BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Bidang Kebudayaan Seksi Kesenian menggelar Audisi Gita Bahana Nusantara, mulai tanggal 4 – 6 Juli 2024, bertempat di salah satu hotel berbintang Banjarmasin.
Salah satu peserta, Audisi Gita Bahana Nusantara 2024
Kepada sejumlah wartawan, Kepala Seksi Kesenian Disdikbud Kalsel, Sunjaya Adhiarsho, pada Kamis (4/7) sore mengatakan, Audisi Gita Bahana Nusantara ini dalam rangka membangun karakter dan jati diri bangsa, memupuk rasa kebersamaan dan nasionalisme serta meningkatkan apresiasi seni dikalangan generasi muda melalui pembentukan paduan suara.
Kepala Seksi Kesenian Disdikbud Kalsel, Sunjaya Adhiarsho, saat diwancara
“Kami menjaring bakat di kalangan generasi muda khususnya seni musik,” ucapnya
Disampaikan Sunjaya, Audisi Gita Bahana Nusantara ini akan dipilih empat peserta, untuk nanti mengikuti tim paduan suara Gita Bahana Nusantara bergabung dengan peserta lainnya, yang mewakili 34 Provinsi di Indonesia pada Agustus mendatang. Ia berharap, siapapun terpilih nanti dapat menampilkan suara terbaiknya sebagai putra – putri daerah di Banua.
“Peserta yang dipilih nanti akan memiliki jenis suara seperti alto, bass, tenor dan sopran,” jelasnya
Lebih lanjut Sunjaya menambahkan, Audisi Gita Bahana Nusantara diikuti sebanyak 48 peserta yang tersebar dari Kabupaten dan Kota. Ada lima juri berkompeten yang memberikan penilaian, yakni Sukanty Sidharta dari Kemendikbudristek, Sirajudin sebagai musisi dan pencinta lagu, Sabransyah pengajar vokal dan piano Dosen FKIP ULM Banjarmasin, Sinta Sinaga sebagai Pianis, serta Maryanto Dosen Seni Musik FKIP ULM Banjarmasin.
“Juri ini satu Pemerintah Pusat, empat dari Kalsel,” tutupnya
Untuk diketahui, Audisi Gita Bahana Nusantara dibuka secara resmi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Muhammadun, diwakili Kepala Seksi Kesenian Sunjaya Adhiarsho, didampingi Jajaran Kesenian Disdikbud Kalsel, dihadiri Kepala Seksi Promosi dan Dokumentasi Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Nitta Aulia, serta perwakilan Bidang Kebudayaan dari Kabupaten dan Kota. (NHF/RDM/RH)
BALANGAN – Warga Bumi Sanggam Kabupaten Balangan, menyambut kedatangan rombongan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin yang didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah di UPTD Puskesmas Batu Mandi, Kamis (4/7) siang.
Kehadiran Paman Birin bersama tim di lokasi ini merupakan rangkaian kegiatan Turdes 2024 “Menembus Batas ke-10” yang memasuki hari ke empat dari waktu yang dijadwalkan 1 – 6 Juli.
Kedatangan Paman Birin disambut yel-yel oleh anggota Gerakan Pramuka Kabupaten Balangan dan kesenian hadrah tepat di pintu masuk, sesaat setelah melakukan penanaman pohon di halaman UPTD Puskesmas Batu Mandi.
Setelah itu, Paman Birin didampingi Acil Odah yang datang lebih awal, langsung menuju area sunatan massal gratis.
Tak sekadar menyaksikan anak-anak dikhitan, Paman Birin yang sempat bertugas di Puskesmas saat berstatus ASN itu, mengkhitan langsung salah satu anak atas nama Misbah, bocah 8 tahun putera Muhammad Arsyad yang berdomisili di Kecamatan Batu Mandi.
Istri Arsyad yang turut mendampingi suaminya untuk mengkhitan anak mereka, mengaku terharu sekali disertai rasa senang dan bangga, anaknya yang masih duduk di sekolah dasar itu, disunat langsung orang nomor satu di Kalsel.
“Tidak menyangka, senang sekali,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Paman Birin menyebutkan, meskipun turdes tahun ini merupakan yang ke-10 kali dilakukannya, Paman Birin berharap tahun depan kegiatan serupa masih sempat dilanjutkan.
Turdes yang melibatkan para pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel ini, ujar Paman Birin, dimaksudkan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengetahui kondisi daerah, hingga kawasan terpencil dan terpelosok.
Turut mendampingi Paman Birin, Guru Supian Al-Banjari, sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, Staf Ahli Gubernur, Direktur RSJ Sambang Lihum, Dirut Bank Kalsel, Pj Bupati HSU, dan pejabat lainnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan Sutikno mewakili Bupati dan warga Balangan, menyampaikan terimakasih atas kehadiran Paman Birin dan rombongan di lokasi kegiatan, dengan segala bantuan yang diberikan kepada warga Balangan, termasuk perbaikan sebagian ruas jalan utama di daerah setempat.
Secara rinci, kegiatan di UPTD Puskesmas Batu Mandi Kabupaten Balangan ini berupa sunatan massal, pemberian makanan tambahan (Dinas Kesehatan), penyerahan bingkisan untuk anak Khitan (TP PKK dan Bank Kalsel), dan bantuan hibah kepada BUMDes (Dinas PMD & TP PKK). Dibagikan juga paket sembako (Dinsos & TP PKK), menyaksikan Pelayanan Dukcapil (Aktivasi IKD) (Disduk Capil), penanaman Pohon (Dinas Kehutanan), bantuan untuk anak sekolah (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan), penyerahan Paket Peternakan dan Perkebunan (Disbunak), pemberian Produk Ikan Olahan (Dinas Perikanan dan Kelautan) Pembagian Bendera Merah Putih (Kesbangpol).
Paman Birin dan Acil Odah berfoto bersama penerima bantuan di Batu Mandi Balangan
Masih di acara yang sama, diserahkan secara simbolis, baperstok untuk penguatan logistik kebencanaan (BPBD), bantuan APAR / TAS SIAGA Bencana (Kotak P3K) (TP PKK, Satpol PP dan BPBD), bantuan Untuk Anak dan Remaja (DP3AKB dan TP PKK), pembagian Buku Pahlawan Nasional Kalsel kepada DHC 45 (Kesbangpol) Pembagian Bibit (Dishut), dan bantuan Sembako (DPKP dan TP PKK).
Paman Birin didampingi Acil Odah menyerahkan bantuan kesiapsiagaan bencana
Sebelum rombongan Paman Birin dan Acil Odah meninggalkan tempat, disampaikan tausiah oleh Guru Supian Al-Banjari yang mengikuti semua rute perjalanan turdes. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)
HULU SUNGAI TENGAH – Memasuki hari ke-4 turun ke desa (Turdes) Menembus Batas ke-10, rombongan yang dipimpin Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin dan Raudatul Jannah atau Acil Odah, tiba di halaman Puskesmas Awang Besar, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) pada Kamis (4/7) pagi.
Sejumlah anak mengibarkan bendera merah putih, menyambut kehadiran Paman Birin dengan meriah. Mulai dari anak pramuka, siswi SMAN 1 Barabai, Pambakal, ibu PKK hingga Forum Anak Daerah (FAD) Kota Barabai berjejer di jalan.
Setibanya di lokasi acara, Bupati HST, Aulia Oktafiandi menyambut rombongan Gubernur Paman Birin dan Acil Odah, dan langsung melakukan penanaman pohon serta peninjauan sunatan massal.
Pada kegiatan itu juga menyediakan pelayanan kesehatan, dan layanan identitas kependudukan digital oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan.
Pada kegiatan yang dipusatkan di Puskesmas Awang Besar ini, Paman Birin melihat langsung warga yang tengah melakukan cek darah, dan pemberian makanan tambahan (PMT) di ruang Sanitasi Lingkungan.
Pembukaan acara dimulai dengan Tari Kreasi Tapung Tawar oleh lima penari perempuan dari Sanggar Gandewa Student Art Murakata, menyambut kedatangan Paman Birin didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah, beserta sejumlah kepala SKPD Kalsel serta para rider yang datang.
Dalam sambutannya, Paman Birin menceritakan perjalanannya dari Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru, lalu memasuki daerah Paramasan, dan menginap di Desa Gunung Batu, Sambung Makmur, Kabupaten Banjar. Akhirnya tim rombongan Gubernur Kalsel tiba pada Kamis pagi di Desa Awang Besar, Kabupaten HST.
“Bupati dan warga HST sekalian yang kami hormati. Kami rombongan tiba di Desa Awang Besar, sebelumnya dengan Acil Odah memasuki Desa Teluk Aru di wilayah paling ujung Kotabaru. Sementara tadi malam, Paman bersama rombongan, guringan di pedalaman Desa Gunung Batu. Saking nyamannya kami guringan, kawasan hutan dengan suhu alamnya begitu syahdu,” ungkap Paman Birin di hadapan warga HST.
Kemudian, Paman Birin menanggapi kedekatan dirinya dengan Bupati HST, Aulia Oktafiandi karena sang isteri, Cheri Bayuni Budjang merupakan ponakannya sendiri.
Paman Birin mengaku, ayah dari istri Bupati HST merupakan teman atau sahabat sejatinya. Dan Gubernur Kalsel bersyukur melihat kesuksesan anak kemanakannya kini besar di Bumi Murakata.
“Namun yang jelas bahwa Bapak Bupati HST, bininya itu adalah anak kemanakan ulun. Inya kada suah merengek atau minta apa-apa, semasa pendidikannya itu diperhatikan selalu dan ternyata sukses, belaki dengan seorang bupati yang gagah,” kisahnya.
Di tengah acara itu, Paman Birin juga mengajak masyarakat HST agar terus bergerak menuju Indonesia Emas atau generasi di tahun 2045, tepat 1 Abad Indonesia.
“Seperti halnya Bupati HST kita pada pagi ini, menggelorakan rakyat Hulu Sungai Tengah dan sungguh gagah beliau,” sebut Paman Birin.
Pada kesempatan itu, Bupati HST, Aulia Oktafiandi berpantun di hadapan warga Murakata. Sesuai pesan Acil Odah, sang Bupati menyebut harus dijawab dengan keren saja.
“Semangat bertualang dengan motor kesayangan, bersama teman melintasi belantara. Selamat datang Paman Birin dan rombongan, semoga senang di Bumi Murakata,” ucapnya.
Bupati Aulia Oktafiandi mengisahkan sosok mertuanya, ayah dari sang isteri Cheri Bayuni Budjang, sangat erat memiliki kedekatan emosional dengan Gubernur Paman Birin.
Sesuai tuturan kisah sang mertua, Bupati Aulia Oktafiandi, bahwa isterinya itu telah menganggap layaknya ayah angkat sendiri kepada Paman Birin.
“Amun kaitu, bunda atau Acil Odah ini ibu angkatnya Cheri. Lantas, Paman dan Acil adalah orang tua angkat Bupati HST,” ucapnya tersenyum.
Bupati HST Aulia Oktafiandi melihat sosok kedua pemimpin yakni Paman Birin dan Acil Odah memiliki hati yang tulus kepada warga Murakata. Karena, menurutnya benar-benar bergerak dan turun langsung ke masyarakat setempat.
Sebagaimana mengutip pesan dalam ayat Al-Quran, Bupati HST Aulia Oktafiandi menjelaskan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah bermanfaat antar sesama.
“Tidak memandang siapa laki-laki atau perempuan, anak-anak serta tua dan muda. Harus kita bantu, seperti Paman Birin dan Acil Odah datang memberi kebermanfaatan,” pungkasnya.
Acil Odah didampingi Paman Birin menyerahkan bantuan makanan tambahan untuk ibu hamil
Bantuan dari Gubernur Kalsel yang diserahkan oleh Ketua TP PKK Kalsel Acil Odah berupa 1 kursi roda untuk salah satu anak warga Desa Awang Besar (Salman Al-Madanni bin Jumberi) sebagai penyandang disabilitas.
Acil Odah didampingi Paman Birin menyerahkan bantuan kepada warga desa Awang Besar
Selain itu, bantuan dalam bentuk benih karet, pupuk dan herbisida seluas 100 hektare senilai 746,400,000 dan memberikan 127 baju untuk petani HST. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
JAKARTA – Pemerintah Kota Banjarmasin mengikuti Kegiatan Indonesia Maju Expo dan Forum 2024, di Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Kamis (4/7). Rombongan Pemko Banjarmasin ini dipimpin Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman.
Pada kegiatan tersebut, Pemko Banjarmasin mengambil tema, “Ayo berinvestasi di Kota Banjarmasin, berinvestasi di Kota Banjarmasin yakin menguntungkan”.
Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman mengatakan, keikutsertaan Pemerintah Kota Banjarmasin pada kegiatan Indonesia Maju Expo ini, tentunya untuk mempromosikan potensi yang ada di kota ini. Seperti, kain Sasirangan, serta produk kuliner.
Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman (Tengah)
“Kota Banjarmasin memiliki kain Sasirangan serta kuliner, yang terkenal,” ucapnya.
Ikhsan berharap, dengan mengikuti kegiatan ini, semakin banyak masyarakat di Tanah Air yang mengetahui, tentang potensi yang ada di Kota Banjarmasin.
Pada kegiatan Indonesia Maju Expo tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin menawarkan keindahan Sungai Martapura.
“Pada kegiatan Indonesia Maju Expo ini, Pemko Banjarmasin menawarkan kepada daerah lain, agar mau berinvestasi di Kota Banjarmasin,” ucap Ikhsan.
Menurut Ikhsan, pihaknya tentu menawarkan potensi yang ada di Kota Banjarmasin, seperti keindahan Sungai Martapura, serta lainnya.
“Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya memberikan dukungan terhadap daerah yang mau berinvestasi di Kota Banjarmasin,” ujar Ikhsan.
Pada kegiatan ini turut hadir, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Muftezar, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Banjarmasin Ariyani, Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin Windiasti Kartika, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)
HULU SUNGAI TENGAH – Suprianto (48) tak mengira kalau dagangannya habis dalam sekejap karena diborong Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin.
Dari kejauhan Gubernur Kalsel melihat warga berebut sayur yang sudah diborong
Awalnya Ia beraktivitas seperti biasanya, menjajakan sayur sepanjang desa Pasting hingga Desa Bulayak.
Bulayak menjadi titik istirahat Turdes Menembus Batas ke-10, Paman Birin dan rombongan, yang tiba pukul 08.01 WITA di Desa Bulayak, Kecamatan Hantakan, Kabupatem Hulu Sungai Tengah, Kamis (4/7) pagi.
Agenda di desa itu, Paman Birin makan bersama warga Bulayak.
Saat di Bulayak itu, Suprianto tak sengaja melewati rombongan turdes. Paman Birin melihat pedagang sayur beranak 2 itu lalu menyuruhnya untuk singgah.
Warga berdesakan mengambil jatah sayur gratis
“Barapa barataan, man,” tanya Paman Birin
Suprianto menjawab “2 juta barataan,” tukasnya.
Paman Birin pun memborong dagangan Supri, tak berselang lama ibu-ibu yang datang lalu berebut dagangan sambil ketawa bahagia.
“Kada tahu tadi malam tamimpi apa (tidak tau tadi malam mimpi apa),” ujar Supri sumringah.
Berkali-kali dirinya mengucapkan syukur dan bahkan tangannya sedikit bergetar karena tak menyangka dagangannya habis hanya dalam hitungan menit.
“Terimakasih Paman Birin. Mudahan sidin ini selalu sehat, rejekinya lancar dan segala hajatnya dikabulkan, aamiin,” doanya.
Maimunah warga RT 01 Desa Bulayak tak mengira desanya kedatangan orang nomor satu di Kalsel Paman Birin.
“Tidak tau kalau yang datang Pak Gubernur. Alhamdulillah, tadi juga sudah dapat sayur hibak (penuh) seplastik,” ucap Maimunah yang rumahnya tak jauh dari lokasi tim singgah turdes itu.
Seperti Supri, Maimunah berkali-kali mengucapkan syukur dan terimakasih kepada Paman Birin.
“Hari ini deket sini ada pasar. Makanya orang banyak lewat sini. Orang berhenti untuk mengambil sayur gratis dari Paman Birin. Alhamdulillah hari ini kada usah nukar sayur ke pasar,” ucapnya lagi bahagia.
Seusai dari Desa Bulayak, Paman Birin dan rombongan Turdes menuju lokasi acara, di Puskesmas Barabai Desa Awang Besar, Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)