Taman Budaya Kalsel Berkolaborasi Dengan FKPSK Gelar Aruh Teater

BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Teater se dunia, Taman Budaya di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Pekerja Seni Kampus (FKPSK) menggelar Aruh Teater.

Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan, Suharyanti melalui Kepala Seksi Pengembangan dan Pergelaran, Rusgian Noor, pada Senin (13/5) malam mengatakan, Aruh Teater Kalimantan Selatan tahun 2024 ini mengangkat tema “Meningkatkan kesenian persaudaraan lintas generasi insan seni, mengangkat nilai luhur seni budaya tradisi Banua ke wujud spirit dan ekspresi budaya masa kini”. Ia berharap, dapat semakin memberi rasa minat dan kecintaan masyarakat terhadap teater.

Kepala Seksi Pengembangan dan Pergelaran, Taman Budaya Kalsel, Rusgian Noor ( ditengah)

“Aruh Teater ini digelar selama tujuh hari di Gedung Balairung Sari Taman Budaya Banjarmasin, mulai tanggal 13 hingga 19 Mei 2024,” ucapnya

Sementara itu, Ketua Pelaksana Aruh Teater Aminuddin menambahkan, kegiatan ini dalam bentuk merayakan salah satu hari besar bagi para seniman di dunia seni drama yaitu teater, keaktoran, penyutradaraan, sarasehan dan pertunjukan. Di mana, telah diikuti dari seluruh Kabupaten dan Kota. Ia berupaya, para seniman menampilkan keahliannya untuk membuat pertunjukan teater menjadi lebih baik lagi.

Ketua Pelaksana Aruh Teater, Aminuddin, saat memberikan komentarnya

“Kami ingin memberikan kontribusi dalam komunitas teater,” jelasnya

Aminuddin menambahkan, selama kegiatan akan tampil parade 13 group dan 14 pertunjukan yang tersebar dari Kabupaten dan Kota, yakni delapan komunitas berasal dari seluruh penggiat seni teater, serta juga adanya panggung apresiasi. Pihaknya ingin
memberikan kesempatan yang lebih besar dalam perkembangan wawasan dan pengetahuan tentang teater.

“Kegiatan ini dapat disaksikan secara langsung atau menonton melalui youtube Taman Budaya Kalsel,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Bagikan Bantuan Alsintan Kepada Kelompok Tani

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan membagikan bantuan berupa Alat Mesin Pertanian (alsintan) pasca panen kepada dua kelompok tani sebagai langkah untuk meningkatkan produktivitas.

Plh. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Imam Subarkah menyampaikan, bantuan Alsintan berupa pengangkut roda tiga ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian para kelompok tani, khususnya membantu mobilisasi sarana produksi dan hasil panen.

PLH Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Imam Subarkah

“Ini merupakan komitmen Gubernur Kalimantan Selatan dalam rangka mendorong produksi pertanian di Kalimantan Selatan,” ungkap Imam melalui sambungan telpon, Senin (13/5).

Ia menambahkan, terdapat dua bantuan alsintan yang pihaknya bagikan berupa pengangkut roda tiga untuk meningkatkan produktivitas pertanian para kelompok tani khususnya membantu mobilisasi sarana produksi dan hasil panen. Dua kelompok tani yang mendapatkan Alsintan pasca panen yaitu Gapoktan Surya Mentari dari desa buni jaya Kecamatan Piani Kabuparen Tapin dan Gapoktan Papadaan, Desa Wasah Tengah Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu sungai Selatan.

“Bantuan yang disalurkan diharapkan digunakan bersama seluruh kelompok tani, dikarenakan bantuan tersebut diberikan Pemerintah untuk dapat digunakan secara bersama,” lanjut Imam.

Ia juga mengharapkan, bantuan alat mesin pertanian Pasca Panen ini mampu mendorong peningkatan produksi pertanian, sehingga Provinsi Kalimantan Selatan menjadi penyangga untuk pemasok Ibu Kota Nusantara (IKN). (MRF/RDM/RH)

BPKPAD Banjarmasin Gelar Undian Berhadiah Untuk Wajib Pajak Makanan dan Minuman

BANJARMASIN – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin mengadakan, undian berhadiah, kepada wajib pajak restoran, rumah makan, cafe, serta lainnya.

Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin Edy Wibowo menjelaskan, digelarnya undian berhadiah ini sebagai salah satu upaya untuk mengali sumber potensi pajak di sektor pajak barang dan jasa tertentu atas jasa makanan dan minuman.

Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin Edy Wibowo

“Bagi wajib pajak makanan dan minuman dapat mengikuti undian berhadiah ini,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, pada Selasa (14/5).

Undian, meurutnya berlaku pada saat transaksi pembayaran di restoran, tempat hiburan dan hotel dan lainnya di wilayah Banjarmasin.

“Undian ini berlangsung dari April hingga Desember 2024 mendatang,” ujarnya.

Untuk dapat mengikuti undian ini bill atau struk, wajib di upload melalui aplikasi Bijak BPKPAD Kota Banjarmasin.

“Hadiah yang disediakan diantaranya umroh, sepeda listrik 5 unit, sepeda motor 2 unit dan laptop,” ucap Edy.

Adapun minimal transaksi untuk minuman dan makanan sebesar Rp50.000. Sementara jasa hiburan dan kesenian minimal transaksi Rp100.000.

Sedangkan jasa perhotelan minimal transaksi untuk hotel berbintang sebesar Rp250.000 dan hotel melati minimal transaksi Rp100.000.

“Undian pajak berhadiah ini tidak diperuntukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BPKPAD Kota Banjarmasin,” ujar Edy. (SRI/RDM/RH)

Membangun Masa Depan Melalui Literasi dan Iklusi Keuangan, Bank Kalsel Luncurkan Program BEKANTAN

BANJARBARU – Bank Kalsel dengan bangga mengumumkan peluncuran Program BEKANTAN (Bekal Untuk Masa Depan), sebuah inisiatif strategis dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di Kalimantan Selatan. Program tersebut secara simbolis diresmikan langsung Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dan Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, akhir pekan lalu di Lapangan Murjani Banjarbaru.

Program ini tidak hanya sekadar sebuah upaya untuk memberikan pemahaman tentang lembaga keuangan dan produk perbankan kepada masyarakat, tetapi juga merupakan sebuah inovasi dalam model kegiatan yang dirancang untuk mendukung Program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan mengusung konsep Kolaborasi dan Edutainment (edukasi entertainment).

Disela kegiatan, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menjelaskan, BEKANTAN tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memberikan pengalaman praktis kepada siswa-siswa diseluruh Kalimantan Selatan.

“Melalui BEKANTAN, siswa-siswa tidak hanya mempelajari proses pembukaan rekening, tetapi juga langsung mempraktikkannya dengan melakukan penyetoran tabungan, pengecekan saldo melalui mobile ATM, dan menggunakan layanan mobile banking,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Abdi Persada FM pada Senin (13/5).

Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang optimal memiliki kontribusi positif terhadap kesejahteraan keuangan individu dan masyarakat. Dalam mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, otoritas, dan lembaga jasa keuangan dalam melaksanakan kegiatan untuk meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan.

Dalam perjalanannya, Bank Kalsel telah menjalin kerjasama dengan hampir 100 sekolah dari berbagai jenjang di seluruh unit kerjanya. Bahkan, Bank Kalsel telah berkolaborasi dengan salah satu sekolah di Banjarmasin dalam kegiatan Bank Mini, memberikan kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan vokasi dan pembelajaran nyata tentang jasa keuangan.

“Keberhasilan pelaksanaan Program BEKANTAN tidak terlepas dari dukungan otoritas danpemerintah daerah selama ini. Hari ini, Bank Kalsel dengan bangga meluncurkan Program BEKANTAN sebagai bentuk implementasi nyata dari literasi dan inklusi keuangan, yang sejalan dengan tujuan Program KEJAR dari OJK,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version