BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1445 H. Acara tersebut digelar di Aula Diskominfo Provinsi Kalsel, Rabu (7/2), dengan menghadirkan penceramah Habib Ahmad Bin Agil.
Dalam sambutannya, Sekretaris Diskominfo Provinsi Kalsel Hairruraji mengharapkan seluruh jajaran Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan, dapat mentauladani kembali akhlak Nabi Muhammad, serta menjadikannya sebagai pedoman hidup sehari-hari.
“Kegiatan ini mengusung tema “Menerapkan Nilai-Nilai Sholat Dalam Bekerja”, mengingatkan kita bahwa sholat memiliki manfaat yang baik dalam kehidupan sehari-hari, terutama penerapannya dalam bekerja,” ungkap Hairruraji.
Ia menambahkan, terdapat banyak sekali manfaat yang dapat diambil dari tema peringatan Isra Miraj tersebut. Salah satunya dapat kembali memiliki sifat taat dalam aturan berkerja.
“Mari kita bersama-sama memperbaiki diri, dan dapat mentauladani sifat Nabi Muhammad dan menjadikannya sebagai pedoman kehidupan sehari-hari,” tutup Hairruraji.
Untuk diketahui, Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1445 H, yang dilaksanakan Diskominfo Kalsel tahun ini, selain dihadiri seluruh Staff Diskominfo, peringatan Isra Miraj juga dihadiri jajaran Komisi Informasi (KI), Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID), LPPL Abdi Persada FM, serta Purnawirawan Diskominfo Kalsel. (MRF/RDM/RH)
BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar, membuka dan menyampaikan sambutannya pada Sosialisasi Manajemen ASN pasca terbitnya UU Nomor 20 tahun 2023, oleh Komisi ASN di lingkungan Pemprov Kalsel, di Aula Aberani Sulaiman, Kantor Gubernur Kalsel pada Selasa (6/2).
Sekdaprov saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel
Turut hadir Komisioner Aparatur Sipil Negara (ASN) Rudianto Sumargono, Kepala BKD Kalsel Dinansyah, serta Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Agus Dian Nur.
Sekdaprov menyerahkan cenderamata kepada narasumber sosialisasi
Paman Birin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Komisi ASN atas kesediaannya menjadi narasumber pada kegiatan yang diselenggarakan jajaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalsel dan melibatkan seluruh BKD di 13 pemerintah kabupaten/kota itu.
Disebutkan, selama ini pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN yang mengamanatkan, pengisian jabatan dilakukan terbuka dan kompetitif.
Pengisian jabatan ini dilakukan dengan memperhatikan kompetensi, syarat kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, rekam jejak jabatan, dan integritas serta persyaratan jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan, yang dilakukan secara terbuka dan kompetitif pada tingkat nasional atau antar kabupaten/kota dalam satu provinsi.
Hal itu dilakukan dalam rangka memilih pejabat pimpinan tinggi pratama yang profesional, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme sehingga mampu menyelenggarakan pelayanan publik dengan baik.
Oleh sebab itu, Paman Birin berharap para narasumber dalam sosialisasi, dapat memberikan sedikit gambaran kedepannya kepada peserta sosialisasi, bagaimana penerapan manajemen ASN, salah satunya mekanisme pengisian jabatan pimpinan tinggi pasca terbitnya UU ASN terbaru, yaitu undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang ASN.
“Melalui sosialisasi ini, Paman Birin berharap didapat informasi yang lengkap terkait proses seleksi dan kriteria penilaian bagi ASN yang saat ini bertugas di unit kerja bidang pengelola kepegawaian selaku penyelenggaran kegiatan seleksi terbuka,” ujar Roy.
Hal ini penting ujar gubernur dua periode ini, karena tidak jarang, muncul problematika atau permasalahan yang biasanya terjadi pada saat proses seleksi terbuka. Melalui sosialisasi ini, diharapkan pelaksanaan seleksi terbuka, baik itu di pemerintah provinsi ataupun di masing – masing instansi, dapat berjalan dengan lancar, dan dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan dalam pelaksanaannya.
Sebagai bahan informasi, saat ini ada beberapa jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Kalsel yang lowong.
Rencananya, dalam waktu dekat ini, Pemprov Kalsel akan melaksanakan pengisian JPT yang lowong itu melalui seleksi terbuka. Dalam hal ini, diharapkan kerjasama yang baik dari jajaran Komisi ASN agar kegiatan seleksi terbuka dapat berjalan dengan lancar.
Sementara itu, Kepala BKD Provinsi Kalsel Dinansyah mengatakan, pihaknya mengundang komisioner ASN sebagai narasumber dalam sosialisasi untuk menjelaskan seputar UU Nomor 20 tahun 2023 yang akan diberlakukan pada April 2024 ini.
Kendati demikian, ungkap Dinansyah, sampai sekarang pihaknya belum menerima Peraturan Pemerintah (PP) untuk pelaksanaannya.
Sehubungan dengan itu, seleksi Jabatan Tinggi Pratama (JPT) yang masih kosong di lingkup Pemprov Kalsel dilaksanakan dengan mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 2014 dan tetap meminta rekomendasi Komisi ASN yang nantinya akan melebur ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PAN-RB itu.
Disebutkan Dinan, JTP lingkup Pemprov Kalsel yang akan dilelang dalam waktu dekat adalah posisi pimpinan di Dinas Sosial, Dinas Perindustrian, DP3A, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Biro Kesra, Biro Hukum, Biro Perekonomian, Asisten II dan III dan dua jabatan Wakil Direktur di RSUD Ulin Banjarmasin. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan akan terus meningkatkan pembangunan desa pada tahun 2024.
Salah satu rapat kerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan
Kepada Abdi Persada FM, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan Raden Mas Surya Jaya, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (6/2) mengatakan, pembangunan desa di Kalimantan Selatan beberapa diantaranya sudah maksimal, namun ada beberapa catatan untuk terus ditingkatkan ditahun 2024 ini.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan, Raden Mas Surya Jaya
“Dari 1871 Desa di Provinsi Kalimantan Selatan kini hanya 2 desa dengan kategori tertinggal, hal ini lah menjadi fokus dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan agar pembangunan desa di kalsel dapat merata,” katanya.
Surya menjelaskan pada tahun 2023 program kerja dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan sudah mencapai target yang maksimal, salah satunya dengan serapan dana yang merupakan salah satu dinas yang tertinggi di Kalimantan Selatan.
“Pada tahun 2023 lalu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan menjadi salah satu Dinas dengan serapan dana yang tertinggi, angka tersebut mencapai 97,51 persen. Diharapkan dengan capaian ini menjadi motivasi agar pembangunan desa semakin ditingkatkan ditahun 2024,” jelasnya.
Surya juga berharap Desa yang ada di Kalimantan Selatan terus mengembangkan inovasi nya agar desa tersebut menjadi desa yang berkembang.
“Harapan kita desa-desa yang ada di Kalimantan Selatan dapat lebih berkembang lagi, kemudian untuk ekonomi masyarakat juga bisa berkembang seperti adanya BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) untuk meningkatkan perekonomian yang merupakan ujung tombak pembangunan Kalimantan Selatan,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)
BANJARMASIN – Memasuki musim penghujan, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H Moch. Ansari Saleh mengalami peningkatan pada periode bulan Januari 2024.
Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, Among Wibowo mengatakan pada periode bulan Januari 2024 terdapat 43 pasien DBD yang terdiri dari 7 orang rawat jalan dan 36 pasien rawat inap.
Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, Among Wibowo
“Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding dengan periode bulan Desember 2023 yaitu 16 pasien DBD yang 14 orang diantaranya rawat inap dan sisanya dua orang rawat jalan,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (6/2).
Sementara, lanjut Among, saat ini, terdapat 6 pasien yang rawat inap di RSUD tersebut dan 6 orang pasien sudah dipulangkan.
Sedangkan untuk jumlah pasien DBD pada tahun 2023 lalu tercatat sebanyak 251 orang yang terdiri dari 203 pasien rawat inap dan 48 orang rawat jalan.
Among mengungkapkan kasus DBD terjadi sepanjang tahun 2023 dengan rata-rata 21 pasien per bulan. Kasus yang jumlahnya rendah terjadi selama tujuh bulan yaitu periode Juni sampai Desember dengan rata-rata 13 pasien.
Untuk kasus yang jumlahnya sedang terjadi selama tiga bulan yaitu periode Januari, April dan Mei dengan rata-rata 25 pasien. Kasus DBD yang tinggi terjadi selama dua bulan yaitu periode Februari dan Maret dengan rata-rata 42 pasien.
“Jadi keliatannya kasus-kasus DBD ada kaitannya dengan kasus trend peningkatan di awal tahun,” jelasnya.
Oleh karena itu, Among mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan, baik di rumah, di kantor ataupun di sekolah untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti yang menyebabkan penyakit DBD.
“Mari kita lakukan 3 M, yaitu Menguras penampungan air, Menutup tempat-tempat penampungan air dan Mendaur ulang berbagai barang yang berpotensi dijadikan tempat berkembang biak nyamuk pembawa virus DBD,” ajaknya.
Selain itu, kalau menemukan anggota keluarga yang mengalami gejala DBD, seperti demam tinggi, nyeri kepala, mual dan ruam kulit disarankan agar segera membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang baik dan benar. (NRH/RDM/RH)
KANDANGAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menunjukkan komitmen kuat terhadap upaya memperkuat semangat Pemilu Damai dengan melakukan kegiatan Bakti Sosial di Desa Batang Kulur Kanan, Kecamatan Sei Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa (6/2).
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, kegiatan Cooling System Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto dibagikan 200 paket sembako dan 50 alat pertanian untuk masyarakat di daerah tersebut.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto
“Kegiatan ini selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu, juga bertujuan menyebarkan pesan perdamaian menjelang Pemilu 2024 mendatang,” ungkapnya.
Selain itu, pembagian bantuan sosial ini menjadi bagian dari upaya Kapolda Kalsel dalam menciptakan suasana Pemilu Damai 2024 yang kondusif menjelang pemungutan suara.
“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan bahwa Pemilu berjalan dengan damai dan lancar,” ujarnya.
Adam menekankan, pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam menjalani proses demokrasi, terutama menjelang Pemilu.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen kami untuk menjaga kondusifitas dan keamanan selama proses pemilihan umum berlangsung,” katanya.
Selain itu, Kabid Humas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif menjelang, saat, dan setelah pelaksanaan Pemilu.
“Pemilu adalah momentum penting bagi Negara kita. Mari kita jaga suasana damai dan menjunjung tinggi semangat Kebhinekaan,” tambahnya.
Kegiatan Bakti Sosial ini disambut hangat oleh masyarakat setempat. Mereka mengapresiasi langkah Kapolda Kalsel yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memberikan perhatian pada kesejahteraan masyarakat.
Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat semangat kebersamaan dan perdamaian menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.
“Semoga, dengan adanya berbagai inisiatif seperti ini, proses demokrasi di Indonesia dapat berjalan dengan lancar dan damai,” ucap Adam. (POLDA.KALSEL/SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Bioskop Keliling, guna memperkenalkan film lokal.
Suasana nobar Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, didampingi Kasi Promosi dan Dokumentasi
Kepada Abdi Persada FM, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya, di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Suharyanti baru-baru tadi mengatakan, mengawali program kegiatan pihaknya menggelar Nonton Bareng Film berjudul Matahari dari Bumi Banjar, yang menceritakan tentang perjalanan hidup Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, selama dua hari pada 5 – 6 Februari 2024, di Kabupaten Tanah Laut.
“Nobar diawali ke SMKN 1, dilanjutkan Pesantren Asy Syuhada dengan peserta didik, dan di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pasar Lawas Lapangan nol kilometer bersama masyarakat sekitar,” ucapnya
suasana nobar di SMKN 1 Kabupaten Tanah Laut
Disampaikan Suharyanti, dengan diputarnya film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini, menjadi salah satu media edukasi untuk lebih memperkenalkan Datu Kelampaian. Dimana dikenal sebagai ulama kharismatik tidak hanya di Kalimantan Selatan, bahkan Nasional hingga Mancanegara.
“Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini juga dikenal memiliki keahlian Ilmu Astronomi (Ilmu Falak),” jelas Yanti
Sementara itu, Kepala Seksi Promosi dan Dokumentasi, Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Nitta Aulia, menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi antusias dari kalangan peserta didik maupun masyarakat sekitar. Mengingat film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, merupakan produksi dari Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, dengan menampilkan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor beserta jajaran sebagai pemain.
“Film ini diputar memberikan pembelajaran agama membentuk karakter lebih religius,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dalam rangka mensukseskan gelaran Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (Kreativisia) di Provinsi Kalimantan Selatan mendatang. Maka, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Kemenpora terkait pelaksanaan tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rohkyatin Effendi menjelaskan, rombongan Dispora Kalsel dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Hermansyah.
“Pada kunjungan kerja tersebut, Dispora Kalsel menyampaikan persiapan pelaksanaan Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (Kreativisia) tingkat nasional yang akan dilaksanakan, di Kalsel,” ungkap Rohkyatin, kepada sejumlah wartawan, Selasa (6/2).
Tentunya, lanjut Rohkyatin, pihak kemenpora menyambut baik rencana kegiatan pelaksanaan Pekan Kreativisia di Banua tersebut.
“Salah satu rencana yang disampaikan kepada Kemenpora, Kota Banjarbaru telah ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Kreativisia Tahun 2024 di Kalsel,” ucapnya.
Selain itu, tambah Rohkyatin, disampaikan juga rencana kegiatan lainnya dalam rangka meramaikan pelaksanaan Pekan Kreativisia tersebut.
Dalam kesempatan tersebut Rohkyatin juga mengungkapkan, adanya rencana Pemprov Kalsel menggelar Pra Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (Kreativisia) pada Maret mendatang.
“Berdasarkan arahan dari Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, yang menghendaki adanya pra pekan Kreativisia tersebut,” jelasnya.
Dengan tujuan, untuk memperkenalkan kepada pemuda di Kalsel bahwa akan ada pelaksanaan Pekan Kreativisia Tahun 2024 di Banua.
Sehingga, para pemuda dapat mengetahui, apa itu Pekan Kreativisia yang akan digelar tersebut.
“Rencananya pra pekan Kreativisia tersebut akan dilaksanakan pada Bulan Maret mendatang,” ucap Rohkyatin. (SRI/RDM/RH)
JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan turut menghadiri Kick-off Pengampuan Layanan Kanker dan Penandatanganan MoU yang berlangsung di aula Gedung Kiara Lantai 12 RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat, pada Senin (5/2)
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Direktur Utama RSCM, dr. Supriyanto, dengan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr. Diauddin yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah.
Kepala Dinas Kesehatan Kalsel saat menghadiri MoU penanganan kanker dengan RSCM
Selain dengan Pemprov Kalsel, MoU dilakukan dengan RS Ampuan Utama dari Provinsi Lampung, Banten, dan Kalimantan Barat.
Direktur Utama RSCM, dr Supriyanto menyebut, dalam perannya sebagai pengampu regional layanan kanker sesuai keputusan Kementerian Kesehatan, pihaknya bermaksud untuk menggunakan momentum Hari Kanker Se-dunia tahun ini, sebagai titik tolak akselerasi program pengampuan di empat provinsi ampuan RSCM, yaitu Lampung, Banten, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.
Supriyanto mengatakan Februari ini juga akan menjadi bulan pembuka dari seluruh program komprehensif yang akan berjalan penuh setahun ke depan dan seterusnya.
“Kita menyelenggarakan Kick-Off Program Pengampuan Penanggulangan Kanker di jejaring regional RSCM, dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama antara RSCM dan masing-masing 5 RS Ampuan Utama,” terang Supriyatno.
Dalam kegiatan yang dihadiri Dirjen Layanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya itu, juga diisi sosialisasi rangkaian acara WCD oleh Ketua Tim Pengampuan Layanan Kanker RSCM, dr Soehartati G. (BIROADPIM-RIW/ RDM/RH)
TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi menggelar sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (5/2).
Suasana Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel di Desa Gunung Besar
Dalam kegiatan itu, wakil rakyat akrab disapa Paman Yani menjelaskan tentang perjuangan bangsa melawan penjajah hampir setengah abad.
“Kita inginkan wawasan kebangsaan, perjuangan di masa lalu hingga mengorbankan nyawa itu menjadi pemicu masyarakat untuk semakin cinta terhadap tanah air,” ujar Paman Yani.
Meskipun kemerdekaan negara ini sudah hampir memasuki usia 79 tahun, menurut Paman Yani, kekayaan alam di Indonesia termasuk Kalsel masih terus dilirik oleh negara asing.
Sebabnya masyarakat Kalsel khususnya Tanah Bumbu, lanjut Paman Yani, harus tetap menjaga apa yang diwariskan oleh nenek moyang.
“Jangan sampai karena uang yang tidak seberapa, kita jadi menjual lahan yang bisa digunakan untuk bercocok tanam dan sebagainya. Termasuk juga adat dan budaya. Semua harus dijaga. Jangan sampai terlena dengan budaya asing,” tegasnya.
Terlebih dengan adanya rencana perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan. Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) VI meliputi Tanah Bumbu dan Kotabaru itu meminta masyarakat Kalsel harus siap dengan segala kemajuan pembangunan yang terjadi.
“Adanya IKN jelas akan berpengaruh. IKN dan Kalsel tidak akan terpisahkan. Pembangunan infrastruktur jelas akan meningkat pesat,” terang Paman Yani.
Disisi lain, IKN akan menyebabkan jumlah penduduk di Kalimantan lebih meningkat karena banyaknya pendatang dari luar pulau. Karena itu, Paman Yani mengimbau masyarakat tetap ramah meskipun ada perbedaan suku, ras dan agama.
“Rawatlah kebersamaan, cintai negeri ini, banua ini. Saya yakin masyarakat Kalsel khususnya Tanah Bumbu dan Kotabaru siap menerima pendatang dengan baik,” pungkas Paman Yani.
Sementara itu, Kepala Desa Gunung Besar Suwito, mengapresiasi kepedulian Paman Yani terhadap wawasan kebangsaan di masyarakat yang semakin pudar akibat kemajuan zaman.
“Melalui kegiatan ini saya rasa masyarakat seperti mendapat pencerahan dengan apa yang disampaikan Paman Yani,” jelasnya. (SYA/RDM/RH)
BANJARBARU – Sekolah Luar Biasa (SLB) C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan merencanakan beberapa program pengembangan diri agar para siswa nya bisa mandiri. Hal itu disampaikan Kepala SLB C Negeri Pembina, Rosita Sari saat ditemui di ruang kerjanya akhir pekan tadi. Rosita menyampaikan pada tahun 2023 kemaren perencanaan program sudah berjalan maksimal namun memang ada beberapa yang perlu kami evaluasi
Kepala SLB C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan, Rosita Sari
“Seperti peningkatan program kemandirian bagi siswa didik, dan juga kemampuan siswa untuk memimpin teman-teman nya sendiri,” katanya, Sabtu (3/2).
SLB C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan
Rosita juga menambahkan untuk menindaklanjuti hal itu, ditahun 2024 SLB C akan merencanakan program pengembangan diri dan akan bekerjasama dengan berbagai pihak.
“Akan menjalin banyak nya kerjasama dengan para dunia luar seperti UMKM, dinas sosial dan lainnnya. Tujuan nya untuk mewadahi dan membekali para siswa agar lebih bisa mandiri ketika sudah membaur ke masyarakat secara keseluruhan,” tambahnya.
Rosita berharap dari program yang sudah direncanakan, bisa berjalan dengan baik agar para alumni dari SLB C dapat bersaing di dunia kerja.
“Melalui program pengembangan diri diharapkan keterampilan siswa bisa ditingkatkan, melalui program yang sudah direncanakan diharapkan juga bisa menjadi batu loncatan ketika mereka sudah berhadapan dengan dunia kerja dan dapat bersaing,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)