Gali Informasi Jangkauan Siaran, Dewas LPPL Abdi Persada FM Audiensi Ke Kemenkominfo

JAKARTA – Demi menggali informasi terkait regulasi penambahan jangkauan siaran, Ketua Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada FM, Anisyah, bersama dua anggotanya Novita Tyasti Setyanti dan Arif Rahman Hakim, melakukan audiensi ke Kementerian Kominfo RI di Jakarta, pada Rabu (4/9). Audiensi Dewas LPPL Abdi Persada FM ini, turut didampingi Kepala Bidang Informasi Publik dan Statistik, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Tarwin Patik Mustafa. Kehadiran rombongan dari Kalsel Babussalam ini, disambut Ketua Tim Kerja Pelayanan SFR-2 Kemkominfo RI, Tata Hadinata.

Dewas LPPL Abdi Persada saat menyimak penjelasan dari Kemenkominfo RI

“Kedatangan kami ke Kemenkominfo ini, tidak lain untuk menggali informasi dasar hukum terbaru, tentang lembaga penyiaran,” jelas Anisyah kepada Abdi Persada FM.

Sesuai dengan Design RTRW spektrum Siaran Nasional, perizinan siaran baru maupun perubahan / modifikasi, dilakukan melalui aplikasi online. Yakni The Online Radio Frequency Licensing Services.

“Kami berharap melalui audiensi ini, informasi terbaru terkait penambahan jangkauan siaran, dapat diterima langsung dari sumbernya,” tutup Anisya.

Jelang kepulangan, rombongan Anisyah bersama dua anggota Dewas LPPL Abdi Persada FM, menyerahkan cenderamata berupa plakat berbentuk logo radio Abdi Persada. Tujuannya tidak lain, untuk menyampaikan informasi terkait keberadaan LPPL Abdi Persada FM, di Ibu kota provinsi Kalimantan Selatan. (RIW/RDM/RH)

Sosper Terakhir Periode 2019-2024, Paman Yani Ingatkan Masyarakat Tanbu Manfaat Hasil Pajak

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, terus mendorong masyarakat untuk taat membayar wajib pajak, melalui Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

Suasana Sosper Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel di Kelurahan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (4/9)

Menurut wakil rakyat akrab disapa Paman Yani, Pemprov Kalsel saat ini terus memberikan keringanan kepada masyarakat dalam hal pembayaran pajak.

“Misalnya seperti program relaksasi pajak yang masih berlaku hingga 9 Desember nanti,” kata Paman Yani, usai menggelar Sosper, di Kelurahan Batulicin, Tanah Bumbu, Rabu (4/9).

Paman Yani menilai, program atas inisiasi dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor itu patur diapresiasi. Pasalnya relaksasi pajak bukan hanya dilaksanakan pada tahun ini, melainkan digelar hampir setiap tahun.

“Program ini jelas mengurangi beban pengeluaran masyarakat. Kita harus mendukung melalui penyebaran informasi ke siapa saja yang belum tahu tentang program ini,” tutur Paman Yani.

Paman Yani juga kembali menjelaskan manfaat pajak yang dibayarkan oleh masyarakat, terutama untuk pembangunan daerah.

“Contohnya yang sekarang sudah bisa kita nikmati seperti jalan bebas hambatan Banjarbaru ke Batulicin,” ungkapnya.

Tak hanya jalan tersebut, Paman Yani membeberkan sejumlah pembangunan dari hasil pajak khususnya di daerah Tanah Bumbu, seperti bangunan sekolah, fasilitas kesehatan dan lainnya.

“Jadi bukan hanya untuk infrastruktur jalan tetapi juga fasilitas lain yang memberi manfaat besar bagi masyarakat,” jelas Paman Yani.

Dalam Sosper terakhirnya menjabat sebagai anggota DPRD Kalsel periode 2019-2024, Paman Yani juga menjadikan kegiatan itu sebagai ajang silaturahmi ke masyarakat, sebelum nantinya dilantik kembali sebagai anggota DPRD Kalsel terpilih periode 2024-2029.

“Alhamdulillah ada rasa kebahagiaan tersendiri bertemu dengan warga di Dapil 6 ini karena sudah seperti keluarga. Tadi juga ada beberapa yang menyampaikan aspirasi dan tetap kita tampung meski bukan dalam kegiatan reses. Akan tetap kami upayakan menyuarakannya di Rumah Banjar,” kata Paman Yani.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Paman Yani, atas kegigihannya mengingatkan masyarakat untuk terus taat membayar pajak.

Selama lima tahun jabatan Paman Yani, Indra mengaku merasa sangat terbantu, sebab bukan hanya mengingatkan masyarakat membayar pajak, Paman Yani juga juga membantu menginformasikan tentang program dan kebijakan Pemprov Kalsel khususnya yang sedang berjalan di Samsat ke masyarakat.

“Beliau (Paman Yani) sangat membantu meringankan beban kami untuk mencapai target pendapatan dari pimpinan,” katanya.

Indra berharap Paman Yani terus konsisten menyuarakan wajib pajak ke masyarakat usai pelantikannya sebagai anggota DPRD Kalsel periode 2024-2029 pada 9 September nanti.

“Mudah-mudahan Paman Yani tetap amanah dan diberikan kesehatan untuk melaksanakan setiap kegiatan kedewanan nanti,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)

Polda Kalsel Musnahkan 51 Kg Sabu

BANJARBARU – Polda Kalsel kembali melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis Sabu seberat 51,28 kg atau 51.281,69 gram beserta XTC sebanyak 16.016 butir, dan Serbuk XTC 173,74 gram dari 16 laporan polisi (LP). Pemusnahan narkotika tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, yang bertempat di Lobby Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Rabu (4/9).

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi menjelaskan pemusnahan narkotika senilai Rp62 miliar ini merupakan pengungkapan Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel dalam kurun waktu bulan Juli hingga Agustus 2024. Selain menyita narkotika berbagai jenis, Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel dibawah kepemimpinan Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana Jaya, juga turut mengamankan 20 orang tersangka terdiri dari 19 laki-laki dan 1 perempuan.

“Dengan pemusnahan narkotika ini, Polda Kalsel berhasil menyelamatkan 273.003 orang dari bahaya narkoba dan menghemat biaya rehabilitasi sebesar Rp. 1,3 triliun,” ungkapnya.

Adam menyampaikan selama tahun 2024 ini, Polda Kalsel telah memusnahkan barang bukti narkotika berbagai jenis meliputi Sabu 72.334,68 gram, XTC 6.204 butir, Serbuk XTC 346,28 gram, Ganja 824,03 gram, Dextro 600 botol, Trihexyphenidyl 700 butir, Kosmetik Qianyan 4 koli, dan Rokok tanpa cukai 60 koli. Selain itu, Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel juga berhasil menangkap 167 orang tersangka meliputi 156 laki-laki dan 11 perempuan dari 114 laporan polisi (LP).

‘Melalui kerja sama yang solid selama ini antara aparat kepolisian dan stakeholder lainnya, diharapkan peredaran narkoba di wilayah Kalimantan Selatan dapat ditekan dan dihilangkan,” lanjutnya.

Untuk diketahui, Pemusnahan barang bukti narkoba ini dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dan Politik Pemprov Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Ka BNNP Kalsel, Kasrem 101/Antasari, Kasi Narkotika Kejati Kalsel, Kabinda Kalsel, Dandenpomal Lanal Banjarmasin, Dansat POM Lanud Syamsuddin Noor, Kakanwil BEA Cukai, Ka BPOM Kalsel, Wakapolda Kalsel, PJU Polda Kalsel dan Staf LKBH ULM. (POLDA.KALSEL/MRF/RH)

Dibawah Kepemimpinan Paman Birin, BKD Kalsel Cetak Berbagai Prestasi Gemilang

BANJARBARU – Selama hampir satu dekade di bawah kepemimpinan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor (Paman Birin), didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah (Acil Odah) sejak tahun 2016 hingga 2024, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel telah mengalami kemajuan signifikan dalam pelayanan kepegawaian. Peningkatan ini terutama tercermin dari penerapan inovasi teknologi dan komitmen yang kuat terhadap kepuasan pegawai.

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah, melalui Sekretaris BKD Kalsel, Widarti, mengatakan inovasi teknologi serta fokus pada kepuasan pegawai telah menjadikan BKD Kalsel sebagai pelopor dalam pelayanan kepegawaian yang modern, efisien, dan responsif.

Sekretaris BKD Kalsel, Widarti saat diwawancara

Melalui BKD, Paman Birin juga telah memberikan penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan meningkatkan keterampilan bagi mereka yang akan memasuki masa pensiun melalui program Pembekalan Keterampilan Praktis (Tramtis).

“Sejak tahun 2016 hingga 2024, sebanyak 696 pegawai telah mendapatkan pembekalan tramtis oleh Paman Birin dan Acil Odah sebelum mereka memasuki masa pensiun,” ujar Widarti, Selasa (3/9).

Widarti juga menambahkan bahwa selama kepemimpinan Paman Birin, BKD Kalsel berhasil meraih berbagai prestasi, baik di tingkat daerah, regional, maupun nasional.

Beberapa prestasi yang telah diraih oleh BKD Kalsel dalam satu dekade kepemimpinan Paman Birin antara lain adalah Pengelola Kepegawaian Terbaik Tingkat Provinsi oleh Kanreg 8 BKN, predikat nilai A untuk Akuntabilitas Kinerja Tahun 2019 tingkat nasional, dan predikat Baik untuk Penerapan Sistem Merit dalam manajemen ASN pada tahun 2020. Selain itu, BKD Kalsel juga meraih Peringkat 1 dalam Perencanaan Kebutuhan, Pelayanan Pengadaan, Kepangkatan dan Pensiun pada tahun 2021 serta berbagai penghargaan lainnya hingga tahun 2023.

“Tidak hanya itu, pada tahun 2023, BKD Kalsel kembali mencatatkan berbagai prestasi seperti Peringkat 1 untuk Penerapan Pemanfaatan Data Sistem Informasi CAT, Peringkat 2 untuk Pengembangan Kompetensi, dan berbagai penghargaan lainnya,” tambah Widarti.

Berbagai pencapaian ini menjadi motivasi bagi BKD Kalsel untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kepegawaian yang lebih baik dan optimal.

“BKD Kalsel berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi pegawai kami melalui pelatihan berkelanjutan dan kerjasama dengan lembaga pelatihan profesional demi mewujudkan pelayanan kepegawaian yang lebih baik dan optimal,” pungkas Widarti. (BDR/RDM/RH)

Museum Wasaka Kalsel Sukses Ikuti Pameran Museum Cross Musea

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, bidang Kebudayaan Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, sukses menggelar Pameran “Museum Cross Musea”di Museum Dr. Soetomo, Kota Surabaya baru-baru tadi.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan, Muhammadun, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, ditemui di ruang kerjanya pada Senin (2/9) mengatakan, Museum Wasaka Kalsel berkolaborasi dengan beberapa Museum Perjuangan di Indonesia diantaranya Museum Perumusan Naskah Proklamasi Jakarta, Museum Biro Polisi RI Surabaya, Museum TNI AL Surabaya, Bondowoso rail and train, dan Museum Zoologi Malang, menggelar Pameran Museum Cross Musea di Gedung Nasional Indonesia, Surabaya. Helda menilai, kegiatan ini sebagai upaya menjaga dan menghormati nilai-nilai Proklamasi Kemerdekaan, guna menanamkan nilai Patriotisme kepada generasi muda.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati

“Kami bersyukur antusias masyarakat sangat tinggi, dalam mengenal dan mengetahui berbagai peninggalan benda-benda koleksi bersejarah yang di pamerkan,” ucapnya

Hal senada juga disampaikan Kepala Seksi Cagar Budaya Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah. Ia menambahkan, Pameran Museum Cross Musea mengangkat tema “Museum Menginspirasi, Menjaga Proklamasi,”.

Kasi Cagar Budaya Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah

Pihaknya memamerkan beberapa benda koleksi bersejarah Museum Wasaka yaitu Rantai Babi, Stempel ALRI Divisi IV, Pena, Parang Bungkul dan Bendera merah putih yang sudah dirajah pada zaman revolusi fisik.

“Kegiatan ini merupakan promosi Museum Perjuangan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, bagi Luar Daerah,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Apresiasi Simulasi Pra LKO Kodam VI Mulawarman Amankan Pilkada

BANJARBARU – Lapangan Murdjani Kota Banjarbaru, Rabu (4/9) telah dilaksanakan simulasi penanganan konflik sosial, Subsatgas Kodim 1006 Banjar, dalam rangka Pra Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO). Pada simulasi ini, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin, diwakili Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Ahmad Bagiawan Menyampaikan apresiasinya terhadap Kodam 6 Mulawarman, dalam pengamanan Pilkada 2024 mendatang.

Bagiawan menyampaikan, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, mengapresiasi terhadap Kodam VI Mulawarman, dalam hal inisiasinya terhadap penanganan konflik sosial pada Pilkada 2024 mendatang.

Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Ahmad Bagiawan

“Meskipun ada simulasi penanganan ini, namun harapan besar kami pun pada Pilkada 2024 mendatang tidak terjadi konflik sosial antar para pendukung,” ungkapnya kepada Abdi Persada FM, disela- sela kegiatan.

Pilkada merupakan agenda demokrasi yang sangat penting dan harus dipersiapkan dengan matang, sehingga secara berkala perlu dilakukan evaluasi dan koordinasi. terkait dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kalsel, diharapkan dapat berlangsung dengan sukses dan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas, berintegritas, dan senantiasa mengabdi kepada rakyat. Sehingga Masyarakat juga diharapkan, dapat menerima hasil Pilkada nantinya.

“Kodam VI Mulawarman melaksanakan ini untuk mencegah terjadinya konflik sosial yang dikenal akan kerawanannya pada tahun politik,” tutupnya.

Sementara itu, Dansub Satgas Pra LKO Kodam VI Mulawarman, Zulfiker Sembiring menyampaikan, simulasi ini bertujuan untuk menguji satuan Kodam 6 Mulawarman dalam menghadapi pilkada mendatang. Pelaksanaan LKO ini dibagi dalam 2 tahap, yang mana pelaksanaan pertama dilaksanakan di Makodam dan pelaksanaan kedua dilaksanakan di Lapangan Dr. Murdjani.

Dansub Satgas Pra LKO Kodam VI Mulawarman, Zulfiker Sembiring

“Yaitu untuk melihat bagaimana kesiapan dari Staff yang ada di Kodam dalam penanggulangan konflik sosial ini,” tutup Zufiker. (MRF/RDM/RH)

Paman Birin Dukung Penuh Kegiatan Misi Dagang Kalsel 2024

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan mengakui kegiatan Misi Dagang selama tiga kali di tahun 2024 ini, telah didukung sepenuhnya oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin.

Kepada wartawan Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Sulkan, ditemui di ruang kerjanya baru-baru tadi mengatakan, selama kegiatan misi dagang yang dilaksanakan di tiga Provinsi yang berbeda seperti ke DKI Jakarta, DIY Yogyakarta dan Bali, sepanjang tahun 2024 ini pihaknya telah mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin, dan telah berjalan sukses.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Sulkan

“Tahun 2025 akan kembali dilanjutkan kegiatan tahunan tersebut, guna meningkatkan produk ekspor,” ucapnya

Disampaikan Sulkan, selama kegiatan Misi Dagang Gubernur Kalsel Paman Birin menginginkan ke depan untuk meningkatkan eskpor, tidak produk hasil tambang dan perkebunan. Sehingga, pihaknya akan melakukan inovasi baru untuk produk ekspor, guna mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang produksi itu layak untuk di ekspor, setidaknya memiliki potensi karena memiliki beragam kerajinan.

“Hasil UMKM di Kalsel yang punya potensi untuk di ekspor seperti makanan ringan, kerajinan kayu dan rotan, serta minuman kesehatan,” ungkapnya

Lebih lanjut Sulkan menambahkan, selama kegiatan Misi Dagang pihaknya memfasilitasi para eksportir di Banua, dengan memberikan pembelajaran kepada UMKM untuk peningkatan kualitas produk dan cara meningkatkan jejaring komunikasi para buyer. Selain itu, juga dipertemukan dengan perwakilan kedutaan besar untuk berdiskusi memperkenalkan produk yang kualitas ekspor dari Kalimantan Selatan

“Semoga Misi Dagang diharapkan menjadi motivasi UMKM meningkatkan produknya,” tutup Sulkan.

Foto bersama: Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Sulkan, dengan undangan

Untuk diketahui, selama kegiatan Misi Dagang Kalimantan Selatan telah diikuti 15 UMKM yang sudah terkurasi baik binaan dari Dinas Perdagangan, Diskop UKM, dan Dinas perindustrian serta Perbankan. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Berkolaborasi dengan TP PKK Kalsel Untuk Peningkatan Gemar Makan Ikan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan dalam peningkatan gemar makan ikan di Banua. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono menjelaskan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi kalimantan Selatan bersama dengan TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan telah melakukan sosialisasi gemar makan ikan di wilayah Kabupaten Tapin.

Kadislutkan Kalsel Rusdi Hartono

“Dislutkan Kalsel bersama dengan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Raudah Jannah atau Acil Odah bekerjasama dalam memasyarakatkan pentingnya makan ikan, ditengah masyarakat,” ungkap Rusdi.

Dalam sosialisasi ini, lanjutnya, dengan sasaran anak anak sekolah dasar.

“Maka dengan begitu pemberian makanan ikan dapat bermanfaat untuk anak anak sekolah dasar tersebut,” ucap Rusdi.

Provinsi Kalimantan Selatan, merupakan wilayah yang kaya akan hasil ikan, sehingga menurutnya sosialisasi gemar makan ikan perlu terus ditingkatkan.

“Gerakan gemar makan ikan merupakan program untuk penurunan angka stunting di Banua. Ikan merupakan makanan yang kaya akan protein dan gizi karena itu, dengan gemar memakan ikan dikalangan balita dan anak anak maka kebutuhan akan gizi tersebut, terpenuhi,” tuturnya.

Sehingga, diharapkan dengan cukupan gizi dari ikan tersebut, maka anak balita di Provinsi kalimantan Selatan terhindar dari Stunting.

“Gerakan gemar makan ikan ini terus dilaksanakan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan yang diketuai Raudatul Jannah atau Acil Odah,” ucap Rusdi. (SRI/RDM/RH)

Lantik Tiga Direktur, Paman Birin Dorong Bank Kalsel Berinovasi dan Beradaptasi Dengan Kemajuan Zaman

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, melantik jajaran Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) Periode 2024 – 2029 di Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Rabu (4/9). Direksi yang dilantik adalah Mitra Damayanti sebagai Direktur Kepatuhan, Abdurrahim Fiqry sebagai Direktur Operasional, dan Ahmad Fauzi Noor sebagai Direktur Bisnis.

Dirut Bank Kalsel (dua dari kiri) berfoto bersama 3 direktur yang baru dilantik Gubernur Kalsel

Turut hadir pada pelantikan ini, para kepala daerah se Kalsel, unsur Forkopimda Kalsel, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Kepala OJK Provinsi Kalsel, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel, serta jajaran Komisaris dan Direksi Bank Kalsel.

Gubernur berfoto dengan jajaran Komisaris dan Direksi Bank Kalsel

Dalam arahannya, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu, meminta Bank Kalsel berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Era digitalisasi dan globalisasi menuntut semua pihak terus bergerak maju dan memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah atau masyarakat,” urainya.

Paman Birin berharap, Bank Kalsel dapat menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan daya saing dan kualitas layanan, melalui pengembangan inovasi digital dengan tetap memperhatikan SDM.

“Tugas jajaran direksi tidak hanya memastikan keuntungan bank, tapi untuk fungsi sosial dan ekonominya dengan baik. Termasuk mendukung UMKM, berkontribusi dalam pembangunan daerah dan memberikan akses keuangan yang lebih luas kepada masyarakat Banua,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Paman Birin juga menyampaikan rasa percaya, bahwa dengan semangat kerja keras, kolaborasi yang baik, serta integritas tinggi, semua dapat membawa Bank Kalsel menuju pencapaian yang lebih tinggi lagi.

“Mari kita bersama-sama wujudkan Bank Kalsel untuk menjadi bank yang terdepan, terpercaya dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Kalimantan Selatan,” tutup Paman Birin.

Usai kegiatan pelantikan selesai, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan, bahwa pelantikan direksi baru ini merupakan bagian dari upaya Bank Kalsel untuk terus beradaptasi dengan dinamika industri perbankan yang semakin kompleks.

“Pelantikan ini menandai langkah penting Bank Kalsel memperkuat pondasi struktur manajemen. Saya yakin bahwa dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki direksi yang baru dilantik, Bank Kalsel akan semakin solid dan siap menghadapi tantangan ke depan,” urainya.

Direktur Kepatuhan akan memastikan bahwa tata kelola dan operasional bank, comply terhadap regulasi. Sedangkan Direktur Operasional, akan memimpin peningkatan efisiensi dan produktivitas, mendukung kinerja optimal di seluruh lini. Sementara itu, Direktur Bisnis akan membawa inovasi
dalam strategi pengembangan produk dan layanan, memastikan bahwa kebutuhan nasabah selalu
menjadi prioritas utama.

“Saya meyakini bahwa dengan sinergi antara direksi baru dan seluruh Insan Bank Kalsel, kami
akan mencapai prestasi yang lebih tinggi dan optimis dapat mencapai target-target yang telah ditetapkan yang nantinya akan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah maupun nasional,” pungkasnya. (RIW/RDM/RH)

Dua Tahun Berturut-turut, Paman Birin Terima Penghargaan SRIKANDI

MATARAM – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin kembali mendapat penghargaan dalam penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Penyerahan Penghargaan

Penghargaan itu diserahkan Kepala ANRI melalui Kepala Bidang Pembinaan Kearsipan Desi Pratiwi kepada Gubernur Paman Birin melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie pada pembukaan Rakor Penerapan Aplikasi Srikandi, di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (3/9).

Penyerahan Penghargaan Srikandi

Paman Birin mendapat apresiasi ini karena keberhasilan penerapan aplikasi SRIKANDI di lingkungan Pemerintah Provinsi dengan dukungan, komitmen, inovasi, dan konsistensi dalam mengimplementasikan aplikasi SRIKANDI pada pemerintahan daerah di Wilayah Pembinaan Kearsipan Daerah I sebagaimana telah diamanatkan dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.4.41/8557/SJ tentang Implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).

Keberhasilan Gubernur Paman Birin ini ini adalah kali kedua setelah pada tahun 2023 lalu juga menerima penghargaan serupa di Surakarta, Provinsi Jawa Tengah.

Pihak ANRI menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Gubernur Paman Birin yang telah memberikan dukungan penuh dan pengaruh yang besar terhadap penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya Aplikasi Umum Bidang Kearsipan yaitu SRIKANDI.

Sementara itu, Paman Birin melalui Nurliani menyampaikan penghargaan ini diberikan karena keberhasilan penerapan Aplikasi Srikandi di lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, dengan indikator jumlah Organisasi Perangkat Daerah yang menggunakan, jumlah surat masuk dan keluar, serta jumlah disposisi, sebagaimana telah diamanatkan dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.4.41/8557/SJ tentang Implementasi Srikandi ANRI.

Penghargaan ini, lanjut Nurliani, juga bentuk apresiasi ANRI kepada Pemerintah Daerah yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, khususnya Aplikasi SBPE Bidang Kearsipan Srikandi.

“Alhamdulilah, Bapak Gubernur Kalsel kembali menerima penghargaan SRIKANDI yang merupakan wujud keberhasilan penerapan Aplikasi SBPE Bidang Kearsipan Srikandi di lingkup Pemprov Kalsel,” ungkap Nurliani. (DispersipKalsel-NRH/RDM/RH)

Exit mobile version