2025, Dispar Kalsel Terapkan Inovasi Baru Virtual Reality Meta di TIC

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, tahun 2025 ini akan menerapkan inovasi Virtual Reality (VR) Meta di Tourism Information Center (TIC), bertempat di Bandara Syamsudin Noor.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, baru-baru tadi mengatakan, inovasi baru ini sebagai upaya mempromosikan destinasi wisata unggulan dengan memanfaatkan teknologi Virtual Reality (VR) Meta, setelah sebelumnya sukses diperkenalkan saat gelaran Kalsel Expo 2024 lalu di Lapangan Murjani Banjarbaru.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, saat memberikan komentarnya

“Hasil evaluasi ternyata ratusan pengunjung tertarik menggunakan alat khusus seperti kacamata untuk melihat destinasi wisata, meski lewat video pendek,” ucapnya

Ia menyampaikan, layanan VR Meta akan menampilkan informasi tentang sektor pariwisata di Kalimantan Selatan, seperti kuliner, destinasi wisata unggulan, dan berbagai macam produk konomi kreatif. Dimana, wisatawan dapat memilih langsung informasi wisata yang diinginkan.

“Layanan VR ini wisatawan merasakan sensasi seperti langsung berada di lokasi” jelasnya.

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, saat ini ada tiga unit VR Meta di Bandara Syamsudin Noor dan disediakan gratis. Kedepan rencananya, akan dilakukan penambahan untuk dipromosikan dalam setiap event tahunan yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan.

“Beberapa event akan kami gelar seperti Festival Budaya Pasar Terapung, Kampung Banjar dan Festival Wisata Mancanegara,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

BPKD Wilayah II Kalsel Terus Pastikan Penerapan K3 di Lingkungan Kerja

BANJARBARU – Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah (BPKD) Wilayah II Provinsi Kalimantan Selatan yang berada di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel terus memastikan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di berbagai perusahaan.

Kepala BPKD Wilayah II Provinsi Kalsel, Taufiqurrahman, mengatakan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pengawasan terhadap perusahaan guna memastikan standar K3 dijalankan dengan baik.

Kepala Balai Wasnaker Wilayah II, Taufiqurrahman

“Kami terus melakukan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan, apakah di lingkungan kerjanya sudah menerapkan K3 sesuai prosedur. Kami juga memastikan bahwa dalam penerapannya dapat mencapai zero incident,” katanya belum lama tadi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh di wilayah kerja BPKD Wilayah II Kalsel, yang meliputi Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, dan Tapin.

Penerapan K3 di perusahaan-perusahaan di wilayah ini nantinya juga akan dinilai langsung oleh tim dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

“Perusahaan-perusahaan tersebut tetap mendapatkan pengawasan yang hasilnya akan dinilai oleh Kementerian secara online. Jadi mereka harus melaporkan upaya-upaya yang telah dilakukan dalam menerapkan K3,” jelasnya.

Taufiq menambahkan bahwa dalam pengawasan ini, pihaknya juga memberikan edukasi kepada perusahaan mengenai pentingnya K3 agar tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari.

“Kami ingin memastikan bahwa K3 bukan hanya sebatas pemenuhan regulasi, tetapi benar-benar menjadi budaya kerja yang diterapkan oleh perusahaan dan pekerja,” tuturnya.

Ia pun berharap kesadaran perusahaan terhadap pentingnya K3 semakin meningkat, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan kondusif bagi tenaga kerja.

“Kami berharap semua perusahaan dapat menjalankan K3 dengan optimal, sehingga kecelakaan kerja bisa ditekan sekecil mungkin dan pekerja dapat bekerja dengan nyaman dan selamat,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Persambi Kalsel Gelar Rakerprov Tahun 2025 di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar, Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2025, di Kota Banjarmasin, Kamis (20/2).

Ketua Harian Persambi Kalsel Yayat Hadiyat mengatakan, digelarnya Rakerprov ini, untuk membicarakan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan Tahun 2025 di Kabupaten Tanah Laut mendatang.

Ketua Harian Persambi Kalsel Yayat Hadiyat

“Pada Rakerprov ini salah satu yang kami bahas mengenai Porprov tersebut,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Tentunya, lanjut Yayat, untuk kejuaraan tersebut perlu dipersiapkan sejak saat ini.

“Pada Porprov mendatang cabang olahraga Sambo akan mempertandingkan nomor yang sama dengan dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang,” jelasnya.

Ini akan diikuti oleh 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Yayat juga menyampaikan, rencana pelaksanaan Kejurprov Sambo yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tanah Laut.

“Kami merencanakan untuk Kejurprov Kalsel pada bulan April 2025 mendatang, di Kabupaten Tala,” ujarnya.

Sedangkan, dipilihnya Kabupaten Tanah Laut tersebut, sebagai tempat Kejurprov, sebagai ajang uji coba, persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Tahun 2025 di Kabupaten tersebut.

“Kami berharap pada pelaksanaan Kejurprov dan Porprov mendatang dapat berjalan lancar dan sukses,” ucap Yayat. (SRI/RDM/RH)

Cabor Olahraga Loncat Indah Gelar Kejurprov Tahun 2025

BANJARMASIN – Cabang Olahraga Loncat Indah menggelar, Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Akuatik Indonesia Se Kalimantan Selatan, di Kolam Renang Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mulawarman, Banjarmasin, Kamis (20/2).

“Pelaksanaan Kejurprov ini sebagai syarat untuk mengikuti Porprov Tahun 2025 di Kabupaten Tala,” ungkap Technical Delegate Kejurprov Loncat Indah Kalsel Eka Purnama Indah.

TD Kejurprov Loncat Indah Kalsel Eka Purnama Indah

Pada kejurprov loncat indah ini diikuti sebanyak 6 daerah dari 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Enam daerah tersebut, Kota Banjarmasin, Ekabupaten Tanah Laut, Kabupaten Batola, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tanah Bumbu, serta Kabupaten Tabalong. Dengan mempertandingkan 20 nomor,” jelasnya.

Eka mengatakan, pihaknya bersyukur pada Kejuaraan Provinsi Loncat Indah ini, banyak diikuti atlet atlet usia dini.

“Sehingga, untuk pembinaan atlet atlet usia dini dapat terus dilakukan oleh pihaknya. Hingga atlet tersebut dapat memberikan prestasi membanggakan untuk Provinsi Kalimantan Selatan kedepannya,” ucapnya.

Selain itu, tambahnya, pihaknya terus mensosialisasikan kepada masyarakat, jika olahraga loncat indah ini tidak semenangkutkan seperti yang ada di media sosial.

“Apalagi Kota Banjarmasin ini sudah terbiasa anak anak bermain di sungai seperti bercebur diri ke sungai, sehingga olahraga loncat indah cocok untuk anak anak di kota ini,” ujar Eka.

Sementara itu, atlet usia dini loncat indah Kota Banjarmasin Navaro Arfan Wibowo mengatakan, keikutsertaannya pada kejurprov ini untuk kedua kalinya. Ia berharap dapat meraih medali.

Atlet usia dini loncat indah Kalsel Navaro Arfan Wibowo

“Saya senang dengan olahraga loncat indah, semoga mendapat medali,” ucap Navaro.

Selain itu, Navaro berharap, dapat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Tahun 2025 di Kabupaten Tanah Laut mendatang. (SRI/RDM/RH)

Dilantik Presiden Prabowo, Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Resmi Menjadi Gubernur dan Wagub Kalsel Periode 2025-2030

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melantik Gubernur Kalsel, Muhidin dan Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, bersama 961 orang kepala daerah di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta pada Kamis (20/2) pagi.

Gubernur dan Wagub Kalsel berfoto bersama di areal tenda pelantikan kepala daerah

Acara pelantikan ini turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pimpinan MPR dan DPR, serta menteri Kabinet Merah Putih.

Ratusan kepala daerah ini dilantik dalam satu rangkaian prosesi. Acara pelantikan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, kemudian berlanjut ke pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) dan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Di istana, Presiden Prabowo memimpin sumpah jabatan yang diikuti 961 orang, terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota.

“Bersediakah saudara – saudara mengucapkan sumpah janji sesuai agama masing-masing?,” ujar Prabowo.

“Bersedia,” ucap para kepala daerah.

Presiden Prabowo kemudian memimpin pengambilan sumpah jabatan para kepala daerah. Berikut bunyi sumpah jabatan yang diucapkan para kepala daerah.

“Saya bersumpah/berjanji akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur, sebagai wakil gubernur, sebagai bupati, sebagai wakil bupati, sebagai wali kota, sebagai wakil wali kota dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” demikian bunyi sumpah yang dibacakan Presiden Prabowo dan diikuti semua kepala daerah yang dilantik.

Presiden Prabowo menyebut bahwa kepala daerah harus memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa.

Setelah pelantikan, Gubernur, Muhidin yang didampingi istri, Fathul Jannah dan Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman yang didampingi istri drg. Ellyana Trisya menyempatkan untuk mengabadikan momen foto bersama.

“Alhamdulillah, hari ini kami dilantik dan sebelumnya, saya dilantik oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Sekarang, dilantik bersama-sama dengan seluruh kepala daerah yang merupakan bagian sejarah Indonesia,” sampai Gubernur Muhidin didampingi Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman usai pelantikan.

Sejak malam tadi, Gubernur, Muhidin mengaku, telah menjaga kondisi dan makan teratur. Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kalsel merasa turut bangga dan bahagia dalam momentum pelantikan serentak tersebut.

Kemudian, Muhidin menjelaskan bahwa setelah dilantik akan menyiapkan diri mengikuti kegiatan retret Kepala Daerah di Akmil Magelang. Sejak besok, nantinya sebagai kepala daerah yang terpilih siap menjalani latihan selama 8 hari sejak 21-28 Februari.

“Program makan gratis kan tidak dibebankan ke pemerintah daerah. Sementara, provinsi diperintahkan oleh Presiden agar memperhatikan sekolah-sekolah,” ungkap Muhidin.

Untuk hal itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan mengecek sekolah-sekolah di Banua. Gubernur H. Muhidin ingin sekolah yang tidak layak maka segera diperbaiki.

“Mungkin di daerah, Wakil Gubernur dulu yang menangani urusan kantor. Setelah kegiatan retret, kita akan memimpin bersama-sama sesuai tagline kita Bekerja Bersama, Merangkul Semua,” pungkasnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

BKOM Kalsel Gelar Bimtek Pengelola Kesehatan Olahraga

BANJARBARU – Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pengelola kesehatan olahraga di kabupaten/kota se-Kalsel.

Seorang peserta menanyakan terkait mekanisme pengukuran kebugaran calon jamaah haji

Kegiatan yang berlangsung pada 19-20 Februari 2025 di salah satu hotel berbintang di Banjarbaru ini mengusung tema “Bekerja Bersama Wujudkan Jemaah Haji Kalimantan Selatan Segar (Sehat dan Bugar) Menuju Zero Angka Kematian”.

Kepala BKOM Kalsel, Susi Hermina, menjelaskan, bimtek ini diikuti oleh perwakilan petugas pengelola kesehatan jamaah haji dari 13 kabupaten/kota di Kalsel. Setiap daerah mengirimkan dua orang perwakilan yang akan dibekali sistem baru dalam pengukuran kebugaran calon jamaah haji.

Kepala BKOM Kalsel Susi Hermina (dua kiri) menyerahkan hadiah kepada peserta aktif

“Harapannya, petugas ini bisa melakukan pengukuran kebugaran dengan sistem yang baru. Saat ini, nilai istitha’ah (kemampuan fisik) menjadi penentu apakah calon jamaah bisa berangkat atau tidak. Setelah mendapatkan nilai istitha’ah, baru bisa melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH),” jelas Susi Hermina, Rabu (19/2).

Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang telah digelar sebelumnya. BKOM Kalsel menargetkan nol angka kematian jamaah haji pada tahun 2030 dan menekan angka kesakitan selama pelaksanaan ibadah haji.

“Kita ingin jamaah haji asal Kalimantan Selatan dalam kondisi sehat dan bugar. Oleh karena itu, kita menyiapkan petugas yang mampu melakukan pengukuran kebugaran dengan baik,” tambahnya.

Dalam bimtek ini, peserta diberikan materi mengenai prosedur pengukuran kebugaran jamaah haji. Pengukuran dilakukan dengan membagi jamaah ke dalam dua klaster berdasarkan usia.

Klaster usia 60 tahun ke atas diharuskan melakukan lari kecil atau jalan cepat selama enam menit untuk mengetahui jarak yang mampu ditempuh. Sementara itu, klaster usia di bawah 60 tahun harus melakukan lari sejauh 1.600 meter untuk menilai tingkat kebugaran.

Data yang diperoleh dari pengukuran ini seperti berat badan, tinggi badan, tekanan darah, lingkar pinggang, serta jarak dan waktu tempuh, akan dimasukkan ke dalam sistem perhitungan untuk menentukan tingkat kebugaran jamaah.

Jika ditemukan kondisi kurang bugar, maka akan dilakukan intervensi sejak enam bulan sebelum keberangkatan.

“Petugas di kabupaten/kota diharapkan mulai melakukan pengukuran kebugaran sejak enam bulan sebelum keberangkatan. Setelah itu, harus dilakukan pemantauan secara berkala melalui grup WhatsApp atau metode lainnya agar jamaah tetap rutin berolahraga minimal 30 menit per hari,” ujarnya.

Selain jamaah haji reguler, Susi Hermina juga menyoroti pentingnya pengukuran kebugaran bagi jamaah haji plus dan umrah.

“Haji plus saja belum diwajibkan melakukan pengukuran kebugaran, padahal mereka juga membutuhkan kesiapan fisik. Begitu juga dengan jamaah umrah yang selama ini tidak melalui prosedur kesehatan seperti jamaah haji reguler,” katanya.

BKOM Kalsel telah berupaya berkoordinasi dengan agen perjalanan untuk menerapkan pemeriksaan kebugaran bagi jamaah umrah. Biaya pemeriksaan ini juga tergolong terjangkau, yakni hanya Rp105.000 per orang sesuai Perda Tarif yang berlaku.

“Jika kebugaran jamaah diketahui sejak awal, maka agen travel juga tidak perlu khawatir. Jika ada jamaah yang perlu pendampingan khusus, hal ini bisa dipersiapkan lebih awal agar tidak menjadi kendala selama pelaksanaan ibadah,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)

Ketua DPRD Kalsel Hadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Inpres 1/2025

JAKARTA – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK menghadiri rapat koordinasi tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Rabu (19/2).

Rakor ADPSI di Jakarta

Diinisiasi oleh Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI), kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Seluruh Indonesia, bertempat di Ruang Rapat Serbaguna Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta.

Supian HK mengatakan pertemuan ini bertujuan untuk menindaklanjuti Inpres Nomor 1 Tahun 2025 guna memastikan bahwa pelaksanaan efisiensi belanja di berbagai sektor dapat berjalan dengan efektif dan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.

Sebagai wakil rakyat, ia memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk daerah khususnya Kalsel, dapat digunakan secara efektif dan efisien.

“Alhamdulillah tadi kita silaturahmi dan berkordinasi dengan ketua DPRD seluruh Indonesia. Insyaallah kita akan coba maksimalkan implementasi agar program prioritas tetap terjaga dan tercapai sesuai dengan arahan Presiden,” ucapnya

Lebih lanjut, Supian HK juga mengingatkan bahwa Inpres ini harus dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Ia berharap dengan implementasi nantinya, Kalsel dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien. (ADV-NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Buka Dapur Umum untuk Haul ke-5 Abah Guru Zuhdi

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel membuka layanan dapur umum dalam rangka Haul ke-5 Abah Guru Zuhdi yang akan dilaksanakan pada 25 Februari 2025. Langkah ini sesuai dengan arahan Gubernur Kalsel, Muhidin, guna mendukung kelancaran acara dan kenyamanan jamaah.

Dapur Umum Dinsos Kalsel Pada Haul ke 4 Abah Guru Zuhdi

Plt Kepala Dinsos Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifa’i, melalui Kepala Bidang Penanganan Bencana, Achmadi, mengungkapkan bahwa pihaknya akan membagikan sekitar 6.000 hingga 7.000 paket makanan siap saji kepada jamaah haul.

Kabid Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi

“Kami akan mulai bekerja pada 23 Februari untuk melakukan berbagai persiapan,” ujar Achmadi di ruang kerjanya, Rabu (19/2).

Achmadi menjelaskan dapur umum Dinsos Kalsel akan berlokasi di halaman STIKIP Sabilal Muhtadin, Jalan Malkon Temon, Banjarmasin. Lokasi ini dipilih karena berada di jalur utama menuju kubah Abah Guru Zuhdi.

“Kami mengerahkan sekitar 200 petugas yang terdiri dari Tagana, relawan, serta karyawan dan karyawati Dinsos Kalsel. Selain itu, turut serta anggota Kwarda Kalsel dan BPBD Kalsel,” jelasnya.

Selain menyediakan makanan, menurut Achmadi, Dinsos Kalsel juga memberikan layanan bagi jamaah yang menggunakan jalur sungai dengan mengerahkan tiga kapal, yakni satu kapal Sea Rider dan dua kapal tambahan. Kapal ini akan membantu mengangkut jamaah yang tidak dapat melalui jalur darat.

“Posko jalur sungai berada di Siring Nol Kilometer. Kapal akan bersiaga di sana, dibantu oleh kapal dari Lanal, Polair, BPBD Kalsel, dan BPBD Kota Banjarmasin. Jamaah akan dibawa melalui sungai ke kawasan Antasan Kecil Timur dekat lokasi haul,” tambahnya.

Dinsos Kalsel juga menyiapkan ambulans di depan Masjid Jami Gang Gusti Galuh untuk melayani jamaah yang membutuhkan pertolongan medis. Jika terjadi kondisi darurat, pasien dapat diangkut melalui jalur sungai. Layanan kesehatan ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, RSUD Ulin, dan RSUD Sultan Suriansyah.

Achmadi menambahkan bahwa persiapan dapur umum telah mencapai 90 persen. Ia berharap pelaksanaan Haul ke-5 Abah Guru Zuhdi berjalan dengan lancar.

“Semoga apa yang kami lakukan menjadi ladang amal bagi kita semua, dan pelaksanaan haul ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh berkah,” tutupnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version