BANJARMASIN – Memeriahkan Kalsel Expo 2024, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, melayani legalisasi Ijazah SMA, SMK dan SLB yang sudah tutup.
Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan melalui Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdikbud Kalsel Muddasir Rahman, disela kegiatan pada Kamis (19/9) sore mengatakan, dalam rangka memeriahkan Kalsel Expo 2024 untuk stand yang ditampilkan berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu melayani legalisasi Ijazah SMA, SMK dan SLB yang sudah tutup.
Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdikbud Kalsel Muddasir Rahman, saat memberikan komentarnya
“Warga dapat memanfaatkan kesempatan ini,” ucapnya
Disampaikan Muddasir, pihaknya menampilkan hasil kreativitas dari SMKN 1 Martapura Kabupaten Banjar berupa Produk Herbal, Ikan Asin dan Mug. Sedangkan SMKN 2 Kota Banjarbaru seperti Keramik serta Kain Sasirangan, agar dapat dikenal masyarakat secara luas.
“Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, untuk pameran ini menampilkan berbagai foto-foto dokumentasi kegiatan,” tutupnya
Salah satu hasil kreativitas SMKN 2 Kota Banjarbaru memamerkan Kain Sasirangan
Untuk diketahui, stand Kalsel Expo di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, para pengunjung yang datang mengisi buku tamu mendapatkan souvenir dan juga door prize yang akan diundi pada Minggu malam 22 September 2024. (NHF/RDM/RH)
BANJARBARU – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kotabaru menampilkan anyaman daun Pandan Laut Khas Pulau Kerayaan di Pameran Kalsel Expo 2024.
Suasana stand Dekranasda Kotabaru di Pameran Kalsel Expo 2024
Perwakilan Dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Kotabaru, Nurul Mahrita mengatakan anyaman daun Pandan Laut merupakan salah satu produk kerajinan unggulan kabupaten Kotabaru.
“Anyaman ini merupakan kerajinan tangan khas masyarakat suku Mandar di Pulau Kerayaan,” jelasnya, Kamis (19/9).
Nurul mengungkapkan membuat anyaman Pandan Laut biasa dikerjakan ibu-ibu di Pulau Kerayaan saat waktu senggang. Keterampilan itu mereka warisi turun temurun. Kerajinan tangan itu berupa anyaman daun pandan laut yang dikreasikan menjadi berbagai produk seperti kipas, kotak tisu, dan bentuk lainnya sesuai kreatifitas pengrajin.
“Harganya bervariasi, kalau kipas Rp100 ribu, tempat aksesoris mulai Rp100 sampai Rp130 ribu,” terangnya.
Pandan laut merupakan tanaman yang banyak tumbuh di tepi pantai. Sebelum dianyam daun pandan laut terlebih dulu dikeringkan lalu diserut menjadi helaian-helaian kecil. Untuk memberikan motif, sebagian daun diberikan pewarna menggunakan pewarna makanan.
Selain itu, dalam stand pameran Dekranasda Kotabaru, juga ditampilkan produk-produk olahan dari kayu Ulin seperti sendok, sumpit, asbak dan lain-lain. Juga ada kain sasirangan dengan motif khas Kotabaru, produk-produk olahan hasil laut seperti amplang ikan dan rempeyek udang. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Sebagai bank kebanggaan masyarakat Banua, Bank Kalsel kembali berperan aktif dalam mendukung suksesnya Kalsel Expo 2024 yang berlangsung pada 18-22 September 2024. Kegiatan tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini, bertempat di lapangan Dr. Murjani, Kota Banjarbaru.
Acara ini menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan potensi ekonomi, investasi, dan produk unggulan dari berbagai sektor di Kalimantan Selatan. Pada hari pertama kegiatan Kalsel Expo 2024, secara resmi dibuka Gubernur, Sahbirin Noor diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, didampingi Ketua TP PKK Provinsi, Raudatul Jannah. Turut berhadir, Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, Mitra Damayanti dan masyarakat yang antusias menyaksikan kegiatan tersebut.
Direktur Kepatuhan berfoto bersama di depan stand Bank Kalsel
Beragam kegiatan menarik seperti lomba-lomba, musik, tarian budaya khas Kalimantan Selatan, serta penampilan dari artis nasional seperti Aria Dinata, Rita D’Academy, dan Ifan Govinda turut memeriahkan setiap harinya.
Dalam mendukung acara ini, Bank Kalsel hadir dengan layanan perbankan yang memudahkan pengunjung memperoleh informasi terkait berbagai produk dan layanan. Mulai dari pembukaan rekening tabungan hingga pengajuan kredit seperti Kredit Multiguna untuk ASN, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM.
Booth Bank Kalsel juga menawarkan konsultasi keuangan yang dapat membantu masyarakat mengelola dan mengembangkan usaha mereka.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, Mitra Damayanti, menyampaikan pentingnya inovasi dalam pelayanan perbankan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kehadiran Bank Kalsel di Kalsel Expo 2024 ini merupakan wujud komitmen kami untuk semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat. Bank Kalsel terus berupaya memberikan kemudahan akses perbankan dengan layanan yang cepat, mudah, dan aman. Ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi nasabah tetapi juga berdampak pada peningkatan perekonomian daerah, khususnya bagi para pelaku UMKM di Kalimantan Selatan,” ujar Mitra.
Lebih lanjut, Mitra menjelaskan bahwa Bank Kalsel terus berinovasi untuk menciptakan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Dengan adanya layanan kredit seperti KUR dan Kredit Multiguna, Bank Kalsel berharap dapat memberikan solusi keuangan yang tepat untuk mendukung pertumbuhan usaha dan kesejahteraan masyarakat. Di era digital ini, kami juga memperkenalkan kemudahan layanan kredit secara digital bernama Ready Cash yang bisa diakses melalui AKSEL by Bank Kalsel, kapan saja dan di mana saja,” pungkas Mitra.
Event Bank Kalsel ini, diikuti setidaknya 225 stand yang berasal dari dinas dan badan lingkup Pemerintah Kalimantan Selatan. (ADV-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menggelar Pekan Raya Banjarmasin, di kawasan Siring Maskot Bekantan, Kamis (19/9), dibuka Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.
Dalam sambutannya, Walikota menekankan pentingnya acara ini sebagai peluang untuk meningkatkan ekonomi lokal. Mengingat, kegiatan ini diikuti ratusan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Pekan Raya Banjarmasin ini diselenggarakan untuk memperingati hari jadi (Harjad) Kota Banjarmasin ke-498,” ucapnya.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang pameran produk lokal, tetapi juga wahana bagi para pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis mereka.
Pekan Raya Banjarmasin berlangsung mulai 18 – 21 September 2024 dan terbuka untuk umum.
“Pekan Raya ini memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM dan pengusaha ekonomi kreatif untuk saling berinteraksi. Produk yang dihasilkan bisa dilihat oleh masyarakat luas, dan mereka juga bisa berpartisipasi dalam temu bisnis yang diadakan di sini,” ujarnya.
Salah satu program unggulan yang diangkat dalam acara ini adalah program Bahuma, sebuah inisiatif yang menawarkan pinjaman tanpa bunga bagi pelaku usaha. Tahun ini, plafon pinjaman dinaikkan dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta.
“Program Bahuma ini sudah kita mulai kembali dengan plafon yang diperbesar. Khususnya bagi mereka yang mengikuti program Kawal Inkubator selama empat bulan. Setelah mengikuti inkubasi bisnis, para peserta memiliki usaha yang jelas, badan hukum yang resmi, dan produk yang siap dipasarkan,” tambah Walikota.
Pekan Raya ini juga menjadi bagian dari rangkaian Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang dibuka pada hari yang sama. Rakernas JKPI juga dilangsungkan, dengan harapan peserta kongres dari 75 kota anggota jaringan ini turut menikmati suasana Banjarmasin. Di lokasi Pekan Raya, para pengunjung bisa menyaksikan pameran benda benda pusaka serta panggung hiburan yang memeriahkan suasana.
“Kami berharap, dengan adanya Pekan Raya Banjarmasin ini, UMKM kita bisa naik kelas dan menjadi tuan di negeri sendiri. Produk-produk seperti oleh-oleh, kuliner, kriya, dan souvenir, semuanya bisa berasal dari pelaku usaha lokal kita sendiri. Ini juga memperkuat posisi Banjarmasin sebagai kota dagang dan jasa,” ucap Walikota. (ADV/SRI/RDM/RH)
BANJARBARU – Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra Dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan menampilkan Netfis Fajar Harapan Creative di Pameran Kalsel Expo Tahun 2024.
Hal itu disampaikan Kepala PRSPDNF Fajar Harapan, Jumri, kepada wartawan, di sela acara pembukaan Pameran Kalsel Expo 2024 di lapangan Murjani, Rabu (18/9).
“Jadi Netfis itu sendiri bermakna Netra dan Fisik Fajar Harapan untuk melakukan kreasi berbagai macam kesenian dan keterampilan. Stand PRSPDNF Fajar Harapan ini akan menampilkan musik tradisional dan musik modern dengan personil semuanya dari disabilitas netra,” jelasnya.
Permainan Domino Antara Disabilitas Netra vs Orang Normal
Selain itu, lanjut Jumri, ada yang unik di stand pameran ini yaitu ada permainan domino dan catur antara disabilitas netra melawan orang yang normal.
“Bagi pengunjung yang ingin ikut berpartisipasi dalam lomba ini dapat memenuhi menscan barcode yang tertera pada banner di depan stand. Bagi pemenang lomba disediakan doorprize,” terangnya.
Kepala PRSPDNF Fajar Harapan, Jumri
Jumri menambahkan Stand PRSPDNF Fajar Harapan juga menampilkan berbagai macam pigura yang dipasang di dinding-dinding stand yang menggambarkan satu aktivitas yang terjadi di dalam panti pada kehidupan sehari-hari disabilitas.
Melalui kegiatan ini, menurut Jumri, pihaknya ingin masyarakat lebih mengenal dan menyadari bahwa disabilitas itu mempunyai harapan dan cita-cita yang sama dengan kebanyakan manusia lainnya, sepanjang mereka diberikan kesempatan untuk berkreasi dan beraktivitas.
“Nah di tempat ini, kami ingin tunjukkan ke masyarakat umum terkait kemampuan disabilitas karena diberikan pembinaan yang baik dan berkesinambungan,” tuturnya. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) melaksanakan, Seminar Internasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Kamis (19/9).
Seminar ini mengusung tema Menjaga, Melestarikan, dan Mengoptimalkan Warisan Budaya dalam Membangun Kota Pusaka yang Berkelanjutan.
Dalam sambutannya, WaliKota Banjarmasin Ibnu Sina menekankan pentingnya menjaga kelestarian warisan budaya, terutama bagi kota kota tua seperti Banjarmasin yang menyimpan sejarah panjang.
“Kota kita ini akan berusia hampir lima abad, 498 tahun pada 24 September nanti. Sebagai kota tua yang penuh sejarah, kita punya tanggung jawab besar untuk menjaga dan melestarikan cagar budaya yang ada,” ucapnya.
Ia juga berharap agar kegiatan ini dapat berjalan lancar, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, ujarnya ajang ini dapat menjadi refleksi bagi para anggota JKPI untuk memperkuat sinergi antara pelestarian budaya dengan pembangunan berkelanjutan di kota masing masing.
“JKPI bertujuan menjaga kelestarian cagar budaya, baik pusaka alam maupun pusaka budaya, sebagai modal dasar dalam membangun daerah di masa depan,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia menilai bahwa warisan budaya tak sekadar menjadi simbol sejarah, tetapi juga bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Kota yang makin tua, makin eksotik,” ujarnya.
Sungai-sungai yang membelah Banjarmasin bukan hanya urat nadi bagi kehidupan warga, tapi juga saksi sejarah berbagai peristiwa di kota ini. Sungai-sungai ini membawa cerita dari masa ke masa.
Selain itu, walikota juga menyoroti pentingnya keterlibatan kota kota baru dalam JKPI.
“Terima kasih kepada perwakilan dari Kota Kediri dan Bandung. Semoga dalam kesempatan ini kita bisa menyetujui keanggotaan baru mereka di JKPI,” tambahnya.
Melalui kongres sekaligus Rakernas ini, seluruh peserta untuk merumuskan strategi pelestarian budaya yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai esensialnya.
“Mari kita jaga dan rawat kebudayaan ini agar tetap dinamis dan relevan dengan perkembangan zaman,” ucapnya.
Dirinya pun berharap melalui keputusan strategis yang dihasilkan dalam Rakernas kali ini, JKPI akan semakin kuat sebagai organisasi yang mampu memperkuat identitas budaya kabupaten-kota di Indonesia di kancah internasional.
“Semoga langkah kita dalam menjaga warisan budaya selalu direstui oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kota-kota di Indonesia untuk bersama sama menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya mereka, di tengah dinamika pembangunan modern yang terus berkembang. (ADV/SRI/RDM/RH)
BANJARBARU – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebun Raya Banua memeriahkan Kalsel Expo 2024 dengan menghadirkan konsep berupa stand yang menampilkan tumbuhan lumut. Stand tersebut dirancang menyerupai suasana di dalam terrarium atau akuarium, dengan menampilkan lumut asli yang telah diuji ketahanannya untuk memberikan pengalaman estetika yang memukau bagi para pengunjung.
Plt Kepala Kebun Raya Banua, Adilla Redha Yanti, menjelaskan bahwa konsep ini dirancang untuk membawa keindahan alam ke dalam ruangan expo.
Plt Kepala Kebun Raya Banua, Adilla Redha Yanti
“Lumut yang kami tampilkan adalah lumut asli yang sudah melalui serangkaian uji ketahanan, sehingga mampu menampilkan keindahan alami secara optimal,” ujarnya. Kamis (19/9).
Selain itu, stand Kebun Raya Banua juga menampilkan berbagai jenis tumbuhan konservasi, termasuk anggrek, tanduk rusa, dan beberapa tanaman langka yang menjadi bagian dari upaya konservasi dan edukasi kepada masyarakat yang mengunjungi Kalsel Expo 2024.
“Dengan demikian, masyarakat yang datang ke Kalsel Expo dapat lebih mengenal dan mengapresiasi keberagaman flora yang ada di Kalimantan Selatan,” ucapnya.
Kebun Raya Banua, yang merupakan pusat konservasi flora di Kalimantan Selatan dengan luas mencapai 100 hektar, terus dikembangkan untuk memberikan manfaat yang signifikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, kepada masyarakat.
“Dengan dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, dan Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah, Kebun Raya Banua akan terus berperan penting dalam pelestarian keanekaragaman hayati tumbuhan,” katanya.
Adilla berharap, dengan dukungan tersebut, Kebun Raya Banua bisa terus memberikan kontribusi besar dalam melestarikan keanekaragaman hayati di Kalimantan Selatan. (BDR/RDM/RH)
BANJARMASIN – Semarak Kemilau Banjarmasin Bungas atau lebih familiar dengan Festival Jukung Hias Tanglong 2024 dalam rangkaian Hari Jadi Ke 498 Kota Banjarmasin resmi digelar, di sepanjang Sungai Siring Menara Pandang dan titik Nol Kilometer Banjarmasin, Rabu (18/9) malam. Dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Wakil Walikota H Arifin Noor.
Peletakan Perahu Tambangan tanda digelarnya Festival Jukung Hias Tanglong di Banjarmasin
“Pada Festival jukung hias tanglong dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang ke 498 digelar juga Welcome Dinner bersama JKPI,” ucap walikota.
Walikota mengatakan, dari festival tersebut tak hanya menampilkan jukung tanglong saja, namun juga menampilkan artis Ibukota seperti Tami Aulia dan Felix untuk menghibur pengunjung Festival Jukung Hias Tanglong ini.
“Tadi juga hiburan dari Tami Aulia dan Felix yang sering kita dengar di youtube cukup menggoyang Banjarmasin dan tamu-tamu juga sangat terkesan, apalagi suasana seperti ini tidak pernah ada sebelumnya dalam setiap acara,” ucapnya.
Maka dari itu ia berharap, di acara-acara selanjutnya seluruh anggota Kota Pusaka Indonesia agar bisa menikmati suasana kota, khususnya malam festival jukung hias tanglong tersebut.
“Mudah mudahan bisa berkesan untuk mereka,” ujarnya.
Pada lomba jukung hias tanglong tersebut diikuti sebanyak 34 peserta yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu kelotok bermesin dan kelotok tidak bermesin (Jukung), di mana pemenang akan diumumkan pada saat puncak hari jadi kota Banjarmasin.
Puluhan peserta Jukung Hias Tanglong tampil gemerlap dengan beragam hiasannya masing masing. Tak hanya dihadapan ribuan warga yang turut menyaksikan, namun juga para Kepala Daerah dan tamu undangan dari Delegasi anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dan Konsulat Jenderal Australia.
Adapun total hadiah sebesar Rp170 juta terdiri dari :
Kelotok bermesin Juara 1 : Rp25 juta Juara 2 : Rp20 juta Juara 3 : Rp17,5 juta Harapan 1 : Rp15 juta Harapan 2 : Rp12,5 juta Harapan 3 : Rp10 juta Favorit : Rp7,5 juta
Kelotok tidak bermesin Juara 1 : Rp15 juta Juara 2 : Rp12,5 juta Juara 3 : Rp10 juta Harapan 1 : Rp8 juta Harapan 2 : Rp7 juta Harapan 3 : Rp6 juta Favorit : Rp4 juta. (ADV/SRI/RDM/RH)
BANJARBARU – Stand Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan, setiap harinya membagikan makanan olahan hasil ikan kepada pengunjung Kalsel Expo Tahun 2024.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalsel Rusdi Hartono melalui, Kasi Pengolahan Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Martiah Akhdianti menjelaskan, pada Pameran Kalsel Expo Tahun 2024 ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan memamerkan produk kerajinan hasil laut dari pelaku UMKM binaan mereka.
Kasi Pengolahan Ikan Dislutkan Kalsel Martiah Akhdianti
“Dislutkan Kalsel membagikan makanan olahan hasil ikan kepada para pengunjung Kalsel Expo Tahun 2024 ini,” ucapnya, kepada sejumlah wartawan, di Pameran Kalsel Expo, Kamis (19/9).
Tyah mengharapkan, dengan adanya pemberian ikan gratis ini dapat meningkatkan angka gemar makan ikan di Banua.
Dalam kesempatan tersebut, Dislutkan Kalsel juga mengajak pengunjung Kalsel Expo Tahun 2024, agar Gemar Makan Ikan.
“Pada Pameran Kalsel Expo ini, Dislutkan Kalsel mengajak kepada pengunjung. Untuk selalu gemar makan ikan,” ucapnya.
Tentunya, lanjutnya, dengan gemar makan ikan ini dapat mencukupi gizi masyarakat sehingga stunting dapat dicegah.
“Ajakan ayo makan ikan, makan ikan sehat, kuat, dan cerdas. Terus dilakukan pada Kalsel Expo Tahun 2024,” ucap Tyah. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali menghadirkan program undian tahunan yang dinanti – nantikan, yakni Undian Simpeda ASN Periode X – 2024, khusus bagi nasabah Tabungan Simpeda Aparatur Sipil Negara (ASN).
Program undian ini memberikan kesempatan bagi seluruh ASN di Kalimantan Selatan untuk memenangkan total hadiah sebesar Rp1 Miliar. Dengan meningkatkan saldo tabungan, kesempatan untuk memenangkan hadiah utama semakin besar.
Program ini diadakan sebagai bentuk apresiasi Bank Kalsel kepada para ASN yang telah mempercayakan Tabungan Simpeda sebagai mitra pengelolaan keuangan mereka. Melalui undian ini, Bank Kalsel ingin mendorong Masyarakat Kalimantan Selatan, terutama ASN, untuk lebih aktif menabung dan memperkuat finansial mereka.
Dalam rilisnya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengajak seluruh ASN di Kalimantan Selatan untuk memanfaatkan kesempatan ini, dan meningkatkan terus saldo tabungannya serta meraih hadiahnya. Selain itu, Bank Kalsel juga terus menyediakan berbagai program dan produk unggulan yang inovatif dan bermanfaat bagi semua kalangan, termasuk ASN.
“Kami mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kalimantan Selatan untuk terus meningkatkan saldo Tabungan Simpeda ASN. Semakin besar saldo Tabungan kalian maka semakin besar pula peluang untuk memenangkan hadiah undian senilai total Rp1 Miliar.
“Mari kita bersama-sama berpartisipasi dalam program ini dan tingkatkan budaya menabung demi masa depan yang lebih baik,” ujar Fachrudin.
Sebagai informasi, cara mengikuti Undian Simpeda ASN Periode X – 2024 adalah semua nasabah pemilik Tabungan Simpeda ASN di Bank Kalsel secara otomatis terdaftar dalam undian ini, cukup dengan pengendapan saldo minimum Rp2.500.000,00 dan perhitungan per lot sebesar Rp250.000,00. Untuk meningkatkan peluang memenangkan hadiah, nasabah hanya perlu meningkatkan saldo tabungannya.
Semakin besar saldo yang dimiliki, semakin besar kesempatan nasabah untuk meraih hadiah dari program undian ini. Hadiah yang ditawarkan dalam Undian Simpeda ASN Periode X – 2024 antara lain, hadiah utama senilai Rp50 juta untuk 1 pemenang, Hadiah 1 senilai Rp10 juta untuk 40 pemenang, Hadiah 2 senilai Rp5 juta untuk 110 pemenang. Selain itu, masih banyak hadiah menarik lainnya yang siap diberikan kepada para pemenang undian.
Program ini merupakan bagian dari upaya Bank Kalsel untuk mendukung ASN dalam membangun kebiasaan menabung yang berkelanjutan dan memberikan penghargaan kepada nasabah setia. (ADV-RIW/RDM/RH)