Disdag Kalsel Gelar Sosialisasi Pengawasan Barang Beredar dan Jasa di Tapin

TAPIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar sosialisasi pengawasan barang beredar dan jasa, di Gedung Triguna Jalan Jenderal Sudirman Kabupaten Tapin, Kamis (24/10).

Foto bersama : Peserta sosialisasi pengawasan barang beredar dan jasa di Kabupaten Tapin

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Sulkan, melalui Kepala Bidang Pelindungan Konsumen dan Tertib Niaga Disdag Kalsel, Dwi Ayu Mariati, dalam rilisnya pada Jumat (25/10) mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberi edukasi barang yang boleh dan tidak boleh beredar, agar konsumen bisa memilih.

Selain itu, para pengusaha harus menjual barang beredar, sesuai ketentuan baik dari sisi keamanan, kemasan, dan kesehatan untuk dikonsumsi.

“Sosialisasi ini merupakan koordinasi antara Pemprov maupun Kab/Kota serta instansi terkait, untuk melindungi konsumen,” ucapnya

Disampaikan Dwi Ayu, untuk pengawasan barang beredar, kewenangan pemeriksaan dari Dinas perdagangan, tetapi hanya sampai pada kandungan yang tertulis di kemasan, tanggal kadaluarsa dan memeriksa asal produk.

Pihaknya berharap, konsumen dapat meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemandirian dalam melindungi dirinya dari tindakan merugikan.

“Kami ingin konsumen mendapat keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi, begitupun pelaku usaha harus jujur dan bertanggung jawab,” ucapnya

Sementara itu, Kadis Perdagangan Kabupaten Tapin, Akhmad Zaini, melalui Kabid Perijinan dan Pengembangan Perdagangan Disdag Tapin menambahkan, kegiatan sosialisasi pengawasan barang beredar dan jasa ini, merupakan tempat untuk saling berbagi informasi antar pelaku usaha, masyarakat/konsumen. Dimana, diskusi tentang barang beredar dan jasa yang beredar, agar mengetahui hak dan kewajibannya sebagai konsumen. Sehingga, terhindar dari akses – akses negatif terhadap penggunaan/pemanfaatan barang dan jasa yang beredar di pasaran yang tidak sesuai ketentuan.

“Dengan terciptanya perlindungan konsumen, dapat meningkatkan indeks keberdayaan konsumen (IKK) di Kalsel, khususnya wilayah Kabupaten Tapin,” tutupnya

Untuk diketahui, sosialisasi pengawasan barang beredar dan jasa di Kabupaten Tapin, mengundang konsumen pelajar, mahasiswa, pelaku usaha, tokoh agama dan masyarakat, pendidik, serta UMKM di kabupaten tersebut. (DISDAG.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Bambang Yanto Sosialisasikan Perda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Bambang Yanto Permono menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kalsel Nomor 10 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin, di aula kantor Kelurahan Surgi Mufti Kecamatan Banjarmasin Utara, Jum’at (25/10) siang.

Suasana Sosper Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

Bambang Yanto mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada peserta mengenai adanya pemberian bantuan hukum secara gratis untuk masyarakat miskin.

Anggota DPRD Kalsel, Bambang Yanto Permono (kanan) dan Lurah Surgi Mufti, Ahmad Jazuli (kiri)

Selain itu, lanjutnya, kegiatan ini juga memberikan pemahaman bahwa adanya persamaan hak atas kedudukan dalam pemerataan hukum dan keadilan dalam masyarakat.

“Saya memilih Perda Nomor 10 Tahun 2015 untuk disosialisasikan karena banyak warga yang memerlukan bantuan hukum ketika menghadapi permasalahan hukum, namun kesulitan mendapatkan bantuan hukum karena keterbatasan biaya,” jelasnya.

Oleh karena itu, menurut Bambang Yanto, dirinya berinisiatif melalui sosialisasi ini agar masyarakat mengetahui bahwa pemerintah bisa membantu mereka dalam menangani kasus hukum.

Terlebih lagi, masih ada warga, khususnya di kota Banjarmasin yang belum mengetahui adanya Perda tersebut sehingga dirinya berencana untuk menggencarkan sosialisasi Perda ini ke wilayah-wilayah lainnya agar semakin banyak yang mengetahui Perda ini ke depannya.

“Kita akan keliling wilayah Banjarmasin sehingga diharapkan para Ketua RT, Ketua RW maupun warga yang ikut sosialisasi ini dapat menyebarluaskan kepada masyarakat di sekitarnya,” terangnya.

Sementara itu, salah satu peserta Sosialisasi, Erliani menyambut baik dengan kegiatan yang dilaksanakan Wakil Rakyat Provinsi Kalsel itu. Ia berharap Perda ini lebih sering disosialisasikan agar masyarakat semakin banyak mengetahuinya.

“Saya baru mengetahui ada Perda Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin. Semoga lebih sering mensosialisasikan Perda yang ada di Kalsel agar dapat diketahui masyarakat,” harapnya.

Untuk diketahui, sosialisasi yang diikuti ratusan warga kota Banjarmasin yang tampak antusias memberikan pertanyaan dan tanggapan terkait Perda yang disosialisasikan. Turut hadir dalam kegiatan itu, antara lain Lurah Surgi Mufti, Ahmad Jazuli dan Lurah Sungai Jingah, Arbain serta Ketua-Ketua RT dan RW setempat. (NRH/RDM/RH)

Kementerian Kelautan dan Perikanan Diharapkan Perkuat Sumber Daya Kelautan Bersama Pemerintah Daerah

BANJARMASIN – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan memiliki harapan, di Hari Ulang Tahun ke 25 Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (RI) ini, dapat terus memperkuat sumber daya kelautan dan perikanan, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah.

“Tentunya di hari ulang tahun Kementerian Kelautan dan Perikanan ini, Pemerintah Daerah memiliki harapan,” ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono, pada Kamis (24/10).

Kadislutkan Kalsel Rusdi Hartono

Diusia, lanjut Rusdi, yang semakin matang ini, Kementerian Kelautan dapat terus memperkuat sumber daya kelautan dan perikanan serta meningkatkan efektivitas pengelolaan pemanfaatan melalui kolaborasi lintas sektor dan pemerintah daerah.

Dalam rangka menjaga melestarikan dan mengawasi sumber daya laut dan perikanan di Indonesia secara bersama sama.

“Kami juga mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan komitmen dalam memajukan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan. Demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Rusdi.

Menjadikan, Indonesia sebagai foros dunia Kemaritiman.

“Dengan ekonomi biru untuk Indonesia maju,” ucap Rusdi. (SRI/RDM/RH)

Tingkatkan Efektivitas, Bank Kalsel Luncurkan Konten Tanya Jawab Visual di Medsos

BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali berinovasi dalam meningkatkan layanan kepada nasabah, dengan meluncurkan konten tanya jawab interaktif. Program ini bertujuan untuk mempersingkat jalur komunikasi, khususnya dalam menanggapi pertanyaan yang sering diajukan nasabah melalui komentar di media sosial dan pesan langsung (direct message).

Dengan format video, Bank Kalsel berharap informasi yang disampaikan menjadi lebih mudah dipahami masyarakat, khususnya generasi muda yang lebih akrab dengan komunikasi digital.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Firmansyah menjelaskan, bahwa penggunaan konten video ini merupakan langkah strategis agar pesan – pesan bank dapat diterima dengan cepat dan jelas.

“Pertanyaan yang sering kali muncul dari nasabah di berbagai media sosial Bank Kalsel dan ini menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan informasi yang mudah diakses dan dipahami. Dengan konten video ini, kami ingin mempermudah nasabah untuk mendapatkan jawaban,” ucap Firmansyah.

Lebih lanjut, Bank Kalsel berharap program ini dapat meningkatkan kepuasan nasabah dan mempererat hubungan antara Bank Kalsel dengan masyarakat melalui media sosial.

“Kami ingin memastikan bahwa layanan dan informasi dari Bank Kalsel tersampaikan dengan tepat kepada semua lapisan masyarakat, khususnya generasi sekarang yang lebih akrab dengan format video. Harapannya, konten ini tidak hanya mempermudah nasabah, tapi juga meningkatkan pemahaman mereka terhadap produk dan layanan kami,” ungkap Firmansyah.

Melalui inovasi ini, Bank Kalsel berkomitmen untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan memberikan layanan terbaik yang relevan dengan kebutuhan zaman. (ADV-RIW/RDM/RH)

Disbudporapar Banjarmasin Sosialisasikan Aksi Perubahan Kopi Mix Untuk Peningkatan Olahraga

BANJARMASIN – Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin menyosialisasikan aksi perubahan optimalisasi kinerja bidang olahraga melalui Kopi Mix (Kolaborasi Pimpinan Pentahelix).

Disbudporapar Banjarmasin dukung peningkatan olahraga

Kabid Olahraga Disbudporapar Banjarmasin Roenissa menjelaskan, selain melalui KOPI MIX tersebut, juga digunakan Aplikasi Sistem Informasi Olahraga (SILAGA) Kota Banjarmasin yang merupakan intergrasi data olahraga dari KONI, KORMI, NPC dan SoIna serta tahapan Desain Olahraga Daerah (DOD).

Kabid Olahraga Disbudporapar Banjarmasin Roenissa

“Kopi Mix ini dalam rangka peningkatan olahraga di Kota Banjarmasin,” ungkap Roenissa.

Tentunya, lanjutnya, dukungan pelaksanaan untuk peningkatan olahraga di Kota Banjarmasin, tidak terlepas dari arti pentahelix tersebut.

Dikatakan Roenissa, pihaknya juga telah memberikan pelatihan kepada para penerima bantuan dana hibah, untuk organisasi keolahragaan di Kota Banjarmasin.

“Yang tentunya, pemberian bantuan hibah tersebut, untuk peningkatan olahraga,” ucapnya.

Mengingat, selama ini Banjarmasin dinilai sebagai kota penghasil atlet olahraga berprestasi, untuk Provinsi Kalimantan Selatan.

“Disbudporapar Kota Banjarmasin memberikan dukungan untuk peningkatan prestasi olahraga untuk atlet atlet asal kota ini,” ucapnya.

Salah satunya, tambah Roenissa, dengan berturut turut menjadi juara umum pada ajang olahraga tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Kota Banjarmasin dapat terus mempertahankan juara umum pada ajang Porprov tersebut,” ujar Roenissa. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version