dialisis RSUD Ulin Banjarmasin Enita R Kurniaatmaja
“Saat ini kami menyelenggarakan Hari Kesehatan Ginjal Sedunia, seperti tahun tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Dengan memperingati Hari Kesehatan Ginjal Sedunia ini, pihaknya berharap pasien pasien dengan penyakit ginjal kronik ini mendapatkan fasilitas pelayanan yang optimal untuk melanjutkan hidupnya, dan perbaikan kualitas hidupnya.
“Pada Peringkat Hari Kesehatan Ginjal Sedunia Tahun 2025 ini, kami mengunjungi dan membagikan bingkisan untuk pasien pasien Instalasi Dialisis RSUD Ulin Banjarmasin,” ucapnya.
Sedangkan, untuk pasien menjalani perawatan hemodialisis atau cuci darah secara rutin di RSUD Ulin Banjarmasin, sebanyak 390 orang.
“Untuk jumlah pasien penderita penyakit ginjal cukup banyak, namun yang secara rutin mendapatkan perawatan hemodialisis sebanyak 390 orang,” ungkapnya.
Karena itu, berdasarkan arahan dari Kementerian Kesehatan, bahwa terapi untuk penganti ginjal mulai dioptimalkan sampai tahap transplantasi ginjal.
“Kami berharap, RSUD Ulin Banjarmasin dapat menuju kearah dapat melakukan transplantasi ginjal di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut,” ujarnya. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan, kembali menggelar program sosial tahunan “Pelindo Berbagi Ramadhan” sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Kalimantan.
Dalam kesempatan bulan suci Ramadhan ini, Pelindo menyalurkan bantuan berupa sembako, takjil, dan santunan anak yatim kepada ribuan masyarakat yang membutuhkan.
Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo yang bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan solidaritas sosial.
Dalam pelaksanaan tahun ini, Pelindo berhasil menyalurkan total bantuan lebih dari Rp11,4 miliar, untuk Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan sendiri menyalurkan bantuan dengan total 1,1 miliar yang terdiri dari 6.100 paket sembako, 4.000 paket takjil, serta santunan untuk 350 anak yatim di wilayah Sub Regional Kalimantan, termasuk Banjarmasin.
Kegiatan ini juga turut serta dalam memeriahkan suasana Ramadhan sekaligus membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Pelindo Berbagi Ramadhan adalah salah satu cara kami untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar, terutama mereka yang membutuhkan. Kami menyadari bahwa bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah, dan kami ingin memastikan bahwa manfaat dari bulan suci ini dapat dirasakan oleh lebih banyak orang. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan memberikan kebahagiaan menjelang hari raya,” ujar Sugiono, Sub Regional Head Kalimantan.
Program ini adalah bagian dari komitmen Pelindo untuk terus menjalankan peran sosial perusahaan dengan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Tidak hanya dalam bidang pelayanan pelabuhan, namun juga dalam aspek sosial dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Pelindo percaya bahwa kemajuan perusahaan harus beriringan dengan kesejahteraan masyarakat.
“Kami percaya bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari bagaimana perusahaan tersebut memberikan dampak positif kepada masyarakat luas,” tambah Sugiono.
Pelindo juga menekankan bahwa kegiatan “Pelindo Berbagi Ramadhan” bukan hanya bersifat sementara, namun akan terus berlanjut dengan program-program sosial lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Perusahaan berkomitmen untuk selalu hadir dalam setiap momen penting bagi masyarakat, baik pada saat-saat kebutuhan mendesak maupun dalam jangka panjang.
“Kami akan terus berupaya untuk memperkuat dan mengembangkan program TJSL di seluruh wilayah operasional Pelindo. Bukan hanya pada bulan Ramadan, tetapi sepanjang tahun. Ke depan, kami ingin lebih banyak berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan dan pemerataan manfaat bagi masyarakat,” tutup Sugiono. (PELINDO-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Kalsel yang ke-61 dan juga bertujuan untuk berbagi kebahagiaan serta mengingatkan akan makna berbagi dalam kehidupan bermasyarakat, Ikatan Istri Pegawai (IIP) Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyerahkan bantuan kepada 2 (dua) Panti Asuhan. Yakni berupa sembako untuk kebutuhan sehari hari dan juga santunan secara langsung kepada anak-anak panti.
Bantuan ini diserahkan secara bergantian oleh Istri Direktur Utama Bank Kalsel, Miliyani kepada Ketua Panti Asuhan Putri Asri, Rahma dan Ketua Panti Asuhan Ibnu Ruslan Asy Syafiiyah, Nurwana Hidayati. Kegiatan tersebut juga turut disaksikan para istri Pegawai Bank Kalsel dan seluruh anak-anak panti asuhan yang berhadir.
Kunjungan pertama dilakukan ke Panti Asuhan Anak Yatim Piatu Putri Asri yang menampung sebanyak 43 anak, berlokasi di Jalan Tol KM 9, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar. Dilanjutkan ke Panti Asuhan Ibnu Ruslan Asy Syafiiyah yang menampung 15 anak yang bertempat di Malintang Gambut, Kabupaten Banjar.
Dalam Sambutannya, Istri Direktur Utama Bank Kalsel, Miliyani menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yang membutuhkan.
“Kegiatan berbagi ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kepedulian terhadap sesama. Semoga apa yang diberikan hari ini dapat membawa kebahagiaan bagi anak-anak di Panti Asuhan Putri Asri dan menjadi berkah bagi kita semua,” ucap Miliyani.
Selanjutnya, Ketua Panti Asuhan Putri Asri, Rahma mengungkapkan apresiasinya terhadap kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh Bank Kalsel, dan berharap dapat bermanfaat dan menjadi amal jariyah bagi Bank Kalsel.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian Bank Kalsel terhadap anak-anak di sini. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi mereka dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Rahma.
Sebagai Informasi, bagi donatur yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu yang membutuhkan, dapat berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Kalsel melalui UPZ menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui rekening Bank Kalsel Syariah dengan nomor 6500844928 (Zakat) dan 6500846214 (Infak dan sedekah) atas nama Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel dan bisa konfirmasi transfer melalui WA UPZ di nomor 0811505153. (ADV-RIW/RDM/RH)
BATOLA – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, bersama Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya, disambut hangat masyarakat Desa Beringin Alalak, Kabupaten Batola di Masjid Jami Nurul Arafah, Desa Beringin, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola, Minggu (23/3) sore.
Selain masyarakat, kedatangan orang nomor dua di Kalimantan Selatan itu juga disambut Bupati dan Wakil Bupati Batola, Bahrul Ilmi dan Herman Susilo. Kedatangan Wakil Gubernur Kalsel kali ini dalam rangka kegiatan Safari Ramadhan 1446 Hijriah.
Wagub Kalsel dan Bupati Batola menandatangani prasasti peresmian Masjid Jami Nurul Arafah
Diawali dengan penandatanganan prasasti oleh Wagub Hasnuryadi, tanda diresmikannya Masjid Jami Nurul Arafah pasca renovasi. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan – sambutan serta pemberian cinderamata dari Wakil Gubernur Kalsel kepada Bupati dan Wakil Bupati Batola.
Dalam sambutannya, Wagub Hasnuryadi Sulaiman mengungkapkan, bahwa mendiang abah beliau yakni Abdussamad Sulaiman HB atau Haji Leman semasa hidupnya pernah berpesan kepadanya untuk memajukan Kabupaten Batola.
Wagub Kalsel saat memberi sambutan pada Safari Ramadhan di Batola
“Kebetulan abah kami asli orang Batola, maka dari itu beliau ingin sekali memajukan Kabupaten Batola. Disini kita ada usaha sawit, tujuannya agar membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat sekitar dan menggerakkan ekonomi, kemudian kita juga memiliki sekolah SMP dan SMA yakni Global Islamic Boarding School (GIBS) hingga Politeknik Hasnur,” ungkap Hasnur.
Hasnur melanjutkan ceritanya, tentang bagaimana perjuangan abahnya dalam membangun sepakbola di Kalimantan Selatan.
“Nama Barito Putera pun, terinspirasi dari nama sungai di sini yakni Sungai Barito,” terang Hasnur.
Hasnur juga meyakini, di era pemerintahan yang baru, yakni di bawah kepemimpinan Bahrul Ilmi dan Herman Susilo, Kabupaten Batola akan semakin maju dan lebih baik lagi.
“Saya yakin, di bawah kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati, Bahrul Ilmi dan Herman Susilo, Kabupaten Batola pasti akan lebih maju, meneruskan apa yang sudah dibangun oleh pemimpin Batola sebelumnya,” tutur Hasnur.
Sementara itu, Bupati Batola, Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Pemprov Kalsel yang selalu memberikan dukungan terhadap pembangunan di daerahnya.
Sebagai Bupati, saya sangat termotivasi bagaimana perjuangan Almarhum Abah Haji Leman dalam membangun Kabupaten Batola. Sudah tidak bisa diragukan lagi, bahkan makam beliau pun terletak di Kabupaten Batola. Terimakasih kepada Pak Wagub Hasnur yang berkomitmen untuk meneruskan perjuangan Almarhum Haji Leman dalam memajukan dan mensejahterakan Kabupaten Batola,” tandas Bahrul.
Tampak hadir pejabat lingkup Kalsel, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Direktur RSUD Ulin, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Kepala Biro Umum Serta Forkopimda Kabupaten Batola. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)